Anda di halaman 1dari 24

SATUAN PENDIDIKAN :

SMAN 8 PEKANBARU

Mata Pelajaran Kelas

: GEOGRAFI : X

Semester
Tahun Pelajaran

: I ( Pertama )
: 2010/2011
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

HAKEKAT GEOGRAFI
Disusun oleh : Lusi Anita S.PD

Standar Kompetensi

Memahami konsep, pendekatan, prinsip, dan aspek Geografi.

Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru


-Menjelaskan konsep Geografi. -Menjelaskan pendekatan Geografi. -Menjelaskan prinsip Geografi. - Mendeskripsikan aspek Geografi.

Kompetensi Dasar

Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

INDIKATOR
- Menguraikan konsep geografi dari berbagai referensi - Merumuskan konsep geografi dalam kajian geografi - Menjelaskan metode/pendekatan geografi - Mengaplikasi metode/pendekatan geografi dalam mengkaji fenomena geosfer - Mengidentifikasi prinsipprinsip geografi

Setelah mempelajari materi ini diharapkan siswa dapat :

Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

LANJUTAN .
- Menjelaskan perbedaan prinsip-prinsip geografi - Menerapkan prinsip geografi dalam kajian georafi - Mendeskripsikan aspek-aspek geografi - Menjelaskan perbedaan aspek fisik dan aspek sosial geografi - Memberikan contoh aspek geografi dalam kehidupan sehari-hari
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

MATERI
1. Pengertian dan perkembangan geografi 2. Konsep Geografi 3. Pendekatan geografi

4. Prinsip Geografi
5. Aspek Geografi
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

PENGERTIAN GEOGRAFI
Geografi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri atas dua kata,yaitu : - geo = Bumi - grapheir = tulisan atau gambaran Gabungan dua kata tersebut membentuk kata baru geographica dan selanjutnya menjadi geografi yang berarti tulisan atau penjelasan tentang Bumi.

Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

PENGERTIAN GEOGRAFI MENURUT BEBERAPA AHLI


a. Sidney E. Elkblaw dan Donald J.D. Mulkern Berpendapat bahwa geografi adalah ilmu pengetahuan tentang Bumi dan kehidupan yang ada di atasnya. b. Drs. N. Daldjoeni berpendapat bahwa geografi adalah ilmu pengetahuan yang mengajarkan manusia dalam ruang yang meliputi spasial, ekologi, dan region.
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

LANJUTAN
c. Bintarto berpendapat bahwa geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifatsifat Bumi, menganalisis gejala-gejala alam dan penduduk, serta mempelajari corak yang khas tentang kehidupan dari unsur-unsur Bumi dalam ruang dan waktu d. Dari seminar lokakarya geografi (Ikatan Geografi Indonesia) di Semarang 1988 dalam rangka peningkatan kualitas pengajaran geografi dihasilkan rumusan. Bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer serta interaksi manusia dengan lingkungan dengan sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks keruangan
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

Geosfer :

- litosfer - hidrosfer - atmosfer - biosfer - antroposfer

Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

Aliran Aliran yang Muncul dalam Perkembangan Geografi


Aliran Fisik Determinisme Merupakan aliran yang mempercayai bahwa alam sangat menentukan kehidupan manusia Tokoh aliran ini antara lain Karl Ritther, Friederich Ratzel, dan Elsworth Huntington Aliran Possibilisme Merupakan aliran yang beranggapan bahwa manusia memiliki peluang besar untuk menentukan pola kehidupannya. Dikenal juga sebagai konsep Genre De Vie. Tokoh aliran ini yaitu Paul Vidal de la Blache.
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

KONSEP ESENSIAL GEOGRAFI


1. Konsep Lokasi
a. Lokasi Absolut b. Lokasi Relatif : berdasarkan garis lintang/bujur : lokasi yang dilihat dari wilayah lain

2. Konsep Jarak Konsep jarak menunjukkan adanya jarak antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. a. Jarak absolut : Jarak sebenarnya (km) b. Jarak relatif : Jarak tempuh (waktu)

3. Konsep Keterjangkauan
Konsep keterjangkauan menunjukkan keterjangkauan penduduk dalam memanfaatkan fasilitas pelayanan yang ada di suatu daerah.( ada daerah yang sulit terjangkau dan ada yang mudah dijangkau)

Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

LANJUTAN .
4. Konsep Pola
Pola ini berkaitan dengan susunan, bentuk, atau persebaran fenomena dalam ruang muka bumi. Kenampakan alam di permukaan bumi ini memiliki pola tertentu.(misal pola pemukiman penduduk, pola sungai dll)

5. Konsep Morfologi
Permukaan bumi memiliki morfologi wilayah yang berbeda-beda. Semua itu terbentuk dengan proses yang berbeda-beda ( ada daerah yang datar dan bergunung-gunung)

