Anda di halaman 1dari 7

Tugas Individu UP 1

Perubahan Pembelajaran dari TCl ke SCl

Nama No

: Muhammad Nuriy Nuha Naufal : 10/299920/KH/06586

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN


UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA 2010/2011

Pertanyaan 1. 2. 3. 4. 5. Apa yang dimaksud dengan TCl dan SCl? Apa keuntungan dan kerugian dari TCl dan SCl? Bagaimana cara penerapan 7 Jump? Bagaimana sumber-sumber informasi yang dapat dijadikan sumber Apa semua sumber informasi itu bisa digunakan sebagai sumber

pembelajaran? pembelajaran? Pembahasan 1. Apa yang dimaksud dengan TCl dan SCl? TCl atau Teacher Centered Learning adalah suatu sistem pembelajaran yang berpusat pada dosen atau pengajar, sehingga pengajarlah yang aktif dan mengendalikan sepenuhnya bahan ajar dan irama pembelajaran. Pada sistem pembelajaran ini, peserta didik hanya menerima informasi dari apa yang diberikan oleh guru atau dosen, maka peserta didik relatif bersikap pasif Sedangkan SCL atau Student Centered Learning adalah suatu sistem pembelajaran yang berpusat pada peserta didik atau mahasiswa, dimana mereka dituntut lebih aktif dan mandiri. Dengan metode yang memusatkan kegiatan pada peserta didik untuk selalu belajar mengajar, peran guru atau dosen dalam pembelajaran SCl bergeser dari semula menjadi seorang pengajar atau teacher menjadi mitra pembelajaran atau fasilitator. 2. Apa keuntungan dan kerugian dari TCl dan SCl? Teacher Centered Learning (TCl) 1) 2) Keuntungan Pengajar atau dosen dapat memberikan Pengajar dapat mengendalikan sepenuhnya banyak informasi dalam waktu yang singkat bahan ajar dan irama pembelajaran

3) 1)

Merupakan mimbar utama bagi pengajar Kerugian Rendahnya partisipasi peserta didik dalam

dengan kualifikasi pakar

pembelajaran, dikarenakan pengajarlah yang lebih aktif dan mengendalikan sepenuhnya bahan ajar dan irama pembelajaran 2) pendapatnya 3) Suasana tidak optimal untuk pembelajaran secara efektif dan mandiri Student Centered Learning (SCl) 1) 2) 3) berpikir kritis 4) 5) 6) 7) Mengenalkan hubungan sifat antara kreatifitas ilmu dan pengetahuan dengan kehidupan nyata Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam pemecahan beberapa masalah Akan berkembangnya karakter mahasiswa Kualitas lulusan akan lebih kreatif, inovatif (life-long learning) dan selalu memecahkan masalah tidak secara tekstual melainkan secara konstekstual 8) mahasiswa Melatih tanggung jawab kepada para Keuntungan Karena pembelajaran berpusat pada mahasiswa, sehingga mahasiswa menjadi lebih aktif Mendorong mahasiswa untuk mencari lebih Mendorong pembelajaran secara aktif dan banyak informasi dari berbagai sumber Mendorong pembelajaran menjadi pasif, karena tidak merangsang mahasiswa untuk mengemukakan

9) efisien dan efektif 10) 11) tutor dan

Pemanfaatan Mahasiswa

teknologi akan

informasi

yang sifat

mempunyai

kooperatif, kolaboratif dan suportif Cukup menyenangkan bagi mahasiswa dan prosesnya membutuhkan partisipasi seluruh

mahasiswa dalam proses pembelajaran 1) lama 2) kurikulum 3) 4) 5) 6) 3. Tidak cocok untuk mahasiswa yang pasif Jumlah pengajar yang diperlukan dalam Banyak mahasiswa yang ingin mengakses Sulit diimplementasikan pada kelas besar Tidak sesuai dengan beberapa jenis Kerugian Memerlukan waktu pembelajaran yang lebih

proses tutorial lebih banyak dari pada sistem konvensional perpustakaan dan komputer dalam waktu bersama Bagaimana cara penerapan 7 Jump?

Penerapan 7 Jump dalam diskusi dikelompok kecil pada PBI adalah sebagai berikut : Langkah 1) Membaca skenario dan memahami istilah-istilahnya. Pada langkah ini salah satu anggota diskusi membacakan sebuah skenario, apabila tidak ada yang mengajukan diri, ketua akan menunjuk salah satu anggotanya untuk membaca. Peserta diskusi menanyakan kata-kata sulit yang belum dia pahami kemudian secara bersama-sama diuraikan dan dijelaskan oleh anggota lain, sehingga semua anggota kelompok memiliki pandangan yang sama pada skenario.

Langkah 2) Menentukan kata kunci dan masalah. Para peserta diskusi mencari kata kunci yang mengarah pada permasalahan, kemudian diubah dalam bentuk pertanyaan. Pertanyaan masalah hendaknya memuat kata kunci Langkah 3) Brain Storming, anggota kelompok mendiskusikan dan menjelaskan masalah tersebut berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki (prior knowledge) Langkah 4) Menganalisis masalah semua pendapat dan hipotesis yang dikemukakan oleh anggota kelompok dalam langkah 3 dibahas secara mendalam dan dianalisis secara sistematik. Selain itu, pada tahap ini peserta diskusi juga membuat skema pembelajaran. Langkah 5) Menentukan tujuan pembelajaran atau learning objective. Pertanyaan, masalah ataupun kata-kata yang tidak dapat dijelaskan oleh anggota kelompok, ditetapkan sebagai learning objective. Langkah 6) Mengumpulkan informasi. Mahasiswa mencari informasi yang berhubungan dengan learning objective. Langkah 7) Membahas informasi yang diperoleh dan bertanya untuk menjawab permasalahan dalam skenario (Bambang Sumiarto, 2009) 4. Sebutkan sumber-sumber informasi yang dapat dijadikan sumber pembelajaran. Berikut ini adalah sumber-sumber informasi yang dapat dijadikan sumber pembelajaran: 1) toko-toko buku. 2) 3) 4) Penjelasan dari guru atau dosen. Dari dunia maya atau internet. Praktikan-praktikan. Dari buku yang terdapat diperpustakaan atau

5. Apa semua sumber informasi tersebut bisa digunakan sebagi sumber pembelajaran? Tidak untuk dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran suatu media pembelajaran harus relevan, baik dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Sumber informasi yang didasarkan pada penelitian dan mempunyai validasi yang tinggi.

DAFTAR PUSTAKA Harsono. 2004. Pengantar Problem-Based Learning. Yogyakarta : Medika Sumiarto, Bambang. 2009. Teacher Centered Learning and Student

Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Centered Learning. Presentasi Kuliah Tanggal 24 Agustus 2010. Fakultas Kedokteran Hewan UGM Imambror.2009.http://imambror.wordpress.com/ 2009/11/11/ scl-danSetiadji, Andi.2010.http://mediavet.blogspot.com/2010-03-01Zulharman.2007.http://zulharman 79.wordpress.com/2007/07/15/problempbl.24 Agustus 2010 archive.html. 24 Agustus 2010 based-learning-pbl-24 Agustus 2010