Oleh

:
Joeni Arianto Kurniawan, S. H.

11/07/2008

Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana

1

HUKUM ACARA PIDANA
• Hukum acara

hukum formil • Hk Acara Pidana (HAPID): Hukum Pidana Formil, yaitu sbg aturan hk. yg mengatur tata cara / prosedur penegakan hukum pidana materiil.

11/07/2008

Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana

2

Pengertian HAPID
Menurut VAN BEMMELEN: Ilmu hk acara pidana mempelajari peraturanperaturan yg diciptakan oleh negara, krn adanya dugaan tjd pelanggaran UU pidana. Peraturan tsb mengatur serangkaian kegiatan yg terdiri dari: Neg mll alat-alatnya menyidik kebenaran. Menyidik pelaku perbuatan pelanggaran UU Pidana. ....
Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana 11/07/2008

1. 2. 3.

3

3. Mengambil tindakan-tindakan yg perlu guna menangkap, atau kalau perlu menahannya. 4. Mengumpulkan bahan-bahan bukti yg diperoleh pd penyidikan guna dilimpahkan kpd hakim dan membawa terdakwa kpd hakim tsb. 5. Hakim memberi putusan ttg terbukti tidaknya perbuatan yg dituduhkan kpd terdakwa, dan jk terbukti mk menjatuhkan pidana atau tindakan tata tertib. 6. ....

Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana

11/07/2008

4

6. Upaya hukum utk melawan putusan tersebut. 7. Melaksanakan putusan ttg pidana dan tindakan tata tertib itu.

Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana

11/07/2008

5

H. .3 Fungsi HAPID 6 Mencari dan menemukan kebenaran. 3. Pelaksanaan putusan. Joeni Arianto Kurniawan.Hk Acara Pidana 11/07/2008 . S. Pemberian putusan oleh hakim. 2. 1.

S. . H. dg tujuan utk mencari siapakah pelaku yg dpt didakwakan melakukan suatu pelanggaran dan selanjutnya meminta pemeriksaan dan putusan dr pengadilan guna menemukan apakah terbukti bahwa suatu tindak pidana telah dilakukan dan apakah orang yg didakwakan tsb dpt dipersalahkan Joeni Arianto Kurniawan.Tujuan HAPID 7 Untuk mencari dan mendapatkan atau setidak-tidaknya mendekati kebenaran materiil yaitu kebenaran yg selengkap-lengkapnya dr suatu perkara pidana dg menerapkan ketentuan hk acara pidana scr jujur dan tepat.Hk Acara Pidana 11/07/2008 .

S. 8 Th 1981 ttg Hukum Acara Pidana KUHAP adl Hukum Acara Pidana Umum. . H.Sumber HAPID Sebelum 31 Des 81 Sesudah 31 Des 81 HIR UU No. di luar itu tdp Hk Acara Pidana Khusus yg diatur dlm bbrp UU (ex: UU Peradilan Anak.Hk Acara Pidana 11/07/2008 8 . UU Pengad Militer) Joeni Arianto Kurniawan.

) Adanya pembatasan kewenangan petugas penegak hukum dlm masing-masing jenjang pemeriksaan (diferensiasi fungsional).KUHAP (UU No. S. antara lain: Lbh memberikan jaminan pengakuan HAM pd tersangka / terdakwa mll penjaminan kepastian hukum (ex: adanya pembatasan masa penahanan pd tiap-tiap jenjang pemeriksaan. . Pemeriksaan tersangka dg menggunakan metode scientific crime detection.Hk Acara Pidana 11/07/2008 . 9 Joeni Arianto Kurniawan. H. 8 Th 81) hadir menggantikan HIR dg tujuan utk memperbaiki kelemahan-kelemahan yg ada dlm HIR.

dan biaya ringan. Asas keseimbangan. Asas legalitas. Asas peradilan cepat. 2. 7. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. Asas praduga tak bersalah (presumption of 4.Hk Acara Pidana 10 . 5. Asas pemeriksaan pengadilan terbuka untuk umum. Asas unifikasi. Asas oportunitas.Asas-Asas HAPID 1. S. sederhana. . H. innocent). 6. 3. 8. Asas ganti rugi dan rehabilitasi.

Berdasarkan ketentuan hk dan UU. Menempatkan kepentingan hukum dan perUUan di atas segala-galanya . . H.”) Bhw pelaksanaan penerapan KUHAP hrs bersumber pd titik tolak the rule of law shg setiap tindakan para penegak hk hrs: 1. S. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. (“Bahwa negara RI adl neg hk yg berdasarkan Pancasila & UUD 45 yg menjunjung tinggi HAM serta yg menjamin segala warga negara bersamaan kedudukannya di dlm hukum dan pemerintahan itu dg tdk ada kecualinya.Hk Acara Pidana 11 . Asas Legalitas Konsideran KUHAP huruf a.1. 2.

Perlindungan thd kepentingan dan ketertiban masyarakat. S. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. H. dg . Bahwa dlm setiap upaya penegakan hukum harus selalu mengusahakan keseimbangan antara: .2.Hk Acara Pidana 12 . .Perlindungan thd harkat dan martabat manusia. Asas Keseimbangan Konsideran KUHAP huruf c.

shg tersangka / terdakwa hrs diperlakukan sbg layaknya manusia yg mempunyai harkat.Hk Acara Pidana 13 . Menempatkan tersangka / terdakwa dlm setiap jenjang pemeriksaan sbg subyek dan bukan sbg obyek pemeriksaan.” yakni: 1. 2. Asas Praduga Tak Bersalah Penjelasan UMUM butir 3.3. Yg mjd obyek dlm pemeriksaan adl kesalahan / tindak pidana yg dilakukan tersangka / terdakwa. dan harga diri. Ditinjau dari segi teknis yuridis atau dari segi teknis penyidikan dinamakan “prinsip akusatur (accusatury procedure / accusatorial system). . S. HIR menerapkan prinsip inkuisitur (kebalikan dr akuisitur) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. martabat. H.

Asas Ganti Rugi dan Rehabilitasi Pasal 95-97 KUHAP Pasal 95 Ganti rugi dpt dilakukan oleh tersangka. dan pengadilan serta tindakan lain yg: .Kekeliruan atas orang . maupun terpidana atas akibat adanya penangkapan.4. . penahanan.Tanpa alasan yg berdasarkan UU .Kekeliruan hukum yg diterapkan Tuntutan ganti rugi diajukan mll sidang praperadilan 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. terdakwa.Hk Acara Pidana 14 . penuntutan. S. H.

H.Hk Acara Pidana 15 . . yg tdk diajukan ke PN.Pasal 97 Rehabilitasi dpt diajukan oleh seseorang yg diputus bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum atas putusan pengadilan yg tlh incracht. Permintaan rehabilitasi tersangka atas penangkapan atau penahanan tanpa alasan yg berdasarkan UU. atau kekeliruan mengenai orangnya atau hukum yg diterapkan. S. diputus mll sidang praperadilan (Psl 97 ayat 3) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

S.Hk Acara Pidana 16 . Mengganti pluralisme hukum kolonial (utk wil Jawa&Madura HIR. sdk utk luar Jawa&Madura RBG 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. H. Asas Unifikasi Konsideran huruf b.5. .

6. Asas Peradilan Cepat.Segera diadili oleh pengadilan Permasalahan KUHAP tdk mengatur sanksi apabila ketentuan spt dlm psl 50 di atas dilanggar.Segera diajukan ke pengadilan oleh penuntut umum . Sederhana. H. dan Biaya Ringan Pasal 50 Setiap tersangka / terdakwa berhak: . 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.Hk Acara Pidana 17 . .Segera diajukan kpd penuntut umum oleh penyidik . S.Segera mendapat pemeriksaan dari penyidik .

S. Asas Oportunitas / Deponering Hak yg dimiliki oleh Kejaksaan selaku Penuntut Umum utk tidak mengajukan tuntutan suatu perkara ke pengadilan atas pertimbangan demi kepentingan umum. . Diatur dlm pasal 8 UU Pokok Kejaksaan No 15 Th 1961 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.7.Hk Acara Pidana 18 . H.

. H. Apabila asas ini dilanggar konsekuensi putusan pangadilan “batal demi hukum” (ayat 4). Asas Pemeriksaan Pengadilan scr Terbuka utk Umum Pasal 153 (3) Untuk memenuhi tuntutan prinsip demokrasi dan transparansi tdk boleh ada yg dirahasiakan sgl sesuatu yg menyangkut pemeriksaan tersangka / terdakwa. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. Tdp perkecualian thd sidang kasus kesusilaan serta kasus dg terdakwa anak-anak.8. S.Hk Acara Pidana 19 .

Prinsip diferensiasi fungsional. H. Prinsip penggabungan pidana dg tuntutan ganti rugi. Prinsip saling koordinasi.Hk Acara Pidana 20 . 2. 3. 1. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.Prinsip-Prinsip HAPID Prinsip pembatasan penahanan. 4. . S.

Psl 24 penahanan oleh penyidik max 20 hr.Hk Acara Pidana 21 . Pembatasan Masa Penahanan Guna memperkecil bahaya perampasan dan pembatasan kebebasan dan hak asasi mll penahanan scr sewenang-wenang serta menjamin kepastian hk. H. . dpt diperpanjang hingga max +40 hr oleh PU (total 60 hr). 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.1. dpt diperpanjang hg max +60 hr oleh ketua PN (tot 90 hr). S. Psl 26 penahanan oleh PN max 30 hr. dpt diperpanjang hg max +30 hr oleh ketua PN (tot 50 hr). Psl 25 penahanan oleh PU max 20 hr.

S. Psl 28 penahanan oleh MA max 50 hr. dpt diperpanjang hg max +60 hr oleh ketua MA (tot 110 hr). Apabila melebihi batas lamanya penahanan sbg di atas konsekuensi tersangka / terdakwa hrs dikeluarkan dr tahanan demi hukum.Psl 27 penahanan oleh PT max 30 hr. dpt diperpanjang hg max + 60 hr oleh ketua PT (tot 90hr). H. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.Hk Acara Pidana 22 . .

Penggabungan Pidana dg Tuntutan Ganti Rugi Psl 98 Hak korban atas kerugian yg dialaminya sbg akibat langsung dr tindak pidana yg diperbuat terdakwa Terbatas hanya pd kerugian materiil saja. S.2. H. .Hk Acara Pidana 23 . 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

Joeni Arianto Kurniawan. .Hk Acara Pidana 11/07/2008 PROSEDUR HK ACARA PIDANA Polisi Sumber Penyelidikan Tindakan Laporan Pengaduan Diketahui petugas Polisi/PNS Penyidikan tersangka PU PN Bantuan HK 24 . S. H.

. .... 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.. S.Hk Acara Pidana 25 . H.PENYELIDIKAN Mrp serangkaian tindakan utk mencari & menemukan peristiwa yg diduga sbg tindak pidana utk menentukan dpt tdknya dilakukan penyidikan (psl 1 angka 5) Penyelidik adl setiap pejabat POLRI (psl 4) Kewengan penyelidik psl 5 .

11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. . Membawa dan menghadapkan seorang pd penyidik. Menyuruh berhenti seseorang yg dicurigai & memeriksa tanda pengenal diri 4. . 4. Menerima laporan & pengaduan 2.Kewenangan penyelidik (psl 5): . dan penyitaan. Mengambil sidik jari & memotret seseorang. Pemeriksaan dan penyitaan surat. penggeledahan.Krn perintah penyidik: 1. H. S. Mengadakan tindakan lain menurut hukum yg bertanggung jawab. 3. Melakukan penangkapan. larangan meninggalkan tempat.Krn kewajibannya: 1. 2. Mencari keterangan & brg bukti 3.Hk Acara Pidana 26 .

. Pejabat PNS yg diberi kewenangan oleh UU (ex: pejabat Bea Cukai.PENYIDIKAN Mrp serangkaian tindakan utk mencari & mengumpulkan bukti shg membuat terang tindak pidana yg tjd guna menemukan tersangkanya (Psl 1 angka 2) Penyidik adl (Psl 1 angka 1 jo Psl 6) : 1. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. . pejabat Kehutanan penjelasan Psl 7 ayat 2) Kewenangan penyidik psl 7 . S. pejabat Imigrasi. H.Hk Acara Pidana 27 .. Pejabat POLRI 2..

Melakukan penangkapan. Melakukan tindakan pertama pd saat di tempat kejadian 3. Menerima laporan & pengaduan 2. Memanggil orang utk didengar&diperiksa sbg tersangka atau saksi 8.Hk Acara Pidana 28 . .Kewenangan penyidik (POLRI) Psl 7: 1. dan penyitaan 5. Melakukan pemeriksaan dan penyitaan surat 6. H. Mendatangkan orang ahli yg diperlukan dlm hub nya dg pemeriksaan perkara 9. Mengadakan tindakan lain menurut hukum yg bertanggung jawab 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. penahanan. Menyuruh berhenti seseorang tersangka dan memeriksa tanda pengenal diri 4. penggeledahan. S. Mengadakan penghentian penyidikan 10. Mengambil sidik jari & memotret seseorang 7.

3.Hk Acara Pidana .4 KEMUNGKINAN DIKETAHUINYA SUATU TINDAK PIDANA 11/07/2008 1. H. . S. pembicaraan orang. 4. 2. Tertangkap tangan (Psl 1 angka 19) Laporan (Psl 1 angka 24) Pengaduan (Psl 1 angka 25) Diketahui sendiri atau mll pemberitahuan dg cara lain spt dari media. dll shg membuat penyidik mengetahui tlh tjd suatu tindak pidana 29 Joeni Arianto Kurniawan.

Tindak pidana tertentu sekalipun ancaman pidananya kurang dr 5 th.Dpt dilakukan oleh penyidik. PU. Penahanan rutan 2. Penahanan kota Masa penangkapan dan atau penahanan dikurangkan seluruhnya dari pidana yg dijatuhkan. . dan atau mengulangi tindak pidana. H.pidana dlm hal adanya kekhawatiran bhw tersangka / terdakwa akan melarikan diri. Jenis-jenis penahanan (Psl 22 ayat 1): 1. Tindak pidana dg ancaman pidana penjara 5 th / lbh 2. maupun hakim (psl 20) Dilakukan thd tersangka/terdakwa yg diduga keras melakukan tind. (Psl 21 ayat 1) Hanya dpt dilakukan thd (Psl 21 ayat 4): 1. Penahanan rumah 3. merusak atau menghilangkan barabg bukti. Joeni Arianto Kurniawan.Hk Acara Pidana 11/07/2008 30 . S.

Joeni Arianto Kurniawan.Psl 14 huruf b Tindakan penuntut umum utk memberi petunjuk dalam rangka penyempurnaan penyidikan oleh penyidik Guna menghindari kesan bahwa jaksa / PU mempunyai wewenang utk melakukan penyidikan lanjutan. S. H.Hk Acara Pidana 11/07/2008 31 . .

