P. 1
Download Neraca Neraca Bri Juni 2012

Download Neraca Neraca Bri Juni 2012

|Views: 168|Likes:
Dipublikasikan oleh Putri Cubby

More info:

Published by: Putri Cubby on Feb 04, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/17/2013

pdf

text

original

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
30 Juni 2012 dan 2011
LAPORAN POSISI KEUANGAN / NERACA
30 Juni 2012 dan 31 Desember 2011 (Dalam Jutaan Rupiah)
Bank No. POS - POS 30 Juni 2012 31 Des 2011 30 Juni 2012 31 Des 2011 Konsolidasi No. POS - POS 30 Juni 2012 30 Juni 2011 30 Juni 2012 30 Juni 2011 Bank

LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
Periode 1 Januari s/d 30 Juni 2012 dan 2011 (Dalam Jutaan Rupiah)
Konsolidasi
No. POS-POS L

LAPORAN KUALITAS ASET PRODUKTIF DAN INFORMASI LAINNYA
30 Juni 2012 dan 2011 (Dalam Jutaan Rupiah)
BANK 30 Juni 2012 DPK KL D M Jumlah L DPK KL 30 Juni 2011 D M Jumlah

ASET 1. Kas 2. Penempatan pada Bank Indonesia 3. Penempatan pada bank lain 4. Tagihan spot dan derivatif 5. Surat berharga a. Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba/rugi b. Tersedia untuk dijual c. Dimiliki hingga jatuh tempo d. Pinjaman yang diberikan dan piutang 6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) 8. Tagihan akseptasi 9. Kredit a. Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba/rugi b. Tersedia untuk dijual c. Dimiliki hingga jatuh tempo d. Pinjaman yang diberikan dan piutang 10. Pembiayaan syariah 11. Penyertaan 12. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/a. Surat berharga b. Kredit c. Lainnya 13. Aset tidak berwujud Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/14. Aset tetap dan inventaris Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/15. Aset non produktif a. Properti terbengkalai b. Aset yang diambil alih c. Rekening tunda d. Aset antar kantor i. Melakukan kegiatan operasional di Indonesia ii. Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia 16. Cadangan kerugian penurunan nilai dari aset non keuangan -/17. Sewa pembiayaan 18. Aset pajak tangguhan 19. Aset lainnya TOTAL ASET LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITAS 1. Giro 2. Tabungan 3. Simpanan berjangka 4. Dana investasi revenue sharing 5. Pinjaman dari Bank Indonesia 6. Pinjaman dari bank lain 7. Liabilitas spot dan derivatif 8. Utang atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 9. Utang akseptasi 10. Surat berharga yang diterbitkan 11. Pinjaman yang diterima a. Pinjaman yang dapat diperhitungkan sebagai modal b. Pinjaman yang diterima lainnya 12. Setoran jaminan 13. Liabilitas antar kantor a. Melakukan kegiatan operasional di Indonesia b. Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia 14. Liabilitas pajak tangguhan 15. Liabilitas lainnya 16. Dana investasi profit sharing TOTAL LIABILITAS 17. EKUITAS Modal disetor a. Modal dasar b. Modal yang belum disetor -/c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/Tambahan modal disetor a. Agio b. Disagio -/c. Modal sumbangan d. Dana setoran modal e. Lainnya Pendapatan (kerugian) komprehensif lainnya a. Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing b. Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual c. Bagian efektif lindung nilai arus kas d. Selisih penilaian kembali aset tetap e. Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi f. Keuntungan (kerugian) aktuarial program manfaat pasti g. Pajak penghasilan terkait dengan laba komprehensif lain h. Lainnya Selisih kuasi reorganisasi Selisih restrukturisasi entitas sepengendali Ekuitas lainnya Cadangan a. Cadangan umum b. Cadangan tujuan Laba/rugi a. Tahun-tahun lalu b. Tahun berjalan TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK Kepentingan non pengendali TOTAL EKUITAS TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS

9.561.179 79.087.988 10.798.869 107.603 624.107 20.400.819 22.200.105 5.076.519 9.174.896 3.793.007 304.806.310 1.498.893 (15.605.324) (536) 6.023.417 (4.061.612) 4.442 33.405 12.707 2.608.903 4.989.744 461.135.441

10.428.790 100.379.007 9.200.675 17.818 519.874 20.548.236 20.894.442 4.797.531 100.299 9.383.299 1.657.360 283.586.497 1.498.893 (15.868.536) (536) 5.713.194 (3.997.228) 4.487 38.689 2.627.820 5.000.482 456.531.093

