Anda di halaman 1dari 152

TUGAS AKHIR

SISTEM INFORMASI AKADEMIK DAN KEPEGAWAIAN PADA SMA NEGERI 10 BANJARMASIN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL FOXPRO 9.0 Diajukan sebagai persyaratan untuk menyelesaikan Program Pendidikan Diploma III Pada Program Studi Administrasi Bisnis/Manajemen Informatika Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin

DISUSUN OLEH : STEPHANUS ROBERTO MI3.08.0102 M. ABDOER RIVAI MI3.08.0080

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS

BANJARMASIN 2012

HALAMAN PERSETUJUAN LAPORAN TUGAS AKHIR

SISTEM INFORMASI AKADEMIK DAN KEPEGAWAIAN PADA SMA NEGERI 10 BANJARMASIN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL FOXPRO 9.0

OLEH : STEPHANUS ROBERTO MI3.08.0102 M. ABDOER RIVAI MI3.08.0080 Telah disetujui pada tanggal : ..............................2012

Mengetahui/Menyetujui

Dosen Pembimbing Utama,

Dosen Pembimbing Pendamping,

Heldiansyah, S.Kom NIP. 19850122 200912 1 003

Mey Risa, S.Sos NIP. 19770521 200212 1 003

Mengetahui, Ketua Jurusan Administrasi Bisnis

M. Noorhansyah, SE.M.SI NIP. 19710303 200312 1 002

HALAMAN PENGESAHAN TUGAS AKHIR

SISTEM INFORMASI AKADEMIK DAN KEPEGAWAIAN PADA SMA NEGERI 10 BANJARMASIN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL FOXPRO 9.0

Telah disahkan pada tanggal

Mengetahui, Ketua Penguji

Mengesahkan, Anggota Penguji I

NIP

NIP

Mengetahui, Ketua Jurusan Administrasi Bisnis

M. Noorhansyah, SE.M.SI NIP. 19710303 200312 1 002

RIWAYAT HIDUP Penulis dilahirkan di Banjarmasin tanggal 15 April 1989, putera dari Bapak Dwi Setyadi, SE dan Ibu Melda Jani Ngantah. Penulis menyelesaikan jenjang pendidikan dasar pada Sekolah Dasar : SD Kristen Kota Banjarmasin lulus pada tahun 2001, pendidikan Sekolah Menengah Pertama : SMP Negeri 5 Kota Banjarmasin lulus pada tahun 2004, selanjutnya meneruskan pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan pada SMK Negeri 5 Kota Banjarmasin lulus pada tahun 2007. Penulis dilahirkan di Banjarmasin tanggal 28 Desember 1989, putera dari Bapak, Drs M Natsir dan Ibu Rusinah . Penulis menyelesaikan jenjang pendidikan dasar pada Sekolah Dasar : SD Teluk dalam 2 Kota Banjarmasin lulus pada tahun 2001, pendidikan Sekolah Menengah Pertama : SMP Negeri 5 Kota Banjarmasin lulus pada tahun 2004, selanjutnya meneruskan pada jenjang Sekolah Menengah Atas pada MAN 3 Kota Banjarmasin lulus pada tahun 2007.

ABSTRAK

SISTEM INFORMASI AKADEMIK DAN KEPEGAWAIAN PADA SMA NEGERI 10 BANJARMASIN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL FOXPRO 9.0

Disusun oleh

: Stephanus Roberto : M. Abdoer Rivai

Dosen Pembimbing I : Heldiansyah, S.Kom Dosen Pembimbing II: Mey Risa, S.Sos

Dalam lingkungan lembaga pendidikan, sistem informasi adalah alat bantu yang mutlak diperlukan. Tidak terbayang bagaimana sebuah lembaga pendidikan dapat tumbuh dan berkembang tanpa adanya Sistem informasi yang terkomputerisasi. Penerapan Sistem Informasi menjadi kebutuhan yang mutlak dan dapat memberikan keunggulan kompetitif, sehingga menjadi Prioritas tertinggi. Dalam penelitian ini, penelitian di lakukan dengan tahapan penelitian dengan menggunakan metode penelitian model waterfall adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan untuk melengkapi data atau informasi yaitu dengan menggunakan teknik observasi merupakan pengamatan yang sistematis terhadap objek yang dituju secara langsung dilakukan dengan indera mata sehingga menghasilkan suatu hasil yang obyektif. Selain itu penelitian ini juga menggunakan teknik wawancara yaitu dengan tanya jawab yang dilaksanakan pewawancara dengan pihak pribadi sumber diantaranya bagian kesiswaan, guruguru dan seluruh staf tata usaha sekolah. Terakhir penulis melakukan penelitian dengan menggunakan studi pustaka agar lebih mengerti mengenai masalah yang dihadapi melalui buku referensi, literature sebagai acuan dalam menyelesaikan masalah yang diteliti. Dalam melakukan penelitian ini tidak terlepas dari kekurangan dan kelebihan, adapun kekurangan dalam sistem informasi ini adalah keamanan datanya kurang terjamin, sedang kelebihan dengan sistem terkomputerisasi adalah adanya kecepatan dan kemudahan dalam pengolahan data akademik

Kata Kunci : Sistem Akdemik, Informasi Akademik, Sistem Informasi Akademik

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur pengusun panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat dan kasih yang diberikannya, penyusun dapat menyelesaikan tugas akhir ini. Tugas akhir yang berjudul Sistem Informasi Akademik dan Kepegawaian Pada SMA Negeri 10 Banjarmasin Menggunakan Microsoft Visual Foxpro 9.0 ini disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program pendidikan Diploma III pada program studi Administrasi Bisnis/Manajemen Informatika Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin. Tugas akhir ini dapat diselesaikan dengan baik berkat bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu, penyusun mengucapkan terima kasih terutama kepada : 1. Bapak Ir.Darmawani, M.T, selaku Direktur Politeknik Negeri

Banjarmasin, 2. Bapak M.Noorhansyah, SE.M.SI, Bisnis, 3. Bapak Heldiansyah, S.Kom, selaku Dosen Pembimbing Utama Tugas Akhir Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin, 4. Bapak Mey Risa, S.Sos, selaku Dosen Pembimbing Pendamping Tugas Akhir Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin, selaku Ketua Jurusan Administrasi

5. Bapak Drs. H. M. Gazali, M, Pd I, selaku Kepala Sekolah SMA Negeri Banjarmasin, 6. Bapak Dwi Setyadi, SE, selaku Pembimbing Lapangan pada SMA Negeri 10 Banjarmasin, 7. Bapak/Ibu Dosen dan seluruh staf Politeknik Negeri Banjarmasin, 8. Seluruh pegawai dan staf SMA Negeri 10 Banjarmasin 9. Orang tua dan keluarga dari penyusun yang telah memberikan dorongan, semangat, dan pengertiannya serta doa yang selalu menyertai dalam menyelesaikan laporan ini, 10. Teman-teman, dan sahabat, yang mendukung dan banyak memberikan masukan berupa pikiran dan tenaga sehingga laporan ini dapat diselesaikan dengan baik. Kritik dan saran pembaca demi kesempurnaan laporan Praktik Kerja Lapangan ini sangat penyusun harapkan. Semoga laporan Praktik Kerja Lapangan ini bermanfaat bagi siapa saja yang telah membacanya.

Banjarmasin, Juli 2012

Penulis

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Perkembangan teknologi dewasa ini tidak terlepas dari semakin bertambah majunya teknologi komputer. Kebutuhan akan teknologi komputer pun semakin diminati oleh segala bidang, khususnya di bidang pendidikan baik sekolah swasta maupun negeri. Hal ini berkaitan dengan pekerjaan-pekerjaan yang biasanya selalu dilakukan secara manual oleh manusia akan semakin cepat dan efisien apabila dilakukan dengan sistem komputerisasi. Bahkan dengan kecanggihan teknologi komputer yang semakin berkembang dengan pesat dapat memudahkan sekolah-sekolah tersebut untuk meningkatkan efisiensi kerja karena pekerjaan yang dilakukan dengan komputer dapat lebih baik dari segi waktu, ruang, tenaga, biaya, dan lain-lain. Pada SMA Negeri 10 Banjarmasin masih memiliki kelemahan pada sistem akademiknya. Adapun kelemahan yang ada seperti pengolahan data akademik seperti data siswa, guru, absensi guru dan pegawai masih secara manual, sehingga hal tersebut dianggap masih kurang efektif dan efisien dalam proses kerja pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. SMA Negeri 10 memiliki komitmen dalam memberikan layanan terbaik dalam proses pembelajaran. SMA Negeri 10 juga menjaga ketersediaan sarana dan prasarana sehingga memungkinkan terpenuhinya kebutuhan belajar peserta didik guna menyalurkan bakat, minat, dan kemampuan, baik dalam

15

kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Sedangkan tenaga pengajar memiliki semangat, dedikasi dan kemampuan memadai yang memungkinkan proses belajar mengajar berjalan efektif. Dengan Sistem Informasi Akademik diharapkan dapat memudahkan proses kerja pada SMA Negeri 10, sehingga dapat menjadi lebih efektif dan efisien dalam bekerja. Untuk itu penulis membuat perancangan sistem untuk melakukan proses kerja dalam pengolahan data akademik pada SMA Negeri 10 Banjarmasin, dengan mengangkat sebuah judul Tugas Akhir : Sistem Informasi Akademik pada SMA Negeri 10 Banjarmasin Dengan Menggunakan Microsoft Visual Foxpro 9.0 2. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan suatu permasalahan, yaitu : 1. Bagaimana merancang sistem informasi akademik yang sesuai kebutuhan SMA Negeri 10 Banjarmasin ? 2. Bagaimana menerapkan sistem informasi akademik pada SMA Negeri 10 Banjarmasin menggunakan Microsoft Visual Foxpro 9.0 ? 3. Batasan Masalah Perancangan yang dilakukan agar dapat mencapai sasaran dan tujuan yang tepat, maka permasalahan yang ada dibatasi sebagai berikut: 1. Sumber data diperoleh hanya dari SMA Negeri 10 Banjarmasin.

16

2.

Sistem Pengolahan data akademik meliputi data siswa, data guru dan pegawai, absen/cuti guru dan pegawai, data pendaftaran siswa, registrasi pembayaran, kurikulum, jadwal pelajaran, dan raport.

4. Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : 1. Merancang sistem yang sesuai dengan kebutuhan akademik antara lain mengenai data siswa, data guru dan pegawai, absen/cuti guru dan pegawai, data pendaftaran siswa, registrasi pembayaran, kurikulum, jadwal

pelajaran, dan rapor pada SMA Negeri 10. 2. Menerapkan software basis data akademik mengenai data siswa, data guru dan pegawai, absen/cuti guru dan pegawai, data pendaftaran siswa,

registrasi pembayaran, kurikulum, jadwal pelajaran, dan rapor pada SMA Negeri 10 Banjarmasin dengan menggunakan Microsoft Visual Foxpro 9.0. 5. Manfaat Penelitian Manfaat dari penelitian ini adalah : 1. Mengembangkan serta memperbaharui sistem pemrosesan data siswa, data guru dan pegawai, absen/cuti guru dan pegawai, data pendaftaran siswa, registrasi pembayaran, kurikulum, jadwal pelajaran, dan rapor pada SMA Negeri 10 Banjarmasin yang masih manual. 2. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menyusun tugas akhir yang merupakan salah satu syarat dalam menyelesaikan Program Studi Diploma III Manajemen Informatika jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin.

17

BAB II LANDASAN TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA

2.1

Landasan Teori

2.1.1 Pengertian Komputer Teknologi komputer sesungguhnya telah banyak merubah sistem tata cara sebagian manusia yang bergerak di bidang informasi. Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda untuk orang yang berbeda. Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa latin computare yang berarti menghitung (to Compute atau Reckon). Dari berbagai pegertian dari komputer dapat di ambil kesimpulan bahwa pengertian komputer adalah suatu alat elektronik yang dapat menerima input data, mengolah data, memberikan informasi, dengan mengunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer (stored program), dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis. Menurut Kusnadi, S.T., M.Eng.SC., Kusworo Anindito, S.T., M.T., Y. Sigit Purnomo W.P., S.T., M.Kom Ada 3 (tiga) unsur penting yang dibutuhkan yang di butuhkan oleh sebuah sistem computer untuk dapat beroperasi dengan baik yaitu: 1. Hardware 2. Software 3. Brainware

18

19

20

2.1.2 Sistem Dari hasil pencaharian di internet yang kami temukan pada alamat http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem,kata sistem atau sustema berasal dari bahasa Yunaniadalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuatsistem dapat terdiri dari beberapa subsistem yang membentuk suatu kesatuan yang saling berhubungan sehingga sasaran atau tujuan sistem tersebut dapat tercapai. Suatu sistem dapat berupa abstrak maupun fisik. Sistem yang abstrak adalah susunan yang teratur, gagasan atau konsepsi yang saling tergantung, sedangkan sistem yang bersifat fisik adalah serangkaian unsure yang bekerja untuk mencapai tujuan bersama. Supaya informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi suatu manjemen, maka analisis sistem harus mengetahui kebutuhan informasiinformasi yang dibutuhkannya sehingga dengan mengetahui kegiatan masingmasing tingkat manajemen dan tipe keputusan dapat diambilnya.

21

2.1.4 Sistem Informasi Pengertian Sistem InformasiMenurut James A. OBrien

(2007:45)Management Information Systems 10th edition.Palgrave, Basingstoke, salah satu dari referensi yang kami dapat di internet dengan alamat http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasiSistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. 2.1.5 Pengertian Basis Data Menurut Janner Simarmata pengertian Database (basis data atau pangkalan data) adalah sekumpulan data yang terdiri dari koleksi berbagai file yang berisi informasi, yang disimpan dengan cara tertentu sehingga redudansi (redundancy atau kondisi yang berlebihan) yang tidak perlu dapat dihindarkan. Begitu pula data yang disimpan tersebut tidak tergantung pada aplikasinya dan mampu melayani dari beberapa aplikasi yang berbeda. Komputer berhasil membantu kita untuk bias menyimpan, mengelola, dan memanfaatkan data itu secara efektif dengan suatu sistem yang disebut dengan sistem basis data. Sistem basis data (database system) ialah kombinasi perangkat lunak dan perangkat keras komputer yang dipakai untuk melaksanakan pekerjaan- pekerjaan tertentu atas sejumlah besar data. Sistem basis data memiliki beberapa sasaran utama yaitu:

1) Database adalah fondasi bagi pembuatan dan pengembangan program aplikasi. Oleh sebab itu, database harus dibuat sedemikian rupa sehingga pembuatan program aplikasi itu lebih mudah, lebih murah, lebih cepat dan lebih fleksibel. 2) Data hendaknya dapat bersifat multi-pakai. Pemakai yang berbeda, untuk kepentingan yang berbeda harus dapat mengakses data yang sama dengan cara yang berbeda. 3) Intelektual terlindungi. Program dan struktur data logikalyang telah ada (yang sebenarnya investasi mahal) tidak harus dikerjakan ulang bila terjadi perubahan database. 4) Kejelasan. Pemakai dapat dengan mudah mengetahui data pa yang tersedia bagi mereka. 5) Mudah dipakai. Pemakai dapat mengakses data dengan cara yang mudah. Database hendaknya dapat menyembunyikan segala kerumitan dari para pemakai 2.1.6 Pengertian Data Pengertian data di internet dari referensi Vardiansyah, Dani. Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Indeks, Jakarta 2008. Hal.3 dengan alamat web http://id.wikipedia.org/wiki/Data,Data berasal dari bahasa latin yaitu datum yang berarti fakta, kejadian, atau peristiwa, Jadi data adalah fakta dasar yang mewakili suatu kejadian. Data juga merupakan komponen dasar dari informasi yang akan diproses lebih dan menghasilakan informasi. Himpunan data akan memiliki sifat yang unik, antara lain sebagai berikut:

a.

Saling

berkaitan

(Interralated).

Data

data

tersebut

saling

berkaitan/terintegrasi dan tersimpan secara terorganisir didalam suatu media penyimpanan. b. Kebersamaan (shared). Data yang terintegrasi tersebut dapat diakses oleh berbagai macam pengguna/orang tetapi hanya satu yang dapat merubahnya yaitu Database Administrator (DBA). Data dapat diolah melalui suatu model untuk dihasilkan sebuah informasi. Data dapat berbentuk simbol-simbol semacam huruf-huruf, angka-angka, bentukbentuk suara, sinyal-sinyal, gambar-gambar dan sebagainya. 1.7. Pengolahan Data MenurutGordon B. Davis, 1997 yang kami temukan di internet dengan alamat
http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/2119539-pengertian-pengolahan-

data/,Pengolahan data adalah sebagai bahan mentah dari informasi yang dirumuskan sebagai kelompok lambang-lambang tidak acak yang menunjukan jumlah atau tindakan-tindakan atau hal Pengolahan data merupakan segala macam pengolahan terhadap data untuk membuat data itu berguna sesuai dengan hasil yang di inginkan, sehingga dapat segera dipakai, hasil pengolahan data tersebut adalah informasi. Sewaktu merencanakan proyek penelitian, orang yang melakukan penelitian seharusnya sudah mempunyai rencana mengenai pengolahan dan outputnya.

Pengolahan data meliputi kegiatan-kegiatan mulai dari penyiapan data sampai mengeluarkan hasil pengolahan data. Pengolahan data dengan

mengunakan perangkat elektronik secara sederhana meliputi : a. Masukan data Data terlebih dahulu dikumpulkan, kemudian dipindahkan ke sesuatu peralatan input komputer. Record data yang di hasilkan akan di baca oleh komputer melalui bahasa pemograman yang akan diterjemahkan ke dalam bahasa mesin yang akan di mengerti oleh komputer. b. Data Informasi Beberapa bentuk data transformasi diantaranya sebagai berikut : 1) Kalkulasi Operasi aritmatik terhadap data field. 2) Menyimpulkan proses akumulasi beberapa data, misalkan menjumlah jam kerja setiap hari dalam seminggu menjadi nilai total jam kerja perminggu. 3) Melakukan klasifikasi terhadap data grup-grup tertentu seperti mengelompokkan data dalam grup berdasarkan karakteristik tertentu, misalkan mengelompokkan data siswa berdasarkan semester aktif.

26

Ada bebarapa metode pengolahan data antara lain: 1) Manual Dalam metode manual secara operasi data dilakukan dengan tangan manusia dan bantuan alat-alat penting lainnya seperti: pensil, kertas, pulpen dan sebagainya. 2) Elektrunal Merupakan golongan dari manusia mesin, misalnya seseorang pegawai yang bekerja dengan menggunakan mesin pencetak barang. 3) Peralatan Kartu Berlubang Metode ini menggunakan semua alat yang diperlukan yang biasanya disebut dengan sistem rekam unit (unit record system). 4) Komputer Metode ini merupakan suatu susunan dari alat-alat masukan suatu unit pengelola puast (Central Processing Unit), dan alat-alat keluaran lainnya. 1.8. Microsoft Visual Foxpro

Pemprograman Microsoft Visual FoxPro 9.0 adalah bahasa pemrograman yang bekerja dalam lingkup Microsoft Windows. Menurut Firgiawansyah (2005:1) Microsoft Visual Foxpro merupakan salah satu bahasa pemrograman sistem manajemen database yang berjalan didalam lingkungan windows. Microsoft Visual FoxPro 9.0 dapat memanfaatkan kemampuan Microsoft Windows secara optimal. Kemampuannya dapat dipakai untuk merancang

27

program aplikasi yang berpenampilan seperti program aplikasi lainnya yang berbasis Microsoft Windows. Bahasa pemrograman ini sangat populer pada saat ini. Selain kecanggihannya dalam menyediakan berbagai fasilitas siap pakai, Microsoft Visual FoxPro mampu mendukung pembuatan aplikasi, baik secara single user maupun multiuser. Microsoft Visual FoxPro 9.0 selain disebut sebagai sebuah pemrograman tingkat tinggi, juga sering disebut sebagai sarana (tool) untuk menghasilkan program-program berbasiskan Windows. Beberapa kemampuan atau manfaat dari Microsoft Visual FoxPro 9.0 diantaranya: a. Untuk membuat program aplikasi berbasis Windows. b. Untuk membuat objek-objek pembuatan program. c. Menguji program (debugging) dan menghasilkan program akhir berakhiran EXE yang bersifat executable, atau dapat langsung dijalankan. Salah satu metode pembelajaran untuk pemrograman yang sangat efektif adalah metode belajar sambil mencoba penerapannya. Untuk memberikan sebuah contoh pengembangan aplikasi sederhana tetapi dapat mewakili sebuah sistem, dengan menggunakan Microsoft Visual FoxPro 9.0 Dengan contoh aplikasi sederhana ini, diharapkan dapat mengembangkannya menjadi sistem yang lebih kompleks lagi. Microsoft Visual FoxPro 9.0 merupakan salah satu bahasa pemrograman atau pengembangan aplikasi yang sudah sangat dikenal di dunia. Dengan menggunakan Microsoft Visual FoxPro 9.0 dapat membuat database untuk sistem informasi dan pembuatan form-form aplikasi beserta

membahas, seperti login dan password, dan juga fasilitas untuk mengubah password. Dari segi pemrograman, Microsoft Visual FoxPro 9.0 menggunakan bahasa yang sangat sederhana dan mudah dipahami. Program ini sebenarnya merupakan generasi penerus dari bahasa pemrograman sebelumnya, yaitu Microsoft Visual Foxpro 5, 6, 7 ,8.

