Oleh

:
Joeni Arianto Kurniawan, S. H.

11/07/2008

Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana

1

HUKUM ACARA PIDANA
• Hukum acara

hukum formil • Hk Acara Pidana (HAPID): Hukum Pidana Formil, yaitu sbg aturan hk. yg mengatur tata cara / prosedur penegakan hukum pidana materiil.

11/07/2008

Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana

2

Pengertian HAPID
Menurut VAN BEMMELEN: Ilmu hk acara pidana mempelajari peraturanperaturan yg diciptakan oleh negara, krn adanya dugaan tjd pelanggaran UU pidana. Peraturan tsb mengatur serangkaian kegiatan yg terdiri dari: Neg mll alat-alatnya menyidik kebenaran. Menyidik pelaku perbuatan pelanggaran UU Pidana. ....
Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana 11/07/2008

1. 2. 3.

3

3. Mengambil tindakan-tindakan yg perlu guna menangkap, atau kalau perlu menahannya. 4. Mengumpulkan bahan-bahan bukti yg diperoleh pd penyidikan guna dilimpahkan kpd hakim dan membawa terdakwa kpd hakim tsb. 5. Hakim memberi putusan ttg terbukti tidaknya perbuatan yg dituduhkan kpd terdakwa, dan jk terbukti mk menjatuhkan pidana atau tindakan tata tertib. 6. ....

Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana

11/07/2008

4

6. Upaya hukum utk melawan putusan tersebut. 7. Melaksanakan putusan ttg pidana dan tindakan tata tertib itu.

Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana

11/07/2008

5

2. 3. Pelaksanaan putusan.Hk Acara Pidana 11/07/2008 . Joeni Arianto Kurniawan. 1. Pemberian putusan oleh hakim. H. . S.3 Fungsi HAPID 6 Mencari dan menemukan kebenaran.

Tujuan HAPID 7 Untuk mencari dan mendapatkan atau setidak-tidaknya mendekati kebenaran materiil yaitu kebenaran yg selengkap-lengkapnya dr suatu perkara pidana dg menerapkan ketentuan hk acara pidana scr jujur dan tepat. dg tujuan utk mencari siapakah pelaku yg dpt didakwakan melakukan suatu pelanggaran dan selanjutnya meminta pemeriksaan dan putusan dr pengadilan guna menemukan apakah terbukti bahwa suatu tindak pidana telah dilakukan dan apakah orang yg didakwakan tsb dpt dipersalahkan Joeni Arianto Kurniawan. S.Hk Acara Pidana 11/07/2008 . H. .

UU Pengad Militer) Joeni Arianto Kurniawan. . 8 Th 1981 ttg Hukum Acara Pidana KUHAP adl Hukum Acara Pidana Umum.Hk Acara Pidana 11/07/2008 8 . S. H.Sumber HAPID Sebelum 31 Des 81 Sesudah 31 Des 81 HIR UU No. di luar itu tdp Hk Acara Pidana Khusus yg diatur dlm bbrp UU (ex: UU Peradilan Anak.

.KUHAP (UU No. S.Hk Acara Pidana 11/07/2008 . Pemeriksaan tersangka dg menggunakan metode scientific crime detection. H. 9 Joeni Arianto Kurniawan.) Adanya pembatasan kewenangan petugas penegak hukum dlm masing-masing jenjang pemeriksaan (diferensiasi fungsional). antara lain: Lbh memberikan jaminan pengakuan HAM pd tersangka / terdakwa mll penjaminan kepastian hukum (ex: adanya pembatasan masa penahanan pd tiap-tiap jenjang pemeriksaan. 8 Th 81) hadir menggantikan HIR dg tujuan utk memperbaiki kelemahan-kelemahan yg ada dlm HIR.

sederhana. Asas oportunitas. Asas ganti rugi dan rehabilitasi. 7. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. innocent).Hk Acara Pidana 10 . 2. H. .Asas-Asas HAPID 1. 8. Asas peradilan cepat. Asas keseimbangan. 6. Asas unifikasi. S. Asas pemeriksaan pengadilan terbuka untuk umum. Asas praduga tak bersalah (presumption of 4. Asas legalitas. 5. dan biaya ringan. 3.