9.695.701 80.574.319 10.692.563 107.603 681.432 20.504.395 22.900.101 5.076.519 9.317.151 3.826.688 306.577.677 9.588.735 177.857 (1.510) (15.883.432) (1.116) 104.220 (21.742) 6.319.640 (4.225.528) 4.442 53.518 12.707 2.618.053 5.346.560 474.046.553

10.525.973 102.765.311 9.240.383 17.966 563.124 20.711.756 21.539.871 4.828.570 100.299 9.383.299 1.692.176 285.409.554 8.970.274 165.225 (1.510) (15.951.531) (898) 87.193 (21.742) 5.990.345 (4.137.525) 4.487 84.731 2.631.958 5.299.995 469.899.284

PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL A. Pendapatan dan Beban Bunga 1. Pendapatan Bunga a. Rupiah b. Valuta asing 2. Beban Bunga a. Rupiah b. Valuta asing Pendapatan (Beban) Bunga Bersih B. Pendapatan dan Beban Operasional Selain Bunga 1. Pendapatan Operasional Selain Bunga a. Peningkatan nilai wajar aset keuangan i. Surat berharga ii. Kredit iii. Spot dan derivatif iv. Aset keuangan lainnya b. Penurunan nilai wajar liabilitas keuangan c. Keuntungan penjualan aset keuangan i. Surat berharga ii. Kredit iii. Aset keuangan lainnya d. Keuntungan transaksi spot dan derivatif (realised) e. Keuntungan dari penyertaan dengan equity method f. Dividen g. Komisi/provisi/fee dan administrasi h. Pemulihan atas cadangan kerugian penurunan nilai i. Pendapatan lainnya 2. Beban Operasional Selain Bunga a. Penurunan nilai wajar aset keuangan i. Surat berharga ii. Kredit iii. Spot dan derivatif iv. Aset keuangan lainnya b. Peningkatan nilai wajar liabilitas keuangan c. Kerugian penjualan aset keuangan i. Surat berharga ii. Kredit iii. Aset keuangan lainnya d. Kerugian transaksi spot dan derivatif (realised) e. Kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) i. Surat berharga ii. Kredit iii. Pembiayaan syariah iv. Aset keuangan lainnya f. Kerugian terkait risiko operasional g. Kerugian dari penyertaan dengan equity method h. Komisi/provisi/fee dan administrasi i. Kerugian penurunan nilai aset lainnya (non keuangan) j. Beban tenaga kerja k. Beban promosi l. Beban lainnya Pendapatan (Beban) Operasional Selain Bunga Bersih LABA (RUGI) OPERASIONAL PENDAPATAN DAN BEBAN NON OPERASIONAL 1. Keuntungan (kerugian) penjualan aset tetap dan inventaris 2. Keuntungan (kerugian) penjabaran transaksi valuta asing 3. Pendapatan (beban) non operasional lainnya LABA (RUGI) NON OPERASIONAL LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN SEBELUM PAJAK Pajak penghasilan a. Taksiran pajak tahun berjalan b. Pendapatan (beban) pajak tangguhan LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK BERSIH PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN a. Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing b. Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual c. Bagian efektif dari lindung nilai arus kas d. Keuntungan revaluasi aset tetap e. Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi f. Keuntungan (kerugian) aktuarial program manfaat pasti g. Pajak penghasilan terkait dengan laba komprehensif lain h. Lainnya Pendapatan komprehensif lain tahun berjalan - net pajak penghasilan terkait TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN

22.802.466 846.756 6.171.498 320.283 17.157.441

22.488.120 582.097 6.136.394 288.340 16.645.483

23.604.785 846.811 6.492.692 320.292 17.638.612

23.163.342 582.106 6.471.970 288.402 16.985.076

2.385 80.619 46.710 104.002 1.804.471 1.142.960

8.403 33.020 27.987 1.585.256 964.544

2.835 80.619 58.970 104.002 12.632 43 1.837.793 1.209.417

8.403 35.703 10.193 35 1.609.275 979.751

1.562.586 10.310 359 4.200.780 278.389 4.039.842 (6.911.119) 10.246.322 5.262 406.794 412.056 10.658.378 1.778.321 273.918 8.606.139 (3.078) 344.676 (86.169) 255.429 8.861.568 8.606.139 8.606.139 8.861.568 8.861.568 358,85

30.978 257.680 3.792.292 6.572 78 3.536.379 168.275 3.621.303 (8.794.347) 7.851.136 6.447 178.305 184.752 8.035.888 1.336.838 (86.284) 6.785.334 (423) 50.751 (12.688) 37.640 6.822.974 6.785.334 6.785.334 6.822.974 6.822.974 282,92

