Anda di halaman 1dari 37

By Ricky Victor Juan Anggertho Dacruz VIIE/31 SMP Santo Yosef

SMP SANTO YOSEF

SUDUT
Sudut adalah daerah yang dibentuk oleh dua garis lurus yang bertemu pada satu titik pangkal Sudut dapat dibentuk oleh dua buah sinar garis yang memiliki titik pangkal yang sama (berimpit). Sudut dapat diberi nama dengan dua cara, yaitu menggunakan satu huruf atau tiga huruf
SMP SANTO YOSEF 2

Sudut & Garis-garis Sejajar

GEOMETRI
Bangun Datar Segi Tiga Bangun Datar Segi Empat

SMP SANTO YOSEF

JENIS-JENIS SUDUT
Dari gambar-gambar sudut di bawah ini, taksirlah mana yang termasuk sudut lancip, siku-siku, tumpul, lurus, atau refleks ?

Siku-siku Lancip

Refleks

Tumpul Lurus
SMP SANTO YOSEF

Refleks
4

Contoh: Tentukan jenis sudut jika besar sudutnya sebagai berikut: 1) 68; Jawab: Lancip 5) 180; Jawab: Lurus

2) 200; Jawab: Refleks 3) 90; Jawab: Siku-siku


4) 182; Jawab: Refleks

6) 328; Jawab: Refleks 7) 170; Jawab: Tumpul


8) 2; Jawab: Lancip
SMP SANTO YOSEF 5

Gambar Sudut 90o

Gambar Sudut 60o

7
SMP SANTO YOSEF

Gambar Sudut

o 30

SMP SANTO YOSEF

Perhatikan contoh berikut:


D

30

150 B

ABD dan DBC saling berpelurus, sehingga ABD DBC 180 Jadi, jika ABD besarnya 30, maka besar DBC adalah ABD DBC 180 30 DBC 180 DBC 180 30
SMP SANTO YOSEF

DBC 150

Untuk mengukur besar sudut, dapat menggunakan busur derajat (protractor). Langkah-langkah mengukut sudut:
1. Letakkan titik sudut pada titik pusat lingkaran busur derajat 2. salah satu kaki sudut harus melewati titik 0 pada busur derajat 3. Besar sudut yang diukur dihitung dari titik 0

45

SMP SANTO YOSEF

10

MELUKIS GARIS TEGAK LURUS TERHADAP GARIS AB MELALUI TITIK A

SMP SANTO YOSEF

11

MELUKIS GARIS TEGAK LURUS TERHADAP GARIS AB MELALUI TITIK P DILUAR AB

MELUKIS SUMBU RUAS GARIS AB

A B

SMP SANTO YOSEF

MENDUPLIKASI SUDUT

MELUKIS GARIS BAGI SUDUT

SMP SANTO YOSEF

13

MELUKIS GARIS BAGI SUDUT SEGITIGA

KETIGA GARIS BAGI SUDUT BERPOTONGAN DI SATU TITIK (TITIK PUSAT LINGKARAN DALAM SEGITIGA)
SMP SANTO YOSEF 14

MELUKIS GARIS TINGGI SEGITIGA

KETIGA GARIS TINGGI BERPOTONGAN DI SATU TITIK


SMP SANTO YOSEF 15

BESAR SUDUT-SUDUT SEHADAP, BERTOLAK BELAKANG, BERSEBERANGAN, DAN SEPIHAK


Perhatikan contoh berikut:

120 b 60 a 60 c 120

d 120 e 60 60g f 120

d = 120 , karena
c = 120 , karena f = 120 b = 60 a = 60 g = 60 , karena , karena , karena , karena

d sehadap dengan 120


c bertolak belakang dengan 120 f sehadap dengan 120 b sepihak dengan 120 a bertolak belakang dengan 60 g sehadap dengan 60 e sepihak dengan 120
SMP SANTO YOSEF 16

e = 60 , karena

SMP SANTO YOSEF

17

PERSEGI
D C

// //
O

//

Persegi merupakan belah ketupat yang setiap sudutnya siku-siku Sisi Sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan semua sisinya sama panjang

//

SMP SANTO YOSEF

18

Sudut :

// //
O

Setiap sudutnya siku-siku; A= B= C= D= 900 Setiap sudutnya dibagi dua oleh diagonalnya masing-masing 450.
Diagonal : Diagonalnya merupakan

//
A

//

sumbu simetri, dan berpotongan saling tegak lurus dan membagi dua diagonalnya sama panjang. OA=OC=OB=OD
SMP SANTO YOSEF 19

//
O

Keliling : K = 4 x sisi = 4 s

//

//

//

Luas : L = sisi x sisi = s x s = s2


SMP SANTO YOSEF

Contoh Soal
D

//
O

//

Pada gambar di samping, diketahui persegi ABCD dengan panjang sisi 10 cm. Tentukan : a. Keliling ABCD b. Luas ABCD

//

//

SMP SANTO YOSEF

Pembahasan :

Keliling

= 4 x sisi = 4 x 10 cm = 40 cm.

Luas

= sisi x sisi = 10 cm x 10 cm = 100 cm2 .

SMP SANTO YOSEF

22

Trapesium
D
C

Trapesium merupakan segi empat yang memiliki sepasang sisi sejajar. Jenis Trapesium a. Trapesium sembarang ABYOSEF CD // SMP SANTO 23

b. Trapesium Sama Kaki. AB // CD AD = BC


B

A D C

c. Trapesium siku-siku. AB//CD A = 900 D = 900


B
SMP SANTO YOSEF 24

D
d

C
c

Keliling = a + b + c + d = AB+BC+CD+AD
B

Luas Atau ;

= (a+b)xd

D b C
d c

t a

Keliling = a + b + c + d Luas =(a+b) xt


SMP SANTO YOSEF 25

Layang-layang
D
Layang-layang dapat diperoleh dari dua segitiga sama kaki dengan kedua C alasnya sama panjang dan berimpit. Sisi Memiliki 2 pasang sisi sama panjang; AD = CD dan AB = CB

A V OV

SMP SANTO YOSEF

26

D A V OV C

Sudut Sepasang sudut yang berhadapan sama besar ; BAD = BCD Diagonal : Diagonal terpanjang merupakan sumbu simetri ( BD ) Diagonal terpanjang membagi diagonal pendek menjadi dua bagian yang sama panjang.

SMP SANTO YOSEF

27

D A V OV C

Sudut Sepasang sudut yang berhadapan sama besar ; BAD = BCD Diagonal : Diagonal terpanjang merupakan sumbu simetri ( BD ) Diagonal terpanjang membagi diagonal pendek menjadi dua bagian yang sama panjang.

SMP SANTO YOSEF

28

a A V OV C b B

Keliling = 2 ( a + b ) = 2 AB + 2 AD Luas = ( d 1 x d2 ) = ( AC x BD ) d = diagonal.

SMP SANTO YOSEF

29

Keliling

D a A V OV C b
Luas

=2(a+b) = 2 ( 15 + 20 ) = 2 x 35 cm = 70 cm. = = = = ( d1 x d2 ) ( 24 x 25 ) ( 600 ) 300 cm2 .

B
SMP SANTO YOSEF

30

Contoh Soal
D C

Pada trapesium ABCD disamping, diketahui AB=22 cm, CD=10 cm, DE = 8 cm. Hitunglah : a. Keliling ABCD b. Luas ABCD

SMP SANTO YOSEF

31

Pembahasan
AD2 = AE2 + DE2 = 62 + 82 AD = 100 = 10 cm Keliling = AB + CD + 2( AD) = 22 + 10 + 2.(10) = 52 cm. Luas = ( a + b ) x t = ( 22 + 10 ) x 8 = 16 cm x 8 cm = 128 cm2 .

SMP SANTO YOSEF

32

Pelatihan - 1 : Pada gambar disamping Keliling ABCD = 46 cm,AD = 13 cm dan DE = 12 cm Luas ABCD adalah . . . . a. 60 cm2 b. 120 cm2 c. 156 cm2 d. 312 cm2
SMP SANTO YOSEF

33

Pembahasan :
D C

AB = ( x 46 cm ) 13cm = 23 cm - 13 cm = 10 cm

Luas

=axt = 10 cm x 12 cm = 120 cm2

SMP SANTO YOSEF

34

Pelatihan 5 :
Sebidang lantai berukuran 4,2 m x 4,5 m akan ditutupi keramik persegi berukuran 30 cm x 30 cm. Banyak keramik yang diperlukan adalah . . a. 180 buah b. 180 buah c. 180 buah d. 180 buah

SMP SANTO YOSEF

36

Pembahasan :
= = = Luas keramik = = Banyak keramik = = Luas lantai 4,2 m x 4,5 m 420 cm x 450 cm 189.000 cm2 30 cm x 30 cm 900 cm2 189.000 : 900 210 buah.
36

SMP SANTO YOSEF

SEKIAN TUGAS DARI SAYA. JIKALAU MUNGKIN ADA YANG SALAH ATAUPUN KURANG LENGKAP, MOHON DIMAAFKAN

SMP SANTO YOSEF