Anda di halaman 1dari 2

29 September 2009

Standarisasi Kerja (Standardized Work)-Part 1


1. Pengertian Cycle Time (Understanding Cycle Time) Cycle time adalah waktu yang digunakan untuk menyelesaikan 1 siklus pekerjaan dengan sekuens standar kerja yang telah ditentukan. --> untuk mendapatkan data cycle time, harus melakukan pengecekan langsung dengan observasi waktu kerja (dengan stop watch maupun video) pada produksi aktual. Cycle time is the time consumption to finsih one cycle of job with the standard working sequence. --> to get the data of cycle time, we need check the actual time (stopwatch or video recording) by observing the actual production 2. Pengertian Takt Time (Understanding Takt Time) Takt time adalah waktu untuk memperoduksi 1 unit produk yang berdasarkan pada kecepatan permintaan konsumen. Cara menghitung takt time : Takt time = Waktu kerja per shift : Volume produksi per shift Contoh : Waktu kerja per shift = 480 menit = 28.800 detik Permintaan konsumen (volume produksi) = 2.880 pcs/unt Takt time = 28.800 detik : 2.880 pcs = 10 detik/pcs Kesimpulan : Kecepatan penjualan/kebutuhan konsumen adalah 1 pcs/unit setiap 10 detik Takt time is time to produce 1 pcs/unit based one customer requirement (production volume) How to calculate takt time Takt time = Working time per shift : Production volume per shift Example : Working time per shift = 480 minutes = 28.800 second Customer requirement (production volume) = 2.880 pcs Takt time = 28.800 second : 2.880 pcs = 10 second/pcs Conlusion : Customer Sales Speed/Requirement is 1 pcs/unit every 10 second 3. Pengertian Lead Time Produksi (Understanding of Production Lead Time) Lead Time Produksi : Waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi produk dari awal order hingga terkirim ke konsumen.

Lead time Produksi = Waktu Produksi + Waktu tunggu + Waktu transportasi Production lead time : Required time to produce some parts from the beginning up to finish. Production Lead Time = Processing time + Stagnation time + Transportation time