1.579.463 30.541 10.310 2.567 4.383.128 284.152 4.307.715 (7.291.565) 10.347.047 5.262 410.277 415.539 10.762.586 1.784.551 273.918 8.704.117 (3.078) 344.676 (86.169) 255.429 8.959.546 8.700.082 4.035 8.704.117 8.953.752 5.794 8.959.546 362,76

30.978 257.680 3.801.545 5.370 6.572 2.805 3.703.984 173.681 3.798.715 (9.137.970) 7.847.106 6.457 187.799 194.256 8.041.362 1.340.745 (86.284) 6.786.901 (423) 50.751 (12.688) 37.640 6.824.541 6.785.334 1.567 6.786.901 6.822.499 2.042 6.824.541 282,92

PIHAK TERKAIT Penempatan pada bank lain a. Rupiah b. Valuta asing 2. Tagihan spot dan derivatif a. Rupiah b. Valuta asing 3. Surat berharga a. Rupiah b. Valuta asing 4. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) a. Rupiah b. Valuta asing 5. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo) a. Rupiah b. Valuta asing 6. Tagihan akseptasi 7. Kredit a. Debitur Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) i. Rupiah ii. Valuta asing b. Bukan debitur UMKM i. Rupiah ii. Valuta asing c. Kredit yang direstrukturisasi i. Rupiah ii. Valuta asing d. Kredit properti 8. Penyertaan 9. Penyertaan modal sementara 10. Transaksi rekening administratif a. Rupiah b. Valuta asing 11. Aset yang diambil alih PIHAK TIDAK TERKAIT Penempatan pada bank lain a. Rupiah b. Valuta asing 2. Tagihan spot dan derivatif a. Rupiah b. Valuta asing 3. Surat berharga a. Rupiah b. Valuta asing 4. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) a. Rupiah b. Valuta asing 5. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo) a. Rupiah b. Valuta asing 6. Tagihan Akseptasi 7. Kredit a. Debitur Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) i. Rupiah ii. Valuta asing b. Bukan debitur UMKM i. Rupiah ii. Valuta asing c. Kredit yang direstrukturisasi i. Rupiah ii. Valuta asing d. Kredit properti 8. Penyertaan 9. Penyertaan modal sementara 10. Transaksi rekening administratif a. Rupiah b. Valuta asing 11. Aset yang diambil alih III. INFORMASI LAIN 1. Total aset bank yang dijaminkan : a. Pada Bank Indonesia b. Pada pihak lain 2. Total CKPN aset keuangan atas aset produktif 3. Total PPA yang wajib dibentuk atas aset 4. Persentase kredit kepada UMKM terhadap total kredit 5. Persentase kredit kepada Usaha Mikro Kecil (UMK) terhadap total kredit 6. Persentase jumlah debitur UMKM terhadap total debitur 7. Persentase jumlah debitur Usaha Mikro Kecil (UMK) terhadap total debitur 8. Lainnya a. Penerusan kredit b. Penyaluran dana Mudharabah Muqayyadah c. Aset produktif yang dihapus buku d. Aset produktif dihapusbuku yang dipulihkan/berhasil ditagih e. Aset produktif yang dihapus tagih
*)

I. 1.

295.000 8.160 392.481 998 329.904 163.281 -

3.157 -

306 -

60 -

63 -

295.000 8.160 396.067 998 329.904 163.281 -

21.146 382.603 662 304.722 147.948 -

1.358 -

18 -

342 -

-

21.146 384.321 662 304.722 147.948 -

II. 1.

956.117 9.547.752 102.529 5.074 35.800.232 12.501.318 9.174.896 3.793.007 108.239.653 5.106.181 139.481.140 24.490.655 6.890.264 793.885 1.128.087 1.335.076 48.737.783 27.151.205 13.855

12.915.497 119.942 6.007.796 792.593 438.560 29.088 138.567 -

1.057.464 232.261 67.098 2.197 5.281

941.111 236.909 22.388 10.956

3.482.198 74.800 908.118 314.767 178.197 304.662 64.960 536 3.313

956.117 9.547.752 102.529 5.074 35.800.232 12.501.318 9.174.896 3.793.007 126.635.923 5.300.923 146.866.224 25.598.015 7.596.507 1.127.635 1.333.811 1.335.612 48.737.783 27.151.205 33.405

2.241.850 7.931.054 39.823 8.695 36.179.055 8.611.152 105.521 598.604 2.005.776 103.920.486 1.989.084 116.754.159 17.922.686 5.595.260 792.769 2.011.718 1.335.390 34.768.152 18.902.536 12.901