2.2 Tinjauan Pustaka Sari Sakina Jaya dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unversitas Sumatera Utara melakukan penelitian tentang sistem informasi akademik pada SMA swasta An-Nizam berbasis web (Jaya, 2009). Dalam proses membangun sebuah web, sari menggunakan web server Aphace, PHP, dan MySQL, serta dibantu dengan Macromedia Dreamweaver 8 dan Adobe Photoshop CS sebagai editor perancangan dan pembangunan web. Kemudian dalam pengumpulan data, menggunakan dua metode yaitu penelitian lapangan dan wawancara, serta penelitian pustaka. Adapun langkah-langkah dalam membangun sebuah web, yaitu merancang database, merancang desain web, merancang program, dan pengujian pada program. Penelitian ini menghasilkan sebuah web yang telah melalui langkah-langkah dan prosedur-prosedur dalam implementasi sistem, dan sistem telah disetujui untuk menginstal, menguji, dan memulai sistem baru atau sistem yang diperbaiki. AAG. Indra Pramana, Cipto Asido Sidabalok, Jefri C. Sormin, Minnarto Djojo melakukan penelitian tentang perancangan software sistem informasi

akademik Fakultas Teknik Unversitas Indonesia (Pramana, Sidabalok, Sormin, & Djojo, 2001). Dalam merancang software tersebut mereka melakukan

perencanaan proyek software yang meliputi model estimasi dan susunan organisasi tim pengembang software. Kemudian mereka juga melakukan manajemen resikonya yang meliputi resiko skala produk, resiko pengaruh bisnis, resiko yang berhubungan dengan pelanggan, resiko proses, resiko teknologi, resiko peralatan pengembangan, resiko yang berhubungan dengan jumlah staf dan pengalaman, dan resiko komponen dan pengendali. Setelah itu dilakukan perancangan sistem yang meliputi desain data, desain arsitektur, desain antarmuka (design interface), dan desain prosedural. Penelitian ini menghasilkan sebuah software sistem informasi akademik yang kemudian dilakukan testing atau pengujian yang meliputi uji interface, uji input data, uji dokumentasi, uji pemulihan terhadap kegagalan software, uji security (keamanan sistem), uji unjuk kerja, dan uji stress apakah software dapat menampung data dalam jumlah kapasitas besar. Setelah software tersebut jadi membutuhkan maintanance berupa bersifat korektif, bersifat adaptif, bersifat perbaikan, dan bersifat reengineering. Ir. Kodrat Iman Satoto, MT melakukan penelitian tentang analisis keamanan sistem informasi akademik berbasis web di Fakultas Teknik Universitas Dipenogoro (Satoto, 2009). Dalam penelitian ini dianalisa kemungkinan terjadinya penyusup atau pencurian data pengguna dan kata sandi yang bertujuan mencari kelemahan aplikasi sistem informasi akademik versi 0.4 yang sudah ada dari sisi keamanan dan pembuatan solusi atas permasalahan yang ditemukan sehingga didapat aplikasi yang lebih baik. Langkah-langkah yang dilakukan

dalam penelitian ini, yaitu pengumpulan data, selanjutnya analisis dan pengujian sistem, penerapan solusi permasalahan, dan pengujian ulang sistem. Adapun hasil dari penelitian ini sebagai berikut : 1. Data kata sandi pada sistem login tidak dienkripsi sebelum dikirim ke server. 2. Penggunaan kata sandi default sama dengan nama pengguna menjadikan sistem rawan penyusup 3. 4. Data sesi yang dikirim dari perambahan ke server tidak terenkripsi Penyerangan dengan teknik SQL injection tidak dapat dilakukan pada sistem login maupun query string pada baris alamat 5. Jejak nama pengguna dan kata sandi dapat dilihat pada pengelolakata sandi peramban Firefox sebagai teks tidak terenkripsi Perbaikan atas kelemahan sistem yang telah dilakukan meliputi : 1. Data kata sandi pada sistem login telah dienkripsi sebelum dikirim ke server 2. Tidak digunakan sandi default melainkan kata sandi dibuat oleh pengguna sendiri 3. Data kata sandi dalam sesi yang dikirim ke server telah terenkripsi dengan metode CHAP dan algoritma enkripsi HMAC MD5 4. Jejak nama pengguna dan kata sandi pada pengelola kata sandi sebagai nilai hash

BAB III METODE PENELITIAN

3.1

Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan. Penelitian

terapan adalah penyelidikan yang hati-hati, sistematik dan terus-menerus terhadap suatu masalah dengan tujuan untuk digunakan dengan segera pada keperluan tertentu. Hasil penelitian tidak perlu sebagai suatu penemuan yang baru, tetapi merupakan aplikasi baru dari penelitian yang telah ada. Penelitian terapan diharapkan hasilnya diperoleh dalam waktu secepatnya, karena bila penelitiannya cukup lama maka diragukan hasilnya sudah kadaluarsa. Penelitian ini memilih masalah yang ada hubungannya dengan sistem akademik pada SMA Negeri 10 Banjarmasin serta untuk memperbaiki sistem manual yang ada, seperti melakukan absensi menggunakan buku yang tebal, 3.2 Variabel Penelitian 1. Klasifikasi Penelitian Variabel-variabel yang diteliti dalam penelitian ini dibedakan sebagai berikut : a. Variabel siswa, yang meliputi data tes siswa baru, registrasi pembayaran, kurikulum, jadwal pelajaran, dan raport. Variabel guru dan pegawai, yang meliputi data guru dan pegawai, status golongan, data absensi, dan data cuti.

32

33

2. Intrumen Penelitian Intrumen penelitian untuk medapatkan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Wawancara, merupakan teknik pengumpulan data yang didasarkan pada percakapan secara intensif dengan suatu tujuan tertentu. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan berbagai informasi menyangkut masalah yang diajukan dalam penelitian. Adapun pihak-pihak yang diwawancarai adalah Bapak Drs. H. M. Gazali, M. Pd I selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Banjarmasin, Bapak Dwi Setyadi, SE selaku Kepala Tata Usaha SMA Negeri 10, serta staf-staf Tata Usaha dan bagian akademik SMA Negeri 10. b. Dokumentasi, dari asal kata dokumen, yang artinya barang-barang tertulis. Didalam melaksanakan metode dokumentasi, penelitian menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturanperaturan, notulen rapat, dan sebagainya. Adapun dokumen-dokumen yang didapatkan sebagai bahan penyusunan Tugas Akhir adalah data guru dan pegawai SMA Negeri 10, data siswa/i SMA Negeri 10 termasuk registrasi dan rapor.

34

3.3

Sumber Data Sumber data dalam penelitian ini dapat digolongkan sebagai berikut : a. Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara yang dilakukan langsung dengan staff akademik pada SMA Negeri 10 Banjarmasin b. Data Sekunder Data sekunder merupakan data yang diterbitkan oleh SMA Negeri 10 Banjarmasin. Sumber data yang diperoleh meliputi data siswa dan data pegawai. Data ini digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai sistem akademik pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Data sekunder lainnya berupa referensi atau literatur dari berbagai buku atau media.

3.4

Objek Penelitian Objek penelitian dalam penelitian ini yaitu siswa dan pegawai yang ada di

SMA Negeri 10 Banjarmasin.

3.5 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan cara sebagai berikut : a. Observasi, dengan melakukan pengamatan secara langsung pada SMA Negeri 10 Banjarmasin untuk memperoleh data demi mendukung penelitian ini.

b. Wawancara dengan pihak SMA Negeri 10 Banjarmasin secara langsung oleh peneliti untuk memperoleh data yang berkaitan dengan sistem akademik. 3.7 Lokasi Penelitian Adapun lokasi tempat penelitian yaitu SMA Negeri 10 Banjarmasin yang beralamat di Jl.Tembus Mantuil Gang Gandapura RT.44 No.51 Telp.(0511) 7446322, Banjarmasin, 70246.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Gambaran Umum Objek Penelitian

4.1.1 Sejarah Singkat SMA Negeri 10 Banjarmasin SMA Negeri 10 Banjarmasin didirikan berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 2294/PKK/W.17.C.SMA/1992, tanggal 14 Agustus 1992. Pada awal berdirinya SMA Negeri 10 Banjarmasin bertempat di Jl.Tembus Mantuil Gg.Gandapura RT.44 No.51. Dalam perkembangannya SMA Negeri 10 Banjarmasin terus berbenah diri sehingga menjadi salah satu SMA Negeri yang dipercaya dan diminati oleh masyarakat Banjarmasin khususnya dan masyarakat Kalimantan Selatan umumnya 4.1.2 Struktur Organisasi SMA Negeri 10 Banjarmasin Organisasi merupakan wadah yang sangat penting untuk menghidupkan fungsi-fungsi manajemen untuk mencapai kegiatan instansi secara produktif, efektif, dan efisien. Oleh karena itu tiap-tiap instansi harus mampu menentukan bentuk organisasi yang tepat dan harus menempatkan sumber daya manusia yang sesuai dengan bidang dan kemampuannya, sehingga dapat menciptakan sistem kerja sama yang solid dan kinerja yang tinggi. Adapun struktur organisasi yang dilakukan oleh SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah struktur organisasi garis (Line Organization). Di mana dalam struktur ini garis jenjang kekuasaan mengalir dari pimpinan atasan langsung kepada bawahan. Demikian pula garis tanggung jawab mengalir dari bawahan kepada pimpinan. 36

Struktur organisasi ini mengandung disiplin kerja yang lebih terjamin karena adanya suatu perintah. Untuk lebih jelasnya mengenai struktur organisasi yang ada pada SMA Negeri 10 Banjarmasin dapat dilihat pada gambar berikut :

Obj100

Gambar 4. Struktur Organisasi SMA Negeri 10 Banjarmasin

4.1.3 Uraian Tugas SMA Negeri 10 Banjarmasin A. Uraian Tugas Kepala Sekolah 1. Dibantu oleh para wakasek dan kaur TU merencanakan program kerja sekolah meliputi bidang umum, kurikulum, kesiswaan, ketenagaan, sarana prasarana, keuangan, ketatausahaan, dan hubungan masyarakat 2. Mengorganisasikan semua komponen yang ada disekolah dalam pembagian tugas sesuai dengan bidang keahliaanya 3. Melaksanakan program kerja sekolah dibantu oleh semua komponen yang ada di sekolah 4. Melaksanakan supervisi meliputi : pemeriksaan administrasi PBM, Kunjungan kelas, pemeriksaan sarana prasarana, pemeriksaan

administrasi tata usaha, pemeriksaan BP/BK, pemeriksaan keuangan rutin dan komite (partisipai masyarakat). B. Uraian Tugas Dewan Komite 1. Bersama-sama pengurus lain dan anggota menyusun rencana pogram Dewan/Komite Sekolah. 37

2. Mengesahkan rencana pogram kerja Dewan/Komite Sekolah. 3. Melaksanakan keputusan hasil musyawarah yang ditetapkan oleh anggota melalui rapat rapat. 4. Mengundang rapat-rapat harian Dewan/Komite Sekolah kepada Kepala Sekolah. 5. Mengkomunikasikan hasil rapat Dewan/Komite Sekolah kepada Kepala Sekolah. 6. Mengundang rapat pihak sekolah atas undangan Kepala Sekolah. 7. Menghadiri rapat dinas sekolah atas undangan Kepala Sekolah. 8. Menerima klarifikasi sumber pembiayaan sekolah yang berasal dari pemerintah dan kebutuhan sekolah. 9. Menerima klarifikasi persoalan yang dihadapi sekolah. 10. Memberikan Stakeholders. 11. Mengesahkan segala keputusan Dewan/Komite Sekolah dan atau keputusan bersama dengan sekolah, melalui penandatangan yang disahkan dengan cap resmi. 12. Mengadakan pertanggungjawaban keuangan yang dititipkan edaran,imbauan dan atau bentuk lain kepada

masyarakat kepada sekolah. 13. Mengesahkan pemberian penghargaan Dewan/Komite Sekolah kepada Kepala Sakolah,guru,staf TU yang Berprestasi. 14. Memberikan sanksi kepada anggota pengurus yang tidak dapat menunaikan tugas dengan baik. 15. Mengevaluasi pogram kerja Dewan/Komite Sekolah. 38

C.

Uraian Tugas Kepala Tata Usaha 1. Menyusun program tata usaha sekolah 2. Mengatur pembagian tugas 3. Menyusun uraian tugas personil secara jelas 4. Mengendalikan kegiatan pegawai non edukatif (pegawai) 5. Mengkoordinasikan dan melaksanakan 8K 6. Pegurusan administrasi pegawai, guru dan siswa 7. Pembinaan dan pengembangan karir pegawai tata usaha sekolah 8. Penyusunan administrasi perlengkapan sekolah 9. Penyusunan dan penyajian data/statistik sekolah 10. Perawatan sarana prasarana, gedung dan mobiler secara berkala, bekerjasama dengan Wakasek Sarana Prasarana 11. Pengurusan persyaratan dan laporan 12. Melakukan supervisi dan membuat DP3 pegawai non edukatif 13. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan pengurusan katatausahaan 14. Melaksanakan Program Kerja

D.

Uraian Tugas Wakil Urusan Kurikulum 1. Menyusun program pengajaran. 2. Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran. 3. Menyusun jadwal dan pelaksana kegiatan ulangan umum, pengayaan, try-out, ujian nasional.

