Agresi Militer Belanda I

Agresi Militer Belanda I atau Operasi Produk adalah operasi militer Belanda di Jawa dan Sumatera terhadap Republik Indonesia yang dilaksanakan dari 21 Juli1947 sampai 5 Agustus 1947. Agresi yang merupakan pelanggaran dari Persetujuan Linggajati ini menggunakan kode "Operatie Product". ]Latar

belakang

Tanggal 15 Juli 1947, van Mook mengeluarkan ultimatum agar supaya RI menarik mundur pasukan sejauh 10 km. dari garis demarkasi. Tentu pimpinan RI menolak permintaan Belanda ini. Tujuan utama agresi Belanda adalah merebut daerah-daerah perkebunan yang kaya dan daerah yang memiliki sumber daya alam, terutama minyak. Namun sebagai kedok untuk dunia internasional, Belanda menamakan agresi militer ini sebagai Aksi Polisionil, dan menyatakan tindakan ini sebagai urusan dalam negeri. Letnan Gubernur Jenderal Belanda, Dr. H.J. van Mook menyampaikan pidato radio di mana dia menyatakan, bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan Persetujuan Linggajati. Pada saat itu jumlah tentara Belanda telah mencapai lebih dari 100.000 orang, dengan persenjataan yang modern, termasuk persenjataan berat yang dihibahkan oleh tentara Inggris dan tentara Australia.

[Agresi

Laksamana Muda Udara Agustinus Adisutjipto.

Serangan di beberapa daerah, seperti di Jawa Timur, bahkan telah dilancarkan tentara Belanda sejak tanggal 21 Juli malam, sehingga dalam bukunya, J. A. Moor menulis agresi militer Belanda I dimulai tanggal 20 Juli 1947. Belanda berhasil menerobos ke daerah-daerah yang dikuasai oleh Republik Indonesia di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah danJawa Timur. Fokus serangan tentara Belanda di tiga tempat, yaitu Sumatera Timur, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Sumatera Timur, sasaran mereka adalah daerah perkebunan tembakau, di Jawa Tengah mereka menguasai seluruh pantai utara, dan di Jawa Timur, sasaran utamanya adalah wilayah di mana terdapat perkebunan tebu dan pabrik-pabrik gula.

Komodor Muda Udara dr. dan lebih dikenal sebagai Komisi Tiga Negara (KTN). serta resolusi No. karena agresi militer tersebut dinilai telah melanggar suatu perjanjian Internasional. yaitu resolusi No. Dewan Keamanan PBB secara resmi menggunakan nama INDONESIA. melainkan dikirim juga ke Sumatera. Belgia yang dipilih oleh Belanda dan Amerika Serikat sebagai pihak yang netral. pesawat Dakota Republik dengan simbol Palang Merah di badan pesawat yang membawa obatobatan dari Singapura. karena beranggotakan tiga negara. pada 31 Juli 1947 masalah agresi militer yang dilancarkan Belanda dimasukkan ke dalam agenda Dewan Keamanan PBB. kemudian resolusi No. yaitu Persetujuan Linggajati. 67 tanggal 28 Januari 1949. Atas permintaan India dan Australia. 27 tanggal 1 Augustus 1947. Komite ini awalnya hanyalah sebagai Committee of Good Offices for Indonesia (Komite Jasa Baik Untuk Indonesia). Kirby. dan pada 25 Agustus 1947 Dewan Keamanan membentuk suatu komite yang akan menjadi penengah konflik antara Indonesia dan Belanda. sumbangan Palang Merah Malaya ditembak jatuh oleh Belanda dan mengakibatkan tewasnyaKomodor Muda Udara Mas Agustinus Adisutjipto. Jawa Barat. Belanda ternyata tidak memperhitungkan reaksi keras dari dunia internasional. termasuk Inggris. perkebunan dan pertambangan. pada tanggal 15 Agustus 1947 Pemerintah Belanda akhirnya menyatakan akan menerima resolusi Dewan Keamanan untuk menghentikan pertempuran. dan Pasukan Para I (1e para compagnie) di bawah Kapten C. 30 dan 31 tanggal 25 August 1947. resolusi No. Dewan Keamanan PBB de facto mengakui eksistensi Republik Indonesia. yang tidak lagi menyetujui penyelesaian secara militer. Dewan Keamanan PBB selalu menyebutkan konflik antara Republik Indonesia dengan Belanda sebagai The Indonesian Question. yaitu Australia yang dipilih oleh Indonesia. Sejak resolusi pertama. yaitu Korps Speciaale Troepen(KST) di bawah Westerling yang kini berpangkat Kapten. Belanda juga mengerahkan kedua pasukan khusus. yang terletak di antara Karawang dan Bekasi. terjadi Pembantaian Rawagede dimana tentara Belanda membantai 431 penduduk desa Rawagede. yang kemudian mengeluarkan Resolusi No. dan bukan Netherlands Indies. Pada 9 Desember 1947. Pada 17 Agustus 1947 Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Belanda menerima Resolusi Dewan Keamanan untuk melakukan gencatan senjata. Hal ini terbukti dalam semua resolusi PBB sejak tahun 1947. Australia diwakili oleh Richard C. Sisselaar. Pasukan KST (pengembangan dari DST) yang sejak kembali dari pembantaian di Sulawesi Selatan belum pernah beraksi lagi. yang isinya menyerukan agar konflik bersenjata dihentikan. Belgia diwakili oleh Paul van Zeeland dan Amerika Serikat menunjuk Dr. kini ditugaskan tidak hanya di Jawa. 36 tanggal 1 November 1947. Abdulrahman Saleh dan Perwira Muda Udara I Adisumarmo Wiryokusumo. Atas tekanan Dewan Keamanan PBB. Agresi tentara Belanda berhasil merebut daerah-daerah di wilayah Republik Indonesia yang sangat penting dan kaya seperti kota pelabuhan.Pada agresi militer pertama ini. Campur tangan PBB Republik Indonesia secara resmi mengadukan agresi militer Belanda ke PBB. Pada 29 Juli 1947. Frank Graham. . 27 tanggal 1 Agustus 1947.