9.613.831 155.850 5.172.960 218.947 437.624 146.983 84.753 -

1.169.951 7.546 933.551 56.681 7.546 732.066 536 8.895

1.501.528 34.159 273.132 28.457 34.159 15.710 -

4.342.554 30.801 1.073.186 299.462 113.075 241.128 136.491 6.611

2.241.850 7.931.054 39.823 8.695 36.179.055 8.611.152 105.521 598.604 2.005.776 120.548.350 2.217.440 124.206.988 18.441.095 6.231.097 1.222.585 2.980.738 1.335.926 34.768.152 18.902.536 28.407

74.519.532 155.721.240 140.901.681 169.521 2.178.237 232.070 3.793.007 1.995.340 13.609.892 34.309 12.964.388 406.119.217

75.578.820 152.474.118 144.095.184 114.747 3.703.589 173.536 102.681 1.657.360 1.994.666 12.953.221 52.105 340 13.856.166 406.756.533

75.071.997 155.912.461 142.420.259 8.642.092 172.184 3.447.450 232.070 3.826.688 1.995.340 13.860.154 35.701 13.242.034 418.858.430

76.262.900 152.643.459 146.006.981 9.351.005 123.780 4.409.703 173.536 102.681 1.692.176 1.994.666 13.185.646 53.784 340 14.078.298 420.078.955

15.000.000 (8.832.709) 2.773.858 46.075 1.023.511 3.022.685 5.389.911 27.986.754 8.606.139 55.016.224 55.016.224 461.135.441

15.000.000 (8.832.709) 2.773.858 49.153 765.004 3.022.685 5.239.081 16.674.549 15.082.939 49.774.560 49.774.560 456.531.093

15.000.000 (8.832.709) 2.773.858 46.075 1.023.511 3.022.685 5.389.911 27.985.068 8.704.117 55.112.516 75.607 55.188.123 474.046.553

15.000.000 (8.832.709) 2.773.858 49.153 765.004 3.022.685 5.239.081 16.674.549 15.082.939 49.774.560 45.769 49.820.329 469.899.284

18.

19.

15.605.860 9.763.015 43,29% 37,19% 67,92% 67,20% 22.702.658 2.050.918 1.053.779 -

16.735.038 10.419.032 46,19% 39,28% 66,66% 66,00% 20.322.313 1.054.504 857.673 -

Laba yang dapat diatribusikan kepada : PEMILIK KEPENTINGAN NON PENGENDALI TOTAL LABA TAHUN BERJALAN Total Laba Komprehensif yang dapat diatribusikan kepada PEMILIK KEPENTINGAN NON PENGENDALI TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN TRANSFER LABA (RUGI) KE KANTOR PUSAT DIVIDEN LABA BERSIH PER SAHAM

Butir a dan b termasuk kredit yang direstrukturisasi dan/atau properti. Butir c adalah kredit yang direstrukturisasi yang diberikan kepada debitur UMKM maupun bukan debitur UMKM termasuk kredit properti. Butir d adalah kredit properti yang diberikan kepada debitur UMKM maupun bukan debitur UMKM termasuk kredit restrukturisasi.

20. 21. 22. 23. 24.

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI
Untuk tahun yang berakhir pada 30 Juni 2012 dan 2011 (Dalam Jutaan Rupiah)
POS - POS Konsolidasi 30 Juni 2012 30 Juni 2011 No. POS - POS

CADANGAN PENYISIHAN KERUGIAN
30 Juni 2012 dan 2011 (Dalam Jutaan Rupiah)
30 Juni 2012 CKPN Individual Kolektif PPA wajib dibentuk Umum Khusus Individual CKPN Kolektif 30 Juni 2011 PPA wajib dibentuk Umum Khusus

LAPORAN PERHITUNGAN KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM (KPMM)
30 Juni 2012 dan 2011 (Dalam Jutaan Rupiah)
KOMPONEN MODAL 30 Juni 2012 Bank Konsolidasi 30 Juni 2011 Bank Konsolidasi

25.

LAPORAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI
30 Juni 2012 dan 31 Desember 2011 (Dalam Jutaan Rupiah)
Bank No. POS - POS 30 Juni 2012 31 Des 2011 Konsolidasi 30 Juni 2012 31 Des 2011

I. TAGIHAN KOMITMEN 1. Fasilitas pinjaman yang belum ditarik a. Rupiah b. Valuta asing 2. Posisi pembelian spot dan derivatif yang masih berjalan 3. Lainnya II. KEWAJIBAN KOMITMEN 1. Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik a. BUMN i. Committed - Rupiah - Valuta asing ii. Uncommitted - Rupiah - Valuta asing b. Lainnya i. Committed ii. Uncommitted 2. Fasilitas kredit kepada bank lain yang belum ditarik a. Committed i. Rupiah ii. Valuta asing b. Uncommitted i. Rupiah ii. Valuta asing 3. Irrevocable L/C yang masih berjalan a. L/C luar negeri b. L/C dalam negeri 4. Posisi penjualan spot dan derivatif yang masih berjalan 5. Lainnya III. TAGIHAN KONTINJENSI 1. Garansi yang diterima a. Rupiah b. Valuta asing 2. Pendapatan bunga dalam penyelesaian a. Bunga kredit yang diberikan b. Bunga lainnya 3. Lainnya IV. KEWAJIBAN KONTINJENSI 1. Garansi yang diberikan a. Rupiah b. Valuta asing 2. Lainnya

