Prosedur Kepesertaan JAMSOSTEK

http://www.jamsosindonesia.com/cetak/print_artikel/72

Prosedur Kepesertaan JAMSOSTEK
1. Kepesertaan Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja (TK DHK) 2. Kepesertaan Tenaga Kerja di Luar Hubungan Kerja (TK LHK) 3. Kepesertaan Tenaga Kerja Jasa Konstruksi (HBK JK)

1. Kepesertaan Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja (TK DHK)
Yang dimaksud dengan Pekerja yang melakukan pekerjaan di dalam hubungan kerja (Pekerja dalam hubungan kerja – DHK) adalah orang yang bekerja pada setiap bentuk usaha (perusahaan) atau perorangan dengan menerima upah termasuk tenaga harian lepas, borongan, dan kontrak. Pedoman penyelenggaraan berdasarkan pada PP No. 14 Tahun 1993 Tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan PP perubahannya dan PERMEN NO. PER-12/MEN/VI/2007

1.1. Syarat dan Ketentuan Kepesertaan
Pengusaha yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 10 (sepuluh) orang atau lebih, atau membayar upah paling sedikit Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah) sebulan, wajib mengikutsertakan tenaga kerjanya dalam program jaminan sosial tenaga kerja. Pengusaha yang telah menyelenggarakan sendiri program pemeliharaan kesehatan bagi tenaga kerjanya dengan manfaat yang lebih baik dari paket jaminan pemeliharaan kesehatan dasar, tidak wajib ikut dalam jaminan pemeliharaan yang diselenggarakan oleh PT JAMSOSTEK. Program jaminan sosial tenaga kerja meliputi:
1. Jaminan kecelakaan kerja 2. Jaminan kematian 3. Jaminan hari tua 4. Jaminan pemeliharaan kesehatan

Jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tua diperuntukkan bagi tenaga kerja. Jaminan pemeliharaan kesehatan diperuntukkan bagi tenaga kerja dan keluarga. Untuk peserta berkeluarga, program jaminan pemeliharaan kesehatan mencakup diri, suami/istri, anak maksimal 3 orang berusia maksimal 21 tahun, belum bekerja, belum menikah

1.2. Iuran
Iuran Jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan pemeliharaan kesehatan ditanggung sepenuhnya oleh pengusaha. Iuran jaminan hari tua sebesar 3,70% ditanggung oleh pengusaha dan sebesar 2% ditanggung oleh tenaga kerja. Besarnya iuran: Jaminan kecelakaan kerja
1. Kelompok I 2. Kelompok II 3. Kelompok III 4. Kelompok IV 5. Kelompok V : : : : : 0,24% dari upah sebulan 0,54% dari upah sebulan 0,89% dari upah sebulan 1,27% dari upah sebulan 1,74% dari upah sebulan

Jaminan hari tua sebesar 5,70% sebulan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan sebesar 6% dari upah sebulan bagi tenaga kerja yang sudah berkeluarga, dan 3% dari upah sebulan bagi tenaga kerja yang belum bekerja. Dasar perhitungan iuran jaminan Pemeliharaan kesehatan dari upah sebulan setinggi-tingginya Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah).
SIMULASI PERHITUNGAN IURAN JAMSOSTEK & PPH21 Berdasarkan PP No. 14 Tahun 1993 PT SUMBER MAKMUR Tabel Iuran Jamsostek & PPh21

