Anda di halaman 1dari 16

EDISI PERDANA

cmyk

Redaksi/Tamu

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

02

Teropong Satu Nama Terbaik


Kata Redaksi:

pejabat anak Orang Kaya


ANDAI saja ada seorang pucuk pimpinan atau pejabat di negeri ini anak Orang Kaya, tentu saja tidak akan banyak terjadi sikut sana-sikut sini atau korupsi untuk mendapatkan uang yang lebih agar mencukupi kebutuhan diri dan anak istrinya serta kaum kerabatnya karena dengan status ia anak Orang Kaya tentunya segalanya ia punya dan tidak perlu hal tersebut dilakukannya. Dengan adanya pejabat anak Orang Kaya tentunya ia akan lebih focus untuk membereskan atau menata negeri ini semaksimal mungkin, karena saat ini negeri ini tidak lagi sesempurna dalam fikiran kita! masih banyak yang harus dibenahi terutama moral sang pejabat agar tidak korupsi atau main sikut sana-sini untuk mendapatkan uang. Selain itu juga membangun daerah dan segera mensejahterakan masyarakat yang hidupnya dibawah garis kemiskinan. Apakah kamu pejabat? Dan adakah kamu anak Orang Kaya? he..hehe kalau saja aku orang kaya tentunya saya tidak akan mati-matian untuk mendapatkan posisi yang strategis ini. Apalagi untuk mendapatkan posisi ini saya telah merogoh kantong hingga robek Kreeeek. Apakah kamu pejabat? Dan adakah kamu anak Orang Kaya? Ya, saya anak Orang Kaya sekarang ini saya menjabat orang nomor dua di negeri ini. Sepengetahuan saya, saya tidak pernah memikirkan untuk sikut sana-sini apalagi untuk korupsi. Untuk apa hal itu saya lakukan karena saya sudah banyak uang dan saya anak Orang Kaya. Untuk terus membangun negeri ini tidak diperlukan orang-orang yang suka main sikut sana-sini dan korupsi, karena apabila hal itu dilakukannya maka pembangunan tidak akan berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Apakah seluruh pejabat diharuskan anak Orang Kaya? tentu saja tidak, cukup hanya pucuk pimpinannya saja karena apabila pucuk pimpinan di negeri ini anak Orang Kaya tentunya ia akan memilih-milih pejabat pendampingnya yang mempunyai jiwa kerja serta pemikiran yang sehat untuk dapat membangun negeri ini dan memikirkan bagai mana rakyatnya sejahtera. Selain itu ia tidak akan meminta setoran pada pejabat bawahannya untuk menduduki suatu jabatan. Ih..ihih.ih..ih.ih.. mau dong jadi pejabat pendamping anak Orang Kaya. Untuk itu marilah sama-sama kita memikirkan bagai mana pucuk pimpinan di negeri ini dipimpin oleh seorang anak Orang Kaya agar pembangunan berjalan lancar serta kemiskinan, pengangguran dan anak-anak putus sekolah di negeri ini bisa teratasi.

KS.Harahap
HAMPIR satu bulan berfikir
terus berfikir untuk meneropong satu nama yang terbaik dan enak dipandang mata dan sejuk di hati, berbagai nama muncul dari isi kepala yang sudah mulai mencair sampai-sampai rambut pun ikut gugur. Bagai mana tidak! menentukan satu nama bukanlah satu hal yang mudah diibaratkan semudah membalik telapak tangan. Tetapi meneropong satu nama yang terbaik itu menjadi tantangan tersendiri, setelah berbagai nama muncul dan satu-persatu dilakukan pendalaman tentang arti dan makna nama tersebut. Selain pendalaman, juga dilakukan pemilihan atau foting kepada orang lain yang tidak kita kenal. Satu persatu orang dijalanan dan pejabat diberikan pilihan, setelah puluhan orang diberikan pilihan ternyata hasilnya imbang. Satu hari foting tidak dilakukan karena dari puluhan orang yang dijumpai hasilnya imbang, kami berfikir lagi..sambil tangan dikepala. Inspirasi foting kembali muncul saat berada di ferri penyebrangan di Perawang, saat itu kami berdua bertemu dengan salah seorang petinggi. Saat itu ia tengah mengenakan baju safari dan memakai peci warna hitam, rekan saya langsung menyosor kesana dan mengajak pejabat itu berbincang-bincang. Ternyata rekan ini cukup kenal dengan beliau sang pejabat tersebut. Saat itu posisi saya cukup jauh dengan rekan saya yang lagi bercengrama dengan sang pejabat tersebut, saya melihat dari kejahuan, rekan saya itu berbicara sambil memegang kepala dan sesekali ia melihat handpone (HP) nya kalau-kalau ada telepon masuk. Entah apa yang dibicarakan mereka, tiba-tiba saja tangan rekan saya itu melambai dan mengajungkan jempol kelihatannya itu kearah saya. Dengan percaya diri saya balas acungan jempol itu ke arah rekan saya tersebut. Setelah menerima balasan isyarat dari saya, rekan saya itu terlihat kembali berbincang. Setelah hampir seperempat jam berbincang dengan pejabat itu, kami pun tiba di seberang. Saat itu saya naik ke darat dan menunggu rekan saya, saat itu pejabat tersebut melintas didepan saya dan tersenyum sambil menunjukkan jempolnya kepada saya. Saat itu saya heran kenapa pejabat itu mengacungkan jempolnya ke arah saya. Dengan rasa percaya diri lagi saya tersenyum dan menganggukkan acungan jempol pejabat itu. Rekan saya itu naik kedarat dan ia pun berkata sukses

kawan, kemungkinan kita dapatkan nama yang terbaik itu. Dengan nada terheran saya bertanya,Kamu kenapa,. Rekan saya itu menjawab,Tenang untuk namanya kali ini saya mendapatkan hal yang berbeda, biasanya hanya pilihan saja. Kali ini saya diberikan pilihan sekaligus masukan tentang nama yang dipilihnya tersebut serta kita diberikan peluang kerja sama, terang rekan saya itu sambil tertawa girang. Setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan, ditengah jalan rekan saya terus berkicau seperti burung. Saya yang memakai tutup kepala tidak dapat mendengarkan dengan jelas apa yang dikatakan rekan saya tersebut, saya hanya menganggukangguk saja yang penting dia senang. Batas waktu foting sudah tiba dan akhirnya setelah mengalami hal-hal yang cukup menggelitik dan juga penuh tantangan, kami menentukan nama yang baik untuk kemajuan negeri ini kedepan yakni koran daulat dengan motonya bangun pemuda majukan negeri. Untuk itu, saya dan rekanrekan berharap banyak kepada seluruh pembaca untuk dapat selalu:

Doa kan kami agar terus eksis untuk memperjuangkan suara masyarakat miskin

Buah fikir: vila wartawan situs portal berita riauterkini.com untuk wilayah Kabupaten Sia

CV. ISTANA SULTAN Notaris: Agus Salim SH, Mpn, Penasehat Hukum : Yadi Utokoi SH, MH. Pendiri : KS Harahap, F.Yadi Pembina/ Penasehat: K. Azmi M.si, RA Kholik Husaien SH, Ade Rukmana SH, KS. Harahap. Direktur Perusahaan/ Pimpinan Umum: KS. Harahap Komisaris Perusahaan/ Pimpinan Redaksi: F. Yadi Wakil Pimpinan Redaksi: Ningsih. Dewan redaksi: KS. Harahap, F. Yadi, Ningsih, M.Yahya Redaktur Pelaksana: M.Yahya Redaktur: P.Tuppu, Wilis Alpian, Sobirin Staf Redaksi: Purwanto, Kadarusman, Yulmainis, F. Yadi, M. Yahya (Khusus Siak) Liputan Daerah: Pekanbaru: Rinto, Ran A, Dumai:.., Rokan Hilir (Rohil) :., Rokan Hulu (Rohul) : Acce Nauly Harahap, Indragiri Hilir (Inhil) :Tazliem, Indragiri Hulu (Inhu) :,Kampar:.., Kuantan Singingi (Kuansing) :.., Bengkalis: Erwin Syahputra,Pelalawan:Sulaiman, Meranti: Jai, Zainal Abidin.

