Anda di halaman 1dari 23

MEMBANGUN CITRA PERUSAHAAN MELALUI PROGRAM CSR (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY)

Program Studi D-III Gizi

Definisi : Reputasi dari perusahaan dengan berbagai penilaian publik yang penting

Setiap

perusahaan mempunyai citra sebanyak jumlah orang yang memandangnya. Citra perusahaan datang dari pelanggan perusahaan, pelanggan potensial, bankir, staf perusahaan, pesaing, distributor, pemasok, asosiasi dagang, dll Sebuah perusahaan yang mismanages atau mengabaikan citra kemungkinan akan menghadapi berbagai masalah

Tanda peringatan dalam bisnis yang berkaitan dengan masalah citra : Pergantian karyawan yang tinggi Hilangnya pelanggan utama Penurunan nilai saham Hubungan buruk dengan vendor atau pejabat pemerintah

Syarat

mutlak bagi sebuah perusahaan yang ingin sukses, tumbuh dan berkembang Dapat mempengaruhi persepsi konsumen terhadap perusahaan Membutuhkan proses yang panjang

Sebagai

komunikator secara langsung maupun tidak langsung Membangun relasi, yaitu membina hubungan perusahaan dengan khalayak (eksternal) dan karyawan (internal) Membantu para manager agar Well Informed, yaitu mendapat informasi yang cepat dan hangat tentang situasi terbaru, termasuk perubahan opini di masyarakat

1.
2. 3. 4. 5. 6. 7.

8.
9.

Kemampuan finansial Mutu produk dan pelayanan Fokus pada pelanggan Keunggulan dan kepekaan SDM Reliability Inovasi Tanggung jawab lingkungan Tanggung jawab sosial Penegakan Good Corporate Governance/GCG (tata kelola perusahaan yang baik)

KTT Bumi (Earth Summit)1992


Sebagaimana hasil Konferensi Tingkat Tinggi Bumi (Earth Summit) di Rio de Jeneiro Brazilia 1992, menyepakati perubahan paradigma pembangunan, dari pertumbuhan ekonomi (economic growth) menjadi pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development)

Kesinambungan investasi
Dalam rangka meningkatkan citra perusahaan guna menunjang kesinambungan investasi (sustainable investation) , pelaku bisnis memerlukan tiga hal : 1. Adil (fair) kepada seluruh stakeholders (pemangku kepentingan), meliputi karyawan, konsumen, pemasok, masyarakat, lingkungan sekitar, dan pemerintah sebagai regulator (pembuat

Kesinambungan investasi..
2. Proaktif, berperan sebagai agent of change (agen perubahan) dalam pemberdayaan (empowerment) masyarakat di daerah operasi 3. Efisien, berhati-hati dalam pengeluaran biaya yang sia-sia untuk penyelesaian masalah yang timbul dengan stakeholders serta fokus di sekitar daerah operasi

Lima elemen sehingga konsep berkelanjutan menjadi penting : 1. Ketersediaan dana 2. Misi lingkungan 3. Tanggung jawab sosial 4. Terimplementasi dalam kebijakan (masyarakat, korporat dan pemerintah) 5. Mempunyai nilai keuntungan

Ada Apa dengan CSR ???


Arus globalisasi telah memicu dinamika lingkungan usaha ke arah semakin liberal, sehingga mendorong setiap pelaku bisnis melakukan perubahan pola usaha melalui penerapan nilai-nilai yang ada ada dalam prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG/Good Corporate Governance), yakni : Fairnesss Transparan Akuntabilitas, dan Responsibilitas, termasuk tanggung jawab terhadap lingkungan, baik fisik maupun sosial

Ada Apa dengan CSR ???

Setelah reformasi, sejumlah perusahaan mengalami peristiwa negatif sehingga dijadikan pelajaran berharga untuk memberikan perhatian dan tanggung jawab yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya di sekitar lokasi perusahaan. Contoh : - PT Freeport di Papua - Kasus Mesuji di Lampung

CSR adalah komitmen dari bisnis atau perusahaan untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, seraya meningkatkan kualitas hidup karyawan dan keluarganya, komunitas lokal dan masyarakat luas

Corporate Social Responsibility (CSR), merupakan wacana yang sedang mengemuka di dunia bisnis atau perusahaan. Wacana ini digunakan oleh perusahaan dalam rangka mengambil peran menghadapi perekonomian menuju pasar bebas.

Merupakan investasi bagi perusahaan demi pertumbuhan dan berkelanjutan (sustainability) perusahaan Merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan (suistanable development) Merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)

Diimplementasikan dan diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat dalam mencapai sosio-ekonomi yang lebih baik dibandingkan kehidupan sebelumnya Penting dalam upaya membangun citra dan reputasi perusahaan yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan baik konsumen maupun mitra bisnis perusahaan tersebut

Perusahaan reputasi bagus, memiliki 6 hal :


1. 2. 3. 4. 5. 6.

Hubungan yang baik dengan para pemuka masyarakat Hubungan positif dengan pemerintah setempat Risiko krisis yang lebih kecil Rasa kebanggaan dalam organisasi dan di antara khalayak sasaran Saling pengertian antara khalayak sasaran, baik internal maupun eksternal Meningkatkan kesetiaan para staf perusahaan

3 alasan mengapa harus merespon CSR :

1.

2.

3.

Perusahaan adalah bagian dari masyarakat dan oleh karenanya wajar bila perusahaan memperhatikan kepentingan masyarakat Kalangan bisnis dan masyarakat sebaiknya memiliki hubungan yang bersifat simbiosa mutualisme Kegiatan tanggung jawab sosial merupakan salah satu cara untuk meredam bahkan menghindari konflik sosial

Program air bersih di NTT

Alfamart Ada enam program dasar CSR Alfamart yang tergabung dalam Alfamart Sahabat Indonesi (ASI) yakni, Alfamart Sport, Alfamart Smart, Alfamart Clean and Green, Alfamart Care, Alfamart Vaganza dan Alfamart Smes.

Sampai jumpa