P. 1
Bahasa Pemrograman Fortran

Bahasa Pemrograman Fortran

5.0

|Views: 8,622|Likes:
Dipublikasikan oleh Jufriadif Naam
Dasar-dasar Pemrograman Bahasa Fortran
Dasar-dasar Pemrograman Bahasa Fortran

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Jufriadif Naam on Feb 16, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2013

pdf

Teori Pemrograman Terstruktur Bahasa Fortran

JUFRIADIF NA’AM

Universitas Putra Indonesia “YPTK”

Halaman : 1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Sekilas Tentang FORTRAN

Fortran adalah salah satu bahasa tingkat tinggi (High Level Language) yang
berfungsi menterjemahkan bahasa manusia (program) kedalam bahasa mesin (kode-kode
mesin) yang siap dieksekusi oleh komputer.

Fortran merupakan singkatan dari FORmula TRANslation. Bahasa
Pemrograman Fortran lebih umum digunakan untuk menyelesaikan masalah pemrograman
yang lebih umum berorientasi kepada masalah teknik.

Bahasa Fortran merupakan salah satu bahasa tertua komputer, sehingga dari
tahun-ketahun mengalami kemajuan dan perubahan, sehingga setiap pabrik software memakai
cara dan pemakaian berbeda. Maka pada tahun 1977 dilakukan pembakuan (standard) Bahasa
Fortran yang dikenal dengan nama FORTRAN77. Pada FORTRAN77 mencakup semua
pernyataan dari versi sebelumnya serta ciri-ciri baru yang melengkapi dan memperbaharuinya,
maka Bahasa Fortran yang dipelajari sekarang ini adalah Fortran versi 77 (FORTRAN77).

Untuk membuat program Fortran dapat digunakan editor apa saja, apaka
SideKick (SK), WordStart (WS), dan lain-lain. Dalam membuat program Fortran, setiap nama
program harus diakhiri dengan ".FOR" (titik FOR). Cara pemberian nama tidak boleh lebih dari
8 digit karakter dan tidak boleh ada space kosong (blank).

1.2 Struktur Program

Salah satu konsep dasar yang sangat penting dan perlu diketahui dalam
membuat program Fortran adalah mengetahui bentuk dari struktur bahasa Fortran itu sendiri,
karena jika tidak memahami dan mengetahui strukturnya maka program tersebut tidak dapat
diterjemahkan oleh komputer.

Struktur program Fortran didasari atas pembagian kolom dalam penulisan
program. 1 (satu) baris hanya boleh ada 1 (satu) pernyataan yang terbagi kedalam 80 kolom,
dimana pembagian kolom-kolom tersebut adalah sebagai berikut :

Kolom 1

Jika diisi dengan :

- "C" ,"c" atau "*" menyatakan baris tersebut hanya merupa kan baris komentar (tidak
dieksekusi oleh komputer).
- "$" (dollar) menyatakan baris tersebut berisi dengan meta command.

Kolom 1-5

Digunakan untuk penulisan nomor label pernyataan, yang berupa suatu angka bilangan bulat
diantara 1 sampai dengan 99999.

Kolom 6

Berfungsi untuk meletakkan tanda sambungan, bahwa baris tersebut merupakan sambungan
dari baris sebelumnya. Dapat berisi semua jenis karakter yang ada kecuali 0 (nol). Baris
sambungan dapat mencapai 19 (sembilan belas) baris berturut-turut.

Kolom 7-72

Digunakan untuk menulis pernyataan atau perintah (statement) Fortran.

Teori Pemrograman Terstruktur Bahasa Fortran

JUFRIADIF NA’AM

Universitas Putra Indonesia “YPTK”

Halaman : 2

Kolom 73-80

Kolom ini tidak digunakan oleh Fortran, boleh berisi komentar bebas yang diinginkan
programmer.

Pembagian kolom dalam 1 (satu) baris dapat dilihat pada gambar berikut :

tanda komentar atau metacommand (c/$)
tanda sambung

|1-----5|6|7-------------------------------------------------------------------------------72|73---------80|

pernyataan / perintah (statement)

komentar bebas

nomor label

Contoh
Kolom
0 1 2 3 4 8
12345678901234567890123456789012345678901234567............0
$DEBUG ---> Metacommand
WRITE (*,5) ---> pernyataan
5 FORMAT ('progam Fortran
- Contoh Saja')

1.3 Metacommand

Metacommand atau compiler directive adalah bahasa pengontrol (control
language) dari compiler Fortran yang gerfungsi untuk berkomunikasi antara programmer
dengan compiler mengenai informasi-informasi tertentu. Metacommand dengan argumenya
harus ditulis dalam1 (satu) baris, tidak boleh lebih, dan tidak boleh menggunakan tanda
sambung.