1 of 5

21-Jan-13 11:34

com/cetak/print_artikel/72 1. Cara Pendaftaran Peserta a. suami/istri dan anak-anak Kantor Cabang PT Jamsostek akan memberitahukan waktu pembayaran dan rekening bank untuk pembayaran iuran Jamsostek Pengusaha membayarkan iuran pertama tenaga kerja sesuai dengan rincian iuran pada formulir Jamsostek 2a kepada Kantor Cabang PT JAMSOSTEK pada bulan yang sama saat mendaftar (bulan kepesertaan) melalui bank yang ditunjuk. dengan melampirkan: 1. Jumlah tenaga kerja dan keluarganya 5. Jaminan pemeliharaan kesehatan diperuntukkan bagi tenaga kerja dan keluarga. Penambahan tenaga kerja dan identitas tenaga kerja dan susunan keluarga tenaga kerja dengan mengisi formulir Jamsostek 1a. tenaga kerja maupun tertanggung peserta JPK. Pengusaha menyampaikan KPJ dan KPK kepada masing-masing tenaga kerja dalam waktu paling lambat 7 (tujuh) hari sejak diterima dari PT JAMSOSTEK Masa berlaku KPJ dan KPK sesuai dengan masa kepesertaan tenaga kerja dalam program JAMSOSTEK c. 2. Jenis atau bidang usaha 4. Sertifikat kepesertaan untuk perusahaansebagai tanda kepesertaan perusahaan 2. Formulir Jamsostek 2 dan Formulir Jamsostek 2a serta Formulir Jamsostek pendukung lainnya bila terjadi perubahan upah. program jaminan pemeliharaan kesehatan mencakup diri. suami/istri. jaminan kematian dan jaminan hari tua diperuntukkan bagi tenaga kerja. Alamat perusahaan 2. Melampiri fotokopi kartu tanda penduduk dan kartu keluarga setiap peserta 5. Pengusaha mengisi formulir Jamsostek 2a tentang rincian iuran tenaga kerja 4. Besarnya upah setiap tenaga kerja Laporan perubahan disampaikan paling lambat 7 (tujuh) hari sejak terjadi perubahan dengan mengisi formulir Jamsostek 2 1.4. Mendaftarkan perusahaan dengan mengisi formulir jamsostek 1 2.3. belum menikah 1. 2. Kepesertaan dimulai sejak tanggal 1 (satu) pada bulan sebagaimana dinyatakan pada formulir Jamsostek 1 dan iuran telah dibayar secara lunas.jamsosindonesia. Jaminan kecelakaan kerja. Mendaftarkan tenaga kerjanya sebagai peserta program jaminan sosial tenaga kerja dengan mengisi formulir jamsostek 1a 3. Penerbitan Tanda Kepesertaan Dalam 7 (tujuh) hari sejak pendaftaran dan pembayaran iuran pertama diterima. Melampiri 1 lembar pas foto berwarna 2 x 3 untuk diri. Untuk peserta berkeluarga. Formulir Jamsostek 2 bila tidak terjadi perubahan upah dan jumlah tenaga kerja maupun tertanggung peserta JPK. Kartu Peserta JAMSOSTEK (KPJ)untuk masing-masing tenaga kerja sebagai tanda kepesertaan program JAMSOSTEK 3. belum bekerja. Kartu pemeliharan kesehatan (KPK)untuk masing-masing tenaga kerja dan anggota keluarganya yang mengikuti program jaminan pemeliharaan kesehatan. 2 of 5 21-Jan-13 11:34 . anak maksimal 3 orang berusia maksimal 21 tahun. Perubahan Tempat Kerja Tenaga kerja yang pindah tempat kerja dan masih menjadi peserta program JAMSOSTEK harus memberitahukan kepesertaannya kepada pengusaha tempat berkerja yang baru dengan menunjukkan kartu peserta.Prosedur Kepesertaan JAMSOSTEK http://www. Perubahan Data Kepesertaan Pengusaha wajib melaporkan kepada Kantor Cabang PT JAMSOSTEK apabila terjadi perubahan mengenai: 1. Kepemilikan perusahaan 3. Pengurangan tenaga kerja dengan mengisi formulir Jamsostek 1b d. PT JAMSOSTEK akan menerbitkan dan menyampaikan kepada pengusaha 1. Pendaftaran Pertama Kali Pengusaha mendaftarkan pada Kantor Cabang PT JAMSOSTEK terdekat: 1. PEMBAYARAN IURAN Iuran lanjutan wajib dibayar perusahaan setiap bulan paling lambat tanggal 15 (lima belas) bulan berikutnya. b.

jaminan pemeliharaan kesehatan ditanggung sepenuhnya oleh peserta. Pengusaha wajib membayar terlebih dahulu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian yang menjadi hak tenaga kerja. 3.com/cetak/print_artikel/72 PT Jamsostek (Persero) wajib memberitahukan atau mengingatkan perusahaan secara tertulis.jamsosindonesia. 2. Perusahaan membayar iuran. yaitu: 1. PT JAMSOSTEK akan mengganti jaminan yang menjadi hak tenaga kerja kepada pengusaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku setelah pengusaha membayar seluruh tunggakan iuran beserta dendanya. Pengusaha wajib membayar iuran setiap bulan secara berurutan. 24/Men/VI/2006). 24/Men/VI/2006 2. 2. jaminan hari tua. 4.2. paling lambat 7 (tujuh) hari setelah : 1. Tenaga kerja di luar hubungan kerja dapat mengikuti seluruh program jaminan sosial tenaga kerja atau sebagian sesuai kemampuan dan kebutuhan peserta. Pengusaha wajib menyelesaikan kekurangan atau kelebihan iuran dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah diterimanya pemberitahuan dari PT Jamsostek (Persero). apabila tidak berurutan PT Jamsostek (Persero) dapat memperhitungkan sebagian atau seluruh iuran pada bulan berikutnya untuk melunasi iuran yang belum dibayarkan atau kekurangan iuran bulan sebelumnya. Permintaan penggantian jaminan yang menjadi hak tenaga kerja oleh pengusaha kepada PT JAMSOSTEK tidak boleh melebihi jangka waktu 3 (tiga) bulan. Jaminan kecelakaan kerja 2. Iuran jaminan kecelakaan kerja. Batas akhir pembayaran iuran bagi perusahaan belum memenuhi kewajibannya. Jaminan pemeliharaan kesehatan 2. selambat-lambatnya bersamaan dengan pembayaran iuran bulan berikutnya. Pedoman penyelenggaraan berdasarkan pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Iuran Iuran ditetapkan berdasarkan nominal tertentu sekurang-kurangnya setara dengan Upah Minimum Provinsi/Kabupaten/Kota setempat. Jaminan hari tua 4. 2. Pengusaha wajib memberikan terlebih dahulu pelayanan pemeliharaan kesehatan kepada tenaga kerja.1.Prosedur Kepesertaan JAMSOSTEK http://www. 5. Jaminan kematian 3. Besarnya iuran: 1. Syarat dan Ketentuan Kepesertaan Setiap tenaga kerja di luar hubungan kerja yang berusia masksimal 55 tahun dapat mengikuti program jaminan sosial tenaga kerja secara sukarela.3% penghasilan sebulan : minimal 2% penghasilan sebulan 4. Kepesertaan Tenaga Kerja Di Luar Hubungan Kerja (TK LHK) Tenaga Kerja yang Melakukan Pekerjaan di Luar Hubungan Kerja adalah setiap orang yang bekerja atau berusaha atas risiko sendiri (Permenaker No. Jaminan kematian 3. PT JAMSOSTEK wajib membayar penggantian jaminan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak dokumen pendukung dinyatakan lengkap. Iuran dan atau kekurangan iuran yang belum dibayarkan oleh perusahaan dikenakan DENDA sesuai ketentuan yang berlaku dan merupakan piutang PT Jamsostek (Persero) kepada perusahaan yang bersangkutan. Penunggakan Iuran Dalam hal pengusaha menunggak iuran 1 (satu) bulan maka : 1. Jaminan pemeliharaan kesehatan : 3% penghasilan sebulan (lajang) 6% penghasilan sebulan (berkeluarga) Tabel dasar perhitungan iuran: 3 of 5 21-Jan-13 11:34 . jaminan kematian. tetapi terdapat kekurangan atau kelebihan iuran. Iuran Jaminan Hari Tua dan hasil pengembangannya baru dapat dirinci dan dihitung serta dimasukkan dalam AKUN INDIVIDU masingmasing peserta setelah iuran yang dibayarkan jumlahnya/ besarnya sama dengan rincian iuran tenaga kerja. Jaminan hari tua : : 1% penghasilan sebulan 0. Jaminan kecelakaan kerja 2.

3. a. Borongan dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu pada Sektor Jasa Konstruksi. dibayarkan selambat-lambatnya tanggal 15 bulan berjalan b. disertai dengan: 1.com/cetak/print_artikel/72 2. Pas foto berrwarna terbaru ukuran 2x3 masing-masing 2 lembar (foto diri. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga 2 lembar 2. Penanggun Jawab Wadah menjamin kelangsungan pembayaran iuran dari peserta kepada PT Jamsostek c. Kepesertaan Tenaga Kerja Jasa Konstruksi (HBK-JK) Adalah Program Jaminan Sosial bagi Tenaga Kerja Harian Lepas. istri/suami dan anak-anak) Pembayaran iuran bulanan dibayarkan kepada Penanggung Jawab Wadah paling lambat tanggal 10 bulan berjalan Pembayaran triwulan besarnya adalah 3 kali iuran bulanan yang dibayarkan untuk 3 bulan ke depan. Penunggakan Iuran Dalam hal peserta menunggak pembayaran iuran. Hak atas jaminan dapat diperoleh kembali setelah peserta membayar satu bulan iuran yang tertunggak dalam masa grace period. masih diberikan tenggang waktu (grace period) selama 1 bulan untuk mendapatkan hak jaminan program yang diikuti. besarnya adalah 3 kali iuran bulanan yang dibayarkan untuk 3 bulan ke depan. 1 lembar 3. Syarat dan Ketentuan Kepesertaan Setiap Kontraktor Induk maupun Sub Kontraktor yang melaksanakan proyek Jasa Konstruksi dan pekerjaan borongan lainnya wajib mempertanggungkan semua tenaga kerja (borongan/harian lepas dan musiman) yang bekerja pada proyek tersebut kedalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) Proyek-proyek konstruksi meliputi : 1.1.jamsosindonesia. Pendaftaran dan Pembayaran Melalui Wadah/Kelompok Mengisi formulir Jamsostek LHK 1a Mengisi formulir surat kuasa dengan Wadah. Pedoman penyelenggaraan berdasarkan padaKeputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor: KEP-196/MEN/1999 Tanggal 29 September 1999.3. Proyek-proyek didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 4 of 5 21-Jan-13 11:34 . 3. dibayarkan kepada Penanggung Jawab Wadah selambat-lambatnya tanggal 10 bulan berjalan Penanggung Jawab Wadah menyetorkan iuran bulanan dan triwulanan kepada Kantor Cabang Jamsostek setiap tanggal 13 bulan berjalan.Prosedur Kepesertaan JAMSOSTEK http://www. Pendaftaran dan Pembayaran Langsung Mengisi formulir di Kantor Cabang PT Jamsostek Pembayaran ke Bank yang bekerjasama dengan PT Jamsostek Pembayaran bulanan selambat-lambatnya tanggal 15 bulan berjalan Pembayaran dapat pula setiap tiga bulan (triwulan). Cara Pendaftaran Peserta dan Pembayaran Iuran Peserta dapat mendaftarkan dan membayar iuran langsung kepada Kantor Cabang PT Jamsostek atau melalui Penanggung Jawab Wadah/Kelompok. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bila ada.

