Anda di halaman 1dari 22

PERDARAHAN DI LUAR

HAID
RATIH DEVI ALFIANA, S.ST
STIKES ALMA ATA YOGYAKARTA

PENGERTIAN PERDARAHAN DI LUAR HAID


perdarahan

yang terjadi dalam masa antara 2 haid. Ada dua macam perdarahan di luar haid yaitu metroragia dan menometroragia

Metrorargia

adalah perdarahan dari vagina yang tidak berhubungan dengan siklus haid. Perdarahan ovulatoir terjadi pada pertengahan siklus sebagai suatu spotting dan dapat lebih diyakinkan dengan pengukuran suhu basal tubuh.

LANJUTAN...
Menometrorargia

adalah Perdarahan siklik yang berlangsung lebih dari 7 hari dengan jumlah darah kadang-kadang cukup banyak. Penyebab dan pengobatan kasus ini sama dengan hipermenorea.

BEBERAPA PENYEBAB DARI


PERDARAHAN DILUAR HAID
1.

Polip serviks
A. PENGERTIAN Polip serviks adalah benjolan yang berasal dari jaringan di daerah mulut rahim. Bentuknya seperti jari, berwarna merah, dan kenyal. Polip serviks tergolong tumor yang sifatnya jinak. Polip serviks tidak sama dengan kanker serviks.

LANJUTAN...
Penyebab

pasti timbulnya polip ini belum diketahui. Diduga akibat infeksi yang tidak ditangani dengan baik. Atau memang jaringan tersebut mempunyai sifat tumbuh yang berlebihan.

LANJUTAN...
B. TANDA DAN GEJALA polip serviks bisa saja dialami seseorang tanpa ia tau kalau ia sebenarnya menderita polip serviks. Leukorea yg sulit disembuhkan Terasa discomfort dalam vagina Kontak berdarah Terdapat infeksi

C. PENANGANAN
Polip

hanya dipelintir sampai putus (Eksterpasi), kemudian tangkainya dikuret. Tindakan dilakukan dlm pembiusan umum (general anesthesia). Selanjutnya jaringan yg dikuret dikirim ke laboratorium patologi guna memastikan bahwa histologinya jinak/sesuai dengan gambaran jaringan polips serviks. Kemungkinan ganasnya kecil.

2. EROSI PORTIO
PENGERTIAN Erosio porsiones (EP) adalah suatu proses peradangan atau suatu luka yang terjadi pada daerah porsio serviks uteri (mulut rahim). Erosi portio atau disebut juga erosi serviks adalah hilangnya sebagian/seluruh permukaan epitel squamous dari serviks. Penyebabnya bisa karena infeksi dengan kumankuman atau virus, bisa juga karena rangsangan zat kimia/alat tertentu umumnya disebabkan oleh infeksi.
A.

EROSI SERVIKS DIBAGI MENJADI 3:


Erosi

ringan : meliputi 1/3 total area serviks Erosi sedang : meliputi 1/3-2/3 total area serviks Erosi berat : meliputi 2/3 total area serviks

B. TANDA DAN GEJALA


Mayoritas

tanpa gejala Perdarahan vagina abnormal disertai cairan mucus yg jernih/kekuningan dapat juga berbau jika disertai infeksi vagina. Sekresi serviks meningkat

C. PENANGANAN
Memberikan

albotyl di sekitar erosi pada portio Melakukan penatalaksanaan pemberian obat anti infeksi,keputihan dan anti nyeri.

3. ULKUS PORTIO
PENGERTIAN adalah suatu pendarahan dan luka pada portio berwarna merah dengan batas tidak jelas pada ostium uteri eksternum. Etiologi : penggunaan IUD, pemakaian pil KB, perilaku seksual yg tidak sehat, trauma.
A.

B. TANDA DAN GEJALA


Adanya

fluksus Portio terlihat kemerahan dengan batas yg tidak jelas Adanya kontak berdarah Portio teraba tidak rata

C. PENANGANAN
Membatasi

hubungan suami istri Menjaga kebersihan vagina Lama pemakaian IUD harus diperhatikan

4. TRAUMA
PENGERTIAN Trauma adalah dari aspek medikolegal sering berbeda dari pengertian medis. Pengertian medis menyatakan trauma atau perlukaan adalah hilangnya diskontinuitas dari jaringan. Sedangkan dalam pengertian medikolegal trauma adalah pengetahuan tentang alat atau benda yg dapat menimbulkan gangguan kesehatan seseorang.
A.

B. TANDA DAN GEJALA


Nyeri

vulva dan vagina Perdarahan pada vagina Pembengkakan Kesulitan dalam urinasi dan ambulasi

C. PENANGANAN
Penanganannya

sesuai penyebabnya, misal disebabkan karena translokasi IUD, maka IUD harus dicabut, dan diganti dengan kontrasepsi lain. Sedangkan untuk wanita yg menopause yg mengalami perdarahan setelah koitus, bisa diberi terapi hormon.

5. POLIP ENDOMETRIUM
A.

PENGERTIAN Polip endometrium juga disebut polip rahim. Pertumbuhan kecil yang tumbuh sangat lambat dalam dinding rahim. Memiliki basis datar besar Melekat pada rahim melalui gagang bunga memanjang. Bentuknya dapat bulat atau oval dan biasanya berwarna merah. Setiap wanita dapat memiliki polip endometrium satu atau banyak dan kadang-kadang menonjol melalui vagina yg menyebabkan kram dan ketidaknyamanan.

B. TANDA DAN GEJALA


Tidak ada penyebab pasti terjadinya polip endometrium, tapi pertumbuhan mereka dapat dipengaruhi karena hormon terutama estrogen. Sering kali tidak ada gejala, tapi beberapa gejala dapat diidentifikasikan terkait dengan pembentukannya, antara lain : Sebuah kesenjangan antara perdarahan haid Tidak teratur atau perdarahan menstruasi yg berkepanjangan Perdarahan haid yg terlalu berat Rasa sakit atau dismenorea (sakit pada saat menstruasi)

GAMBARAN POLIP ENDOMETRIUM

C. PENANGANAN
Polip

endometrium dapat dideteksi melalui pelebaran dan kuretase, CT scan, ultrasound atau histeroskopi. jika kuretase dilakukan, polip dapat terjawab tapi untuk mengurangi risiko ini, rahim biasanya dieksplorasi oleh histeroskopi untuk persiapan awal proses bedah. Sebuah polip besar dapat dipotong menjadi bagianbagian sebelum disingkirkan. Jika ditemukan polip menjadi kanker, histerektomi harus dilakukan.