[Type text

]

PEMERIKSAAN DARAH LENGKAP
Pemeriksaan darah lengkap disebut juga dengan pemeriksaan darah rutin dan sering dilakukan. Menurut UPT PK RSUD dr Soetomo pemeriksaan darah lengkap meliputi:
-

Kadar hemoglobin (Hb)  … g/dl Laju Endap Darah ( LED)  … / JAM Jumlah sel darah putih  … X 109 /dl Hitung jenis sel darah putih

-

Manfaat pemeriksaan darah lengkap:  Pemeriksaan penyaring untuk membantu diagnose  Pencerminan reaksi ubuh terhadap suatu peyakit  Petunujk kemajuan penderita anemia 1. KADAR HEMOGLOBIN Hemoglobin merupakan suatu senyawa yang mengisi eritrosit dan berguna untuk mengangkut oksigen ke jaringan. Molekulnya terdiri atas haem dan globin. Daya ikat hemoglobin terhadap oksigen dipengaruhi oleh karar 2,3 DPG, ketika kadar 2,3 DPG menurun maka daya ikatnya meningkat dan sebaliknya, selain itu kemampuan untuk mengikat oksigen juga menurun disebabkan meningkatnya kadar H+ dan CO2. Kadar Hb dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin, letak geografis. Kadar Hb yang menurun dapat dijumpai pada: Thalasemia Hemoglobinopat i Anemia besi Perdarahan akut Perdarahan kronis Anemia sideroblastik Infeksi kronis krang

1

LAJU ENDAP DARAH LED merupakan kecepatan penurunan sel darah merah ( dalam darah dengan antikoagulan) setelah sel darah memisahkn diri dari plasma. fibrinogen. Distriusi 4.3 -11.3 x109 /dl Variasi jumlah sel darah putih tergantung pada : 1.3 x 109 /dl Wanita: 4.7 -10.Pada infeksi kronis terdapat blockade Fe yang dilakukan oleh laktoferin yang dikeluarkan oleh sel-sel fagosit. Faktor komposisi plasma  α1 dan α2 globulin.l. Faktor sel drah merah  makin besar sel darah merah maka LED semkin meningkat. Alktoferin mengambil Fe dari tranferin dan mengadakan kompetisi dengan tranferin dalam mengambil Fe dari makrofag. Pada penyakit infeksi ketiga Zat tersebut meningkat sehingga LED juga meningkat 3.: Bakteri atau organism . 2. bentuk sel darah merah sferis dan siekel LED menurun. LED diukur dalam millimeter/ jam. Kombinasi dari ketiga hal diatas Faktor yang dapat mempenagruhi keluarnya sel darah putih dari sumsum tulang ke peredaran darah a. Jumlahnya yang keluar dari peredaran darah 3. Jumlah sel darah putih yang masuk dlam peredaran darah 2. Jumlah ini bervariasi menurut umur dan jens kelamin. Fase pengendapan lambat Ada 3 faktor yang mempengaruhi LED: 1. Fase pengendapan cepat 3. Faktor teknik/ mekanik  berbagai kesalahan baik alat dan bahan dapat mempengaruhi kecepatan LED 3. Menurut lab PK RSUD dr Sutomo kadar normal: - Laki-laki: 4. JUMLAH SEL DARAH PUTIH Jumlah sel darah putih berkisar 4-10 x 109/ dl. Pembentukan rouleaux 2. anemia menyebabkan LED meningkat 2. Pengndpan sel darah merah meliputi 3 fase: 1.

infeksi cacing Basofil: leukemia mielositik kronik Neutrofil : apendisitis. Prosentase jenis sel darah putih bervariasi menurut umur. multiple mieloma Lekopenia Measles Influenza Brucellosis Agranulositosis Hepatitis infeksius LES Demam para typus Radasi Dengue Rheumatoid arthritis . Jumlah sel yang dihitung umumnya dalah 100 sel. Pda rang dewasa normal prosentase normal sbb: Eosinofil/ Basofil/ Stab/ Segmen/ Limfosit/ Monosit: 1-3/ 0-1/ 0-1/ 50-56/ 25-40/ 4-10 Dalam keadaan abnormal prosentase ini akan didapatkan penyimpangan: Eosinofil: pada alergi. netrofil batang. Dalam keadaan normal hanya ditemukan 6 jenis sel darah putih yaitu eosinofil. basofil. leukemi limfositik Sel plasma: measles.- Endotoksin Besarnya pori-pori Tingkat maturasi sel Keadaan yang menyebabkan peningkatan atau penurunan abnormal lekosit: Lekositosis Apendisitis Leukemia Tonsillitis Meningitis Abses Demam rematik Difteri Cacar air Uremia Kehamilan Menstruasi 4. abses Limfosit. HITUNG JENIS SEL DARAH PUTIH Adalah menghitung dan mengelompokkan sel daah putih yang tampak dalam hapusan darah. meningitis. cacar air. pneumonia. monosit. tonsillitis. influenza. morbili. netrofil segmen. limfosit.

Eritrosit yg dihasilkan sutul 2. A hemolisis • Anemia mikrosit : def besi. leukopenia.inf) • Eritrosit meningkat (polisitemia) • Relatif (dehidrasi) • Primer (Polisitemia vera) gangguan sutul • Sekunder (hipoksia menahun) o/ gangguan paru Ukuran eritrosit • Normal rata 7.000 – 4. Eritrosit yang hilang (perdarahan) 3. gangguan sutul 2.800.000 – 5. B12. post perdarahan. gangguan membrane. penyakit ginjal. infeksi. Umur eritrosit pendek : gangguan Hb. warna) • Jumlah eritrosit ditentukan oleh: 1. gangguan enzim. stomatosit. trombosit. kronis 4.9 – 4. 1/3 central bipolar • Sebab perubahan bentuk: .8 x 1012 / L Perubahan jumlah eritrosit • Eritrosit : (anemia) 1. poikilositosit) . Produksi terganggu : gangguan nutrisi.000 / cmm atau 3. leukimia • Sel darah merah : anemia. dan lekosit • Sel immatur (+) : kerusakan sutul. peny menahun. A aplasia. ovalosit.000 / cmm atau 4. prelekemia • Anemia normosit : perdarahan akut. Perdarahan : akut . bentuk. folat. akantosit. netrofillia. penyakit hati. Eritrosit • Dilihat: jumlah dan morfologi (ukuran.300.2 µm • Anemia makrosit (ukuran > normal) : Defisiensi as.Gangguan membran (sferosis. def. warna merah muda dengan bag tengah pucat. Hitung eritrosit • Prinsip: darah diencerkan + larutan hayem sel-selnya dihitung dalam kamar hitung di bawah mikroskop • Harga normal (lab fk unair & unej) ♂ : 4.900. trombositopenia. limfositosis.9 x 1012 /L ♀ : 3. Umur eritrosit dlm darah (120 hari) 2. Sebab lain (hamil. gangguan enzim 3. polisitemia 1.PEMERIKSAAN DARAH TEPI Darah tepi • Sel darah normal sel matur eritrosit. netropenia pansitopenia • Sel darah : lekositosis. trombositosis. ggn met besi Bentuk dan warna eritrosit • Normal: bikonkaf.3 – 5.900.

. ggn jumlah (talasemia) • Bila Hb : pucat lebih dominan • Hipokrom (pucat): .A def besi.300 – 11. .7 – 10. .700 – 10. anemia ok penyakit kronis.Penyakit kronis 3.300/cmm atau 4.♂ : 4. Hb pathi. peny kronis RETIKULOSIT • Eritrosit : muda (normoblas &eritroblas) atau matur (retikulosit & eritrosit) • Normal : 0.3 x 109 /L .eosinofil = 1 – 3 %.65%.000 – 11.5 -2.limfosit = 25 – 40 %.Anemia def besi . neutrofil batang.Therapy anemia Menurun pada : .neutrofil batang = 0 .300 / cmm atau 4. thalasemia.109/L) 4. .monosit = 4 -10% .5 % • Prinsip : darah dicat sec supravital (lar brillian Cresyl blue/ new metthylen blue). lalu dihitung jumlah retikulosit dibandingkan dengan eri dinyatakan dlm prosen/promil • Pada hapusan tampak: SDM yang besar dengan warna kebiruan/ polikromasi Meningkat pada: .Gangguan hemoglobin : ggn sifat .Perdarahan akut . Hitung jenis sel darah putih dan evaluasi hapusan darah • Prinsip : menghitung lekosit yang tampak pada hapusan darah umumnya 100 sel • Normal ditemukan 6 jenis SDP : eosinofil. anemia refrakter • Polikrom : anemia ok perdarahan akut. anemia hemolisis..3 109 / L • Rata : 4.3 – 11. . neutrofil segmen.7%. anemia dalam therapy Gambaran eritrosit yang bercampur: • Hipokrom mikrositosis: A def besi.Anemia aplastik . Jumlah sel darah putih (lekosit) • Prinsip : darah diencerkan + lar turk sel-selnya dihitung dalam kamar hitung di bawah mikroskop • Normal .♀ : 4. basofil. limfosit dan monosit • Nilai normal : .neutrofil segmen= 50 .basofil = 0 – 1 %.000/cmm (4-11. Anemia sideroblastik.Anemia hemolitik .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful