Anda di halaman 1dari 17

Juliana 2011 71 098 Fakultas Psikologi

BENTROKAN ANTAR KELOMPOK TERJADI DI CENGKARENG-JAKARTA BARAT (31 Mei 2010)

Kerusuhan di kawasan padat penduduk di Jalan

Lingkar Luar Barat, Cengkareng, Jakarta Barat menghanguskan puluhan rumah.

Inilah kronologi kerusuhan yang menewaskan Ketua Forkabi Cipondoh, Endid Mawardi (43).
1. Terjadinya

pembacokan yang dilakukan oleh seorang etnis madura di daerah kosambi


2. Terjadilah Bentrok dari antara kelompok Endid dan kelompok Duri Kosambi 3. Aksi pembakaran yang dilakukan oleh masa dari kelompok Endid

Ruang Lingkup Perilaku Antar Kelompok


Perilaku antar kelompok berkaitan dengan

bagaimana anggota kelompok, mempersepsikan, memikirkan, menghayati dan bertingkah laku terhadap seseorang dari kelompok lain. Konflik, perang, perkelahian, kecurigaan, negosiasi, maupun kerjasama merupakan perilaku antarkelompok karena melibatkan sejumlah orang yang berasal dari kelompok yang berbeda dan karena mereka menghayati dirinya sebagai bagian dari kelompok yang berbeda.

Ciri ciri kelompok


Lanjutan

Sekelompok orang Dua atau Lebih Mempersepsikan dan dipersepsikan sebagai

satu kesatuan Ada interaksi antar anggota Ada saling ketergantungan satu sama lain Memiliki tujuan yang sama Anggota kelompok merasa dirinya sebagai bagian dari kelompok

Definisi

-Lanjutan

Hubungan antar kelompok terjadi apabila

anggota kedua kelompok atau lebih saling berinteraksi dan terjadi berdasarkan penghayatan anggota kelompok tersebut pada kelompoknya atau berdasarkan seberapa kuat ia mengidentifikasikan diri pada kelompoknya.

Teori mengenai perilaku antar kelompok


Etnosentrisme (ciri

kepribadian otoritarian) memandang lingkungan yg menjadikan kelompoknya sebagai pusat dari segala hal

Realistic conflict theory kelompok saling membandingkan diri atau berkompetisi satu sama lain

Teori identitas sosial Perilaku kelompok terjadi karena proses Kognitif dan Motivasional

Teori deprivasi relatif menekankan pada pengalaman dalam kondsi kekurangan (deprivasi) dan kurang beruntung (disadvantage)

Tiga asumsi dasar teori konflik realistik ini:


1. Manusia pada dasarnya egois dan selalu

berusaha memaksimalkan keuntungan pribadinya. 2. Konflik merupakan hasil dari adanya kepentingan yang tidak sesuai satu sama lain (incompatibel) 3. Bahwa aspek psikologi sosial dari hubungan antarkelompok ditentukan oleh kecocokan atau kesamaan minat kelompok.

Empat tahap eksperimen proses terjadinya pembentukan kelompok sampai terbentuknya konflik, kerjasama, dan solusi konflik, sbb:
1. tahap perkenalan secara spontan 2. pembentukan kelompok 3. konflik antarkelompok 4. kerjasama antarkelompok atau

menurunnya konflik antarkelompok.

Strategi meningkatkan hubungan antar kelompok


Negosiasi negosiasi antar kelompok biasanya dilakukan antara pihak yang terlibat langsung dalam konflik yang terjadi. Mediasi untuk mengatasi deadlockbiasanya diminta bantuan orang atau pihak ketiga untuk menjadi mediator antara kelompok yang bertikai. arbitrase merupakan proses untuk mengatasi konflik dimana sebuah kelompok yang dianggap netral diminta untuk menengahi dan mengembangkan ikatan antar kelompok bertikai.