Riau Raya
Daulat-PEKANBARU- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau meluruskan berita yang menyebutkan pengumuman pendaftaran seleksi CPNS formasi 2010 dilakukan pekan depan, sebelum Hari Raya Idul Adha. Mengingat masih ada beberapa tahapan yang harus diselesaikan, diperkirakan pengumuman baru bisa dilakukan di atas tanggal 20 Nopember 2010.
"Pekan depan itu baru akan dilakukan rapat koordinasi seluruh BKD di Riau dengan instansi terkait, seperti dengan UI (Universitas Indonesia.red) dan PT Pos," ujar Kabid Pengembangan Pegawai BKD Riau Tengku Fazly Redwan kepada riauterkini di kantornya, Kamis (11/11/10). Dijelaskan Fazly, kesepakatan yang harus dibuat dilakukan dengan Lembaga Menagamen Ekonomi (LME) UI selaku pembuat soal sekaligus yang melakukan penilaian dan dengan PT Pos Indonesia dalam rangka pendistribusia lamaran dari peminat ke BKD masingmasing daerah. Khusus

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

03

Mayoritas Jatah CPNS Riau 2010 untuk Guru


dengan LME UI, kesepakatan baru diteken pada 20 Nopember mendatang. "Jadi kemungkinan besar pengumuman penerimaan CPNS baru bisa dilakukan pada 21 atau 22 Nopember mendatang. Itu dilakukan serentak," tuturnya. Didominasi Jatah Guru Pada tahun 2010 ini Provinsi Riau, baik Pemprov maupun Pemkab atau Pemko mendapatkan jatah menerima 2.523 CPNS. Jumlah tersebut berkurang 643 CPNS setelah Kabupaten Indragiri Hulu, Rokan Hulu dan Kota Dumai tidak melakukan penerimaan CPNS. Dari kuota sebanyak 2.523 CPNS, jatah terbanyak tersedia untuk guru dengan jumlah 1.003 CPNS. Kemudian jatah untuk tenaga kesehatan sebanyak 771 CPNS dan tenaga teknis 649 CPNS. Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan kuota terbanyak, yakni 283 CPNS dengan formasi 121 guru, 92 tenaga kesehatan dan 70 tenaga teknis. Jatah untuk kabupaten termuda di Provinsi Riau tersebut bertambah 58 dari formasi awal yang kebagian 225 CPNS. Sementara Kota Pekanbaru jatahnya paling sedikit. Hanya 184 CPNS dengan formasi 81 guru, 54 tenaga kesehatan dan 49 tenaga teknis. Jatah tebanyak kedua ditempati Kabpaten Bengkalis dengan 276 CPNS (124 guru, 83 tenaga kesehatan dan 69 tenaga teknis). Ketiga, Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 274 (123 guru, 83 tenaga kesehatan dan 69 tenaga teknis). Disusul Pemprov Riau dengan jatah 273 CPNS untuk 84 tenaga kesehatan dan 189 tenaga teknis. Selanjutnya Kabupaten Siak dengan 271 CPNS (122 guru, 82 tenaga kesehatan dan 68 tenaga teknis).Rokan Hilir 274 ( 123 guru, tenaga kesehatan 82 dan tenaga teknis 69) Pelalawan 256 ( 155 guru, tenaga kesehatan 77 dan tenaga teknis 64). (riauterkini.com)

Bupati Kampar Kagumi Usaha Petani Keramba Waduk PLTA


Daulat-BANGKINANG - Bupati Kampar kagumi sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh petani yang mengelola usahatani keramba ikan dengan sistem Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan waduk PLTA Koto Panjang, tepatnya di wilayah Desa Merangin Kecamatan Bangkinang Barat. Saya hari ini merasa bangga dan sekaligus bahagia karena secara jujur saya kata-kan baru pertama kali saya menginjakkan kaki di areal usaha budidaya perikanan sis-tim KJA, dan saya berharap agar usahatani perikanan ini terus dilanjutkan karena pihak Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia telah menetapkan kawasan Kecamatan XIII Koto Kampar dan kawasan penyangga yakni Kecamatan Bangkinang Barat sebagai salah satu Kawasan Sentra Perikanan Air Tawar di Indonesia. Demikian diungkapkan Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM dalam sambutannya pada acara per-temuan silaturrahmi petani keramba Waduk PLTA Koto Panjang yang acaranya seka-ligus merupakan acara pembu-baran panitia pelaksana turnamen sepakbola BUrhanuddin Husin Cup tahun 2010 yang barubaru ini ditaja selama satu bulan penuh di Empat Balai Desa Empat Balai oleh Persatuan Pemuda Pulau Balai (P3B) dan acaranya dipus-atkan di rumah kediaman Ali Andri yang meru--pakan salah seorang sponsor dalam penyelenggaran turnamen sepakbola Burhanuddin Husin Cup. Acara yang didahului dengan makan siang bersama tersebut digelar pada Rabu (20/10). Tampak hadir pada acara tersebut diantaranya Ketua DPRD Kampar, Drs H Syafrizal, M.Si plus lima orang anggota DPRD Kampar, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, Ir. H Syahmanar S Umar, Camat Bangkinang Barat, Edi Pratono, staf dari Muspida plus Kampar, Upika Kecamatan Bangkinang Barat, Kades Me-rangin, M. Kamil, NR, Kades Pulau Terap, M. Husni, Ketua Petani Ke-ramba PLTA, H Mu-hammad Kasyru Syam, panitia turnamen sepakbola Burhanuddin Cup, wakil pengurus beberapa OKP, tokoh masyarakat Bangkinang Barat, Pengurus PKK Desa dan petani pengelola usaha keramba ikan di areal perairan waduk PLTA Koto Panjang yang me-mang sejak lama mendam-bakan kehadiran Bupati Kam-par di lokasi usaha perikanan yang telah mampu mempro-duksi ikan segar ratarata sebanyak 40 ton setiap hari. Dibagian lain sambutanhya Burhanuddin Husin mengungkapkan bahwa saat ini szebenarnya Kampar telah menjadi salah satu tujuan untuk tempat mencari hidup dan sekaligus merubah hidup bagi berbagai suku di tanah air. Itu artinya, Kampar telah menjadi tujuan untuk pe-ning-katan ekonomi keluarga ka-renanya berlaku pepatah yang mengatakan dimana ada gula disana ada semut. Namun ironisnya, hingga setakat ini angka kemiskinan masih cukup tinggi di Kampar. Padahal sesungguhnya dengan berbagai potensi alam yang dimiliki Kampar tak sepan-tasnya ke-miskinan itu masih ada di bumi Kampar. Justru karenanya dalam upaya mengentaskan kemiskinan mari kita manfaatkan kekayaan alam yang ada secara maksimal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya, mari secara sadar kita rubah prilaku dan cara berpikir dan hilangkan salah satu mental jelek kita selama ini yakni masih ber-mental sebagai seorang buruh dan angan-angan generasi muda sebahagian masih men-dambakan jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Khusus untuk per-soalan yang disampaikan secara apik oleh jurubicara petani keramba yakni H Muhammad Kasyru Syam bahwa sedikitnya ada dua persoalan yang tengah dihadapi petani keramba yakni persoalan bibit ikan dan pakan ikan plus jalan usahatani, maka dengan tanggap Bupati Kampat menanggapi dengan mengha-rapkan secara langsung agar Kepala Dinas Perikanan Kabu-paten Kampar dapat me-me-cahkan persoalan pengadaan bibit ikan untuk keramba jarring apung dan mencarikan solusi jitu dalam hal penyediaan pakan ikan yang murah tapi ber-kualitas. Burhanuddin Husin juga mengingatkan para petani ke-ramba ikan bahwa bantuan dari Pemda Kampar atau Peme-rintah hendaknya disadari bah-wa bantuan itu sifatnya adalah berupa stimulus dan motivasi dan memang hingga setakat ini bentuknya bantuan baru berupa itu. Dan Insya Allah dengan ditetapkannya Kabupaten Kam-par sebagai Kawasan Perikanan Air Tawar oleh Kementerian Perikanan dan kelautan RI bentuk perhatian pemerintah terhadap usaha budidaya perikanan ini akan semakin memberikan keuntungan nyata bagi para petani dan pengusaha perikanan di Kabupaten Kam-par. Pada kesempatan yang baik tersebut juru bicara petani keramba diperairan waduk PLTA Koto Panjang, H Muham-mad Kasyru Syam dalam lapo-ran singkatnya namun terkesan penuh semangat mengung-kap-kan bahwa hingga setakat ini jumlah unit keramba yang dikelola petani sebanyak 1300 unit, produksi ikan segar perhari rata-rata 40 ton, putaran uang dari produksi ikan rata-rata perhari sekitar Rp 1 Milyar dan rata-rata putaran uang satu bulan sebesar Rp 30 Milyar. Usaha keramba ini mampu menyerap tenaga kerja seba-nyak 400 orang dengan gaji bersih atau diluar biaya makan, minum, rokok, sarana trans-portasi rata-rata sebesar Rp 1 juta atau lebih tinggi dari UMR maupun UMK, ujar H Muhammad Kasyru Syam. Produksi ikan dari wilayah perairan waduk PLTA Koto Panjang ini telah menembus wilayah pemasaran diberbagai kota di Provinsi Riau, mampu menembus pasar Batam dan hanya dua provinsi di Sumatera yang belum dijangkau lintas pasar ikan dari waduk PLTA yakni Provinsi Aceh dan Propinsi Lampung, ujarnya.(Daulat/kamparkb.go.id)

