P. 1
makalah urogenital

makalah urogenital

|Views: 250|Likes:
Dipublikasikan oleh Anita Yulistiani

More info:

Published by: Anita Yulistiani on Feb 03, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/15/2015

pdf

text

original

BAB II Pembahasan

2.1. Definisi Urologi adalah salah satu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari penyakit/kelainan traktus urinarius lelaki dan perempuan, genitalia laki-laki,dan kelenjar suprarenal. Traktus urogenitalia atau genitourinaria terdiri dari organ genitalia dan urinaria. Keduanya dijadikan satu kelompok system urogenitalia, karena mereka saling berdekatan, berasal dari embriologi yang sama, dan menggunakan saluran yang sama sebagai alat peembuangan, misalkan uretra pada pria (Purnomo, 2012).

2.2. Embriologi Secara fungsional, sistem urogenital dapat dibagi menjadi dua komponen yang sama sekali berbeda : sistem urinarium dan sistem genitalis. Namun, secara embriologis dan anatomis, keduanya berasal dari dari satu mesoderm ridge (mesoderm imtermediet) di sepanjang dinding porsterior rongga abdomen, dan pada awalnya saluran ekskresi kedua sistem masuk ke rongga yang sama, kloaka. 2.3. Anatomi Sistem urinaria atau disebut juga sebagai system reproduksi dan urinaria. Sistem urinaria disebut juga sebagai system eksretori adalah organ yang memproduksi, menyimpan, dan mengalirkan urin. Pada manusia normal, organ ini terdiri dari ginjal beserta system pelvikalises, ureter, vesika urinaria, dan uretra. System organ genitalia

kelenjar prostat. 2. Organ genitalia pria 2.1. Uretra 2.1.4.4. Pada umumnya organ urogenital terletak di rongga retroperitoneal dan terlindung oleh organ lain yang berada di sekitarnya. Skrotum Sepasang testis berada di luar rongga tubuh di dalam skrotum yang memiliki suhu 2 0-30 lebih rendah dari suhu tubuh yang penting untuk fungsi testis normal dan spermatogenesis. vas deferens.3. penis.. dan penis.3. epididymis. duktus ekretorius. dan berbagai kelenjar tambahan yang memnghasilkan berbagai macam sekresi yang ditambahkan kedalam sperma untuk membentuk semen. Sistem urinarius Sistem reproduksi pria terdiri atas sepasang testis. vesikula seminalis. Ginjal b. Histologi 2. Organ genitalia wanita* 2.2. Organ urinaria a.3.3. Vesika urinaria d. Penurunan suhu testis juga di pengaruhi susuna pembuluh darah arteri testikularis yag turun . epididymis.atau reproduksi pria terdiri atas testis. kecuali testis. vas deferens. dan uretra. Ureter c.

Alat genitografi. Sistem reproduksi wanita 2.5.6.3.4. Sistem reproduksi pria 2.1.3. Fisiologi 2. penyakit degeneratif dan neoplasma 2. Lokasi lokus yang mengalami kelainan dan mutasi yang terjadi pada disorder of sex development (DSD) .6.6.6. gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit 2. Darah di dalam pleksus pampiniformis lebih dingin dari darah arteri testikularis (mekanisme arus balik pertukaran panas).4. trauma 2.menuju skrotum di kelilingi oleh pleksus vena yang naik dari testis dan membentuk pleksus pampiniformis. Testis 2.7.6.1. Pembahasan khusus 2. Minggu 1 1.6.2. prinsip dan cara interpretasi 2.6.6. gagal ginjal 2.4.2. penyakit infeksi dan autoimun 2. kelainan kongenital gangguan system urogenital 1) 2.5.

7.7.2.5. 2.7. 2. 2. Masalah psikologis yang dihadapi oleh orang tua dengan anak yang mengalami DSD 2. Minggu 2 Minggu 3 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 6 .7. Tindakan preventif yang dilakukan DSD 4. 2.3.4. Teknologi di bidang kedokteran yang dapat mengatasi DSD 5.7. Prognosa terhadap DSD di bidang social dan medis (arah ke keganasan dan kemampuan reproduksi) 6.6.3.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->