S. . H.Hk Acara Pidana 32 .PENUNTUTAN Merupakan tindakan PU utk melimpahkan perkara pidana ke PN yg berwenang spy diperiksa dan diputus oleh hakim (psl 1 angka 7) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

kebangsaan. H. yg berisi: 1.Hk Acara Pidana 33 . . jenis kelamin. dan pekerjaan tersangka. & lengkap mengenai tindak pidana yg didakwakan dg menyebut waktu dan tempat tindak pidana itu dilakukan. 2. jelas. Nama lengkap. umur / tgl lhr. tempat lhr. Uraian scr cermat.Surat Dakwaan Pasal 143 Dibuat oleh PU dg diberi tanggal&ditanda tangani. S. agama. tempat tinggal. Jk tdk memenuhi hal di atas dakwaan batal demi hukum 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

Dakwaan merupakan dasar hukum acara pidana karena berdasarkan dakwaan itulah pemeriksaan di persidangan di lakukan. S.Hk Acara Pidana 34 . H. Hakim tidak dapat menjatuhkan pidana di luar batas-batas dakwaan 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. .

.utk perkara pidana Psl 84 KUHAP (didasarkan pd locus delicti-nya) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.Hk Acara Pidana 35 . Kompetensi relatif . Kompetensi absolut Psl 50 UU No 2 Th 86 (ttg Pengad Umum) 2.PEMERIKSAAN di SIDANG PENGADILAN Kompetensi PN: 1. H. S.

S.3 Macam Acara Pemeriksaan 1. H. Acara pemeriksaan biasa 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.Hk Acara Pidana 36 . Acara pemeriksaan cepat 2. . Acara pemeriksaan singkat 3.

p penghinaan ringan (Psl 205 ayat 1) b. Acara Pemeriksaan Cepat Untuk: a. dan t.1. H. perkara pelanggaran lalu lintas (Pasal 211) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. pemeriksaan tindak pid ringan (TiPiRing) ancaman pidana penjara / kurungan max 3 bln &/ denda max Rp 7500. S.Hk Acara Pidana 37 . .

H. S. .Hk Acara Pidana 38 .2. Acara Pemeriksaan Singkat Yg diperiksa menurut acara pemeriksaan singkat ialah perkara kejahatan atau pelanggaran yg tidak termasuk ketentuan Pasal 205 dan yg menurut PU pembuktian serta penerapan hukumnya mudah dan sifatnya sederhana (pasal 203 ayat 1) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

3. .Hk Acara Pidana 39 . H. S. Acara Pemeriksaan Biasa Pasal 183 KUHAP Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kpd seorang kecuali apabila dg sekurang-kurangnya 2 alat bukti yg sah ia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan bahwa terdakwalah yg bersalah melakukannya 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

4. 3. H.Hk Acara Pidana 40 . 5. Keterangan saksi Keterangan ahli Surat Petunjuk Keterangan terdakwa 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. 2.1. S. .

Persangkaan (4). (2). .(1). Pengakuan. Sumpah. Tulisan. Keterangan saksi. (5). (3).

Hk Acara Pidana 42 . H.Putusan Pengadilan Apabila hakim memandang pemeriksaan sidang sdh selesai. . maka PU dipersilahkan membacakan tuntutan (requisitoir) Kmd PH membacakan pembelaan Pengambilan keputusan 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. S.

1. 3. 2. H. S.Hk Acara Pidana 43 . Putusan bebas Putusan lepas dari segala tuntutan hukum 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. . Putusan adalah pernyataan hakim yg diucapkan dlm sidang pengadilan terbuka yg dpt berupa pemidanaan atau bebas atau lepas dari segala tuntutan hk dlm hal serta menurut cara yg diatur dlm UU ini (psl 1 angka 11) Isi putusan hakim: Pemidanaan atau penjatuhan pidana dan atau tata tertib.

c. dlm hal ia menerima putusan Hak mencabut pernyataan sbgmana dimaksud pd butir a (menolak putusan) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan. b. d. H. S. Hak segera menerima atau segera menolak putusan Hak mempelajari putusan sebelum menyatakan menerima atau menolak putusan dlm tenggang waktu yg ditentukan (7 hr setelah putusan dijatuhkan) Hak minta penangguhan pelaksanaan putusan yg ditentukan oleh UU utk dpt mengajukan grasi.Hak terdakwa stl putusan pemidanaan dijatuhkan: a.Hk Acara Pidana 44 . .

