Anda di halaman 1dari 22

MENEJEMEN KASUS 3

DERMATITIS NUMULARIS

Oleh: Tri ardi wijayantii Pembimbing:dr.M.Wahyu Riyanto Sp.KK

Identitas pasien Nama Umur Pekerjaan Alamat

: Ny. D : 37 tahun : Ibu rumah tangga : Geneng

Anamnesis Keluhan utama Bercak kemerahan di ibu jari Riwayat Penyakit Sekarang: - Pasien datang ke poliklinik dengan keluhan terdapat bercak kemerahan yang meninggi disertai keropeng berwarna kuning muda berbentuk bulat berukuran sebesar uang logam pada ibu jari kaki kanan sejak 3 bulan yang lalu. Hampir setiap saat keropeng dirasakan sangat gatal.

- Awalnya 1 tahun yang lalu pasien merasa ibu


jari kaki kanan terasa sangat gatal, kemudian pasien sering menggaruk ibu jari yang gatal itu. Tanpa disadari pasien, ternyata ibu jari tersebut timbul luka keropeng kecil. Tapi pasien tidak mengobati luka tersebut. Pasien selalu merasakan gatal dan menggaruk luka keropeng itu hingga luka menjadi sebesar ukuran uang logam

- Setelah luka keropeng menjadi besar akhirnya


pasien berobat ke dokter dan oleh dokter diberikan obat salep. Setelah diobati, luka keropeng tersebut membaik dan gatal pun berkurang. Tapi sejak 3 bulan yang lalu, luka keropeng itu mulai dirasakan pasien sangat gatal kembali di tempat yang sama.

- Luka keropeng semakin gatal ketika pasien


sedang stress emosional. Pasien memberikan madu kapuk untuk pengobatan, tapi tidak ada perbaikan.

ANAMNESIS SISTEM
Cerebrospinal Cardiovaskular Respirasi Digesti Uro-genital Ekstremitas

Cont anamnesis Riwayat Penyakit Dahulu -riwayat keluhan serupa (disangkal) -riwayat asma ( disangkal )

Riwayat Penyakit Keluarga - keluhan serupa ( disangkal) - riw. asma ( disangkal)

Pemeriksaan Fisik

Status generalis : KU : baik TD : 120/80 mmHg N : 88x/mnt R : 20x/mnt S : 36,7C

Status Dermatologis
Pada regio digiti pedis dextra terdapat plak eritematosa, berbentuk numular,, dan juga terdapat skuama kasar. Pada bagian distal plak juga terdapat ekskoriasi, berbentuk liniar. Terdapat hiperpigmentasi disertai likenifikasi pada lipatan kuku posterior berbentuk liniar.

Diagnosis banding Dermatitis numularis Dermatitis kontak iritan Dermatitis atopik

Diagnosis Kerja

Dermatitis numularis

MASALAH

Masalah Aktif :
Subjektif : merasakan gatal di ibu jari nya Objektif : dermatitis numularis

Masalah Pasif : pola higienitas

Terapi
NON FARMAKOLOGI - Tidak menggaruk lesi jika terasa gatal - Tidak mencabut kulit-kulit yang mengelupas pada luka keropeng - Mengurangi stress emosional

FARMAKOLOGI Steroid untuk menghilangkan peradangan pada kulit dan mengurangi iritasi kulit Antihistamin

DERMATITIS NUMULARIS

Definisi Dermatitis numular merupakan suatu

peradangan dengan lesi yang menetap, dengan


keluhan gatal, yang ditandai dengan lesi

berbentuk uang logam, atau lesi oval berbatas


tegas, umumnya ditemukan pada daerah tangan dan kaki

Etiologi

Belum diketahui pasti

Dermatitis numular merupakan suatu


kondisi yang terbatas pada epidermis dan dermis saja.

Hanya sedikit diketahui patofisiologi dari penyakit ini, tetapi sering bersamaan dengan kondisi kulit yang kering. Adanya fissura pada permukaan kulit yang kering dan gatal dapat menyebabkan masuknya alergen dan mempengaruhi terjadinya peradangan pada kulit.

Suatu penelitian juga mengidentifikasi adanya peran neurogenik yang menyebabkan inflamasi pada dermatitis numular dan dermatitis atopik dengan mencari hubungan antara mast cell dengan saraf sensoris dan mengidentifikasi distribusi neuropeptida pada epidermis dan dermis dari pasien dengan dermatitis numular.

Peneliti mengemukakan hipotesa bahwa pelepasan histamin dan mediator inflamasi lainnya dari mast cell yang kemudian berinteraksi dengan neural Cfibers dapat menimbulkan gatal. Substansi P dan kalsitonin terikat rantai peptide meningkat pada daerah lesi Neuropeptida ini dapat menstimulasi pelepasan sitokin lain sehingga memicu timbulnya inflamasi

Penelitian lain telah menunjukkan bahwa adanya mast cell pada dermis dari pasien dermatitis numular menurunkan aktivitas enzim chymase, mengakibatkan menurunnya kemampuan menguraikan neuropeptida dan protein. Disregulasi ini dapat menyebabkan menurunnya kemampuan enzim untuk menekan proses inflamasi.