Ulasan Kasus dan Teori


Lingkungan orang betawi yang membentuk

kelompok sebagai Forkabi sebagai pusat Forum Komunikasi Anak betawi dimana terdiri dari keturunan orang betawi dimana mereka hidup di daerah Jakarta sebelum kelompok lain pindah ke Jakarta. Semasa pembangunan ibukota Jakarta, banyak orang Betawi yang kegusur ke pinggiran kota Jakarta. Namun banyak juga kelompok lain yang pindah, dan hidup di Jakarta. Salah satunya seperti orang-orang Madura yang membeli lahan di Jakarta melalui orangorang Jawa. Dan mereka pun mempunyai

Berdasarkan teori Konflik realistik ini


Dimana semua pribadi anggota kelompok yang egois dan

saling bertentangan karena adanya perbedaan kepentingan maupun asal mereka, seperti kelompok Betawi dimana para anggotanya merupakan orang-orang asli Betawi yang memang secara turun menurun sudah tinggal di ibukota Jakarta, sedangkan kelompok Madura dimana para anggotanya yang pindah dan sekarang menetap di Jakarta dimana konon mereka membeli lahan di Jakarta dari orangorang Jawa dan setelahnya mereka juga hidup berdampingan dan membentuk kelompok Madura yang sama asalnya dari Madura.
Dari aspek psikologi sosial, banyak kelompok yang hidup di

Jakarta saling hidup rukun berdampingan satu dengan kelompok lain, namun ada juga karena adanya perbedaan kepentingan dan ketidak-sesuaian satu sama lain, maka menimbulkan konflik satu kelompok dengan kelompok

Berdasarkan Teori Identitas Sosial


Dapat dilihat perilaku antar kelompok yang

saling mengaku keberadaan setiap individu terhadap kelompoknya masing-masing. Sehingga menimbulkan kerusuhan yang menewaskan Ketua Forkabi (Forum Komunikasi Anak Betawi), Endid Mawardi setiap individu mempersepsikan dirinya sama dengan anggota lain dalam kelompok yg sama, setiap individu kelompok juga saling membela dan mengidentitaskan dirinya sebagai bagian dari komunitas kelompoknya. Satu kelompok dan kelompok lainnya, saling merasa mengunggulkan citra diri, konsep diri,

Strategi meningkatkan hubungan antar kelompok Betawi dan Madura yang dilakukan, sbb:
Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang terdiri

dari 100 personel polisi berjaga di kawasan kerusuhan Duri Kosambi. Mereka berjaga agar warga tidak mendekat ke lokasi kerusuhan. Senin (31/5/2010), polisi tersebut dilengkapi dengan perlengkapan anti huru-hara seperti tameng dan helm.
Komunitas Betawi menghendaki komunitas

Madura tidak lagi bermukim di sekitar lokasi kerusuhan di Cengkareng, Jakarta Barat.

Kesimpulan
Hubungan antar kelompok terjadi apabila anggota kelompok

atau lebih saling berinteraksi, dan interaksi tersebut terjadi berdasarkan penghayatan kelompok tersebut pada kelompoknya atau seberapa kuat ia mengidentifikasikan diri pada kelompoknya. tatap muka ataupun tidak, melibatkan interaksi, dan individu yang terlibat merasa bahwa dirinya merupakan bagian terpisahkan dari kelompok lainnya.

Perilaku antarkelompok dapat melibatkan pertemuaan yang

Beberapa teori yang menjelaskan perilaku antar kelompok

ini adalah teori konflik realistik, teori identitas sosial, teori authoratian personality, dan teori deprivasi relatif. adalah melakukan negosiasi, mediasi, atau arbitrase.

Beberapa upaya meningkatkan hubungan antar kelompok

Daftar Pustaka

Sawono, Sarwito W., dan Meinarno, Eko A.,2009.

Psikologi Sosial. Jakarta : Penerbit Salemba Humanika.

http://www.inilah.com/read/detail/566541/inilah-kronologi-b

http://news.detik.com/read/2010/05/31/011747/1366259/10

http://yustisi.com/2010/05/komunitas-betawi-tak-ingin-berk