Hk Acara Pidana 45 . . H. maka pengadilan menjatuhkan pidana 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.Putusan Pemidanaan (Psl 193) Jika pengadilan berpendapat bahwa terdakwa bersalah melakukan tindak pidana yg didakwakan kpdnya. S.

Putusan Bebas / vrijspraak (Psl 191 ayat 1) Jika pengadilan berpendapat bahwa dari hasil pemeriksaan di sidang.Hk Acara Pidana 46 . S. kesalahan terdakwa atas perbuatan yg didakwakan kpdnya tdk terbukti secara sah dan meyakinkan maka terdakwa diputus bebas . . H.Seharusnya jg jk perbuatannya tdk terbukti (tdk sekedar jk kesalahannya sj yg tdk terbukti) 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

Menurut Andi Hamzah : mestinya kalau perbt. tetapi perbuatan itu tidak merupakan tindak pidana .Hk Acara Pidana 47 . . S. H. Yg dituduhkan bukan delik (tindak pidana) mk seharusnya hakim tidak menerima tuntutan jaksa 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.Putusan Lepas dr sgl Tuntutan Hukum (Psl 191 ayat 2) Jika pengadilan berpendapat bahwa perbuatan yg didakwakan itu terbukti.

2. 3. 4.Formalitas yg hrs dipenuhi dlm Putusan Hakim 1. H.Hk Acara Pidana 48 11/07/2008 . 5. . Kepala putusan : Demi keadilan berdasarkan Ketuhanan YME Identitas terdakwa Dakwaan sbgmana terdapat dlm surat dakwaan Pertimbangan faktual+ alat pembuktian yg menjadi dasar penentuan kesalahan terdakwa Tuntutan pidana Joeni Arianto Kurniawan. S.

Perintah spy terdakwa ditahan atau tetap dlm tahanan atau dibebaskan 11.Pasal peraturan per-UU-an yg menjadi dasar pemidanaan (pertimbangan/alasan yuridis) 7. hakim yg memutus dan panitera 6. Pernyataan kesalahan terdakwa 9. Hari dan tgl diadakannya musyawarah majelis hakim. . kec. nama PU. Ketentuan kpd siapa biaya dibebankan 10. Hari & tgl putusan. H.Hk Acara Pidana 49 . perkara diperiksa oleh hakim tunggal 8. S. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan.

UPAYA HUKUM 11/07/2008 1. yg brp perlawanan atau banding atau kasasi atau hak terpidana utk mengajukan PK (psl 1 angka 12) Terdiri dari: Upaya Hukum Biasa Upaya Hukum Luar Biasa 50 Joeni Arianto Kurniawan.Hk Acara Pidana . Merupakan hak terdakwa maupun PU utk tdk menerima putusan pengadilan. 2. S. . H.

Kasasi upaya hukum terakhir atas putusan pengadilan tk banding ke MA catatan: Dalam kasasi. S. . 11/07/2008 51 Joeni Arianto Kurniawan.UPAYA HUKUM BIASA: Pasal 233 – 258 Merupakan hak terdakwa maupun PU Terdiri dari dua macam upaya: 1. H.Hk Acara Pidana . Banding upaya hukum atas putusan pengadilan tk I ke pengadilan tinggi (pengad tk II) 2. tidak lagi diadakan pemeriksaan judex facti krn pengadilan kasasi bukan mrp pengadilan tk III.

Hk Acara Pidana . 52 Joeni Arianto Kurniawan. H. Diakukan ke MA mll Pengadilan Tk I yg memeriksa perkara ybs. Peninjauan kembali / P. Pemeriksaan kasasi demi kepentingan hk mrp hak jaksa 2.UPAYA HUKUM LUAR BIASA 11/07/2008 Pasal 259 – 269 Terdiri dari: 1. .K Mrp hak terpidana atas putusan yg tlh incracht jk diketemukan novum / bukti baru. S.

SEKIAN & TERIMA KASIH Â`xÇâ}â exäÉÄâá| UtÇzát \ÇwÉÇxá|tÊ .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful