P. 1
Macam-Macam Candi Yang Ada Di Indoensia

Macam-Macam Candi Yang Ada Di Indoensia

|Views: 938|Likes:
Dipublikasikan oleh romadonie21

More info:

Published by: romadonie21 on Feb 04, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial
Harga Terdaftar: $4.99 Beli Sekarang

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

11/15/2013

$4.99

USD

pdf

text

original

1.

Candi Cangkuang

a. Sejarahnya : Candi Cangkuang terletak di Kampung Pulo, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Desa Cangkuang dikelilingi oleh empat gunung besar di Jawa Barat, yang antara lain Gunung Haruman, Gunung Kaledong, Gunung Mandalawangi dan Gunung Guntur. Nama Candi Cangkuang diambil dari nama desa tempat candi ini berada. Kata 'Cangkuang' sendiri adalah nama tanaman sejenis pandan (pandanus furcatus),yang banyak terdapat di sekitar makam, Embah Dalem Arief Muhammad, leluhur Kampung Pulo. Daun cangkuang dapat dimanfaatkan untuk membuat tudung, tikar atau pembungkus gula aren.

b. Letak geografi Candi Cangkuang terdapat di sebuah pulau kecil yang bentuknya memanjang dari barat ke timur dengan luas 16,5 ha. Pulau kecil ini terdapat di tengah danau Cangkuang pada koordinat 106°54'36,79" Bujur Timur dan 7°06'09" Lintang Selatan.Selain pulau yang memiliki candi, di danau ini terdapat dua pulau lainnya dengan ukuran yang lebih kecil.

Lokasi danau Cangkuang ini topografinya terdapat pada satu lembah yang subur kira-kira 600-an m l.b.l. yang dikelilingi pegunungan: Gunung Haruman (1.218 m l.b.l.) di sebelah timur - utara, Pasir Kadaleman (681 m l.b.l.) di timur selatan, Pasir Gadung (1.841 m l.b.l.) di sebelah selatan, Gunung Guntur (2.849 m l.b.l.) di sebelah barat-selatan, Gunung

Malang (1.329 m l.b.l.) di sebelah barat, Gunung Mandalawangi di sebelah barat-utara, serta Gunung Kaledong (1.249 m l.b.l.) di sebelah utara.

c. Bangunan candi Bangunan Candi Cangkuang yang sekarang dapat kita saksikan merupakan hasil pemugaran yang diresmikan pada tahun 1978. Candi ini berdiri pada sebuah lahan persegi empat yang berukuran 4,7 x 4,7 m dengan tinggi 30 cm. Kaki bangunan yang menyokong pelipit padma, pelipit kumuda, dan pelipit pasagi ukurannya 4,5 x 4,5 m dengan tinggi 1,37 m. Di sisi timur terdapat penampil tempat tangga naik yang panjangnya 1,5 m dan lébar 1,26 m.

Tubuh bangunan candi bentuknya persegi empat 4,22 x 4,22 m dengan tinggi 2,49 m. Di sisi utara terdapat pintu masuk yang berukuran 1,56 m (tinggi) x 0,6 m (lebar). Puncak candi ada dua tingkat: persegi empat berukuran 3,8 x 3,8 m dengan tinggi 1,56 m dan 2,74 x 2,74 m yang tingginya 1,1 m. Di dalamnya terdapat ruangan berukuran 2,18 x 2,24 m yang tingginya 2,55 m. Di dasarnya terdapat cekungan berukuran 0,4 x 0,4 m yang dalamnya 7 m (dibangun ketika pemugaran supaya bangunan menjadi stabil).

Di antara sisa-sisa bangunan candi, ditemukan juga arca (tahun 1800-an) dengan posisi sedang bersila di atas padmasana ganda. Kaki kiri menyilang datar yang alasnya menghadap ke sebelah dalam paha kanan. Kaki kanan menghadap ke bawah beralaskan lapik. Di depan kaki kiri terdapat kepala sapi (nandi) yang telinganya mengarah ke depan. Dengan adanya kepala nandi ini, para ahli menganggap bahwa ini adalah arca Siwa. Kedua tangannya menengadah di atas paha. Pada tubuhnya terdapat penghias perut, penghias dada dan penghias telinga.

Keadaan arca ini sudah rusak, wajahnya datar, bagian tangan hingga kedua pergelangannya telah hilang. Lebar wajah 8 cm, lebar pundak 18 cm, lebar

pinggang 9 cm, padmasana 38 cm (tingginya 14 cm), lapik 37 cm & 45 cm (tinggi 6 cm dan 19 cm), tinggi 41 cm.

Candi Cangkuang sebagaimana terlihat sekarang ini, sesungguhnya adalah hasil rekayasa rekonstruksi, sebab bangunan aslinya hanyalah 35%-an. Oleh sebab itu, bentuk bangunan Candi Cangkuang yang sebenarnya belumlah diketahui.

Candi ini berjarak sekitar 3 m di sebelah selatan makam Arif Muhammad/Maulana Ifdil Hanafi.

2. Candi Jiwa

a. Sejarahnya : Candi Jiwa adalah salah satu dari 17 Situs di Areal Situs Batujaya, disebut juga Segeran 2 atau oleh Masyarakat setempat disebut Hunyur (Unur) Jiwa. Candi ini berukuran 19 x 19 m dengan ketinggian 4,7 m dari permukaan sawah, pada bagian atas terdapat sejumlah bola tersusun melingkar diperkirakan adalah tempat Stupa.

Candi Jiwa terbuat dari bata merah, dan hasil Carbon Dating menunjukan pada satu sisi menunjukan abad ke IV dan pada sisi lainnya menunjukan Abad ke VII Masehi, masa itu adalah Masa kejayaan Kerajaan Tarumanegara. Pada areal ini telah di exavasi pula Candi Blandongan yang jaraknya hanya 100 m.

b. Letak geografi Situs Batujaya secara administratif terletak di dua wilayah desa, yaitu Desa Segaran, Kecamatan Batujaya dan Desa Telagajaya, Kecamatan Pakisjaya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Luas situs Batujaya ini diperkirakan sekitar lima km2.

Situs ini terletak di tengah-tengah daerah persawahan dan sebagian di dekat permukiman penduduk dan tidak berada jauh dari garis pantai utara Jawa Barat (pantai Ujung Karawang). Batujaya kurang lebih terletak enam kilometer dari pesisir utara dan sekitar 500 meter di utara Ci Tarum. Keberadaan sungai ini memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap keadaan situs sekarang karen tanah di daerah ini tidak pernah kering sepanjang tahun, baik pada musim kemarau atau pun pada musim hujan.

Lokasi percandian ini jika ditempuh menggunakan kendaraan sendiri dan datang dari Jakarta, dapat dicapai dengan mengambil jalan tol Cikampek. Keluar di gerbang tol Karawang Barat dan mengambil

jurusan Rengasdengklok. Selanjutnya mengambil jalan ke arah Batujaya di suatu persimpangan. Walaupun jika ditarik garis lurus hanya berjarak sekitar 50km dari Jakarta, waktu tempuh dapat mencapai tiga jam karena kondisi jalan yang ada.

Situs Batujaya terletak di lokasi yang relatif berdekatan dengan Situs Cibuaya (sekitar 15km di arah timur laut), yang merupakan peninggalan bangunan Hindu, dan situs temuan pra-Hindu "kebudayaan Buni" yang diperkirakan berasal dari masa abad pertama Masehi. Kenyataan ini seakan-akan mendukung tulisan Fa Hsien yang menyatakan: "Di Ye-po-ti (Taruma, maksudnya Kerajaan Taruma) jarang ditemukan penganut Buddhisme, tetapi banyak dijumpai brahmana dan orang-orang beragama kotor".

3. Candi Borobudur

a. Sejarahnya : Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak

di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat lautYogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha

Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi.

Pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang didalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).

Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha. Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kāmadhātu (ranah hawa

nafsu), Rupadhatu (ranah

berwujud),

dan Arupadhatu (ranah

tak

berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.

Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.

Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

b. Bangunan candi : Tidak ditemukan bukti tertulis yang menjelaskan siapakah yang membangun Borobudur dan apa kegunaannya. Waktu pembangunannya diperkirakan berdasarkan perbandingan antara jenis aksara yang tertulis di kaki tertutup Karmawibhangga dengan jenis aksara yang lazim digunakan pada prasasti kerajaan abad ke-8 dan ke-9. Diperkirakan Borobudur dibangun sekitar tahun 800 masehi. Kurun waktu ini sesuai dengan kurun antara 760 dan 830 M, masa puncak kejayaan wangsa Syailendra di Jawa Tengah, yang kala itu dipengaruhi Kemaharajaan Sriwijaya.

Pembangunan Borobudur diperkirakan menghabiskan waktu 75 - 100

pada tahun 732 M. Terdapat kesimpangsiuran fakta mengenai apakah raja yang berkuasa di Jawa kala itu beragama Hindu atau Buddha.tahun lebih dan benar-benar dirampungkan pada masa pemerintahan raja Samaratungga pada tahun 825. Pembangunan candi-candi Buddha termasuk Borobudur. letaknya hanya 10 km (6. Rakai Panangkaran memberikan izin kepada umat Buddha untuk membangun candi. Panangkaran menganugerahkan desa Kalasan kepada sangha (komunitas Buddha). raja beragama Siwa Sanjaya memerintahkan pembangunan bangunan suci Shiwalingga yang dibangun di perbukitan Gunung Wukir. Pada kurun waktu itulah dibangun berbagai candi Hindu dan Buddha di Dataran Kedu. Bahkan untuk menunjukkan penghormatannya. agama tidak pernah menjadi masalah yang dapat menuai konflik. akan tetapi melalui temuan prasasti Sojomerto menunjukkan bahwa mereka mungkin awalnya beragama Hindu Siwa. meskipun demikian Borobudur diperkirakan sudah rampung sekitar 825 M.Candi Buddha Borobudur dibangun pada kurun waktu yang hampir bersamaan dengan candi-candi di Dataran Prambanan. saat itu dimungkinkan karena pewaris Sanjaya. dibangun sebagaimana untuk disebutkan memuliakan Bodhisattwadewi dalam Prasasti Kalasan berangka tahun 778 Masehi. untuk pemeliharaan dan pembiayaan Candi Kalasan yang Tara. Petunjuk ini dipahami oleh para arkeolog. dua puluh lima tahun lebih awal sebelum dimulainya pembangunan candi Siwa Prambanan sekitar tahun 850 M. demikian pula sebaliknya. Wangsa Sailendra diketahui sebagai penganut agama Buddha aliran Mahayana yang taat. bahwa pada masyarakat Jawa kuno.2 mil) sebelah timur dari Borobudur.Akan tetapi diduga terdapat persaingan antara dua wangsa kerajaan pada masa itu wangsa Syailendra yang menganut Buddha dan wangsa Sanjaya yang . BerdasarkanPrasasti Canggal. dengan dicontohkan raja penganut agama Hindu bisa saja menyokong dan mendanai pembangunan candi Buddha.

Sepertinya dirancang sebagai piramida berundak. Tahap pembangunan Para ahli arkeologi menduga bahwa rancangan awal Borobudur adalah stupa tunggal yang sangat besar memahkotai puncaknya. b) Tahap kedua: Penambahan dua undakan persegi.memuja Siwa yang kemudian wangsa Sanjaya memenangi pertempuran pada tahun 856 di perbukitanRatu Boko. Sisa bagian bukit ditutup struktur batu lapis demi lapis. Ketidakjelasan juga timbul mengenai candi Lara Jonggrang di Prambanan. candi megah yang dipercaya dibangun oleh sang pemenang Rakai Pikatan sebagai jawaban wangsa Sanjaya untuk menyaingi kemegahan Borobudur milik wangsa Syailendra. tetapi kemudian diubah. Sesungguhnya Borobudur tidak seluruhnya terbuat dari batu andesit. Sebagai bukti ada tata susun yang dibongkar. Pada awalnya dibangun tata susun bertingkat. Berikut adalah perkiraan tahapan pembangunan Borobudur: a) Tahap pertama: Masa pembangunan Borobudur tidak diketahui pasti (diperkirakan kurun 750 dan 850 M). akan tetapi banyak pihak percaya bahwa terdapat suasana toleransi dan kebersamaan yang penuh kedamaian antara kedua wangsa ini yaitu pihak Sailendra juga terlibat dalam pembangunan Candi Siwa di Prambanan. c. Diduga massa stupa raksasa yang luar biasa besar dan berat ini membahayakan tubuh dan kaki candi sehingga arsitek perancang Borobudur memutuskan untuk membongkar stupa raksasa ini dan diganti menjadi tiga barisan stupa kecil dan satu stupa induk seperti sekarang. pagar langkan dan satu undak melingkar yang diatasnya langsung dibangun stupa tunggal yang sangat besar. Borobudur dibangun di atas bukit alami. bagian bukit tanah dipadatkan dan ditutup struktur batu sehingga menyerupai cangkang yang membungkus bukit tanah. bagian atas bukit diratakan dan pelataran datar diperluas. Dibangun tiga undakan pertama yang menutup struktur asli piramida berundak. .

undak atas lingkaran dengan stupa tunggal induk besar dibongkar dan diganti tiga undak lingkaran. Akan tetapi stupa besar ini terlalu berat sehingga mendorong struktur bangunan condong bergeser keluar. dibangun kaki tambahan yang membungkus kaki asli sekaligus menutup relief Karmawibhangga. penambahan pagar langkan terluar. Para arkeolog menduga bahwa Borobudur semula dirancang berupa stupa tunggal yang sangat besar memahkotai batur-batur teras bujur sangkar. Karena itulah diputuskan untuk membongkar stupa induk tunggal yang besar dan menggantikannya dengan teras-teras melingkar yang dihiasi deretan stupa kecil berterawang dan hanya satu stupa induk. perubahan tangga dan pelengkung atas gawang pintu. Karena alasan tertentu pondasi diperlebar. Stupa-stupa yang lebih kecil dibangun berbaris melingkar pada pelataran undak-undak ini dengan satu stupa induk yang besar di tengahnya. 4. Untuk menopang agar dinding candi tidak longsor maka ditambahkan struktur kaki tambahan yang membungkus kaki asli. Struktur ini adalah penguat dan berfungsi bagaikan ikat pinggang yang mengikat agar tubuh candi tidak ambrol dan runtuh keluar. Candi Mendut .c) Tahap ketiga: Terjadi perubahan rancang bangun. sekaligus menyembunyikan relief Karmawibhangga pada bagian Kamadhatu d) Tahap keempat: Ada perubahan kecil seperti penyempurnaan relief. Patut diingat bahwa inti Borobudur hanyalah bukit tanah sehingga tekanan pada bagian atas akan disebarkan ke sisi luar bagian bawahnya sehingga Borobudur terancam longsor dan runtuh. serta pelebaran ujung kaki.

de Casparis. letaknya berada sekitar 3 kilometer dari candi Borobudur. Sejarahnya : Candi Mendut adalah sebuah candi bercorak Buddha. Candi ini sering dipergunakan untuk merayakan upacara Waisak setiap Mei pada malam bulan purnama dan dikunjungi para peziarah dari Indonesia maupun manca negara.   Cakyamuni yang sedang duduk bersila dengan posisi tangan memutar roda dharma.G. b. c. Atapnya juga persegi empat dan bertingkat-tingkat. Vajrapani. merupakan candi Budha yang dibangun tahun 824 Masehi oleh Raja Indera dari wangsa Syailendra. Awalokiteswara sebagai Bodhi Satwa membantu umat manusia Awalokiteswara merupakan patung amitabha yang berada di atas mahkotanya. Candi ini lebih tua dari Candi Borobudur. Ia sedang memegang bunga teratai merah yang diletakkan di atas telapak tangan. Kabupaten Magelang.Jawa Tengah ini. Di dalam Candi Mendut terdapat 3 (tiga) patung besar. dalam prasasti Karangtengah yang bertarikh 824Masehi.a. . ada stupa di atasnya. Arsitekturnya persegi empat dan mempunyai pintu masuk di atas tangganya. Candi yang terletak di Jalan Mayor Kusen Kota Mungkid. disebutkan bahwa raja Indra telah membangun bangunan suci bernama wenuwana yang artinya adalah hutan bambu. Masa pembuatan Candi Mendut didirikan Di semasa pemerintahan Raja Indra dari dinasti Syailendra. Letak geografi Candi Mendut terletak 3 km ke arah timur dari Candi Borobudur. Oleh seorang ahli arkeologi Belanda bernama J.  Maitreya sebagai penyelamat manusia di masa depan Ada cerita untuk anak-anak pada dinding-dindingnya. kata ini dihubungkan dengan Candi Mendut.

Candi Pawon a.G. Dalam bahasa Jawa seharihari kata pawon berarti 'dapur'. de Casparis menafsirkan bahwa Pawon berasal dari bahasa Jawa awu yang berarti 'abu'. .dan akhiran -an yang menunjukkan suatu tempat. tepat berjarak 1750 meter dari Candi Borobudur ke arah timur dan 1150 m dari Candi Mendut ke arah barat. mendapat awalan pa. Candi Pawon dipugar tahun 1903. peninggalan Masa Klasik. Puncaknya dapat disusun kembali. 5. Ahli epigrafi J. akan tetapi de Casparis mengartikannya sebagai 'perabuan' atau tempat abu. b. yang terletak di Kabupaten Magelang. Lokasi Letak Candi Pawon ini berada di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur. Nama Candi Pawon tidak dapat diketahui secara pasti asal-usulnya. Penduduk setempat juga menyebutkan Candi Pawon dengan nama Bajranalan. 1908 – Diperbaiki oleh Theodoor van Erp. 1925 – sejumlah stupa disusun kembali. Sejarahnya Candi Pawon adalah nama sebuah candi. Kata ini mungkin berasal dari kata bahasa Sanskerta vajra yang berarti 'halilintar' dan anala yang berarti ―api‖.d. Kronologi penemuan     1836 – Ditemukan dan dibersihkan 1897 – 1904 kaki dan tubuh candi diperbaiki namun hasil kurang memuaskan.

candi ini terletak di Dukuh Bener.a. Dinding-dinding luar candi dihias dengan relief pohon hayati (kalpataru) yang diapit pundi-pundi dan kinarakinari (mahluk setengah manusia setengah burung/berkepala manusia berbadan burung). satu periode dengan Candi Sewu. Sejarahnnya : Candi Bubrah adalah salah satu candi Buddha yang berada di dalam kompleks Taman Wisata Candi Prambanan. 6. Candi ini mempunyai ukuran 12 m x 12 m terbuat dari jenis batu andesit. yaitu di antaraPercandian Rara Jonggrang dan Candi Sewu. walaupun tidak utuh lagi. . Arca Di dalam bilik candi ini sudah tidak ditemukan lagi arca sehingga sulit untuk mengidentifikasikannya lebih jauh. Propinsi Jawa Tengah. Desa Bugisan. KecamatanPrambanan. candi ini dibangun pada abad ke-9 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. Menurut perkiraan. (wikimapia) Dinamakan 'Bubrah' karena keadaan candi ini rusak (bubrah dalam bahasa Jawa) sejak ditemukan. Saat ditemukan masih terdapat beberapa arca Buddha. Secara administratif. Suatu hal yang menarik dari Candi Pawon ini adalah ragam hiasnya. Kabupaten Klaten. dengan sisa reruntuhan setinggi 2 meter saja. Candi Bubrah a.

walaupun tidak utuh lagi. dengan sisa reruntuhan setinggi 2 meter saja. Desa Bugisan. Bangunan komplek candi tersebut merupakan bangunan yang di buat oleh Dinasti Syailendra dan kelima candi tersebut dibangun secara berderet dari utara ke selatan dengan masing masing menghadap ke arah timur. Secara administratif. satu periode dengan Candi Sewu. Candi ini mempunyai ukuran 12 m x 12 m terbuat dari jenis batu andesit. candi ini dibangun pada abad ke-9 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. (wikimapia) Dinamakan 'Bubrah' karena keadaan candi ini rusak (bubrah dalam bahasa Jawa) sejak ditemukan. Sejarahnya : Candi ngawen yang masih dalam tahap pemugaran ini terletak di desa Ngawen kecamatan Muntilan merupakan komplek percandian. Kabupaten Klaten. Lokasi candi Candi Bubrah adalah salah satu candi Buddha yang berada di dalam kompleks Taman Wisata Candi Prambanan.b. yaitu di antaraPercandian Rara Jonggrang dan Candi Sewu. Saat ditemukan masih terdapat beberapa arca Buddha. Menurut perkiraan. hal ini dikarenakan terdapat lima bangunan dengan ciri bangunan peninggalan zaman Budha antara abad VIII hingga IX Masehi. 7. candi ini terletak di Dukuh Bener. Propinsi Jawa Tengah. Candi Ngawen a. . KecamatanPrambanan.

kecamatan Dukun. Kinnari. yaitu di desa Ngawen. Menurut Soekmono keberadaan candi Ngawen ini kemungkinan besar adalah bangunan suci yang tersebut dalam prasasti Karang Tengah pada tahun 824 M. Provinsi Jawa Tengah. kelurahan Sengi. Candi Asu adalah nama sebuah candi peninggalan budaya Hindu yang terletak di Desa Candi Pos. Beberapa relief pada sisi candi masih nampak cukup jelas. Sebuah patung Buddha dengan posisi duduk Ratnasambawa yang sudah tidak ada kepalanya nampak berada pada salah satu candi lainnya. 8. Candi Asu a. Nama candi tersebut . kecamatan Muntilan. candi ini dibangun oleh wangsa Sailendra pada abad ke-8 pada zamanKerajaan Mataram Kuno. Kelurahan Sengi. Kabupaten Magelang. Menurut perkiraan. Sejarahnya : Terletak di Desa Candi Pos. Candi ini terdiri dari 5 buah candi kecil. dan kala-makara.Candi Ngawen adalah candi Buddha yang berada kira-kira 5 km sebelum candi Mendut dari arah Yogyakarta. Kabupaten Magelang. yaitu Venuvana (Sanskerta: 'Hutan Bambu'). provinsi Jawa Tengah kira-kira 10 km di sebelah timur laut dari Candi Ngawen. kecamatan Dukun. di antaranya adalah ukiran Kinnara. Kabupaten Magelang. dua di antaranya mempunyai bentuk yang berbeda dengan dihiasi oleh patung singa pada keempat sudutnya.

Bangunan Tinggi kaki candi 2. Berdasarkan prasasti ini. lokasi : Candi ini terletak di lereng Gunung Merapi di dekat pertemuan Sungai Pabelan dan Sungai Telingsing.merupakan nama baru yang diberikan oleh masyarakat sekitarnya. yaitu pada tahun 732 M (654 tahun Saka).35 meter. tinggi tubuh candi 3. Prasasti ini memiliki banyak informasi berkait dengan Kerajaan Medang atau Mataram Hindu.5 meter. Kompleks tempat reruntuhan candi ini berada mempunyai ukuran 50 m × 50 m. candi ini didirikan pada saat pemerintahan raja Sanjaya dari zaman Kerajaan Mataram Kuno. kira-kira 10 km di sebelah timur laut dari Candi Ngawen. Selain prasasti. Candi ini merupakan candi tertua yang dapat dihubungkan dengan angka tahun. Tinggi bagian atap candi tidak diketahui karena telah runtuh dan sebagian besar batu hilang. yaitu Candi Pendem dan Candi Lumbung. b. di . Di dekatnya juga terdapat 2 buah candi Hindu lainnya. yaitu prasasti Sri Manggala I ( 874 M ) dan Sri Manggala II ( 874 M ). Di dekat Candi Asu telah diketemukan dua buah prasati batu berbentuk tugu (lingga). Disebut Candi Asu karena dahulu di dekat candi tersebut terdapat banyak anjing. Dibadan candi tidak terdapat banyak relief hanya ada beberapa bagian candi yang dihiasi dengan ornamen yang unik. Ditengah candi terdapat sumuran candi yang berukuran cukup dalam. Berdasarkan prasasti Canggal yang ditemukan pada tahun 1879 di reruntuhan. Bangunan candi sendiri terbuat dari jenis batuandesit setidaknya terdiri atas satu candi induk dan tiga candi perwara. Candi Gunung Wukir mungkin memiliki nama asli Shiwalingga atau Kunjarakunja. c.

Menurut perkiraan. Candi ini telah masuk ke wilayah Jawa Tengah. b. candi ini dibangun pada abad ke-9 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. Arsitektur Candi ini merupakan kumpulan dari satu candi utama (bertema bangunan candi Buddha) yang dikelilingi oleh 16 buah candi kecil yang keadaannya masih relatif cukup bagus. 10. Sejarahnya : Candi Lumbung adalah salah satu kompleks percandian Buddha yang berada di dalam kompleks Taman Wisata Candi Prambanan.kompleks candi ini juga ditemukan yoni. yaitu di sebelah candi Bubrah. dan arca lembu betina atau Nandi. yaitu di Kabupaten Klaten. 9. Candi Gunung Wukir . Candi lumbung : a.lingga (lambang dewa Siwa). Meskipun demikian.

yaitu pada tahun 732 M (654 tahun Saka).a. Arsitektur : kompleks tempat reruntuhan candi ini berada mempunyai ukuran 50 m × 50 m. Desa Kadiluwih. c. b. candi ini didirikan pada saat pemerintahan raja Sanjaya dari zaman Kerajaan Mataram Kuno.lingga (lambang dewa Siwa). Sejarahnya : Shiwalingga adalah candi Hindu yang berada di Dusun Canggal. Lokasi : Candi ini berada di atas Bukit Wukir. Candi Selagriya . dan arca lembu betina atau Nandi. Candi Gunung Wukir mungkin memiliki nama asli Shiwalingga atau Kunjarakunja. Candi ini merupakan candi tertua yang dapat dihubungkan dengan angka tahun. Prasasti ini memiliki banyak informasi berkait dengan Kerajaan Medang atau Mataram Hindu. Berdasarkan prasasti Canggal yang ditemukan pada tahun 1879 di reruntuhan. Berdasarkan prasasti ini. 11. Candi Gunung Wukir dapat dicapai dengan angkutan umum ke arah KecamatanNgluwar hingga desa Kadiluwih. Kabupaten Magelang. Selain prasasti. Lokasi ini berada di sebelah timur laut kota Muntilan. Kecamatan Salam. yang disambung dengan berjalan kaki ke atas bukit. yang oleh masyarakat sekitar disebut Gunung Wukir. di lereng barat Gunung Merapi. Bangunan candi sendiri terbuat dari jenis batuandesit setidaknya terdiri atas satu candi induk dan tiga candi perwara. Jawa Tengah. di kompleks candi ini juga ditemukan yoni.

Kabupaten Magelang. Sejarahnya : Candi Selagriya terletak di Dusun Campurejo. seorang guru SMP Negeri 12 di Kota Magelang. . Desa Kembang kuning. terletak Dusun Losari. Desa Salam. indonesia. Penemuan ini kemudian ditindaklanjuti pemerintah dengan ekskavasi arkeologis danrekonstruksi oleh melalui Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah dan Balai Arkeologi Yogyakarta. relung-relung candi masih terisi arca walaupun tanpa kepala. Jawa Tengah (lokasi). 12.a. desa kembang kuning . Sejaranya : Candi Losari adalah sebuah candi yang diduga dari agama Hindu. Kecamatan Windusari. candi Selagriya memiliki struktur lengkap bangunan suci. b. Di galian tersebut ternyata terdapat banyak batu candi. kabupaten magelang . Candi Losari ditemukan di tengah kebun salak ketika Badri. Badri. tubuh dan atap. Lokasi Candi selagriya terletak di dusun campurrejo. provinsi jawa tengah . Bahkan. pemiliknya. Candi Losari a.Kabupaten Magelang. Kecamatan Salam. kecamatan windusari . menggali parit pada tanggal 11 Mei 2004. Meski kecil. yakni bagian kaki. membawa pulang batu-batu tersebut dan menyusun lagi di halaman rumahnya.

Desa Gulon. Dari situs ini ditemukan bangunan candi yang masih utuh. Candi tersebut berukuran sekitar 3x3 meter. 13.b. bentuk. Provinsi Jawa Tengah. Jika musim hujan Candi ini tergenang air. terpendam di dalam lahar dari Gunung Merapi. . Kabupaten Magelang. KecamatanSalam. Provinsi Jawa Tengah. tidak jauh dari Candi Gunung Wukir tempat ditemukannya Prasasti Canggal. Indonesia. Lokasi : Lokasi candi ini berada di puncak Bukit Sari (Gunung Sari). Kabupaten Magelang. Candi Gunungsari dilihat dari ornamen. Sejarahnya : Candi Gunungsari atau Candi Gunung Sari adalah salah satu candi Hindu Siwa yang terletak di Desa Gulon. menghadap ke barat. Kecamatan Salam. Letak geografi Dari situs ini baru ditemukan satu bangunan candi yang masih utuh. Lokasi candi ini berdekatan dengan Candi Gunung Wukir tempat ditemukannya Prasasti Canggal. Candi tersebut berukuran sekitar 3x3 meter. Indonesia. dan arsitekturnya kemungkinan lebih tua daripada Candi Gunung WukiCandi Gunungsari atau Candi Gunung Sari adalah candi Hindu Siwa yang terletak di Dusun Gunungsari. menghadap ke barat. Candi Gunung Sari a. terpendam di dalam lahar dari Gunung Merapi. b.dan berada di kedalaman 4 meteran dibawah tanah.

Pastinya. bangunan suci ini dibangun untuk memuliakan dewa Siwa. Hal ini menandai bahwa kerajaan Medang beralih fokus dukungan keagamaanya.14. Dalam prasasti ini disebutkan bahwa saat pembangunan candi Siwagrha tengah berlangsung. hal ini terkait teori wangsa kembar berbeda keyakinan yang saling bersaing. dengan dibangunnya candi ini menandai bahwa Hinduisme aliran Saiwa kembali mendapat dukungan keluarga kerajaan. dilakukan juga pekerjaan umum . setelah sebelumnya wangsa Sailendra cenderung lebih mendukung Buddha aliran Mahayana. dari Buddha Mahayana ke pemujaan terhadap Siwa. Sejarahnya : Prambanan adalah candi Hindu terbesar dan termegah yang pernah dibangun di Jawa kuno. pembangunan candi Hindu kerajaan ini dimulai oleh Rakai Pikatan sebagai tandingan candi Buddha Borobudur dan jugacandi Sewu yang terletak tak jauh dari Prambanan. Berdasarkan prasasti Siwagrha berangka tahun 856 M. Candi Prambanan a. Bangunan ini pertama kali dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan dan secara berkelanjutan disempurnakan dan diperluas oleh Raja Lokapala dan raja Balitung Maha Sambu. Beberapa sejarawan lama menduga bahwa pembangunan candi agung Hindu ini untuk menandai kembali berkuasanya keluarga Sanjaya atas Jawa. yaitu wangsa Sanjaya penganut Hindu dan wangsa Sailendra penganut Buddha. dan nama asli bangunan ini dalam bahasa Sanskerta adalahSiwagrha (Sanskerta:Shiva-grha yang berarti: 'Rumah Siwa') atau Siwalaya(Sanskerta:Shiva-laya yang berarti: 'Ranah Siwa' atau 'Alam Siwa').

Sungai yang dimaksud adalah sungai Opak yang mengalir dari utara ke selatan sepanjang sisi barat kompleks candi Prambanan. Sementara pusat kerajaan atau keraton kerajaan Mataram diduga terletak di suatu tempat di dekat Prambanan di Dataran Kewu.perubahan tata air untuk memindahkan aliran sungai di dekat candi ini. Beberapa arkeolog berpendapat bahwa arca Siwa di garbhagriha (ruang utama) dalam candi Siwa sebagai candi utama merupakan arca perwujudan raja Balitung. . diduga merupakan perubahan nama dialek bahasa Jawa dari "Para Brahman". Karena kemegahan candi ini. seperti raja Daksa dan Tulodong. Bekas aliran sungai asli kemudian ditimbun untuk memberikan lahan yang lebih luas bagi pembangunan deretan candi perwara (candi pengawal atau candi pendamping). berasal dari nama desa tempat candi ini berdiri. yang mungkin merujuk kepada masa jaya candi ini yang dahulu dipenuhi oleh para brahmana. tempat digelarnya berbagai upacara penting kerajaan. candi Prambanan berfungsi sebagai candi agung Kerajaan Mataram. sejarawan menduga bahwa ratusan pendeta brahmana dan murid-muridnya berkumpul dan menghuni pelataran luar candi ini untuk mempelajari kitab Weda dan melaksanakan berbagai ritual dan upacara Hindu. Kompleks bangunan ini secara berkala terus disempurnakan oleh raja-raja Medang Mataram berikutnya. dan diperluas dengan membangun ratusan candi-candi tambahan di sekitar candi utama. dan dianggap terlalu dekat dengan candi sehingga erosi sungai dapat membahayakan konstruksi candi. Sejarawan menduga bahwa aslinya aliran sungai ini berbelok melengkung ke arah timur. Pada masa puncak kejayaannya. Nama Prambanan. sebagai arca pedharmaan anumerta beliau. Proyek tata air ini dilakukan dengan membuat sodetan sungai baru yang memotong lengkung sungai dengan poros utara-selatan sepanjang dinding barat di luar kompleks candi.

b. 40 kilometer barat Surakartadan 120 kilometer selatan Semarang. di masa kerajaan Medang Mataram. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna 'Rumah Siwa'). candi ini mulai dibangun pada sekitar tahun 850 masehi oleh Rakai Pikatan. Candi ini adalah termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO. Untuk kegunaan lain dari Prambanan. dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan. Candi Prambanan atau Candi Rara kompleks candi Hindu terbesar abad ke-9 masehi. Candi Rara Jonggrang terletak di desa Prambanan yang wilayahnya dibagi antara kabupaten Sleman dan Klaten. lihat Prambanan Jonggrang adalah dibangun pada (disambiguasi).Wishnu sebagai dewa pemelihara. Candi ini di Indonesia yang dipersembahkan untuk Trimurti. kurang lebih 20 kilometer timur Yogyakarta. candi Hindu terbesar di indonesia. tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta.Prambanan beralih ke halaman ini. sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Sebagai salah satu candi termegah di Asia Tenggara. . Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil. Menurut prasasti Siwagrha. candi Prambanan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan dari seluruh dunia. Lokasi Candi ini terletak di desa Prambanan. dan terus dikembangkan dan diperluas oleh Balitung Maha Sambu. dan Siwa sebagai dewa pemusnah. persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. pulau Jawa.

. Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah. Candi Plaosan a. serta candi-candi perwara (pendamping/kecil) yang berbentuk stupamenandakan bahwa candi-candi tersebut adalah candi Buddha. Kompleks ini dibangun pada abad ke-9 oleh Raja Rakai Pikatan dan Sri Kahulunan pada zaman Kerajaan Medang. Kompleks Candi Plaosan Lor memiliki dua candi utama. b.15. juga parit buatan. Kompleks Candi Plaosan terdiri atas Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Adanya kemuncak stupa. dan candi yang terletak di sebelah kanan (selatan) dinamakan Candi Induk Selatan dengan relief menggambarkan tokoh-tokoh laki-laki. arca Buddha. Desa Bugisan. Kedua candi induk ini dikelilingi oleh 116 stupa perwara serta 50 buah candi perwara. Indonesia. Kecamatan Prambanan. Di bagian utara kompleks terdapat masih selasar terbuka dengan beberapa arca buddhis. atau juga dikenal dengan nama Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini terletak kira-kira satu kilometer ke arah timur-laut dari Candi Sewu atauCandi Prambanan. Candi yang terletak di sebelah kiri (di sebelah utara) dinamakan Candi Induk Utara dengan relief yang menggambarkan tokoh-tokoh wanita. Sejarahnya : Candi Plaosan adalah sebutan untuk kompleks percandian yang terletak di Dukuh Plaosan.

candi Sojiwan kurang lebih dibangun antara tahun 842 dan 850 Masehi. Berbeda dari Candi Plaosan Lor. Candi Plaosan Kidul belum diketahui memiliki candi induk. menemukan kembali sisa-sisa tembok yang mengelilingi candi ini. Sejarahnya : Candi Sojiwan adalah sebuah candi Buddhis yang terletak di desa Kebon Dalem Kidul. Candi ini dibangun kurang lebih pada saat yang sama dengan candi Plaosan. . Candi Sowijan a. seorang anak buah Raffles. Candi Induk Selatan dipugar pada tahun 1990an oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Tengah. Pada kompleks ini terdapat beberapa perwara berbentuk candi dan stupa. Walaupun candi ini adalah candi Buddha. kecamatan Prambanan. tetapi gaya arsitekturnya merupakan perpaduan antara agama Buddha dan Hindu. 16. Ia yang sedang meneliti peninggalan-peninggalan kuno di sekitar daerah Prambanan. Sementara itu. Candi Induk Selatan Plaosan Lor dipugar pada tahun 1962 oleh Dinas Purbakala. Candi Sojiwan untuk pertama kalinya ditemukan oleh para penjelajah Barat pada tahun 1813 oleh Kolonel Colin Mackenzie. Menurut beberapa prasasti yang sekarang disimpan di Museum Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Jawa Tengah. kabupaten Klaten.Pada masing-masing candi induk terdapat 6 patung/arca Dhyani Boddhisatwa. Sebagian di antara candi perwara telah dipugar.

Sejarahnya : candi Sewu adalah candi Buddha yang dibangun pada abad ke-8 yang berjarak hanya delapan ratus meter di sebelah utaraCandi Prambanan. nama asli bangunan ini adalah ―Manjus‘ri grha‖ (Rumah Manjusri). Kecamatan Prambanan. diperluas. Propinsi Jawa Tengah. Manjusri adalah salah satu Boddhisatwa dalam ajaran buddha. Secara administratif. Candi Sewu a. Desa Bugisan. Candi Sewu berusia lebih tua daripada Candi Prambanan. Penamaan ini berdasarkan kisah legenda Loro Jonggrang. dan rampung pada masa pemerintahan Rakai Pikatan. Berdasarkan prasasti yang berangka tahun 792 dan ditemukan pada tahun 1960. Candi Sewu merupakan kompleks candi Buddha terbesar kedua setelah Candi Borobudur di Jawa Tengah. Kabupaten Klaten. seorang pangeran dari dinasti Sanjaya yang menikahi Pramodhawardhani dari dinasti Sailendra. oleh masyarakat setempat candi ini dinamakan "Sewu" yang berarti seribu dalam bahasa Jawa. . Rakai Panangkaran (746 – 784) adalah raja yang termahsyur darikerajaan Mataram Kuno. Kompleks candi ini mungkin dipugar. Meskipun aslinya terdapat 249 candi. kompleks Candi Sewu terletak di Dukuh Bener.17. Candi Sewu diperkirakan dibangun pada abad ke-8 masehi pada akhir masa pemerintahan Rakai Panangkaran.

candi Sewu diduga merupakan Candi Buddha Kerajaan. retakan dan rekahan antar sambungan batu terlihat. dengan bentang ukuran lahan 185 meter utara-selatan dan 165 meter timur-barat. . Kerusakan struktur bangunan sangat nyata dan candi utama menderita kerusakan paling parah. Meskipun situs dibuka kembali untuk pengunjung beberapa pekan kemudian setelah gempa pada tahun 2006. di sekitar perbatasan Yogyakartadengan Kabupaten Klaten. tetapi mencermati susunan bangunannya. Adanya candi Sewu yang bercorak buddha berdampingan dengan candi Prambanan yang bercorak hindu menunjukkan bahwa sejak zaman dahulu di Jawa umat Hindu dan Buddha hidup secara harmonis dan adanya toleransi beragama. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan ini merupakan kawasan penting artinya dalam sektor keagamaan. kerangka besi dipasang di keempat sudut bangunan untuk menunjang dan menahan tubuh candi utama.Setelah dinasti Sanjaya berkuasa rakyatnya tetap menganut agama sebelumnya. sekaligus pusat kegiatan agama buddha yang penting di masa lalu. Jawa Tengah. b. Di lembah ini tersebar candi-candi dan situs purbakala yang berjarak hanya beberapa ratus meter satu sama lain. seluruh bagian candi utama tetap ditutup dan tidak boleh dimasuki demi alasan keamanan. dan kehidupan urban masyarakat Jawa kuna. Candi ini rusak parah akibat gempa pada bulan Mei 2006 di Yogyakarta dan Jawa Tengah bagian selatan. Pintu masuk kompleks dapat ditemukan di keempat penjuru mata angin. Karena keagungan dan luasnya kompleks candi ini. Candi ini terletak di lembah Prambanan yang membentang dari lereng selatan gunung Merapi di utara hingga pegunungan Sewu di selatan. Komplek candi Kompleks candi Sewu adalah kumpulan candi Buddha terbesar di kawasan sekitar Prambanan. Untuk mencegah keruntuhan bangunan. politik. Pecahan bebatuan berserakan di atas tanah.

diketahui pintu utama terletak di sisi timur. Dua barisan terluar. Tiap pintu masuk dikawal oleh sepasang arcaDwarapala. baris pertama terdiri atas 28 candi. candicandi ini ukurannya kedua terbesar setelah candi utama. Dari keempat baris candi perwara ini.perwujudan alam semesta dalam kosmologi Buddha Mahayana. Aslinya di setiap penjuru mata angin terdapat masing-masing sepasang candi penjuru yang saling berhadapan. tetapi kini hanya candi penjuru kembar timur dan satu candi penjuru utara yang masih utuh. pada bentangan poros tengah. sedangkan baris kedua dan ketiga memiliki rancang bentuk yang lebih tinggi dengan gawang pintu yang berbeda. yaitu pada bagian penampang gawang pintunya. Banyak patung dan ornamen yang telah hilang dan susunannya . Aslinya terdapat 249 bangunan candi di kompleks ini yang disusun membentuk mandala. dan replikanya dapat ditemukan di Keraton Yogyakarta. sedangkan sebagian besar lainnya masih berupa batu-batu berserakan. antara baris ke-2 dan ke-3 candi Perwara (pengawal) kecil terdapat 8 Candi Penjuru atau disebut juga Candi Perwara Utama. dan baris kedua terdiri atas 44 candi yang tersusun dengan interval jarak tertentu. sedangkan baris keempat yang terluar terdiri atas 88 candi-candi kecil yang disusun berdekatan. Selain satu candi utama yang terbesar. utara-selatan dan timur-barat. Arca raksasa penjaga berukuran tinggi sekitar 2 meter ini dalam kondisi yang cukup baik. Beberapa candi perwara ini telah dipugar dan berdiri. Dilihat dari bagian terdalam (tengah). pada jarak 200 meter satu sama lain. baris ketiga terdiri dari 80 candi. Candi perwara (pengawal) yang berukuran lebih kecil aslinya terdiri atas 240 buah dengan disain yang hampir serupa dan tersusun atas empat barisan yang konsentris. baris keempat (terluar) memiliki rancang bentuk yang serupa dengan baris pertama (terdalam).

Candi Sukuh adalah sebuah kompleks candi agama Hindu yang terletak di `Kabupaten Karanganyar.82 raksasa m (6 ft) tinggi lingga (phallus) dengan empat bola. yang mewakili sayatan penis. Candi Sukuh memiliki relief tematik khas dari candi lain di mana kehidupan sebelum kelahiran dan pendidikan seksual adalah tema utamanya. 18. Sebuah 1. adalah salah satu patung yang telah dipindahkan ke Museum Nasional Indonesia. eks Karesidenan Surakarta.telah berubah. Di balik barisan ke-4 candi kecil terdapat pelataran beralas batu dan ditengahnya berdiri candi utama. Sejarahnya : Sukuh adalah abad ke-15 Jawa-candi Hindu (candi) yang terletak di lereng barat Gunung Lawu (elev. Candi-candi yang lebih kecil ini mengelilingi candi utama yang paling besar tapi beberapa bagiannya sudah tidak utuh lagi. Monumen utamanya adalah struktur piramida sederhana dengan relief dan patung-patung di depannya. 910 m (3000 ft)) di perbatasan antara Tengah dan Jawa Timur. Arca-arca buddha yang dulu mengisi candi-candi ini mengkin serupa dengan arca buddha di Borobudur. Jawa Tengah. termasuk tiga kura-kura dengan kerang diratakan dan sosok laki-laki menggenggam penisnya. Candi Sukuh a. Candi .

Pendiri Candi Sukuh berpikir bahwa lereng Gunung Lawu adalah tempat suci untuk menyembah leluhur dan roh alam dan untuk ketaatan terhadap kultus kesuburan. Pada tahun 1815.ini dikategorikan sebagai candi Hindu karena ditemukannya obyek pujaan lingga dan yoni. Candi ini digolongkan kontroversial karena bentuknya yang kurang lazim dan karena banyaknya obyek-obyek lingga dan yoni yang melambangkan seksualitas. agama Jawa dan seni telah menyimpang dari ajaran India yang telah begitu berpengaruh pada gaya candi selama 8-10 abad.293-1. Monumen yang dibangun sekitar 1437. penguasa Jawa pada 1811-1816. Sir Thomas Raffles. Ini adalah daerah yang signifikan terakhir dari bangunan candi di Jawa sebelum pengadilan pulau itu yang masuk Islam pada abad ke-16. mengunjungi kuil dan menemukan itu dalam kondisi buruk Dalam rekeningnya. b. berdasarkan relief yang menampilkan perseteruan antara dua rumah aristokrat. Ini vandalisme budaya tradisional (terutama di mana seksualitas tidak ditekan. seperti patung-patung) yang mungkin efek dari . yang kemudian direkatkan. . Raffles juga menemukan patung lingga raksasa dipecah menjadi dua bagian. Sulit bagi sejarawan untuk menafsirkan makna ini antik karena kekhasan kuil dan kurangnya catatan upacara Jawa dan kepercayaan zaman. Latar belakang Sukuh merupakan salah satu dari beberapa candi yang dibangun di lereng barat laut Gunung Lawu di abad ke-15. seperti yang tertulis sebagai tanggal chronogram di Barat gerbang. Beberapa arkeolog percaya bahwa pendiri telah dilemparkan jatuhnya Majapahit. yang berarti bahwa wilayah ini di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit selama akhir nya (1. melambangkan dua konflik internal di kerajaan. banyak patung telah dilemparkan ke bawah di tanah dan sebagian besar dari angka-angka telah dipenggal. Pada saat ini.500).

Desa Gumeng. Candi Ceto a. pada ketinggian 1400m di atas permukaan laut. Laporan ilmiah pertama mengenainya dibuat oleh Van de Vlies pada 1842. berdasarkan pola identik ditemukan di semua invasi Islam dan monoteistik lainnya pada umumnya. Strukturnya yang berteras-teras membuat munculnya dugaan akan kebangkitan kembali kultur asli ("punden . Bangunan Ketika ditemukan keadaan candi ini merupakan reruntuhan batu pada empat belas dataran bertingkat.J. 19. A. komplek candi digunakan oleh penduduk setempat yang beragama Hindu sebagai tempat pemujaan dan populer sebagai tempat pertapaan bagi kalangan penganut agama asli Jawa/Kejawen. Kabupaten Karanganyar. Bernet Kempers juga melakukan penelitian mengenainya. candi ini memiliki usia yang tidak jauh dengan Candi Sukuh. meskipun pada saat ini tinggal 13 teras. Berdasarkan keadaannya ketika reruntuhannya mulai diteliti. Sampai saat ini. Lokasi candi berada di Dusun Ceto. b. Ekskavasi (penggalian) untuk kepentingan rekonstruksi dilakukan pertama kali pada tahun 1928 oleh Dinas Purbakala Hindia Belanda. dan pemugaran dilakukan pada sembilan teras saja. Sejarahnya : Candi Cetho (ejaan bahasa jawa: cethå) merupakan sebuah candi bercorak agama Hindu peninggalan masa akhir pemerintahan Majapahit (abad ke15).invasi Islam Jawa pada abad ke-16.Kecamatan Jenawi. memanjang dari barat (paling rendah) ke timur.

pada akhir 1970-an mengubah banyak struktur asli candi. Pada keadaannya yang sekarang. katak. Terdapat penggambaran hewan-hewan lain. Pemugaran yang dilakukan oleh Humardani. sumbangan dari Kabupaten Gianyar. Pada aras ketiga terdapat sebuah tataan batu mendatar di permukaan tanah yang menggambarkan kura-kura raksasa. Candi Cetho terdiri dari sembilan tingkatan berundak. dan simbol phallus (penis. Aras kedua masih berupa halaman dan di sini terdapat petilasan Ki Ageng Krincingwesi. meskipun konsep punden berundak tetap dipertahankan. Sebelum gapura besar berbentuk candi bentar. Aras pertama setelah gapura masuk merupakan halaman candi. Kura-kura adalah lambang penciptaan alam semesta sedangkan penis merupakan simbol penciptaan manusia. Simbol- . Pemugaran ini banyak dikritik oleh pakar arkeologi. pada bagian timur kompleks candi. asisten pribadi Suharto. bangunan-bangunan dari kayu tempat pertapaan. Rina Iriani. dengan alasan untuk menyemarakkan gairah keberagamaan di sekitar candi. Selanjutnya. Bupati Karanganyar. dan ketam. nayagenggongm brawijaya V serta phallus dan bagunan kubus pada bagian puncak punden. yang disintesis dengan agama Hindu. seperti mimi. mengingat bahwa pemugaran situs purbakala tidak dapat dilakukan tanpa studi yang mendalam. surya Majapahit (diduga sebagai lambang Majapahit). alat kelamin laki-laki) sepanjang 2 meter dilengkapi dengan hiasan tindik (piercing) bertipe ampallang. leluhur masyarakat Dusun Cetho. patung-patung sabdapalon. menempatkan arca DewiSaraswati. pengunjung mendapati dua pasang arca penjaga. Dugaan ini diperkuat dengan bentuk tubuh pada relief seperti wayang kulit. yang mirip dengan penggambaran di Candi Sukuh.berundak") pada masa itu. Bangunan baru hasil pemugaran adalah gapura megah di muka.

ditemukan lagi sebuah kompleks bangunan candi yang oleh masyarakat sekitar disebut sebagai Candi Kethek ("Candi Kera"). Di dekat bangunan candi. atau 1451 era modern.simbol hewan yang ada. Pada aras ketujuh dapat ditemui dua arca di sisi utara dan selatan. Di sini terdapat bangunan batu berbentuk kubus. Dua aras berikutnya memuat bangunan-bangunan pendapa yang mengapit jalan masuk candi. Sampai saat ini pendapa-pendapa tersebut digunakan sebagai tempat pelangsungan upacara-upacara keagamaan. Pemujaan terhadap arca phallus melambangkan ungkapan syukur dan pengharapan atas kesuburan yang melimpah atas bumi setempat. Aras terakhir (kesembilan) adalah aras tertinggi sebagai tempat pemanjatan doa. dua tokoh setengah mitos (banyak yang menganggap sebetulnya keduanya adalah satu orang) yang diyakini sebagai abdi dan penasehat spiritual Sang Prabu Brawijaya V. dengan menuruni lereng yang terjal. Kisah ini masih populer di kalangan masyarakat Jawa sebagai dasar upacara ruwatan. Di sebelah atas bangunan Candi Cetho terdapat sebuah bangunan yang pada masa lalu digunakan sebagai tempat membersihkan diri sebelum melaksanakan upacara ritual peribadahan (patirtan). Pada aras kedelapan terdapat arca phallus (disebut "kuntobimo") di sisi utara dan arca Sang Prabu Brawijaya V dalam wujud mahadewa. . dapat dibaca sebagai suryasengkala berangka tahun 1373 Saka. seperti yang terdapat pula di Candi Sukuh. Di sisi utara merupakan arca Sabdapalon dan di selatan Nayagenggong. Pada aras selanjutnya dapat ditemui jajaran batu pada dua dataran bersebelahan yang memuat relief cuplikan kisah Sudhamala.

Saya tidak menemukan arca di sini. b. Candi Kethek a. terdapat sebuah altar untuk berdoa. berbeda dengan Candi Ceto yang sudah dibangun dengan batu-batu yang baru. ada jalan setapak yang sering dilewati mereka yang ingin mendaki Gunung Lawu. ikuti jalan kecil yang telah tadi saya tunjukkan. Saya menemani teman saya Ari Susena yang pergi ke lokasi tempat dia KKN dulu sekalian bersembahyang di candi-candi sini. Sejarahnya : Candi Kethek dan Puri Dewi Saraswati masih berlokasi di kompleks Candi Ceto. Oh ya. Candi ini tampak masih sangat alami. Mayoritas penduduk desa Ceto beragama Hindu. Untuk menuju kedua tempat ini. Anda akan menyeberangi sebuah sungai yang tidak terlalu deras aliran airnya. Tenang saja.20. Oleh karenanya. dinamai Candi Kethek karena konon pernah ditemukan arca Hanoman. kemudian carilah plang tanda menuju ke Candi Kethek. Namun jika pintu kecil ini dikunci. Candi ini juga terdiri dari 7 lapisan teras. maka bisa lewat pintu samping di luar kompleks candi. wilayah desa Ceto disulap hampir menyerupai kondisi pura- . Untuk menuju ke sana. Suata saat. Letak Candi Kethek terletak di sebelah timur laut Candi Ceto. saya bisa melalui pintu kecil di salah satu teras Candi Ceto yang ada pendoponya. Di sisi candi. justru pohon-pohonan yang tumbuh lebat berada pada beberapa lapisan teras. Pada teras teratas. plang sudah dipasang oleh tim KKN-PPM UGM 2010 (dan 2011).

Indonesia Candi Arjuna adalah Tinggi sebuah bangunan candi Hindu yang terletak di Dataran Dieng. Candi Srikandi. Candi Puntadewa. saya bisa memandangi keajaiban pemandangan alam yang luar biasa. Jawa Tengah. Candi Kethek terletak di sebelah timur laut Candi Ceto dan menempati lahan milik Perum Perhutani. Dieng. Candi Arjuna terletak paling utara dari deretan percandian di kompleks tersebut. Kabupaten Banjarnegara. Candi Arjuna merupakan salah satu bangunan candi di Kompleks Percandian Arjuna. Di kompleks ini juga terdapat Candi Semar. Sementara itu. Kabupaten Banjarnegara. pengunjung harus berjalan kaki melewati jalan setapak selama kurang lebih 15 menit. 21. Sejarahnya : Candi Arjuna adalah sebuah kompleks candi Hindu peninggalan dari abad ke-7-8 yang terletak di Dataran Tinggi Dieng. Kedua bangunan candi ini saling berhadapan. Untuk mencapai tempat ini. dan Candi Sembadra.pura di Bali sana. Jawa Tengah. Selain hawanya sejuk. Kethek dalam bahasa Jawa berarti kera. Candi Arjuna a. Candi ini dinamakan demikian karena penduduk setempat mempercayai bagian atas dari candi ini menyerupai Hanoman. Candi Semar adalah candi perwara atau pelengkap dari Candi Arjuna. tokoh pewayangan berwujud kera putih. Indonesia. .

Tidak ada informasi tertulis telah ditemukan sampai saat ini mengenai sejarah Candi Dieng. Pada pintu masuk dan relung-relungnya dihiasi kala makara. meskipun cendekiawan menganggap bahwa candi ini dibangun oleh raja-raja dari dinasti Sanjaya. Candi Puntadewa a. masyarakat memberikan nama tokoh pewayangan Mahabarata sebagai nama candi b. 22. Sekitarnya adalah 2000 meter di atas permukaan laut. Sejarahnya : Pembangunan Candi Dieng adalah sekelompok candi yang terletak di Dataran Tinggi Dieng di Wonosobo. Tahap .Seperti umumnya candi-candi di Dieng. Arsitektur Candi Arjuna berukuran 6 x 6 m dan menghadap ke arah barat. ditemukan di kawasan Dieng. Sebuah prasasti berangka tahun 808 AD. dan menjadi candi tertua di Jawa. Kelompok candi Siwa diperkirakan akan dibangun di akhir abad ke-8 sampai awal abad ke-9. yang merupakan prasasti tertua bertuliskan huruf Jawa kuno. Jawa Tengah. Sebuah Arca Syiwa yang ditemukan di daerah tersebut kini disimpan di Museum Nasional di Jakarta. Pembangunan Candi Dieng diperkirakan dibangun dalam dua tahap. Atap candi berjenjang dengan menara-menara kecil di setiap sudut. Ditemukannya prasasti berangka tahun 731 Caka (809 M) di dekat Candi Arjuna dapat menjadi petunjuk pembangunan candi sekitar awal abad IXM. memperluas sekitar 1900 meter panjang dan 800 meter lebar dari utara ke selatan.

Pada tahun 1956. sedangkan candi individu Bima. Candi ini cukup unik dibanding dengan candi- .8 x 0. yang berlangsung sampai sekitar 780 AD b. 23. Gatutkaca. yang terdiri pembangunan Arjuna. Pintu masuk berada di sisi timur. Ketiga senyawa tersebut Arjuna. Van Kinsbergen diselenggarakan upaya untuk mengeringkan danau di mana senyawa candi terletak. Semar.8 km. Tahap kedua adalah melanjutkan yang pertama. Situs keseluruhan kelompok Candi Dieng menempati area seluas 1. Kuil dalam kelompok ini dikategorikan dalam tiga senyawa dan satu candi yang berdiri sendiri dinamai karakter (wayang) dari Mahabharata. Candi Bima terletak paling selatan di kompleks Percandian Dieng. Srikandi dan Candi Gatutkaca. Letak Dieng Candi ditemukan kembali pada tahun 1814.pertama berlangsung antara akhir abad ke-7 dan kuartal pertama dari abad ke-8. dan Dwarawati. sementara Van Kinsbergen mendokumentasikan kuil dan mengambil foto mereka. ketika seorang tentara Inggris sedang berlibur ke Dieng dan melihat sekelompok candi terendam air danau. Candi Bima a. Sejarahnya : Candi Bima adalah salah satu peninggalan purbakala di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Pemerintah Belanda terus bekerja pada tahun 1864.

baik di Dieng maupun di Indonesia pada umumnya. Propinsi Jawa Tengah.candi lain. Bagian atapnya mirip dengan shikara dan berbentuk seperti mangkuk yang ditangkupkan. Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara. Nama Gatotkaca sendiri diberikan oleh penduduk dengan mengambil nama tokoh wayang dari cerita Mahabarata . candi ini terletak paling selatan di kompleks Percandian Dieng. Candi ini terletak di sebelah barat kompleks Candi Arjuna. karena kemiripan arsitekturnya dengan beberapa candi di India. Jawa Tengah. 24. Pada bagian atap terdapat relung dengan relief kepala yang disebut dengan kudu. b. Dahulu. di tepi jalan ke arah Candi Bhima. di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Candi Gatot Kaca a. Candi Gatotkaca merupakan bagian dari kompleks yang terdiri atas enam bangunan candi. Candi ini cukup unik dibanding dengan candi-candi lain. Pintu masuk berada di sisi timur. karena kemiripan arsitekturnya dengan beberapa candi di India. Terletak Berada di Desa Ding Kulon. baik di Dieng maupun di Indonesia pada umumnya. Sejarahnya : Candi Gatotkaca adalah candi Hindu yang berada di Dataran Tinggi Dieng. Pada bagian atap terdapat relung dengan relief kepala yang disebut dengan kudu. di seberang Museum Dieng Kailasa.

Candi Setyaki juga telah dipugar. Sejarahnya : Dieng adalah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah. yaitu Candi Gatutkaca. Pada ketiga sisi dinding yang lain terdapat relung berhiaskalamakara. dan Candi Gareng. . Candi Setyaki.b.000m di atas permukaan laut. Arsitektur Dahulu terdapat beberapa bangunan candi yang membentuk Kelompok Gatutkaca. Dieng adalah kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kawah. Suhu berkisar 15—20 °C di siang hari dan 10 °C di malam hari. Candi Nakula. yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Candi Sadewa. suhu udara dapat mencapai 0 °C di pagi hari dan memunculkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas ("embun racun") karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian. Candi Gatotkaca berdenah bujursangkar dengan pintu berada pada dinding sisi barat. Saat ini. Candi Dieng a. 25. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus). Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Candi Petruk. selain Candi Gatutkaca. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.

Telaga Pengilon 5. Gunung Prahu (2. Gunung Sikunir (2. b. berpotensi gas beracun 8. berpotensi gas beracun 5.395 m) 3. Telaga Nila . Sikidang 6. Berikut adalah kawah-kawah aktif yang dipantau: 1. Kecamatan Wetan"). Kabupaten Wonosobo. berpotensi gas beracun c. Sikendang.263 m). Candradimuka 2. dekat desa wisata Sembungan 3. Sileri 7. Telaga Merdada 4. Kawah-kawah di dieng Kawah aktif di Dieng merupakan kepundan bagi aktivitas vulkanik di bawah dataran tinggi. tempat wisata. Siglagah 4.Secara administrasi. Gunung Pakuwaja (2. dekat Sembungan  Danau 1.Kecamatan Batur. Telaga Dringo 6. obyek wisata dengan tempat persemadian di dekatnya 2. Kabupaten Banjarnegara dan Dieng ("Dieng Kejajar. Telaga Warna. Timbang.565 m) 2. Dieng merupakan wilayah Desa Dieng Kulon. Danau dan puncak di dieng  Puncak 1. Wilayah ini merupakan salah satu wilayah paling terpencil di Jawa Tengah. Sibanteng 3. Sinila. Pos Pemantauan Pengamatan aktivitas Dieng di dilakukan Kecamatan oleh PVMBG melalui Karangtengah. Telaga Cebong.

Hal ini terbukti dengan adanya adanya hiasan antefiks dan relief Hapsara-hapsari yang menggambarkan makhluk setengah dewa. Ngadirejo. Pola yang terlihat adalah adanya candi induk yang dihadap oleh candi perwara. Candi ini merupakan replika Mahameru. Candi Pringapus a. di sekitar candi terdapat banyak batu bagian dari bangunan-bangunan lain di kompleks candi ini.26. Temanggung 22 Km arah barat laut ibu kota kabupaten Temanggung. nama sebuah gunung tempat tinggal para dewata. Sejarahnya : Candi Pringapus adalah candi di desa Pringapus. yang di dalamnya terdapat arcanandi. Candi Pringapus bersifat Hindu sekte Siwaistis. Candi Candi Pringapus dibangun pada tahun tahun 772 C atau 850 Masehi menurut prasasti yang ditemukan di sekitar candi ketika diadakan restorasi pada tahun 1932. Sementara itu. Dalam hal Candi Pringapus ini. candi yang telah direkonstruksi (menghadap ke timur) adalah candi perwara. Hal ini terlihat dari adanya arca-arca bersifat Hindu yang erat kaitannya dengan Dewa Siwa. Arca-arca berartistik Hindu yang erat kaitanya dengan Dewa Siwa menandakan bahwa Candi Pringapus bersifat Hindu Sekte Siwaistis. Candi Pringapus merupakan candi yang menggunakan tataletak Jawa Tengah. Durga merupakan salah satu perwujudan Uma sebagai dewi cantik dengan . Pada bagian lain terdapat arca Durga Mahesasuramardhini.

suasana asri jauh dari keramaian juga view pemandanagan dari bernagai sudut nampak . jarang sekali pemandu wisata yang merekomendasikan kepada wisatawan untuk berkunjung ke Candi ini.berbagai macam senjata anugerah dewa. turis domestik dan juga mancanegara seperti Amerika. Uma menurut legenda berhasil mengalahkan raksasa sakti berwujud kerbau yang mengganggu para Brahmana. Di kompleks ini juga terdapat yoni yaitu salah satu perwujudan Uma (istri Siwa) yang berfungsi sebagai alas arca Siwa atau perwujudannya (biasanya berupa lingga). Persatuan lingga dan yoni merupakan simbol penciptaan alam semesta sekaligus simbol kesuburan. Sebagai Durga. Sejarahnya : Keberadaan Candi Dwarawati di Dataran Tinggi Dieng jarang sekelai diketahui oleh wisatawan. Candi Dwarawati menyimpan eksotik alam luar biasa. candi ini banyak dikunjungi anak sekolah. Candi Dwarawati a. Pada libur. hal lain yang menarik dari Candi Pringapus adalah hiasa Kala berdagu seperti umumnya Kala tipe Jawa Timur. dan Belgia. selain letaknya yang berada di ujung timur dan jauh dari poros wisata Dieng. Belanda. Sebagai saksi kebesaran sejarah masa silam. 27.

yaitu Candi Dwarawati. yaitu Candi Dwarawati. Di keempat sisi atap terdapat relung tempat meletakkan arca. Tangga dan pintu masuk. Saat ini. Bahkan secara umum pemandangan disekitar candi Dwarawati tak kalah menarik dengan komplek Candi Arjuna. dan Candi Margasari. Puncak atap sudah tak tersisa lagi sehingga tidak diketahui bentuk aslinya. yaitu berdenah dasar segi empat dengan penampil di keempat sisinya. Tubuh candi berdiri di atas batur setinggi sekitar 50 cm. Akan tetapi. Candi Abiyasa. Sepintas candi ini juga terlihat seperti bangunan bertingkat. Pada pertengahan dinding tubuh candi di sisi utara. Di halaman depan candi terdapat susunan batu yang mirip sebuah lingga dan yoni. Ambang relung dihiasi pahatan bermotif bunga yang sederhana. Kelompok Dwarawati terdiri atas 4 candi. yang terletak di sisi barat. Ketiga relung pada dinding tubuh candi tersebut saat ini dalam keadaan kosong tanpa arca. saat ini dalam keadaan polos tanpa pahatan. Candi Pandu. Bagian atas relung melengkung dan meruncing pada puncaknya. karena bentuk atapnya dibuat sama dengan bentuk tubuh candi. Demikian juga sisi atas dinding bilik penampil. timur dan selatan terdapat semacam bilik penampil yang menjorok keluar membentuk relung tempat meletakkan arca. . saat ini yang berada dalam kondisi relatif utuh hanya satu candi. Bentuk Candi Dwarawati mirip dengan Candi Bima. relung-relung tersebut juga dalam keadaan kosong.begitu mempesona. Candi Dwarawati.

28. Puncak atap sudah hancur. Di pertengahan sisi selatan. Candi sembadra a. dilengkapi dengan bilik penampil. timur dan utara terdapat bagian yang menjorok keluar. Candi Srikandi . sehingga tidak terlihat lagi bentuk aslinya. Di keempat sisi atap juga terdapat relung kecil seperti tempat menaruh arca. Sepintas Candi Sembadra terlihat seperti bangunan bertingkat. Di halaman terdapat batu yang ditata sebagai jalan setapak menuju pintu. Adanya bilik penampil di sisi barat dan relung di ketiga sisi lainnya membuat bentuk tubuh candi tampak seperti poligon. Sejarahnya : Kaki candi setinggi sekitar 50 cm dengan denah dasar berbentuk bujur sangkar. 29. Pintu masuk terletak di sisi barat dan. karena atapnya berbentuk kubus yang ukurannya hampir sama besar dengan ukuran tubuhnya. membentuk relung seperti bilik penampil.

Atap candi sudah rusak sehingga tidak terlihat lagi bentuk aslinya.200 m di atas permukaan laut sehingga suhu udara disini cukup dingin (berkisar antara 19-27 °C) . Di sisi timur terdapat tangga dengan bilikpenampil. tepatnya di lereng gunung ungaran. Kaki candi setinggi sekitar 50 cm dengan denah dasar berbentuk kubus. Sejarhnya : Candi Gedong Songo adalah nama sebuah komplek bangunan candi peninggalan budaya hindu yang yang terletak di desa candi kecamatan bandungan kabupaten semarang jawa tengah indonesia. Di kompleks candi ini terdapat sembilan buah candi. Sebagian besar pahatan tersebut sudah rusak. Candi ini terletak pada ketinggian sekitar 1. 30. Sejarahnya : Candi ini terletak di utara Candi Arjuna. Candi Gedong Songo a. Candi ini memiliki persamaan dengan kompleks Candi Dieng di Wonosobo. pada dinding timur menggambarkan Siva dan pada dinding selatan menggambarkan Brahma.a. Pada dinding utara terdapat pahatan yang menggambarkan Visnu. Candi ini diketemukan oleh Raffles pada tahun 1804 dan merupakan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke9 (tahun 927 masehi).

dan diperkirakan dipakai untuk tempat meditasi bagi para pendeta Buddha (bhiksu) pada zaman . dan wisata berkuda. Candi yang berada kira-kira 2 km di sebelah barat daricandi Prambanan. Candi Sari adalah candi Buddha yang berada tidak jauh dari Candi Sambi Sari. Candi Kalasan a. obyek wisata ini juga dilengkapi dengan pemandian air panas dari mata air yang mengandung belerang. Selain itu. Bentuk bangunan candi serta ukiran relief yang ada pada dinding candi sangat mirip dengan relief di Candi Plaosan. yaitu di sisi jalan raya antara Yogyakarta dan Solo ini dikategorikan sebagai candi umat Buddha. Sejarahnya : Candi Kalasan atau Candi Tara dibangun sekitar akhir abad ke 8 M atau awal abad ke 9M diatas bangunan candi kuno. dan tersusun dalam 3 deretan sejajar. yaitu di bagian sebelah timur laut dari kota Yogyakarta. Pada bagian atas candi ini terdapat 9 buah stupa seperti yang nampak pada stupa di Candi Borobudur. Candi Kalasan dan Candi Prambanan. dan tidak begitu jauh dari Bandara Adisucipto.Lokasi 9 candi yang tersebar di lereng Gunung Ungaran ini memiliki pemandangan alam yang indah. Beberapa ruangan bertingkat dua berada persis di bawah masing-masing stupa. area perkemahan. 31. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-8 dan ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno dengan bentuk yang sangat indah.

Sejarahnya: Candi Banyunibo (yang berarti air jatuh-menetes dalam bahasa Jawa) adalah candi Buddha yang berada tidak jauh dari Candi Ratu Boko. Candi ini diketemukan dalam keadaan runtuh dan kemudian mulai digali dan diteliti pada tahun 1940-an. b. Pada bagian atas candi ini terdapat sebuah stupa yang merupakan ciri khas agama Buddha. Bahkan disekitar candi ini pun banyak sekali dijumpai situs-situs candi yang berserakan dibeberapa dusun sekitarnya. Candi Sari pada masa lampau merupakan suatu Vihara Buddha. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. dan dipakai sebagai tempat belajar dan berguru bagi para bhiksu. Bangunan candi ini bernama Candi banyunibo yang berada tidak jauh dari komplek Ratu Boko. yaitu di bagian sebelah timur dari kota Yogyakarta ke arah kota Wonosari. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. Candi Banyunibo a.dahulunya. 32. Candi Barong dan Candi Ijo.Arti nama candi ini yaitu Banyunibo yang berarti air jatuhmenetes (dalam bahasa Jawa) walaupun di candi ini tidak ada tetesan air . Deskripsi Pada bagian atas candi ini terdapat sebuah stupa yang merupakan ciri khas agama Buddha.

Sejarahnya : Ratu Boko adalah situs purbakala yang merupakan komplek sejumlah sisa bangunan yang berada kira-kira 3 km di sebelah selatan dari komplek . Hampir pada setiap bagian candi diisi oleh bermacam-macam hiasan dan relief. Candi Banyu nibo termasuk bangunan suci Budha yang cukup kaya akan hiasan (ornament). Candi utama menghadap ke barat dan terletak di antara ladang tebu dan persawahan. Candi Ratu Boko a. Sayangnya candi perwara ini tidak terbuat dari batu andesit melainkan batu putih yang mudah sekali aus. Candi utama menghadap ke barat dan terletak di antara ladang tebu dan persawahan. terdapat tembok batu sepanjang 65 m membujur dari barat ke timur. diperkirakan ada 6 buah candi perwara (candi pendamping) berbentuk stupa di sekeliling candi utama di sebelah selatan dan timur. 33. Bidang tersebut kemudian diisi dengan pahatan berupa hiasan tumbuh-tumbuhan yang keluar dari pot bunga. Hiasan pada kaki candi. Dinding kaki candi Banyunibo masing-masing sisi dibagi menjadi beberapa bidang. Di sebelah utara candi.ataupun sumber air disekitar candi. meskipun bagian yang satu dengan yang lain sering ditemukan motif hiasan yang sama. Reruntuhan candi perwara berupa stupa diperkirakan berdiameter sekitar 5 m. Dari puing-puing di sekitar.

Sejarahnya : Candi Sambisari adalah candi Hindu (Siwa) yang berada kira-kira 12 km di sebelah timur kota Yogyakarta ke arah kota Solo atau kira-kira 4 km sebelum kompleks Candi Prambanan.Candi Prambanan. Candi Sambi Sari a. 3 candi. Berada di istana ini. batu berumpak. Luas keseluruhan komplek adalah sekitar 25ha. lapangan. Balai-Balai. yaitu tengah. 34. salah satu keturunan Wangsa Syailendra. Candi ini dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan raja Rakai Garung di zaman Kerajaan Mataram Kuno. Kompleks gua. Istana ini terletak di 196 meter di atas permukaan laut. anda bisa merasakan kedamaian sekaligus melihat pemandangan kota Yogyakarta dan Candi Prambanan dengan latar Gunung Merapi. Bagian tengah terdiri dari bangunan gapura utama. dan timur. Stupa Budha. Sedangkan bagian barat hanya terdiri atas perbukitan. . Istana Ratu Boko adalah sebuah bangunan megah yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran. kolam. dan kompleks Keputren. tenggara. Areal istana seluas 250. kolam. bagian tenggara meliputi Pendopo. Candi Pembakaran. dan kolam terdapat di bagian timur.000 m2 terbagi menjadi empat. Sementara. Istana yang awalnya bernama Abhayagiri Vihara(berarti biara di bukit yang penuh kedamaian) ini didirikan untuk tempat menyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual. 18km sebelah timur Kota Yogyakarta atau 50km barat daya Kota Surakarta. barat. dan Paseban.

35. Pada utama saat penggalian ditemukan berbagai benda lainnya di antaranya adalah beberapa tembikar. sementara candi Roro Jonggrang merupakan candi bercorak Hindu. b. patung Ganesha (sebelah timur). dan . Candi Ijo a.Candi Sambi Sari adalah candi Hindu (Shiwa) yang berada kira-kira 12 km di sebelah timur kota Yogyakarta ke arah kota Solo atau kira-kira 4 km sebelum kompleks candi Prambanan. terdapat lingga dan yoni dengan Di ukuran dalam cukup candi besar. kompleks ini mempunyai candi utama didampingi oleh tiga candi perwara (pendamping). dan di sebelah barat terdapat dua patung dewa penjaga pintu: Mahakala dan Nandiswara. serta prasasti. patung Agastya (sebelah selatan). Bangunan Dengan dikelilingi oleh pagar batu dengan ukuran 50 m x 48 m. Candi ini dibangun pada abad ke 9 pada masa pemerintahan raja Rakai Garung di zaman kerajaan Mataram Kuno merupakan komplek candi Buddha terbesar setelah candi Borobudur. Pada bagian luar dinding bangunan utama terdapat relung yang berisi patung Durga Mahisasuramardini (di sebelah utara). Candi ini dibangun pada abad ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. cermin logam. perhiasan. Sejarahnya : Candi Ijo adalah candi Hindu yang berada tidak jauh dari Candi Ratu Boko atau kita-kira 18 km di sebelah timur kota Yogyakarta.

terutama kalau melihat ke arah barat akan terlihat wilayah persawahan dan Bandara Adisucipto. maka pemandangan di sekitar candi sangat indah.terletak pada ketinggian 410 meter di atas permukaan laut. yaitu di bagian sebelah timur laut dari kota Yogyakarta. Karena berada di atas bukit yang disebut Gumuk Ijo. Sejarahnya : Candi Sari adalah candi Buddha yang berada tidak jauh dari Candi Sambi Sari. terutama kalau melihat ke arah barat akan terlihat wilayah persawahan dan Bandara Adisucipto. Pada bagian atas candi ini terdapat 9 buah stupa seperti . Dalam kompleks candi ini terdapat tiga candi perwara yang menunjukkan penghormatan dan Syiwa. Candi Sari a. Candi Kalasan dan Candi Prambanan. seperti yang nampak pada pintu masuk Candi Borobudur. maka pemandangan di sekitar candi sangat indah. Wisnu. dan tidak begitu jauh dari Bandara Adisucipto. Karena berada di atas bukit yang disebut Gumuk Ijo. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-8 dan ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno dengan bentuk yang sangat indah. berupa mulut raksasa (kala) yang berbadan naga (makara). 36. Pada bagian pintu masuk terdapat ukiran kala makara. masyarakat Hindu kepadaTrimurti: Brahma. Candi ini merupakan kompleks 17 buah bangunan yang berada pada sebelas teras berundak.

Candi Sari yang berada di dekat candi Kalasan Candi Sari adalah candi Buddha yang berada tidak jauh dari Candi Sambi Sari. Candi Sari pada masa lampau merupakan suatu Vihara Buddha. yaitu di bagian sebelah timur laut dari kota Yogyakarta. Candi Kalasan dan Candi Prambanan. Candi Barong a. . Sejarahnya : Candi Barong adalah candi Hindu yang terletak di dekat Kompleks Ratu Boko Candi Barong yang mempunyai hiasan kala dan naga mirip seperti barong pada pintu masuknya adalah candi Hindu yang berada tidak jauh dari Candi Ratu Boko. kelurahan Bokoharjo. dan tersusun dalam 3 deretan sejajar. dan dipakai sebagai tempat belajar dan berguru bagi para bhiksu. Bentuk bangunan candi serta ukiran relief yang ada pada dinding candi sangat mirip dengan relief di Candi Plaosan. Yogyakarta. dan diperkirakan dipakai untuk tempat meditasi bagi para pendeta Buddha (bhiksu) pada zaman dahulunya. Prambanan. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 dan ke-10 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. yaitu di dusun Candisari. Beberapa ruangan bertingkat dua berada persis di bawah masing-masing stupa. dan tidak begitu jauh dari Bandara Adisucipto. 37.yang nampak pada stupa di Candi Borobudur.

Kecamatan Kalasan. maka . Kompleks candi ini berada di atas tanah berundak 3 dengan beberapa bangunan candi pada setiap terasnya. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 dan ke-10 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini mendapatkan nama 'barong' karena memiliki hiasan kala dan makara pada setiap relung seperti umumnya candi di Jawa.b. candi ini ditemukan terletak tiga sampai tujuh meter di bawah permukaan tanah. kemungkinan besar karena tertimbun lahar dari gunung Merapi yang diduga kuat meletus secara besar-besaran pada awal abad ke-11 (kira-kira tahun 1006). yaitu di Dusun Kedulan. Karena jenis tanah yang berada di sekitar candi terdiri dari 13 lapisan yang berbeda. Yogyakarta. Sejarahnya : Candi Kedulan adalah candi Hindu yang berada tidak jauh dari Candi Sambisari. Prambanan. kelurahan Bokoharjo. Candi Kedulan a. Kelurahan Tirtomartani. Seperti halnya dengan Candi Sambisari. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-8 dan ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. Letak Candi Barong terletak di atas bukit di dusun Candisari. 38. Kabupaten Sleman. yang mirip dengan barong. Masing-masing candi ini mempunyai ukuran kira-kira 8 meter x 8 meter dengan tinggi 9 meter. Pada teras tertinggi terdapat dua buah candi untuk pemujaan Dewa Wisnu dan Dewi Sri. Yogyakarta.

Candi Kedulan adalah candi Hindu yang berada tidak jauh dari Candi Sambi Sari. Pada tahun 2003 di lokasi penggalian tersebut ditemukan dua buah prasasti yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Sanskerta mengenai pembebasan pajak tanah di Desa Pananggaran dan Parhyangan untuk pembuatan bendungan dan irigasi serta pendirian bangunan suci bernama Tiwaharyyan di zaman Kerajaan Mataram Kuno. kecamatan Kalasan. Ngemplak. Sleman.kemungkinan besar bahwa candi ini tertimbun lahar dalam beberapa kali letusan (13 kali). Candi yang mempunyai hiasan berupa relief mulut kala (raksasa) dengan taring bawah ini pertama kali ditemukan di tengah sawah pada tahun 1993 oleh para pencari pasir yang mengeduk pasir untuk bahan bangunan. kelurahan Tirtomartani. Candi ini . Yogyakarta. Candi Gebang a. Sejarahnya : Candi Gebang adalah candi Hindu yang berada di dusun Gebang. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-8 dan ke9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. DIY. Jenis arsitektur dari candi ini terlihat mirip seperti gaya Candi Sambisari dan Candi Ijo. yaitu di dusun Kedulan. Kelurahan Wedomartani. 39.

Candi ini mempunyai ukuran kira-kira 5. Sebuah yoni berada di ruang candi. Candi yang ditemukan pada tahun 1936 ini dipugar oleh Van Romondt tahun 1937-1939. Arsitektur Walaupun sampai sekarang belum sepenuhnya selesai dipugar. Candi Gebang menghadap ke timur. Menurut perkiraan. candi ini terpendam 6. Pada saat ditemukan pada tahun 1982. kelurahan Sindumartani. mempunyai puncak berbentuk lingga.5 meter di bawah tanah. candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 dan ke-10 pada masa Kerajaan Mataram Kuno. kompleks reruntuhan candi ini mempunyai dua buah bangunan candi: candi . Pada relung sebelah barat arca Ganesa. b. Sejarahnya : Candi Morangan adalah candi Hindu yang berada di dusun Morangan.Yogyakarta. kecamatan Ngemplak. Sleman.diperkirakan dibangun pada sekitar abad ke-8 M pada saat wangsa Sanjaya berkuasa di zaman Kerajaan Mataram Kuno. Candi Morangan a. sementara di sisi pintu terdapat dua relung yang salah satunya berisi arca Nandiswara. seperti Candi Prambanan.25 x 5. 40. dan berada sangat dekat dengan Kali Gendol (100 meter sebelah barat) dan paling utara mendekati Gunung Merapi. yaitu sezaman dengan pembuatan candi-candi Hindu.25 meter dengan tinggi 8 meter.

yaitu di sebelah timur kota Yogyakarta. Walaupun sampai sekarang belum sepenuhnya selesai dipugar. candi ini dibangun pada sekitar abad ke-8 dan ke-9 di zaman Kerajaan Mataram Kuno. kompleks reruntuhan candi ini terlihat mempunyai tujuh buah bangunan candi yang tidak utuh. Candi induk menghadap ke barat.2 meter. tubuh serta atap candi. KecamatanPiyungan. serta takuk ganda. Profil candi tersebut terdiri atas sisi genta. Kelurahan Sitimulyo. candi ini terpendam tanah.95 m x 7. Menurut perkiraan. dan swarloka.induk dan candi perwara yang semua berbahan batu andesit. dengan bangunan utama berukuran kira-kira 5 m x 5 m dan tinggi 1. . bingkai persegi. 41. bhuwarloka. Pada saat ditemukan pada tahun 1995 oleh pembuat bata. berbilik satu dan berdenah bujur sangkar berukuran 7. Pada kompleks Candi Morangan ini juga ditemukan yonidan arca resi serta sejumlah arca lain di dalam relung-relung candi. Kabupaten Bantul. belah rotan. Candi Gampingan a. Sejarahnya : Candi Gampingan adalah sebuah kompleks candi Buddha yang berada di dusun Gampingan. Secara lengkap candi induk terdiri atas kaki.95 m serta mempunyai selasar selebar 90 m. Pembagian tersebut dalam agama Hindu melambangkan tiga alam yaitu bhurloka.

Sejarahnya : Candi Watu Gudhig adalah nama sebuah candi yang dibangun pada sekitar abad ke-9. Dengan adanya arca Jambhala dan Dhyani Buddha Wairocana. maka diperkirakan Candi Gampingan merupakan tempat pemujaan agama Buddha aliran Mahayana. dan beberapa benda keramik. Candi Watu Gudhig a. Tepatnya di pinggir sebelah timur sungai Opak atau sebelah barat jalan raya Prambanan dengan Piyungan (sebelah timur kota Yogyakarta). Candi Keblak . Nama Watu Gudhig adalah nama yang diberikan oleh penduduk setempat karena warnanya batu-batu candi (umpak seperti batu) penyakit ditumbuhi lumut dan berbintik-bintik kulit (gudhig). 42. dua buah arcaJambhala dan Candralokeswara dari batu andesit. dan ayam jantan). terletak sekitar 4 km sebelah barat dayaCandi Prambanan. Masih belum diketahui pasti nama asli dari candi ini. benda-benda dari emas. burung gagak.Pada saat ditemukan. 43. dalam candi ini terdapat tiga buah arca Dhyani Buddha Wairocana yang terbuat dari perunggu. Pada bagian kaki dari Candi Gampingan ini terdapat relief binatang katak dan unggas (burung pelatuk.

a. Candi Abang a. Pada permukaan lapik yang terbuat dari batu andesit ini terdapat hiasan berupa motif tanaman dan bunga yang distilir. keadaan candi ini telah mengalami kerusakan yang cukup parah. dan sebagainya. ini berada yaitu di tidak jauh dari Candi Candiabang. ada yang di pinggir saluran irigasi pertanian. Yogyakarta. Yogyakarta. Sejarahnya : Candi Abang adalah sebuah candi Hindu yang terletak di Kabupaten Sleman. KecamatanBerbah. Ada yang di belakang pekarangan penduduk. 44. Kelurahan Bokoharjo. Yogyakarta. Banyunibo dan Candi Dusun Kelurahan Jogotirto. Candi Barong. Kecamatan Prambanan. Saat ini. Lapik tersebut memiliki ukuran tinggi 85 cm. Sleman. Salah satu artefak yang masih kelihatan utuh adalah sebuah lapik arca yang terletak di belakang rumah penduduk yang bernama Paimo (51). Sejarahnya : Candi Keblak adalah sebuah situs candi Hindu yang terletak di Dusun Marangam. benda-benda cagar budaya yang tampak di permukaan pada situs Candi Keblak hanyalah berupa fragmen-fragmen candi yang keletakannya terpisah-pisah. lebar bagian atas 118 Cm X 118 Cm sedang lebar bagian bawah adalah 120 Cm X 120 Cm. Kabupaten Sleman. Tempat .

Sejarahnya : Candi Miri adalah candi Hindu yang berada tidak jauh dari Candi Banyunibo.candi ini berada juga berdekatan dengan Bandara Adisucipto. candi Kalasan. candi ini diperkirakan mempunyai umur yang lebih muda dari candi-candi Hindu lainnya. Candi ini . dan Candi Barong. yaitu di dusun Dawangsari. Bangunan Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 dan ke-10 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. Candi yang berbentuk seperti piramid ini dinamakan Candi Abang karena terbuat dari batubata yang berwarna merah (abang dalambahasa Jawa). tidak jauh dari bandara Adisucipto. 45. (wikimapia) b. Pada waktu pertama kali ditemukan. dalam candi ini terdapat arca dan alas yoni lambang dewa Siwa berbentuk segidelapan (tidak berbentuk segi empat. seperti biasanya) dengan sisi berukuran 15 cm. Kabupaten Sleman. Candi Miri a. Bentuk candi ini berupa segi empat dengan ukuran 36 m x 34 meter. Yogyakarta. kelurahan Sambirejo. Meskipun demikian. sekarang banyak ditumbuhi rerumputan sehingga dari jauh nampak mirip seperti gundukan tanah atau bukit kecil. Kecamatan Prambanan.

Prambanan. (Lokasi di Wikimapia). Sambirejo. Sejarahnya : Candi Dawangsari adalah candi Hindu-Buddha yang berada di sebelah utara dari Candi Barong. DIY.dibangun pada sekitar abad ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. candi ini dibangun pada abad ke-9 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. DIY. Dalam reruntuhan candi yang belum sepenuhnya direnovasi ini. kendaraan dewa Siwa. Menurut informasi dari kantor SPSP (Suaka Peninggalan Sejarah Purbakala). Pada saat pertama kali ditemukan. 46. Kabupaten Sleman. reruntuhan candi ini mempunyai beberapa stupa yang merupakan pertanda Buddhisme dan patung Ganesha sebagai perlambang akan pemujaan terhadap agama Hindu. arca ini pernah diambil bagian kepalanya oleh orang tidak bertanggung jawab sebagai pengoleksi barang peninggalan purbakala. . Menurut perkiraan. Candi Dawang Sari a. yaitu di dusun Dawangsari. banyak terdapat tumpukan batu candi dan di antaranya dahulu ditemukan arca lembu Nandi. berukuran 120 X 60 sentimeter dengan tinggi 60 sentimeter.

24‖ LS. Rujukan atas keberadaan tempat ini adalah Serat Rerenggan Kraton. Pembangunan fisik yang dilakukan oleh Sultan Hamengkubuwono II. Desa Girijati. Pesanggrahan Gembirowati adalah salah satu tempat yang digunakan sebagai pesanggrahanoleh Sultan Hamengkubuwono II yang memerintah selama tiga periode pada kurun waktu 1792-1828 M. Lokasi Secara astronomis Situs Gembirowati terletak pada 110‖ 20‘ 20. Kecamatan Panggang.47. Situs ini dapat dicapai dari pantai Parangtritismenuju ke arah Kecamatan Panggang. yang menyebutkan pesanggrahan hasil seni bangun karya Sultan Hamengkubuwono II berjumlah tiga belas buah. namun sebenarnya adalah sebuah pesanggrahan yang dibangun pada jaman Mataram Islam. Bangunan ini diduga oleh masyarakat sekitar sebagai reruntuhan candi. Kabupaten Gunung Kidul. b. penamaan kompleks bangunan ini sebenarnya lebih cocok ke Situs Gembirowati karena bangunan ini merupakan bangunan peninggalan masa Islam bukan masa Hindu-Buddha. Oleh karena itu. Propinsi daerah Istimewa Yogyakarta. Sejarahnya : Situs Gembirowati secara administratif terletak di dusun Watugajah. namun yang masih dapat dilacak keberadaan . serta berada pada ketinggian 123-130 m dpal yaitu di daerah ujung karst bagian barat dariPegunungan Sewu dekat dengan pesisir selatan. hampir semuanya berada di luar kraton berupa pesanggrahan. Candi Gembirowati a.4‖ BT dan 8‖ 1‘ 3.

Lokasi Legenda Candi angin berkembang di Dukuh Petung. Jepara. Bahkan ada yang beranggapan kalau candi ini buatan manusia purba di karenakan tidak terdapat ornamen-ornamen Hindu-Budha b. Sejarah Candi Angin terdapat di desa Tempur. Candi Angin di sinyalir adalah peninggalan Kerajaan Kalingga. Wonocatur. . Menurut para penelitian Candi Angin lebih tua dari pada Candi Borobudur. Purwokusumo. Kab.fisiknya tinggal empat buah. Kabupaten Jepara. Candi Angin a. Karena letaknya yang tinggi tapi tidak roboh terkena angin. maka dinamakan ―Candi Angin‖. Candi Angin di Jepara. siapa pendirinya dan di zaman kapan. 48. Desa Tempur. yaitu Pesanggrahan Ngarjokusumo. danJowinangun. Candi Angin menyimpan teka-teki yang belum terpecahkan. Kecamatan Keling. Kec. Keling.

yang terletak di Kabupaten Magelang. Kecamatan Trowulan. mendapat awalan padan akhiran -an yang menunjukkan suatu tempat. Candi Tikus Candi Tikus adalah sebuah peninggalan purbakala yang terletak di dukuh Dinuk. Ahli epigrafi J. tempat candi tersebut berada merupakan sarang tikus.A. de Casparis menafsirkan bahwa Pawon berasal dari bahasa Jawa awu yang berarti 'abu'.G. R. Desa Temon.A. Candi Tikus yang semula telah terkubur dalam tanah ditemukan kembali pada tahun 1914. Nama Candi Pawon tidak dapat diketahui secara pasti asal-usulnya. Penggalian situs dilakukan berdasarkan laporan bupati Mojokerto. Pemugaran secara menyeluruh dilakukan pada tahun 1984 sampai dengan 1985. pada saat ditemukan. tentang ditemukannya miniatur candi di sebuah pekuburan rakyat. Kromojoyo Adinegoro. peninggalan Masa Klasik. Jawa Timur. Konon. Candi Pawon Candi Pawon adalah nama sebuah candi. Nama ‗Tikus‘ hanya merupakan sebutan yang digunakan masyarakat setempat. Dalam bahasa Jawa sehari- .49. 50. Kabupaten Mojokerto.

18 km sebelah timur Kota Yogyakarta atau 50 km barat daya Kota Surakarta. Letak Candi Pawon ini berada di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur.hari kata pawon berarti 'dapur'. Indonesia. tepat berjarak 1750 meter dari Candi Borobudur ke arah timur dan 1150 m dari Candi Mendut ke arah barat. Kata ini mungkin berasal dari kata bahasa Sanskerta vajra =yang berarti 'halilintar' dan anala yang berarti 'api'. Jawa Tengah. Penduduk setempat juga menyebutkan Candi Pawon dengan nama Bajranalan. Ratu Boko diperkirakan sudah dipergunakan orang pada abad ke-8 pada masa Wangsa Sailendra . akan tetapi de Casparis mengartikannya sebagai 'perabuan' atau tempat abu. Di dalam bilik candi ini sudah tidak ditemukan lagi arca sehingga sulit untuk mengidentifikasikannya lebih jauh. Luas keseluruhan komplek adalah sekitar 25 ha.Situs ini menampilkan atribut sebagai tempat berkegiatan atau situs pemukiman. Dinding-dinding luar candi dihias dengan relief pohon hayati (kalpataru) yang diapit pundi-pundi dan kinara-kinari (mahluk setengah manusia setengah burung/berkepala manusia berbadan burung). 51. namun fungsi tepatnya belum diketahui dengan jelas. Situs Ratu Baka Situs Ratu Baka (Bahasa Jawa: Candhi Ratu Baka) adalah situs purbakala yang merupakan kompleks sejumlah sisa bangunan yang berada kira-kira 3 km di sebelah selatan dari komplek Candi Prambanan. . Suatu hal yang menarik dari Candi Pawon ini adalah ragam hiasnya. Candi Pawon dipugar tahun 1903.

Pasuruan. Candi ini terletak di pertengahan jalan raya antara Kecamatan Pandaan . Dilihat dari pola peletakan sisa-sisa bangunan. 52. melainkan sebuah istana berbenteng dengan bukti adanya sisa dinding benteng dan parit kering sebagai struktur pertahanan. Candi Jawi banyak dikira sebagai tempat pemujaan atau tempat peribadatan . Pasuruan. Ratu Baka (Bahasa Jawa. arti harafiah: "raja bangau") adalah ayah dari Loro Jonggrang. yang juga menjadi nama candi utama pada komplek Candi Prambanan.Buddha Kerajaan Singhasari di kecamatan Prigen. diduga kuat situs ini merupakan bekas keraton (istana raja).(Rakai Panangkaran) dari Kerajaan Medang (Mataram Hindu). Pendapat ini berdasarkan pada kenyataan bahwa kompleks ini bukan candi atau bangunan dengan sifat religius. Indonesia. Candi Jawi adalah candi yang dibangun sekitar abad ke-13 dan merupakan peninggalan bersejarah Hindu . Nama "Ratu Baka" berasal dari legenda masyarakat setempat. Jawa Timur. Jawa Timur yang bagian bawahnya dari batu hitam dan di bagian atasnya dari batu putih. Candi Jawi Candi Jawi di Prigen.Kecamatan Prigen dan Pringebukan. Sisa-sisa permukiman penduduk juga ditemukan di sekitar lokasi situs ini.

didirikan pada masa Kerajaan Singhasari pada abad ke-13. Sengan keseluruhan bangunan candi ini tersusun atas bahan batu andesit. Sebagian dari abu tersebut juga disimpan pada Candi Singhasari. Candi ini cukup unik. dan tinggi 9.97 m. . namun sebenarnya merupakan tempat penyimpanan abu dari raja terakhir Singhasari. Arsitektur Candi Jago disusun seperti teras punden berundak.Buddha. lebar 14 m. atau sekitar 22 km dari Kota Malang. Bagian depan teras menjorok dan badan candi terletak di bagian teras ke tiga. Secara pasti . Berlokasi di Kecamatan Tumpang. Relief-relief Kunjarakarna dan Pancatantra dapat ditemui di candi ini. Kabupaten Malang. yang tertinggal pada Candi Jago hanyalah bagian kaki dan sebagian kecil badan candi. Badan candi disangga oleh tiga buah teras. Kertanegara. Keseluruhannya memiliki panjang 23. Atap dan sebagian badan candi telah terbuka.71 m. 53. Pada candi inilah Adityawarman kemudian menempatkan Arca Manjusri seperti yang disebut pada Prasasti Manjusri. karena bagian atasnya hanya tersisa sebagian dan menurut cerita setempat karena tersambar petir. Candi Jago Candi Jago berasal dari kata "Jajaghu". Kedua candi ini ada hubungannya dengan Candi Jago yang merupakan tempat peribadatan Raja Kertanegara. Bangunan Candi Jago nampak sudah tidak utuh lagi.

Ia terjatuh karena terlepas dari gigitan kayunya. yaitu Sang Wairocana untuk mempelajari ajaran Buddha. Anglingdharma. Untuk mengikuti urutan cerita relief Candi Jago kita berjalan mengelilingi candi searah putaran jarum jam (pradaksiana). Parthayana. Cerita ini terdiri dari beberapa panel. Ada dua kura-kura yang diterbangkan oleh seekor angsa dengan cara kura-kura tadi menggigit setangkai kayu. Ia pergi kepada dewa tertinggi. Sedangkan pada dinding depan candi terdapat fabel. Mereka mendengar dan kura-kura membalas dengan kata-kata (berucap). Pada sudut kiri candi (barat laut) terlukis awal cerita binatang seperti halnya cerita Tantri. Candi Bajang Ratu /Gapura Bajang Ratu . serta cerita fabel. Pada dinding luar kaki candi dipahatkan relief-relief cerita Kresnayana. Arjunawiwaha. Kunjarakharna. namun ada dugaan bahwa bentuk atap Candi Jago menyerupai Meru atau Pagoda. Pada sudut timur laut terdapat rangkaian cerita Buddha yang meriwayatkan Yaksa Kunjarakarna. yaitu kura-kura. sehingga terbukalah mulutnya. Di tengah perjalanan kura-kura ditertawakan oleh segerombolan serigala. Maknanya kurang lebih memberikan nasihat. 54. janganlah mundur dalam usaha atau pekerjaan hanya karena hinaan orang.bentuk atap belum diketahui. Kura-kura menjadi makanan serigala.

Namun sebenarnya sebelum wafatnya Jayanegara candi ini dipergunakan sebagai pintu belakang kerajaan. Kabupaten Mojokerto. Candi hindu ini terletak di Desa Jabung. Jawa Timur. Jawa Timur. Bangunan ini diperkirakan dibangun pada abad ke-14 dan adalah salah satu gapura besar pada zaman keemasan Majapahit. candi / gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan suci untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalam Negarakertagama disebut "kembali ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (sekitar tahun 1328 M). Kabupaten Probolinggo. Agama Budha dalam kitab Nagarakertagama Candi Jabung di sebutkan dengan nama .Gapura Bajang Ratu atau juga dikenal dengan nama Candi Bajang Ratu adalah sebuah gapura / candi peninggalan Majapahit yang berada di Desa Temon. Candi Jabung Candi Jabung adalah salah satu candi hindu peninggalan kerajaan Majapahit. Dugaan ini didukung adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan dan sampai sekarang di daerah Trowulan sudah menjadi suatu kebudayaan jika melayat orang meninggal diharuskan lewat pintu belakang. Kecamatan Trowulan. 55. Menurut keagamaan. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto. Struktur bangunan candi yang hanya dari bata merah ini mampu bertahan ratusan tahun. Kecamatan Paiton. Indonesia.

tubuh dan atap. penataan lingkungan luasnya bertambah 20. Pemugaran secara fisik pada tahun 1983-1987. Candi Bojongmenje (Situs Rancaekek) Candi Bojongmenje atau yang lebih dikenal dengan Situs Rancaekek. 56. Sedangkan pada bagian atapnya dagoda (stupa) tetapi pada bagian puncak sudah runtuh dan atapnya berhias motif sulur-suluran. Dalam kitab Nagarakertagama candi Jabung dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk pada lawatannya keliling Jawa Timur pada tahun 1359 Masehi. pada bagian tubuh bentuknya bulat (silinder segi delapan ) berdiri di atas bagian kaki candi yang betingkat tiga berbentuk persegi. Di dalam bilik candi terdapat lapik arca. terdiri atas bagian batur. berdasarkan inskripsi pada gawang pintu masuk candi Jabung didirikan tahun 1276 saka (1354 Masehi) pada masa awal pemerintahan Raja Hayam Wuruk. kaki.042 meter persegi dan terletak pada ketinggian 8 meter di atas permukaan air laut. Arsitektur Candi Jabung sangat menarik. Candi Jabung berdiri di sebidang tanah berukuran 35 meter x 40 meter.Bajrajinaparamitapura. Situs terdiri dari dua bangunan utama yang terdiri atas satu bangunan besar dan yang satu bangunan kecil dan biasa disebut "Candi Sudut". Yang menarik adalah material bangunan candi yang tersusun dari batu bata merah berkualitas tinggi yang diukir untuk membentuk relief. merupakan komplek purbakala yang diduga merupakan peninggalan masa . Pada kitab Pararaton disebut Sajabung yaitu tempat pemakaman Bhre Gundal salah seorang keluarga raja.

Kabupaten Sleman. Yogyakarta. Candi ini mendapatkan nama 'barong' karena memiliki hiasan kala dan makara pada setiap relung seperti umumnya candi di Jawa. Bersama-sama dengan Candi Cangkuang dan Situs Percandian Batujaya dan Situs Cibuaya. Salah satu keistimewaan bangunan candi utama ini adalah tidak adanya pintu masuk. Kecamatan Rancaekek. Candi Barong terletak di atas bukit di dusun Candisari. Masing-masing candi ini mempunyai ukuran kira-kira 8 meter x 8 meter dengan tinggi 9 meter. Selain itu. sehingga upacara pemujaan diperkirakan dilakukan di luar bangunan. Pada teras tertinggi terdapat dua buah candi untuk pemujaan Dewa Wisnu dan Dewi Sri. yang mirip dengan barong. kelurahan Bokoharjo. Jawa Barat. Bandung. pemujaan terhadap Wisnu juga merupakan keistimewaan kompleks . situs ini merupakan satu dari sedikit bangunan peninggalan masa Hindu-Buddha yang masih bisa dilacak di Jawa Barat. Prambanan. 57. Situs ini terletak di dekat kawasan industri sehingga keberadaannya terancam. Kalurahan Cangkuang.pra-Islam di Jawa Barat yang terletak di Dusun Bojongmenje. Candi Barong Candi Barong adalah candi Hindu yang terletak di dekat Kompleks Ratu Boko. Kompleks candi ini berada di atas tanah berundak 3 dengan beberapa bangunan candi pada setiap terasnya. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 dan ke-10 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno.

candi-candi Jawa Tengah memuja Dewa Syiwa atau bersifat Syiwaistis. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-8 dan ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. Karena jenis tanah yang berada di sekitar candi terdiri dari 13 lapisan yang berbeda. yaitu di Dusun Kedulan. Kelurahan Tirtomartani. . 58.candi ini. maka kemungkinan besar bahwa candi ini tertimbun lahar dalam beberapa kali letusan (13 kali). Candi yang mempunyai hiasan berupa relief mulut kala (raksasa) dengan taring bawah ini pertama kali ditemukan di tengah sawah pada tahun 1993 oleh para pencari pasir yang mengeduk pasir untuk bahan bangunan. candi ini ditemukan terletak tiga sampai tujuh meter di bawah permukaan tanah. Pada tahun 2003 di lokasi penggalian tersebut ditemukan dua buah prasasti yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Sanskerta mengenai pembebasan pajak tanah di Desa Pananggaran dan Parhyangan untuk pembuatan bendungan dan irigasi serta pendirian bangunan suci bernama Tiwaharyyan di zaman Kerajaan Mataram Kuno. kemungkinan besar karena tertimbun lahar dari gunung Merapi yang diduga kuat meletus secara besar-besaran pada awal abad ke-11 (kira-kira tahun 1006). Jenis arsitektur dari candi ini terlihat mirip seperti gaya Candi Sambisari dan Candi Ijo. Yogyakarta. Umumnya. Candi Kedulan Candi Kedulan adalah candi Hindu yang berada tidak jauh dari Candi Sambisari. Seperti halnya dengan Candi Sambisari. Kecamatan Kalasan.

tiang. Akan tetapi arsitektur candi ini tidak lazim. lain daripada gaya candi-candi yang lazim ditemukan di kawasan ini. Sleman. Kecamatan Ngemplak. Desa Umbulmartani.5. Pustakasala (juga dikenal sebagai Candi Kimpulan) adalah sebuah peninggalan purbakala di lokasi kampus Universitas Islam Indonesia (UII) di Dusun Kimpulan. 14. Pustakasala/Candi Kimpulan Candi Pustakasala ketika digali. Tidak seperti candi bergaya Jawa Tengah lainnya. Yogyakarta. Pada bagian latar belakang adalah Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia.59. dan Lingga-Yoni. Sejauh ini para ahli menduga bahwa gaya arsitektur dan sejarah candi ini bersifat sederhana. Nandi. Tubuh. Candi ini berukuran kecil dan sederhana ukiran hiasannya. Candi ini tekubur sekitar lima meter di bawah tanah. Candi ini jelas bersifat Hindu Siwaistik. Lokasi tersebut berada di Jalan Kaliurang Km. dan atap candi kemungkinan besar terbuat dari kayu atau bahan organik lainnya yang mudah lapuk dan telah musnah tanpa meninggalkan sisa. Indonesia. Candi ini hanya terdiri dari beberapa bujur sangkar landasan candi berpagar serta tangga dan celah masuk berhias antefiks berukir Kala. tubuh candi dan atap dari batu tidak ditemukan. Candi ini ditemukan secara tidak sengaja pada 11 Desember 2009 ketika tengah diadakan penggalian untuk fondasi proyek pembangunan perpustakaan UII. Ruang dalam terdapat arca Ganesha. Bentuk asli candi ini mungkin serupa dengan pura .

Candi ini diperkirakan dibangun pada sekitar abad ke-8 M pada saat wangsa Sanjaya berkuasa di zaman Kerajaan Mataram Kuno. atau atap ijuk. Tidak seperti Candi Prambanan. sirap. Kelurahan Wedomartani. Candi ini mempunyai ukuran kira-kira 5. Candi Gebang Candi Gebang adalah candi Hindu yang berada di dusun Gebang. Ngemplak. DIY. Pada relung sebelah barat arca Ganesa. mempunyai puncak berbentuk lingga. Sebuah yoni berada di ruang candi. Candi Pustakasala boleh jadi hanyalah candi desa sederhana yang dibangun masyarakat umum di suatu desa di pinggiran ibu kota kerajaan 60. Sleman. Candi Kidal .25 x 5. 61. Candi yang ditemukan pada tahun 1936 ini dipugar oleh Van Romondt tahun 1937-1939.Hindu Bali dengan atap meru yang menjulang dari bahan kayu. sementara di sisi pintu terdapat dua relung yang salah satunya berisi arca Nandiswara. candi kerajaan yang megah dan berukir indah dan mewah. Candi Gebang menghadap ke timur.25 meter dengan tinggi 8 meter.

Jawa Timur. candi ini sekarang berdiri dengan tegak dan kokoh serta menampakkan keindahannya.1248). taman candi juga tertata dengan baik. Setelah selesai pemugaran kembali pada dekade 1990-an. kental dengan budaya Jawa Timuran.Candi Kidal adalah salah satu candi warisan dari kerajaan Singasari. yang berisi pesan moral pembebasan dari perbudakan. Di sekitar candi banyak terdapat pohon-pohon besar dan rindang. Candi kidal juga memuat cerita Garudeya. cerita mitologi Hindu. Candi ini dibangun sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Anusapati. candi Kidal dibangun pada 1248 M. kecamatan Tumpang. Kematian Anusapati dibunuh oleh Panji Tohjaya sebagai bagian dari perebutan kekuasaan Singhasari. Candi Kidal secara arsitektur. Candi Singhasari . Lokasi Terletak di desa Rejokidal. telah mengalami pemugaran pada tahun 1990. sekitar 20 km sebelah timur kota Malang . ditambah lingkungan yang bernuansa pedesaan menambah suasana asri bila berkunjung kesana. Jalan menuju ke Candi Kidal sudah bagus setelah beberapa tahun rusak berat. yang memerintah selama 20 tahun (1227 . juga diyakini sebagai bagian dari kutukan Mpu Gandring. 62. Raja kedua dari Singhasari. bertepatan dengan berakhirnya rangkaian upacara pemakaman yang disebut Cradha (tahun ke-12) untuk menghormat raja Anusapati yang telah meninggal.

Di komplek candi ini juga berdiri arca Prajnaparamita. Di dalam ruang utama terdapat lingga dan yoni. dewi kebijaksanaan. Belanda. Kecamatan Singosari. Bangunan candi utama dibuat dari batu andesit. Candi ini berlokasi di Desa Candirenggo. Candi ini kaya akan ornamen ukiran. Jawa Timur. arca. dan relief. Cara pembuatan candi Singhasari ini dengan sistem menumpuk batu andhesit hingga ketinggian tertentu selanjutnya diteruskan dengan mengukir dari atas baru turun ke bawah. (sekitar 10km dari Kota Malang) terletak pada lembah di antara Pegunungan Tengger dan Gunung Arjuna di ketinggian 512 m di atas permukaan laut. Jakarta. Leiden. Arca-arca lain berada di Institut Tropika Kerajaan. kecuali arca Agastya.Candi Singhasari atau Candi Singasari atau Candi Singosari adalah candi Hindu . Candi Surawana . berdiri pada alas bujur sangkar berukuran 14 m × 14 m dan tinggi candi 15 m. Kabupaten Malang. timur yang dulu berisi arca Ganesha. Kabupaten Malang. 63. Kecamatan Singosari.Buddha peninggalan bersejarah Kerajaan Singhasari yang berlokasi di Desa Candirenggo. Terdapat pula bilik-bilik lain: di utara (dulu berisi arca Durga yang sudah hilang). yang sekarang ditempatkan di Museum Nasional Indonesia. menghadap ke barat. (Bukan seperti membangun rumah seperti saat ini). Indonesia. serta sisi selatan yang berisi arca Siwa-Guru (Resi Agastya).

Hanya kaki candi setinggi sekitar 3 m yang masih tegak di tempatnya. Kabupaten Kediri.Candi Surawana (Surowono) adalah candi Hindu yang terletak di Desa Canggu. . Kecamatan Pare. Candi yang nama sesungguhnya adalah Wishnubhawanapura ini diperkirakan dibangun pada abad 14 untuk memuliakan Bhre Wengker. Raja Wengker ini mangkat pada tahun 1388 M. Tempat candi ini berada juga berdekatan dengan Bandara Adisucipto. seorang raja dari Kerajaan Wengker yang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Candi ini berada tidak jauh dari Candi Banyunibo dan Candi Barong. Hanya bagian dasar yang telah direkonstruksi. Kecamatan Berbah. Yogyakarta. sekitar 25 km arah timur laut dari Kota Kediri. Untuk naik ke selasar di atas kaki candi terdapat tangga sempit yang terletak di sisi Barat. dapat disimpulkan bahwa candi ini menghadap ke Bara 64. Dalam Negarakertagama diceritakan bahwa pada tahun 1361 Raja Hayam Wuruk dari Majapahit pernah berkunjung bahkan menginap di Candi Surawana. Ukuran Candi Surawana tidak terlalu besar. Candi Abang Candi Abang adalah sebuah candi Hindu yang terletak di Kabupaten Sleman. hanya 8 X 8 m2. Saat ini seluruh tubuh dan atap candi telah hancur tak bersisa. Sleman. Candi Surawana saat ini keadaannya sudah tidak utuh. Kelurahan Jogotirto. Yogyakarta. Menilik letak tangga. Candi yang seluruhnya dibangun menggunakan batu andesit ini merupakan candi Siwa. yaitu di Dusun Candiabang.

dan Candi Barong. Kecamatan Prambanan. Candi yang berbentuk seperti piramid ini dinamakan Candi Abang karena terbuat dari batubata yang berwarna merah (abang dalam bahasa Jawa). Yogyakarta. dalam candi ini terdapat arca dan alas yoni lambang dewa Siwa berbentuk segidelapan (tidak berbentuk segi empat. seperti biasanya) dengan sisi berukuran 15 cm. banyak terdapat tumpukan batu candi dan di antaranya dahulu ditemukan arca lembu . Kabupaten Sleman. tidak jauh dari bandara Adisucipto. Dalam reruntuhan candi yang belum sepenuhnya direnovasi ini. Candi Miri Candi Miri adalah candi Hindu yang berada tidak jauh dari Candi Banyunibo. Bentuk candi ini berupa segi empat dengan ukuran 36 m x 34 meter. candi ini diperkirakan mempunyai umur yang lebih muda dari candi-candi Hindu lainnya. Pada waktu pertama kali ditemukan. yaitu di dusun Dawangsari. candi Kalasan. kelurahan Sambirejo. sekarang banyak ditumbuhi rerumputan sehingga dari jauh nampak mirip seperti gundukan tanah atau bukit kecil.Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 dan ke-10 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. Meskipun demikian. 65.