-

-

1.513

-

23.185.436 9.594.327 27.136.726 7.435.289 998.902 -

22.844.813 8.420.991 28.830.307 6.394.935 435.520 95

720 23.211.095 9.594.327 25.379 27.417.352 1.559 7.435.289 1.000.415 91.044

22.918.651 8.420.991 18.820 28.951.865 3.300 6.403.186 440.065 89.942

I. KOMPONEN MODAL A. Modal Inti 1. Modal disetor 2. Cadangan Tambahan Modal 2.1. Faktor penambah a. Agio b. Modal sumbangan c. Cadangan umum d. Cadangan tujuan e. Laba tahun-tahun lalu yang dapat diperhitungkan (100%) f. Laba tahun berjalan yang dapat diperhitungkan (50%) g. Selisih lebih karena penjabaran laporan keuangan h. Dana setoran modal i. Waran yang diterbitkan (50%) j. Opsi saham yang diterbitkan dalam rangka program kompensasi berbasis saham (50%) 2.2. Faktor pengurang a. Disagio b. Rugi tahun-tahun lalu yang dapat diperhitungkan (100%) c. Rugi tahun berjalan yang dapat diperhitungkan (100%) d. Selisih kurang karena penjabaran laporan keuangan e. Pendapatan komprehensif lain : Kerugian dari penurunan nilai wajar atas penyertaan dalam kategori tersedia untuk dijual f. Selisih kurang antara PPA dan cadangan kerugian penurunan nilai atas aset produktif g. Penyisihan Penghapusan Aset (PPA) atas aset non produktif yang wajib dihitung h. Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading book 3. Modal Inovatif 3.1. Surat berharga subordinasi (perpetual non kumulatif) 3.2. Pinjaman subordinasi (perpetual non kumulatif) 3.3. Instrumen modal inovatif lainnya 4. Faktor Pengurang Modal Inti 4.1. Goodwill 4.2. Aset tidak berwujud lainnya 4.3. Penyertaan (50%) 4.4. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi (50%) 5. Kepentingan Non Pengendali B. Modal Pelengkap 1. Level Atas (Upper Tier 2) 1.1. Saham preferen (perpetual kumulatif) 1.2. Surat berharga subordinasi (perpetual kumulatif) 1.3. Pinjaman subordinasi (perpetual kumulatif) 1.4. Mandatory convertible bond 1.5. Modal inovatif yang tidak diperhitungkan sebagai modal inti 1.6. Instrumen modal pelengkap level atas (upper tier 2) lainnya 1.7. Revaluasi aset tetap 1.8. Cadangan umum aset produktif (maks 1,25% ATMR) 1.9. Pendapatan komprehensif lain : Keuntungan dari peningkatan nilai wajar atas penyertaan dalam kategori tersedia untuk dijual (45%) 2. Level Bawah (Lower Tier 2) maksimum 50% Modal Inti 2.1. Redeemable preference shares 2.2. Pinjaman atau obligasi subordinasi yang dapat diperhitungkan 2.3. Instrumen modal pelengkap level bawah (lower tier 2) lainnya 3. Faktor Pengurang Modal Pelengkap 3.1. Penyertaan (50%) 3.2. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi (50%) C. Faktor Pengurang Modal Inti dan Modal Pelengkap Eksposur Sekuritisasi D. Modal Pelengkap Tambahan Yang Memenuhi Persyaratan (Tier 3) E. MODAL PELENGKAP TAMBAHAN YANG DIALOKASIKAN UNTUK MENGANTISIPASI RISIKO PASAR II. TOTAL MODAL INTI DAN MODAL PELENGKAP (A + B - C) III. TOTAL MODAL INTI, MODAL PELENGKAP,DAN MODAL PELENGKAP TAMBAHAN YANG DIALOKASIKAN UNTUK MENGANTISIPASI RISIKO PASAR (A + B - C + E) IV. ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (ATMR) UNTUK RISIKO KREDIT V. ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (ATMR) UNTUK RISIKO OPERASIONAL VI. ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (ATMR) UNTUK RISIKO PASAR VII. RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM UNTUK RISIKO KREDIT DAN RISIKO OPERASIONAL [II:(IV+V)] VIII. RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM UNTUK RISIKO KREDIT, RISIKO OPERASIONAL DAN RISIKO PASAR [III : (IV + V + VI)]

46.439.615 6.167.291 41.021.771 41.031.492 2.773.858 3.022.685 5.389.911 25.358.934 4.440.029 46.075 9.721 9.721 749.447 749.447

47.140.181 6.167.291 40.979.761 41.076.343 2.773.858 3.022.685 5.389.911 25.354.796 4.489.018 46.075 96.582 61.731 5.017 29.834 82.478 82.478 75.607

34.245.313 6.167.291 28.819.959 28.819.959 2.773.858 3.022.685 5.239.081 14.387.996 3.349.525 46.814 741.937 741.937

34.934.451 6.167.291 28.811.411 28.811.411 2.773.858 3.022.685 5.239.081 14.379.448 3.349.525 46.814 86.421 11.475 74.946 42.170 4.382.491 2.561.919 2.561.919 1.895.518 1.895.518 74.946 74.946 39.316.942 39.316.942 205.870.982 53.260.095 4.139.788 15,17% 14,93%

ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASI Penerimaan bunga, hasil investasi, provisi dan komisi serta pendapatan syariah Pembayaran bunga, beban syariah dan pembiayaan lainnya Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan Pendapatan operasional lainnya Beban operasional lainnya Pendapatan non operasional - bersih Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan liabilitas operasi Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi: (Kenaikan) penurunan aset operasi: Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Efek-efek dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi Tagihan wesel ekspor Tagihan derivatif Kredit yang diberikan Piutang dan pembiayaan syariah Aset lain-lain Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi: Liabilitas segera Simpanan: Giro Giro wadiah Tabungan Tabungan wadiah Tabungan mudharabah Deposito berjangka Deposito berjangka mudharabah Simpanan dari bank lain dan lembaga keuangan lainnya Liabilitas derivatif Liabilitas lain-lain Kas Neto yang Diperoleh dari Kegiatan Operasi ARUS KAS DARI KEGIATAN INVESTASI Hasil penjualan aset tetap Penerimaan dividen Hasil penjualan penyertaan saham Perolehan aset tetap Penambahan efek-efek dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo Kas Neto yang Digunakan untuk Kegiatan Investasi ARUS KAS DARI KEGIATAN PENDANAAN Kenaikan tambahan modal disetor dari eksekusi opsi saham Kenaikan modal disetor dari eksekusi opsi saham Penurunan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (Pembayaran) penerimaan pinjaman yang diterima Pembayaran pinjaman subordinasi Penurunan (kenaikan) efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Pembagian laba untuk dividen dan PKBL Kas Neto yang Digunakan untuk Kegiatan Pendanaan KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS PENGARUH PERUBAHAN KURS MATA UANG ASING KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE

23.722.546 (6.250.731) 1.063.624 2.196.884 (8.928.553) 417.782 12.221.552

22.915.697 (6.230.507) 857.673 1.050.082 (7.897.804) 194.875 10.890.016

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Penempatan pada bank lain Tagihan spot dan derivatif Surat berharga Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo) Tagihan akseptasi Kredit Penyertaan Penyertaan modal sementara Transaksi rekening adminitratif

4.037.790 536 -

11.567.534 -

107.989 1.076 112.761 37.930 2.777.193 1.644 159.725

6.554.440 536 -

3.698.507 1.888 -

27.504 18.466 12.988.673 -

101.729 485 77.275 20.058 2.409.908 1.491 74.541

7.725.391 80 -

20.953 (118.307) (247.950) (89.785) (21.164.552) (480.060) (3.558.809) 408.434 (1.190.847) (64.365) 3.268.946 30.996 32.587 (3.586.721) (708.131) (846.688) 58.534 (1.145.267) (17.159.480) 5.262 (24.271) (8.840.635) (8.859.644) (102.681) 671.594 (9.988) 66.146 625.071 (25.394.053) 46.075 133.022.240 107.674.262 9.695.701 31.524.423 4.045.134 55.838.796 6.570.208 107.674.262

1.188.675 (74.714) (2.019.650) 39.352 (20.776.982) (562.802) (3.236.728) (278.890) (31.192.008) 68.118 (1.250.564) 162.374 17.114 955.713 1.006.179 (156.937) (49.481) (1.943.177) (47.214.392) 6.447 (311.780) (1.133.695) (1.439.028) (20.457) 2.001.778 (9.854) 501.380 2.472.848 (46.180.573) 46.814 127.522.699 81.388.940 8.869.233 24.243.402 7.136.896 25.094.062 16.045.347 JUMLAH

PERHITUNGAN RASIO KEUANGAN
30 Juni 2012 dan 2011 (Dalam %)
RASIO 30 Juni 2012 30 Juni 2011

