Anda di halaman 1dari 50

1

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Dewasa ini kemajuan Teknologi dan Informasi telah berkembang dengan pesat.Banyak jenis dan ragam yang dihasilkan dari kemajuan teknologi dan informasi ini adalah salah satu media pengolahan data untuk menghasilkan sebuah informasi secara sistematis yang dikenal dengan sebutan Komputer.Kemajuan dibidang Teknologi dan Informasi dibidang computer ini,telah banyak digunakan dan ditemukan dibeberapa tempat.Dunia pendidikan dewasa ini sangat berperan besar dalam menciptakan SDM yang berkualitas guna untuk dapat bersaing dalam menghadapi perkembangan Sistem Informasi dan kemajuan Teknologi Informasi. Hal ini tidak hanya dilakukan oleh perguruan tinggi Negeri, namun perguruan tinggi Swasta memiliki peranan yang sama dalam menciptakan SDM yang berkualitas. Penerapan sebuah SI dan TI untuk memberikan nilai tambah bagi organisasi yang menerapkannya, dimana dalam implementasinya, besarnya manfaat tersebut harus sepadan dengan tingginya biaya yang perlu dialokasikan untuk membangun aplikasi tersebut. Dalam pengembangannya ternyata TI tidak sekedar memberikan manfaat efisiensi semata namun lebih jauh lagi menawarkan beragam jenis nilai yang lain. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) dibawah naungan yayasan Hangtuah Pekanbaru,merupakan perguruan tinggi yang lebih mengarah kepada kesehatan yang tanpa disadari secara tidak langsung telah berhubungan dan bahkan terbantu dalam menyelesaikan tugas-tugas yang bersifat global. Proses pembelajaran yang dibutuhkan oleh pihak Akademik STIKES HANGTUAH PEKANBARU, khususnya dibagian administrasi ke mahasiswaan STIKES HANGTUAH, semakin bertambahnya jumlah mahasiswa yang masuk pada perguruan tinggi tersebut dari tahun ketahun, pihak akademik membutuhkan suatu inovasi dalam pengembangan SI yang ada dengan cara optimalisasi penggunaan TI dengan pengembangan teknologi

baik secara Hardware maupun dengan pengembangan aplikasi Software seperti halnya penerapan Sistem Informasi dengan memakai rancagan modul program menggunakan bahasa pemrograman berorientasi objek, sehingga diharapkan nantinya proses pencatatan data yang berkenaan dengan administrasi kemahasiswaan seperti data mahasiswa, dosen pengajar, dosen penasehat akademik, mata kuliah, KHS, KRS dan transkrip, tersimpan dalam satu file master, sehingga dalam penyajian informasi dapat di pilah-pilah dan di kembangkan dalam bentuk laporan yang nantinya laporan ini dapat di distribusikan langsung ke mahasiswa, dosen dan pimpinan selaku pengambil keputusan. Dari latar belakang diatas muncul keinginan untuk dituangkan dalam bentuk laporan Tugas Akhir dengan judul Pengembangan Sistem Informasi Administrasi Akademik pada SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) HANGTUAH PEKANBARU dengan Jaringan LAN dan Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek 1.2 Perumusan Masalah 1. Pengolahan data oleh masing-masing bagian yang berbeda dengan menggunakan MS.Excell dan belum mempunyai suatu data base sehingga informasi tidak bisa didapatkan sebanyak mungkin 2. Penyajian informasi berupa laporan-laporan informasi kemahasiswaan yang tersimpan dibeberapa bagian dengan menggunakan MS.Excell , sehingga akan memperlambat penyajian informasi,dan alangkah baiknya ditambahkan server agar masing-masing bagian dapat melihat informasi setiap Program Studi dengan cepat.

1.3 Tujuan Penelitian 1. Terwujudnya suatu aplikasi Sistem Informasi Akademik yang berorientasi objek pada STIKES HANGTUAH PEKANBARU

2.

Membuktikan bahwa peranan Teknologi Informasi dan perkembangan Sistem Informasi untuk menghasilkan sebuah aplikasi yang optimal sesuai dengan kemampuan dan kecanggihan komputer akan sangat membantu aktifitas akademik seperti dalam hal kecepatan, bentuk laporan, ketelitian, keamanan data, pemuktakhiran serta dalam mengup-date data.

3. Membuktikan bahwa data-data yang tersimpan secara tersebar pada lokasi berbeda dan tidak terorganisasi dengan baik memiliki kelemahan yaitu memerlukan waktu lebih lama dalam penyajian informasi. 4. .Mengembangkan Ilmu Pengetahuan penulis dalam merancang apliksi SI Akademik yang berorientasi objek.

1.4 Kontribusi Penelitian 1. Sebagai bahan masukan dan perbandingan bagi pihak insitusi tempat penilitian. 2. Memudahkan bagi pihak insitusi dalam melayani kebutuhan mahasiswa dalam penyajian informasi yang berkenaan dengan data-data kemahasiswaan. 3. Menambah wawasan bagi para perancang juga calon pengguna Sistem Informasi baru, dalam membangun Sistem Informasi yang baik, optimal dan mampu mengakomodir kebutuhan pengguna. 1.5 Metode Penelitian Metodologi untuk pengembangan sistem merupakan proses standard yang digunakan team pengembang untuk menghubungkan semua langkah yang diperlukan untuk menganalisa, merancang, mengimplementasi, dan memelihara Sistem Informasi. Adapun metodologi yang sampai saat ini yang masih sesuai untuk menjadi pedoman dalam pengembangan sistem adalah SDLC, Penelitian Perpustakaan (Library Research), Penelitian Laboratorium (Laboratory Research).

a.

System Development Life Cycle (SDLC) adalah metodologi yang digunakan untuk mengembangkan, memelihara, atau mengganti Sistem Informasi. Gambar dibawah ini adalah bagan dari SDLC yang umum dimana terdiri atas 7 phase. Sesuai gambar sehingga SDLC juga sering disebut metodologi waterfall karena lebih menyerupai air terjun.

Project Indentification & Selection Project Initiation & Planning Analysis Logical Design Physical Design Implementation Maintenance Gambar 1.1 : SDLC dengan ke-7 phasenya Output atau produk yang dihasilkan ditiap phase SDLC 1. Project Identification & Selection, menghasilkan : Yang berhubungan dengan aktifitas perencanaan Sistem, yaitu menentukan prioritas sistem dan proyek, arsitektur dari data, jaringan, hardware, dan manajemen dari Sistem Informasi. 2. Project Initiation & Planning, menghasilkan : Langkah terperinci atau rencana kerja untuk proyek, spesifikasi dari ruang lingkup sistem dan syarat / bentuk sistem (high-level),

tugas untuk anggota team dan sumber daya lainnya, sistem perundangan / pertimbangan. 3. Analysis, menghasilkan : Penjabaran mengenai sistem yang ada termasuk maslah atau peluang yang ada yang direkomendasi untuk diperbaiki / diatasi, ditingkatkan atau mengganti sistem yang ada, uraian mengenai sistem pilihan dan sistem perundangan / pertimbangan untuk sistem yang terpilih. 4. Logical Design, menghasilkan : berhubungan dengan fungsi-fungsi, spesifikasi terperinci dari semua element sistem (data, proses, input, output) 5. Physical Design, menghasilkan : lebih bersifat teknis, spesifikasi terperinci dari semua element sistem (program, file-file, jaringan, sistem software, dan lain-lain), rencana untuk teknologi baru. 6. Implementation, menghasilkan : Code / Listing program, dokumentasi, prosedur pelatihan, dan support / dukungan yang dapat diberikan. 7. Maintenance, menghasilkan : b. Software versi terbaru atau pembaruan untuk dokumentasi, pelatihan, support / dukungan. Penelitian Perpustakaan (Library Research) Penelitian yang dilakukan melalui literatur yang berhubungan dengan tema dari tugas akhir ini, untuk mencari informasi dalam menyusun teoriteori yang didapat baik secara global maupun detail yang berhubungan dengan pembahasan, sehinggan terjadi panduan yang komplek antara satu dengan yang lain.

c.

Penelitian Laboratorium Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan jenis komputer : 1. CPU Pentium III 800 Mhz 2. Memory 256 Mb 3. Media penyimpanan / Harddisk 40 Gb 2. Printer Canon Bubble-Jet BJC-2000SP 5. Software pendukung

Windows Xp Servies Pack. 2

- Microsoft Office Ver. 2000 - Software aplikasi Visual Basic ver. 6.0 1.6 Tinjauan Organisasi atau Perusahaan Disini akan dijelaskan tentang sejarah perusahaan, Struktur organisasi, tugastugas pokok,serta visi,misi dan tujuan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Hangtuah Pekanbaru. 1.6.1 Sejarah Singkat SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) Hangtuah Pekanbaru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) yang berdiri pada tanggal 9 November 2001 dibawah yayasan Hangtuah.Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hangtuah Pekanbaru adalah Perguruan Tinggi yang dipimpin oleh Ketua yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Yayasan Hangtuah Pekanbaru.Pembinaan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan secara fungsional dilakukan oleh yayasan Hangtuah Pekanbaru dan secara Akademis oleh Departemen Pendidikan Nasional (DITJEN Dikti).Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hangtuah Pekanbaru Berkedudukan dikota Pekanbaru,dan didirikan berdasarkan Akte Notaris Diti Kresnari Iskandar Z,SH No:38 Tahun 2001. Didalam Tubuh STIKES Hangtuah Pekanbaru,terdapat 4 (empat) Program Studi,diantaranya yaitu Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM),Keperawatan,Kebidanan

dan PIKES,IKM terdiri dari 8 jurusan/peminatan,sedangkan Keperawatan 2 jurusan/peminatan dan Kebidanan serta PIKES masing-masing satu jurusan/peminatan.Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) dan Keperawatan untuk jenjang Strata 1 (S1) yang terletak di Jalan Mustafa dan untuk Kebidanan dan PIKES untuk jenjang Diploma 3 (D3) ayang terletak di jalan Parit Indah.Dengan semakin meningkatnya jumlah warga belajar dari tahun ketahun terbukti dengan kepercayaan masyarakat menitipkan putra putrinya untuk mendapatkan Ilmu Pengetahuan terutama dalam bidang kesehatan,wawasan,keterampilan serta pendalaman sikap mental. 1.6.2 Struktur Organisasi SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) Hangtuah Pekanbaru Ketua STIKES

Pembantu Ketua 1

Pembantu Ketua 2

Pembantu Ketua 3

LITBANG

Ka.PRODI IKM ASS 1

Ka.PRODI Keperawatan ASS 1

Ka.PRODI Kebidanan ASS 1

Ka.PRODI PIKES ASS 1

ASS 2

ASS 2

ASS 2

ASS 2

ASS 3

ASS 3

ASS 3

ASS 3

Gambar 1.2 Struktur Organisasi STIKES Hangtuah

I.6.3

Tugas Tugas Pokok pada Struktur Organisasi STIKES Hangtuah Pekanbaru: Memimpin pengabdian penyelenggaraan kepada pendidikan,penelitian dan tenaga

Ketua STIKES:

masyarakat,membina

kependidikan,mahasiswa,tenaga ADM dengan lingkungan

serta hubungannya

Membina dan melaksanakan kerjasama dengan instansi,badan swasta dan masyarakat untuk memecahkan persoalan yang timbul,terutama yan menyangkut bidang tanggung jawab. Pembantu Ketua 1: Pembantu Ketua 2: Pembantu Ketua 3: LITBANG: Membantu Ketua dalam memimpin pelaksanaan Pendidikan,penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Membantu Ketua dalam memimpin pelaksanaan kegiatan dibidang keuangan dan Administrasi Umum. Membantu Ketua dalam pelakaan kegiatan dan dibidang menilai pambinaan serta layanan kesejahtraan mahasiswa. Melaksanakan, mengkoordinasi, memantau pelaksanaan kegiatan penlitian yang diselenggarakan dan ikut mengusahakan serta mengendalikan Administrasi sumberdaya yang diperlukan. Kepala Prodi IKM: Memimpin pengelolaan Administrasi dan teknis penyelenggaran Asisten 1 IKM: Asisten 2: Asisten 3: Prodi Kesehatan Masyarakat (PSIKM)

STIKES Hangtuah Pekanbaru. Pengelolaan Akademik kemahasiswaan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKES Hangtuah Pekanbaru. Pengelolaan Administrasi kemahasiswaan Program Studi Ilmu Keshatan Masyarakat (IKM) STIKES Hangtuah Pekanbaru. Pengelolaan Kemahasiswaan Program Sudi Ilmu Kesehatan (IKM) STIKES Hangtuah Pekanbaru.

I.6.4

Visi,Misi dan Tujuan Stikes Hangtuah Pekanbaru Visi Stikes Hangtuah Pekanbaru Pada tahun 2015 merupakan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yang unggul dan

terdepan di Provinsis Riau dalam Penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi guna mewujudkan lulusan yang Pancasilais,berorientasi pada Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan masyarakat mandiri serta mampu bersaing dipasar global. Misi Stikes Hangtuah Pekanbaru Menyelenggarakan pendidikan kesehatan dan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat berorientasi kepada pembangunan manusia seutuhnya yang selaras dengan falsafah Sekolah Tinggi,membina kehidupan akademik,serta mengembangkan IPTEK Kesehatan. Tujuan Stikes Hangtuah Pekanbaru Membentuk tenaga kesehatan profesional,bertakwa kepada TYE,memiliki rasa tanggung jawab atas sesama umat manusia untuk kesejahteraan masyarakat,mandiri dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan untuk masyarakat secara menyeluruh serta kemampuan malaksanakan tugas-tugas kenegaraan dan di masyarakat luas. Disini akan dijelaskan Tanggung Jawab antara Dosen,Pegawai dan Mahasiswa STIKES Hangtuah Pekanbaru: a.Setiap dosen STIKES wajib: Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta taat kepada negara dan Pemerintah RI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Menjunjung tinggi kehormatan Bangsa dan Negara kewibawaan dan nama baik STIKES Hangtuah Pekanbaru.

10

Mengutamakan kepentingan Sekolah Tinggi dan masyrakat dari pada kepentingan pribadi dan atau golongan,dan sebagainya.

b.Setiap Pegawai STIKES Hangtuah Pekanbaru wajib: Memegang teguh rahasia negara dan rahasia jabatan serta idak menyalah gunakannya. Menghormati sesama Karyawan maupun Pegawai dan berusaha meluruskan perbuatan tercela teman sejawat. Menolak dan tidak menerima sesuatu penberian yang nyata diketahui dan patut diduga secara langsung ataupun tidak langsung berhubungan secara tidak sah dengan jabatannya. c.Setiap Mahasiswa STIKES Hangtuah Pekanbaru wajib Ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan,kecuali bagi Mahasiswa yang dibebaskan dari kewajiban tersebut berdasarkian surat keputusan Ketua Yayasan Hangtuah. Ikut memelihara ketertiban ,keamanan,kenyamanan dan suasana belajar mengajar termasuk sarana dan prasarana serta kebersihan Sekolah Tinggi. Menghargai IPTEK dan Kesenian. Menjaga nama baik dan kewibawaan Akademi sebagai Almamater.