Bilik Pendidikan

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

04

Semangat Belajar di Pengungsian Harus Dijaga


Namun, bagaimana proses belajar mengajar yang pertama, anak-anak tetap dilakukan dalam pengungsian dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah ada. Kegiatan tersebut, kata Mendiknas, tidak dilakukan secara struktur sesuai saat kelas dalam keadaan normal, tetapi siswa diberikan semangat belajar jangan sampai menurun. Mendiknas menjelaskan, kekurangan siswa saat belajar pada masa darurat dapat diganti dengan cara menambah jam belajar ketika kondisi sudah di kelas atau normal. Siswa, misalnya di pengungsian selama satu bulan, mereka kekurangan materi dapat diganti dengan menambah jam belajar kalau MENTERI Pendidikan Nasional Mohammad Nuh meminta agar pemerintah daerah di kawasan bencana Gunung Merapi tetap menjaga semangat belajar anak-anak di tempat pengungsian, dengan kegiatan yang bisa mendorong motivasi. Kami mengimbau agar pemda di daerah bencana tetap menjaga semangat belajar anak dengan memberikan motivasi kepada anak-anak di pengungsian, kata Mendiknas saat mengunjungi di pos pengungsian SMK Negeri 1 Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (8/ 11).Menteri Nuh menyatakan, anak-anak dan warga lainnya tidak menghendaki untuk mengungsi, tetapi hal itu harus dijalani karena kondisinya yang tidak memungkinkan.Karena itu, pihaknya mendorong anakanak tetap bersemangat agar tidak bosan sekaligus mengurangi trauma akibat bencana. Mendiknas menyambut baik adanya partisipasi dari para relawan yang menyiapkan kegiatan anakanak dengan mengajak bermain, bercerita dan menggambar di tempat pengungsian. Anak-anak di pengungsian diajak untuk menggambar pemandangan Gunung Merapi, tempat yang akrab dengan anak-anak sejak dahulu dan mengenal tentang Merapi dengan fenomenanya seperti awan panas yang sering disebut wedhus gembel. Selain itu, pihaknya akan melibatkan perguruan tinggi untuk mengenali lingkungan di lereng Merapi, dengan tujuan agar masyarakat dapat hidup harmonis berdampingan. Mereka bisa hidup harmonis mengenali fenomena Merapi. Mengenai proses kegiatan belajar mengajar dalam kondisi darurat saat ini, kata Menteri, paling penting urusan keselamatan jiwa terlebih dahulu. kondisi sudah normal, kata Mendiknas seperti warta Situs Kemendiknas. Menurut Mendiknas, terpenting semangat anakanak jangan menurun, karena di kampungnya mereka sudah stres dan di pengungsian dihadapi ulangan maupun pekerjaan rumah (PR) sekolah. Selain itu, siswa yang tidak masuk terkena bencana, mereka juga dapat belajar tentang pentingnya solidaritas sosial maupun peduli sesama manusia. Jumlah pengungsi anak-anak di Jateng masih dinamis, terakhir tercatat 8.000 anak, yang terdiri dari Kabupaten Boyolali, Klaten, dan Magelang. Pengungsi anakanak di DIY mencapai sekitar 12.000 siswa. (daulat/**)

10 Pengajar Program Indonesia Mengajar Ditugaskan di Bengkalis


Daulat-BENGKALIS- Program Indonesia mengajar, Pemerintah Kabupaten Bengkalis terima sedikitnya 10 Pengajar Muda (PM) dari 5 Perguruan Tinggi (PT) yang berbeda. Diantaranya, 4 dari Universitas Gajah Mada (UGM), 2 dari Universitas Indonesia (UI), 2 dari Insttitut Teknologi Bandung (ITB) dan dari Universitas Padjadjaran serta Universitas Diponegoro, masingmasing 1 orang. Ke-sepuluh PM ini akan ditempatkan di 10 Sekolah Dasar (SD) yang ada di 3 kecamatan yaitu Bantan, Bengkalis dan Pinggir. 10 PM ini akan mengajar di SD daerah-daerah pelosok Kabupaten Bengkalis. Para PM dikirim oleh Yayasan Indonesia Mengajar akan bertugas selama setahun, ujar Pendiri dan Ketua Yayasan Indonesia Mengajar, Anis Bawedan saat temu ramah di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Kamis (11/11/10). Dijelaskan Anis, PM yang diterjunkan ke sejumlah sekolah pelosok tersebut hanya akan bertugas mengajar. Sebab mereka juga akan menjadi model hidup yang akan dilihat sehari-hari oleh para orang tua murid yang diajar PM. Sehingga, para PM diharapkan mampu menumbuhkan inspirasi anakdidiknya untuk lebih maju walaupun bertempat tinggal di pedalaman. Dengan demikian kelak negeri ini memiliki putra-putra terbaik bangsa, yang berasal dari pelosok daerah dan diajar oleh para PM, katanya lagi. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Syaari, menyatakan sangat menyambut baik program yang dicanangkan tersebut. Apalagi, selama ini di daerah khususnya tenaga pengajar yang di tempatkan di daerahdaerah terpencil atau pelosok masih terbatas. Kita berharap kegiatan selama setahun kedepan ini, berjalan dengan baik. Sudah pasti akan memberikan manfaat yang sangat banyak untuk meningkatkan kwalitas pendidikan yang ada di pelosok daerah. Meskipun secara bertahap masih menjadi pendamping bagi guru-guru di sana, harapnya.(daulat/riauterkini.com)

Wajah Desa

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

05

Sudah Terbiasa, Anak Pinggir Mandi di Sungai Siak


Daulat (Siak)- Air sungai Siak tampaknya masih nikmat dan sejuk untuk dimandikan, tampak beberapa anak warga Kabupaten Siak yang tinggal ditepian sungai tengah asik mandi bersama. Mereka mandi saat matahari mulai tenggelam, sambil bermain dan mandi mereka juga menikmati matahari yang mulai tenggelam.
Saat mandi di sungai Siak tersebut Dali dan beberapa rekannya tidak merasakan takut akan bahaya yang menghadang mereka seperti binatang berbisa yakni ular, selain itu mereka juga tidak takut tenggelam karena mereka sudah pandai berenang. Kami sudah biasa mandi dan berenang di sungai Siak ini Om! Jadi kami tidak perlu takut, tapi kami juga harus berhati-hati, sambil mandi sambil melihat kiri dan kanan kalau-kalau ada ular atau yang lainnya, tutur Dali sambil mandi tanpa busana. Dali dan teman-temannya terus mandi sambil bermain terhilat asik, wajah polos mereka terlihat tanpa masalah. Padahal air sungai siak tersebut terlihat seperti air teh saja, selain itu juga terlihat beberapa gelondongan kayu-kayu kecil dan tumpukan dedaunan yang bisa saja membawa bakteri penyakit yang mengakibatkan gatal-gatal atau jenis lainnya penyakit kulit. Tapi dari penglihatan ri-auterkini, ditubuh Dali dan temantemannya tersebut tidak terlihat adanya penyakit kulit yang mengerikan hanya saja ada dari mereka yang mengalami luka gores karena kulit kayu dan lalang. Selain itu ada juga bekasbekas luka lainnya tetapi bukan karena penyakit kulit. Tanya riauterkini kepada mereka,Siapa yang pernah kena

gatal-gatal alias kurapan, salah satu dari mereka langsung menjawab,Saya tidak pernah Om! Kalau Om gimana, tanyanya. Selain itu dengan nada imbang teman-teman Dali mengatakan bahwa mereka tidak ada kena

penyakit kulit alias kurapan yang parah. Air sungai Siak tersebut selain untuk mandi, juga digunakan masyarakat tepian sungai untuk mencuci pakaian, piring dan alat-alat rumah

tangga lainnya. Aliran sungai Siak juga mem-bawa berkah tersendiri bagi mereka, karena air sungai siak juga masih banyak ikan yang bisa ditangkap dan dijual untuk membeli kebutuhan sehari-hari.(ks)

Sekolah Dasar Negeri 001 Lubuk Dalam, Siak


Mengucapkan Selamat & Sukses

CV. ISTANA SIAK


Mengucapkan Selamat & Sukses

Atas Penerbitan

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
KS. Harahap Direktur F. Yadi Komisaris

Koran Daulat
Tertanda:
Mahadar S.Pd Kepsek

Bilik Kejahatan

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

06

Tewas Menggenaskan, Mantan Karyawati Loncat dari Lantai 4 Gedung PT SRT


warga Jalan Sutomo, Gang PLN yang sudah berhenti kerja sejak 2003 silam melakukan tindakan tragis tersebut. Dari penyelidikan awal Polsekta Limapuluh, disimpulkan tidak ditemukan tandatanda adanya kekerasan di mayat korban. Kami telah minta keterangan sejumlah saksi dan juga memeriksa kondisi jenazah, tidak ada kami temukan tanda-tanda ke-kerasan, ujar Kapolsekta Limapuluh AKP Dani rdiantara kepada wartawan. Sementara itu menurut Chief Scurity PT SRT Januar Siregar, meskipun sudah berhenti kerja sejak 2003 silam, Wita masih kerap da-tang ke kantor karena memiliki sejumlah teman baik. Sebelum loncat dari lantai 4 melalui cendela, Wita terlihat mondarmandir, seperti orang bi-ngung.(riauterkini.com)

Ungkap Prestasi dan Kenakalan Jaksa

Kejati Riau Gandeng Media Perbaiki Citra


Daulat-PEKANBARU-Bertempat di aula Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau digelar Media Gathering, Selasa (16/11/10). Kegiatan tersebut ditaja sebagai awal dari upaya Kejati Riau memperbaiki citra dengan menggandeng media massa. Kami tidak memungkiri, masih banyak masyarakat yang berpresepsi negatif terhadap institusi kami, karena itu, kami ingin meperbaiki citra bersama-sama temanteman media massa, ujar Kepala Kejati Riau Tengku Syofyan Oebit yang didampingi Asisten Intel Kejati Riau Heru Chairuddin dan Asisten Tindak Pidana Khusus Y Hendrik kepada belasan wartawan media cetak yang diundang. Dalam kesempatan kali ini baru media cetak, karena pada kesempatan berikutnya giliran media elektronik yang diundang. Kejati Riau, dibantu Asintel dan Aspindsus, dalam kesempatan itu banyak menjelaskan seputar teknis penyidikan dan penuntutan yang selama ini menjadi tugas pokok para jaksa. juga dijelaskan mengenai kendala-kendala yang sering ditemui dalam menjalankan tugas tersebut. Sering sekali kami dicurigai telah menerima uang dari pihak tertentu, jika ada tersangka yang tidak kunjung kami tahan. Padahal, kami akan tunda pena-hanan agar yang bersangkutan bersedia mengem-balikan kerugian negara. Akan kurang berguna kita menahan seseorang, kalau kerugian negara tak bisa dikembalikan, tutur Heru Chairuddin. Media Gathering digelar dalam bentuk pembicaraan dua arah. Sejumlah wartawan kemudian menyarankan agar Kejati lebih terbuka dalam menyampaikan dua aspek penting. Pertama mengenai prestasi atau hasil kerja yang telah dan tengah dilaksanaka. Kedua mengumumkan secara terbuka jaksa-jaksa yang indisipliner berikut sanksi yang telah dijatuhkan terhadap yang bersangkutan. Permintaan wartawan tersebut direspon positif, Kajati langsung mengumumkan, bahwa sampai saat ini, selama 2010, jajarannya telah menangani 40 kasus korupsi dan berhasil menyelematkan uang negara Rp 1,38 miliar. Ini sampai awal Nopember lalu, tukas Kajati. Sementara untuk tindak indisipliner, ada 6 jaksa yang telah diajatuhi sanksi. Mulai dari teguran lisan sampai penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun. Pelanggaran mereka bermacam-macam, ada yang karena lalai sehingga menyebabkan tahanan kabur, atau melanggar HAM, tuturnya. Selain 6 jaksa yang sudah dijatuhi sanksi, saat juga masih dalam proses putusan dari Kejaksaan Agung terhadap pelanggaran yang dilakukan 5 jaksa di lingkungan Kejati Riau.(Daulat/riauterkini.com)

PEKANBARU- Kantor PT Siak Raya Timber (SRT) di Jalan Sultan Syarif Kasim Pekanbaru menjadi tempat kejadian horor, Kamis (11/11/10). Seorang bekas kar-yawatinya tewas menggenaskan setelah loncat dari lantai 4, sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban tewas seketika dengan kondisi kepala pecah dan pinggang patah. Pihak keluarga yang datang beberapa saat kemudian me-nangis histeris melihat kenyataan memilukan tersebut. Sejauh ini belum ada ke-terangan pasti, mengapa Wita (32),

Dilarang Beli HP, Siswi SMP di Siak Gantung Diri


Daulat-KOTO GASIB- Seorang siswi salah satu SLTP di Kecamatan Koto Gasib, yakni RN (14) anak dari pasangan Sekhi Jatulo Zega dan Delima warga kilometer 11 Dusun Sialang Tumang Desa pangkalan Pisang, Kecamatn Koto gasib, Siak, Kamis (11/ 11/10) sekitar pukul 08.30 WIB ditemukan tewas tergantung didalam kamarnya. Kejadian tersebut sontak menghebohkan masyarakat sekitar, menurut informasi yang dirangkum wartawan dilapangan bahwa sebelum kejadian beberapa hari lalu RN mendapatkan uang arisan sebanyak Rp 200 ribu dan saat itu ia membeli satu unit handpone (HP). Akan tetapi orang tuanya melarang dan menyarankan RN untuk menebus baju sekolahnya yang telah ditempahkan tersebut. Mendengarkan hal itu dari orang tuanya, RN pun merasa kesal dan merajuk, saat itu RN beberapa hari tidak masuk sekolah dan murung. Selain itu ia sering murung di dalam kamarnya. Setelah itu saat orang tua RN hendak menyuruh RN dan mengetuk pintu kamarnya dan membukanya ternyata RN yang mengenakan baju kaos warna merah muda dan celana selutut telah tewas tergantung di dalam kamar. Mengetahui hal itu ibu korban terkejut dan berteriak, masyarakat sekitar mendengarkan kejadian tersebut langsung keluar serta memberitahukan ke polisi. Setelah mendapatkan info tersebut jajaran Polsek Lubuk Dalam langsung turun ke lokasi dan mengamankan situasi, selain itu Dokter dari Puskesmas terdekat juga turun dan langsung dilakukan visum ditempat. Keterangan kapolsek Lubuk Dalam AKP Kholiq Husein kepada riauterkini membenarkan adanya kejadian tersebut dan sudah dilakukan visum ditempat, untuk kasus itu korban murni bunuh diri.kita sudah turun ke lokasi dan dilakukan visum oleh Dokter dan dinyatakan korban resmi bunuh diri, ujarnya.(rtc)