Disini tidak dijelaskan semua metacommand tersebut, hanya metacommand
yang dirasa perlu saja bagi programmer tingkat formula atau menengah kebawah.
Metacommand tersebut adalah sebagai berikut :

a. $DEBUG dan $NODEBUG

Bentuk umum :

$[NO]DEBUG

$DEBUG untuk mendeteksi kesalahan program pada saat run time (logika
program). Jika terjadi kesalahan compiler akan memberitahukan dilayar monitor nomor baris
berapa yang salah dan apa nama program Fortrannya. Defaultnya adalah $NODEBUG, yaitu
bila tidak dibuat $DEBUG maka program tersebut dalam keadaan $NODEBUG (kalau ada
kesalahan run time maka compiler tidak memberitahukan).

Contoh :

Jika terjadi kesalahan dalam menjalankan program seperti :

? Error: Data format error in file USER
Error Code 12244, status 000F
Line 5 In MAIN Of CONTOH.FOR
PC = 0001: 4c2f; SS = 536C, FP = 0C17, SP = FF30D

kesalahan terletak dibaris ke 5
nama source program CONTOH.FOR

Teori Pemrograman Terstruktur Bahasa Fortran

JUFRIADIF NA’AM

Universitas Putra Indonesia “YPTK”

Halaman : 3

b. $INCLUDE

Bentuk umum :

$INCLUDE: 'nama_program.FOR'

Digunakan untuk menyisip program lain (source program) pada posisi
$INCLUDE. Program yang lain (source program) sebaiknya tidak diakhiri dengan END bila
disisip didepan atau ditengah program.

Contoh :

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kolom
12345678901234567890123456789012345678901234567.........……………………...0
1 2

3

4

8

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
C program 1 nama program CONTOH1.FOR
$DEBUG

WRITE (*,10)
10 FORMAT ('Ini Pada Contoh 1')
------------------------------------------------------------
C program 2 nama program CONTOH2.FOR
$DEBUG
$INCLUDE: 'CONTOH1.FOR'
WRITE (*,25)

25

FORMAT ('Ini Pada Contoh 2')
END
Bila program CONTOH2.FOR dijalankan, maka akan keluar hasil sebagai berikut :

Ini Pada Contoh 1 ---> hasil program CONTOH1.FOR (include)
Ini Pada Contoh 2 ---> hasil program CONTOH2.FOR

1.4. Tipe Data

Nilai-nilai data didalam program Fortran disimpan oleh variabel data. Untuk
membuat variabel yang pertama sekali harus ditentukan adalah nama dari variabel dan besar
nilai yang dapat ditampung oleh variabel tersebut. Cara pemberian nama variabel adalah
sebagai berikut :

- Panjang yang dikenal hanya 6 digit
- Harus didahului dengan huruf (karakter pertama harus huruf)
- Tidak boleh ada blank atau spasi kosong
- Tidak boleh memakai karakter khusus ("*","+","-",dll)
- Tidak boleh kata-kata yang didefinisikan oleh Fortran.

Contoh:

Data ---> boleh
2XY ---> salah karena didahului oleh angka
X Y ---> salah karena ada blank
Write ---> salah karena pernyataan Fortran
Data-a ---> salah karena ada "-"

Untuk tipe data bilangan (angka), menentukan besar nilai yang dapat
ditampung oleh sebuah variabel ditentukan dari banjang byte memory yang dibutuhkan untuk,
yaitu dengan memakai rumus :

Besar_nilai = 2 pangkat (8 x byte_memory)

Teori Pemrograman Terstruktur Bahasa Fortran

JUFRIADIF NA’AM

Universitas Putra Indonesia “YPTK”

Halaman : 4

Karena didalam variabel bilangan (angka) mempunyai 2 (dua) jenis nilai, yaitu positif dan
negatif, maka jangkauan nilainya dari -(2^(8*byte)

/2) sampai dengan +(2^(8*byte)

/2-1). Dikurang
satu karen 0 (nol) termasuk kedalam bilangan positif. Nilai byte dalam bilangan bulat kelipatan
2 (dua) pangkat n , dimana nilai n bilangan bulat positif dan 0 (nol). Besarnya nilai byte
tergantung dari jenis Prosesor Komputer.

Contoh :

Integer*4 A

Artinya nama variabel A dengan tipe data bilangan bulat yang panjang byte memorynya 8 byte.
Nilai yang sanggup ditampung oleh A adalah -(2^(8*4)

/2) = -2147483648 sampai dengan

+(2^(8*4)

/2-1) = +2147483647

Untuk menentukan tipe data dalam Fortran dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara,

yaitu :

- Implisit
- Eksplisit.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->