Senjata berat sedang dalam keadaan rusak.25 mereka menerima berita dari para pilot pesawat pemburu. Jatuhnya ibu kota negara ini menyebabkan dibentuknya Pemerintah Darurat Republik Indonesia di Sumatra yang dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara.45 lapangan terbang Maguwo dihujani bom dan tembakan mitraliur oleh 5 pesawat Mustang dan 9 pesawat Kittyhawk. Sementara itu Jenderal Spoor yang telah berbulan-bulan mempersiapkan rencana pemusnahan TNI memberikan instruksi kepada seluruh tentara Belanda di Jawa dan Sumatera untuk memulai penyerangan terhadap kubu Republik. Pukul 06. Pertahanan pangkalan hanya diperkuat dengan satu kompi TNI bersenjata lengkap. dan pukul 3. Dia melakukan inspeksi dan mengucapkan pidato singkat. Pukul 6.10 bandara Maguwo telah jatuh ke tangan pasukan ." Pukul 2. diawali dengan pemboman atas lapangan terbang Maguwo.20 pasukan elit KST di bawah pimpinan Kapten Eekhout naik ke pesawat dan pukul 4. Sjahrir dan beberapa tokoh lainnya. Pukul 7. pagi hari tanggal 19 Desember 1948. akan mengucapkan pidato yang penting. Operasi tersebut dinamakan "Operasi Kraai. Belanda konsisten dengan menamakan agresi militer ini sebagai "Aksi Polisional". Pukul 6.Agresi Militer Belanda II atau Operasi Gagak terjadi pada 19 Desember 1948 yang diawali dengan serangan terhadap Yogyakarta. Mohammad Hatta.30. Seiring dengan penyerangan terhadap bandar udara Maguwo.30 pesawat Dakotapertama tinggal landas. Kabinet mengadakan sidang kilat. diikuti oleh Jenderal Spoor 15 menit kemudian. bahwa besok paginya Wakil Tinggi Mahkota Belanda. Pertempuran merebut Maguwo hanya berlangsung sekitar 25 menit. Pukul 05.45. Pertahanan TNI di Maguwo hanya terdiri dari 150 orang pasukan pertahanan pangkalan udara dengan persenjataan yang sangat minim. [sunting]Serangan ke Maguwo Tanggal 18 Desember 1948 pukul 23.7. bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan Persetujuan Renville. ibu kota Indonesia saat itu. 15 pesawat Dakota menerjunkan pasukan KST Belanda di atas Maguwo. Penyerbuan terhadap semua wilayah Republik di Jawa dan Sumatera. Pukul 3. Beel.00 pagi 1e para-compgnie (pasukan para I) KST di Andir memperoleh parasut mereka dan memulai memuat keenambelas pesawat transportasi. Rute penerbangan ke arah timur menuju Maguwo diambil melalui Lautan Hindia. termasuk serangan terhadap Ibukota RI. Dalam sidang itu diambil keputusan bahwa pimpinan negara tetap tinggal dalam kota agar dekat dengan Komisi Tiga Negara(KTN) sehingga kontak-kontak diplomatik dapat diadakan. di pagi hari. WTM Beel berpidato di radio dan menyatakan.45 Mayor Jenderal Engles tiba di bandar udara Andir. mereka menerjunkan pasukannya di Pangkalan Udara Maguwo dan dari sana menuju ke Ibukota RI di Yogyakarta. Dr.Yogyakarta.45 pasukan para mulai diterjunkan di Maguwo. Penyerangan terhadap Ibukota Republik. Pukul 4. Pada hari pertama Agresi Militer Belanda II. serta penangkapan Soekarno. bahwa zona penerjunan telah dapat dipergunakan. yang kemudian dikenal sebagai Agresi Militer Belanda II telah dimulai. siaran radio dari Jakarta menyebutkan. yaitu beberapa senapan dan satu senapan anti pesawat 12.30 dilakukan briefing terakhir.

