Anda di halaman 1dari 5

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN Klien Dengan Isolasi Sosial Nama Umur Tgl 1 No. Dx 2 1 : Ny.

T : 38 Tahun Diagnosa Keperawatan 3 Isolasi sosial DS : Saya malas berbicara dengan orang lain karena takut ditanya tentang masa lalu DO : Dx Medik Ruang : Skizofenia Paranoid : Kemuning Rasional 7

Saat pertama dikaji klien terlihat takut dengan orang yang baru dikenal Terlihat duduk sendiri ditempat tidur

Perencanaan Intervensi Tujuan Kriteria Evaluasi 4 5 6 Pasien mampu : Setelah 5x pertemuan SP. 1 pasien mampu : 1. Identifikasi penyebab - Menyebab - Membina hubungan - Siapa yang satu isolasi social saling percaya rumah dengan pasien Berinteraksi - Menyadari ? dengan orang penyebab isolasi - Siapa yang dekat lain social, keuntungan dengan pasien ? apa dan kerugian sebabnya ? berinteraksi dengan - Siapa yang tidak orang lain dekat dengan pasien - Melakukan ? apa sebabnya ? interaksi dengan orang lain secara 2. Tanyakan keuntungan bertahap dan kerugian berinteraksi dengan orang lain - Tanyakan pendapat pasien tentang kebiasaan berinteraksi dengan orang lain - Tanyakan apa yang

menyebabkan pasien ingin berinteraksi dengan orang lain - Diskusiakan keuntungan bila pasien memiliki banyak teman dan bergaul akrab dengan mereka - Diskusikan kerugian bila pasien hanya mengurung diri dan tidak bergaul dengan orang lain 3. Latih berkenalan - Jelaskan kepada klien cara berinteraksi dengan orang lain - Berikan contoh cara berinteraksi dengan orang lain - Beri kesempatan pasien mempraktekan cara berinteraksi dengan orang lain yang dilakukan dihadapan perawat - Mulailah Bantu pasien berinteraksi dengan satu orang

teman/anggota keluarga Bila pasien sudah menunjukkan kemajuan tingkatkan jumlah interaksi dengan 2,3,4 orang dan seterusnya Beri pujian untuk setiapkemajuan interaksi yang telah dilakukan oleh pasien Siap mendengarkan ekspresi perasaan pasien setelah berinteraksi dengan orang lain, mungkin pasien akan mengungkapkan keberhasilan atau kegagalannya, beri dorongan terus menerus agar pasien tetap semnagt meningkatkan interaksinya Masukan jadwal kegiatan pasien

SP.2 - Evaluasi SP.1

- Latih berhubungan sosial secara bertahap - Masukkan dalam jadwal kegiatan pasien SP.3 - Evaluasi SP.1 dan SP.2 - Latih cara berkenalan dengan 2 orang atau lebih - Masukkan jadwal kegiatan pasien Keluarga mampu : Merawat pasien isolasi sosial di rumah Setelah 5x pertemuan keluarga mampu menjelaskan tentang : - Masalah isolasi social dan dampaknya pada pasien - Penyebab isolasi social - Sikap keluarga untuk membantu pasien mengatasi isolasi sosialnya - Pengobatan yang berkelanjutan dan mencegah putus obat SP.1 - Identifikasi maslah yang dihadapi keluarga dalam merawat pasien - Penjelasan isolasi sosial - Cara merawat pasien isolasi sosial - Latih ( stimulasi ) - RTL keluarga/jadwal keluarga untuk merawat pasien SP.2 - Evaluasi SP.1 - Latih (langsung ke pasien) - RTL keluarga/jadwal

Tempat rujukan keluarga untuk dan fasilitas merawat pasien kesehatan yang tersedia bagi pasien SP.3 - Evaluasi SP.1 dan SP.2 - Latih (langsung ke pasien) - RTL keluarga/jadwal keluarga untuk pasien SP.4 - Evaluasi kemampuan keluarga - Evaluasi kemampuan pasien - Rencana tindak lanjut keluarga ( Follow Up/ Rujukan )