bmk © Martabat .(lima miliar rupiah) sebesar penetapan huruf d ditambah 0. 1.com%2Fcetak%2Fprint_artikel%2F72&ei=e8T8UJLiJ9HirAfA9IHoDQ&usg=AFQjCNHLONYGsccsw5XWMcYukfgURo_0fw& bvm=bv. borongan dan perjanjian kerja waktu tertentu yang bekerja: 1.. yakni dari nilai Kontrak Kerja Konstruksi dikurangi Rp 100.000. penetapan upah sebulan adalah sebesar upah sebulan yang tercantum dalam perjanjian kerja.000..rata 12 (dua) belas bulan terakhir Untuk tenaga kerja yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu. 2.000.000.000.3.000.(seratus juta rupiah) 3.000.(lima miliar rupiah) sebesar penetapan angka 3 ditambah 0.000.000..(lima ratus juta rupiah) 4.19% dari selisih nilai. lebih dari 3 (tiga) bulan wajib diikutsertakan untuk seluruh program jaminan sosial tenaga kerja Upah sebulan adalah upah sehari dikalikan jumlah hari kerja dalam 1 (satu) bulan kalender..15% dari selisih nilai. kurang dari 3 (tiga) bulan wajib diikutsertakan dalam program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian 2.000.(satu miliar rupiah) sampai dengan Rp 5.000..000..000.000. yakni dari nilai Kontrak Kerja Konstruksi dikurangi Rp 1.000. Pekerjaan Konstruksi diatas Rp 1.. 3.(satu miliar rupiah) 5.12% dari selisih nilai. yakni dari nilai Kontrak Kerja Konstruksi dikurangi Rp 500.000.000. Pekerjaan Konstruksi diatas Rp 100.(satu miliar rupiah) sebesar penetapan angka 2 ditambah 0.com/cetak/print_artikel/72 2. Proyek-proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 4.100.000. Proyek-proyek swasta.000.(seratus juta rupiah) sebesar 0.000.41248874. Pekerjaan Konstruksi diatas Rp 5. Proyek-proyek atas Dana Internasional 3.jamsosindonesia.rata 3 (tiga) bulan terakhir.24% dari nilai kontrak kerja konstruksi.000.000.kurangnya 1 (satu) minggu sebelum memulai pekerjaan Formulir-formulir tersebut harus dilampiri dengan Surat Perintah Kerja (SPK) atau Surat Perjanjian Pemborong (SPP) Kepesertaan dan Upah sebagai Dasar Penetapan Iuran Bagi tenaga kerja harian lepas.(lima ratus juta rupiah) sebesar penetapan angka 1 ditambah 0. Sedangkan yang bekerja 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu adalah upah sebulan dibagi 21 (dua puluh satu) Untuk tenaga kerja borongan yang bekerja kurang dari 3 (tiga) bulan penetapan upah sebulan adalah 1 (satu) hari dikalikan jumlah hari kerja dalam 1 (satu) bulan kalender.10% dari selisih nilai.000.d.google.000.2.jamsosindonesia. Iuran Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian ditanggung sepenuhnya oleh kontraktor.Prosedur Kepesertaan JAMSOSTEK http://www. Pekerjaan Konstruksi diatas Rp 500... dll 3.(seratus juta rupiah) sampai dengan Rp 500.000.jamsosindonesia. upah sebulan dihitung dari upah rata .000. tanggal dan sumber: Prosedur Kepesertaan JAMSOSTEK http://www.com. Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul.(lima ratus juta rupiah) sampai dengan Rp 1...000.www. Pekerjaan Konstruksi sampai dengan Rp. 2012 5 of 5 21-Jan-13 11:34 . Bagi yang bekerja lebih dari 3 (tiga) bulan.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=4&cad=rja&ved=0CEkQFjAD&url=http%3A%2F %2Fwww. Apabila upah dibayar secara bulanan untuk menghitung upah sehari bagi yang bekerja 6 (enam) hari dalam 1 (satu) minggu adalah upah sebulan dibagi 25 (dua puluh lima) 2.000.000.(lima miliar rupiah) Nilai Kontrak Kerja Konstruksi yang dipergunakan sebagai dasar perhitungan iuran tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10%. Besarannya ditetapkan sebagai berikut: 1. Cara Pendaftaran Peserta dan Pembayaran Iuran Pemborong bangunan (kontraktor) mengisi formulir pendaftaran kepesertaan Jasa Konstruksi yang bisa diambil pada kantor Jamsostek setempat sekurang ..000. yakni dari nilai Kontrak Kerja Konstruksi dikurangi Rp 5. Jika pekerjaan tergantung cuaca upah sebulan dihitung dari upah rata .