6. Konsep Aglomerasi
Konsep aglomerasi menjelaskan alasan suatu fenomena geografi cenderung mengelompok. Pengelompokan fenomena geografi yang sering dijumpai adalah pengelompokan penduduk, permukiman, industri, dan kawasan perdagangan.
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

Lanjutan .
7. Konsep Nilai Kegunaan
Konsep ini berkaitan dengan nilai guna suatu wilayah. Tiap wilayah mempunyai potensi yang bisa dikembangkan sehingga nilai kegunaannya optimal ( misal kegunaan daerah pantai bagi orang kota sebagai tempat wisata tapi bagi masyarakat pantai sebagai sumber mata pencaharian)
8. Konsep Interaksi/interdependensi Setiap wilayah membutuhkan interaksi dengan wilayah lain untuk dapat memenuhi kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi oleh wilayah tersebut.
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

9. Konsep Diferensiasi Areal Konsep diferensiasi areal menunjukkan bahwa antara satu tempat dengan tempat yang lain memiliki perbedaan. 10. Konsep Keterkaitan Ruangan Perbedaan potensi wilayah antara yang satu dengan yang lain akan mengakibatkan atau mendorong terjadinya interaksi berupa pertukaran barang, manusia, ataupun budaya
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

PENDEKATAN GEOGRAFI
1. Pendekatan Keruangan
Analisis yang didasari oleh perbedaan lokasi dari sifat-sifat lokasi yang penting Analisis yang didasari oleh interaksi organisme dengan lingkungan.

2. Pendekatan Kelingkungan/Ekologi 3. Pendekatan Kompleks Wilayah

Analisis ini menekankan pengertian areal differentiation yaitu adanya perbedaan karakteristik tiap-tiap wilayah.
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

PENDEKATAN EKOLOGI
a. What (apa), untuk mengetahui jenis fenomena alam yang terjadi. b. When (kapan), untuk mengetahui waktu terjadinya fenomena alam. c. Where (di mana), untuk mengetahui tempat fenomena alam berlangsung. d. Why (mengapa), untuk mengetahui penyebab terjadinya fenomena alam. e. Who (siapa), untuk hewan, dan tumbuhan, manusia
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

5W + 1 H

Salah satu contoh kasus fenomena atau gejala alam adalah gempa bumi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut. a. Apa fenomena alam yang terjadi? Gempa bumi b. Kapan terjadinya? 27 Mei 2006. c. Di mana terjadi gempa bumi tersebut? Sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. d. Mengapa terjadi peristiwa itu?Peristiwa tersebut terjadi karena adanya pergerakan lempeng tektonik. e. Siapa atau apa yang menyebabkannya? Adanya tumbukan antara dua lempeng tektonik. f. Bagaimana gempa bumi itu dapat terjadi? Indonesia terletak di antara tiga lempeng tektonik yang terus bergerak.
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

Ketiga lempeng tersebut adalah lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik. Lempeng tersebut terus bergerak. Apabilaterjadi tumbukan lempeng mengakibatkan gempa bumi. Peristiwa gempa bumi di Yogyakarta terjadikarena tumbukan lempeng IndoAustralia dan Eurasia. Tumbukan tersebut menyebabkan lempengIndo-Australia menunjam ke bawah lempeng Eurasia di zona subduksi.
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

Prinsip Geografi
1. Prinsip Penyebaran Persebaran fenomena geografi yang tidak merata dimuka Bumi ini. Misalnya, penyebaran potensi air yang berbeda dari satu tempat dengan tempat lainnya 2. Prinsip Interelasi Interelasi ini dapat terjadi antara alam dengan alam itu sendiri maupun alam dengan manusia. Misalnya, fenomena banjir yang terjadi akibat penebangan hutan di wilayah hulu
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

LANJUTAN .
3. Prinsip Deskripsi - MENGGAMBARKAN FENOMENA GEOSFER MELALUI PETA/DIAGRAM/TABEL 4. Prinsip Korologi Kerterpaduan antara ketiga prinsip

sebelumnya. Diterapkan dengan mengkaji persebaran, interelasi, dan deskripsi suatu wilayah.

Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

Ruang Lingkup Geogfrafi Fenomena Geosfer 1. Atmosfer 2. Litosfer 3. Hidrosfer 4. Biosfer 5. Antroposfer
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

Objek Geografi 1.Objek Formal 2. Objek Material

LANJUTAN.
Objek Material
Meliputi letak dan gejala atau fenomena yang terdapat dan terjadi di geosfer.
Merupakan cara pandang dan cara pikir terhadap objek material dari sudut pandang keruangan, kelingkungan dan kewilayahan
Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

Objek Formal

Lusi Anita, S.PD - SMAN 8 Pekanbaru

Anda mungkin juga menyukai