[sunting]Pemerintahan Darurat Soedirman dalam keadaan sakit melaporkan diri kepada Presiden. sedangkan di pihak penyerang.00. akhirnya Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak meninggalkan Ibukota. Setelah mempertimbangkan segala kemungkinan yang dapat terjadi. dokter pribadinya. Mengenai hal-hal yang dibahas serta keputusan yang diambil adalam sidang kabinet tanggal 19 Desember 1948. tetapi Sudirman menolak. van Langen telah terkumpul di Maguwo dan mulai bergerak ke Yogyakarta. Di pihak Republik tercatat 128 tentara tewas. Suwondo. Panglima Besar Soedirman mengeluarkan perintah kilat yang dibacakan di radio tanggal 19 Desember 1948 pukul 08.R. Segera setelah mendengar berita bahwa tentara Belanda telah memulai serangannya. Presiden berusaha membujuk supaya tinggal dalam kota. Karena merasa tidak diundang. Serangan terhadap kota Yogyakarta juga dimulai dengan pemboman serta menerjunkan pasukan payung di kota. seluruh kekuatan Grup Tempur M sebanyak 2. dari Brigade T. Di daerah-daerah lain di Jawa antara lain di Jawa Timur. Menteri Laoh mengatakan bahwa sekarang ternyata . Jenderal Soedirman dan para perwira TNI lainnya menunggu di luar ruang sidang. tak satu pun jatuh korban. Kabinet mengadakan sidang dari pagi sampai siang hari. Sekitar pukul 9. 1.900 orang. dilaporkan bahwa penyerangan bahkan telah dilakukan sejak tanggal 18 Desember malam hari. Berhubung Soedirman masih sakit. Komodor Suriadarmaserta dr. seluruh 432 anggota pasukan KST telah mendarat di Maguwo. dan pukul 11.600 orang –termasuk dua batalyon.00.00.Kapten Eekhout.A. Simatupang mengatakan sebaiknya Presiden dan Wakil Presiden ikut bergerilya.beserta persenjataan beratnya di bawah pimpinan Kolonel D. Soedirman didampingi oleh Kolonel Simatupang.

keempat Menteri tersebut mengadakan rapat dan hasilnya disampaikan kepada seluruh Gubernur Militer I.Mr. Maramis yang sedang berada diNew Delhi. Menteri Persediaan Makanan. agar dr. Syafruddin Prawiranegara. serta staf Kedutaan RI. Kolonel A. Maramis dan L. Sesuai dengan rencana yang telah dipersiapkan oleh Dewan Siasat. Mereka belum mengetahui mengenai Sidang Kabinet pada 19 Desember 1948. Jadi Presiden dan Wakil Presiden terpaksa tinggal dalam kota agar selalu dapat berhubungan dengan KTN sebagai wakil PBB. Tidak jarang Soedirman harus ditandu atau digendong karena dalam keadaan sakit keras.A. Mr. Palar membentuk Exile Government of Republic Indonesia di New Delhi. Palar dan Menteri Keuangan Mr. Mr.H. I.N. Menteri Kehakiman. Pada 21 Desember 1948. Pemerintahan Syafruddin ini kemudian dikenal denganPemerintahan Darurat Republik Indonesia. Pada tanggal 19 Desember 1948 bergeraklah pasukan Siliwangi dari Jawa Tengah menuju daerah-daerah kantong .pasukan yang akan mengawal tidak ada. Sukiman. hampir seluruh Menteri yang hadir mengatakan. L. Syafrudin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintah Darurat di Bukittinggi. Perjalanan bergerilya selama delapan bulan ditempuh kurang lebih 1000 km di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.J. Sudarsono. juga dibuat surat untuk Duta Besar RI untuk India. yang memutuskan pemberian mandat kepada Mr. Supeno. Kasimo. dan Menteri Kehakiman. Setelah dipungut suara. Selain itu. bahwa Pemerintah Pusat diserahkan kepada 3 orang Menteri yaitu Menteri Dalam Negeri. Setelah berpindah-pindah dari beberapa desa rombongan Soedirman kembali ke Yogyakarta pada tanggal 10 Juli 1949. untuk menjaga kemungkinan bahwa Syafruddin tidak berhasil membentuk pemerintahan di Sumatera. dan apabila ini tidak dapat dilaksanakan. Empat Menteri yang ada di Jawa namun sedang berada di luar Yogyakarta sehingga tidak ikut tertangkap adalah Menteri Dalam Negeri. selaku Panglima Tentara dan Teritorium Jawa menyusun rencana pertahanan rakyat Totaliter yang kemudian dikenal sebagai Perintah Siasat No 1 Salah satu pokok isinya ialah : Tugas pasukan-pasukan yang berasal dari daerah-daerah federal adalah ber wingate (menyusup ke belakang garis musuh) dan membentuk kantong-kantong gerilya sehingga seluruh Pulau Jawa akan menjadi medan gerilya yang luas.N. seluruh Gubernur sipil dan Residen di Jawa. dr. India. Nasution. Susanto. maka Presiden dan Wakil Presiden membuat surat kuasa yang ditujukan kepada Mr. II dan III. Presiden dan Wakil Presiden tetap dalam kota. Menteri Kemakmuran yang sedang berada di Bukittinggi. Presiden dan Wakil Presiden mengirim kawat kepada Syafruddin Prawiranegara di Bukittinggi. Salah satu pasukan yang harus melakukan wingate adalah pasukan Siliwangi. dr. bahwa ia diangkat sementara membentuk satu kabinet dan mengambil alih Pemerintah Pusat. Sudarsono. Menteri Perhubungan. yaitu basis pemerintahan sipil akan dibentuk di Sumatera. [sunting]Gerilya Setelah itu Soedirman meninggalkan Yogyakarta untuk memimpin gerilya dari luar kota. Menteri Pembangunan dan Pemuda. A.

Perjalanan ini dikenal dengan nama Long March Siliwangi. mendaki gunung. Sesampainya di Jawa Barat mereka terpaksa pula menghadapi gerombolan DI/TII. . Perjalanan yang jauh. melawan rasa lapar dan letih dibayangi bahaya serangan musuh.yang telah ditetapkan di Jawa Barat. menyeberangi sungai. menuruni lembah.

dibentuk Kontak Biro untuk kerja sama 4. udara jika bangsa Indonesia tidak menyerah. menjamin keamanan dan ketertiban 3. · pada tanggal 10 November terjadi pertempuran yang sangat dahsyat membela kemerdekaan secara matimatian. · Kantor-kantor pemerintah dan obyek-obyek vital diambil alih oleh rakyat Indonesia namun mendapat halangan dari tentara Jepang. Kantor Pos Besar. Semarang. · Pengorbanan rakayat dan para pemuda untuk menegakkan kedaulatan Republik Indonesia akhirnya berhasil ditegakkan. namun akhirnya menyetujui dengan syarat : 1. · Inggris mengultimatum menggempur Surabaya dari laut. UPAYA PERJUANGAN RAKYAT INDONESIA DAN PENGAKUAN KEDAULATAN RI PERJANJIAN LINGGARJATI · Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia rakyat dengan serentak langsung bertindak untuk melaksanakan pemindahan kekuasaan dari tangan Jepang dan menegakkan kedaulatan Negara Republik Indonesia yang baru berdiri. Brigade 49 dipimpin Brigjen A.W. · ultimatum tidak ditaati oleh rakyat Indonesia di Surabaya. dan tempat-tempat lain di Indonesia. Tanggal tersebut diepringati sebagai hari pahlawan. Pemimpin Pasukan Sekutu Jendral Mallaby berhasil ditawan para Pemuda. · Pemerintah Jawa Timur menolak kedatangan mereka. Medan. menduduki pangkalan udara Tanjung Perak. surabaya. · perebutan tersebut membangkitkan suatu pergolakan. Tanggal 5 Oktober 1945 pemerintah mengeluarkan maklumat tentang pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Gedung Internatio dan Obyek-Obyek Vital lainnya. · Pertempuran 28. Yogyakarta.S Mallaby mendarat di Surabaya yang bertugas untuk melucuti serdadu Jepang dan menyelamatkan interniran Sekutu. · Presiden Soekarno. obyek vital berhasil dikuasi kembali. mereka bertekad untuk membela kemerdekaan sampai mati. Palembang. darat. proses perebutan ini berlangsung dari bulan agustus hingga Oktober 1945. · Pertempuran dasyat antara pasukan-pasukan Jepang dan para pemuda di kota-kota besar seperti Jakarta.29 dan 30 Oktober 1945 pasukan sekutu dapat dipukul mundur. · Puncak perjuangan para pemuda Jakarta dalam menegakkan kedaulatan RI adalah rapat raksasa di Lapangan Ikada. Hatta dan Amir Syarifuddin datang ke Surabaya atas permintaan Komandan Sekutu untuk mendamaikan perselisihan namun setelah para pemimpin tersebut kembali ke Jakarta pertempuran terjadi kembali dan menyebabkan terbunuhnya Brigjer Mallaby. Bandung. Ujung Pandang. · pada tanggal 25 Oktober 1945. sehingga menjadi situasi revolusi yang konfrontatif. Inggris hanya akan melucuti senjata Jepang saja · Perkembangan selanjutnya pihak Inggris mengingkari janji dengan penyerangan ke penjara Kalisosok. · Pada tanggal 27 Oktober 1945 terjadi kontak senjata yang pertama antara pihak pemuda melawan Inggris. Inggris berjanji diantara mereka tidak ada angkatan Perang Belanda 2.UPAYA MENEGAKKAN KEDAULATAN Posted on 17 Februari 2010 by hasheem Rate This PERTEMPURAN PADA AWAL KEMERDEKAAN Pertempuran Surabaya 10 November 1945 · diawali dengan perebutan kekuasaan dan persenjataan dari tangan Jepang yang dimulai sejak 2 September 1945. . · Bentrokan yang terjadi di seluruh tanah air menyadarkan pemerintah akan perlunya Tentara Nasional.

· Perundingan dilanjutkan di Belanda di Kota Hooge Veluwe. Golongan pro adalah golongan yang mendukung pemerintah. 1. Jenderal Sudirman dan Jenderal Oerip Soemohardjo. 1. salah seorang pemimpin pemberontakan PETA di Blitar. · Inggris mengambil langkah-langkah untuk mempertemukan kedua belah pihak. April 1946. maka pada tanggal 25 Maret 1947 kedua belah pihak dari Bangsa Indonesia menyetujui Perjanjian Linggarjati. Dibentuk Komisi Konsuler untuk mengawasi gencatan senjata. sebagai Kepala Staf Umum adalah Oerip Soemohardjo. dan sesungguhnya sebagian besar rakyat Indonesia tidak menyetujuinya. Panglima AFNEI (Allied Forces Netherland East Indies). yang mulai berlaku 4 Agustus 1947. dengan berwadahkan Uni Indonesia-Belanda yang diketuai oleh Ratu Belanda. Disepakati gencatan senjata dengan membentuk komisi genjatan senjata dari kedua belah pihak. muncul masalah pro dan kontra dalam masyarakat Indonesia. · Usaha merintis perundingan dilaksanakan oleh Letnan Jenderal Sir Philip Christison.J Van Mook Oktober 1945. perundingan dirintis kembali. Isi Persetujuan Linggarjati antara lain : 1. 2. · Tanggal 1 Agustus 1947 Dewan Keamanan memerintahkan penghentian permusuhan kedua belah pihak. · Perundingan Indonesia-Belanda dimulai November 1945. H. 4. · Pemerintah Inggris mengirim Sir Archiband Clark Kerr sebagai duta istimewa ke Indonesia. · Setelah Naskah ditandatangani . Usul Belanda agar wilayah Indonesia tetap dibawah naungan Kerajaan Belanda di tolak oleh Pemerintah Indonesia 3. Saran Inggris Supaya Belanda mengakui kedaulatan atas Sumatera dan Jawa akhirnya diterima Belanda. · Inggris mengirim Lord Killearn sebagai penengah setelah komisi genjatan senjata terbentuk. pensiunan Mayor KNIL Hindia Belanda yang mendukung RI. 3. · Tanggal 30 Juli 1947 Pemerintah India dan Australia mengajukan permintaan resmi agar masalah Indonesia masuk dalam daftar acara Dewan Keamanan PBB. dengan jalan mempertemukan Presiden Soekarno dengan Wakil Gubernur Jenderal Hindia Belanda Dr. Van Mook mengulangi keinginan Belanda untuk menjadikan negara Indonesia sebagai negara persemakmuran (commonwealth) melalui masa peralihan 10 tahun.· Pemimpin TKR adalah Supriyadi. · Baru setelah Kabinet Syahrir dibentuk November 1945. AGRESI MILITER BELANDA 1 DAN PERJANJIAN RENVILLE · Agresi Belanda I (21 Juli 1947) menimbulkan reaksi hebat dari dunia. Yang kontra adalah golongan nasionalis. seperti golongan sosialis yang tergabung dalam sayap kiri. Belanda hanya bersedia mengakui kedaulatan atas Jawa dan Madura saja. Belanda menolak Konsensi ini. · Pihak Indonesia dipimpin oleh dr. Islam dan sekuler yang tergabung dalam Benteng Republik Indonesia. · Indonesia dan belanda kembali ke meja perundingan di Jakarta. . Indonesia dan Belanda diberi kesempatan untuk memilih satu negara sebagai wakil untuk menjadi anggota komisi. dimulai tanggal 10 November 1946 untuk kemudian mendapat persetujuan dari parlemen masing-masing pihak. ternyata pernyataan ini ditolak pula oleh Pemerintah Indonesia. 2. 2. Inggris menarik kesimpulan bahwa sengketa antara Indonesia dan Belanda tidak mungkin diselesaikan dengan kekuatan senjata. · Usaha Chrristison menemui kegagalan karena masing-masing pihak berpegangan pada pendirian yang bertolak belakang. melainkan dengan cara diplomasi. · Setelah pasukan Sekutu yang memboncengi Belanda mendapat perlawanan hebat dari rakyat Indonesia. Sudarsono. · Dibentuk Komisi jasa-jasa baik . Negara Indonesia serikat tetap mengikat diri dalam ikatan kerja sama dengan Kerajaan belanda. Pemerintah Republik Indonesia dan Belanda bersam-sama membentuk negara federasi bernama Negara Indonesia Serikat. Belanda menolak usul yang diajukan Clark Kerr akan pengakuan kedaulatan secara de Facto wilayah Indonesia yang terdiri atas Sumatera dan Jawa. Untuk pemerintah Republik Indonesia bersedia membayar semua hutang Pemerintah Belanda sebelum tanggal 6 Maret 1942. Pemerintah Indonesia memilih Ausralia (diwakili Richard kirby). Indonesia berketetapan bahwa Republik Indonesia harus diakui sebagai negara yang berdaulat penuh atas wilayah bekas jajahan Hindia Belanda. · Setelah pemerintah mendapat dukungan dari KNIP.

yaitu: 1. Moh Roem. Karena partai-partai politik menentang Kabinet Amir Syarifuddin karena menerima persetujuan Renville. · Belanda menyatakan bahwa hal itu merupakan usaha yang terakhir. Kolonel Drost. Belanda tidak dapat lagi mengajukan perundingan dan republik Indonesia diberi waktu 48 jam untuk menjawabnya. Akhirnya disepakati perundingan dilaksanakan di atas kapal Amerika Serikat yang disediakan atas perantara KTN.H. · Sebagai balasan usul KTN Belanda mengajukan 12 prinsip politik untuk disampaikan ke Pemerintah Indonesia. Uni antara Indonesia Serikat dan bagian lain Kerajaan Belanda.A. Leimena. Delegasi Republik Indonesia dipimpin oleh Mr. bersedia maju ke meja perundingan.Belanda memilih Belgia (paul Van Zeeland). Belanda juga menyetujui prinsip yang diajukan KTN apabila pihak Indonsia menyetujui sampai batas waktu 9 Januari 1948. Kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia 2. Komisi teknis Belanda dipimpin oleh Vran Vredenburg. · Indonesia mau menerima prinsip-prinsip KTN karena pada bagian 4 dan 6 dari keenam prinsip tersebut menyatakan bahwa dalam 6 bulan dan 1 tahun sesudah ditandatangani persetujuan politik akan diadakan plebisit diseluruh Indonesia dibawah pengawasan KTN. · Sebelum itu telah dibentuk Komisi Teknis untuk melaksanakan genjatan senjata yang diketuai oleh Menteri Kesehatan dr. · Delegasi Indonesia dipimpin oleh Mr.L van Vradenburg sebagai wakil ketua. Dan tidak menyebutkan usulan penarikan tentara Belanda. · Setelah pendekatan oleh KTN kepada kedua belah pihak maka akhirnya disepakati untuk kembali ke meja perundingan. · Diusulkan adanya daerah bebas militer yang kurang praktis dan Belanda ingin mempertahankan garis Van mook. Graham mengajukan 6 prinsip tambahan untuk mencari penyelesaian. maka atas inisiatif Komisi PBB untuk Indonesia pada tanggal 4 April 1949 diadakan perundingan di Jakarta di bawah pimpinan Merle Cochran. apabila ditolak. · Sementara perundingan berlangsung Pihak Belanda terus membentuk negara-negara boneka. untuk menentukan apakah berhasrat bergabung dengan Republik Indonesia atau tidak. yaitu Republik Indonesia dan Belanda. · KTN tahu sikap keras kepala Belanda bisa mengakibat kan situasi berbahaya. dan Kedua Negara yang terpilih memilih Amerika (Frank Graham) sebagai Penengah. untuk mengatasi hal ini Dr. sedangkan delegasi Belanda dipimpin oleh Dr. Belanda mengajukan Jakarta sebagai tempat perundingan dan ditolak Indonesia. Indonesia menginginkan perundingan dilaksanakan diluar daerah pendudukan Belanda. · Terjadi Reshuflle dalam Kabinet Amir Syarifuddin dalam rangka memperkuat Kabinet untuk menghadapi perundingan dengan Belanda selanjutnya. · Akhirnya kedua belah pihak bertemu kembali di atas Kapal Renville untuk menandatangani persetujuan gencatan senjata dan prinsip-prinsip politik yang telah disetujui bersama disaksikan KTN. . anggota komisi dari Amerika Serikat. · Perundingan diselenggarakan di atas kapal USS Renville mulai 8 Desember 1947 dibawah pimpinan Herremans. Kondisi ini digambarkan oleh Ismail MarZuki dalam Lagu Sapu Tangan dan Bandung Selatan · Setelah Kabinet Syahrir III jatuh. · KTN bekerja mulai Oktober 1947 dan mengambil inisiatif untuk masalah militer namun tidak punya hak untuk memutuskan masalah politik. Van Royen. · Indonesia mendapat jaminan KTN bahwa kekuasaan republik Indonesia tidak akan berkurang selama peralihan sampai diserahkannya kedaulatan Belanda kepada Negara Federal Indonesia. H. Komisi PB ini dikenal sebagai Komisi Tiga Negara. Delegasi Belanda dipimpin oleh abdul Kadir Widjojoatmodjo dengan Mr. J. Prinsip Belanda itu adalah pengurangan pasukan dan penghidupan kegiatan ekonomi. · KTN mengajukan usul politik yang didasarkan persetujuan Linggarjati. · Dengan diberlakukannya daerah bebas militer maka terjadi hijrah besar-besaran pasukan Divisi Siliwangi. PERJANJIAN ROEM-ROYEN · Ketika terlihat titik terang bahwa kedua belah pihak. Kerja sama Indonesia-Belanda 3. wakil Belgia di KTN. Presiden Soekarno mengangkat Amir Syarifuddin untuk menyusun Kabinet Baru dan membentuk delegasi untuk menghadapi perundingan dengan Belanda. Syarifuddin dengan Ali Sastroamidjoyo sebagai wakil ketua. Suatu negara yang berdaulat atas dasar federasi 4.

