P. 1
Penanganan 2 Jam Post Partum

Penanganan 2 Jam Post Partum

|Views: 413|Likes:
Dipublikasikan oleh yo2_laxana

More info:

Published by: yo2_laxana on Feb 06, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/08/2014

pdf

text

original

PENANGANAN 2 JAM POST PARTUM

OLEH: SUSININGDIAH SRI HARTANTO

TUJUAN UMUM
• Mempromosikan perawatan ibu dan bayi yang bersih dan aman selama persalinan kala emp untuk memulihkan kesehatan ibu dan bayi. • Memulai pemberian ASI dalam waktu 1 jam pertama setelah persalinan dan mendukung terjadinya ikatan batin antara ibu dan bayinya.

TUJUAN ASUHAN KEBIDANAN
Komplikasi sgr terditeksi Penurunan kejadian infeksi pd ibu & bayi Pemberian ASI secepatnya Panurunan tingkat kematian akibat perdarahan

Sangat penting untuk menilai keadaan ibu bbrp kl selama 2 jam PP. berada bersama ibu dan melakukan setip pemeriksaan ini, jan pernah meninggalkan ibu sendirian plg sedikit selama 2jam PP & kondisi ibu stabil.

 melakukan penilaian & masase fundus uteri setiap 15 menit selama 1 jam pertama setelah persalinan, kemudian setiap 30mnt slm 1 jam kedua stlh persalinan. Pd saat plasenta keluar dari fagina jika fundus tidak teraba keras, terus lakukan masase pada daerah fundus agar uterus berkontraksi

 periksa jumplah perdarahan yang keluar dari vagina.  Periksa perineum ibu apakah membengkak & berdarah di tempat perlukaan yang sudah dijahit setiap kali memerikksa perdarahan fundus dan fagina

SETELAH PLASENTA LAHIR
Masase uterus TFU Ukur kehilangan darah Obserfasi perdarahan dan robekan evaluasi

Cara mengukur kehilangan darah
Tanda dan gejala pd ibu ≈ penting • pusing, kesd menurun • tek.darah menurun 10mmhg • syok hipofolemik

Darah di handuk / kain kurang akurat Penggunaan pispot atau bengkok tidak nyaman bersihkan underpad kemudian timbang, hal ini lebih akurat

Pemeriksaan servik, vagina, dan perineum
• Hal ini berguna untuk mengetahui terjadinya laserasi ( adanya robekan ) yang dapat diketahui dari adanya perdarahan pasca persalinan, plasenta yang lahir lengkap serta adanya kontraksi uterus

• Setelah kelahiran plasenta perhatian harus ditujukan pada setiap perdarahan rahim yang dapat berasal dari tempat implantasi plasenta. • Kontraksi uterus yang mengurangi perdarahan dapat dilakukan dengan pijat uterus ( masase )

Pemantauan & evaluasi lanjut
• Tanda vital  kontraksi uterus harus baik  tidak ada perdarahan dari vagina / alat genetalia ain nya  plasenta harus lahir lengkap

 kandung kemih harus kosong  luka – luka pada perineum harus terawat dengan baik  bayi dalam keadaan baik  ibu daam keadaan baik

Kontraksi uterus
• Kalau kontraksi uterus baik kuat kemungkinan terjadinya perdarahan sangat kecil • Perlu diamati apakah tingginya fundus uterus telah turun dari pusat

Cara masase fundus uteri
• Letakkan telapak tangan pd fundus uteri • Jelaskan tindakan pada ibu, katakan bahwa ibu mungkin merasa agak tidak nyaman karena tindakan yang diberikan

• Dengsn lembut tapi mantap gerakkan tangan dengan arah memutar pada fundus uteri supaya uterus berkontraksi dalam waktu 15 detik, • Periksa plasenta dan selaputnya untuk memastikan keduanya lengkap dan utuh Periksa plasenta sisi maternal ( yang melekat pada dinding uterus )

untuk memastikan bahwa semuanya lengkap dan utuh Pasangkan bagian bagian plasenta yang robek / terpisah untuk memastikan tidak ada bagian yang hilang Periksa plasenta sisi poetal Evaluasi selaput untuk memastikan kelengkapan nya

• Periksa uterus setelah 1-2 mnt untuk memastikan uterus berkontraksi, jika uterus masih belum berkontraksi baik, ulangi masase fundus uteri. Ajarkan ibu dan keluarganya cara melakukan masase uterus hingga mampu untuk segera mengetahui jika uterus tidak berkontraksi dengan baik

• Periksa kontraksi uterus setiap 15 mnt selama 1 jam pertama pascapersalinan dan setiap 30 mnt selama 1 jam kedua setelah pascapersalinan

LOCHEA
 Melalui proses ketabolisme jaringan, berat uterus dengan cepat menurun dari sekitar 1000 grpada saaat kelahiran menjadi sekitar 50 gr pd saat 3 mgg masa nifas  Serfik jg khlangan elastisitas nya & menjd kaku spt sblm hamil

• Hari pertama saat kelahiran ( sekret rahim ) lochia tampak merah ( lchea rubra ) • Setelah 3 – 4 hari, lochia menjadi pucat ( lochea serosa ) • Setelah 10 hari lokhia tampak putih ke kuningan ( lochia alba )

Kandung kemih
• Pada saat plasenta keluar kandung kencing harus kosong agar uterus dapat berkontraksi dengan baik • Jika kandung kemih penuh bantu ibu untuk mengosongkan kandung kemihnya dan dianjurkan untuk selalu mengosongkan kandung kemihnya.

Akibat banyaknya darah yang hilang
• Dapat menyebabkan kematian pada ibu • Perdarahan terjadi karena kontraksi uterus yang tidak kuat dan baik, sehingga tak mampu menjepit pembuluh darah disekitarnya

PENTING
• JANGAN TINGGALKAN IBU 7 BAYI PD 2 JAM PP • PERIKSA PERDARAHAN, PERINEUM, TTV, UTERUS & KANDUNG KEMIH SCR TERATUR • JK DILAKUKAN EPISIOTOMI MK PERKSA LUKA EPISIOTOMI SECARA TERATUR

TERIMA KASIH

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->