P. 1
Metode Harga Pokok Proses

Metode Harga Pokok Proses

|Views: 230|Likes:
Dipublikasikan oleh Adista Wulandari

More info:

Published by: Adista Wulandari on Feb 05, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2015

pdf

text

original

Metode Harga Pokok Proses

Click to edit Master subtitle style
2/5/13

Ciri-ciri Perusahaan yang 2/5/13 Menggunakan Metode Harga Pokok Proses
1.

Produk yang dihasilkan bersifat standar atau homogen, dan biasanya dihasilkan dalam jumlah besar (mass production). Produk dihasilkan terus menerus karena tujuan menghasilkan produk adalah untuk memenuhi kebutuhan pasar.

2.

Bila produk diolah melalui satu departemen. maka perhitungan harga pokok per unit dihitung dengan formula sbb: Harga pokok per unit = Biaya produksi selama periode Jumlah unit yang dihasilkan .2/5/13 Ciri-ciri Perhitungan Harga Pokok Proses 1. Harga pokok produk dihitung pada akhir periode akuntansi.

produksi selama periode Jumlah unit dihasilkan oleh dept. maka harga pokok produk dihitung untuk setiap departemen produksi dengan formula sbb: Harga pokok per unit = Biaya produksi dept.2/5/13 Jika produk diolah melalui beberapa departemen produksi. produksi .

Proses Produksi pada PT semen Padang dan Perhitungan 2/5/13 Harga Pokok per unit Bahan baku Raw Mill Kiln Cement Mill Packing Brg Jadi HP per unit Raw mix HP per unit Klinkers HP per unit Semen curah HP per unit Semen kantong .Gambar 1.

Biaya bahan baku. Biaya produksi dikumpulkan dengan media yang disebut Laporan Harga Pokok Produksi . BTKL dan BOP dibebankan ke produk berdasarkan biaya sesungguhnya.2/5/13 2. 3.

Produk selesai dihitung dg formula sbb: Persediaan BDP awal Produk masuk proses periode ini Total unit yang diproses Persediaan BDP akhir Produk selesai xxx xxx (xxx) xxx xxx . Mengumpulkan data produksi untuk periode tertentu.2/5/13 Prosedur Perhitungan Harga Pokok Proses 1.

Diminta: berapa liter produk selesai selama bulan Januari 200X? .Contoh: 2/5/13 PT Banyu bergerak di bidang produksi air mineral dengan merk “Fresh”. Pada akhir bulan Januari 200X perusahaan memiliki BDP akhir sebanyak 20.000 liter.000 liter dan dalam bulan Januari 200X perusahaan memproses 50. Perusahaan ini memiliki BDP per 1 Januari 200X sebanyak 10.000 liter.

Menghitung HP produk selesai yang dipindahkan ke gudang atau departemen berikutnya dan harga pokok produk yang belum selesai pada akhir periode (persediaan BDP akhir). 4. 5. Menghitung HP per unit untuk setiap unsur biaya produksi.2/5/13 2. Mengumpulkan BBB. . 3. Menghitung unit setara (equivalent units). BTKL dan BOP selama periode tertentu.

Perlakuan dengan metode rata-rata (average cost method) dan metode masuk pertama keluar pertama (MPKP/FIFO).2/5/13 Perlakuan Persediaan BDP awal • Persediaan BDP awal adalah persediaan yang berasal dari produk yang diproses pada periode lalu dan belum selesai sampai akhir periode. • .

. 2.2/5/13 Metode HP rata-rata 1. Total biaya untuk setiap elemen biaya produksi dihitung dengan menambahkan masing-masing elemen biaya BDP awal (biaya yang terjadi periode lalu) dengan biaya produksi yang terjadi periode ini. Produk selesai dan BDP akhir tidak dibedakan apakah berasal dari BDP awal atau produk masuk proses periode ini.

2/5/13 Metode MPKP / FIFO 1. Biaya produksi (harga pokok) BDP awal dipisahkan dari biaya produksi yang terjadi periode ini. Persediaan BDP awal diasumsikan diproses lebih dahulu dan setelah selesai baru dilakukan pemrosesan terhadap produk masuk proses periode ini. . 2.

Terdiri dari 3 bagian: .2/5/13 Laporan Harga Pokok Produksi • Digunakan untuk menghitung harga pokok produksi.Data produksi .Elemen biaya produksi • .Biaya dibebankan .

Formula data produksi: 2/5/13 Produk Masuk Proses + BDP awal = Produk Selesai + BDP Akhir Elemen biayaBDP Biaya Produksi Total Biaya HP produksi dg metode HP rata-rata: Awal xxx xxx xxx xxx Periode ini xxx xxx xxx xxx Produksi xxx xxx xxx xxx BBB BTKL BOP TOTAL .

2/5/13 Elemen biaya produksi dg metode FIFO: Total Biaya Produksi HP BDP Awal Biaya periode ini: BBB BTKL BOP TOTAL xxx xxx xxx xxx xxx .

2/5/13 • Unit setara (equivalent units) adalah perkiraan unit selesai dengan menggunakan biaya yang telah terjadi. Unit setara? .000 liter dengan tingkat penyelesaian BB. • Persentase penyelesaian adalah persentase penyerapan biaya produksi oleh persediaan BDP Misal persediaan BDP akhir 20. BTK dan BOP 40%.

2/5/13 Perhitungan unit setara dengan menggunakan metode HP rata-rata: Unit setara = produk selesai + (persediaan BDP akhir x persentase penyelesaian) .

produk selesai 40.000 liter.2/5/13 • Contoh: PT Banyu memiliki persediaan BDP awal 10. BTK 60% dan BOP 30%).000 liter (BB 100%. Berapa unit setara untuk masing-masing elemen biaya produksi dengan metode harga pokok rata-rata? .000 liter dan persediaan BDP akhir 20. BTK 50% dan BOP 40%).000 liter (BB 100%. produk masuk proses 50.

2/5/13 Perhitungan unit setara dengan menggunakan metode FIFO: Unit setara = Persediaan BDP awal x %-tase penyelesaian yang diperlukan + produk selesai dari proses periode ini + persediaan BDP Akhir x %tase penyelesaian .

Unit setara .2/5/13 • Harga Pokok Produk per unit Biaya per unit untuk setiap elemen produksi = Total biaya utk setiap elemen biaya prod.

000 3.000 4.000.200.200.000 9.00 0 0 1. diketahui biaya produksinya sbb: Biaya Biaya TOTAL periode periode ini lalu (HP BDP awal) 3.Misal dari contoh sebelumnya (PT Banyu).000 2/5/13 BBB BTK 6.000 Berapakah HP produk per unit dengan menggunakan BOP .00 18.000.000 5.000 15.200.000.000.200.000.

.2/5/13 • Masih dengan contoh PT Banyu hitung Biaya yang diperhitungkan (dengan metode HP ratarata dan MPKP) dan buat Laporan HP Produksi dengan 2 metode tersebut.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->