11

BAB II TINJAUAN PUSTAKA II.1 Sejarah Perkembangan Komputer. Menurut jogianto,HM (1999:1) kata komputer berasal dari bahasa latin computare yang diubah kedalam bahasa inggris To Computare atau Reckonartinya hitung,dengan bendanya komputer.Dengan demikian computer dapat diartikan sebagai alat hitung atau mesin hitung.Komputer adalah suatu peralatan (mesin) atau sekelompok peralayan yang melaksanakan pekerjaan,dikendalikan secara kontrol oleh intruksi yang dimasukan kedalam memorinya.Komputer sebagai sarana pengelolaan informasi dapat dimanfaatkan diberbagai bidang kehidupan manusia.Bidang-bidang kegiatan yang menggunakan komputer sebagai sarana pengelolaan data umumnya untuk membantu pimpinana dalam rangka mengendalikan perusahaan atau instansi dalam bidang operasional guna memonitor dan mengendalikan pelaksanaan kerja,dan salah satu contoh bidang yang telah memanfaatkan komputer yaitu bidang industri. II.1.1 Sistem Komputer Menurut Jhon,J.Longkutoy (1994:3) menjelaskan bahwa pada tahun 1642 suatu alat ditemukan oleh Blaise Pascal dengan alatnya kalkulator mekanik.Dimana mesin ini terdiri dari roda-roda yang masing-masing mempunyai 10 bagian yang dihubungkan antara satu dengan yang lain.Didalam sistem komputer dapat dibagi menjadi tiga segi yaitu segi perangkat lunak (software),segi perangkat keras ) dan segi manusianya (brainware).Dari ketiga segi tersebut mempunyai hubungan yang saling menunjang antara satu dngan yang lainnya,sehingga dapat disebut dengan satu sistem.Seandainya dari salah satu perangkat yang tidak dipakai atau tidak berfungsi maka sistem tersebut tidak akan dapat digunakan,sehingga dari ketiga-tiganya perangkat tersebut haruslah berfungsi untuk siap dioperasikan.

12

II.1.2 Perangkat Keras (Hardware) Hardware atau perangkat keras merupakan suatu komponen komputer yang secara fisik dapat dijamah.Hardware pada dasarnya terdiri dari ilmu komponen penyusunannya ,yaitu sebagai berikut: Unit Masukan (input Device). Yaitu unit untuk menerima perintah yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam komputer tersebut b. Unit Keluaran (output device). Yaitu merupakan suatu unit yang berfungsi untuk mengeluarakan hasil-hasil olahan yang sama sebelumnya telah diolah komputer. c. Unit Pengolahan Utama. Yaitu suatu alat dimana intruksi-intruksi program diproses untuk mengolah data dimasukan lewat alat input yang hasilnya akan ditampilkan melalui alat output. d. Unit Memory. Dalam dunia komputer,memory sering juga disebut dengan istilah RAM (Random Acces Memory),yang mana data-data dapat ditulis dibaca pada lokasi dimana saja asal ada dalam memory.ROM (Red Only Memory) jugatermasuk didalam memory,namun hanya dapat dibaca saja dan tidak bisa mengisi sesuatu kedalam Read Only Memory. e. Unit Simpanan Sekunder (secondary storage,auxiliary storage,external storage). Adalah meupakan suatu alat yang digunakan untuk menyimpan program atau data yang tidak dilibatkan dalam proses yang aktif pada suatu saat,alat penyimpanan ini terpisah diluar main memory (internal storage),dan pada simpanan ini ,program data disimpan secara tetap (tidak akan hilang walaupun aliran listrik mati).

a.

13

II.1.3 Pengertian Pengolahan Data Pengolahan data adalah suatu proses penerimaan data masukan (input),diproses (processing) oleh program yang tersimpan dan mengeluarkan hasil proses data tersebut dalam bentuk organisasi (output).Data processing terdiri dari 3 langkah dasar yaitu input,proses dan output.Ketiga langkah ini biasanya disebut dengan siklus pengolahan data (Processing Cycle)

INPUT

PROSES Gambar 1.3 :Siklus Pengolahan Data (Sumber :www.ilmu komputer.com)

OUTPUT

Pengolahan Data Electronik Peranan Pengolahan data elektronik berbasis komputer memberikan kontribusi bagi pengembangan sebuah Sistem Informasi.Hal ini tersebut dikarenakan peralatan komputer dapat membantu dalam pengolahan data yang dibutuhkan dalam pengolahan data yang dibutuhkan dalam suatu Sistem Informasi diantaranya: 1.Dapat mengolah data yang cepat 2.Mempunyai ketelitian yang tinggi 3.Kemampuan mengolah data dalam jumlah yang besar 4.Mempunyai ingatan yang tidak mudah lupa II.2. Pengertian Sistem,Informasi dan Sistem Informasi Beberapa sumber yang diperoleh dari buku para ahli serta pakar banyak menggunakan pendekatan dalam mendefenisikan system yang menekankan pada prosedur dan komponen atau elemen. Menurut Ali Masjono Mukhtar (2002:2) system adalah suatu entity yang terdiri dari dua atau lebih komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan.

14

System menurut Zulkifli Amsyah (2003:4) bahwa system adalah himpunan suatu benda nyata atau abstrak (a set of things) yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif. Sedangkan menurut Jogiyanto H.M (2001:3) merupakan suatu system mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu. Yaitu mempunyai komponen (component), batas system (boundary), lingkungan luas (environment), penghubung (interface), masukan (input), keluaran (output), pengolah (proses) dan sasaran (objectives) atau tujuan (goal) seperti yang dikemukakan oleh Jogiyanto H.M (2001:3). Jogianto mengatakan bahwa sistem adalah data sebagai lainnya kumpulan yang manusia,prosedur,mesin-mesin,dokumen-dokumen

terorganisasi,sehingga unsur-unsur tersebut dapat saling berinteraksi dengan lingkungan untuk mendapatkan tujuan yang tlah ditetapkan.Asal dari kata sistem yang mana sistem berasal dari daerah Yunani yaitu :suatu keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian ,hubungan yang berlangsung diantara satu-satu atau komponen secara teratur,dengan demikian dapat diambil suatu kesimpulan bahwa sistem adalah sustu kebulatan dari bagian-bagian atau unsur-unsur yang saling berhubungan menurut suatu peraturan yang tertip guna mencapai maksud tertentu. Untuk memahami pengertian sistem informasi, harus dilihat keterkaitan antara data dan informasi sebagai entitas penting pembentuk sistem informasi. Data merupakan nilai, keadaan, atau sifat yang berdiri sendiri lepas dari konteks apapun, sementara informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang (Davis, 1995), sedangkan Mc Leod (1995) mengatakan bahwa informasi adalah data yang telah diproses atau data yang memiliki arti. Menurut Witarto (2004:9) menjelaskan informasi adalah rangkaian data yang mempunyai sifat sementara, tergantung dengan waktu, mampu memberi kejutan/surprise pada yang menerimanya. Karakteristik dari informasi adalah

