tiamfenikol.pdf

Tiamfenikol

Deskripsi - Nama & Struktur Kimia - Sifat Fisikokimia - Keterangan Golongan/Kelas Terapi Anti Infeksi Nama Dagang - Alchlor - Cendomycetine - Chloramfecort - Cloramidina - Colsancetine - Emkapeni - Erlamicetine - Fenicol - Imfarmycetin - Kemicetine - Kemocol - Lanacetine - Mediclor - Microtina - Novachlor - Pimicetin Syr - Solachlorx - Uniphenicol

:

: :

D-treo-(-)-2,2-Dikloro-N-[ß-hidroksi-alfa-(hidroksimetil)-p Kloramfenikol mengandung tidak kurang dari 97,0% -

- Armacort - Cendomycos - Chloramfecort H - Colcetin - Combicetin - Empeecetin - Erlamicetine Plus - Grafacetin - Indoson - Kemicort - Kloramixin - Licoclor - Mefamicetin - Naxogin Complex - Novachlor - Ribocin - Solacort

- Bufacetin - Chloracol - Chlorbiotic - Colipred - Cymacetine - Enkacetyn - Etagemycetin - Heromycetine - Isotic Salmicol - Kemicort Forte - Kloramixin D - Magnaclor - Megacetine - Neophenicol - Otolin - Sakamycetin - Suprachlor

- Cendofenikol - Chloramex - Citophenicol - Colme - Decacetine - Erlamicetin - Farsycol - Hufamycetin - Itramicetin - Kemiderm - Klorfeson - Mecocetin - Megachlor - Neophenicol - Particol - Solachlor - Suprachlor - Xepanicol

- Vanquin dan Vanquin Plus - Varicetin

1/7

Zenichlor Indikasi .M. Infant: >30 hari dan anak : 50-75 mg/kg/hari terbagi setiap 6 jam.Albucetine Merupakan antibiotik dengan spectrum luas. Dosis maksimal: 4 g/ha DOSIS DEWASA: 50-100 mg/kg/hari terbagi setiap 6 jam. Obat ini seyogyanya dicadangkan un Dosis. masuk dalam ASI. dapat diberikan IV kurang dari 1 menit dengan konsentrasi 100 m Farmakologi Distribusi: keseluruh jaringan dan cairan tubuh. maka sebaiknya tidak menggunakan oba Cara pemberian: jangan diberikan I. dapat menembus placenta. Cara Pemberian dan Lama Pemberian DOSIS ANAK: Meningitis: IV. Makimum dosis harian 4 g/hari. Infant: >30 hari dan anak : 50-100 mg/kg/hari terbagi setiap 6 jam Infeksi lain: IV. namun bersifat toksik. Penyesuaian dosis: jika diketahui menderita kerusakan hepar. dalam ca 2/7 .Tiamfenikol .

End-stage Gangguan ginjal :3-7 jam. Bone marrow suppresión. gunakan hanya Kontraindikasi Hipersensitif terhadap kloramfenikol atau terhadap komponen lain dalam obat.3 jam. ini terjadi jika kadar serum darah >25 mcg/mL dan bersifat reversible ketika 3/7 .6-3. Stabilitas Penyimpanan Simpan obat pada suhu kamar. sebuah reaksi idiosikratik yang dapat terjadi dari manapun rute pemberian obat.Tiamfenikol Ikatan protein: 60% Metabolisme: utamanya melalui hati (90%) menjadi metabolit tidak aktif dengan melalui mekanisme gluk T½ eliminasi: fungsi ginjal normal: 1. Anemia aplastik. Efek Samping Tiga efek samping terbesar yang diakibatkan oleh kloramfenikol antara lain : 1. bias 2. Eksresi: urin (5-15%). Sirosis:10-12 jam. hasil pencampuran obat dapat bertahan selama 30 hari.

sianosis.Tiamfenikol 3. depresi. glossitis. Gray síndrome ini ditandai dengan collapse. 4/7 . Gastrointestinal : diare. reaksi hipersensitifitas. mata gelap (delirium). muntah. urtikaria. Interaksi . fever. 3A4  (penggunaan mingguan).Dengan Obat Lain : Sitokrom P450: menghambat CYP2C8/9 (penggunaan mingguan). Ocular : optic neuritis. dan antikoagulan Menurunkan efek: fenobarbital dan rifampisin kemungkinan menurunkan efeknya. ruam. sakit kepala. koma dan kematia Efek samping lainya : SSP : Bingung. enterokolitis. fenitoin. mual. Dermatologi : Angioderma. Lain-lain : Anaphilaksis. asidosis. Meningkatkan efek toksis: kloramfenikol meningkatkan efek dari klopropramid. depresi myokardial. stomatitis.

Tiamfenikol . Dapat .Terhadap KehamilanFaktor risiko : C. AAP tidak merokomendasikan : .Terhadap Ibu Menyusui : di ekresikan kedalam air susu ibu. Dalam penelitian sampel hewan uji terdapat embriotoksik dan t : . ClCr) 5/7 .Dengan Makanan : Kemungkinan akan menurunkan absorbsi obat pada intestinal Pengaruh . Trombosis) Liver (SGPT.Terhadap Hasil Laboratorium : Pada penggunaan lebih dari 2 minggu Dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan Parameter Monitoring CBC (Hb. AAP tidak merekomendasikan.Terhadap Anak-anakDapat menyebabkan gray baby síndrome. SGOT) Renal (BUN.

Tiamfenikol Bentuk Sediaan Injeksi. Menilai kondisi pa 6/7 . Kurangi dosis jik Kasus Temuan Dalam Keadaan Khusus - Informasi Pasien Untuk menghindari timbulnya resistensi. Kapsul. Serbuk Suspensi Oral Peringatan Hati – hati jika digunakan pada pasien yang tenderita gangguan hepar dan gagal ginjal. Memonitor kepatuhan pasien dalam menggunakan obat. maka sebaiknya kloramfenikol digunakan dalam dosis dan rent Mekanisme Aksi Secara reversibel berikatan dengan 50S subunit ribosom pada organisme yang sensitif untuk mengham Monitoring Penggunaan Obat Lamanya penggunaan obat.

(DIH). AHFS DRUG. 7/7 . INDONESIA. ISO.Tiamfenikol Daftar Pustaka Drug information hand book. 1995. Volume 41 2006. 2006. 2005 Farmakope Indonesia IV.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful