Anda di halaman 1dari 27

Cornelius F. Ginting, S.Sos, M.

Si Universitas Trisakti Lab PPH OP dan Badan

PENYEDIAAN MAKANAN DAN MINUMAN BAGI SELURUH PEGAWAI SERTA PENGGANTIAN ATAU IMBALAN DALAM BENTUK NATURA DAN KENIKMATAN DI DAERAH TERTENTU DAN YANG BERKAITAN DENGAN PELAKSANAAN PEKERJAAN YANG DAPAT DIKURANGKAN DARI PENGHASILAN BRUTO PEMBERI KERJA

Pasal 2 dan Pasal 5 (PMK No. 83 Tahun 2009)


Pemberian natura dan kenikmatan yang dapat dikurangkan dari

penghasilan bruto pemberi kerja dan bukan merupakan penghasilan bagi Pegawai yang menerimanya adalah :
Pemberian atau penyediaan makanan dan/atau minuman bagi seluruh Pegawai yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. b. Penggantian atau imbalan dalam bentuk natura atau kenikmatan yang diberikan berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan di daerah tertentu dalam rangka menunjang kebijakan pemerintah untuk mendorong pembangunan di daerah tersebut. c. Pemberian natura dan kenikmatan yang merupakan keharusan dalam pelaksanaan pekerjaan sebagai sarana keselamatan kerja atau karena sifat pekerjaan tersebut mengharuskannya.
a.

Pemberian natura dan kenikmatan meliputi pakaian dan peralatan untuk

keselamatan kerja, pakaian seragam petugas keamanan (satpam), sarana antar jemput Pegawai, serta penginapan untuk awak kapal, dan yang sejenisnya.

Pasal 3 (PMK No. 83 Tahun 2009)


Pengeluaran untuk penyediaan makanan dan/atau minuman bagi

Pegawai meliputi:
pemberian makanan dan/atau minuman yang disediakan oleh pemberi kerja di tempat kerja, atau b. pemberian kupon makanan dan/atau minuman bagi Pegawai yang karena sifat pekerjaannya tidak dapat memanfaatkan pemberian sebagaimana dimaksud pada huruf a, meliputi Pegawai bagian pemasaran, bagian transportasi, dan dinas luar lainnya. Nilai kupon makanan dan/atau minuman dapat dikurangkan dari penghasilan bruto pemberi kerja sesuai dengan nilai kupon yang wajar. Nilai kupon dapat dianggap wajar apabila nilai kupon tersebut tidak melebihi pengeluaran penyediaan makanan dan/atau minuman per Pegawai yang disediakan oleh pemberi kerja di tempat kerja. (Per-51/PJ/2009 )
a.

Pasal 4 (PMK No. 83 Tahun 2009)


Penggantian atau imbalan adalah sarana dan fasilitas di lokasi kerja untuk :
a. b. c. d. e. f.

tempat tinggal, termasuk perumahan bagi Pegawai dan keluarganya; pelayanan kesehatan; pendidikan bagi Pegawai dan keluarganya; peribadatan; pengangkutan bagi Pegawai dan keluarganya; olahraga bagi Pegawai dan keluarganya tidak termasuk golf, power boating, pacuan kuda, dan terbang layang, sepanjang sarana dan fasilitas tersebut tidak tersedia, sehingga pemberi kerja harus menyediakannya sendiri.

Daerah tertentu adalah daerah yang secara ekonomis mempunyai potensi yang layak dikembangkan tetapi keadaan prasarana ekonomi pada umumnya kurang memadai dan sulit dijangkau oleh transportasi umum, baik melalui darat, laut maupun udara, sehingga untuk mengubah potensi ekonomi yang tersedia menjadi kekuatan ekonomi yang nyata, penanam modal menanggung risiko yang cukup tinggi dan masa pengembalian yang relatif panjang, termasuk daerah perairan laut yang mempunyai kedalaman lebih dari 50 (lima puluh) meter yang dasar lautnya memiliki cadangan mineral. Pengeluaran untuk pembangunan sarana dan fasilitas yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun disusutkan sesuai dengan ketentuan Pasal 11 Undang-Undang Pajak Penghasilan.

KERTAS KERJA PENYESUAIAN L/R KOMERSIAL KE L/R FISKAL


URAIAN PENGHASILAN RONI WIJAYA 1Penjualan 2Harga Pokok Penjualan Laba Bruto 3Biaya-Biaya 3.1 Gaji, tunjangan, dll 3.2 Premi Asuransi 3.3 Biaya Listrik dan telepon 3.4 Biaya Perjalanan 3.5 Biaya Iklan dan Promosi 3.6 Bunga Pinjaman 3.7 Biaya Perawatan 3.8 Penyusutan 3.9 Pajak dan Retribusi 3.10 Biaya/Pengeluaran lainnya Jumlah Biaya Laba 4Penghasilan diluar Usaha 4,1 Bunga Depositi dari BNI 4,2 Deviden dari PT Nakula 4,3 Hadiah Undian mobil 4,4 Sewa Ruma di Tangerang dari PT Jaya Indah Penghasilan Roni L/R KOMERSIAL

KOREKSI FISKAL POSITIF NEGATIF

L/R FISKAL

KETERANGAN

2.000.000.000 1.200.000.000 800.000.000 180.000.000 10.500.000 14.500.000 54.000.000 45.000.000 15.000.000 15.500.000 60.000.000 16.000.000 20.000.000 430.500.000 369.500.000 3.000.000 4.722.222 40.000.000 15.000.000 62.722.222 432.222.222 7.500.000 1.350.000 4.500.000 2.000.000 5.000.000

2.000.000.000 1.200.000.000 800.000.000 172.500.000 9.150.000 10.000.000 52.000.000 40.000.000 15.000.000 10.500.000 60.000.000 3.650.000 18.500.000 391.300.000 408.700.000 3.000.000 4.722.222 40.000.000 15.000.000 408.700.000 Pengobatan askes roni listrik, telp pribadi FLN Ucapan Selamat

5.000.000 12.350.000 1.500.000 39.200.000

pengeluaran pribadi PPh sumbangan

final final final final

KERTAS KERJA PENYESUAIAN L/R KOMERSIAL KE L/R FISKAL


URAIAN PENGHASILAN ISTRI 1Penghasilan sehubungan dgn pekerjaan Gaji Tunjangan Penghasilan Bruto Pengurang Biaya Jabatan Iuran Pensiun Jumlah Pengurang Penghasilan Neto PTKP (TK/0) PKP PPh Terutang L/R KOMERSIAL KOREKSI FISKAL POSITIF NEGATIF L/R FISKAL KETERANGAN

9.600.000 1.400.000 11.000.000 550.000 48.000 598.000 10.402.000 15.840.000 -

9.600.000 1.400.000 11.000.000 550.000 48.000 598.000 10.402.000 15.840.000 -

2Penghasilan sehubungan dengan usaha Penerimaan Bruto Biaya-Biaya Laba Usaha Total penghasilan Istri

80.000.000 44.000.000 36.000.000 46.402.000

80.000.000 44.000.000 36.000.000 46.402.000

Total Penghasilan Keluarga Roni Wijaya Zakat


Penghasilan Neto PTKP PKP

478.624.222 2.500.000
476.124.222 36.960.000 439.164.222

455.102.000 2.500.000
452.602.000 36.960.000 415.642.000

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-IV)


LAMPIRAN - IV SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TAHUN PAJAK

FORMULIR

1770 - IV

h HARTA PADA AKHIR TAHUN

0 BL

1 TH

s.d.

1 BL

1 TH

KEMENTERIAN KEUANGAN RI h KEWAJIBAN / UTANG PADA AKHIR TAHUN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK h DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA PERHATIA N SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK h PENGISIAN 0 R 4 O N

NORMA

X PEMBUKUAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN BERI TANDA "X" h TINTA HITAM h DALAM 6 Y 7 9 W I 0 J 6 A 4 Y A 9 0 3 5 0 0

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI 0

NPWP NAMA WAJIB PAJAK BAGIAN A : NO. HARTA PADA AKHIR TAHUN JENIS HARTA

: :

TAHUN PEROLEHAN

(1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dst

(2)
Deposito Saham Bangunan di Tangerang

(3) 2000 2000 1998

HARGA PEROLEHAN (Rupiah) (4) 20.000.000 50.000.000 100.000.000

KETERANGAN

(5) BNI PT NAKULA RUMAH

JUMLAH BAGIAN A

JBA

170.000.000

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-IV)

BAGIAN B :
NO.
(1)

KEWAJIBAN / UTANG PADA AKHIR TAHUN


NAMA PEMBERI PINJAMAN
(2)

ALAMAT PEMBERI PINJAMAN


(3)

TAHUN PEMINJAMAN
(4)

JUMLAH (Rupiah)
(5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dst JUMLAH BAGIAN B JBB

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-IV)

BAGIAN C :

DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA

NO.

NAMA ANGGOTA KELUARGA

TANGGAL LAHIR

HUBUNGAN KELUARGA

PEKERJAAN

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Lina Dini Ani Haryati

10/08/1961 25/11/1986 19/09/2002 24/08/1939

Istri Anak Kandung Anak Angkat Ibu Mertua

Karyawati & Usaha Penjahit Mahasiswa -

4 5 dst

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

Halam an ke-

dari

Halaman Lampiran -IV

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-III)

LAMPIRAN - III

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


FORMULIR

1770 - III
h PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL TAHUN PAJAK

0
BL

1
TH

s.d.

1
BL

1
TH

KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

h PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

NORMA

PEMBUKUAN

h PENGHASILAN ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

PERHATIAN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA "X" DALAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPWP

NAMA WAJIB PAJAK

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-III)


BAGIAN A : NO. PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL JENIS PENGHASILAN DASAR PENGENAAN PAJAK / PENGHASILAN BRUTO (Rupiah) (3) 3.000.000 40.000.000 15.000.000 PPh TERUTANG (Rupiah) (4) 615.000.000 10.000.000 1.500.000 -

(1) (2) 1 BUNGA DEPOSITO, TABUNGAN, DISKONTO SBI, SURAT BERHARGA NEGARA 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 BUNGA / DISKONTO OBLIGASI PENJUALAN SAHAM DI BURSA EFEK HADIAH UNDIAN PESANGON, TUNJANGAN HARI TUA DAN TEBUSAN PENSIUN YANG DIBAYAR SEKALIGUS HONORARIUM ATAS BEBAN APBN / APBD PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN BANGUNAN YANG DITERIMA DALAM RANGKA BANGUN GUNA SERAH SEWA ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN USAHA JASA KONSTRUKSI PENYALUR / DEALER / AGEN PRODUK BBM BUNGA SIMPANAN YANG DIBAYARKAN OLEH KOPERASI KEPADA ANGGOTA KOPERASI PENGHASILAN DARI TRANSAKSI DERIVATIF DIVIDEN PENGHASILAN ISTRI DARI SATU PEMBERI KERJA PENGHASILAN LAIN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL JUMLAH (1 s.d. 16)

4.722.222 -

472.222 626.972.222

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-III)


BAGIAN B : PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK PENGHASILAN BRUTO (Rupiah) (3)

NO. (1)

SUMBER / JENIS PENGHASILAN (2)

1
2 3

BANTUAN / SUMBANGAN / HIBAH


WARISAN BAGIAN LABA ANGGOTA PERSEROAN KOMANDITER TIDAK ATAS SAHAM, PERSEKUTUAN, PERKUMPULAN, FIRMA, KONGSI

KLAIM ASURANSI KESEHATAN, KECELAKAAN, JIWA, DWIGUNA, BEASISWA

5
6

BEA SISWA DALAM NEGERI


PENGHASILAN LAIN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK JUMLAH BAGIAN B JBB

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-III)

BAGIAN C :

PENGHASILAN ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

PENGHASILAN NETO ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

(Rupiah) -

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-II)


FORMULIR LAMPIRAN - II SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI 1770 - II TAHUN PAJAK 0 BL 1 1 TH 0 s.d. 1 BL 2 1 TH 0 2 0 1 0

KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

DAFTAR PEMOTONGAN / PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH

NORMA
X

PEMBUKUA N

PERHATIA SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU h PETUNJUK PENGISIAN N 0 R 4 O

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK h DENGAN TINTA HITAM 6 N Y 7 9 W I 0 J 6 A 4 Y A 9

BERI TANDA "X" h DALAM 0 3 5 0 0

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI 0

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

BAGIAN A : NO.