15

penerima informasi mengalami peribahan dari kondisi (state). Informasi dapat juga dikatakan sebagai data yang telah diproses, yang sangat berguna sekali untuk proses pengambilan keputusan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem informasi merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan untuk mengintegrasikan data, memproses dan menyimpan serta mendistribusikan informasi. Dengan kata lain sistem informasi merupakan kesatuan elemen-elemen yang salin berinteraksi secara sistematis dan teratur untuk menciptakan dan membentuk aliran informasi yang mendukung pembuatan keputusan dan melakukan control dalam sebuah perusahaan. Disamping itu, system informasi juga mampu mendukung para pengelola dan staf perusahaan untuk menganalisa permasalahan, menvisualisasikan ikhtiar dan memungkinkan terciptanya produk serta layanan baru Budi Sutedjo, dkk (2003:2005). 1I.2.1 Daur Hidup Pengembangan Sistem Daur hidup Pengembangan Sistem atau Sistem Development Life Cycle merupakan metode yang digunakan untuk mengembangkan maupun merekayasa Sistem Informasi. Metode ini bersifat menyeluruh, dan merupakan kumpulan langkah-langkah yang menjadi pedoman dalam pengembangan Sistem informasi dan berpengaruh langsung terhadap kualitas dari hasil akhir dari Sistem Informasi tersebut. Dipengaruhi langsung oleh management style yang diterapkan pada prganisasi/institusi/perusahaan Tiap metodologi menggabungkan/menerapkan sejumlah teknik pengembangan Selain metodologi, aspek lain yang terkait adalah aspek teknik dan Tool/alat. Untuk aspek teknik diartikan sebagai proses-proses utama yang menbantu seorang

16

analis untuk memastikan apakh pekerjaan tersebuat berhasil, lengkap, dan dapat dipahami secara menyeluruh oleh anggota team. Mengembangkan penunjang untuk berbagai kegiatan, termasuk untuk interview dalam menentukan, perancangan dan pengaturan aktivitas dalam proyek pengembangan Sistem Informasi, membaut diagram logic, dan merancang bentuk laporan yang dihasilkan sistem. Sedangkan aspek Tool/alat umumnya berupa program komputer, yang memudahkan dan bermanfaat terhadap teknik yang digunakan dan tetap berpedoman pada metodologi yang ada. Teknik dan Tool/alat harus bersesuaian dengan metodologi pengembangan sistem yang ada Teknik dan Tool harus dapat memudahakn para pembuat sistem melaksanakan/mengkaitkan metodologi Sytem Development Life Cycle (SDLC) adalah methodology yang digunakan untuk mengembangkan, memelihara dan/atau mengganti Sistem Informasi. SDLC terdiri atas 7 phase berbeda, sehingga tiap phase menjadi pananda/batasan dalam mngevaluasi kemajuan yang telah dilakukan selama analisa dan perancangan SDLC merupakan kumpulan phase terurut, namun sebenarnya tidak Setiap langkah dan urutannya diadaptasi dari kebutuhan Memungkinkan proyek kembali ke phase sebelumnya Dalam SDCL, memungkinkan aktivitas pada phase yang Terkadang siklus dilaksanakan berulang sampai lengkap proyek, sesuai dengan management yang ada langkah-langkah yang ada dalam

berbeda dilaksanakan degan lengka secara paralel

17

SDLC digunakan dalam organisasi sebagai kumpulan Keahlian/skill seorang analyst diperlukan setiap pemodelan Tentu saja software adalah hasil akhir utama dari SDLC,

aktivitas yang saling terkait dan terencana untuk tujuan pengembangan

adapun output lainnya adalah dokumentasi tentang sistem dan bagai mana software tersebut dibangun, juga pelatihan untuk para user. II.2.2 Komponen Sistem Informasi Dalam mengembangkan Sistem Informasi, maka setiap yang akan melakukan penganalisaan dan perancangan Sistem Informasi harus memahami 3 komponen utama, yaitu data, data flow dan processing logic. Data adalah fakta tentang manusia, obyek dan kejadis dalam suatu organisasi, seperti kode barang, jumlah barang, nama Nasabah dll. Tiap Sistem Informasi tergantung pada data untuk dijadikan informasi, sehingga informasi merupakan data yang telah diproses sehingga dapat dimengerti oleh manusia. Pada dasarnya semua data dan relasinya dapat dijabarkan menggunakan berbagai teknik. Sedangkan para pembuat Sistem harus mengerti tentang jenis-jenis dan sumber data yang digunakan dalam system. Data Flow (arus data) merupakan kumpulan data yang bergerak/mengalir dalam sistem bersama dengan deskripsi/penjelasannya tentang tujuan/sink dari data tersebut. Processing logic merupakan langkah-langkah yang digunakan untuk mentransform atau mengalirkan data, dan menjelaskan kejadian-kejadian yang menyebabkan dilaksanakanya langkah-langkah tersebut. Dalam pengembangan Sistem Informasi berorientasi pada data dan pemrosesan. Untuk orientasi pada data, yaitu semua strategi dalam pengembangan Sistem Informasi tidak pada dimana dan bagaimana data digunakan, tetapi lebih difokuskan pada bagaimana pengorganisasikan data dengan baik. Sedangkan untuk orientasi pada pemrosesan yaitu semua strategi pengembangan Sistem Informasi lebih difokuskan sumber/source dan

18

pada bagaimana serta kapan data di Move/dialirkan dan diubah dalam Sistem Informasi. II.2.3 Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Karakteristik Sistem Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sisfat tertentu diantaranya, mempunyai komponen-komponen (components), batasan sistem (bondary), lingkungan luar sistem (environments), penghubung (Interrelationship), masukan (input), keluaran (output), pengolahan (Interface), dan sasaran (Constraint), atau tujuan (goal). Komponen sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan, komponen-komponen sistem dapat berupa subsistem atau bagian-bagian dari suatu sistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseleluruhan. Batasan sistem Batasan sistem merupakan daerah atau ruag lingkup yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya, batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai kesatuan. Lingkungan luar sistem Lingkungan luar sistem dari suatu sistem adalah diluar dari batasan dari suatu sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Ligkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat pula bersifat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi dari sistem. Sedangkan lingkungan luar sistem yang merugikan harus

a.

b.

c.

19

dikendalikan kalau tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup sistem. Penghubung sistem Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber data mengalir dari suatu subsistem kesubsistem lainnya. Keluaran dari suatu subsistem akan menjadi masukan untuk subsistem lainya melalui penghubung. e. Masukan sistem Masukan adalah suatu data ataupun energi yang dimasukan kedalam sistem. f. Keluaran sistem Keluaran adalah hasil dari signal input yang diolah menjadi keluaran yang berguna. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain. g. Pengolahan sistem Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pegolahan yang akan merubah masukan menjadi keluaran, misalnya suatu sistem yang menghasilkan kartu hasil studi akan mengolah masukan berupa nama mahasiswa, mata kuliah, nilai, indeks prestasi dan indeks prestasi kumulatif, pengolahan yang dihasilkan oleh sistem ini yang pasti akan menghasilkan suatu informasi. h. Sasaran sistem Sasaran dari sistem dapat mementukan kinerja dari pada pengguna sistem itu dan suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan. i. Tujuan sistem

d.

20

Suatu sistem akan mempunyai suatu tujuan untuk apa sistem itu diterapkan. Tujuan menganalisa adalah untuk dapat memahami permasalahan secara jelas meletakkannya dalam sebuah model. Selama analisa para perancang menetapkan apa yang harus dilakukan bukan bagaimana melakukan. Artinya, perancang harus memahami masalah sebelum menetapkan penyelesaiannya. Bagi para pengembang untuk dapat menghasilkan Sistem Informasi yang optimal, baik dan mengakomodir para pengguna, seharus memiliki 4 keahlian utama yaitu Analisis, Teknikal, Manajerial dan kecakapan antara personal. Kemampuan menganalisis adalah kemampuan memahami organisasi/perusahaan dan fungsi-fungsinya, mengidentifikasi adanya masalah atau sebaliknya berupa peluang, dan melakukan analisa serta menyelesaikan masalah. Kemampuan menganalisa tersebut menyebabkan kerbentuknya system thinking, atau kemampuan melihat atau mengidentifikasi aspek-aspek yang ada sebagai sebuah system beserta karakteristik system tersebut. Kemampuan Teknikal adalah memahami potensi dan batasan dari Teknologi Informasi. Sebagai analis harus dapat mengkhayalkan sebuah Sistem Informasi yang dapat membantu para pengguna menyelesaikan masalah dan memberikan petunjuk atau membuat pedoman bagi para perancang dan membangun system. Selain itu harus mampu bekerja menggunakan bahasa pemograman berbagai system Operasi, dan spesifikasi perangkat keras. Kemampuan Manajemen adalah kemampuan mengelola sumber daya, proyek dan perubahan yang mungkun terjadi. Kemampuan Kecakapan Antar Personal untuk bekerja sama dengan para pengguna atau dengan para analis lainnya juga para pembuat program komputer. Seorang pembangun Sistem Informasi harus mampu berkomunikasi efektif secara tertulis maupun lisan, dalam rapat, saat wawancara dan menjadi pendengar. II.3 Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)

21

Menurut Adi Nugroho(2002:1) adalah suatu cara baru yang berfikir serta berlogika dalam menghadapi masalah-masalah yang dihadapi yang akan dicoba diatasi dengan bantuankomputer. OOP tidak seperti pendahuluan (pemograman terstruktur), disini melihat permasalahan lewat pengamatan dunia nyata dimana setiap objeknya adalah entitas tunggal, yang memiliki struktur data dan fungsi tertentu. Sedangkan objek adalah orang, tempat, benda/kejadian/konsep-konsep yang ada didunia nyata yang penting pada suatu aplikasi. Implementasi perancangan berorientasi objek tentu saja lebih mudah dilakukan dengan bahasa pemograman yang mendukungnya. Walaupun begitu, bahasa-bahasa pemograman bervariasi tingkatannya dalam mendukung konsep orientansi objek. Beberapa bahasa mempertimbangkan konsep kecepatan, efisiensi, serta kompatibilitas serta versi terdahuluannya. Bahasa pemograman yang ada terbagi dalam dua bentuk yakni, bahasa pemograman berientasi objek non visual dan bahasa pemograman berorientasi objek secara visual. II.4 Pemrograman Visual Basic 6.0 VB adalah versi Basic Visual yang dikembangkan oleh Microsoft.Visual Basic sampai versi ke-4 tidak mengadopsi konsep-konsep pemrograman berorientasi objek.Konsep Pemrograman Berorientasi Objek baru diadopsi (secara tidak murni) sejak versi 5 hingga yang terbaru Microsoft Visual Basic 6.0.VB mengadopsi konsep Pemrograman Berorientasi Objek dengan 3 komponen utama untuk suatu kelas yaitu PME (Property,Method,Event) Sejak masih berdasarkan bahas BASIC yang lebih tua ,Visual Basic telah berkembang dengan sangat cepat.Ratusan fungsi dan teknologi terbaru programming telah ditambahkan kedalamnya membuat Visual Basic menjadi standar industri baru dalam membut aplikasi yang multi guna diatas sistem pperasi Windows.Untuk membuat sebuah aplikasi atau program dengan Visual Basic kita harus mengambil

22

sedikitkomponen-komponen yang terdapat didalamnya dan melekatkanya untuk menjadi sebuah aplikasi atau program.Komponen yang umumnya kita pakai adalah Form,Conrol,Class dan Procedure. II.4.1 Sejarah Singkat Visual Basic. Menurut Aryo Suryo Kusumo (2002:3) adapun sejarah Perkembangan Visual Basic adalah sebagai berikut: a. Visual Basic 1.0 dirilis pada bulan Mei 1991,yaitu program Visual Basic untuk DOS dan untuk Windows. b. Profesional Toolkit,sekumpulan custom control dimasukan kedalam Visual Basic,pada bulan Januari 1992. c. Visual Basic 2.0 dikeluarkan pada bulan oktober 1992 d. Visual Basic 3.0 dirilis pada bulan Mei 1993.Dengan dikeluarkan versi terbari ini,maka Microsoft mulai saat ini telah benar-benar serius untuk membantu suatu Development Toolyang dapat diandalkan. e. Visual Basic 4.0 dikeluarkan pada bulan September 1995,adalah ketika Visual Basic mulai menambahkan konsep bahasa pemrograman yang berorientasi objek,hal ini dijadikan Visual Basic semakin populer dan digunakan sebagai bahasa utama dalam mengembangkan aplikasi yang berbasi Windows f. Visual Basic 5.0 dirilis pada bulan Maret 1997 dan menambahkan kemampuan untuk membuat ActiveX Control,sehingga meenjadikannya pesaing serius dari Visual C++ g. Visual Basic 6.0 dirilis bulan Agustus 1998.Micrisofr menambahkannya banyak fitur-fitur lain yan lebih power-full dan berguna dalam mengembangkan aplikasi. Menurut Adi Kurniadi (2002:8) Seperti aplikasi-aplikasi komersil lainnya, Visual Basic 6.0 juga dipasarkan dalam berbagai jenis atau versi. Beberapa versi dari Visual Basic 6.0 yang ada di pasaran di antaranya adalah:

23

a.

Standard Edition/Learning Edition: ini adalah versi standard yang

sudah mencakup berbagai sarana dasar dari Visual Basic 6.0 untuk mengembangkan aplikasi. b. Professional Edition: versi ini memberikan berbagai sarana ekstra yang dibutuhkan oleh para programmer professional. Misalnya seperti kontrol-kontrol tambahan, dukungan untuk pemograman Internet, compiler untuk membuat file Help, serta sarana pengembangan database yang lebih kuat. c. Enterprice Edition: versi ini dikhususkan untuk para programmer yang ingin mengembangkan aplikasi remote computing atau client/server. Biasanya versi ini digunakan untuk membuat aplikasi pada jaringan. II.4.2 Variabel dan Tipe Data Variabel adalah unsur penting dalam pemograman. Untuk mengolah suatu data atau informasi, diperlukan tempat penyimpanan. Tempat itu adalah variabel. Untuk kemudahan dan keteraturan dalam penamaan variabel, maka perlu ada peraturan pemberian nama, yaitu: a. b. c. Harus diawali dengan huruf. Angka bisa digunakan asalkan karakter Tidak terlalu panjang. Maksimal 255 karakter. Tidak kembar. pertama adalah huruf. Misalnya: A98321.

Dibandingkan dengan tipe data yang terdapat pada bahasa basic, maka pada Visual Basic, tipe data yang disediakan lebih banyak, seperti tipe Currency, Decimal, Object, dan Variant. Variant merupakan tipe data yang istimewa, karena dapat berubah dari satu tipe ke tipe yang lain, sesuai dengan evaluasi ekspresi oleh Visual Basic. Ketepatan pemilihan tipe data akan sangat menentukan pemakaian resource oleh aplikasi yang dihasilkan, adalah tugas programmer untuk memilih tipe yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi.

24

Tipe Data
Byte Boolean Integer Long Single Double Currency Decimal Date Object String (panjang variabel) String (panjang tetap) Variant (dengan angka) Variant (dengan

Ukuran Storage
1 byte 2 byte 2 byte 4 byte 4 byte 8 byte 8 byte 14 byte 8 byte 4 byte 10 byte + panjang string panjang dari string 16 byte 22 byte +

Jangkauan
0 s/d 255 True atau False -32,768 s/d 32768 -2,147,483,648 s/d 2,147,483,648 -3.402823E38 s/d 3.402823E38 -1.79769313486232E308 s/d 4.94065645841247E-324 -922, 337, 203, 685, 477. 5808 s/d 922, 337, 203, 685, 477. 5808 +/-79, 228, 162, 514, 264, 337, 593, 543, 950, 335 1 Januari 100 s/d 31 Desember 9999 Mengacu pada objek tertentu 0 sampai lebih kurang 2 milyar 1 sampai lebih kurang 65,400 Sembarangan angka sampai jangkauan jenis Double Sama dengan jangkauan variabel

karakter) panjang string String Tabel 1 tipe data, ukuran storage dan jangkauan masing-masing Sumber: Kurniadi, A, Pemrograman Microsoft Visual Basic 6, Jakarta, 2002 II.4.3 Deklarasi Variabel Visual Basic memungkinkan kita untuk menggunakan variabel tanpa deklarasi. Tetapi hal ini adalah kurang baik untuk program yang terstruktur dan menghindari

25

kesalahan pengolahan yang diakibatkan oleh kesalahan dalam pengetikan nama variabel. Agar setiap variabel yang digunakan harus dideklarasi, dapat digunakan perintah Option Explicit pada setiap awal modul, atau pada menu Tool, pilih Option, pilih tab Editor, buat tanda check pada Require Variable Declaration.

Gambar 1.3. Option Explicit

Sumber: Microsoft Visual Basic 6.0

26

Deklarasi variabel pada Visual Basic dapat dilakukan dengan Keyword berikut: Keyword Publ ic Priv ate Dim Stati c Digunakan pada Berlaku pada level modul Berlaku pada level modul Berlaku pada level modul dan level procedure Berlaku pada level procedure Table 2. Tabel keyword pada deklarasi variabel Sumber: Kurniadi, A, Pemrograman Microsoft Visual Basic 6, Jakarta, 2002 Syntax: <keyword> NamaVariabel [As Type Variabel] II.4.4 Operator dan Urutannya Visual Basic menyediakan operator aritmatika, komparasi dan logika, salah satu hal yang harus dipahami oleh programmer adalah tata urutan operasi dari masing-masing operator tersebut sehingga mampu membuat ekspresi yang akan menghasilkan nilai yang benar. Tabel di bawah, menunjukkan operator dan urutan operasinya dari atas ke bawah.

27

Aritmatika Pangkat ( Negatif (Kali dan Pembagia Sisa Bagi Tambah Penggabu ^) ) Bagi (*,/) n bulat (\)

Komparasi Sama (=) Tidak sama (<>) Kurang dari (<) Lebih dari (>) Not And Xor Eqv Imp

Logika

(Mod) Kurang dari atau sama (<=) dan Kurang (+,-)Lebih dari atau sama (>=) ngan String (&)Like

Tabel 3. Tabel operator dan urutan operasi pada Visual Basic Sumber: Kurniadi, A, Pemrograman Microsoft Visual Basic 6, Jakarta, 2002 Contoh: A = 1 + 2 * 3 B = (1 + 2) * 3 II.4.6 Lingkungan Visual Basic Setelah Visual Basic 6.0 dijalankan, akan muncul sebuah layar seperti pada gambar 2. Layar ini adalah lingkungan pengembangan aplikasi Visual Basic yang nantinya akan digunakan untuk membuat program-program aplikasi Visual Basic. Layar Visual Basic hampir sama dengan layar program-program aplikasi Windows pada umumnya. Layar Visual Basic adalah suatu lingkungan besar yang terdiri dari beberapa bagian-bagian kecil yang kesemuanya memiliki sifat: a. Floating: Dapat digeser-geser keposisi mana saja. b. Sizable: Dapat diubah-ubah ukurannya, seperti mengubah ukuran Windows. c. Dockable: Dapat menempel pada bagian lain yang berdekatan. Akan menghasilkan 7 Akan menghasilkan 9

28

User dapat memindahkan, menggeser, memperbesar atau memperkecil ukuran setiap komponen layar Visual Basic sama seperti memanipulasi jendela Windows.
Control Menu Menu Toolbar

Project Explorer Toolbox

Properties Windows Form Windows

Gambar 1.4. Lingkungan Visual Basic 6.0

Sumber: Microsoft Visual Basic 6.0

Lingkungan/Layar Visual Basic 6.0 (VB) yaitu: a. b. c. d. Control Menu: Menu yang digunakan terutama untuk memanipulasi jendela VB. Menu: Menu VB berisi semua perintah VB yang dapat dipilih untuk melakukan tugas tertentu. Toolbar: Tombol-tombol yang mewakili suatu perintah tertentu dari VB Toolbox: Sebuah kotak peranti yang mengandung semua objek atau kontrol yang dibutuhkan untuk membentuk suatu program aplikasi. Kontrol adalah suatu objek yang akan menjadi interface (penghubung) antara program aplikasi dan user-nya. e. Form Windows: Daerah kerja utama, dimana user akan membuat programprogram aplikasi VB.

29

f. g. h.

Project Explorer: Mengandung semua file di dalam aplikasi VB. Setiap aplikasi dalam VB disebut dengan istilah project (proyek). Properties Windows: Jendela yang mengandung semua informasi mengenai objek yang terdapat pada aplikasi VB. Properti adalah sifat dari sebuah objek. Jendela Code: Berisi kode-kode program yang merupakan instruksi-instruksi untuk aplikasi VB. II.4.7 Langkah-langkah untuk mengembangkan Visual Basic a. Membuat tampilan (user interface) Tahapan ini adalah proses yang melibatkan unsur visual.Kita akan menata tampilan program,dengan unsur berupa kontrol yang dipasangkan pada form.Kontrol yang kita gunakan adalah text boxdan commond button . b. Mengatur Property. Setelah mengatur interface,selanjutnya kita mengatur property masing-masing objek yang dipakai sebagai elemen interface tersebut pada jendela property. c. Menulis kode program. Setelah menyelesaikanurutan vusual,barulah menulis kode program agar program bisa melakukan fungsi sesuai yang diharapkan. II.5 II.5.1 JARINGAN Pengertian Jaringan Komputer Menurut penelitian dan pengembangan wahana computer (2003,2) jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan anatara satu dengan yang lainnya menggunakan pritokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi,program-program,pengguna bersama perangkat keras seperti printer,harddisk,dan sebagainya.Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagai sejumlah kumpulan terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari lebih dari satu komputer yang saling berhubungan.

30

Dalam sebuah jaringan biasanya terhubung banyak komputer kebeberapa server.Server yaitu komputer yang difungsikan sebagai pelayanpengiriman data, pengiriman data,penerimaan data srta mengatur pengiriman dan penerimaan komputer yang tersambung. Secara umum jaringan komputer mempunyai bebrapa manfaat yang leebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri.Dalam dunia usaha tlah mengakui bahwa akses ke teknologi modern selalu memiliki nilai kompetitif dibandingkan pesaing yang terbatas dalam bidang teknologi. II.5.2 1. Manfaat dalam membangun jaringan komputer:

Integrasi Data Pembangunan jaringan komputer dapat mncegah ketergantungan pada komputer pusat.Setiap proses data tidak harus dulakukan pada suatu komputer saja,melainkan dapat didistribusikan ketempat lainnya.Oleh karena itu maka dapat terbentuk data yang terintegrasi,dengan demikian memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat.

2.

Sharing Resources Sharing resources bertujuan agar program,peralatan lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa terpengaruh oleh lokasi maupun pengaruh dari pemakai

3.

Media Komunikasi Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna,baik untuk mengirim data pesan atau informasi yang penting lainnya.

4.

Keamanan Data Sistem jaringan komputer memberikan perlindungan terhadap data.Jaminan keamanan data diberikan melalui pengaturan hak akses para pemakai dan kata sandi,serta perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapat perlindungan efektif.

5.

Pengembangan dan Pemeliharaan.

31

Pengembangan peralatan pada jaringan komputer dapat dilakukan dengan mudah dan dapat menghemat biaya.Jaringan komputer juga memudahkan apemakai dalam merawat harddisk,misalnya untuk memberikan perlindungan terhadap serangan virus maka pemakai cukup memusatkan perhatian pada harddisk yang ada pada komputer pusat. Dengan adanya peningkatan jaringan,pemakai sumber bersama seperti printer dan data menjadi lebih umum.Server file yang berhubungan kejaringan dan ditujukan pemakaian sumber daya bersama pada jaringan mulai tumbuh pada jaringan perusahaan. Adapun Ciri-ciri Jaringan Komputer antara lain sebagai berikut: 1.Berbagi Perangkat Keras (Hardware) 2.Berbagi Perangkat Lunak (Software) 3.Berbagi Saluran Komunikasi (Internet) 4.Berbagi Data dengan Mudah 5.Memudahakan komunikasi anatar pemakai jaringan II.5.3 Jenis-jenis Jaringan Ada 3 macam jaringan yaitu: a. Local Area Network (LAN)/Jaringan Area Local LAN adalah jaringan yang dibatasi oleh area lingkungan seperti disebuah perkantoran,gedung atau sekolah dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1km/segi.Beberapa model konfigurasi LAN,satu komputer biasanya dijadikan sebuah file server.Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkatluna (software) yang mengatur aktifitas jaringan,ataupun sebuah perangkat lunakyang digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung kedalam network.Komputer-komputer yang terhubung kedalam jaringan itu biasanya disebut dengan workstation lebih dibawah dari file server dan mempunyai aplikasi untuk jaringan.Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.

32

HUB

Printer Gambar 1.5 LAN dengan 6 node Komputer,satu HUB,satu printer sumber :Rahmat Rafiuin (2003:4) Kemudahan Menggunakan Jaringan LAN LAN (Local Area Network) menyediakan jaringan komunikasi berkecepatan tinggi pad komputer dan terminal-terminal yang dihubungakan satu sama lain dan terletak pada beberapa tempat yang terpisah dan biasanya tidak terlalu jauh,seperti bangunan kantor,atau pebrik.LAN (Local Area Network)memungkinkan suatu organisasi untuk menggunakan pengolahan data terdistribusi yang menggunakan Personal Komputer (PC) yang dapat mengakses satu sama lain atau ke komputer Host. b. Metropolitan Area Network (MAN) /Jaringan Area Metropolitan. Sebuah MAN biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN,misalnya antar wilayah antar propinsi dalam hal jaringan.

c. Wide Area Network (WAN)/jJaringan Area Skala Besar Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana satelit ataupun kabel bawah laut,sebagai contoh

33

keseluruhan jaringan Bank BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di negara-negara lain.Menggunakan sarana WAN sebuah Bank yang ada di kota Bandung bisa menghubungkan kantor cabangnya yang ada di Hongkong,hanya dalam bebeerapa menit.Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks,menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN,MAN WAN Internet dan jaringan tanpa kabel,tidak banyak dalam beberapa hal,hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya. d. Internet Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet. e. Jaringan Tanpa Kabel Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukankarena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalammmobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah,marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit danmmampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel. II.5.4 Bentuk Jaringan

34

Topologi / Bentuk Jaringan Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara npenghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistm jaringan.Topologi jaringan yang umum dipajai adalah Bintang (Star),BUS,dan Cincin (Ring) -Topologi Jaringan Bintang (Star) Dalam Topologi jaringan Bintang,salah satu sental dibuat sebagai sentral pusat.Biala dibandingkan dengan sistem Mest,sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih asederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis,tetapi beban yang dipikul sental cukup berat.Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar -Topologi Jaringan BUS Pada Topologi ini semua sental dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut BUS.Transmisi sinyal dari suatu sental tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah.Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada Topologi Jaringan Mest atau Bintang,yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi anatar sentral secara bersamaan.Topologi jaringan BUS tidak umum digunakan untuk interkoneksi anatar sentral,tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer. -Topologi Jaringan Cincin (Ring) Untuk membentuk jaringan cincin,setiap sental harus dihubungkan seri satu dengan yang lain,dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup.Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan.Dengan demikian kemampuan melakukan switching keberbagai arah sental.Kemampuan dari topologi jaringan ini antara lain:Tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana),juga bala ada gangguan atau k erusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem.Yang paling

35

bamyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringan bertipe BUS dan Pohon (Tree),hal ini karena alasan kerumian,kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar tapi hanya jaringa bertipe Pohon (Tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada Client,tidak akan mempengaruhi hubungan Client lain. II.6 Database SQL Server Microsoft SQL Server adalah salah satu produk Relational Database Managemen Sitem (RDBMS) popular saat ini.Fungsi utamanya adalah sebagai database server yang mengatur semua proses penyimpanan data dan transaksi suatu aplikasi.Versi terbarunya adalah SQL server 2000,sedangkan SQL Server 2005 masih dalam tahap beta version.Versi 2000 memiliki feature-feature lengkap untuk membangun aplikasi mulai dari skala kecil sampai dengan skala enterprise. Ada 3 interface utama saat bekerja dengan SQL Server yaitu antara lain: a. Enterprice Manager. Ini merupakan interprice utama dan paling sering digunakan oleh Administrator database ,pada bagian ini mengandung sebagian besar fungsi-fungsi pokok dalam mengatur database. Anda dapat menjalankan Enterprise Manager dari Start Menu Program destop komputer Anda dengan mengklik Start > Programs > Microsoft SQL Server > Enterprise Manager. Enterprise Manager memiliki antarmuka seperti gambar berikut ini :

36

Panel Bagian Kiri

Panel Bagian Kanan

Gambar 1.6. Jendela SQL Server Enterprise Manager Sumber: SQL Server b. Query Analyser. Tool ini merupakan interface utama dalam melakukan pemrograman di SQL Server.Bahasa yang digunakan adalah transact SQL (T-SQL)Dibagian ini kita dapat membuat perintah untuk mengambil data,sortir,manipulasi data serta melakukan perhitungan tertentu terhadap sekumpulan data dalam database. Script yang dibuat dapat disimpan sebagai view ataupun stored prosedure,sesuai dengan kebutuhan dalam pembuatan applikasi. Anda dapat menjalankan Query Analyzer melalui Start Menu Programs dengan mengklik Start > Programs > Microsoft SQL Server > Query Analizer atau melalui fasilitas Enterprise Manager dengan cara : a.Jalankan Enterprise Manager. b. Klik Tools > Query Analyzer.

37

Gambar 1.7. Jendela SQL Query Analyzer Sumber: SQL Server 3. Service Manager. Service ini digunakan untuk mengatur service yang ada pada SQL Server ,tool manakah yang akan dijalankan atau dimatikan.Sebuah service juga dapat disetup agar berjalan otomatis sebagai window service atau dijalankan sebagai manual. Ada 3 service Standart dalam setiap instalasi default SQL Server: a.Distibuted Transaction Coordinator b.SQL Server c.SQL Service Agent Anda dapat menjalankan Service Manager dari Start Menu Program destop komputer anda, yaitu dengan cara mengklik Start > Program > Microsoft SQL Server > Service Manager. Setelah service Manager dijalankan, akan muncul jendela SQL Server Service Manager seperti berikut

38

Gambar 1.8. Jendela SQL Server Service Manager Sumber: SQL Server Pilihlah nama server pada kotak pilihan Server. Kemudian, pilihlah layanan (Service) yang diinginkan pada kotak pilihan Service. Klik tombol Start/Continue mem-pause tombol Pause II.7 Membuat Database Segala hal tentang pengolahan database dapat kita lakukan melalui fasilitas Enterprise Manager. Untuk membuat sebuah database, lakukanlah langkah berikut ini a. Jalankan fasilitas Enterprise Manager b. Klik tanda kiri. c. Klik tanda kiri. d. Klik tanda klik tanda disebelah nama Server Anda dalam panel sebelah kiri. Jika disebelah kata (local). Anda menggunakan SQL Server 2000 secara lokal dalam komputer Anda, e. Klik tulisan Databases yang ada di panel sebelah kiri. f. Tampilan panel sebelah kiri dan kanan Anda kurang lebih akan menjadi seperti berikut ini : disebelah nama SQL Server Group Anda dalam panel sebelah disebelah kata Microsoft SQL Servers dalam panel sebelah atau atau Stop untuk mengaktifkan layanan . server mengklik tersebut.Andajuga dapat mengnonaktifkan suatu layanan server dengan

39

Gambar 1.9. Mengawali Proses menambah database g. Klik kanan pada tulisan Database yang ada di panel sebelah kiri, lalu lkik New Database .. pada menu popup yang muncul. h. Ketika muncul jendela Database Properties seperti Gambar 3.2. ketikkan nama database yang ingin Anda buat dalam kotak isian Name. i. Klik tombol OK. j. Sebuah database baru bernama RS Tabrani telah berhasil ditambahkan.