Lapak Penghasilan

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

07

Persiapan Lahan Kelapa Sawit


SEMUA aktifitas yang meliputi pengukuran areal, pembangunan infrastruktur dan pember-sihan lahan sampai lahan siap ditanami kelapa sawit. Tujuannya adalah agar bibit yang ditanam mendapatkan ruang dan tempat tumbuh yang baik sehingga dapat tumbuh normal terhindar dari persaingan dengan gulma maupun gangguan lainnya Urutan pekerjaan penyiapan lahan (LC) adalah : 1. Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB). - Imas - Tumbang - Perun 2. Pembuatan Jalan. 3. Pembuatan Teras/Tapak Kuda. 4. Pembuatan Saluran Air (Drainage). 1. Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) Berbeda dengan sistem yang kovensional (dengan pembakaran), pada sistem PLTB ini tidak dilakukan pembakaran sama sekali. Sisa-sisa kayu tumbangan hanya dirumpuk pada daerah/jalur tertentu sehingga areal untuk tanaman tetap bersih. Pembukaan lahan (tanpa bakar) merupakan policy pemerintah, sehingga setiap usaha pembukaan lahan/hutan untuk kepentingan perkebunan/pertanian dilarang dengan pembakaran. Hal ini berkaitan dengan kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan, yang diarahkan untuk meminimalkan kerusakan lingkungan akibat pembukaan lahan/hutan. Kebaikannya Tidak menimbulkan pencemaran udara. Tidak merusak (membunuh) mikroorganisme hutan. Pekerjaan tidak tergantung cuaca. Penyiapan lahan bisa lebih cepat. Kejelekannya Sulit dilakukan pada daerah rawa/berlereng. Areal kurang bersih. Pada daerah tumpukan kayu memacu timbulnya hama tikus, apogonia. Rawan kebakaran. Ada berapa sistem pembukaan lahan ? Kejelekannya Kurang efektif untuk areal yang berbukit/miring > 21 %. Terjadi pemadatan tanah. Membutuhkan investasi besar baik dalam pengadaan alat maupun operasio-nalnya. Perlu operator yang trampil. Untuk LC dengan luas areal kecil, sistem ini kurang menguntungkan. 3). Sistem Chemis Pembukaan hutan dengan menggunakan bahan kimia tertentu. Kebaikannya Tenaga kerja yang dibutuhkan relatif kecil. Tidak terjadi kerusakan/ pemadatan tanah, Relatif murah. Kejelekannya Hanya terbatas untuk areal semak belukar/padang ilalang, Sangattergantung pada iklim/ cuaca. Dalam prakteknya ketiga sistem di atas biasanya dilakukan secara kombinasi. 2. Pembuatan Jalan Seperti sudah dijelaskan pada Brevet Dasar Tanaman-I, maka lahan yang telah dibuka harus dibuat jalan. Jalan tersebaut adalah prasarana untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan baik penyiapan lahan maupun penanaman dan perawatan setelah penanaman. Jalan yang dibangun terdiri dari jalan poros, jalan transport maupun collection road sesuai dengan kebutuhannya. 3. Pembuatan Teras / Tapak Kuda Sesuai dengan kondisi topografi dari areal, maka untuk daerah berbukit harus dibuat Teras/Tapak Kuda. Semakin banyak bukit yang ada maka semakin banyak Teras/Tapak Kuda yang harus dibangun. 4. Pembuatan Saluran Air (Drainage) Untuk daerah lembah harus dibangun saluran air. Bila hujan turun maka air akan mengumpul di rendahan/lembah. Untuk men-cegah adanya genangan air harus dibangun saluran air yang dapat membawa air tersebut ke suatu tempat yang lebih jauh sehingga areal tidak tergenang. Khusus-nya untuk daerah gambut pe-ngen-dalian air ini menjadi sangat penting.(Daulat/tana-man-sawit.com)

Berdasarkan alat yang digunakan, dikenal 3 sistem penyiapan lahan yaitu Sistem Manual, Sistem Mekanis dan Sistem Khemis. 1). Sistem Manual Menggunakan tenaga manusia dengan peralatan yang sederhana (parang, kampak) sampai peralatan yang lebih maju (Chainshaw). Kebaikannya Dapat bekerja pada segala macam topografi areal. Kerusakan tanah relatif kecil (tidak terjadi pemadatan tanah). Diperlukan modal lebih kecil. Kejelekannya

Membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Membutuhkan sarana sosial yang lebih banyak. Membutuhkan waktu bakar. 2). Sistem Mekanis Menggunakan peralatan mekanis dalam bentuk alat-alat berat seperti traktor, dozer dan Iain-Iain. Kebaikannya Dapat mengerjakan areal yang luas dalam waktu relatif singkat. Pekerjaan lebih cepat. Tidak membutuhkan tenaga kerja yang banyak, sehingga masalah sosial tidak mem-butuhkan perhatian yang banyak.

Mengenal Kelompok Usaha Mikro


USAHA mikro adalah usaha yang bersifat menghasilkan pen-dapatan dan dilakukan oleh rakyat miskin atau mendekati miskin. Sedangkan Pengusaha Mikro adalah orang yang berusaha di bidang usaha mikro. Ciri-ciri usaha mikro antara lain, modal usahanya tidak lebih dari Rp 10juta (tidak termasuk tanah dan bangunan), tenaga kerja tidak lebih dari lima orang dan sebagian besar mengunakan anggota keluarga/kerabat atau tetangga, pemiliknya bertindak secara naluriah/alamiah dengan me-ngandalkan insting dan pengalaman sehari-hari. Maka itulah, kegiatan usaha mikro ini belum disertai analisis kelayakan usaha dan rencana bisnis yang sistematis, namun ditunjukkan oleh kerja keras pemilik/sekaligus pemimpin u-saha. Kegiatan usaha meng-gunakan teknologi sederhana dengan sebagian besar bahan baku lokal, dipengaruhi faktor budaya, jaringan usaha terbatas, tidak memiliki tempat permanent, usahanya mudah dimasuki atau diting-galkan, modal relatif kecil, dan menghadapi persaingan ketat. Jenis usaha mikro, antara lain, dagang (seperti warung kelontong, warung nasi, mie bakso, sayuran, jamu), industri kecil (konveksi, pembuatan tempe/ kerupuk/kecap/kompor/sablon), jasa (tukang cukur, tambal ban, bengkel motor, las, penjahit), pengrajin (sabuk, tas, cindera mata, perkayuan, anyaman), dan pertanian/peternakan (palawija, ayam buras, itik, lele). Terkait pengembangan usaha mikro, dapat diklasifikasikan sebagai berikut. Pertama, Kelompok Usaha Mikro (KUM), yaitu sekelompok orang yang bersepakat untuk saling membantu dan bekerjasama dalam membangun sumber pelayanan keuangan dan usaha produktif, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya. KUM adalah kelompok swadaya masyarakat yang bergerak dalam bidang ekonomi. KUM diperlukan, karena usaha sendiri tidaklah mudah dan memiliki ke-ter-batasan pengetahuan/pendidikan, sumber bahan baku terbatas, modal kecil, teknologi produksi sederhana, serta tidak memiliki akses kepada sumber modal, apalagi persaingan antar usaha cukup kuat. Kerjasama dalam bidang ekonomi (dalam KUM) tersebut perlu dikembangkan dengan prinsip-prinsip, antara lain, KUM merupakan perkumpulan orang, bukan semata-mata merupakan kumpulan modal. Menjadi anggota KUM berdasarkan kesadaran, bersifat sukarela, dan terbuka untuk umum. Berusaha atas dasar prinsip demokrasi, partisipasi, keterbukaan dan keadilan. Bertujuan menin--gkatkan kesejahteraan sosial ekonomi anggota dan ma-syarakat sekitarnya. Mengadakan pertemuan anggota secara teratur. Mengadakan tabungan secara teratur. Mengadakan upaya-upaya pendidikan dan pendampingan kepada anggotanya secara terus menerus. Usahausaha dan tata laksana-nya (manajemen) bersifat terbuka. KUM bertujuan meningkatkan taraf hidup ekonomi rumah tangga anggota dengan mempelajari bersama serta menanamkan pengertian dan tata laksana ekonomi yang sehatbaik ekonomi keluarga maupun ekonomi bersama antara para anggota, mengembangkan sikap ekonomi yang sehat di antara para anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta lebih sadar diri dan bertanggung jawab terhadap kelompoknya. Memberikan pelayanan kepada para anggota baik dalam kebutuhan-kebutuhan usaha maupun rumah tangga. Membina dan mengembangkan usaha dalam bidang organisasi, produksi, pemasaran, keuangan, dan sumber daya manusia. Dengan demikian, manfaat KUM adalah memfasilitasi sumber keuangan kepada para pelaku usaha mikro, membimbing anggota dalam menggunakan kredit, mengurus jaminan tambahan (agunan) bila diperlukan, menjamin watak dan ke-mampuan anggota dalam pe-ngembalian kredit. Kemudian menggerakkan anggota untuk membiasakan menabung dan jiwa wirausaha. Memperlancar dan mempermudah kegiatan pe-nyetoran tabungan, pencairan kredit, penyetoran angsuran dan pengurusan administrasinya. Serta, sebagai wadah musyawarah dalam mengembangkan usaha dan memfasilitasi anggota dalam memperoleh bantuan pelatihan dan bimbingan usaha. .(Daulat/yula-adi.blogspot.com)

Bilik Utama

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

08

Tenaga Terampil

SMKN 04 Siak Siap Cetak

PERSAINGAN kerja di era keterbukaan saat ini sangat ketat. Untuk itu, SMKN 04 Siak siap mencetak tenaga terampil siap saing dengan pendidikan berbasis pertanian.
Daulat-LUBUK DALAM- Pertanian merupakan salah satu modal untuk berkembang maju, itu yang diharapkan seluruh siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 04 Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak. Untuk menunjang kemajuan tersebut tentunya diharapkan lapangan, inprastruktur, dan peralatan yang memadai untuk pramkek pertanian yang diharapkan. Sekolah yang dibawah Dinas Pendidikan (Disdik) Siak ini terus berupaya untuk medidik seluruh siswa/siswinya agar mempunyai skil dan mutu yang cukup memadai di mata Dunia khususnya di Kabupaten Siak. Untuk itu Kepala Sekolah dan guru-guru pembimbing berusaha sekerasnya untuk mewujudkan citacita sekolah dan seluruh siswa/ siswi SMKN 04 Lubuk Dalam tersebut. Diantara keterampilan yang diberikan kepada siswa/siswi SMKN 04 tersebut diantaranya bercocok tanam jagung manis, lidah buaya, dan juga membentuk bunga kertas dalam satu batang bermacam-macam warna bunga. Seluruh praktek yang dilakukan tersebut berlangsung di halaman sekolah mereka yang luasnya sekitar 1 hektar. Kamis (18/11/10), Keterangan Kepala SMKN 04 Lubuk Dalam, Siak Hasanuddin kepada riauterkini bahwa kehadiran SMKN 04 Lubuk Dalam yang berbasiskan pertanian ini cukup digemari para pelajar, selain mereka bisa mengetahui ilmu pengetahuan bercocok tanam mereka juga mempunyai skil dan mutu yang terus menerus disaha sehingga setelah tamat bisa bersaing di dunia lapangan kerja. "Sementara ini, siswa/sisiwi yang tamat dari SMKN 04 yang berbasis pertanian ini telah berhasil bekerja di beberapa perusahaan BUMN dan perusahaan lainnya baik di Provinsi sendiri (Riau,red) juga di provinsi

lainnya. Untuk kwalitas skil dan mutu kerja mereka hingga saat ini

tidak ada yang diragukan," terang Hasanuddin.(Daulat/ks)

Tutur Pemimpin
Camat Lubuk Dalam,Siak
Camat Lubuk Dalam, Siak,Untuk pendidikan tentunya kita berikan dukungan sepenuhnya agar anak-anak didik kita mendapatkan pelajaran yang baik dari guru-guru pembimbingnya. Selain itu harapan kita, kelak mereka yang telah lulus dari SMKN 04 yang berbasis pertanian ini dapat bekerja dan bersaing di dunia lapangan kerja yang semakin sulit didapatkan,

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

09

Kepala SMKN 04 Lubuk Dalam, Siak


Untuk memperjuangkan anakanak didik untuk mendapatkan skil dan mutu yang siap saing didunia kerja tentunya tidak mudah, untuk itu kita mengharapkan bantuan dan kerja sama dari berbagai pihak. Sementara ini para alumni SMKN 04 ini sudah banyak yang bekerja di perusahaanperusahaan yang bergerak dibidang pertanian, selain itu untuk mutu dan skil mereka saat ini belum ada keluahan,

Drs KHARIAL AZMI MSi

HASANUDDIN S.Pd

Pemerintah Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak


Mengucapkan Selamat & Sukses

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
Drs Kharial Azmi MSi Camat Elfitri Yusmi S.Ttp Sekretaris Camat

Bilik Wanita
Umumnya wanita tidur memakai pakaian dalam seperti daster atau paduan tank top dan celana pendek. Namun, bagaimana kalau wanita tidur tanpa pakian dalam? Dalam buku The Best Sex of Your Life karya Jennifer Hunt dan Dn Baritchi, digambarkan betapa tidur telanjang memberikan enam manfaat.Apa saja itu? Simak saja di bawah ini. 1. Melepaskan oksitosin Hormon oksitosin dilepaskan ketika terjadi kontak kulit dengan kulit. Ketika kulit bersentuhan dari kepala hingga kaki sepanjang malam, Anda akan mendapatkan arus hormon yang bermanfaat. Beberapa manfaat oksitosin, antara lain, meningkatkan rasa sejahtera, menurunkan detak jantung, mengurangi hormon stres, meningkatkan rasa percaya, dan tentunya, dorongan seksual. 2. Bikin mood untuk bercinta Banyak perempuan menolak berhubungan seks karena sedang enggak mood. Penyebabnya bisa karena kelelahan, takut anak sewaktu-waktu terbangun, atau apa pun yang mengganggu

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

10

Banyak Manfaat Wanita Tidur Tanpa Busana


5. Menimbulkan ikatan Ketika saling bersentuhan kulit di tempat tidur, Anda bisa meningkatkan rasa ikatan di antara Anda dan pasangan. Ingatlah ketika baru pertama berpacaran atau baru menikah dulu, inginnya selalu bersentuhan, kan? Semakin Anda menyentuh, Anda semakin merasa dekat dengan pasangan. Ikatan yang meningkat sama artinya dengan semakin sering bercinta. 6. Lebih sehat Lebih sering berhubungan seks memberikan banyak manfaat kesehatan dan perkimpoian pun lebih berpeluang untuk bertahan lama. Anda tidak perlu bercinta setiap hari (kecuali Anda berdua memang menginginkannya), cukup beberapa kali saja dalam seminggu. Menghabiskan waktu setengah hingga satu jam sehari untuk bercinta bisa menjadi olahraga yang menyenangkan bagi Anda. Anda akan merasa lebih puas dengan hidup Anda, lebih bugar, dan lebih sehat!.(lintasberita.com)

pikiran Anda. Padahal, menolak berhubungan hanya membuat perempuan merasa kesepian dan diacuhkan. Karena itu, sebaiknya Anda yang mengubah mood tersebut untuk bercinta. Caranya, meringkuk di bawah selimut dengan bodysuit yang sudah Anda miliki sejak lahir itu. Rasa berdesir pada kulit akan

memberikan rangsangan seksual yang Anda butuhkan. 3. Terlihat erotis Pria mana pun tak akan tahan melihat sang istri meringkuk di sisinya tanpa busana. Hal itu menjadi semacam undangan untuknya guna berhubungan seksual. 4. Menciptakan hasrat

Salah satu alasan utama perempuan tidak ingin berhubungan seks adalah ketimpangan dalam relasinya dengan pasangan. Ketika Anda merasa terpisah dari pasangan, Anda mungkin juga kehilangan hasrat untuknya. Nah, tidur telanjang bisa membantu mengatasi hambatan tersebut.

Wanita Harus Hati-hati Pilih Suami


PARA wanita yang sudah berumur tentunya bosan menerima pertanyaan seperti Kapan nikah?. Merasa terdesak dengan keadaan, maka seringkali wanita terburu-buru mencari pasangan, lalu dengan segera mengikat janji sehidup semati. Tapi sadarkah mereka sikap tergesa-tergesa seperti ini dapat berbuntut pernyesalan? Kasus perceraian semakin semarak di berbagai negara maupun Indonesia. Perbedaan prinsip, perselingkuhan, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) seringkali menjadi alasan dalam perceraian. Namun ternyata untuk menghindari cibiran dari orang se-kitar, maka kebanyakan dari wanita melakukan kesalahan dengan memilih pendamping yang memenuhi persyaratan bagi orang lain, bukan untuk diri sendiri. Baik untuk orang lain belum tentu baik untuk sang wanita. Anne Milford, penulis buku How to Marry the Wrong Guy : A Guide for Avoiding the Biggest Mistake of Your Life memberikan beberapa poin penting ke-napa wanita menjalani sebuah per-kawinan yang salah dan bagaimana cara untuk me-mutuskan hu-bungan sebelum terlambat. Milford mengatakan 3 dari 10 wanita akan mengakui bahwa mereka telah melakukan kesalahan se-belum dan sesudah mengucapkan janji pernikahan. Alasan apakah yang membuat wanita bersikeras mempertahankan suatu hubungan dan terburuburu untuk membuat ikatan? 1. Semua teman di sekitar telah menikah Ketika teman-teman di sekitar telah naik ke pelaminan, kebanyakan wanita berpikir waktu. Padahal seha-rusnya mereka lebih jeli sebelum memutuskan untuk mengakhiri masa lajang karena pernikahan adalah sesuatu yang sakral. 2. Pacaran terlalu lama Banyak wanita mengakui bahwa alasan mereka bertahan dalam suatu hubungan terkait dengan lingkungan keluarga, teman-teman, dan orang di sekitar. Pa-caran terlalu lama bisa berakibat tidak bagus pada suatu hubungan. Bisa saja salah satu dari mereka merasa bosan dengan hubungan ini, namun mereka tidak bisa berpisah karena sudah terlanjur akrab dengan keluarga si pasangan. Padahal kenyataannya hubun-gan keduanya sudah tidak sehat, hanya saja mereka memutuskan untuk tetap meni-kah karena dorongan orang di sekitar. 3. Malu untuk bercerai Bercerai atau menjadi janda membuat wanita dianggap sebagai orang yang gagal dalam membina hubungan. Keba-nyakan wanita akan merasa malu apabila bercerai dan memutuskan untuk mempertahankan hubungan dengan sang suami yang sekiranya sudah tidak sehat. Bahkan seringkali hal ini semakin berlarut-larut apalagi ketika sang wanita menjadi kaum yang tertindas. Jika sudah di posisi ini, banyak wanita mencoba mempertahankan hubungan demi harga diri dan anak-anak mereka. Bercerai atau tidak, itu adalah keputusan masing-masing pasangan. Namun pikirkanlah yang terbaik untuk Anda dan anak-anak. Pikirkan kembali jika terburu-buru ingin menikah. Apakah Anda sudah merasa cocok dengan pasangan Anda?.( kabarinews.com)

dirinya harus segera menyusul. Maka alasan untuk menunda pernikahan tidak berlaku dan wanita tergesa-gesa untuk menikah atau mencari pa-sangan bagi yang masih single. Banyak wanita yang terburuburu untuk menikah karena tenggat

Daerah Serumpun

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

11

Berdemo, AMPUN Minta Aparat Hentikan Aktivitas PT SJI di Rohul


Daulat-PEKANBARU- Masyarakat empat desa di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu yang tergabung dalam Aliansi Mamak Peduli Nakan (AM-PUN) berdemo di Kantor Gubernur Riau dan Polda Riau, Jumat (19/11/10). Mereka mengusung tuntutan agar aparat pemerintah dan pene-gak hukum mengambil tin-dakan tegas terhadap PT Sumber Jaya Indanusa Coy (SJI) yang telah menyerobot belasan ribu hektar lahan masyarakat. Permasalahan masyarakat dengan PT SJI bermula dari kerjasama berpola KKPA perusahaan dengan masyarakatpada tahun 1992 yang berantakan. Kemudian diper-baharui pada 2009, namun sampai 2010 tersebut, kese-pakatan yang tercapai tak kunjung dijalankan perusahaan. Padahal, perusahaan tersebut telah terlanjur membabat belasan ribu hektar lahan masyarat. Seperti Desa Ulak Patian seluas 7.500 hektar dan di Kota Lama seluas 4.203 hektar. Pe-rusahaan tak sekedar mem-buka lahan, tetapi juga me-ngambil kayukayu produksi tanpa izin. Demo di Kantor Gubernur Riau, massa diterima Asisten I Setdaprov Riau Abdul Latief. Kepada pengunjuk rasa, Abdul Latief berjanji akan mempelajari tuntutan masyarakat untuk ditindaklanjuti. Setelah itu, massa melanjutkan aksi di Polda Riau. Tuntutan yang sama di-suarakan, agar aparat pe-negak hukum memproses PT SJI atas kegiatan illegal logging yang dilakukan pe-rusahaan tersebut. Kasat Dalmas Polda Riau AKBP Syamsul Anwar kepada pengunjuk rasa berjanji akan menyampaikan tuntutan tersebut kepada atasannya untuk ditin-dak-lanjuti. Puas aspirasinya diterima dua intansi, massa kemudian mengakhiri demo dan membubarkan diri dengan tertib.(Daulat/riauterkini.com)

Demo di Kantor Bupati Rohil,

Mahasiswa Protes Kades Diangkat Langsung Bupati


Daulat-BAGANSIAPIAPI- Sekitar 20 mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Rohil (Hipemarohil) menggelar aksi demo di Kantor Bupati Rokan Hilir (Rohil), Senin (15/11/10). Mereka mengusung sejumlah tuntutan yang meru-pakan bentuk rasa kecewa atas kinerja kepemimpinan Bupati Annas Maamun. Salah satu protes yang dilontarkan mahasiswa adalah proses pengangkatan kepala desa yang tidak prosedural. Menurut Ketua Hiperahil Eko Morlan, 90 persen kepala desa atau di Rohil disebut penghulu tidak berdasarkan hasil pemilihan warga, melainkan diangkat langsung oleh Bupati Annas Maamun. Pengangkatan atau penunjukkan langsung penghulu oleh bupati jelas penuh kepentingan politis dan melanggar Peraturan Pemerintah nomor 72 tahun 2005 tentang Desa, tuding Eko Morlan dalam orasinya. Karena itu, pengunjuk rasa mendesak dilakukan pemilihan penghulu secepatanya, sebelum masa jabatan Bupati Annas Maamun dan wakilnya Suyatno berakhir. Selain itu, pengunjuk ras juga mendesak Pemkab Rohil untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan menegakkan demokrasi. Mahasiswa juga mendesak agar Pemkab Rohil memprioritaskan anggaran pendidikan dalam bentuk peningkatan kualitas SDM, tidak sekedar fisik semata. Menurut pengunjuk rasa, jika mengacu pada APBD Rohil yang mencapai Rp 2 triliun, maka anggaran untuk pendidikan semestinya mencapai Rp 400 miliar atau 20 persen dari total APBD. Hal itu mengacu pada UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.(Daulat/riauterkini.com)

Pemerintah Daerah Kabupaten Siak


Mengucapkan Selamat & Sukses

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
Arwin As Bupati Siak OK Fauzi Jamil Wakil Bupati Siak Adli Malik Sekretaris Daerah Suntoro Humas Pemkab Siak

Bilik Olah Raga


GUANGZHOU Indonesia mendapatkan emas kedua di Asian Games 2010. Cabang olahraga Perahu Naga putra kembali menyumbangkan emas untuk kontingen Merah Putih. Dalam pertandingan final yang berlangsung di Danau Zengcheng, Jumat (19/11/ 2010) pagi WIB, Indonesia yang turun di nomor 500 meter putra, berhasil membawa pulang medali emas setelah mengalahkan dua pesaing Iran dan Macau. Merah Putih mendapatkan medali emas setelah mencatat waktu tercepat 1 menit dan 45.897 detik. Kontingen Indonesia berhasil mengalahkan Iran yang hanya mencatat 1 menit dan 49.119 detik serta Macau. Sayang langkah tim putra kembali gagal diikuti perahu naga tim putri nomor 500 meter. Srikandi Indonesia harus puas mendapatkan medali

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

KoranDaulat

12

Lagi, Perahu Naga Dapat Medali Emas

perak kedua setelah hanya mampu mencatat waktu 2 menit dan 02.875 detik

Torehan ini masih kalah dibandingkan tim perahu naga tuan rumah. Tim China berhasil

mencatat waktu 2 menit dan 00,667 detik. Sementara itu, Prestasi ini kembali men-

dongkrak posisi Indonesia di klasemen sementara Asian Games.(okezone.com)

Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau


Mengucapkan Selamat & Sukses

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
Tengku Syofyan Oebit Kejati Riau Heru Chairuddin Asintel Y. Hendrik Aspidsus

Nusantara

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

13

Terima Rp50-60 Juta, Eks Karutan Brimob Otaki Gayus Kabur


sebesar Rp50-60 juta untuk biaya hidup Gayus. Tapi itu perlu pemeriksaan lebih lanjut dan cek silang ke Gayus serta mereka. Sedangkan untuk anggota yang lain, ada yang mendapat Rp5-6 juta, paparnya. Atas perbuatan tersebut, Mabes Polri telah memberhentikan dan menahan sembilan anggota polisi yang diduga terlibat dalam pembebasan Gayus. Mereka dikenai pasal penyuapan, tegasnya. Sebelumnya, Pusat Pelaporan Analsis Transaksi Keuangan (PPATK) mencium adanya perederan uang sebesar Rp50 juta saat Gayus Tambunan keluar dari Rutan Mako Brimob.(okz)

PM Malaysia Rogoh Kocek Rp1 M untuk Korban Merap


YOGYAKARTA - Simpati mendalam dikirimkan Perdana Menteri Malaysia Dato Najib Tun Abdul Razak kepada korban erupsi Gunung Merapi. Bantuan pun disalurkan. Bantuan berupa makanan, selimut, dan pakaian itu dibawa langsung oleh utusan khusus Najib, Menteri Pertahanan Malaysia Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi. Jumlah sumbangan pribadi perdana menteri ini keseluruhannya sekira Rp1 miliar, kata Hamidi di Gedung Kepatihan, Jalan Malioboro, DIY, Kamis (11/11/2010). Usai bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X, dia juga menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan tahap pertama. Jika nanti masih dibutukan, Pemerintah Malaysia siap membantu dan akan mengantarkan bantuan langsung ke DIY. Mungkin atas restu dari Sri Sultan, berapa yang dibutuhkan akan kita antar, imbuhnya.(okz)

JAKARTA- Otak kaburnya Gayus Tambunan dari Rutan Brimob akhirnya terbongkar. Kepala Rutan Mako Brimob Kompol Iwan Siswanto diduga sebagai otak dari semua ini, dan dia pun langsung dicopot. Dari hasil penyidikan Bareskrim Mabes Polri, bahwa

Kompol Iwan yang menyuruh sehingga terjadi penyuapan itu, kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/11/2010). Fakta lainnya, tambah Iskandar, ada dugaan eks Ka-rutan Mako Brimob ini mene-rima uang

Kepolisian Resor Kabupaten Siak


Mengucapkan Selamat & Sukses

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
AKBP Toni Ariadi Efendi Kapolres Siak Kompol Teguh Wakapolres Siak AKP Ardinal Efendi Kasat Reskrim AKP Indra K Mangunsong Kasat Lantas

Zodiak & Selebritis


Jupe Bantah Dewi Persik Tonjok Payudaranya
kelahian berupa mencakar dan menonjok. Justru di sini jadi ada unsur mengheboh-hebohkan berita. Saya lihat di script dan di tayangan, justru dia itu cuma ada adegan nendang dan itupun enggak kena. Saat aku lihat di script, seharusnya enggak ada adegan nendang, bebernya. Dewi telah melaporkan perkelahian dengan Jupe ke polisi dengan dugaan penganiayaan. Jupe tak bereaksi. Dia memilih bersikap pasif. Buat apa sih aku harus bawa-bawa ke kepolisian atau ke meja hijau? Asal jangan dibilang aku takut. Yang normal, ngalah saja. Enggak penting juga memperpanjang sesuatu yang pentingnya enggak ada. Dia enggak bisa memenjarakan saya dan saya enggak bisa memenjarakan dia karena hidup saya ini selalu memberikan kebahagiaan untuk semua orang dan selalu berpikir positif, urainya. Kekasih Gaston Castano ini beranggapan, perselisihan yang berujung perkelahian masih bisa diselesaikan dengan jalan damai. Hidup saya enggak akan bahagia kalau saya memenjarakan orang. Kalau saya memenjarakan orang, seharusnya dalam kasus pembunuhan, narkoba. Bukan hanya kasus seperti ini. Kalau masalah ini masih bisa dimu-syawarahkan, ujarnya bijak.(okz)

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

14

Kepolisian Sektor Lubuk Dalam


Mengucapkan Selamat & Sukses

Atas Penerbitan

JAKARTA - Dewi Persik mengaku sempat menonjok dada Julia Perez ketika tengah berkelahi di lokasi syuting film Arwah Goyang Kawarang. Jupe sama sekali tak merasa buah dadanya ditonjok. Justru yang saya bingungkan komentar dia yang sempat nonjok saya. Tapi setelah saya melihat rekaman, itu enggak ada. Kalau itu membuat dia merasa kuat, ya enggak apa-apa. Asyik juga dia bisa nonjok payudara saya, kata Jupe ketika dihubungi, Rabu (10/11/ 2010) malam. Jupe heran mengapa Dewi mengaku menonjok payudara. Apalagi, dalam naskah film tidak disebutkan ada adegan per-

Koran Daulat
Tertanda:
AKP Kholik Husein SH Kapolsek

Lembaga Adat Melayu Riau


Kecamatan Lubuk Dalam & Kecamatan Siak
Mengucapkan Selamat & Sukses

Pemerintah Kecamatan Koto Gasib


Mengucapkan Selamat & Sukses

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
Zulkifli S.Sos Camat

Koran Daulat
Tertanda:
H. Arifin Ketua

Atas Penerbitan

Pariwara

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

15

Pemerintah Desa Sengemang, Siak


Mengucapkan Selamat & Sukses

Keluarga Besar Yurmainis


Mengucapkan Selamat & Sukses

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
M.Djames Kepala Desa

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
Yurmainis

Toko Bangunan KM 11
Mengucapkan Selamat & Sukses

Kantor Disperindag, Koperasi & UKM


Mengucapkan Selamat & Sukses

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
Budi Pemilik

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
Abdul Djalil Kepala UPTD 3 Kecamatan

Kenal Diri

Edisi Perdana (Pekan II Nopember 2010)

Koran Daulat

16

Pengusaha Diminta Gandeng Sekolah Pertanian


JAKARTA Kementerian Pendidikan Nasional meminta pengusaha agrobisnis, politeknik, dan SMK pertanian untuk membangun kemitraan guna menciptakan tenaga vokasional yang siap masuk dunia kerja. Joko Sutrisno, Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kementerian Pendidikan Nasional, mengatakan kerja sama tersebut memungkinkan lahimya tenaga yang lebih cakap dalam mengolah hasil pertanian, peternakan dan perikanan. "Kami harapkan pengusaha agrobisnis lebih banyak bermitra dengan politeknik dan SMK yang ada di wilayah industrinya," kata Joko Sutrisno, pekan lalu. Saat ini terdapat 320 SMK pertanian dan sebanyak 600 SMK yang memiliki program pertanian. Pada tahun ini, pemerintah akan membangun 50 SMK Negeri di berbagai daerah dan 10 di antaranya adalah SMK pertanian. Joko berharap kalangan pengusaha yang memiliki lahan tidur dan belum diolah juga bisa bermitra dengan SMK Pertanian, Perikanan dan Peternakan sehingga bisa dimanfaatkan untuk menambah bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat. Khusus untuk mendorong kemitraan antara politeknik dan SMK maka Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendiknas sudah mengeluarkan surat edaran agar politeknik negeri bisa bebas memi lih SMK binaannya. Bagi SMK juga kelanjutan dari pendidikan vokasi kerap memberikan persyaratan tinggi layaknya masuk universitas sehingga siswa SMK yang terserap ke politeknik juga rendah. "Kami berharap dengan adanya kerja sama antara politeknik dan SMK maka tahun depan makin banyak siswa SMK yang melanjutkan ke politeknik sehingga kompetensi dan pengetahuannya akan lebih ting gi." tandasnya. Menurut Joko, kerja sama antara politeknik dan SMK tidak terbatas pada jurusan pertanian saja tetapi juga bidang lainnya. Praktik kemitraan ini dilakukan adalah oleh Politeknik Elektronik Negeri Surabaya, milik Institut Tekhnologi Surabaya, yang menggandeng SMK di bidang manufaktur. Upaya lainnya untuk mendorong agar citra profesi di pertanian lebih tinggi adalah dengan memberikan beasiswa bagi siswa SMK jurusan pertanian. Menurut dia. sejak 3 tahun terakhir digulirkan program beasiswa keahlian khusus bagi SMK pertanian, dan sedikitnya 145.000 siswa diberi dana Rp65.000 sebulan, di luar dana bantuan operasional sekolah (BOS). "Kami harapkan agar semakin banyak siswa yang pilih SMK pertanian dan untuk itu Kemendiknas memperbesar jumlah penerima beasiswanya bukan dari dana yang ada di direktorat kami saja." harapnya.(daulat/ bataviase.co.id)

berpeluang membuka program diploma-1. Menurut Joko, lulusan SMK setiap tahun menca-pai 800.000 orang. Akan tetapi, yang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi tidak lebih dari 15%. Syarat tinggi Pada saat yang sama, politeknik yang menjadi

Pemerintah Desa Seminai Kerinci Kanan


Mengucapkan Selamat & Sukses

Kejaksaan Negeri Kabupaten Siak


Mengucapkan Selamat & Sukses

Atas Penerbitan

Atas Penerbitan

Koran Daulat
Tertanda:
Abdul Salam Kepala Desa

Koran Daulat
Tertanda:
Afrida Kejari Siak Antony Kasi Intel Alexander Kasi Pidsus