Asas Legalitas Konsideran KUHAP huruf a.Hk Acara Pidana 11 . (“Bahwa negara RI adl neg hk yg berdasarkan Pancasila & UUD 45 yg menjunjung tinggi HAM serta yg menjamin segala warga negara bersamaan kedudukannya di dlm hukum dan pemerintahan itu dg tdk ada kecualinya. H. 2. Berdasarkan ketentuan hk dan UU.1. S.”) Bhw pelaksanaan penerapan KUHAP hrs bersumber pd titik tolak the rule of law shg setiap tindakan para penegak hk hrs: 1. . Menempatkan kepentingan hukum dan perUUan di atas segala-galanya . 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

Hk Acara Pidana 12 . 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.2. .Perlindungan thd harkat dan martabat manusia. dg . H. Asas Keseimbangan Konsideran KUHAP huruf c. Bahwa dlm setiap upaya penegakan hukum harus selalu mengusahakan keseimbangan antara: .Perlindungan thd kepentingan dan ketertiban masyarakat. S.

Ditinjau dari segi teknis yuridis atau dari segi teknis penyidikan dinamakan “prinsip akusatur (accusatury procedure / accusatorial system). HIR menerapkan prinsip inkuisitur (kebalikan dr akuisitur) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. Menempatkan tersangka / terdakwa dlm setiap jenjang pemeriksaan sbg subyek dan bukan sbg obyek pemeriksaan. Asas Praduga Tak Bersalah Penjelasan UMUM butir 3. 2. Yg mjd obyek dlm pemeriksaan adl kesalahan / tindak pidana yg dilakukan tersangka / terdakwa. H.Hk Acara Pidana 13 . S. dan harga diri. .3. shg tersangka / terdakwa hrs diperlakukan sbg layaknya manusia yg mempunyai harkat. martabat.” yakni: 1.

Hk Acara Pidana 14 .Tanpa alasan yg berdasarkan UU . penahanan. penuntutan. H. dan pengadilan serta tindakan lain yg: .4.Kekeliruan hukum yg diterapkan Tuntutan ganti rugi diajukan mll sidang praperadilan 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. S. maupun terpidana atas akibat adanya penangkapan.Kekeliruan atas orang . Asas Ganti Rugi dan Rehabilitasi Pasal 95-97 KUHAP Pasal 95 Ganti rugi dpt dilakukan oleh tersangka. terdakwa. .

Pasal 97 Rehabilitasi dpt diajukan oleh seseorang yg diputus bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum atas putusan pengadilan yg tlh incracht. Permintaan rehabilitasi tersangka atas penangkapan atau penahanan tanpa alasan yg berdasarkan UU. yg tdk diajukan ke PN. H. S. atau kekeliruan mengenai orangnya atau hukum yg diterapkan.Hk Acara Pidana 15 . diputus mll sidang praperadilan (Psl 97 ayat 3) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. .

. Asas Unifikasi Konsideran huruf b. sdk utk luar Jawa&Madura RBG 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. S. Mengganti pluralisme hukum kolonial (utk wil Jawa&Madura HIR.5. H.Hk Acara Pidana 16 .

.Segera diajukan kpd penuntut umum oleh penyidik . Asas Peradilan Cepat. S.Hk Acara Pidana 17 .Segera diadili oleh pengadilan Permasalahan KUHAP tdk mengatur sanksi apabila ketentuan spt dlm psl 50 di atas dilanggar. dan Biaya Ringan Pasal 50 Setiap tersangka / terdakwa berhak: .Segera mendapat pemeriksaan dari penyidik . H.Segera diajukan ke pengadilan oleh penuntut umum . Sederhana. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.6.

. Asas Oportunitas / Deponering Hak yg dimiliki oleh Kejaksaan selaku Penuntut Umum utk tidak mengajukan tuntutan suatu perkara ke pengadilan atas pertimbangan demi kepentingan umum.Hk Acara Pidana 18 . S.7. H. Diatur dlm pasal 8 UU Pokok Kejaksaan No 15 Th 1961 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

S. H. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.8. Apabila asas ini dilanggar konsekuensi putusan pangadilan “batal demi hukum” (ayat 4). Asas Pemeriksaan Pengadilan scr Terbuka utk Umum Pasal 153 (3) Untuk memenuhi tuntutan prinsip demokrasi dan transparansi tdk boleh ada yg dirahasiakan sgl sesuatu yg menyangkut pemeriksaan tersangka / terdakwa. Tdp perkecualian thd sidang kasus kesusilaan serta kasus dg terdakwa anak-anak.Hk Acara Pidana 19 . .

1. S. 2. Prinsip diferensiasi fungsional. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. 4. . Prinsip penggabungan pidana dg tuntutan ganti rugi.Prinsip-Prinsip HAPID Prinsip pembatasan penahanan. 3.Hk Acara Pidana 20 . Prinsip saling koordinasi. H.

S. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.1. Psl 26 penahanan oleh PN max 30 hr. dpt diperpanjang hingga max +40 hr oleh PU (total 60 hr). Psl 24 penahanan oleh penyidik max 20 hr. Psl 25 penahanan oleh PU max 20 hr. dpt diperpanjang hg max +30 hr oleh ketua PN (tot 50 hr). Pembatasan Masa Penahanan Guna memperkecil bahaya perampasan dan pembatasan kebebasan dan hak asasi mll penahanan scr sewenang-wenang serta menjamin kepastian hk.Hk Acara Pidana 21 . dpt diperpanjang hg max +60 hr oleh ketua PN (tot 90 hr). . H.

. S. Apabila melebihi batas lamanya penahanan sbg di atas konsekuensi tersangka / terdakwa hrs dikeluarkan dr tahanan demi hukum. dpt diperpanjang hg max +60 hr oleh ketua MA (tot 110 hr). Psl 28 penahanan oleh MA max 50 hr.Psl 27 penahanan oleh PT max 30 hr.Hk Acara Pidana 22 . H. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. dpt diperpanjang hg max + 60 hr oleh ketua PT (tot 90hr).

11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.2. . Penggabungan Pidana dg Tuntutan Ganti Rugi Psl 98 Hak korban atas kerugian yg dialaminya sbg akibat langsung dr tindak pidana yg diperbuat terdakwa Terbatas hanya pd kerugian materiil saja.Hk Acara Pidana 23 . S. H.

H.Hk Acara Pidana 11/07/2008 PROSEDUR HK ACARA PIDANA Polisi Sumber Penyelidikan Tindakan Laporan Pengaduan Diketahui petugas Polisi/PNS Penyidikan tersangka PU PN Bantuan HK 24 . S. .Joeni Arianto Kurniawan.

H. ..PENYELIDIKAN Mrp serangkaian tindakan utk mencari & menemukan peristiwa yg diduga sbg tindak pidana utk menentukan dpt tdknya dilakukan penyidikan (psl 1 angka 5) Penyelidik adl setiap pejabat POLRI (psl 4) Kewengan penyelidik psl 5 ...Hk Acara Pidana 25 ... 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. S.

S. larangan meninggalkan tempat. . . Melakukan penangkapan. 2. H. 4. Mengadakan tindakan lain menurut hukum yg bertanggung jawab. penggeledahan. 3.Kewenangan penyelidik (psl 5): . Menyuruh berhenti seseorang yg dicurigai & memeriksa tanda pengenal diri 4. Mencari keterangan & brg bukti 3. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. Pemeriksaan dan penyitaan surat.Krn kewajibannya: 1. Membawa dan menghadapkan seorang pd penyidik.Krn perintah penyidik: 1. Mengambil sidik jari & memotret seseorang. Menerima laporan & pengaduan 2. dan penyitaan.Hk Acara Pidana 26 .

Hk Acara Pidana 27 . .PENYIDIKAN Mrp serangkaian tindakan utk mencari & mengumpulkan bukti shg membuat terang tindak pidana yg tjd guna menemukan tersangkanya (Psl 1 angka 2) Penyidik adl (Psl 1 angka 1 jo Psl 6) : 1. Pejabat POLRI 2. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.. Pejabat PNS yg diberi kewenangan oleh UU (ex: pejabat Bea Cukai. pejabat Kehutanan penjelasan Psl 7 ayat 2) Kewenangan penyidik psl 7 .. S. H.. pejabat Imigrasi.

Memanggil orang utk didengar&diperiksa sbg tersangka atau saksi 8. Menyuruh berhenti seseorang tersangka dan memeriksa tanda pengenal diri 4.Kewenangan penyidik (POLRI) Psl 7: 1. Menerima laporan & pengaduan 2. Mengambil sidik jari & memotret seseorang 7. Mengadakan penghentian penyidikan 10. Melakukan penangkapan. dan penyitaan 5. . penahanan. S. H.Hk Acara Pidana 28 . Mengadakan tindakan lain menurut hukum yg bertanggung jawab 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. penggeledahan. Melakukan tindakan pertama pd saat di tempat kejadian 3. Mendatangkan orang ahli yg diperlukan dlm hub nya dg pemeriksaan perkara 9. Melakukan pemeriksaan dan penyitaan surat 6.

3.Hk Acara Pidana . Tertangkap tangan (Psl 1 angka 19) Laporan (Psl 1 angka 24) Pengaduan (Psl 1 angka 25) Diketahui sendiri atau mll pemberitahuan dg cara lain spt dari media. pembicaraan orang. S. 4. dll shg membuat penyidik mengetahui tlh tjd suatu tindak pidana 29 Joeni Arianto Kurniawan. H.4 KEMUNGKINAN DIKETAHUINYA SUATU TINDAK PIDANA 11/07/2008 1. 2. .

Penahanan rumah 3. dan atau mengulangi tindak pidana. Jenis-jenis penahanan (Psl 22 ayat 1): 1. Tindak pidana dg ancaman pidana penjara 5 th / lbh 2. Penahanan rutan 2. maupun hakim (psl 20) Dilakukan thd tersangka/terdakwa yg diduga keras melakukan tind. merusak atau menghilangkan barabg bukti. Tindak pidana tertentu sekalipun ancaman pidananya kurang dr 5 th. S. H.Dpt dilakukan oleh penyidik. Joeni Arianto Kurniawan. PU. . (Psl 21 ayat 1) Hanya dpt dilakukan thd (Psl 21 ayat 4): 1.Hk Acara Pidana 11/07/2008 30 . Penahanan kota Masa penangkapan dan atau penahanan dikurangkan seluruhnya dari pidana yg dijatuhkan.pidana dlm hal adanya kekhawatiran bhw tersangka / terdakwa akan melarikan diri.

Hk Acara Pidana 11/07/2008 31 .Psl 14 huruf b Tindakan penuntut umum utk memberi petunjuk dalam rangka penyempurnaan penyidikan oleh penyidik Guna menghindari kesan bahwa jaksa / PU mempunyai wewenang utk melakukan penyidikan lanjutan. Joeni Arianto Kurniawan. H. S. .

S.PENUNTUTAN Merupakan tindakan PU utk melimpahkan perkara pidana ke PN yg berwenang spy diperiksa dan diputus oleh hakim (psl 1 angka 7) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. .Hk Acara Pidana 32 . H.

& lengkap mengenai tindak pidana yg didakwakan dg menyebut waktu dan tempat tindak pidana itu dilakukan.Hk Acara Pidana 33 . umur / tgl lhr. jelas. H. dan pekerjaan tersangka. kebangsaan. tempat lhr. Jk tdk memenuhi hal di atas dakwaan batal demi hukum 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. . 2. yg berisi: 1. agama. Nama lengkap. S. jenis kelamin. tempat tinggal.Surat Dakwaan Pasal 143 Dibuat oleh PU dg diberi tanggal&ditanda tangani. Uraian scr cermat.

S. Hakim tidak dapat menjatuhkan pidana di luar batas-batas dakwaan 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. H.Hk Acara Pidana 34 . .Dakwaan merupakan dasar hukum acara pidana karena berdasarkan dakwaan itulah pemeriksaan di persidangan di lakukan.

Hk Acara Pidana 35 . S.PEMERIKSAAN di SIDANG PENGADILAN Kompetensi PN: 1. Kompetensi absolut Psl 50 UU No 2 Th 86 (ttg Pengad Umum) 2.utk perkara pidana Psl 84 KUHAP (didasarkan pd locus delicti-nya) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. H. . Kompetensi relatif .

S. Acara pemeriksaan biasa 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. . H. Acara pemeriksaan singkat 3. Acara pemeriksaan cepat 2.3 Macam Acara Pemeriksaan 1.Hk Acara Pidana 36 .

Hk Acara Pidana 37 . H. dan t. perkara pelanggaran lalu lintas (Pasal 211) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.p penghinaan ringan (Psl 205 ayat 1) b. pemeriksaan tindak pid ringan (TiPiRing) ancaman pidana penjara / kurungan max 3 bln &/ denda max Rp 7500. S. .1. Acara Pemeriksaan Cepat Untuk: a.

Hk Acara Pidana 38 . S.2. . Acara Pemeriksaan Singkat Yg diperiksa menurut acara pemeriksaan singkat ialah perkara kejahatan atau pelanggaran yg tidak termasuk ketentuan Pasal 205 dan yg menurut PU pembuktian serta penerapan hukumnya mudah dan sifatnya sederhana (pasal 203 ayat 1) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. H.

3. S. H.Hk Acara Pidana 39 . Acara Pemeriksaan Biasa Pasal 183 KUHAP Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kpd seorang kecuali apabila dg sekurang-kurangnya 2 alat bukti yg sah ia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan bahwa terdakwalah yg bersalah melakukannya 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. .

3. 2. 4. 5.Hk Acara Pidana 40 . H. Keterangan saksi Keterangan ahli Surat Petunjuk Keterangan terdakwa 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. .1. S.

(2). . Pengakuan. Keterangan saksi. Persangkaan (4).(1). Tulisan. (3). (5). Sumpah.

Putusan Pengadilan Apabila hakim memandang pemeriksaan sidang sdh selesai. H. . S.Hk Acara Pidana 42 . maka PU dipersilahkan membacakan tuntutan (requisitoir) Kmd PH membacakan pembelaan Pengambilan keputusan 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

H.Hk Acara Pidana 43 . 3.1. Putusan bebas Putusan lepas dari segala tuntutan hukum 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. 2. Putusan adalah pernyataan hakim yg diucapkan dlm sidang pengadilan terbuka yg dpt berupa pemidanaan atau bebas atau lepas dari segala tuntutan hk dlm hal serta menurut cara yg diatur dlm UU ini (psl 1 angka 11) Isi putusan hakim: Pemidanaan atau penjatuhan pidana dan atau tata tertib. S. .

Hak terdakwa stl putusan pemidanaan dijatuhkan: a. S. Hak segera menerima atau segera menolak putusan Hak mempelajari putusan sebelum menyatakan menerima atau menolak putusan dlm tenggang waktu yg ditentukan (7 hr setelah putusan dijatuhkan) Hak minta penangguhan pelaksanaan putusan yg ditentukan oleh UU utk dpt mengajukan grasi. . d. c. H. dlm hal ia menerima putusan Hak mencabut pernyataan sbgmana dimaksud pd butir a (menolak putusan) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.Hk Acara Pidana 44 . b.

. S.Hk Acara Pidana 45 . H.Putusan Pemidanaan (Psl 193) Jika pengadilan berpendapat bahwa terdakwa bersalah melakukan tindak pidana yg didakwakan kpdnya. maka pengadilan menjatuhkan pidana 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

Putusan Bebas / vrijspraak (Psl 191 ayat 1) Jika pengadilan berpendapat bahwa dari hasil pemeriksaan di sidang. S.Seharusnya jg jk perbuatannya tdk terbukti (tdk sekedar jk kesalahannya sj yg tdk terbukti) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. kesalahan terdakwa atas perbuatan yg didakwakan kpdnya tdk terbukti secara sah dan meyakinkan maka terdakwa diputus bebas . H. .Hk Acara Pidana 46 .

tetapi perbuatan itu tidak merupakan tindak pidana . H.Menurut Andi Hamzah : mestinya kalau perbt.Hk Acara Pidana 47 . .Putusan Lepas dr sgl Tuntutan Hukum (Psl 191 ayat 2) Jika pengadilan berpendapat bahwa perbuatan yg didakwakan itu terbukti. Yg dituduhkan bukan delik (tindak pidana) mk seharusnya hakim tidak menerima tuntutan jaksa 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. S.

Formalitas yg hrs dipenuhi dlm Putusan Hakim 1. . 5. 4. 2. 3.Hk Acara Pidana 48 11/07/2008 . Kepala putusan : Demi keadilan berdasarkan Ketuhanan YME Identitas terdakwa Dakwaan sbgmana terdapat dlm surat dakwaan Pertimbangan faktual+ alat pembuktian yg menjadi dasar penentuan kesalahan terdakwa Tuntutan pidana Joeni Arianto Kurniawan. H. S.

Perintah spy terdakwa ditahan atau tetap dlm tahanan atau dibebaskan 11. Hari & tgl putusan. hakim yg memutus dan panitera 6. S. perkara diperiksa oleh hakim tunggal 8.Hk Acara Pidana 49 . Hari dan tgl diadakannya musyawarah majelis hakim. Pernyataan kesalahan terdakwa 9. kec. Ketentuan kpd siapa biaya dibebankan 10. H.Pasal peraturan per-UU-an yg menjadi dasar pemidanaan (pertimbangan/alasan yuridis) 7. nama PU. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. .

S. Merupakan hak terdakwa maupun PU utk tdk menerima putusan pengadilan. H.UPAYA HUKUM 11/07/2008 1.Hk Acara Pidana . yg brp perlawanan atau banding atau kasasi atau hak terpidana utk mengajukan PK (psl 1 angka 12) Terdiri dari: Upaya Hukum Biasa Upaya Hukum Luar Biasa 50 Joeni Arianto Kurniawan. . 2.

. H. S. Kasasi upaya hukum terakhir atas putusan pengadilan tk banding ke MA catatan: Dalam kasasi. tidak lagi diadakan pemeriksaan judex facti krn pengadilan kasasi bukan mrp pengadilan tk III.UPAYA HUKUM BIASA: Pasal 233 – 258 Merupakan hak terdakwa maupun PU Terdiri dari dua macam upaya: 1. 11/07/2008 51 Joeni Arianto Kurniawan. Banding upaya hukum atas putusan pengadilan tk I ke pengadilan tinggi (pengad tk II) 2.Hk Acara Pidana .

Hk Acara Pidana . .K Mrp hak terpidana atas putusan yg tlh incracht jk diketemukan novum / bukti baru.UPAYA HUKUM LUAR BIASA 11/07/2008 Pasal 259 – 269 Terdiri dari: 1. Diakukan ke MA mll Pengadilan Tk I yg memeriksa perkara ybs. Peninjauan kembali / P. S. 52 Joeni Arianto Kurniawan. H. Pemeriksaan kasasi demi kepentingan hk mrp hak jaksa 2.

SEKIAN & TERIMA KASIH Â`xÇâ}â exäÉÄâá| UtÇzát \ÇwÉÇxá|tÊ .