Gambar 1.10. Jendela Database Properties

Menghubungkan ADODC dengan Database Microsoft SQL Server 2000. a. Jalankan Microsoft Visual Basic 6.0. Buatlah sebuah Project Standart baru. b. Tambahkan objek ADODC ke Toolbox c. Tanamkan objek ADODC ke Form

40

d.

Klik kanan tombol ADODC

lalu muncul

ADODC Properties hingga muncul tampilan sebagai berikut :

Gambar 1.11. Jendela Property Pages e. Klik tombol Buil.sehingga tampilan seperti Gambar 3.6.2.6. muncul f. Klik tulisan Microsoft OLE DB Provider for SQL Server, lalu klik tombol Next>>. g. Ketika tampilan seperti Gambar 3.6.2.7. muncul, pilih atau ketikan nama komputer tempat SQL Server Anda berada dalam kotak pilihan Select or enter server name.

41

Gambar 1.12. Jendela Data Link Properties

Gambar 1.13. Jendela Data Link Properties tab Connection h. Klik tombol Test Connection untuk mencoba koneksi i. Klik tombol OK. Kita akan kembali ke tampilan seperti Gambar 3.6.2.5. j. Klik tombol Apply, lalu klik tab RecordSourse k. Lalu Copy tulisan yang ada dalam Use Connection String yang letaknya berada dalam Property Pages ke dalam Modul. Sekarang ADODC Anda sudah berhahasil terkoneksi ke SQL Server DAFTAR ISI

Halaman Judul Halaman Lembar Persetujuan Skripsi

42

Halaman Lembar Rekomendasi Sidang Skripsi Halaman Pernyataan Halamam Lembar Pengesahan Skripsi Riwayat Hidup Abstrak (Bahasa Indonesia) Abstrack (Bahasa Inggris) Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan Puji serta syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa ,yang mana atas berkat dan Karunia-Nya penulis akhirnya dapat menyelesaikan penulisan Skripsi ini dengan judul Pengembangan Sistem Informasi Administrasi

43

Akademik pada SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) HANGTUAH PEKANBARU dengan Jaringan LAN dan Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek sebagaimana telah ditentukan sebagai syaat untuk menyelesaikan program pendidikan strata 1 pada Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia. Penulis menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada ayahanda dan ibunda,yang selalu memberikan smangat,dukungan moril dan materil serta bimbingan dan menjadikan penulis tetap bisa menjalani dan melewati hari-hari indah yang diberikan Tuhan bagi kita. Dalam penyusunan Skripsi ini penulis menyadari akan keterbatasan dan kemampuan penulis,sehingga Sripsi ini dirasa masih jauh dari kesempurnaan.Untuk ini dengan segala kerendahan hati penulis akan menerima semua kritikan dan saran yang sifatnya dapat membangun serta menunjang guna lebih menyempurnakan pembuatan Skripsi ini. Dalam proses penyelesaian skripsi ini ,penulis telah banyak mendapat bantuan dari segala pihak,oleh karena itu tidak berlebihan kiranya apabila kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada: 1. Bapak Dr.Teddy Chandra ,SE,MM selaku Ketua Stikom Pelita Indonesia Pekanbaru dan sekaligus selaku Pembimbing 1 2. Bapak Ir.Ahmad Kamal,M.Sc selaku wakil ketua Bidang Pendidikan Stikom Pelita Indonesia 3. Bapak Irwan,S.Kom selaku Pembimbing II sekaligus Ketua Prodi Sistem Informatika 4. Ibu Deny Jollyta,S.Kom selaku Ketua Prodi Jurusan TI 5. Seluruh dosen pengajar dan keluarga besar Yayasan Pelita Indonesia Pekanbaru. 6. Seluruh Keluarga besar Karyawan/I Stikes Hangtuah Pekanbaru.

44

7. Teman-teman seangkatan yang namanya tidak bisa disebutkan satu persatu,serta teman-teman lainnya yang pernah bergabung selama mengikuti kuliah di Stikom Pelita Indonesia Pekanbaru. Akhir kata penulis berharapagar nanatinya Skripsi ini dapat berguna bagi seluruh pembaca dan bagi penulis sendiri khususnya.Sekali lagi penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penulis,semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas segala amal dan perbuatan kita dengan pahala yang telah dijanjikan. Pekanbaru,28 Juli 2009 Penulis

HERLINA WATI

ABSTRACT

45

Title High Scooll Name NPM

:System Development of Information of Administation Akademik in :HERLINA WATI :0410070804021

Counsellor 1 :DR.TEDDY CANDRA Counsellor II :IRWAN S.Kom

SKRIPSI

46

Pengembangan Sistem Informasi Administrasi Akademik pada SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) HANGTUAH PEKANBARU dengan Jaringan LAN dan Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pada jurusan Sistem Informasi Strata 1

Oleh: HERLINA WATI NIM/NPM:0401021/0410070804021

SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER (STIKOM )PELITA INDONESIA PEKANBARU 2009 PERSEMBAHAN

47

Untuk kedua orang tuaku. Tiada yang dapat terucap selain ucapan Terima Kasih-Ku Untuk pengorbanan dan usaha yang telah dilakukan Dalam membimbing dan memberikan dukungan, sehingga Menghantarkanku dimana aku siap untuk berjalan sendiri

Buat ayahanda-Ku dengan sabar membimbing-Ku dan Melangkapi kebutuhan untuk bekal-Ku Selama aku kuliah Buat Ibunda yang selalu memberiku semangat , Mengajariku serta selalu menasehati-Ku akan artinya hidup

Aku bangga buat kesederhanaan dan usaha ayah dan Bunda

Aku tak tahu bagaimana Caranya Tuhan menyediakan Keperluanku.. Hanya ini yang Ku tahu Berkat-Nya cukup bagi-Ku Amin

Pernyataan

48

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam Skripsi ini tidak terdapat karya orang lain yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar Kesarjanaan disuatu Perguruan Tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah dibahas,ditulis atau diterbitkan oleh orang lain,kecuali secara tertulis atau diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Pekanbaru, Juni 2009

HERLINA WATI

Riwayat Hidup.

49

Penulis mempunyai nama lengkap HERLINA WATI,lahir di Pekanbaru pada tanggal 26 Mei 1986.Memulai awal pendidikan pada Taman Kanak-Kanak LKMD Pekanbaru,dilanjutkan dengan Sekolah Dasar pada SD Negeri 032 Pekanbaru dan lulus pada tahun 1998 ,kemudian dilanjutkan dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Kartika 1-5 Pekanbaru,yang lulus pada tahun 2001 ,dan diikuti dengan memasuki Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 11 Pekanbaru,yang lulus pada tahun 2004.Penulis merupakan anak dari Bapak Fundaman dan Ibu Moine Lanceria yang merupakan anak kedua dari enam bersaudara.

50

Anda mungkin juga menyukai