39

4. Mengkoordinir

pelaksanaan

administrasi

penunjang

kegiatan

pembelajaran (buku penilaian guru, leger nilai rapor dan nilai ujian nasional, perangkat pembelajaran) 5. Melaksanakan pembagian siswa perkelas dari hasil penerimaan siswa baru, hasil penentuan kenaikan kelas dan penjurusan. 6. Menerapkan kriteria persyaratan naik/tidak naik kelas dan kriteria kelulusan. 7. Mengatur persiapan pembagian ijazah dan daftar nilai ujian nasional. 8. Mengkoordinir dan mengarahkan penyusunan satuan pelajaran. 9. Menyusun laporan pelaksanaan pelajaran. E. Uraian Tugas Wakil Urusan Kesiswaan 1. Menyusun program kerja kesiswaan. 2. Memberikan saran dan masukan kepada kepala sekolah dalam urusan kesiswaan. 3. Melaksanakan bimbingan dan pengawasan kepada siswa dalam rangka pelaksanaan disiplin dan tata-tertib sekolah. 4. Merencanakan, melaksanakan, mengkoordinir serta mengawasi

pelaksanaan 7k (kedisiplinan, ketertiban, keamanan, keindahan, kebersihan, keagamaan dan kekeluargaan). 5. Membina, mengarahkan dan mengawasi pengurus osis dalam menjalankan organisasi dan melaksanakan kegiatan kesiswaan. 6. Menyusun program dan jadwal pembinaan siswa secara berkala .

40

7. Melaksanakan pemilihan siswa sebagai siswa berprestasi dan calon siswa penerima beasiswa. 8. Melaksanakan pemilihan siswa untuk mewakili sekolah dalam berbagai kegiatan di luar sekolah. 9. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan kesiswaan kegiatan kesiswaan secara berkala. F. Uraian Tugas Wakil Urusan Sarana/Prasarana dan Humas 1. Menyusun rencana kebutuhan sarana dan prasarana. 2. Mengkoordinasikan pendayagunaan sarana dan prasarana. 3. Mengelola pembiayaan, pemeliharaan dan penggunaan terhadap alatalat pengajaran. 4. Melaksanakan administrasi/inventarisasi alat-alat pengajaran dan sarana-prasarana. 5. Menyusun laporan pelaksanaan urusan sarana-prasarana secara berkala. 6. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan

orangtua/wali siswa. 7. Membina hubungan antara sekolah dengan komite sekolah 8. Membina pengembangan hubungan antara sekolah dengan lembaga pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial lainnya. 9. Menyusun laporan pelaksanaan hubungan masyarakat secara berkala. G. Uraian Tugas Wali Kelas 1. Pengelolaan Kelas 2. Penyelenggaraan administrasi Kelas, meliputi : 41

a. Denah tempat duduk siswa b. Papan absensi siswa c. Jadwal Pelajaran Kelas d. Jadwal kebersihan e. Struktur Organisasi Kelas f. Tata Tertib dan Sanksi Siswa 3. Pembuatan/penyusunan statistik bulanan siswa 4. Pengisian daftar kumpulan nilai siswa ( leger ) 5. Pembuatan catatan khusus/peristiwa tentang siswa 6. Pencatatan arus siswa (mutasi, masuk, pindah dan drop out ) 7. Buku pribadi siswa 8. Pengisian buku raport Penilaian Hasil Belajar 9. Pembagian buku raport Penilaian Hasil Belajar 10. Membantu koordinator Bidang 8 K ( kebersihan, ketertiban, kelas, dll ) 11. Memantau perkembangan kegiatan belajar bersama 12. Memberikan laporan/menghubungi orang tua siswa, terhadap siswa yang mendapat/menemui masalah dalam belajar 13. Memberikan bimbingan terhadap siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar 14. Memonitoring dan memberikan bimbingan tadarus Al Quran 15. Membentuk kelompok belajar siswa 16. Merencanakan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dapat menunjang keberhasilan siswa

42

17. Mengatur dan melatih siswa melaksanakan apel bendera Senin, apabila mendapat giliran. H. Uraian Tugas Guru Kelas 1. Membuat Program Pengajaran a. Analisis Materi Pelajaran (AMP). b. Program Tahunan. c. Program Semester. d. Silabus e. Program Satuan Pelajaran (Satpel). f. Program Rancana pengajaran (RanPel). g. Jurnal Menagajar h. Analisa Hasil Ulangan. i. Remedial. j. Pengayaan 2. Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran. 3. Melaksanakan kegiatan penilaian belajar, ulanagan harian/bulanan, Ulangan Semester. 4. Melaksanakan analisis hasil ulangan harian. 5. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan. 6. Mengisi daftar nilai siswa. 7. Melaksanakan kegiatan membimbing guru dalam kegiatan proses belajar mengajar. 8. Membuat alat pelajaran/alat peraga. 43

9. Mengikuti kegiatan pengembangan kurikulum. 10. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah. 11. Mengadakan pengembangan bidang pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya. 12. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar masing-masing siswa. 13. Meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai pelajaran. 14. Mengatur kebersihan ruang kelas dan ruang praktikum. 15. Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkatnya. 4.1.4 Mekanisme Kerja SMA Negeri 10 Banjarmasin Adapun mekanisme kerja SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah melayani masyarakat dalam bidang pendidikan, contohnya calon siswa beserta orang tua datang untuk mendaftarkan diri, kemudian calon siswa tersebut mengikuti test, setelah itu apabila calon siswa tersebut lulus test maka siswa tersebut diterima di SMA Negeri 10 Banjarmasin dan akan dididik selama siswa tersebut bersekolah di SMA Negeri 10 Banjarmasin. 4.1.5 Lokasi Penelitian SMA Negeri 10 Banjarmasin berlokasi di Jl.Tembus Mantuil Gg. Gandapura RT.51 No.44 Kelayan Selatan, kecamatan Banjar Selatan yang merupakan bagian dari usaha pemerintah dalam memberikan akses masyarakat terpencil di bidang pendidikan. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMAN 10 Banjarmasin.

44

4.2 Analisis Sistem Pada tahapan analisis sistem, mempunyai tugas mendefinisikan masalah sistem, melakukan studi kelayakan, dan menganalisis kebutuhan sistem yang akan dikembangkan di objek penelitian analis. Masalah yang dipelajari analis sistem adalah masalah yang dihadapi pengguna. Dengan mempelajari masalah ini, maka analis bekerjasama dengan pemakai untuk mendapatkan permasalahan secara kasar. Langkah-langkah yang harus dilakukan antara lain : (1)Mendefinisikan batasan dan sasaran. (2)Mendefinisikan masalah yang dihadapi pemakai. (3)Mengidentifikasi penyebab masalah dan titik keputusan. (4)Mengidentifikasi pengguna akhir. (5)Memilih prioritas penanganan masalah. (6)Memperkirakan biaya dan manfaat secara kasar. (7)Membuat laporan hasil pendefinisian masalah. 4.2.1 Analisis Kelemahan Sistem Lama Dalam analisis yang dilakukan, ditemukan beberapa kelemahan yang ada pada sistem lama, yaitu : (1) Tugas dan beban kerja pegawai terlihat tidak efektif dan tidak efisien dikarenakan sistem lama masih menggunakan sistem manual. (2) Dalam hal pendataan, baik itu data pegawai maupun data siswa masih didata ke dalam buku besar yang terbilang masih sangat manual dan kurang efektif. 45

4.2.1.1Analisis PIECES Untuk menganalisa sistem yang lama dimaksudkan untuk menemukan penyebab sebenarnya permasalahan-permasalahan yang terjadi, sehingga sistem yang lama tidak berfungsi. Sistem yang lama akan diganti dengan sistem yang baru. Permasalahan-permasalahan di sistem yang lama perlu ditemukan dan diperbaiki. Jika sistem yang baru merupakan teknologi informasi, maka perbaikan dari sistem yang lama berupa perbaikan-perbaikan dalam bentuk informasi yang disediakan oleh sistem yang baru. Supaya sistem yang baru berhasil, informasiinformasi yang dihasilkan harus sesuai dengan kebutuhan pemakainya. Menganalisis kebutuhan informasi pemakai perlu dilakukan untuk menghasilkan informasi yang relevan. Dengan dikembangkannya sistem yang baru, maka diharapkan akan terjadi peningkatan-peningkatan yang berhubungan dengan analisis PIECES

(Performances, Informations, Economics, Control, Eficiency, and Service). a) Analisis Kinerja (Performance Analysis) Analisis kinerja adalah kemampuan atau peningkatan terhadap kinerja (hasil kerja) sistem yang baru sehingga menjadi efektif. Kinerja dapat diukur dari Troughput dan Response Time. Troughput adalah jumlah pekerjaan yang dapat dilakukan suatu saat tertentu. Jadi ini berhubungan dengan seberapa maksimal pekerjaan yang dapat dilakukan oleh pegawai pada SMA Negeri 10 Banjarmasin pada waktu tertentu dapat dikatakan efektif dan efisien. Response Time adalah rata-rata waktu yang tertunda diantara dua transaksi atau pekerjaan ditambah dengan waktu response untuk menanggapi pekerjaan tersebut. 46

Disini melihat seberapa lama waktu yang dibutuhkan atau waktu yang terbuang percuma oleh pegawai dalam melakukan pekerjaan atau dapat dikatakan efektifitas kerja pegawai. Hal ini bisa dilihat dari cara pegawai mencatat data-data dan informasi SMA Negeri 10 Banjarmasin yang dalam pengerjaannya memerlukan waktu sekitar 2 jam s/d 3 jam. Dengan adanya sistem yang baru ini, diharapkan kinerja

pegawaimenjadi maksimal yaitu sekitar 10 menit tergantung dari user tersebut untuk menyelesaikan pekerjaan, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat waktu untuk tercapainya sasaran. Adapun perkiraan perbandingan sistem lama dengan baru adalah : Tabel 4. Analisis Kinerja Sistem Lama Sistem Baru Tugas dan beban pegawai lebih Tugas dan beban kerja pegawai berat dan lambat. lebih ringan dan cepat.

b)

Analisis Informasi (Information Analysis) Analisis informasi merupakan hal yang penting dan sangat

menunjang bagi pimpinan dalam proses pengambilan keputusan. Laporanlaporan yang sudah selesai diproses mestinya digunakan untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan oleh manajemen maupun pihak lain yang membutuhkan. Dimana bagi pihak manajemen laporan tersebut dapat digunakan sebagai acuan untuk merencanakan langkah selanjutnya. Dari analisis yang telah dilakukan terlihat bahwa SMA Negeri 10 Banjarmasin masih membutuhkan peningkatan kualitas kecepatan dalam pemberian informasi antara lain adalah laporan mengenai data pegawai, 47

data siswa, data kurikulum, data jadwal pelajaran, data raport siswa, data registrasi pembayaran, data absensi pegawai, data cuti dan izin, data jabatan, data golongan, data pendidikan terakhir, dan data bagian. Yang menjadi permasalahan dalam hal ini adalah kurang keakuratan data karena seringnya terjadi kesalahan dalam pencatatan data. Dengan sistem yang baru ini penyusun mencoba membuat laporan menggunakan teknologi komputerisasi sehingga diharapkan sistem informasi ini dapat menghasilkan laporan sesuai dengan kebutuhan dan harapan serta dapat menghasilkan informasi yang terformat, akurat dan tepat waktu guna memberi manfaat bagi pemakai. Adapun perkiraan perbandingan sistem lama dengan sistem yang baru adalah : Tabel 4. Analisis Informasi Sistem Lama Sistem Baru Informasi yang diperlukan Informasi yang diperlukan misalnya data didapat dalam lebih cepat diperoleh yaitu waktu yang cukup lama karena dengan sistem searching data proses pencarian data yang informasi SMA Negeri 10 mana data masih disimpan Banjarmasin, maka informasi data dapat langsung diketahui. secara manual dibuku agenda

c)

Analisis Ekonomi (Economic Analysis) Analisis ekonomi adalah penilaian sistem didalam penggunaan dana

dan keuntungan yang didapat dari sistem yang dikembangkan. Nilai ekonomis merupakan motivasi paling umum bagi berjalannya suatu proyek. Persoalan ekonomi dan peluang berkaitan erat dengan biaya yang dikeluarkan oleh SMA Negeri 10 Banjarmasin. 48

Oleh karena itu untuk memperoleh keuntungan yang maksimal perlu adanya penghematan atas biaya yang dikeluarkan. Begitu juga dengan SMA Negeri 10 Banjarmasin, penghematan dapat dilakukan melalui penggunaan sarana dan prasarana secara optimal. Dengan menggunakan sistem lama terdapat pembengkakan biaya tinta alat tulis karena pencatatan data dilakukan secara manual dengan alat tulis, sehingga terjadi pemborosan. Diharapkan dengan adanya sistem yang baru nantinya akan memiliki nilai ekonomis yang akan mampu menghasilkan manfaat sesuai dengan biaya yang dikeluarkan dan pemborosan dapat diminimalkan. Tabel 4. Analisis Ekonomi Sistem Lama Pemborosan biaya dalam Dengan Sistem Baru sistem yang ter-

penggunaan kertas dan alat-alat komputerisasi akan menghemat tulis yang digunakan untuk waktu dan penggunaan kertas, penyimpanan dokumen, karena alat tulis ataupun perlengkapan jika terjadi kesalahan tidak penyimpanan yang salah tidak dapat diedit. dokumen jika dapat digunakan lagi dan data terjadi kesalahan masih dapat diedit/diperbaiki.

d)

Analisis Kendali (Control Analysis) Analisis kendali digunakan untuk meningkatkan kinerja sistem,

mendeteksi penyalahgunaan sistem dan menjamin keamanan data dari pihak luar yang tidak berkepentingan serta menjamin keamanan data informasi yang dihasilkan, semakin sedikit kesalahan yang dilakukan

49

dalam suatu kegiatan, maka tingkat pengendalian suatu sistem semakin baik. Pada SMA Negeri 10 Banjarmasin terlihat adanya pengendalian yang kurang maksimal, salah satu diantaranya adalah kurangnya pengendalian yang terdapat pada sistem pendataan pegawai, guru, dan siswa sehingga data atau laporan yang dihasilkan kurang terjamin. Hal tersebut dikarenakan arsip dan dokumen penting terdiri atas beberapa laporan saja, tidak menyeluruh serta terdapat kesamaan data. Dengan adanya pengawasan menggunakan sistem baru serta pengendalian yang dilakukan, diharapkan sistem akan lebih terkendali dan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan standar yang diharapkan dan data lebih aman serta tidak terdapat kesamaan data. e) Analisis Efisiensi (Eficiency Analysis) Analisis efisiensi berhubungan dengan bagaimana suatu sumber daya dapat digunakan dengan baik dan meminimalkan pemborosan. Untuk meminimalkan sumber daya tersebut bisa dilakukan dengan cara menaikkan atau menurunkan komoditas berupa orang, uang, bahan atau sumber daya lainnya. Maksudnya adalah mendapatkan sebanyakbanyaknya dari yang sekecil-kecilnya atau paling tidak mendapatkan lebih banyak dari apa yang sudah ada. Pada SMA Negeri 10 Banjarmasin terlihat adanya ketidakefisienan dalam hal pengolahan data pegawai, guru, dan siswa. Hal ini disebabkan sistem yang kurang baik, yang masih bersifat manual sehingga

50

penggunaan sumber daya tenaga kerja lebih banyak karena beban kerja besar. Dengan menggunakan sistem baru penggunaan sumber tenaga kerja lebih sedikit, karena beban kerja menjadi lebih ringan dan pengolahan data yang dilakukan dengan terkomputerisasi. Tabel 4. Analisis Efisiensi Sistem Lama Dengan beban kerja banyak maka banyak sumber daya. Sistem Baru yang Dengan beban kerja sumber daya. yang

melibatkan sedikit maka melibatkan sedikit

f)

Analisis Pelayanan (Service Analysis) Peningkatan pelayanan yang lebih baik pada SMA Negeri 10

Banjarmasin dimaksudkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi siswa dan orang tua siswa serta meningkatkan kepuasan kerja pegawai. Upaya peningkatan pelayanan tersebut dapat dilakukan melalui perbaikan dalam proses pengolahan data. Pada SMA Negeri 10 Banjarmasin terlihat bahwa siswa dan orang tua siswa harus menunggu lamanya pelayanan karena sebagian pencatatan data dilakukan secara manual dalam dokumen. Dengan menggunakan sistem yang baru, siswa dan orang tua siswa tidak perlu menunggu lama karena pelayanan lebih cepat dengan menggunakan sistem yang terkomputerisasi.

51

Tabel 4. Analisis Pelayanan Sistem Lama Pelayanan informasi yang lama. Sistem Baru yang Waktu yang dibutuhkan lebih

diperlukan membutuhkan waktu singkat dan cepat.

4.2.2 Analisis Kebutuhan Sistem 2.2.1. Kebutuhan Fungsional Kebutuhan fungsional pada sistem informasi akademik SMA Negeri 10 Banjarmasin dapat dilihat dari sisi penggunanya, yaitu : a. Pegawai 1. Pegawai dan staf bisa melakukan login ke dalam sistem. 2. Pegawai mudah dalam melayani keinginan siswa dan orang tua siswa beserta pegawai atau staf yang memerlukan data. b. Administrator 1. Administrator dapat melakukan login ke aplikasi. 2. Administrator dapat melihat semua informasi SMA Negeri 10 Banjarmasin yang ada pada sistem. 4.2.2.2 Kebutuhan Non Fungsional (1) Operasional a. Personal hardware komputer dengan spesifikasi minimal : 1. Processor Intel Pentium III atau lebih; 2. 1 GB RAM atau lebih; 52

3. Hardisk minimal 40 GB atau lebih; 4. VGA, Keyboard, dan Mouse; 5. CD RW / Flashdisk untuk Back Up data. b. Sistem operasi Windows XP dan windows 7. c. Microsoft Visual Foxpro 9.0 untuk membangun implementasi program. d. Printer berwarna untuk mencetak laporan-laporan. (2) Keamanan a. Aplikasi dilengkapi dengan username dan password. b. Aplikasi dilengkapi dengan hak akses untuk masing-masing pegawai. (3) Informasi a. Aplikasi dilengkapi dengan fasilitas pencarian koleksi lengkap. b. Aplikasi dapat menampilkan preview koleksi yang dipilih. (4) Kinerja a. Aplikasi dapat menampilkan semua laporan dalam bentuk realtime(tepat pada waktu yang telah ditentukan). b. Fasilitas pencarian (searching) koleksi dilengkapi dengan fitur kriteria dan pengurutan secara abjad sehingga mempercepat proses pencarian. 4.2.3 Analisis Kelayakan Sistem 4.2.3.1 Kelayakan Teknis Kelayakan teknis merupakan kebutuhan sistem yang disusun dari aspek teknologi yang akan digunakan. Teknologi yang akan digunakan untuk pengembangan sistem informasi di SMA Negeri 10 Banjarmasin merupakan teknologi yang mudah didapat, murah dan tingkat pemakainnya juga mudah, maka secara teknis usulan yang dikembangkan analis bisa dikatakan layak. 53

4.2.3.2 Kelayakan Operasional Kelayakan operasional tentunya akan menyangkut untuk beberapa aspek, diantaranya dari segi apakah kelayakan operasional dapat memenuhi tujuan serta kemampuan koordinasi dalam meghasilkan informasi yang benar-benar dibutuhkan.Dalam hal ini, pengujian terhadap kelayakan operasional akan dicermati dan dievaluasi sesuai dengan kebutuhan dan keadaan yang ada pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. 4.3 Desain Sistem Menurut Hanif Al Fatta (2007:121), data model adalah cara formal Untuk menggambarkan data yang digunakan dan diciptakan dalam suatu sistem bisnis. Model ini menunjukkan orang, tempat atau benda dimana data diambil dan hubungan antar data tersebut. Permodelan data juga dibedakan menjadi dua macam, seperti : (1)Model data logis (Logical data model) Model data logis menunjukkan pengaturan data tanpa mengindikasikan bagaimana data tersebut disimpan, dibuat dan dimanipulasi. (2)Model data fisik (Physical data model) Model data fisik menunjukkan bagaimana data akan disimpan sebenarnya dalam database atau file.

54

4.3.1 Desain Logis 4.3.1.1 Data Flow Diagram (DFD)

Obj101

1.

DFD Level 0

Obj102

2.

DFD Level 1 Proses 1

Obj103

3.

DFD Level 1 Proses 2

Obj104

55

4.

DFD Level 1 Proses 3

Obj105

4.3.1.2 Normalisasi Menurut Abdul Kadir (2003:65), normalisasi adalah suatu proses yang digunakan untuk menentukan pengelompokkan atribut-atribut dalam sebuah relasi sehingga diperoleh relasi yang berstruktur baik. Untuk mendapatkan bentuk normal dari bentuk tidak normal, setidak nya diperlukan 3 langkah normalisasi, yaitu : (1) Bentuk Normal Pertama (1st NF), menghilangkan atribut bernilai ganda (Repeating group) (2) (3) Bentuk Normal Kedua (2nd NF), menghilangkan depedensi parsial Bentuk Normal Ketiga (3rd NF), menghilangkan depedensi transitif. Normalisasi ini bertujuan untuk mengurangi redudansi (data yang disimpan berulang-ulang) dan menghilangkan anomali (kelainan data). Anomali terdiri dari 3 macam yaitu : 56

a) b) c)

Anomali penyisipan; Anomali perubahan; Anomaly penghapusan; Normalisasi ini adalah proses untuk mengubah suatu relasi yang memiliki

masalah tertentu kedalam dua buah relasi atau lebih yang tidak memiliki masalah tersebut biasanya disebut anomali. Biasanya anomalisasi memiliki ketidak konsistenan data atau membuat suatu data menjadi hilang ketika data lain dihapus. Normalisasi biasanya juga dilakukan terhadap satu atau lebih formulir, laporan, atau dokumen lainnya

Proses Normalisasi 1. Unormalized Nip Kode jabatan foto tgl_lahir t_lahir alamat nis nama alamat jenis_kelamin t_lahir tgl_lahir kelas 57

semester nip nama tanggal jam_masuk jam_keluar kelas semester mata_pel alokasi kode_gol nama_gol golongan

2.

Normal Pertama (1st NF)

Siswa nis nama alamat jenis_kelamin t_lahir tgl_lahir kelas semester 58

nilai

Jadwal Kelas mata_pel semester hari jam nama

Pegawai nip nama t_lahir tgl_lahir jenis_kelamin alamat agama status tgl_masuk keterangan bagian golongan pendidikan jabatan 59

3. Siswa nis nama alamat jenis_kelamin t_lahir tgl_lahir kelas semester

Normal kedua (2nd NF)

Jadwal kelas hari mata_pel jam nip

Nilai nis nilai mata_pel

Mata_pel 60

mata_pel semester

Pegawai nip nama t_lahir tgl_lahir jenis_kelamin alamat agama status tgl_masuk keterangan kode_b kode_g kode_p kode_j

Jabatan kode_j jabatan

Pendidikan Kode_p pendidikan 61

Bagian kode_b bagian

golongan kode_gol golongan

4.

Normal ketiga(3nd NF)

62

Siswa *nis nama alamat jenis_kelamin t_lahir tgl_lahir kelas semester Jadwal kelas hari *mata_pel** jam nip**

Nilai *nis** nilai *mata_pel**

Pegawai nip nama t_lahir tgl_lahir jenis_kelamin alamat agama status tgl_masuk keterangan kode_b** kode_g** kode_p** kode_j**

Jabatan kode_j jabatan

Pendidikan Kode_p pendidikan

Mata_pel *mata_pel semester

Bagian kode_b bagian

golongan kode_gol golongan

4.3.1.3 Desain Database Telah digambarkan desain database pada normalisasi diatas, dibawah ini digambarkan pembuatan isi field pada setiap tabel yang ada pada desain database. Tabel-tabel tersebut adalah sebagai berikut : Keterangan : Name : Nama Field Type Width Decimal Null : Type data yang ditampung. : Lebar/panjang untuk data field : Menyatakan jumlah digit bagian pecahan : Bila muncul tanda checklist, dapat diberikan

63

Gambar 4. Tabel Pegawai

Gambar 4. Tabel Siswa

64

Gambar 4. Tabel Absen

Gambar 4. Tabel Cuti dan Izin 65

Gambar 4. Tabel Registrasi Pembayaran

Gambar 4. Tabel Pendidikan

66

Gambar 4. Tabel Detail Pendidikan

Gambar 4. Tabel Jabatan 67

Gambar 4. Tabel Detail Jabatan

Gambar 4. Tabel Bagian 68

Gambar 4. Tabel Detail Bagian

Gambar 4. Tabel Golongan 69

Gambar 4. Tabel Detail Golongan

Gambar 4. Tabel Jadwal Pelajaran

70

Gambar 4. Tabel Kurikulum

Gambar 4. Tabel Raport

71

Gambar 4. Tabel Data Test Siswa 4.3.2 Desain Fisik 4.3.2.1 Desain Antar Muka (Interface) Desain antar muka (Intrface) dalam penelitian ini dapat digambarkan dengan struktur menu program. Struktur menu program merupakan suatu gambaran dalam bentuk bagan program yangdibuat untuk mengidentifikasi program sistem informasi dalam bentuk model-model. Perancangan struktur menu program ini untuk menggambarkan modul-modul yang menyusun program perancangan sistem data bahan, dan menggambarkan hirarki control diantara modul-modul tersebut. Berikut struktur menu program perancangan sistem informasi akademik pada SMA Negeri 10 Banjarmasin :

72

Obj106

Gambar 4. Struktur Menu Program 4.3.2.1.1 Perancangan Input Program Adapun langkah-langkah didalam perancangan input program tersebut adalah sebagai berikut : (1) Form Login Desain Form login ini akan digunakan pada form login yaitu sebagai sistem keamananyang diperuntukkan kepada administrator untuk

mempergunakan aplikasi. Form login bersifat privat karena diperlukan katasandi yang hanya diketahui oleh pemakai saja.

(2) Form Utama Desain form utama akan digunakan pada form utama aplikasi yaitu tempat yang akan digunakan seluruh sistem berproses. Seluruh informasi data dari sistem input hingga sistem output di susun di dalam form utama ini. (3) Form Pendidikan

73

Desain form pengisian data pendidikan akan digunakan pada form pengisian data pendidikan. Form ini bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, dan menghapus data. (4) Form Jabatan Desain form pengisian data jabatan akan digunakan pada form pengisian data jabatan. Form ini pun bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, dan menghapus data (5) Form Bagian Desain form pengisian data bagian akan digunakan pada form pengisian data bagian. Form ini pun bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, dan menghapus data. (6) Form Golongan Desain form pengisian data golongan akan digunakan pada form pengisian data golongan. Form ini pun bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, dan menghapus data.

(7) Form Pegawai Desain form pengisian data pegawai akan digunakan pada form pengisian data pegawai. Form ini pun bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, mencari data dan menghapus data. (8) Form Siswa

74

Desain form pengisian data siswa akan digunakan pada form pengisian data siswa. Form ini pun bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, mencari data dan menghapus data. (9) Form Kurikulum Desain form pengisian kurikulum akan digunakan pada form pengisian kurikulum. Form ini pun bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, mencari data dan menghapus data. (10) Form Jadwal Pelajaran Desain form pengisian jadwal pelajaran akan digunakan pada form pengisian jadwal pelajaran. Form ini pun bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, mencari data dan menghapus data. (11) Form Raport Desain form pengisian raport akan digunakan pada form pengisian raport. Form ini pun bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, mencari data dan menghapus data.

(12) Form Data Test Siswa Desain form pengisian data test siswa akan digunakan pada form pengisian data test siswa. Form ini pun bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, mencari data dan menghapus data.

75

Adapun rancangan dari form-form input program diatas adalah sebagai berikut : a) Perancangan Form Login Perancangan form logindibuat untuk memasukan nama user dan password untuk menjalankan program, adapun tampilan form login sebagai berikut:

Obj107

Gambar 4. Desain Form Login

b)

Perancangan Form Utama Perancangan Form Utama dibuat agar user dapat memilih menu yang sudah tersedia disistem sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan atau diinginkan.

Obj108

Gambar 4. Desain Tampilan Awal / Menu File Utama

76

c)

Perancangan Form Pendidikan Perancangan Form Pendidikan dibuat untuk memasukan data pendidikan terakhir pegawai, adapun tampilan dari form pendidikan sebagai berikut :

Obj109

Gambar 4. Desain Form Master Pendidikan Pegawai

d)

Perancangan Form Jabatan Perancangan form jabatan menu dibuat untuk memasukan data jabatan pegawai, adapun tampilan dari form jabatan sebagai berikut :

77

Obj110

Gambar 4. Desain Form Master Jabatan Pegawai

e)

Perancangan Form Bagian Perancangan form bagian dibuat untuk memasukan data bagian pegawai, adapun tampilan form bagian tersebut, sebagai berikut :

Obj111

Gambar 4. Desain Form Master Bagian Pegawai

f)

Perancangan Form Golongan 78

Perancangan form golongan dibuat untuk memasukan data golongan pegawai, adapun tampilan dari form golongan tersebut :

Obj112

Gambar 4. Desain Form Master Golongan Pegawai

g)

Perancangan Form Pegawai Perancangan form pegawai dibuat untuk memasukkan data pegawai, adapun tampilan dari form pegawaisebagai berikut :

Obj113

Gambar 4. Desain Form Master Pegawai h) Perancangan Form Siswa Perancangan form siswa dibuat untuk memasukkan data siswa, adapun tampilan dari form siswasebagai berikut :

Obj114

79

Gambar 4. Desain Form Master Siswa i) Perancangan Form Kurikulum Perancangan form kurikulum dibuat untuk memasukkan data kurikulum, adapun tampilan dari form kurikulumsebagai berikut :

Obj115

Gambar 4. Desain Form Kurikulum

j)

Perancangan Form Jadwal Pelajaran Perancangan form jadwal pelajaran dibuat untuk memasukkan jadwal pelajaran, adapun tampilan dari form jadwal pelajaransebagai berikut :

Obj116

80

Gambar 4. Desain Form Jadwal Pelajaran

k)

Perancangan Form Raport Perancangan form raport dibuat untuk memasukkan data rapor siswa, adapun tampilan dari form raportsebagai berikut :

Obj117

Gambar 4. Desain Form Raport Siswa

81

l)

Perancangan Form Data Test Siswa Perancangan form data test siswa dibuat untuk memasukkan data test siswa yang masuk, adapun tampilan dari form data test siswasebagai berikut :

Obj118

Gambar 4. Desian Form Data Test Siswa Baru

4.3.2.1.2 Perancangan Transaksi Program Adapun langkah-langkah didalam perancangan input program tersebut adalah sebagai berikut : (1) Form Absen Desain Form absen ini akan digunakan pada form absen yaitu sebagai tempat proses absensi pegawai yang masuk dan pulang. Form login bersifat input data, tapi tidak dapat diubah dan dihapus.

(2)

Form Cuti & Izin

Desain form cuti dan izinakan digunakan pada form cuti dan izin yaitu tempat pegawai yang ingin cuti atau izin, dan mengisi alasan mengapa

82

harus cuti atau izin. Form cuti dan izin ini bersifat input data, tapi tidak dapat diubah atau dihapus. (3) Form Registrasi Pembayaran

Desain form registrasi pembayaranakan digunakan pada form registrasi pembayaran, yang berguna untuk menyimpan data-data siswa yang melakukan pembayaran. Form ini bersifat menginput data, menambah data yang baru, mengubah data, dan menghapus data. a) Perancangan Form Absen Form absensi dibuat untuk proses absen masuk dan absen pulang, adapun tampilan dari form absensi sebagai berikut :

Obj119

Gambar 4. Desain Form Absensi Pegawai Jika tombol absen masuk atau absen pulang diklik, maka akan keluar form daftar pegawai seperti berikut :

Obj120

Gambar 4. Desain Form Daftar Pegawai Pada saat ingin melakukan absen masuk atau absen pulang, pegawai hanya melakukan klik satu kali pada nama pegawai tersebut yang terdapat pada daftar pegawai. Setelah namanya diklik, maka akan muncul form absen masuk atau absen pulang seperti gambar berikut : 83

Obj121

Gambar 4. Desain Form Absen Masuk

Obj122

Gambar 4. Desain Form Absen Pulang b) Perancangan Form Cuti & Izin Form cuti dan izin yaitu form yang digunakan untuk pegawai yang ingin cuti atau izin. Desain form transaksi cuti dan izin sebagai berikut:

Obj123

Gambar 4. Desain Form Cuti dan Izin

84

c)

Perancangan Form Registrasi Pembayaran Form registrasi merupakan form yang digunakan siswa untuk melakukan registrasi pembayaran. Desain form registrasi pembayaran sebagai berikut :

Obj124

Gambar 4. Desain Form Registrasi Pembayaran

4.3.2.1.3 Perancangan Output Program Adapun rancangan dari output program yang telah dirancang penyusun adalah sebagai berikut : a) Perancangan Output dari Form Pendidikan Perancangan output dari form pendidikan ini digunakan untuk rekapitulasi dari berbagai jenis pendidikan terakhir yang telah ditempuh pegawai SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan output tersebut adalah sebagai berikut :

85

Gambar 4. Output Pendidikan b) Perancangan Output dari Form Jabatan Perancangan output dari form jabatan ini digunakan untuk rekapitulasi dari berbagai jenis jabatan pegawai SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan output tersebut adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Output Jabatan

86

c)

Perancangan Output dari Form Bagian Perancangan output dari form bagian ini digunakan untuk rekapitulasi dari berbagai bagian yang diduduki oleh pegawai SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan output tersebut adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Output Bagian d) Perancangan Output dari Form Golongan Perancangan output dari form golongan ini digunakan untuk rekapitulasi dari berbagai golongan pegawai SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan output tersebut adalah sebagai berikut :

87

Gambar 4. Output Golongan e) Perancangan Output dari Form Pegawai Perancangan output dari form pegawai ini digunakan untuk menampilkan data pegawai SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan output tersebut adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Output Data Pegawai Berdasarkan NIP

88

Gambar 4. Output Data Seluruh Pegawai f) Perancangan Output dari Form Siswa Perancangan output dari form siswa ini digunakan untuk menampilkan data siswa SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan output tersebut adalah sebagai berikut :

89

Gambar 4. Output Data Siswa Berdasarkan NIS

Gambar 4. Output Data Seluruh Siswa g) Perancangan Output dari Form Jadwal Pelajaran Perancangan output dari form jadwal pelajaran ini digunakan untuk menampilkan jadwal pelajaran pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan output tersebut adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Output Jadwal Pelajaran h) Perancangan Output dari Form Kurikulum 90

Perancangan output dari form kurikulum ini digunakan untuk menampilkan data kurikulum pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan output tersebut adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Output Kurikulum i) Perancangan Output dari Form Raport Perancangan output dari form raport ini digunakan untuk menampilkan data rapor siswa pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan output tersebut adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Output Raport Siswa j) Perancangan Output dari Form Data Test Siswa 91

Perancangan output dari form data test siswa ini digunakan untuk menampilkan data test siswa baru yang masuk pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan output tersebut adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Output Data Test Siswa k) Perancangan Output dari Form Absensi

Gambar 4. Output Absen Masuk

92

Gambar 4. Output Absen Pulang

Gambar 4. Output Absensi Pegawai Per Tanggal

93

Gambar 4. Output Absensi Pegawai Per Bulan

Gambar 4. Output Absensi Per Pegawai

l)

Perancangan Output dari Form Cuti

94

Gambar 4. Output Cuti Pegawai Per Tanggal

Gambar 4. Output Cuti Pegawai Per Bulan

95

Gambar 4. Output Cuti Per Pegawai

m)

Perancangan Output dari Form Izin

Gambar 4. Output Izin Pegawai Per Tanggal

96

Gambar 4. Output Izin Pegawai Per Bulan

Gambar 4. Output Izin Per Pegawai

n)

Perancangan Output dari Form Registrasi Pembayaran

97

Gambar 4. Output Registrasi Pembayaran Siswa

o)

Perancangan Output Ketidakhadiran Pegawai Berdasarkan Cuti & Izin

Gambar 4. Output Ketidakhadiran Per Tanggal

98

Gambar 4. Output Ketidakhadiran Per Bulan

Gambar 4. Output Ketidakhadiran Per Pegawai

99

4.3.2.2 Prototype Pada bagian ini akan digambarkan implementasi sistem berdasarkan desain yang sudah dibuat sebelumnya. Implementasi yang sudah dibuat terdiri dari implementasi form-form dan laporan. 1. Form Login Form login ini akan digunakan sebagai sistem keamanan yang diperuntukkan kepada administrator untuk mengubah struktur database. Admin harus login terlebih dahulu dengan cara mengisikan NAMA USER dan PASSWORD. Kemudian klik tombol masuk, jika berhasil maka akan masuk pada tampilan menu utama apabila nama user atau password salah maka user dapat mengisikannya lagi sampai benar. Apabila user tidak dapat menuliskan nama user dan password yang benar sampai tiga kali maka user secara otomatis keluar dari program. Apabila user batal untuk login user dapat menekan tombol keluar pada Form login.Form Login sebagai berikut :

100

Gambar 4. Form Login 2. Form Utama Form utama ini adalah tempat yang akan digunakan seluruh sistem berproses. Seluruh informasi data dari sistem input hingga sistem output di susun di dalam form utama ini. Form ini terdapat beberapa menu utama yaitu master, transaksi, laporan, fasilitas dan keluar. Adapun form utamanya sebagai berikut:

101

Gambar 4. Form Utama

3.

Form Master Pegawai Form master Pegawai merupakan form yang digunakan untuk menginput datadata pegawai. Untuk menginput data pegawai baru pertama kita klik tombol baru yang ada di bawah kiri Form pengisian, maka tombol pengisian data pegawai akan aktif kemudian isi data pegawai satu persatu. Kemudian klik 102

tombol simpan untuk menyimpan data pegawai. Pada form master pegawai juga terdapat fungsi yang lain yaitu menghapus dan mengedit data pegawai. Pada form master pegawai juga terdapat menu pencarian nama pegawai dengan cara mengetikan nama pegawai. Form master pegawai adalah sebagai berikut:

Gambar 4. Form Pendidikan 4. Form Master Jabatan Form master jabatan merupakan form yang digunakan untuk mendata jabatan yang ada pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Form ini juga bersifat menginput data, untuk menginput data jabatan yang baru klik tombol baru kemudian isi kode dan nama jabatan lalu klik tombol simpan untuk menyimpan data. Form 103

master jabatan juga dilengkapi tombol batal, edit dan hapus dimana tujuannya untuk mempermudah user dalam memproses data. Form jabatan adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Form Data Jabatan

5.

Form Master Bagian Form master bagian merupakan form yang digunakan untuk mendata bagian yang ada pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Form ini juga bersifat menginput data, untuk menginput data bagian yang baru klik tombol baru kemudian isi 104

kode dan nama bagian lalu klik tombol simpan untuk menyimpan data. Form master bagian juga dilengkapi tombol batal, edit dan hapus dimana tujuannya untuk mempermudah user dalam memproses data. Form bagian adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Form Bagian

6.

Form Master Golongan Form master golongan merupakan form yang digunakan untuk mendata bagian yang ada pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Form ini juga bersifat menginput data, untuk menginput data golongan yang baru klik tombol baru kemudian isi 105

kode dan nama golongan lalu klik tombol simpan untuk menyimpan data. Form master golongan juga dilengkapi tombol batal, edit dan hapus dimana tujuannya untuk mempermudah user dalam memproses data. Form golongan adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Form Golongan

7.

Form Master Pegawai Form master Pegawai merupakan form yang digunakan untuk menginput datadata pegawai. Untuk menginput data pegawai baru pertama kita klik tombol baru yang ada di bawah kiri Form pengisian, maka tombol pengisian data 106

pegawai akan aktif kemudian isi data pegawai satu persatu. Kemudian klik tombol simpan untuk menyimpan data pegawai. Pada form master pegawai juga terdapat fungsi yang lain yaitu menghapus dan mengedit data pegawai. Pada form master pegawai juga terdapat menu pencarian nama pegawai dengan cara mengetikan nama pegawai. Form master pegawai adalah sebagai berikut:

Gambar 4. Form Pegawai

8.

Form Master Siswa Form master siswa merupakan form yang digunakan untuk menginput datadata siswa. Untuk menginput data siswa baru pertama kita klik tombol baru yang ada di bawah kiri form pengisian, maka tombol pengisian data siswaakan 107

aktif kemudian isi data siswa satu persatu. Kemudian klik tombol simpan untuk menyimpan data siswa. Pada form master siswa juga terdapat fungsi yang lain yaitu menghapus dan mengedit data siswa. Pada form master siswa juga terdapat menu pencarian namasiswa dengan cara mengetikan nama siswa. Form master siswa adalah sebagai berikut:

Gambar 4. Form Data Siswa

9.

Form Kurikulum Form kurikulum merupakan form yang digunakan untuk mendata

kurikulumyang ada pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Form ini juga bersifat menginput data, untuk menginput data kurikulum yang baru klik tombol baru 108

kemudian isi kelas, semester, mata pelajaran, dan alokasi waktu lalu klik tombol simpan untuk menyimpan data. Form kurikulum juga dilengkapi tombol batal, edit dan hapus dimana tujuannya untuk mempermudah user dalam memproses data. Form kurikulum adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Form Kurikulum

10.

Form Jadwal Pelajaran Form jadwal pelajaran merupakan form yang digunakan untuk mendata jadwal pelajaranyang ada pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Form ini juga bersifat menginput data, untuk menginput data jadwal pelajaran yang baru 109

klik tombol baru kemudian isi kelas, mata pelajaran, semester, hari, dan jam lalu klik tombol simpan untuk menyimpan data. Form jadwal pelajaran juga dilengkapi tombol batal, edit dan hapus dimana tujuannya untuk mempermudah user dalam memproses data. Form jadwal pelajaran adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Form Jadwal Pelajaran

11.

Form Raport Form raport merupakan form yang digunakan untuk mendata nilai raport siswayang ada pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Form ini juga bersifat menginput data, untuk menginput data jadwal pelajaran yang baru klik 110

tombol baru kemudian isi NIS, nama, kelas, semester, mata pelajaran, nilai, rangking, dan keterangan lalu klik tombol simpan untuk menyimpan data. Form raport juga dilengkapi tombol batal, edit dan hapus dimana tujuannya untuk mempermudah user dalam memproses data. Form raport adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Form Raport Siswa

12.

Form Data Test Siswa Baru Form data test siswa baru merupakan form yang digunakan untuk mendata data test siswa baru siswayang ada pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Form ini juga bersifat menginput data, untuk menginput data test siswa baru yang 111

baru klik tombol baru kemudian isi no.urut, nama, alamat, jenis kelamin, tempat lahir, tanggal lahir, tanggal test, dan keterangan lalu klik tombol simpan untuk menyimpan data. Form data test siswa baru juga dilengkapi tombol batal, edit dan hapus dimana tujuannya untuk mempermudah user dalam memproses data. Form data test siswa baru adalah sebagai berikut :

Gambar 4. Form Data Test Siswa Baru

13.

Form Absen Form absen merupakan form transaksi absen masuk dan absen pulang. Form ini bersifat optional. Form absen adalah sebagai berikut : 112

Gambar 4. Form Absen Pegawai Jika tombol absen masuk atau absen pulang diklik, maka akan muncul form daftar pegawai seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar 4. Form Daftar Karyawan Pada saat ingin melakukan absen masuk atau absen pulang, pegawai hanya melakukan klik satu kali pada nama pegawai tersebut yang terdapat pada daftar

113

pegawai. Setelah namanya diklik, maka akan muncul form absen masuk atau absen pulang seperti gambar berikut :

Gambar 4. Form Absen Masuk

Gambar 4. Form Absen Pulang

14.

Form Cuti & Izin

114

Form ini digunakan untuk menginput pegawai yang sedang cuti dan izin. Untuk proses penginputan data pegawai yang cuti dan izin yaitu dengan cara mengklik tombol baru kemudian tekan F3 untuk mencari NIP pegawai yang cuti atau izin kemudian isi from data yang telah di sediakan sesuai pilihan cuti atau izin. Data tidak boleh ada kosong untuk proses penyimpanan. Berikut ini tampilan form cuti dan izin pegawai:

Gambar 4. Form Izin dan Cuti Pegawai

15.

Form Registrasi Pembayaran 115

Form ini digunakan untuk menginput data siswa yang melakukan registrasi pembayaran. Untuk proses penginputan data registrasi yaitu dengan cara mengklik tombol baru kemudian tekan F3 untuk mencari NISSiswa kemudian isi form data yang telah di sediakan. Data tidak boleh ada kosong untuk proses penyimpanan. Berikut ini tampilan form registrasi pembayaran:

Gambar 4. Form Regestrasi Pembayaran

16.

Form Cetak Absen 116

Form cetak absen adalah form yang digunakan untuk mencetak data absen pegawai. Untuk mencetak atau melihat laporan data absen pilih media cetak yang di inginkan apabila ingin melihat laporan klik tombol preview lalu cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form cetak laporan absen.

Gambar 4. Form Cetak Absensi Pegawai

17.

Form Cetak Registrasi Pembayaran 117

Form cetak registrasi pembayaran adalah form yang digunakan untuk mencetak data registrasi pembayaran. Untuk mencetak atau melihat laporan data raport pilih media cetak yang di inginkan.Untuk melihat laporan data raport pilih media preview apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu klik cetak. Berikut tampilan form cetak registrasi pembayaran.

Gambar 4. Form Laporan Registrasi

18.

Form Cetak Raport 118

Form cetak raport adalah form yang digunakan untuk mencetak data raport siswa. Untuk mencetak atau melihat laporan data raport pilih media cetak yang di inginkan.Untuk melihat laporan data raport pilih media preview apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu klik cetak. Berikut tampilan form cetak raport.

Gambar 4. Form Laporan Raport Siswa

19.

Form Cetak Pendidikan 119

Form cetak pendidikan adalah form yang digunakan untuk mencetak data pendidikan terakhir yang telah ditempuh pegawai. Untuk mencetak atau melihat laporan data pendidikan pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form cetak laporan data pendidikan.

Gambar 4. Form Laporan pendidikan

20.

Form Cetak Kurikulum 120

Form cetak kurikulum adalah form yang digunakan untuk mencetak data kurikulumpada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Untuk mencetak atau melihat laporan kurikulum pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form cetak laporan kurikulum.

Gambar 4. Form Laporan Kurikulum

21.

Form Cetak Ketidakhadiran Pegawai 121

Form cetak ketidakhadiran pegawai berdasarkan cuti dan izin adalah form yang digunakan untuk mencetak data ketidakhadiran pegawai. Untuk mencetak atau melihat laporan kurikulum pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form cetak ketidakhadiran pegawai.

Gambar 4. Form Laporan Ketidakhadiran Pegawai

22.

Form Cetak Jadwal Pelajaran 122

Form cetak jadwal pelajaran adalah form yang digunakan untuk mencetak jadwal pelajaran pada SMA Negeri 10 Banjarmasin. Untuk mencetak atau melihat laporan jadwal pelajaranpilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form cetak jadwal pelajaran.

Gambar 4. Form Laporan Jadwal Pelajaran

23.

Form Laporan Data Jabatan 123

Form laporan data jabatan adalah form yang digunakan untuk mencetak data jabatan pegawai. Untuk mencetak atau melihat laporan jabatan pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form laporan data jabatan.

Gambar 4. Form Laporan Data Jabatan

24.

Form Laporan Izin Pegawai

124

Form laporan izin pegawai adalah form yang digunakan untuk mencetak data pegawai yang izin. Untuk mencetak atau melihat laporan izin pegawai pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form laporan izin pegawai.

Gambar 4. Form Laporan Izin Pegawai

25.

Form Laporan Golongan Pegawai 125

Form laporan golongan pegawai adalah form yang digunakan untuk mencetak data golonganpegawai. Untuk mencetak atau melihat laporan golongan pegawai pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form laporan golongan pegawai.

Gambar 4. Form Laporan Golongan Pegawai

26.

Form Laporan Data Test Siswa 126

Form laporan data test siswa adalah form yang digunakan untuk mencetak data test siswa. Untuk mencetak atau melihat laporan data test siswa pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form laporan data test siswa.

Gambar 4. Form Laporan Data Tes Siswa

27.

Form Laporan Data Siswa 127

Form laporan data siswa adalah form yang digunakan untuk mencetak data master siswa. Untuk mencetak atau melihat laporan data siswa pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form cetak laporan master siswa.

Gambar 4. Form Laporan Data Siswa

28.

Form Laporan Data Pegawai 128

Form laporan data pegawai adalah form yang digunakan untuk mencetak data master pegawai. Untuk mencetak atau melihat laporan data pegawai pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form cetak laporan master pegawai.

Gambar 4. Form Laporan Data Pegawai

29.

Form Laporan Pegawai Cuti

129

Form menu laporan data cuti adalah form yang digunakan untuk mencetak data cuti pegawai. Untuk mencetak atau preview laporan cuti pegawai pilih filter data bias berdasarkan pertanggal, perbulan atau pegawai, kemudian pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form cetak laporan cuti.

Gambar 4. Form Laporan Pegawai Cuti

30.

Form Laporan Bagian 130

Form laporan bagian adalah form yang digunakan untuk mencetak data bagian. Untuk mencetak atau melihat laporan bagian pilih media preview yang di inginkan apabila ingin melihat laporan lalu klik cetak, namun apabila ingin mencetak laporan langsung klik tombol printer lalu cetak. Berikut tampilan form laporan bagian.

Gambar 4. Form Laporan Bagian

31.

Form Backup Data 131

Form backup data berfungsi untuk mem-backup semua data yang ada pada sistem informasi akademik SMA Negeri 10 Banjarmasin. Adapun tampilan form backup data sebagai berikut :

Gambar 4. Form Backup Data 32. Form Ubah Kata Sandi Form ubah kata sandi berguna untuk admin mengubah kata sandi secara berkala demi menjaga keamanan sistem. Adapun tampilan form ubah kata sandi sebagai berikut :

Gambar 4. Form Ubah Kata Sandi 132

4.4 Implementasi Untuk mengimplementasikan program sistem informasi akademik pada SMA Negeri 10 Banjarmasin maka penyusun harus melakukan beberapa langkah, yaitu: 1.Rar Insattlll

4.4.1 Pengujian Setelah uji coba yang dilakukan oleh Manager maka diperoleh tingkat perbandingan sebagai berikut : Tabel 4.6 Perbandingan Uji Coba Program No 1 2 Kategori Integritas Otomatisasi dan Validasi Teknikal Error Human Error Redudansi Kecepatan pengolahan data Sistem Lama Tidak Ada Kurang Sistem Baru Ada, sangat menunjang Baik, karena Program dirancang sedemikian rupa Jarang Terjadi Jarang terjadi Jarang terjadi Lebih cepat

3 4 5 6

Masih sering terjadi Belum Minimal Sering terjadi Agak lambat

Sumber : Data Diolah, 2012

133

4.4.2 Manual Penggunaan Aplikasi 4.4.2.1 Tampilan Form Secara garis besar petunjuk pengoperasian program aplikasi sistem informasi SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah sebagai berikut : a) Form Login Aplikasi diawali dengan memasukan Nama Petugas (User) dan Password.

Gambar 4. Form Login b) Form Utama Halaman menu utama menampilkan tampilan pilihan dalam proses yang akan dipilih pada menu yang tersedia diantaranya, Master, Transaksi, Laporan, Fasilitas, dan Keluar, berikut adalah tampilan form utama : 134

Gambar 4. Form Utama c) Form Master Pegawai

Gambar 4. Form Master Pegawai

135

d)

Form Master Siswa

Gambar 4. Form Master Siswa e) Form Pendidikan

Gambar 4. Form Pendidikan 136

f)

Form Jabatan

Gambar 4. Form Jabatan g) Form Bagian

Gambar 4. Form Bagian 137

h)

Form Golongan

Gambar 4. Form Golongan i) Form Jadwal Pelajaran

Gambar 4. Form Jadwal Pelajaran 138

j)

Form Kurikulum

Gambar 4. Form Kurikulum k) Form Raport

Gambar 4. Form Raport

139

l)

Form Data Test

Gambar 4. Form Data Test m) Form Absensi

Gambar 4. Form Absensi Jika tombol absen masuk diklik, maka akan muncul form daftar pegawai seperti berikut :

140

Gambar 4. Form Daftar Pegawai Apabila ingin melakukan absen masuk atau absen pulang, klik nama pegawai 2 kali, maka akan muncul form absen masuk atau absen pulang seperti berikut :

Gambar 4. Form Absen Masuk 141

Gambar 4. Form Absen Pulang n) Form Cuti dan Izin

Gambar 4. Form Cuti dan Izin

142

4.4.2.2 Halaman Laporan Pada bagian implementasi halaman laporan, yang ditampilkan hanya sebagian hasil laporan yang telah diimplentasi, sebagai contoh laporan pegawai dan siswa. a) Laporan Pegawai

Gambar 4. Laporan Data Per Pegawai

143

Gambar 4. Laporan Data Pegawai Secara Keseluruhan

b)

Laporan Siswa

Gambar 4. Laporan Data Per Siswa

144

Gambar 4. Laporan Data Siswa Secara Keseluruhan

4.5 Pemeliharaan Sistem 4.5.1 Tahap Pemeliharaan Sistem Tahap akhir dari proses perencanaan sistem informasi yang baru adalah proses implementasi dalam keadaan yang sebenarnya. Tujuan dari proses ini untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi pada sistem yang akan berjalan, misalnya terjadi error pada sistem. Untuk itu ada berberapa hal yang perlu dilakukan dalam tahap pemeliharaan sistem, antara lain : (1) Tahap Dokumentasi Data, dalam tahap ini perlu melakukan pengamanan data, baik secara hardware maupun software. Hal ini dirasa cukup aman untuk mencegah terjadinya kehilangan data asli. Proses ini menjelaskan tentang prosedur serta tata cara memback-up data secara benar. 145

(2)

Lingkungan Sistem, alat-alat hardware / software yang digunakan harus pula dijelaskan kepada personil / pegawai yang awam tentang lingkungan computer.

4.5.2 Tujuan Pemeliharaan Sistem Tujuan Utama dari pemeliharaan sistem adalah sebagai berikut : (1) Pemeliharaan sistem yang buruk akan berakibat menurunnya jumlah produksi dan waktu tanggap dari sistem (2) Agar dapat terhindar dari kegagalan sistem yang berakibat kerugian (3) Meminimalkan perubahan kebutuhan pengguna setelah sistem yang digunakan selama berberapa waktu.

146

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan Berdasarkan deskripsi pendahuluan dan aktivitas penelitian dan pengerjaan tugas akhir yang telah diuraikan sebelumnya, maka pada bagian penutup ini dapat ditarik kesimpulan bahwa aplikasi ini dapat membantu mempermudah dalam proses pengolahan data, serta mempercepat proses pengolahan laporan sehingga mendapatkan data yang lebih terperinci dan mudah digunakan oleh administrator, pegawai, dan staf SMA Negeri 10 Banjarmasin.

5.2 Saran 1. Keseluruhan kegiatan yang masih bersifat manual hendaknya

dikomputerisasikan sehingga tidak terlalu banyak menyita waktu. 2. Berdasarkan dari kesimpulan di atas, disarankan agar pada SMA Negeri 10 Banjarmasin dapat menerapkan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Akademik tersebut, sehingga seluruh kegiatan dalam pengolahan data dapat terlaksana secara cepat.

DAFTAR PUSTAKA Kusnadi, S.T., M.Eng.SC., Kusworo Anindito, S.T., M.T., Y. Sigit Purnomo W.P., S.T., M.Kom, 2008. Sistem Operasi. Yogyakarta: Penerbit: Andi Manetsch dan Park(1979) dikutip dalam Eriyatno. 1999. Ilmu Sistem: Meningkatkan Mutu dan Efektivitas Manajemen. Jilid Satu. IPB Press, Bogor. Dari internet dengan alamat situs http://id. wikipedia.o rg/wiki/ Sistem James A. OBrien (2007:45) Management Information Systems 10th edition.Palgrave, Basingstoke, dari internet dengan alamat situs http:// id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi Vardiansyah, Dani. Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Indeks, Jakarta 2008 dari internet dengan alamat situs http://id.wikipedia.org/wiki/Data, Gordon B. Davis, 1997 dari internet dengan alamat situs http://id.shvoong.com/ internet-and-technologies/2119539-pengertian-pengolahan-data/ Firgiawansyah (2005:1)dari alamat web http://gwgoblogs.blogspot.com/2011/ 06/ pengertian-microsoft-visual foxpro-90.html Sari Sakina Jaya dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unversitas Sumatera Utaradari internet berformatkan Ebook, dengan alamat situs http://www.mudin.net/download.php?fid=973424 AAG. Indra Pramana, Cipto Asido Sidabalok, Jefri C. Sormin, Minnarto Djojo melakukan penelitian tentang perancangan software sistem informasi akademik Fakultas Teknik Unversitas Indonesia (Pramana, Sidabalok, Sormin, & Djojo, 2001) Dari internet berformat Ebook dengan alamat situs http://www.mudin.net/download.php?fid=973424 Ir. Kodrat Iman Satoto, MT melakukan penelitian tentang analisis keamanan sistem informasi akademik berbasis web di Fakultas Teknik Universitas Dipenogoro (Satoto, 2009) Berformat Ebook dengan alamat situs http://tinyurl.com/d65b36l

150

151