PEMEGANG SAHAM

Pemegang Saham Pengendali (PSP) : Ultimate shareholder : - Negara Republik Indonesia : 56,75% Pemegang Saham Bukan PSP melalui pasar modal (> 5%) : - Tidak ada Pemegang Saham Bukan PSP tidak melalui pasar modal (> 5%) : - Tidak ada
PENGURUS BANK

730.127 -

733.220 -

752.204 6.408 -

485 834.315 -

3.607.063 3.069.644 3.069.644 1.286.866 1.286.866 749.447 749.447 50.046.678 50.046.678 245.571.509 64.207.405 3.082.718 16,16% 16,00%

4.469.922 3.183.056 3.183.056 1.286.866 1.286.866 51.610.103 51.610.103 255.021.887 64.502.571 3.135.587 16,15% 16,00%

3.643.745 2.490.164 2.490.164 1.895.518 1.895.518 741.937 741.937 37.889.058 37.889.058 199.213.097 52.998.112 4.015.187 15,02% 14,79%

Rasio Kinerja 1. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 2. Aset produktif bermasalah dan aset non produktif bermasalah terhadap total aset produktif dan aset non produktif 3. Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 4. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan terhadap aset produktif 5. NPL gross 6. NPL net 7. Return on Asset (ROA) 8. Return on Equity (ROE) 9. Net Interest Margin (NIM) 10. Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 11. Loan to Deposit Ratio (LDR) Kepatuhan (Compliance) 1. a. Persentase pelanggaran BMPK i. Pihak terkait ii. Pihak tidak terkait b. Persentase pelampauan BMPK i. Pihak terkait ii. Pihak tidak terkait 2. Giro Wajib Minimum (GWM) a. GWM utama rupiah b. GWM valuta asing 3. Posisi Devisa Neto (PDN) secara keseluruhan

16,00 1,60 1,92 4,12 2,38 0,55 4,87 36,93 8,49 61,81 82,13 0,00 0,00 0,00 0,00 8,02 8,01 5,98

14,79 2,56 2,97 5,15 3,64 1,02 4,44 39,12 9,88 69,44 90,22 0,00 0,00 0,00 0,00 8,07 8,00 10,41

DEWAN KOMISARIS - Komisaris Utama / Komisaris Independen - Wakil Komisaris Utama - Komisaris - Komisaris - Komisaris - Komisaris Independen - Komisaris Independen - Komisaris Independen

: : : : : : : :

Bunasor Sanim Mustafa Abubakar *) Heru Lelono Hermanto Siregar Vincentius Sonny Loho *) Aviliani Adhyaksa Dault Ahmad Fuad

DIREKSI - Direktur Utama - Direktur - Direktur - Direktur - Direktur - Direktur - Direktur - Direktur - Direktur - Direktur Kepatuhan - Direktur

: : : : : : : : : : :

Sofyan Basir Sarwono Sudarto Achmad Baiquni Sulaiman Arif Arianto Agus Toni Soetirto Lenny Sugihat Asmawi Syam Suprajarto Djarot Kusumayakti Randi Anto Gatot Mardiwasisto

