Anda di halaman 1dari 6

learning objective 1. Bagaimana proses digesti pada Aves ( mekanik, fisiologi, biokimia di organnya ) ? 2.

Bagaimana perbedaan system digesti pada Aves carnivore, herbivore dan omnivore ? 3. Apakah fungsi dari tembolok dan yang terkandung di dalam ? 4. Mengapa ada Aves yang mempunyai tembolok dan ada yang tidak ? Belajar mandiri System digesti pada Aves secara umum di bagi menjadi : A. Tractus digestivus A.1 Rostrum Berfunsi sebagai panganmbil makanan selain itu ada sebagian burung yang menggunakannya sebagai penghalus makanan dengan cara mengambil makanannya sedikit sedikit ( jawa = nutul) Sebagai alat pembelaan diri

A.2 Cavum oris Sebagai tempat masuknya makan ke dalam tubuh

Cavum oris di bagi menjadi 2 1) Maxilla Yang terdiri dari : 1.a Nares posterium 1.b Fissurra choanae secundaria 1.c Ostium tubae auditiyae 1.d Palatum - karena pada aves tidak mempunyai gigi maka oada bagian palatunnya trjadi modifikasi yaitu terbentunya Rugae palatinae.yang berfungsi untuk menahan makanannya agar tidak jatuh lagi
1

2) Mandibula Yang terdiri dari : 2.a Auditus laryngis 2.b lingua 2.c Pharynx 2.d Esophagus 2.e Ingluvies = merupakan modifikasi dari esophagus dan ada yang mengalami rudimenter A.3 Proventriculus Disebut juga dengan lambung kelenjar ( di dalamnya banyak kelenjar )pada aves pamakan biji sekatnya jelas sedang pada aves pemakan daging belum jelas. A.4 Ventriculus Disebut juga dengan lambung pengunyah. Dinding otot nya tebal

Mekanik Sebagian burung memasukkan kerikil pada ventrikulusnya untuk membamtu proses memecahannmy Otot otot yang kuat dan dinding dinding tang tebal pada lambungnya membantunya dalam memecah makanannya ( mekanik ) Fisiologi Terdapat Kelenjar pylorus menghasilkan secret guna membantu proses pencernaan ( kimiawa )

A.5 Intestinum tenue Dimulai dari duodenum yang berbentuk U kumudian duodenumnya di bagi lagi

menjadi : - Pars descendens ( turun ) - Pars ancendens ( naik ) Bagian yang menggantung intestinum disebut mesenterium Terjadi penyerapan makanan

A.6 Intestinum crassum Disini juga terjadi penyerapan sari sari makanan Sebelum intestinum crasum ada caeca yang memisahkan intestinum tenue dengan intestinum crassum Dari intestinum crassum kemudian bermuara di cloaka.

Mekanisme pencernaan pada unggas secara fisiologi dan biokimiawi Unggas mengambil makanannya dengan paruh dan kemudian terus ditelan. Makanan tersebut disimpan dalam tembolok untuk dilunakkan dan dicampur dengan getah pencernaan proventrikulus dan kemudian digiling dalam empedal. Tidak ada enzim pencernaan yang dikeluarkan oleh empedal unggas. Fungsi utama alat tersebut adalah untuk memperkecil ukuran partikel-partikel makanan. Dari empedal, makanan bergerak melalui lekukan usus yang disebut duodenum, yang secara anatomis sejajar dengan pankreas. Pankreas tersebut mempunyai fungsi penting dalam pencernaan unggas seperti halnya pada spesies-spesies lainnya. Alat tersebut menghasilkan getah pankreas dalam jumlah banyak yang mengandung enzim-enzim amilolitik, lipolitik dan proteolitik. Enzim-enzim tersebut berturut-turut menghidrolisa pati, lemak, proteosa dan pepton. Empedu hati yang mengandung amilase, mamasuki pula duodenum. Bahan makanan bergerak melalui usus halus yang dindingnya mengeluarkan getah usus. Getah usus tersebut mengandung erepsin dan beberapa enzim yang memecah gula. Erepsin menyempurnakan pencernaan protein, dan menghasilkan asam-asam amino, enzim yang
3

memecah gula mengubah disakharida ke dalam gula-gula sederhana (monosakharida) yang kemudian dapat diasimilasi tubuh. Penyerapan dilaksanakan melalui villi usus halus. Unggas tidak mengeluarkan urine cair. Urine pada unggas mengalir ke dalam kloaka dan dikeluarkan bersama-sama feses. Warna putih yang terdapat dalam kotoran ayam sebagian besar adalah asam urat, sedangkan nitrogen urine mammalia kebanyakan adalah urine. Saluran pencernaan yang relatif pendek pada unggas digambarkan pada proses pencernaan yang cepat (lebih kurang empat jam). B. Glandula digestorium B.1 Hepar Warna kemerah merahan. Terdiri dari 2 lobi : - Lobus Dexter - Lobus Sinester

Setiap lobus mempunyai ductus yang bermuara di duodenum.

B.2 Glandula buccalis Terdapat di cavom oris yang merfungsi melumasi makanan agar mudah di serap.

B.3 Vesica fellea Bulat, berwana hijau gelap dan terletak di dorsal lodus dexter hepatis

B.4 Pancreas Terletak di pars anterior, pars descendens, dan pars ascendens duodeni

Dari hasil wawancara saya dengan seorang dosen dia mengatakan bahwa aves yang carnivore sistem digestinya hampir sama dengan hewan yang carnivore dan juga modifikasi dari bentuk organ tergantung dari jenis makannya seperti pada hewan pemakan biji temboloknya berbentuk bulat dan jelas sedangkan pada pelican temboloknya memanjang karena makanannya ikan yang utuh. Sedang fungsi dari tembolok hanyalah untuk menyimpan makanan sementara dan yang terkandung di dalamnyaadalah apa yang dimakannya Dan yang terpenting adalah semua aves mempunyai tembolok tetapi ada yang berkembang dengan baik dan ada yang mengalami rudimenter.

Daftar pustaka Anonym.Http://poetoegauiliptek.multiply.com Anonym.www.biology-um.com Diktat Zoologi Storer,T.I.1951.General Zoologi. McGraw-Hill. New York