Anda di halaman 1dari 8

1.

Definisi gigi impaksi (fida, siti salwiah) Gigi impaksi atau gigi terpendam adalah gigi yang erupsi normalnya terhalang atauterhambat, biasanya oleh gigi didekatnya atau jaringan patologis sehingga gigi tersebut tidak keluar dengan sempurna mencapai oklusi yang normal didalam deretan susunan gigi geligilain yang sudah erupsi. Transflantasi adalah suatu tindakan memindahkan jaringan atau organ dari satu tempat ketempat yang lain Menurut fildman adalah gigi yang ,menympan dr erupsi yg normal yg tdk mengikuti letak yg seharusnya didalam lengkung. (sale) Dorlan, gigi yg terpendam dilalam tulang alveolus dimana erupsinya terhambat atau posisinya terkunci dlm tulang (sale) Transplantasi gigi adalah pengambilan gigi dari soketnya kemudian ditempatkan kembali dalam posisinya yg baru dlm rahang (maksila dan mandibula) dan dapat didefinisikan sebagai insersi suatu gigi dr mulut seseorang atau dr mulut yang sama pada soket bekas gigi lainnya yg dicabut 2. klasifikasi impaksi (mirna, fadel, wina, ian, siti salwiah)) klasifikasi berdasarkan dengan kedalamannya: (fadel) Level A Level B Level C

Klasifikasi umum, menurut pell dan Gregory (Edwina) Kelas I Klas II Klas III

Klasifikasi George winter Klasifikasi menurut archer Berdasarkan velasi didalam tulang (ian afifah) Berdasarkan axis longitudinal Berdasarkan hubungan gigi impaksi

Berdasarkan kurvatura gigi impaksi Berdasarkan impaksi lurus tp terpisahh Berdasarkan impaksi bengkok arah mesialatau distal Berdasarkan relasi impaksi terhadap permukaan oklusalnya high level low level (sale)

berdasarkan relasi akar gigi terhadap kanalis mandibula apeks akar gigi berada diatas kanalis mandibula apeks akar gigi impaksi melingkar dikanalis mandibular apeks akar gigi disisi lingual kanalis mandibularis

3. etiologi gigi impaksi (hasmil, fahira, Edwina, tangguh) - gigi impaksi karena gigi sendiri - jaringan disekitarnya - Factor local - Factor sistemik - Factor umum menurut berger (wina) kausa local kausa umur

jarang terjadi impaksi -clidokranial - oksicepal - progeria - akondroplasia - celah bibir (tangguh) 4. indikasi dan kontraindikasi pengangkatan gigi impaksi ( ayu puri, mentari, ian afifah, hasmil)

Indikasi: karena adanya perikoronitis kurangnya dukungan tulang buat M2 mempernaiki estetik untuk proses transplantasi pencegahan penyakit periodontal pencegahan gigi karies perawatan endodontik harus dilakukan operasi krn kondisi kesehatan tumor pd m3 fraktur mandibula atropi mandibula sakit pd kepala akibat m3 adanya kerusakan tulang pd gigi m2

kontra indikasi pasien tdk menghendaki giginya dicabut terganggu oleh kondisi fisik atau mental usia pasien tua

5. indikasi, kontra indikasi trans gigi (mufidah, sulastri, siti salwiah) Indikasi memiliki mahkota yg utuh akar yg pertumbuhannya belum selesai dimensi donor harus sama dengan resipien tidak boleh ada kelainan patologis akut pd daerah penerima gigi yg di d

gigi impaksi atau ektopik hilng krn trauma premature loss gigi hilang krn trauma congenital pd suatu lengkung rahang yg berlawanan

kontraindikasi alveolus yg relative sempit krn tdk bias menerima molar yg bila gigi telah erupsi sempurna adanya penyakit jantung oh buruk

6. pembagian tramnsplantasi gigi (fakhira) berdasarkan sumbernya selgraf atau autograph homogenus transplantasi isograph heterogenus transplantasi autogenus

7. bagaimana cara mendiagnosis kasus (siti salwiah, Edwina, ian afifah) anamnesa pemeriksaan intraoral pemeriksaan ekstraoral pemeriksaan penunjang, pemeriksaan radiografis diagnosis: klasifikasi menurut pell dan Gregory klas II radiografi: riwayat dan klinis

tipe dan orientasi impaksi serta akses untuk mencapai gigi ukuran mahkota dan kondisinya jumlah dan morfologi akar lebar pedikuler status periodontal dan gigi tetangga hubungan atau kedekatan gigi geligi rahang atas dengan kavitasnasal atau sinus maksilari

hubungan kedekatan gigi geligi rahang bawah dengan saluran interdental foramen mentale dan batas bawah mandibula jenis radiografis: periapikal, tomografis panoramic, ct scan untuk m3 rb, parallax film.

8. yg perlu diperhatikan dlm seleksi gigi untuk ditransflantasikan (siti salwiah) pertumbuhan akar yg belum lengkap Gigi dipindahkan tanpa merusak membran periodontal Belum erupsi sempurna lebih mudah dipindahkan Tidak ada trauma Harus sehat

9. prognosis kasus(mufidah, siti salwiah, fadel) 15 tahun prognosisnya lebih baik krn jaringan pulpanya lebih dapat bertahan hidup Terdapat respon vitalitas yg positif Perkembangan akar yg normal dan jaringan periodontal yg normal Odontektomi: seluruh gigi keluar dengan sempurna

10. perawatan pada kasus (Edwina, sisi salwiah, fakhira) Dilakukan odontektomi Alat: cryer, bone file, alat ode, elevator Informed consent Sterilisasi Scalling

Larutan desinfaktan Anastetikum local pd pencabutan saliva injector Pemeriksaan oklusi Splinting Teknik flap: triangular flap, envelope flap

11. proses penyembuhan transflantasi gigi (ayu putri) Pertumbuhan pada ligament periodontal Mekanisme bertumbuhnya akar Penyembuhan dari jaringan gingival Penyembuhan pada tulang alveolarnya Penyembuhan pulpa pada gigi donor

12. intruksi pasca bedah (tangguh, muidah, mentari) Jangan merokok Tidak membuka bibir untuk memperlihatkan jahitan Menghindari penyikatan daerah operasi Makan makanan yg lunak dan hindari pengunyahan pada daerah operasi Berkumur dengan pelan-pelan Esoknya berkumur dengan air garam hangat Kembali kedokter untuk melepas jahitan Control 7-10 hari untuk proses penyembuhan Bila gigi transnya belum tumbuh sempurna, evaluasi radiografik dilakukan setiap 6 bulan untuk memonitor pertumbuhan akarnya Minum obat pengontrol sakit agar tidak timbul rasa sakit Kompres air dingin pd daerah operasi

13. akibat yg timbul jika impaksi tidak dirawat (Selma, fadel) Karies gigi Infeksi sakit

Rasa sakit Gigi berjejal Gigi 36 bila tdk dicabut akan menimbulkan abses odontogenik karena sudah mengalami karies yg sangat besar

Gigi dapat bergeser

14. factor penunjang keberhasilan perawatan gigi impaksi 15. factor penunjang transflantasi gigi (sulastri) Dibawah 20 tahun Kesehatan pasien baik Keadaan gigi baik Lebar mesiodistal gigi sama dengan yg ditrans Berhasil jika samapi 8-10 tahun

16. indicator kebrhasilan transflantasi gigi (hasmil, ayu putri) Perkembangan akar yg normal Respon vitalitas yg positif

17. komplikasi2 intra operatif dan post operatif (Edwina, sulastri, siti salwiah) Rasa nyeri Dry soket Alveolar osteoitis Fraktur akar Numbness Trismus Swelling Pain Excessive bleeding

Fraktu mandibula Damage (fracture of filling) Anamnesa dengan lengkap

Beri Nilai