*) Efektif setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Catatan : 1. Informasi keuangan konsolidasi per 30 Juni 2012 dan 2011 tidak diaudit. Informasi keuangan konsolidasi per 31 Desember 2011 diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasi per 31 Desember 2011 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja, anggota Ernst & Young Global (Partner penanggung jawab adalah Drs. Hari Purwantono) dalam laporannya tertanggal 27 Februari 2012, dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian. Karena informasi keuangan konsolidasi di atas diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasi, dengan demikian informasi tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap dari Laporan Keuangan Konsolidasi. 2. Berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia (SE-BI) No. 11/33/DPNP tanggal 8 Desember 2009, tentang “Perubahan atas Surat Edaran No. 11/4/DPNP tanggal 27 Januari 2009, tentang Pelaksanaan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI 2008)” yang berlaku sejak 1 Januari 2012, dengan berakhirnya masa transisi penerapan PSAK 50/55 (revisi 2006) maka estimasi penurunan nilai kredit yang diberikan secara kolektif telah menggunakan metode perhitungan PD-LGD. Sesuai dengan Surat Bank Indonesia No.13/658/DPNP/IDPnP tanggal 23 Desember 2011, perihal "Penyesuaian Pelaporan di LBU, Penyajian di Laporan Keuangan, dan Perhitungan KPMM terkait dengan Penerbitan SE-BI No. 13/30/DPNP tanggal 16 Desember 2011 mengenai Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan dan Bulanan Bank Umum", Bank tidak diwajibkan lagi untuk membentuk penyisihan penghapusan aset untuk aset non produktif dan transaksi rekening administratif. Bank tetap harus menghitung cadangan kerugian penurunan nilai mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku. Perubahan kebijakan akuntansi tersebut diterapkan secara retrospektif, namun karena dampak perubahan tersebut tidak material terhadap Laporan Keuangan Konsolidasi pada tahun-tahun sebelumnya, maka Bank membukukan penyesuaian atas cadangan kerugian penurunan nilai tersebut dalam laporan laba rugi komprehensif pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011. 3. Informasi keuangan di atas disajikan sesuai dengan hal-hal sebagai berikut : a. Peraturan Bank Indonesia No. 3/22/PBI/2001 tanggal 13 Desember 2001 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank Indonesia No. 7/50/PBI/2005 tanggal 29 November 2005 tentang "Transparansi Kondisi Keuangan Bank". b. Surat Edaran Bank Indonesia No. 13/30/DPNP tanggal 16 Desember 2011 perihal "Perubahan Ketiga atas Surat Edaran Bank Indonesia No. 3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001 perihal Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan dan Bulanan Bank Umum serta Laporan Tertentu yang Disampaikan kepada Bank Indonesia". c. Surat Bank Indonesia No. 5/559/DPNP/IDPnP tanggal 24 Desember 2003 tentang "Laporan Keuangan Publikasi Bank". d. Peraturan No. X.K.2, Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP-346/BL/2011 tanggal 5 Juli 2011 tentang “Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik”. e. Peraturan No. VIII.G.7 Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP-347/BL/2012 tentang "Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik". 4. Penyajian Informasi Keuangan Konsolidasi sebagai informasi komparatif telah disesuaikan dengan SE-BI No. 13/30/DPNP tanggal 16 Desember 2011 perihal “Perubahan Ketiga atas Surat Edaran Bank Indonesia No. 3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001 perihal Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan dan Bulanan Bank Umum serta Laporan Tertentu yang disampaikan kepada Bank Indonesia”. 5. Nilai tukar mata uang asing untuk 1 USD per tanggal 30 Juni 2012, 31 Desember 2011 dan 30 Juni 2011 adalah masing-masing sebesar Rp9.392,5, Rp9.067,5 dan Rp8.575,5. 6. Laba tahun berjalan per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk dengan rata-rata tertimbang jumlah lembar saham biasa yang beredar selama tahun yang bersangkutan.

LAPORAN TRANSAKSI SPOT DAN DERIVATIF
30 Juni 2012 (Dalam Jutaan Rupiah)
BANK No. TRANSAKSI Nilai Notional Tujuan Trading Hedging Tagihan dan Liabilitas Derivatif Tagihan Liabilitas

3.104.542 4.433.767 -

3.428.568 2.790.441 -

3.141.121 4.433.767 -

3.448.084 2.790.441 -

A. 1. 2. 3.

Bank BRI senantiasa mengutamakan kepuasan nasabah dengan fokus bisnis UMKM
q q q q q q q

4. 5. 6. B. 1. 2.

Terkait dengan Nilai Tukar Spot 3.808.664 Forward Option a. Jual b. Beli Future Swap 450.840 Lainnya Terkait dengan Suku Bunga Forward Option a. Jual b. Beli Future Swap Lainnya Lainnya

3.808.664 450.840 -

-

14.524 2.259 -

20.540 2.471 -

Net Interest Income (NII) sebesar Rp17.157 miliar Net Interest Margin (NIM) 8,49% Capital Adequacy Ratio (CAR) 16,00% Return On Equity (ROE) 36,93% Return On Asset (ROA) 4,87% Non-Performing Loans (NPL) (Gross) 2,38% dan NPL (Net) 0,55% Loan to Deposit Ratio (LDR) 82,13%

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE Kas dan Setara Kas akhir tahun terdiri dari: Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain Penempatan pada bank lain - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan Sertifikat Bank Indonesia - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan Total Kas dan Setara Kas

-

6.433.863 10.693.367

-

90.820 107.603

209.059 232.070

Jakarta, 27 Juli 2012 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Direksi

3. 4. 5. C.

6.433.863 10.693.367

Sofyan Basir Direktur Utama

Achmad Baiquni Direktur

Catatan : *) Disajikan dengan tidak memperhitungkan dampak asset pajak tangguhan sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. 3/21/PBI/2001 tanggal 13 Desember 2001. **) Disajikan setelah dikurangi amortisasi atas obligasi subordinasi selama jangka waktu obligasi subordinasi tersebut sesuai dengan Surat Bank Indonesia No. 12/18/DPB1/TPB1-3 tanggal 11 Februari 2010.

81.388.940

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->