ada yang di pinggir saluran irigasi pertanian. DIY. Saat ini. . Kelurahan Bokoharjo. benda-benda cagar budaya yang tampak di permukaan pada situs Candi Keblak hanyalah berupa fragmen-fragmen candi yang keletakannya terpisahpisah. dan sebagainya. arca ini pernah diambil bagian kepalanya oleh orang tidak bertanggung jawab sebagai pengoleksi barang peninggalan purbakala. Kecamatan Prambanan. Menurut informasi dari kantor SPSP (Suaka Peninggalan Sejarah Purbakala). Pada permukaan lapik yang terbuat dari batu andesit ini terdapat hiasan berupa motif tanaman dan bunga yang distilir.Nandi. Kabupaten Sleman. 66. Lapik tersebut memiliki ukuran tinggi 85 cm. Salah satu artefak yang masih kelihatan utuh adalah sebuah lapik arca yang terletak di belakang rumah penduduk yang bernama Paimo (51). Ada yang di belakang pekarangan penduduk. lebar bagian atas 118 Cm X 118 Cm sedang lebar bagian bawah adalah 120 Cm X 120 Cm. keadaan candi ini telah mengalami kerusakan yang cukup parah. berukuran 120 X 60 sentimeter dengan tinggi 60 sentimeter. Yogyakarta. Candi Keblak Candi Keblak adalah sebuah situs candi Hindu yang terletak di Dusun Marangam. kendaraan dewa Siwa.

berjarak sekitar 20 kilometer arah barat laut dari kota Temanggung. seperti Candi Prambanan. Yogyakarta. dan berada sangat dekat dengan Kali Gendol (100 meter sebelah barat) dan paling utara mendekati Gunung Merapi. 68. candi ini terpendam 6. Situs ini baru ditemukan pada tahun 2008. candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 dan ke-10 pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Desa Purbasari. tepatnya di permukiman warga Dusun Liyangan. Pada saat ditemukan pada tahun 1982.5 meter di bawah tanah. Pembangunan dan Penemuan Kembali Menurut perkiraan.67. Kabupaten Temanggung. Candi Liyangan Candi Liyangan adalah situs purbakala berupa candi dan kawasan permukiman di lereng timur Gunung Sundoro. Candi Morangan Candi Morangan adalah candi Hindu yang berada di dusun Morangan. kecamatan Ngemplak. Sleman. . Kecamatan Ngadirejo. yaitu sezaman dengan pembuatan candi-candi Hindu. kelurahan Sindumartani. Jawa Tengah.

sekaligus situs pertanian. pemiliknya. . membawa pulang batu-batu tersebut dan menyusun lagi di halaman rumahnya. Candi Losari Candi Losari adalah sebuah candi yang diduga dari agama Hindu. Jawa Tengah (lokasi).Penemuan pertama berupa talud. Candi Losari ditemukan di tengah kebun salak ketika Badri. 69. menggali parit pada tanggal 11 Mei 2004. karena yoni ini memiliki tiga lubang. Kabupaten Magelang. tidak seperti umumnya. seorang guru SMP Negeri 12 di Kota Magelang. arca. Desa Salam. Berdasar gambaran hasil survei penjajakan Balai Arkeologi Yogyakarta menyimpulkan bahwa Situs Liyangan merupakan situs dengan karakter kompleks. yoni. dan batu-batu candi. Candi tersebut berukuran sekitar 3x3 meter. Badri. terpendam di dalam lahar dari Gunung Merapi. indikasi sebagai situs permukiman. Kecamatan Salam. Penemuan ini kemudian ditindaklanjuti dengan ekskavasi arkeologis dan rekonstruksi oleh pemerintah melalui Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah dan Balai Arkeologi Yogyakarta. Penelitian dan penggalian lebih lanjut dilakukan Balai Arkeologi Yogyakarta pada 2010 dan 2011 menyimpulkan bahwa situs tersebut bukan merupakan candi besar tetapi sebuah perdusunan Mataram Kuno. Dari situs ini baru ditemukan satu bangunan candi yang masih utuh. Penemuan selanjutnya sebuah bangunan candi yang tinggal bagian kaki dan di atasnya terdapat sebuah yoni yang unik. Di galian tersebut ternyata terdapat banyak batu candi. terletak Dusun Losari. situs ritual. menghadap ke barat.

Candi Watu Gudhig Candi Watu Gudhig adalah nama sebuah candi yang dibangun pada sekitar abad ke-9. terletak sekitar 4 km sebelah barat daya Candi Prambanan. candi ini dibangun pada abad ke-9 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. Kabupaten Sleman. 71. Menurut perkiraan. Pada saat pertama kali ditemukan. Nama Watu Gudhig adalah nama yang diberikan oleh penduduk setempat karena batu-batu candi (umpak batu) ditumbuhi lumut dan warnanya berbintik-bintik seperti penyakit kulit (gudhig). . (Lokasi di Wikimapia). Masih belum diketahui pasti nama asli dari candi ini. Tepatnya di pinggir sebelah timur sungai Opak atau sebelah barat jalan raya Prambanan dengan Piyungan (sebelah timur kota Yogyakarta). Candi Dawangsari Candi Dawangsari adalah candi Hindu-Buddha yang berada di sebelah utara dari Candi Barong. reruntuhan candi ini mempunyai beberapa stupa yang merupakan pertanda Buddhisme dan patung Ganesha sebagai perlambang akan pemujaan terhadap agama Hindu.70. yaitu di dusun Dawangsari. Sambirejo. DIY. Prambanan.

Penelitian yang pernah dilakukan oleh Puslitarkenas. saat sekarang candi dimaksud telah diberi seorang juru pelihara yang mempunyai tugas pelestarian dan pengamannnya. Artefak yang pernah ditemukan di candi ini antara lain berupa Yoni. Kondisi Candi Lesung Batu saat ini masih berupa gundukan tanah yang dibagian permukaannya terdapat sebaran bata kuno. Musi Rawas. Situs ini merupakan sebuah tinggalan budaya dari masa klasik yaitu HindhuBudha di Indonesia. Sumatra Selatan. Guna pelestariannya. Perelitian yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa di sekitar candi tersebut juga ditemukan struktur bata yang kemungkinan merupakan pagar pembatas. Candi Ngawen . struktur bata yang saat ini kondisinya sudah sangat rapuh. Candi Lesung Batu Candi Lesung Batu adalah situs arkeologi yang terletak di kecamatan Rawas Ulu. Balai Arkeologi Palembang serta Suaka Peninggalan Purbakala Jambi mengindikasikan bahwa candi dimaksud mempunyai latar belakang agama Hindhu.72. pecahan keramik asing. 73. Candi tersebut terletak di perkebunan karet milik masyarakat yang saat ini masih produktif.

. Dinamakan 'Bubrah' karena keadaan candi ini rusak (bubrah dalam bahasa Jawa) sejak ditemukan. Kinnari. Desa Bugisan. Kabupaten Magelang. Secara administratif. candi ini terletak di Dukuh Bener. 74.Candi Ngawen adalah candi Buddha yang berada kira-kira 5 km sebelum candi Mendut dari arah Yogyakarta. di antaranya adalah ukiran Kinnara. candi ini dibangun oleh wangsa Sailendra pada abad ke-8 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. dan kala-makara. candi ini dibangun pada abad ke-9 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. Menurut Soekmono keberadaan candi Ngawen ini kemungkinan besar adalah bangunan suci yang tersebut dalam prasasti Karang Tengah pada tahun 824 M. Kecamatan Prambanan. Sebuah patung Buddha dengan posisi duduk Ratnasambawa yang sudah tidak ada kepalanya nampak berada pada salah satu candi lainnya. Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Klaten. Menurut perkiraan. satu periode dengan Candi Sewu. Candi ini terdiri dari 5 buah candi kecil. Beberapa relief pada sisi candi masih nampak cukup jelas. yaitu Venuvana (Sanskerta: 'Hutan Bambu'). Menurut perkiraan. dua di antaranya mempunyai bentuk yang berbeda dengan dihiasi oleh patung singa pada keempat sudutnya. yaitu di desa Ngawen. Candi Bubrah Candi Bubrah adalah salah satu candi Buddha yang berada di dalam kompleks Taman Wisata Candi Prambanan. yaitu di antara Percandian Rara Jonggrang dan Candi Sewu. kecamatan Muntilan.

Candi Sojiwan untuk pertama kalinya ditemukan oleh para penjelajah Barat pada tahun 1813 oleh Kolonel Colin Mackenzie. Sebuah ciri khas candi ini ialah adanya sekitar 20 relief di kaki candi yang berhubungan dengan cerita-cerita Pancatantra atau Jataka dari India. tinggal 19 relief yang sekarang masih ada. seorang anak buah Raffles. Jawa Tengah. Candi ini dibangun kurang lebih pada saat yang sama dengan candi Plaosan. kecamatan Prambanan. . candi Sojiwan kurang lebih dibangun antara tahun 842 dan 850 Masehi. Ia yang sedang meneliti peninggalan-peninggalan kuno di sekitar daerah Prambanan. Saat ditemukan masih terdapat beberapa arca Buddha. menemukan kembali sisa-sisa tembok yang mengelilingi candi ini. Menurut beberapa prasasti yang sekarang disimpan di Museum Nasional Republik Indonesia di Jakarta. walaupun tidak utuh lagi. Reruntuhan batu di candi Sojiwan yang masih dalam proses pemugaran. dengan sisa reruntuhan setinggi 2 meter saja.Candi ini mempunyai ukuran 12 m x 12 m terbuat dari jenis batu andesit. Candi Sojiwan Candi Sojiwan adalah sebuah candi Buddhis yang terletak di desa Kebon Dalem Kidul. 75. Dari 20 relief ini. kabupaten Klaten.

Candi Kethek . Jumlah relief yang dibicarakan ada sekitar 12. Tidak hanya itu. terdapat Candi Merak. 76. Kabupaten Klaten. Kira-Kira dua kilometer dari Candi Karangnongko. Reruntuhan candi ini ditemukan pada tahun 1970-an. kira-kira berukuran 3x3 m² dengan tinggi + 0. Sayang sekali kondisi relief-relief ini banyak yang sudah memprihatinkan. Tidak jauh dari candi ini (kira-kira lima meter) terdapat mata air yang jernih. warga juga menyebut Candi Karangnongko dengan nama Sumur Bandung. 77. berbagai peninggalan dari sekitar abad ke-8-9 Masehi.5 m.Di bawah ini disajikan setiap relief yang dipetik dari cerita fabel Pancatantra atau jataka yang berada di candi Sojiwan. Cerita relief dibaca menuju ke selatan (mapradakṣiṇa). dan di dasar mata air ini terdapat susunan batu-batu yang menyerupai pondasi kolam zaman dulu. banyak ditemukan di wilayah kecamatan ini. Bangunan ini hanya tinggal pondasi. Karena temuan ini. Candi Karangnongko Candi Karangnongko adalah sebuah candi yang terletak di tengah areal persawahan di pusat Kecamatan Karangnongko.

Candi ini dinamakan demikian karena penduduk setempat mempercayai bagian atas dari candi ini menyerupai Hanoman. pengunjung harus berjalan kaki melewati jalan setapak selama kurang lebih 15 menit. berbatasan dengan Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Sleman. Kethek dalam bahasa Jawa berarti kera.Candi Kethek terletak di sebelah timur laut Candi Ceto dan menempati lahan milik Perum Perhutani.480 meter persegi. Hal ini didasarkan pada temuan arca kura-kura yang merupakan simbol Dewa Wisnu. Arsitektur punden berundak Candi Kethek sangat mirip dengan Candi Ceto dan Candi Sukuh. Lokasi ini berada di sebelah barat laut dari wilayah Klaten. Meskipun keberadaan candi ini sudah diketahui sejak tahun 1842. ekskavasi oleh Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah bekerja sama dengan Jurusan Arkeologi Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar baru dilakukan pada tahun 2005. Candi Merak Candi Merak adalah peninggalan purbakala berupa kompleks percandian di Dukuh Candi. Waktu pendiriannya pun diperkirakan hampir sama dengan kedua candi tersebut yaitu pada sekitar abad XV. Untuk mencapai tempat ini. Candi Merak berdiri di atas lahan seluas 1. Kompleks candi . 78. tokoh pewayangan berwujud kera putih. Jawa Tengah. Hingga saat ini. salah satu dewa dalam ajaran agama Hindu. terutama untuk mencari prasasti atau artefak yang memberikan informasi mengenai tata letak candi. Ekskavasi tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa Candi Kethek merupakan candi Hindu. Desa Karangnongko. penelitian mengenai Candi Kethek masih terus dilakukan. Kabupaten Klaten. Kecamatan Karangnongko.

dan Candi Bekelan. panjang 310 cm. Candi ini didirikan sekitar abad ke-9-10. Di sekitar Candi Merak terdapat berbagai peninggalan purbakala lain seperti Candi Karangnongko. Candi ini mempunyai tangga naik yang tebuat dari batu andesit yang terletak di sebelah utara. panjang 540 cm dan lebarnya 500 cm. lebar 300 cm. Penelitian atas Candi Merak dilakukan sejak tahun 1925/1926 oleh Dinas Purbakala. 79. Candi Bacem I mempunyai 6 buah umpak batu dan dua buah batu candi dengan batu sudut antefik. yaitu candi Bacem I yang mempunyai ukuran tinggi 109 cm. baik yang masih polos maupun yang sudah mempunyai hiasan. Sedangkan di Candi Bacem II ditemukan 11 buah umpak. Kecamatan Sutojayan. Kabupaten Blitar. lima buah batu candi dan satu buah puncak candi. Sementara itu. Candi yang terbuat dari batu bata ini terdiri dari dua buah candi. pemugaran Candi Merak dilakukan secara bertahap dan pada tahun 2011 telah selesai dengan pemasangan batu sungkup atap meskipun bagian kemuncak belum ditemukan. dan Candi Bacem II yang berukuran tinggi 110 cm. .terdiri atas satu bangunan induk dan tiga candi perwara. Candi Kriyan. yaitu pada zaman Kerajaan Mataram Kuna. Bentuk dari kedua candi ini tidak beraturan karena susunan batu batanya sudah tidak menunjukkan profil yang jelas. sedangkan bagian tubuh dan atap candi sudah tidak ditemukan lagi. Desa Bacem. Jarak antara Candi Bacem I dan Candi Bacem II sekitar 500 m. Candi Bacem Candi Bacem adalah sebuah candi yang terletak di Dusun Cungkup. Jawa Timur. dan hanya tinggal susunan batu bata pada pondasinya saja.

relung timur untuk arca Ganesha. De Haan dari Jawatan Purbakala Hindia-Belanda. Candi ini diperkirakan berusia lebih dari 1400 tahun dan diyakini adalah peninggalan Prabu Gajayana. Candi ini ditemukan pada tahun 1921 berupa gundukan bukit batu. Kata Badut diduga berasal dari bahasa Sanskerta Bha-dyut yang berarti sorot Bintang Canopus atau Sorot Agastya. Orang pertama yang memberitakan keberadaan Candi Badut adalah Maureen Brecher. Kabupaten Malang. Pada ruangan induk candi yang berisi lingga dan yoni. relung utara untuk arca Durga Mahisasuramardini. Dua relung di kanan dan kiri pintu mestinya berisi arca Mahakala dan Nandiswara. Sebagaimana umumnya percandian Hindu di Jawa. dan di sisi selatan terdapat relung untuk arca Agastya yakni Siwa sebagai Mahaguru. Namun di antara semua arca itu hanya arca Durga Mahisasuramardini yang tersisa di Candi Badut.80. seorang kontrolir bangsa Belanda yang bekerja di Malang. pada bagian dinding luar terdapat relung-relung yang semestinya berisi arca. Secara administratif candi badut terletak di dusun Karang Besuki. reruntuhan dan tanah. Jawa Timur. Dari hasil penggalian . di bagian barat kota Malang. Candi Badut dibangun kembali pada tahun 1925-1927 di bawah pengawasan B. Candi Badut Candi Badut adalah sebuah candi yang terletak di kawasan Tidar. Para ahli menyatakan bahwa Candi Badut merupakan peralihan gaya bangunan Klasik dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Kecamatan Dau. penguasa kerajaan Kanjuruhan sebagaimana yang termaktub dalam prasasti Dinoyo bertahun 760 Masehi. simbol Siwa dan Parwati.

Candi berbahan bata ini berdenah segi empat dengan tangga masuk di bagian barat. Candi yang tersisa baturnya saja itu berukuran 11.5 m yang dibatasi tembok setinggi 75 cm dengan panjang sekitar 50 m. Candi ini termasuk salah satu yang masih berdiri kokoh. Mojokerto Jawa Timur. provinsi Jawa Timur. Denah candi berbentuk segi empat. 82. 81. Di atas pintu bilik terdapat hiasan kala. Candi Bangkal Candi Bangkal adalah sebuah candi peninggalan Majapahit yang terletak di Desa Bangkal. kecuali bagian kaki yang masih dapat dilihat susunannya. Indonesia. Kabupaten Tulungagung. Candi Boyolangu/Candi Gayatri Candi Boyolangu adalah sebuah candi yang berada di tengah pemukiman penduduk di wilayah Dusun Boyolangu. Kecamatan Boyolangu. kecamatan Ngoro. Untuk memasuki percandian ini. harus melalui sebuah lorong selebar 2.yang dilakukan pada saat itu diketahui bahwa bangunan candi telah runtuh sama sekali.40 m. Pada kaki candi terdapat tangga menuju bilik candi. Desa Boyolangu. dan .40 m x 11.

Merupakan candi Hindu kuno yang dibangun pada tahun Saka 820 atau 898 Masehi. Dusun Turi Desa Geger kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung. Berdasarkan pada angka tahun yang terdapat pada bangunan induk dan Kitab Nagarakertagama bahwa candi Boyolangu dibangun pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1359 . 83.ukuran penampil/ tangga masuknya adalah 2. sisa bangunan itu terdiri atas sebuah candi induk dan dua candi perwara yang masing-masing berada di kiri-kanannya (utara dan selatan). Arca terebut berukuran tinggi 120 cm dengan lebar 168 cm dan tebal 140 cm. Saat ini arca tersebut ditempatkan di bawah naungan sebuah cungkup tanpa dinding.1389 M ) dengan nama Prajnyaparamitapuri. Candi Penampihan Candi Penampihan adalah merupakan candi Hindu kuno peninggalan kerajaan Mataram kuno yang terletak dilereng Gunung Wilis. Tokoh tersebut adalah isteri ke empat Raja Wijaya pendiri kerajaan Majapahit. Tokoh wanita tersebut adalah Gayatri atau seorang pendeta wanita Budha masa kerajaan Majapahit yang bergelar Rajapadmi.68 m x 2. Arti Penampihan itu . Candi ini dahulu berfungsi sebagai tempat penyimpanan abu Jenasah Gayatri dan sekaligus tempat pemujaan agama Budha. Candi tampak berpusat pada tokoh utama berupa arca wanita berukuran besar yang diletakkan pada candi induk.08 m. Candi ini diketemukan kembali pada tahun 1914 dalam timbunan tanah. Secara horisontal.

84. hingga Majapahit sekitar abad 9-14 M. Kediri. candi ini terus digunakan untuk bertemu dan memuja Tuhan. juru kunci Candi Penampihan. Candi Dorok Candi Dorok yang ditemukan di Dusun Dorok. Vaisya dan Sudra. prasasti itu juga memberikan informasi tentang Catur Asrama yaitu sistem sosial masyarakat era itu di mana pengklasifikasian masyarakat (stratifikasi) berdasarkan kasta dalam agama Hindu yaitu Brahmana. Satria. serta seorang yang bernama Mahesa lalatan. Candi Penampihan merupakan candi pemujaan dengan tiga tahapan (teras) yang dipersembahkan untuk memuja Dewa Siwa. dimana konon peresmian candi ini dengan mengadakan pagelaran Wayang (ringgit). terbuat dari batu bata. Serta seorang putri yang konon bernama Putri Kilisuci dari Kerajaan Kediri. seperti umumnya candi- . Desa Manggis. prasasti itu berkisah tentang Nama-nama raja Balitung.sendiri konon berasal dari Bahasa Jawa yang berarti antara penolakan dan penerimaan yang bersyarat. siapa dia? Sejarah lisan maupun artefak belum bisa menguaknya. Sang Hyang Wenang. Selain menyebutkan nama. Singosari. Berdasarkan Penuturan Bu Winarti umur 44 Tahun. Kecamatan Puncu . Selanjutnya era demi era pergolakan perebutan kekuasaan dan politik di tanah jawa berganti mulai dari kerajaan Mataram Kuno. Selain Arca terdapat sebuah prasasti kuno yaitu Prasasti Tinulat tertulis dengan menggunakan huruf Pallawa dengan stempel berbentuk lingkaran di bagian atas prasasti.Kabupaten Kediri ini.

cangkul yang digunakannya mengenai tumpukan batu bata yang ketika digali lebih lanjut makin melebar dan membentuk bidang segiempat. 85. Jawa Timur. Dikarenakan telah terkubur cukup lama dan belum dilakukannya renovasi mengakibatkan batu penyusun candi ini tampak berwarna putih seperti warna tanah yang ada disekitarnya dan banyak ditumbuhi lumut pada bagian dasarnya. Candi Gayatri. Boyolangu. Saat menggali tanah. dan Goa Selomangleng. Candi Dadi Candi Dadi terletak di Desa Sanggrahan.candi di wilayah Jawa Timur. Candi Gambar Wetan . Bangunan candi ini terletak dibawah permukaan tanah sedalam 3 meter. 86. Letak dari Candi Dadi tidak jauh dari lokasi Candi Cungkup. Tulungagung Tulungagung. Candi Dorok ditemukan oleh seorang petani secara tidak sengaja saat hendak menanam bibit pohon Melinjo di pekarangan rumahnya. Lokasi candi berada di puncak gunung dan hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Penggalian lebih lanjut oleh dinas arkeologi menemukan bahwa tumpukan batu bata tersebut merupakan bagian dari badan Candi yang hal itu berarti pula bagian atas dari Candi Dorok ini sudah tidak ada lagi.

Candi Gambar Wetan adalah sebuah candi yang terletak di kabupaten Blitar. 87. Tidak ada kendaraan umum yang secara khusus bisa mengangkut wisatawan langsung ke Candi Gambar Wetan. sedangkan Panataran terletak 12 km utara Kota Blitar. Candi Gambar Wetan terletak 7 km ke arah utara Candi Panataran. Candi ini dapat ditempuh dengan menumpang truk pasir ke arah utara 7 km dan baru berjalan kaki ke arah candi dengan melewati wilayah perkebunan tebu (dahulu perkebunan kopi pada zaman belanda). Jawa Timur. Yang ada hanyalah menumpang truk pasir ke arah penambangan pasir atau disebut juga dengan "laharan" di sebelah selatan perkebunan Candi Sewu. Candi ini tidaklah utuh. Berdasarkan berbagai gaya yang ditemui dari sisa hiasannya. candi ini diperkirakan dibangun pada masa kerajaan Majapahit. Candi berada di atas puncak bukit dengan melalui tangga yang dibuat dengan dwarapala yang menjagany). Bagian lain dari komponen areal ini adalah 2 buah dwarapala yang menjaga di pinggir tangga masuk candi ini. Desa Gunung Gangsir. Jawa Timur. Sebagian dari keseluruhan tanah di sekitar candi ini tanah berpasir karena candi ini terletak di sebelah sebelah selatan Gunung Kelud dan menjadi aliran lahar Gunung Kelud. Kabupaten Pasuruan. . Hanyalah tinggal batur candi yang masih utuh dengan sebagian relief yang masih tersisa. Candi Gunung Gangsir Candi Gunung Gangsir adalah sebuah candi yang terletak di Dukuh Kebon Candi. Kecamatan Beji.

Sedangkan kata gangsir (Jawa: nggangsir) berarti menggali lubang di bawah permukaan tanah. Maka dikenallah bangunan candi ini dengan nama Candi Gunung Gangsir. Denah lantai dasar merupakan segi empat dengan sebuah tonjolan pada sisi timur. memiliki 4 lantai. Menurut keterangan penduduk. Denah tubuh dan atap candi juga segi empat. dengan dua lantai dasar yang merupakan tubuh dan atap candi yang sebenarnya. Bangunan candi yang terbentuk terbuat dari batu bata ini.Nama candi ini masih merupakan mitos penduduk sekitar. Kabupaten Blitar. nama ini muncul ketika pada suatu saat ada seseorang yang berusaha 'menggangsir' gunung ini untuk mencuri bendabenda berharga di dalam bangunan candi ini. Jawa Timur Bangunan Kompleks Candi Kotes terdiri atas dua bangunan yang disebut Candi Kotes I dan Candi Kotes II. Kecamatan Gandusari. yaitu bahwa nama 'gunung' diambil dari keberadaan bangunan candi ini pada masa lampau yang dilingkupi oleh gunung. . Candi Kotes Candi Kotes adalah kompleks sebuah candi yang terletak di Desa Kotes. tetapi pada bagian ini keempat sisi dinding tubuh candi memiliki sebuah bidang tonjolan yang ramping 88. berlawanan arah dengan keletakan tangga.

timur dan selatan tubuh candi terdapat relung-relung semu yang di atasnya juga terdapat hiasan kala. Candi Kotes II Candi Kotes II kondisi bangunannya masih baik dan mempunyai ukuran panjang 754 cm. dan bangunan yang tersisa hanya berupa dasar candi dan tangga masuk yang berada di sebelah barat. Bagian atap candi berbentuk kubus yang penuh dengan ukiran dan hiasan antefik. lebar 224 cm. sedangkan di sisi tangga terdapat pahatan angka tahun 1222 Saka (1300 M). Bangunan candi menghadap ke barat dan pada bagian timur laut candi terdapat pahatan angka 1223 Saka (1301 M). dan struktur bangunan candinya hanya tinggal bagian kaki candi yang berbentuk segi empat. Di atas kaki candi terdapat dua buah altar dan satu miniatur candi. Candi Lor Candi Lor merupakan bangunan candi yang terbuat dari batu bata merah yang diyakini sebagai monumen cikal bakal berdirinya kabupaten Nganjuk yang diperingati setiap tanggal 10 April setiap tahunnya. tubuh candi dan kaki candi. lebar 537 cm dan tingginya 90 cm. Miniatur candi ini memiliki tiga bagian yaitu atap candi. Di bagian tubuh candi terdapat pintu gerbang yang menghadap ke arah barat dan di atas pintunya tersebut terdapat hiasan berupa kala.Candi Kotes I Candi Kotes I mempunyai ukuran panjang 360 cm. 89. sedangkan di sisi sebelah utara. . Candi Kotes II berbentuk segiempat. tinggi 142 cm.

Sebuah undakan dari bawah menuju ke atas permukaan altar. Jawa Timur. Candi Meja Candi Meja merupakan sebuah peninggalan purbakala di Kabupaten Tulungagung. . Kabupaten Tulungagung. Bangunan semacam ini umum pada masa Klasik Akhir atau Klasik Muda. Kedua peninggalan ini terletak di Desa Sanggrahan. Kecamatan Boyolangu. Candi Meja terletak di lereng bukit. tidak jauh di atas Gua Selamangleng. 90. bangunan semacam itu ditemukan di lereng-lerang gunung di Jawa Timur. diketahui bahwa Mpu Sindok. Rakai Baliswara serta Rakai Kanuruhan pada tahun 937 untuk membangun sebuah bangunan suci bernama Srijayamerta sebagai pertanda penetapan kawasan Anjuk Ladang (kemudian nama ini menjadi "Nganjuk") sebagai kawasan swatantra atas jasa warga Anjuk Ladang dalam peperangan. Umumnya. diketahui dari tulisan Hoepermans. Keistimewaan candi ini adalah wujudnya yang berupa altar. dan sebatang pohon kepuh yang telah tumbuh sejak tahun 1866. raja Mataram Hindu yang bergelar Sri Maharaja Sri Isyana Wikrama Dharmottunggadewa memerintahkan Rakai Hinu Sahasra. Pada areal Candi Lor terdapat dua makam abdi dalem kinasih Mpu Sindok yang disebut Eyang Kerto dan Eyang Kerti.Dari prasasti Anjuk Ladang. Bangunan candi merupakan altar persegi di atas bongkahan batuan besar.

Bangunannya terletak ditepi jalan beraspal antara Kuncir dan Ngetos. Bangunan ini secara fisik sudah rusak. Lubang tersebut diduga berfungsi sebagai tempat bertapa. berdasarkan bentuknya candi ini dibuat pada abad XV (kelimabelas) yaitu pada zaman kerajaan (Majapahit). sehingga sukar sekali . Selomangleng dalam bahasa Jawa lebih dapat diartikan sebagai sebuah batu besar yang dipahat dan dibuat lubang mirip goa.91. candi tersebut dibuat sebagai tempat pemakaman raja Hayam Wuruk dari Majapahit. sekitar 17 kilometer arah selatan kota Nganjuk. Kabupaten Tulungagung. Menurut para ahli. Pada dinding di atas salah satu ceruk terdapat releif kala sebgaimana umumnya candi-candi di Jawa 92. Candi ini merupakan ceruk yang dibuat pada sebungkah batu. Dan menurut perkiraan. Kecamatan Ngetos. Jawa Timur. Candi Ngetos Candi Ngetos terletak di Desa Ngetos. Candi Selomangleng Candi Selomangleng adalah sebuah peninggalan purbakala yang berada Desa Sanggrahan. bahkan beberapa bagiannya sudah hilang. Selo dalam bahasa Jawa berarti 'batu'. Candi ini terletak tidak jauh dari Candi Meja. Kecamatan Boyolangu.

Kalau dikaitkan dengan agama yang dianut raja Hayam Wuruk. Bangunan utama candi tersebut dari batu merah. Atapnya diperkirakan terbuat dari kayu (sudah tidak ada bekasnya). bahwa didekat berdirinya candi ini pernah berdiri candi berukuran lebih kecil (sekitar 8 meter persegi). Berdasarkan arca yang ditemukan di candi ini. menghadap ke barat dengan ambang serta tutup gerbang dari batu andesit. sehingga akibatnya lebih cepat rusak. namun bentuk keduanya sama. dapat dikatakan bahwa Candi Ngetos bersifat Siwa–Wisnu.ditemukan bentuk aslinya. Candi ini berada Candi ini merupakan suatu bangunan persegi empat dari batu bata. Candi Pari Candi Pari adalah sebuah peninggalan Masa Klasik Indonesia di Desa Candi Pari. .J. Kabupaten Sidoarjo. 93. Dahulu. Merupakan peninggalan zaman Majapahit pada masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk 1350-1389 M. Krom memperkirakan bahwa bangunan candi tersebut semula dikelilingi oleh tembok yang berbentuk bulat cincin. Menurut seorang ahli (Hoepermas). Lokasi tersebut berada sekitar 2 km ke arah barat laut pusat semburan lumpur PT Lapindo Brantas saat ini. yaitu berupa arca Siwa dan arca Wisnu. N. Propinsi Jawa Timur. amatlah sesuai yaitu agama Siwa-Wisnu. Kecamatan Porong. di atas gerbang ada batu dengan angka tahun 1293 Saka = 1371 Masehi.

Bentuk bangunan candi ini berupa pintu gerbang paduraksa dengan puncak berbentuk kubus. Candi Rambut Monte Candi Rambut Monte adalah sebuah candi yang terletak di Desa Krisik. Pada bagian atas ambang pintu terdapat pahatan angka tahun 1312 Saka (1390 M). Secara umum kondisi candi saat ini masih cukup terawat. Kabupaten Blitar. lebar 296 cm dan tingginya 85 cm dengan tangga naik berada di sisi barat. 95. dengan ukuran panjang 4. Kecamatan Doko. Pintu gerbang ini terbuat dari batu andesit. Jawa Timur. namun hanya mempunyai pelipit garis saja. Bangunan candi hanya tinggal bagian kaki dan tubuhnya saja. lebar 2.09 m. Kecamatan Gandusari.6 m. Pintu gerbang memiliki sayap pada kanan kirinya dan tidak mempunyai relief. sedangkan bagian atap candi telah mengalami keruntuhan .27 m dan tingginya 5.94. Jawa Timur Candi ini terbuat dari batu andesit dan berdenah segi empat. Candi Plumbangan Candi Plumbangan adalah sebuah candi yang terletak di Desa Plumbangan. dengan berukuran panjang 292 cm. Kabupaten Blitar.

Menempati areal seluas 896. Candi Rimbi berlokasi di Desa Pulosari. lebar 9. Atap dan separuh badan candi telah runtuh sehingga sulit dibayangkan seperti apa sebenarnya bentuk badan dan atap candi. bangunan yang masih ada sekarang memiliki ukuran panjang 13. Candi ini juga sering disebut Cungkup Pulo. isteri Werkudara atau yang lebih dikenal dengan nama Bima. Jawa Timur.96.10 meter. dan tinggi 12 meter. Candi Sanggariti . Badan Candi Rimbi dibentuk dari batuan andesit sedangkan untuk pondasinya dibangun dari bata. Nama Rimbi dikaitkan dengan nama tokoh pewayangan bernama Arimbi.24 meter. Kecamatan Bareng. Kondisi Candi Rimbi ini sepintas mirip dengan Candi Sumur yang berada di Sidoarjo. Candi Rimbi Candi Rimbi adalah peninggalan agama Hindu dari masa Klasik yang berada di Kabupaten Jombang. Kabupaten Jombang.56 meter persegi. 97.

Bentuk unik hanya terlihat dari susunan anak tangga yang berada di sisi selatan candi. Candi Sumur ini diperkirakan dibangun bersamaan dengan Candi Pari. Jawa Timur. Kabupaten Sidoarjo. dan seperti halnya Candi Pari. Didirikan pada masa yang sama dengan Candi Pari. Candi ini dibangun pada sekitar akhir abad ke-8 Masehi. beserta lantai dan fondasi bangunan. Saat ini candi dalam keadaan rusak. Candi ini dipugar tahun 1936 oleh Belanda. Anak tangga ini cukup "curam" dan tidak memiliki dinding tangga di bagian sisinya. Knebel dalam ―Repporten Van De Comissie In Nederlandsch Indie voor Oudheidkundig Onderzoek Op Java en Madoera‖ 1905-1906 Candi Sumur. sekitar 100-200 m sebelah barat daya Candi Pari. Menurut laporan J. 98. juga Candi Pari. keduanya termasuk dalam cagar budaya di Kabupaten Sidoarjo. Candi ini berada di dekat satu sumber air panas. Candi Sumur juga terbentuk dari susunan bata merah. Jawa Timur.tapi ada kesalahan letak di mana kepala di kaki dan sebaliknya dan ahkirnya menjadi puing.Candi Sanggariti atau Songgoriti adalah sebuah candi yang terletak di Kota Batu. Candi Sumur Candi Sumur adalah sebuah peninggalan masa Klasik yang terletak di Kabupaten Sidoarjo. Candi ini berlokasi di Kecamatan Porong. tinggal sisa dari bagian dinding sebelah timur dan selatan. Indonesia. Pada bangunan candi ini juga tidak ditemukan ukiran atau relief-relief yang mendhias dinding atau kaki candi. dibangun untuk mengenang tempat hilangnya seorang sahabat/adik angkat dari salah satu putra Prabu Brawijaya dan istrinya yang menolak tinggal di keraton Majapahit di kala itu. sehingga perlu perhatian .

Di sekeliling tubuh candi dihiasi relief cerita Sudamala yang berjumlah 14 panil yaitu 3 panil di sisi utara.bila pengunjung ingin menaikinya dikarenakan bata penyusun anak tangga atau tempat berpijak kaki itu sendiri tidak tersusun rata dan rapi. Maka diperkirakan candi ini dibuat pada tahun 1400 M dimasa Majapahit karena pendharmaan seorang raja dilakukan 12 tahun setelah raja meninggal dengan upacara srada. Candi Tegowangi Candi Tegowangi merupakan candi yang terletak di Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan. Sedangkan dalam kitab Negarakertagama dijelaskan bahwa Bhre Matahun meninggal tahun 1388 M. 8 panil di sisi barat dan 3 panil sisi selatan.35 m. Pilar-pilar itu tampak belum selesai dikerjakan. kedua tangan diangkat ketas seperti mendukung bangunan candi.tonjolan berukir melingkari candi di atas tonjolan terdapat sisi genta yang berhias. Kabupaten Kediri.2 x 11. Bentuk Secara umum candi ini berdenah bujursangkar menghadap ke barat dengan memiliki ukuran 11. Pondasinya terbuat dari bata sedangkan batu kaki dan sebagian tubuh yang masih tersisa terbuat dari batu andesit. Jawa Timur. 99. Di atasnya terdapat tonjolan . Bagian kaki candi berlipit dan berhias. Indonesia. Cerita ini berisi tentang pengruatan (pensucian) . Pada bagian tubuh candi di tengah-tengah pada setiap sisinya terdapat pilar polos yang menghubungkan badan dan kaki candi. Menurut Kitab Pararaton.2 meter dan tinggi 4. Tiap sisi kaki candi ditemukan tiga panel tegak yang dihiasi raksasa (gana) duduk jongkok. candi ini merupakan tempat Pendharmaan Bhre Matahun.

Candi yang terbuat dari batu andesit ini memiliki bentuk yang sangat sederhana. lebar 300 cm dan tingginya 500 cm. Kecamatan Gandusari. tokoh bungsu dalam cerita Pandawa. Sedangkan pada bilik tubuh candi terdapat Yoni dengan cerat (pancuran) berbentuk naga. Candi ini letaknya masih satu kompleks dengan Situs Gadungan. Jawa Timur. dan diduga bangunan candi ini merupakan tempat penyimpanan alat-alat upacara dari zaman Kerajaan Majapahit yakni pada abad ke 15 M. . dengan ukuran panjang 400 cm. tingginya 200 cm dan menghadap ke arah selatan. Dihalaman candi terdapat beberapa arca yaitu Parwati Ardhenari. Garuda berbadan manusia dan sisa candi di sudut tenggara. Candi Wringin Branjang Candi Wringin Branjang adalah sebuah candi terletak di Desa Gadungan. Sedangkan pintu masuknya berukuran lebar 100 cm. jaraknya sekitar 100 m di sebelah barat Situs Gadungan I. Pada bagian dinding tidak terdapat relief atau hiasan lainnya. Kabupaten Blitar. Bentuk atap candi menyerupai atap rumah biasa. 100. Struktur bangunannya tidak memiliki kaki candi. tetapi hanya mempunyai tubuh dan atap candi saja.Dewi Durga dalam bentuk jelek dan jahat menjadi Dewi Uma dalam bentuk baik yang dilakukan oleh Sadewa. tetapi dinding-dinding ini memiliki lubang ventilasi yang sederhana. Berdasarkan arca-arca yang ditemukan dan adanya Yoni dibilik candi maka candi ini berlatar belakang agama Hindu.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->