Agresi Militer Belanda I

Agresi Militer Belanda I atau Operasi Produk adalah operasi militer Belanda di Jawa dan Sumatera terhadap Republik Indonesia yang dilaksanakan dari 21 Juli1947 sampai 5 Agustus 1947. Agresi yang merupakan pelanggaran dari Persetujuan Linggajati ini menggunakan kode "Operatie Product". ]Latar

belakang

Tanggal 15 Juli 1947, van Mook mengeluarkan ultimatum agar supaya RI menarik mundur pasukan sejauh 10 km. dari garis demarkasi. Tentu pimpinan RI menolak permintaan Belanda ini. Tujuan utama agresi Belanda adalah merebut daerah-daerah perkebunan yang kaya dan daerah yang memiliki sumber daya alam, terutama minyak. Namun sebagai kedok untuk dunia internasional, Belanda menamakan agresi militer ini sebagai Aksi Polisionil, dan menyatakan tindakan ini sebagai urusan dalam negeri. Letnan Gubernur Jenderal Belanda, Dr. H.J. van Mook menyampaikan pidato radio di mana dia menyatakan, bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan Persetujuan Linggajati. Pada saat itu jumlah tentara Belanda telah mencapai lebih dari 100.000 orang, dengan persenjataan yang modern, termasuk persenjataan berat yang dihibahkan oleh tentara Inggris dan tentara Australia.

[Agresi

Laksamana Muda Udara Agustinus Adisutjipto.

Serangan di beberapa daerah, seperti di Jawa Timur, bahkan telah dilancarkan tentara Belanda sejak tanggal 21 Juli malam, sehingga dalam bukunya, J. A. Moor menulis agresi militer Belanda I dimulai tanggal 20 Juli 1947. Belanda berhasil menerobos ke daerah-daerah yang dikuasai oleh Republik Indonesia di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah danJawa Timur. Fokus serangan tentara Belanda di tiga tempat, yaitu Sumatera Timur, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Sumatera Timur, sasaran mereka adalah daerah perkebunan tembakau, di Jawa Tengah mereka menguasai seluruh pantai utara, dan di Jawa Timur, sasaran utamanya adalah wilayah di mana terdapat perkebunan tebu dan pabrik-pabrik gula.

Pada 17 Agustus 1947 Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Belanda menerima Resolusi Dewan Keamanan untuk melakukan gencatan senjata. yaitu resolusi No. Hal ini terbukti dalam semua resolusi PBB sejak tahun 1947. Australia diwakili oleh Richard C. yang kemudian mengeluarkan Resolusi No. yang terletak di antara Karawang dan Bekasi. Campur tangan PBB Republik Indonesia secara resmi mengadukan agresi militer Belanda ke PBB. yaitu Australia yang dipilih oleh Indonesia. dan bukan Netherlands Indies. Atas tekanan Dewan Keamanan PBB. kemudian resolusi No. Jawa Barat. Pada 9 Desember 1947. dan lebih dikenal sebagai Komisi Tiga Negara (KTN). Komite ini awalnya hanyalah sebagai Committee of Good Offices for Indonesia (Komite Jasa Baik Untuk Indonesia). Belgia diwakili oleh Paul van Zeeland dan Amerika Serikat menunjuk Dr. Belanda ternyata tidak memperhitungkan reaksi keras dari dunia internasional. yang isinya menyerukan agar konflik bersenjata dihentikan. Dewan Keamanan PBB selalu menyebutkan konflik antara Republik Indonesia dengan Belanda sebagai The Indonesian Question. terjadi Pembantaian Rawagede dimana tentara Belanda membantai 431 penduduk desa Rawagede. dan Pasukan Para I (1e para compagnie) di bawah Kapten C. pada 31 Juli 1947 masalah agresi militer yang dilancarkan Belanda dimasukkan ke dalam agenda Dewan Keamanan PBB. yaitu Korps Speciaale Troepen(KST) di bawah Westerling yang kini berpangkat Kapten. serta resolusi No. pesawat Dakota Republik dengan simbol Palang Merah di badan pesawat yang membawa obatobatan dari Singapura. yang tidak lagi menyetujui penyelesaian secara militer. Dewan Keamanan PBB de facto mengakui eksistensi Republik Indonesia. karena agresi militer tersebut dinilai telah melanggar suatu perjanjian Internasional. Belgia yang dipilih oleh Belanda dan Amerika Serikat sebagai pihak yang netral. perkebunan dan pertambangan. Kirby. 36 tanggal 1 November 1947. Abdulrahman Saleh dan Perwira Muda Udara I Adisumarmo Wiryokusumo. pada tanggal 15 Agustus 1947 Pemerintah Belanda akhirnya menyatakan akan menerima resolusi Dewan Keamanan untuk menghentikan pertempuran. dan pada 25 Agustus 1947 Dewan Keamanan membentuk suatu komite yang akan menjadi penengah konflik antara Indonesia dan Belanda. 27 tanggal 1 Agustus 1947. .Pada agresi militer pertama ini. Komodor Muda Udara dr. Pada 29 Juli 1947. Sejak resolusi pertama. resolusi No. termasuk Inggris. 27 tanggal 1 Augustus 1947. Atas permintaan India dan Australia. Sisselaar. 67 tanggal 28 Januari 1949. Agresi tentara Belanda berhasil merebut daerah-daerah di wilayah Republik Indonesia yang sangat penting dan kaya seperti kota pelabuhan. Pasukan KST (pengembangan dari DST) yang sejak kembali dari pembantaian di Sulawesi Selatan belum pernah beraksi lagi. sumbangan Palang Merah Malaya ditembak jatuh oleh Belanda dan mengakibatkan tewasnyaKomodor Muda Udara Mas Agustinus Adisutjipto. kini ditugaskan tidak hanya di Jawa. Dewan Keamanan PBB secara resmi menggunakan nama INDONESIA. 30 dan 31 tanggal 25 August 1947. Frank Graham. yaitu Persetujuan Linggajati. melainkan dikirim juga ke Sumatera. karena beranggotakan tiga negara. Belanda juga mengerahkan kedua pasukan khusus.

" Pukul 2.20 pasukan elit KST di bawah pimpinan Kapten Eekhout naik ke pesawat dan pukul 4. termasuk serangan terhadap Ibukota RI. WTM Beel berpidato di radio dan menyatakan. Pertahanan TNI di Maguwo hanya terdiri dari 150 orang pasukan pertahanan pangkalan udara dengan persenjataan yang sangat minim. diikuti oleh Jenderal Spoor 15 menit kemudian. Penyerbuan terhadap semua wilayah Republik di Jawa dan Sumatera. akan mengucapkan pidato yang penting. Senjata berat sedang dalam keadaan rusak.25 mereka menerima berita dari para pilot pesawat pemburu. Pukul 7. Pertahanan pangkalan hanya diperkuat dengan satu kompi TNI bersenjata lengkap. 15 pesawat Dakota menerjunkan pasukan KST Belanda di atas Maguwo. Sementara itu Jenderal Spoor yang telah berbulan-bulan mempersiapkan rencana pemusnahan TNI memberikan instruksi kepada seluruh tentara Belanda di Jawa dan Sumatera untuk memulai penyerangan terhadap kubu Republik. [sunting]Serangan ke Maguwo Tanggal 18 Desember 1948 pukul 23. ibu kota Indonesia saat itu. bahwa besok paginya Wakil Tinggi Mahkota Belanda. diawali dengan pemboman atas lapangan terbang Maguwo. Pukul 3. Dalam sidang itu diambil keputusan bahwa pimpinan negara tetap tinggal dalam kota agar dekat dengan Komisi Tiga Negara(KTN) sehingga kontak-kontak diplomatik dapat diadakan. bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan Persetujuan Renville. siaran radio dari Jakarta menyebutkan. Operasi tersebut dinamakan "Operasi Kraai.30 dilakukan briefing terakhir. yaitu beberapa senapan dan satu senapan anti pesawat 12.Yogyakarta. Pertempuran merebut Maguwo hanya berlangsung sekitar 25 menit. Seiring dengan penyerangan terhadap bandar udara Maguwo. serta penangkapan Soekarno.30. Pukul 6.Agresi Militer Belanda II atau Operasi Gagak terjadi pada 19 Desember 1948 yang diawali dengan serangan terhadap Yogyakarta. Belanda konsisten dengan menamakan agresi militer ini sebagai "Aksi Polisional". bahwa zona penerjunan telah dapat dipergunakan. dan pukul 3.7.45 Mayor Jenderal Engles tiba di bandar udara Andir. mereka menerjunkan pasukannya di Pangkalan Udara Maguwo dan dari sana menuju ke Ibukota RI di Yogyakarta. Pada hari pertama Agresi Militer Belanda II. Pukul 05. Beel.10 bandara Maguwo telah jatuh ke tangan pasukan . Penyerangan terhadap Ibukota Republik. Dr. Jatuhnya ibu kota negara ini menyebabkan dibentuknya Pemerintah Darurat Republik Indonesia di Sumatra yang dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara. yang kemudian dikenal sebagai Agresi Militer Belanda II telah dimulai. Pukul 4.45 pasukan para mulai diterjunkan di Maguwo. Sjahrir dan beberapa tokoh lainnya. Pukul 06. Rute penerbangan ke arah timur menuju Maguwo diambil melalui Lautan Hindia.45. Kabinet mengadakan sidang kilat. Pukul 6. di pagi hari. Dia melakukan inspeksi dan mengucapkan pidato singkat.30 pesawat Dakotapertama tinggal landas. Mohammad Hatta.00 pagi 1e para-compgnie (pasukan para I) KST di Andir memperoleh parasut mereka dan memulai memuat keenambelas pesawat transportasi.45 lapangan terbang Maguwo dihujani bom dan tembakan mitraliur oleh 5 pesawat Mustang dan 9 pesawat Kittyhawk. pagi hari tanggal 19 Desember 1948.

dan pukul 11.beserta persenjataan beratnya di bawah pimpinan Kolonel D. Panglima Besar Soedirman mengeluarkan perintah kilat yang dibacakan di radio tanggal 19 Desember 1948 pukul 08. tak satu pun jatuh korban. Serangan terhadap kota Yogyakarta juga dimulai dengan pemboman serta menerjunkan pasukan payung di kota. Simatupang mengatakan sebaiknya Presiden dan Wakil Presiden ikut bergerilya.00.600 orang –termasuk dua batalyon. tetapi Sudirman menolak. Berhubung Soedirman masih sakit. dari Brigade T. akhirnya Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak meninggalkan Ibukota. dilaporkan bahwa penyerangan bahkan telah dilakukan sejak tanggal 18 Desember malam hari.00. Mengenai hal-hal yang dibahas serta keputusan yang diambil adalam sidang kabinet tanggal 19 Desember 1948. Sekitar pukul 9. Presiden berusaha membujuk supaya tinggal dalam kota. Suwondo.A. Kabinet mengadakan sidang dari pagi sampai siang hari.R. [sunting]Pemerintahan Darurat Soedirman dalam keadaan sakit melaporkan diri kepada Presiden.900 orang. 1. van Langen telah terkumpul di Maguwo dan mulai bergerak ke Yogyakarta. Jenderal Soedirman dan para perwira TNI lainnya menunggu di luar ruang sidang. seluruh kekuatan Grup Tempur M sebanyak 2. Komodor Suriadarmaserta dr. seluruh 432 anggota pasukan KST telah mendarat di Maguwo. Di pihak Republik tercatat 128 tentara tewas. Menteri Laoh mengatakan bahwa sekarang ternyata . sedangkan di pihak penyerang. Karena merasa tidak diundang. Setelah mempertimbangkan segala kemungkinan yang dapat terjadi. Soedirman didampingi oleh Kolonel Simatupang.00. Di daerah-daerah lain di Jawa antara lain di Jawa Timur.Kapten Eekhout. Segera setelah mendengar berita bahwa tentara Belanda telah memulai serangannya. dokter pribadinya.

Mr. maka Presiden dan Wakil Presiden membuat surat kuasa yang ditujukan kepada Mr. Setelah dipungut suara.pasukan yang akan mengawal tidak ada. Menteri Persediaan Makanan. Presiden dan Wakil Presiden tetap dalam kota. Palar membentuk Exile Government of Republic Indonesia di New Delhi. serta staf Kedutaan RI. Kasimo. untuk menjaga kemungkinan bahwa Syafruddin tidak berhasil membentuk pemerintahan di Sumatera. A. yang memutuskan pemberian mandat kepada Mr. [sunting]Gerilya Setelah itu Soedirman meninggalkan Yogyakarta untuk memimpin gerilya dari luar kota. Pada 21 Desember 1948.A. hampir seluruh Menteri yang hadir mengatakan. dan Menteri Kehakiman. Selain itu. Sudarsono. Menteri Kehakiman. yaitu basis pemerintahan sipil akan dibentuk di Sumatera. Tidak jarang Soedirman harus ditandu atau digendong karena dalam keadaan sakit keras. I.H. Mereka belum mengetahui mengenai Sidang Kabinet pada 19 Desember 1948. bahwa Pemerintah Pusat diserahkan kepada 3 orang Menteri yaitu Menteri Dalam Negeri. Kolonel A. Maramis yang sedang berada diNew Delhi. Presiden dan Wakil Presiden mengirim kawat kepada Syafruddin Prawiranegara di Bukittinggi. India. Supeno. selaku Panglima Tentara dan Teritorium Jawa menyusun rencana pertahanan rakyat Totaliter yang kemudian dikenal sebagai Perintah Siasat No 1 Salah satu pokok isinya ialah : Tugas pasukan-pasukan yang berasal dari daerah-daerah federal adalah ber wingate (menyusup ke belakang garis musuh) dan membentuk kantong-kantong gerilya sehingga seluruh Pulau Jawa akan menjadi medan gerilya yang luas. Pada tanggal 19 Desember 1948 bergeraklah pasukan Siliwangi dari Jawa Tengah menuju daerah-daerah kantong . agar dr.N. Sukiman. Setelah berpindah-pindah dari beberapa desa rombongan Soedirman kembali ke Yogyakarta pada tanggal 10 Juli 1949. Maramis dan L. Perjalanan bergerilya selama delapan bulan ditempuh kurang lebih 1000 km di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. dan apabila ini tidak dapat dilaksanakan. Nasution. dr. bahwa ia diangkat sementara membentuk satu kabinet dan mengambil alih Pemerintah Pusat.N. Menteri Kemakmuran yang sedang berada di Bukittinggi. Menteri Pembangunan dan Pemuda. seluruh Gubernur sipil dan Residen di Jawa. Jadi Presiden dan Wakil Presiden terpaksa tinggal dalam kota agar selalu dapat berhubungan dengan KTN sebagai wakil PBB. juga dibuat surat untuk Duta Besar RI untuk India. Sudarsono. Syafrudin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintah Darurat di Bukittinggi. II dan III.J. Susanto. Syafruddin Prawiranegara.Mr. Palar dan Menteri Keuangan Mr. Sesuai dengan rencana yang telah dipersiapkan oleh Dewan Siasat. keempat Menteri tersebut mengadakan rapat dan hasilnya disampaikan kepada seluruh Gubernur Militer I. dr. Empat Menteri yang ada di Jawa namun sedang berada di luar Yogyakarta sehingga tidak ikut tertangkap adalah Menteri Dalam Negeri. Mr. Menteri Perhubungan. Salah satu pasukan yang harus melakukan wingate adalah pasukan Siliwangi. L. Pemerintahan Syafruddin ini kemudian dikenal denganPemerintahan Darurat Republik Indonesia.

melawan rasa lapar dan letih dibayangi bahaya serangan musuh. menuruni lembah. . Sesampainya di Jawa Barat mereka terpaksa pula menghadapi gerombolan DI/TII. Perjalanan ini dikenal dengan nama Long March Siliwangi.yang telah ditetapkan di Jawa Barat. Perjalanan yang jauh. menyeberangi sungai. mendaki gunung.

.W. surabaya. · Kantor-kantor pemerintah dan obyek-obyek vital diambil alih oleh rakyat Indonesia namun mendapat halangan dari tentara Jepang. · pada tanggal 10 November terjadi pertempuran yang sangat dahsyat membela kemerdekaan secara matimatian. · Pengorbanan rakayat dan para pemuda untuk menegakkan kedaulatan Republik Indonesia akhirnya berhasil ditegakkan. Inggris hanya akan melucuti senjata Jepang saja · Perkembangan selanjutnya pihak Inggris mengingkari janji dengan penyerangan ke penjara Kalisosok. Gedung Internatio dan Obyek-Obyek Vital lainnya.29 dan 30 Oktober 1945 pasukan sekutu dapat dipukul mundur. sehingga menjadi situasi revolusi yang konfrontatif. menduduki pangkalan udara Tanjung Perak. · pada tanggal 25 Oktober 1945.S Mallaby mendarat di Surabaya yang bertugas untuk melucuti serdadu Jepang dan menyelamatkan interniran Sekutu. darat. · perebutan tersebut membangkitkan suatu pergolakan. proses perebutan ini berlangsung dari bulan agustus hingga Oktober 1945.UPAYA MENEGAKKAN KEDAULATAN Posted on 17 Februari 2010 by hasheem Rate This PERTEMPURAN PADA AWAL KEMERDEKAAN Pertempuran Surabaya 10 November 1945 · diawali dengan perebutan kekuasaan dan persenjataan dari tangan Jepang yang dimulai sejak 2 September 1945. namun akhirnya menyetujui dengan syarat : 1. Tanggal 5 Oktober 1945 pemerintah mengeluarkan maklumat tentang pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). · Presiden Soekarno. Brigade 49 dipimpin Brigjen A. Tanggal tersebut diepringati sebagai hari pahlawan. Bandung. mereka bertekad untuk membela kemerdekaan sampai mati. · Pemerintah Jawa Timur menolak kedatangan mereka. dan tempat-tempat lain di Indonesia. · Pada tanggal 27 Oktober 1945 terjadi kontak senjata yang pertama antara pihak pemuda melawan Inggris. dibentuk Kontak Biro untuk kerja sama 4. udara jika bangsa Indonesia tidak menyerah. · Inggris mengultimatum menggempur Surabaya dari laut. menjamin keamanan dan ketertiban 3. Palembang. obyek vital berhasil dikuasi kembali. Inggris berjanji diantara mereka tidak ada angkatan Perang Belanda 2. Semarang. · Pertempuran dasyat antara pasukan-pasukan Jepang dan para pemuda di kota-kota besar seperti Jakarta. Yogyakarta. Medan. · Puncak perjuangan para pemuda Jakarta dalam menegakkan kedaulatan RI adalah rapat raksasa di Lapangan Ikada. Ujung Pandang. · ultimatum tidak ditaati oleh rakyat Indonesia di Surabaya. UPAYA PERJUANGAN RAKYAT INDONESIA DAN PENGAKUAN KEDAULATAN RI PERJANJIAN LINGGARJATI · Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia rakyat dengan serentak langsung bertindak untuk melaksanakan pemindahan kekuasaan dari tangan Jepang dan menegakkan kedaulatan Negara Republik Indonesia yang baru berdiri. Kantor Pos Besar. Hatta dan Amir Syarifuddin datang ke Surabaya atas permintaan Komandan Sekutu untuk mendamaikan perselisihan namun setelah para pemimpin tersebut kembali ke Jakarta pertempuran terjadi kembali dan menyebabkan terbunuhnya Brigjer Mallaby. Pemimpin Pasukan Sekutu Jendral Mallaby berhasil ditawan para Pemuda. · Bentrokan yang terjadi di seluruh tanah air menyadarkan pemerintah akan perlunya Tentara Nasional. · Pertempuran 28.

Belanda hanya bersedia mengakui kedaulatan atas Jawa dan Madura saja. Yang kontra adalah golongan nasionalis. perundingan dirintis kembali. · Usaha merintis perundingan dilaksanakan oleh Letnan Jenderal Sir Philip Christison. Indonesia dan Belanda diberi kesempatan untuk memilih satu negara sebagai wakil untuk menjadi anggota komisi. Negara Indonesia serikat tetap mengikat diri dalam ikatan kerja sama dengan Kerajaan belanda. Van Mook mengulangi keinginan Belanda untuk menjadikan negara Indonesia sebagai negara persemakmuran (commonwealth) melalui masa peralihan 10 tahun. · Setelah pasukan Sekutu yang memboncengi Belanda mendapat perlawanan hebat dari rakyat Indonesia. dan sesungguhnya sebagian besar rakyat Indonesia tidak menyetujuinya. 2. maka pada tanggal 25 Maret 1947 kedua belah pihak dari Bangsa Indonesia menyetujui Perjanjian Linggarjati. 1. Jenderal Sudirman dan Jenderal Oerip Soemohardjo. · Inggris mengambil langkah-langkah untuk mempertemukan kedua belah pihak. · Setelah pemerintah mendapat dukungan dari KNIP. Sudarsono. April 1946.J Van Mook Oktober 1945. salah seorang pemimpin pemberontakan PETA di Blitar. Panglima AFNEI (Allied Forces Netherland East Indies). · Tanggal 1 Agustus 1947 Dewan Keamanan memerintahkan penghentian permusuhan kedua belah pihak. · Perundingan dilanjutkan di Belanda di Kota Hooge Veluwe. 2. 2. Usul Belanda agar wilayah Indonesia tetap dibawah naungan Kerajaan Belanda di tolak oleh Pemerintah Indonesia 3. . Pemerintah Indonesia memilih Ausralia (diwakili Richard kirby). · Perundingan Indonesia-Belanda dimulai November 1945. yang mulai berlaku 4 Agustus 1947. pensiunan Mayor KNIL Hindia Belanda yang mendukung RI. 1. dengan jalan mempertemukan Presiden Soekarno dengan Wakil Gubernur Jenderal Hindia Belanda Dr. ternyata pernyataan ini ditolak pula oleh Pemerintah Indonesia. Isi Persetujuan Linggarjati antara lain : 1. · Pihak Indonesia dipimpin oleh dr. Islam dan sekuler yang tergabung dalam Benteng Republik Indonesia. · Indonesia dan belanda kembali ke meja perundingan di Jakarta.· Pemimpin TKR adalah Supriyadi. Pemerintah Republik Indonesia dan Belanda bersam-sama membentuk negara federasi bernama Negara Indonesia Serikat. seperti golongan sosialis yang tergabung dalam sayap kiri. · Inggris mengirim Lord Killearn sebagai penengah setelah komisi genjatan senjata terbentuk. 4. sebagai Kepala Staf Umum adalah Oerip Soemohardjo. Untuk pemerintah Republik Indonesia bersedia membayar semua hutang Pemerintah Belanda sebelum tanggal 6 Maret 1942. dengan berwadahkan Uni Indonesia-Belanda yang diketuai oleh Ratu Belanda. AGRESI MILITER BELANDA 1 DAN PERJANJIAN RENVILLE · Agresi Belanda I (21 Juli 1947) menimbulkan reaksi hebat dari dunia. muncul masalah pro dan kontra dalam masyarakat Indonesia. melainkan dengan cara diplomasi. Saran Inggris Supaya Belanda mengakui kedaulatan atas Sumatera dan Jawa akhirnya diterima Belanda. Inggris menarik kesimpulan bahwa sengketa antara Indonesia dan Belanda tidak mungkin diselesaikan dengan kekuatan senjata. Dibentuk Komisi Konsuler untuk mengawasi gencatan senjata. H. Indonesia berketetapan bahwa Republik Indonesia harus diakui sebagai negara yang berdaulat penuh atas wilayah bekas jajahan Hindia Belanda. Golongan pro adalah golongan yang mendukung pemerintah. · Baru setelah Kabinet Syahrir dibentuk November 1945. dimulai tanggal 10 November 1946 untuk kemudian mendapat persetujuan dari parlemen masing-masing pihak. Belanda menolak Konsensi ini. · Setelah Naskah ditandatangani . 3. Disepakati gencatan senjata dengan membentuk komisi genjatan senjata dari kedua belah pihak. · Pemerintah Inggris mengirim Sir Archiband Clark Kerr sebagai duta istimewa ke Indonesia. · Dibentuk Komisi jasa-jasa baik . · Usaha Chrristison menemui kegagalan karena masing-masing pihak berpegangan pada pendirian yang bertolak belakang. · Tanggal 30 Juli 1947 Pemerintah India dan Australia mengajukan permintaan resmi agar masalah Indonesia masuk dalam daftar acara Dewan Keamanan PBB. Belanda menolak usul yang diajukan Clark Kerr akan pengakuan kedaulatan secara de Facto wilayah Indonesia yang terdiri atas Sumatera dan Jawa.

maka atas inisiatif Komisi PBB untuk Indonesia pada tanggal 4 April 1949 diadakan perundingan di Jakarta di bawah pimpinan Merle Cochran. wakil Belgia di KTN.Belanda memilih Belgia (paul Van Zeeland). sedangkan delegasi Belanda dipimpin oleh Dr. Prinsip Belanda itu adalah pengurangan pasukan dan penghidupan kegiatan ekonomi. Van Royen.A. Dan tidak menyebutkan usulan penarikan tentara Belanda. · Dengan diberlakukannya daerah bebas militer maka terjadi hijrah besar-besaran pasukan Divisi Siliwangi. Presiden Soekarno mengangkat Amir Syarifuddin untuk menyusun Kabinet Baru dan membentuk delegasi untuk menghadapi perundingan dengan Belanda. Indonesia menginginkan perundingan dilaksanakan diluar daerah pendudukan Belanda. · Indonesia mendapat jaminan KTN bahwa kekuasaan republik Indonesia tidak akan berkurang selama peralihan sampai diserahkannya kedaulatan Belanda kepada Negara Federal Indonesia. · KTN mengajukan usul politik yang didasarkan persetujuan Linggarjati. apabila ditolak. . H. Karena partai-partai politik menentang Kabinet Amir Syarifuddin karena menerima persetujuan Renville. PERJANJIAN ROEM-ROYEN · Ketika terlihat titik terang bahwa kedua belah pihak. · Akhirnya kedua belah pihak bertemu kembali di atas Kapal Renville untuk menandatangani persetujuan gencatan senjata dan prinsip-prinsip politik yang telah disetujui bersama disaksikan KTN. bersedia maju ke meja perundingan. Moh Roem. · Terjadi Reshuflle dalam Kabinet Amir Syarifuddin dalam rangka memperkuat Kabinet untuk menghadapi perundingan dengan Belanda selanjutnya.H. · Diusulkan adanya daerah bebas militer yang kurang praktis dan Belanda ingin mempertahankan garis Van mook. · Sementara perundingan berlangsung Pihak Belanda terus membentuk negara-negara boneka. · Sebagai balasan usul KTN Belanda mengajukan 12 prinsip politik untuk disampaikan ke Pemerintah Indonesia. untuk mengatasi hal ini Dr. Belanda juga menyetujui prinsip yang diajukan KTN apabila pihak Indonsia menyetujui sampai batas waktu 9 Januari 1948. yaitu Republik Indonesia dan Belanda. Akhirnya disepakati perundingan dilaksanakan di atas kapal Amerika Serikat yang disediakan atas perantara KTN. J. yaitu: 1. · Setelah pendekatan oleh KTN kepada kedua belah pihak maka akhirnya disepakati untuk kembali ke meja perundingan.L van Vradenburg sebagai wakil ketua. Syarifuddin dengan Ali Sastroamidjoyo sebagai wakil ketua. anggota komisi dari Amerika Serikat. Delegasi Republik Indonesia dipimpin oleh Mr. · Sebelum itu telah dibentuk Komisi Teknis untuk melaksanakan genjatan senjata yang diketuai oleh Menteri Kesehatan dr. Komisi teknis Belanda dipimpin oleh Vran Vredenburg. Kerja sama Indonesia-Belanda 3. Suatu negara yang berdaulat atas dasar federasi 4. Kondisi ini digambarkan oleh Ismail MarZuki dalam Lagu Sapu Tangan dan Bandung Selatan · Setelah Kabinet Syahrir III jatuh. Kolonel Drost. · Perundingan diselenggarakan di atas kapal USS Renville mulai 8 Desember 1947 dibawah pimpinan Herremans. Graham mengajukan 6 prinsip tambahan untuk mencari penyelesaian. Komisi PB ini dikenal sebagai Komisi Tiga Negara. Kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia 2. · Indonesia mau menerima prinsip-prinsip KTN karena pada bagian 4 dan 6 dari keenam prinsip tersebut menyatakan bahwa dalam 6 bulan dan 1 tahun sesudah ditandatangani persetujuan politik akan diadakan plebisit diseluruh Indonesia dibawah pengawasan KTN. Leimena. Delegasi Belanda dipimpin oleh abdul Kadir Widjojoatmodjo dengan Mr. Uni antara Indonesia Serikat dan bagian lain Kerajaan Belanda. · KTN tahu sikap keras kepala Belanda bisa mengakibat kan situasi berbahaya. · KTN bekerja mulai Oktober 1947 dan mengambil inisiatif untuk masalah militer namun tidak punya hak untuk memutuskan masalah politik. dan Kedua Negara yang terpilih memilih Amerika (Frank Graham) sebagai Penengah. · Delegasi Indonesia dipimpin oleh Mr. Belanda tidak dapat lagi mengajukan perundingan dan republik Indonesia diberi waktu 48 jam untuk menjawabnya. untuk menentukan apakah berhasrat bergabung dengan Republik Indonesia atau tidak. Belanda mengajukan Jakarta sebagai tempat perundingan dan ditolak Indonesia. · Belanda menyatakan bahwa hal itu merupakan usaha yang terakhir.

Moh. dr. baik dari Republik Indonesia maupun dari Kerajaan Belanda. Negara Indonesia Serikat disetujui dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS). c. Pembentukan Angkatan Perang RIS adalah semata-mata soal bangsa Indonesia sendiri. Selama proses diatas pers nasional memuat berita-berita yang bertujuan untuk meyakinkan negera-negara lain tentang tujuan perjuangan bangsa Indonesia. Turut serta dalam KMB yang bertujuan untuk mempercepat penyerahan kedaulatan yang lengkap dan tidak bersyarat kepada negara Republik Indonesia Serikat. RIS harus membayar semua hutang Belanda yang ada sejak tahun 1942. b.Hatta (Ketua). RIS dikepalai oleh seorang presiden dibantu oleh menteri yang bertanggung jawab kepada presiden. 3. yang berisi antara lain: a. Pemerintah Belanda membebaskan secara tak bersyarat pemimpin-pemimpin Republik Indonesia dan tahanan politik yang ditawan sejak tanggal 19 Desember 1948. Ir. Ir. d.Roem.Moh. berdasarkan demokrasi dan federalisme (serikat). c. terdiri dari Drs. Hasil Konferensi Inter-Indonesia yang disetujui bersama di Yogyakarta antara lain adalah: a. Delegasi BFO dipimpin oleh Sultan Hamid II dari Pontianak. b. Angkatan Perang RIS akan dibentuk oleh Pemerintah RIS dengan inti Angkatan Perang RIS (TNI) bersama-sama dengan orang Indonesia yang ada dalam KNIL dan kesatuan-kesatuan Belanda lainnya. Soekarno. H. 2. Mr.Mr. Presiden RIS adalah Panglima Tertinggi Angkatan Perang RIS. Kerja sama dalam hal pengembalian perdamaian dan menjaga keamanan serta ketertiban. KONFERENSI INTER-INDONESIA Konferensi Inter-Indonesia diadakan pada bulan Juli dan Agustus 1949. kemudian dibacakan kesanggupan kedua belah pihak untuk melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan PBB tertanggal 28 Januari 1949 dan persetujuannya pada tanggal 23 Maret 1949. sesudah pengakuan kedaulatan.Dr. Pemerintah Republik Indonesia akan mengeluarkan perintah penghentian perang gerilya. Dr. dan Mr. Pemerintah Belanda setuju Republik Indonesia akan menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS). Kemudian pernyataan delegasi Belanda dibacakan oleh Dr.J.J.Suyono Hadinoto. Prof. Akan dibentuk Uni Indonesia-Belanda berdasarkan kerja sama sukarela dan sederajat.Sumitro Djojohadikusumo. Konferensi Meja Bundar (KMB) akan diadakan secepatnya di Den Haag sesudah Pemerintah Republik Indonesia kembali ke Yogyakarta. RIS akan menerima penyerahan kedaulatan. Pada tanggal 23 Agustus 1949 KMB dimulai di Den Haag. Soekarno terpilih sebagai presiden. Sementara itu pada tanggal 29 Oktober 1949 dilakukan penandatanganan bersama piagam persetujuan Konstitusi RIS antara Republik Indonesia dengan BFO.Muwardi. Konferensi ini berlangsung sampai tanggal 2 November 1949 dengan hasil-hasil sebagai berikut: 1. RIS mengembalikan hak milik Belanda dan memberikan hak Konsensi dan izin baru untuk perusahaanperusahaan Belanda. b.Ali Sastroamidjojo. Belanda mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Pernyataan Pemerintah Republik Indonesia dibacakan Ketua Delegasi Indonesia.Sukiman. Angkatan Perang RIS adalah Angkatan Perang Nasional. Pemerintah Belanda setuju bahwa Pemerintah Republik Indonesia harus bebas dan leluasa melakukan kewajiban dalam satu daerah meliputi keresidenan Yogyakarta.Simatupang. Pada tanggal 15 Desember 1949 diadakan pemilihan Presiden RIS dengan calon tunggal Ir. Status Keresidenan Irian Barat diselesaikan dalam waktu setahun. dilantik dan diambil sumpahnya pada tanggal 17 Desember 1949. Mr.1.Juanda.Abdul Karim Pringgodigdo. Moh Roem yang berisi antara lain: a. e. Belanda. Pada tanggal 7 mei 1949 dicapai persetujuan.Soepomo. 5. dr. d. Van Royen. Mr. Kolonel T. REPUBLIK INDONESIA SERIKAT (RIS) DAN PENGAKUAN KEDAULATAN Pada tanggal 4 Agustus 1949 disusun delegasi Republik Indonesia untuk menghadiri KMB. c.B. KONFERENSI MEJA BUNDAR (KMB). Mr.Leimena. 4. Mr. .