Anda di halaman 1dari 9

D.Pembahasan Terdapat tiga cara untuk menentukan keefektifan metode yaitu : 1.

Berdasarkan perbandingan nilai tes penguasaan materi awal dan ahir Terbaca tidak terdapat peningkatan penguasaan materi ranah kognitif siswa dan terdapat peningkatan penguasaan materi ranah psikomotorik siswa di kelas XI IPA6, serta terdapat peningkatan penguasaan materi ranah kognitif dan psikomotorik siswa di kelas XI IPA1.Sehingga pembelajaran PAIKEM dengan metode demonstrasi lebih efektif daripada metode eksperimen.

2. Berdasarkan besar nilai gain Terbaca peningkatan penguasaan materi ranah kognitif siswa di kelas XI IPA1 berbanding terbalik terhadap kelas XI IPA6, peningkatan penguasaan materi ranah psikomotorik di kelas XI IPA1 lebih besar daripada di kelas XI IPA6. Dengan begitu, pembelajaran PAIKEM dengan metode demonstrasi lebih efektif daripada eksperimen.

3. Berdasarkan besar nilai gain pada total kelulusan (dalam prosen) Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut : pertama, kita memperhatikan ketuntasan siswa pada tes penguasaan materi awal, kedua kita memperhatikan ketuntasan siswa pada tes penguasaan materi ahir, ketiga kita mencari gain dengan rumus ketuntasan tes penguasaan materi ahir tes penguasaan materi awal. Apabila nilai gain positif berarti terdapat peningkatan, apabila nilai gain negatif berarti terdapat penurunan.Nilai gain ini kemudian digunakan dalam uji F dan t. Dari nilai gain tersebut kita dapat menentukan metode mengajar yang lebih efektif antara metode demonstrasi dan eksperimen.Hal ini sesuai dengan hasil uji beda. Untuk memperjelas pembahasan di atas, perhatikanlah tabel berikut ini :

Tabel 11. Ringkasan Peningkatan Penguasaan Materi Siswa (dalam persen)


Hasil Tes Kelas XI IPA6 Ranah Iman dan Taqwa Kognitif Afektif Psikomotorik Ranah Iman dan Taqwa Kognitif Afektif Psikomotorik Hasil Awal 100 % 76.67 % 100 % 100 % Gain -43.33 % -3.34 % -43.33 % -53.33 % Hasil Ahir 56.67 % 73.33 % 56.67 % 46.67 % Keterangan Menurun Menurun Menurun Menurun Hasil Tes Kelas XI IPA1 Hasil Awal 100 % 80 % 100 % 100 % Gain -36.67 % +16.67 % -36.67 % -36.67 % Hasil Ahir 63.33 % 96.67 % 63.33 % 63.33 % Keterangan Menurun Meningkat Menurun Menurun

Dari tabel diatas, kita melihat hasil tes kelas XI IPA6 menunjukkan bahwa nilai gain ranah iman dan taqwa, kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa bernilai negatif.Hal ini mengandung arti terdapat penurunan penguasaan materi ranah iman dan taqwa, kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa di kelas XI IPA6. Hasil tes kelas XI IPA1 menunjukkan bahwa nilai gain ranah iman dan taqwa, afektif, dan psikomotorik siswa bernilai negatif. Hal ini berarti terdapat penurunan penguasaan materi ranah iman dan taqwa, afektif, dan psikomotorik siswa di kelas XI IPA1. Nilai gain ranah kognitif siswa bernilai positif berarti terdapat peningkatan penguasaan materi ranah kognitif siswa di kelas XI IPA1.

Dengan demikian, metode mengajar demonstrasi lebih efektif daripada metode mengajar eksperimen dalam meningkatkan penguasaan materi ranah iman dan taqwa, kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa di kelas XI IPA6 dan kelas XI IPA1.

Analisis menggunakan program komputer SPSS versi 16.00 secara lengkap dapat diuraikan sebagai berikut :
1.Analisis Hasil Tes Ranah Kognitif pada Pembelajaran PAIKEM dengan Metode Eksperimen di Kelas XI IPA6 dan Metode Demonstrasi di Kelas XI IPA1 Menggunakan Program Komputer SPSS Versi 16.00 Berdasarkan Kolmogorov-Smirnova dan Shapiro-Wilk penguasaan materi ranah kognitif awal siswa dan penguasaan materi ranah kognitif ahir siswa mempunyai signifikansi .000 menunjukkan bahwa sampel tidak berasal dari populasi berdistribusi normal.

Ada beberapa faktor kemungkinan yang bisa menyebabkan hal ini terjadi antara lain siswa tersebut ketika mengerjakan soal sedang dalam keadaan tidak sehat (paska kecelakaan) atau secara kebetulan memilih jawaban yang benar.

2.Analisis Hasil Tes Ranah Psikomotorik pada Pembelajaran PAIKEM dengan Metode Eksperimen di Kelas XI IPA6 dan Metode Demonstrasi di Kelas XI IPA1 Menggunakan Program Komputer SPSS Versi 16.00. Berdasarkan Kolmogorov-Smirnova dan Shapiro-Wilk penguasaan materi ranah kognitif awal siswa dan penguasaan materi ranah kognitif ahir siswa mempunyai signifikansi .000 menunjukkan bahwa sampel tidak berasal dari populasi berdistribusi normal. Karena hasil uji normalitas pada tes penguasaan materi ranah kognitif dan psikomotorik siswa membuktikan bahwa sampel tidak berasal dari populasi berdistribusi normal maka analisis tidak perlu dilanjutkan.

Namun demikian, pembelajaran PAIKEM dengan metode eksperimen di kelas XI IPA6 dan demonstrasi di kelas XI IPA1 SMA N 8 Yogyakarta belum bisa meningkatkan penguasaan materi ranah iman dan taqwa, kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa secara optimal.Hal ini ditandai dengan masih banyak siswa yang mendapat nilai belum tuntas dan masih banyak siswa yang mendapat nilai tuntas tetapi selisih nilainya sedikit di atas KKM. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal seperti : 1.rata-rata tes penguasaan materi ahir, 2.tes dan non tes, 3.tingkat kekritisan siswa, 4.tingkat motorik siswa, 5.waktu, dan 6.buku panduan penilaian ranah iman dan taqwa, afektif, dan psikomotorik

Anda mungkin juga menyukai