Pemerintah Belanda setuju Republik Indonesia akan menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS). Hasil Konferensi Inter-Indonesia yang disetujui bersama di Yogyakarta antara lain adalah: a. b. c. Ir. sesudah pengakuan kedaulatan. Ir.Hatta (Ketua).Suyono Hadinoto.Roem.Juanda. Dr. Status Keresidenan Irian Barat diselesaikan dalam waktu setahun. RIS dikepalai oleh seorang presiden dibantu oleh menteri yang bertanggung jawab kepada presiden. Soekarno terpilih sebagai presiden.1.Sumitro Djojohadikusumo.Sukiman. Belanda mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Pembentukan Angkatan Perang RIS adalah semata-mata soal bangsa Indonesia sendiri. Mr. Turut serta dalam KMB yang bertujuan untuk mempercepat penyerahan kedaulatan yang lengkap dan tidak bersyarat kepada negara Republik Indonesia Serikat. berdasarkan demokrasi dan federalisme (serikat). dan Mr. 2. terdiri dari Drs. c.Mr. Pada tanggal 15 Desember 1949 diadakan pemilihan Presiden RIS dengan calon tunggal Ir. . baik dari Republik Indonesia maupun dari Kerajaan Belanda. Kolonel T. Pada tanggal 23 Agustus 1949 KMB dimulai di Den Haag. yang berisi antara lain: a. Moh Roem yang berisi antara lain: a.J. Mr. 3. Pernyataan Pemerintah Republik Indonesia dibacakan Ketua Delegasi Indonesia. Pada tanggal 7 mei 1949 dicapai persetujuan. Pemerintah Republik Indonesia akan mengeluarkan perintah penghentian perang gerilya. Sementara itu pada tanggal 29 Oktober 1949 dilakukan penandatanganan bersama piagam persetujuan Konstitusi RIS antara Republik Indonesia dengan BFO. Belanda. RIS harus membayar semua hutang Belanda yang ada sejak tahun 1942. kemudian dibacakan kesanggupan kedua belah pihak untuk melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan PBB tertanggal 28 Januari 1949 dan persetujuannya pada tanggal 23 Maret 1949.Simatupang. Soekarno. Pemerintah Belanda membebaskan secara tak bersyarat pemimpin-pemimpin Republik Indonesia dan tahanan politik yang ditawan sejak tanggal 19 Desember 1948. d. 4.Moh. dr.Soepomo. Delegasi BFO dipimpin oleh Sultan Hamid II dari Pontianak.Muwardi. H. Akan dibentuk Uni Indonesia-Belanda berdasarkan kerja sama sukarela dan sederajat. REPUBLIK INDONESIA SERIKAT (RIS) DAN PENGAKUAN KEDAULATAN Pada tanggal 4 Agustus 1949 disusun delegasi Republik Indonesia untuk menghadiri KMB. d. Angkatan Perang RIS akan dibentuk oleh Pemerintah RIS dengan inti Angkatan Perang RIS (TNI) bersama-sama dengan orang Indonesia yang ada dalam KNIL dan kesatuan-kesatuan Belanda lainnya.B. KONFERENSI MEJA BUNDAR (KMB). Mr.Leimena. Angkatan Perang RIS adalah Angkatan Perang Nasional. 5. Kerja sama dalam hal pengembalian perdamaian dan menjaga keamanan serta ketertiban. Mr. dr.Moh. Van Royen. KONFERENSI INTER-INDONESIA Konferensi Inter-Indonesia diadakan pada bulan Juli dan Agustus 1949. Kemudian pernyataan delegasi Belanda dibacakan oleh Dr. Prof. RIS mengembalikan hak milik Belanda dan memberikan hak Konsensi dan izin baru untuk perusahaanperusahaan Belanda. Selama proses diatas pers nasional memuat berita-berita yang bertujuan untuk meyakinkan negera-negara lain tentang tujuan perjuangan bangsa Indonesia. c.Ali Sastroamidjojo. b.J. b. Pemerintah Belanda setuju bahwa Pemerintah Republik Indonesia harus bebas dan leluasa melakukan kewajiban dalam satu daerah meliputi keresidenan Yogyakarta. RIS akan menerima penyerahan kedaulatan. dilantik dan diambil sumpahnya pada tanggal 17 Desember 1949. Konferensi ini berlangsung sampai tanggal 2 November 1949 dengan hasil-hasil sebagai berikut: 1. Konferensi Meja Bundar (KMB) akan diadakan secepatnya di Den Haag sesudah Pemerintah Republik Indonesia kembali ke Yogyakarta. e.Dr. Mr.Abdul Karim Pringgodigdo. Negara Indonesia Serikat disetujui dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS). Presiden RIS adalah Panglima Tertinggi Angkatan Perang RIS.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful