Anda di halaman 1dari 34

MORAL RIGHTS AND MORAL WRONGS

Diterjemahkan oleh: R. Ega Suharno Indera Wisesa Cut Amelia Putri Anna Said M. Fachriansyah

Pembimbing: dr. Taufik Suryadi, Sp. F

Euthanasia
Downing (1969) Steinbock dan Nacross (1944)

Keown
(1997)

Dianne Pretty

Anthony Bland

Nilai Intrinsik Kehidupan Euthanasia


Pembahasan hukum dalam Northen Territories Australia

Oregon

Belgia

Belanda

Skotlandia

Britania

Yang Agung Joffe

Satu dalam parlemen yang berkuasa

Grup-grup penekan (masyarakat euthanasia volunter)

Bill

Hak untuk mati Di Inggris & Wales

Euthanasia

Keown

Hidup seharusnya dilihat secara intrinsik, sebaiknya tidak pernah melakukan euthanasia secara sengaja & diambil terlalu cepat (prematur) tradisi etik

Doyal

Kehidupan hanya benilai secara instrumental.

Brock

Nilai hidup dilihat sebagai peringatan yang lebih praktis tentang perizinan euthanasia yang sering disampaikan secara umum dalam hukum, praktik kesehatan, dan kemasyarakatan.

Hidup tidak disengaja & dibawa sampai akhir

Deklarasi Papal

Mengakhiri hidup manusia secara sengaja adalah hal yang salah, tidak adanya penghormatan & diperoleh melalui tindakan lalai

Hidup adalah pemberian dari Tuhan, dimana Ia sendiri yang berhak mencabutnya, kita hanyalah hamba belaka

Keown dkk + Linacre Center of Health Care Ethics

Hidup adalah mutlak dilaksanakan terhadap hal baik & semua dasar yang baik lainnya harus dikorbankan

Membedakan antara tindakan yang disengaja & peramalan dengan yang disengaja

Ajaran Thomas Aquina Mencari solusi yang baik secara moral dapat diizinkan, walaupun sifatnya hanya tidak disengaja (lebih baik dilakukan daripada tidak sama sekali)

Aksi ini sendiri secara moral tidak salah

Ajaran Thomas Aquina Agen harus bermaksud membawa hasil yang baik

Engkau tidak boleh membunuh, tetapi membutuhkan usaha pemeliharaan kehidupan yang diekspresikan sebagai sebuah hal yang luar biasa atau ketidakseimbangan usaha karena tradisi ini secara moral tidak diperlukan.

AH Clough

Perkiraan yang biasanya berpotensial mempertahankan kehidupan melalui pengobatan medis adalah sia-sia atau lebih banyak membebani pasien dibandingkan manfaatnya

Jika pengobatan tidak sebanding, ada KEWAJIBAN MORAL untuk menyediakan cara lain mengakhiri kehidupan

Pemilihan Nilai Hidup

Dworkins Brock
Doyal
Nilai kehidupan ditentukan oleh diri sendiri. Menghormati hak otonomi (hak untuk mengatur diri sendiri)

Singer
John Harris

Beuchamp

Gillon

Chidress

Profesional kesehatan menghormati hak otonomi dan bertindak menguntungkan, efisien & tepat.

Ahli Deontologi

Kita semua mempunyai penentuan terhadap diri sendiri & di sana terdapat perwakilan peraturan untuk menghormati penentuan lainnya

Kant

Kebaikan bekerja dengan sebuah tradisi yang berhubungan dengan Aristoteles, akan mendemonstrasikan bahwa kehidupan orang-orang bersifat baik akan dihormati oleh orang lain.

Ahli etika

Jika seseorang bersifat otonom, sedikitnya perasaan yang secara mental berkompeten, kemudian manusia mempunyai kebenaran dalam menentukan apa yang harus dilakukan, & apa yang tidak boleh dilakukan, harus disetujui oleh tubuh mereka

Joffes Bill

Euthanasia telah dilakukan pada zaman dahulu kala

Beberapa teori mengizinkan hal ini bahwa pondasi etik adalah sama mengizinkan 1 kasus dapat meratakan jalan untuk mengizinkan kasus yang lainnya

Euthanasia non-aktif

Euthanasia yang dilakukan pada pasien atas permohonan yang dipercayakan kepada seseorang yang dapat diaktifasi ketika pasien kehilangan otonominya

Euthanasia involunter (yang tidak diinginkan)

Euthanasia involunter = pembunuhan dan bukan lah bagian penghormatan terhadap hak otonomi seseorang

Intrumental Nilai Hidup


Hidup secara intrinsik berharga, tetapi beberapa pengobatan tidak berguna dilanjutkan

Keown
Kehidupan hanya secara instrumental berharga karena pada beberapa kehidupan mungkin tidak berguna dilanjutkan

Singer

Mendukukung euthanasia voluntary, tetapi harus ditekankan bahwa penghormatan terhadap hak otonom tidak perlu membebani moral keseluruhan karena sebuah permohonan

Singer

Pemikiran kualitas hidup tidak dapat digunakan untuk mengadili euthanasia involunter karena dalam kasus, kita tidak akan pernah yakin bahwa peradilan kehidupan pasien (hak otonom) lebih baik dari miliknya sendiri

Mengkritik: Kebijakan pemerintah yang menolak perawatan terhadap penyakit serius karena pentingnya menghitung kebijakan pembunuhan nonkonsensual

Hariss
Euthanasia yang dilakukan dapat memberikan manfaat pada siapa pun yang dekat dengan pasien yang menyaksikan pelepasan penderitaan orang yang mereka cintai

Penyangkalan kualitas hidup bersifat relatif. Oleh karena itu, kehidupan 1 pasien nyata bertambah buruk walau mendapat perawatan & pengobatan mungkin diizinkan

Euthanasia dapat dilakukan (bahkan menentukan kewajiban untuk meninggal)

Pengeksekusi pada Lereng Licin


Menolak kebijakan euthanasia karena bertentangan dengan prinsipprinsip keadilan , khususnya dalam mengekspos rapuhnya anggota masyarakat terhadap eksploitasi manusia.

Campbell

Pelegalan euthanasia sulit menspesifikasikan kandidat yang berkualifikasi

Sebaiknya euthanasia tidak diizinkan karena dalam beragam sudut pandang hal ini mengganggu konsekuensi yang mungkin atau dapat mengalir dari izin ini

Campbell
Jika seseorang memohon dilakukan euthanasia mungkin akan terlihat benar, tapi hal ini tidak dapat digaransikan karena jika dipraktikan banyak keraguraguan & kesalahan

Penolakan euthanasia
Tidak ada perbedaan antara kasus tidak bersalah yang muncul, baik dalam 1 bahaya maupun dalam bahaya situasional karena dapat dicegah dengan menaikkan batas kesewenang-wenangan & konsep euthanasia , yang semuanya itu sangat mudah dihancurkan.

Logika

Empiris

Kita menganggap situasi nyata yang serius jika kita menerima euthanasia terlihat sebagai kasus yang tidak bersalah.

Dokter sebagai penyembuh, bekerja sama dalam menyelamatkan nyawa & memperpanjang hidup manusia (Hipokrates)

Siapa pun yang meminta permohonan pembunuhan, meletakkan para ahli kesehatan pada level yang sama seperti seorang manusia jahat

Di Inggris telah membuat kemajuankemajuan penting dalam palliative care & hospital care

Perawatan menyeluruh pasien dapat mengurangi & menghilangkan permintaan terhadap euthanasia

Walaupun nyeri tidak dapat dikontrol sempurna, sedasi adalah usaha yang lebih aman & berguna bagi pasien

Diharapkan secara umum telah melihat tidak adanya kebutuhan pada euthanasia

Walaupun nyeri tidak dapat dikontrol sempurna, sedasi adalah usaha yang lebih aman & berguna bagi pasien

Dame Cicely Saunders

Kemungkinan bahwa euthanasia akan tidak berguna &bersifat prematur ketika kita tidak mengetahui kemajuan pengobatan

Menunjukkan tingkat penyembuhan yang baik di antara pasien-pasien yang berjuang.

Diagnosa

Prognosa

Pengobatan

Perawatan lain yang mungkin tersedia

Dokter

Mengontrol nyeri

Kegagalan terminimalisir

Persiapan melawan penyakit

Pasien lemah

Kompromi tentang kondisi mereka

Salah informasi

Risiko dilakukan euthanasia

Desakan bagi pasien

Merasa diharuskan untuk mengambil pilihan tersebut

Tidak mengindahkan dokter / agen-agen euthanasia lain

Sistem terlegalisasi gagal mengakui / gagal menolong

Dibutuhkan konsep terlegalisasi untuk cegah beban pasien, dokter, & masyarakat

Jean Haslam & Allison Davis

Menderita nyeri

Menemukan kenyamanan dalam kepercayaan religius

Menunjukkan beberapa pilihan pasien terhadap kematian, sifatnya tidak tetap & bahkan depresi

Mereka melawan euthanasia & mencoba meyakinkan bahwa harapan adalah nyata & berlangsung dengan memperoleh refleksi selama periode pendinginan, yang menawarkan kematian dengan cara yang cepat, mudah & tidak sakit

Pihak pendukung euthanasia terus berkata bahwa sebuah sistem yang aman dapat diciptakan, kriteria kualifikasi yang tepat dapat dikonsepkan & dibuat dalam kebijakan

A House of Lord menyeleksi komite yang setuju bahwa kritikan adalah kuat, memberikan kecenderungan manusia untuk menguji keterbatasan beberapa peraturan.
Yale Kamisar mengungkapkan bahwa jumlah masalah praktik euthanasia & mengekspresikan ketahanan terhadap formalitas.

Belakangan ini banyak yang mencatat bahwa dokter mudah sekali puas pada hasil pengamatan mereka pada formalitas masih terlalu banyak praktik-praktik yang salah tentang izin euthanasia penyalahgunaan adalah buah hasil legalisasi & tidak dapat dicegah

Kesimpulan
Masih adanya pro dan kontra yang terjadi tentang pelaksanaan euthanasia terhadap seseorang yang mengalami penderitaan terhadap suatu penyakit. Pro dan kontra berbagai pernyataan, baik yang telah maupun belum disahkan oleh undang-undang pemerintah setempat harus ditilik dari berbagai aspek. Keputusan dilakukan atau tidaknya euthanasia berdasarkan suatu alasan medis maupun individualisme yang menginginkan yang terbaik bagi dirinya sendiri atau seseorang , walaupun masih adanya pertentangan dari segi agama maupun dalam kehidupan masyarakat sosial. Oleh karena itu, euthanasia sebaiknya hanya dilakukan berdasarkan atas keinginan sendiri ataupun atas persetujuan orang terdekat yang menyayangi dan menginginkan yang terbaik baginya setelah mendapat informasi yang lengkap dan jelas tentang keadaan yang sebenarnya tentang seseorang tersebut.

Terimakasih