Anda di halaman 1dari 2

Diagnosis Anemia Aplastik Kriteria minimal : 1.

Pansitopenia Hb < 13 g% (pada pria) atau < 12 g% (pada wanita) Neutrofil absolute < 1500/mm3 (biasanya leukosit < 4000/mm3) Trombosit < 150.000/mm3 2. Aplasia atau hipoplasia sumsum tulang Sediaan apus sumsum tulang : sel lemak , hipoplasia seri eritroid, myeloid dan megakariosit, serta limfosit tampak

Diagnosis Banding (semua penyebab pansitopenia) 1. Defisiensi vit B12 atau asam folat anemia megaloblastik 2. Kegagalan stem cell PNH 3. Infiltrasi sumsum tulang leukemia, limfoma, myeloma, dll 4. Destruksi perifer hipersplenisme, infeksi berat 5. Autoimun LES

Pemeriksaan Laboratorium Anemia Aplastik 1. Sel Darah Stadium awal jarang panstiponia Anemia normositer normokrom (kadang-kadang makrositosis, anisositosis, dan poikilositosis) Eritrosit muda dan leukosit muda ( ) Granulosit dan trombosit Limfositosis relative pada > 75% kasus Retikulosit normal atau rendah

2. LED Selalu , > 80% kasus LED > 100 mm dalam jam I 3. Faal Hemostasis Waktu perdarahan memanjang dan retraksi memburuk karena trombositopenia Faal hemostasis lainnya normal

4. Sumsum Tulang Ditemukan : sedikit partikel dengan lemak yang banyak, sel limfosit jarang dan merata

5. Virus Tes virus terhadap EBV, influenza A, TB, dll yang dapat menyebabkan anemia aplastik 6. Tes Ham atau Tes Hemolisis Sukrosa Adanya PNH (Paroxysmal Nocturnal Hemoglobinuria) 7. Kromosom Ditemukan adanya kelainan kromosom pada anemia aplastik konstitusional