(1) 1 2 3

DAFTAR PEMOTONGAN / PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH NAMA NPWP BUKTI PEMOTONGAN / JENIS PAJAK : JUMLAH PPh YANG DIPOTONG PEMOTONG/PEMUNGUT PEMOTONG/PEMUNGUT PEMUNGUTAN PPh PASAL / DIPUNGUT (Rupiah) PAJAK PAJAK NOMOR TANGGAL 21/22/23/24/26/DTP *) (2) (3) (4) (5) (6) (7) JBA Pindahkan Jumlah Bagian A Kolom 7 ke Formulir 1770 Angka 15

JUMLAH BAGIAN A

*)

- DTP = PPh Ditanggung Pemerintah - Kolom (6) diisi dengan pilihan sebagai berikut : 21 / 22 / 23 / 24 / 26 /DTP (Contoh : ditulis 21, 22, 23, 24, 26, DTP) - Jika terdapat kredit pajak PPh Pasal 24, maka jumlah yang diisi adalah maksimum yang dapat dikreditkan sesuai lampiran tersendiri (lihat buku petunjuk tentang Lampiran II Bagian A dan Induk SPT angka 4) Hala man ke-

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

dari

Halaman Lampiran -II

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-I)


HALAMAN 1 FORMULIR LAMPIRAN - I SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TAHUN PAJAK 2 0 1 0 1770 - I

PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

0 BL

1 TH

s.d.

1 BL X

1 TH

NORMA

PEMBUKUAN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PERHATIAN h PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN h TINTA HITAM

BERI TANDA "X" h DALAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

0 R

4 O N

6 Y

9 W I

0 J

6 A

4 Y A

BAGIAN A :

PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS (BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN) : : : : : : : : : DIAUDIT OPINI AKUNTAN x TIDAK DIAUDIT

PEMBUKUAN / LAPORAN KEUANGAN NAMA AKUNTAN PUBLIK N P W P AKUNTAN PUBLIK NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK N P W P KANTOR AKUNTAN PUBLIK NAMA KONSULTAN PAJAK N P W P KONSULTAN PAJAK NAMA KANTOR KONSULTAN PAJAK N P W P KANTOR KONSULTAN PAJAK

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-I)

1.

PENGHASILAN DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL : a. PEREDARAN USAHA 1a b. HARGA POKOK PENJUALAN 1b

RUPIAH

2.080.000.000

1.200.000.000

c.

LABA / RUGI BRUTO USAHA (1a - 1b)

1c

880.000.000

d.

BIAYA USAHA

1d

474.500.000

e.

PENGHASILAN NETO (1c - 1d)

1e

405.500.000

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-I)


2. PENYESUAIAN FISKAL POSITIF a. BIAYA YANG DIBEBANKAN/DIKELUARKAN UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI WAJIB PAJAK ATAU 2a ORANG YANG MENJADI TANGGUNGANNYA PREMI ASURANSI KESEHATAN, ASURANSI KECELAKAAN, ASURANSI JIWA, ASURANSI DWIGUNA DAN ASURANSI BEASISWA YANG DIBAYAR OLEH WAJIB PAJAK PENGGANTIAN ATAU IMBALAN SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN ATAU JASA YANG DIBERIKAN DALAM BENTUK NATURA ATAU KENIKMATAN JUMLAH YANG MELEBIHI KEWAJARAN YANG DIBAYARKAN KEPADA PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN e. f. g. h. i. HARTA YANG DIHIBAHKAN, BANTUAN ATAU SUMBANGAN PAJAK PENGHASILAN GAJI YANG DIBAYARKAN KEPADA PEMILIK / ORANG YANG MENJADI TANGGUNGANNYA SANKSI ADMINISTRASI SELISIH PENYUSUTAN/AMORTISASI KOMERSIAL DI ATAS PENYUSUTAN/AMORTISASI FISKAL BIAYA UNTUK MENDAPATKAN, MENAGIH DAN MEMELIHARA PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK PENYESUAIAN FISKAL POSITIF LAINNYA JUMLAH ( 2a s.d. 2k) 9.500.000

b.

2b

1.350.000

c.

2c

7.500.000

d.

2d

1.500.000 14.000.000 350.000 -

2e 2f 2g 2h

2i

j.

2j

k. l.

2k 2l

5.000.000 39.200.000

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-I)


3. PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF a. PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK TETAPI TERMASUK DALAM PEREDARAN USAHA 3a -

b.

SELISIH PENYUSUTAN/AMORTISASI KOMERSIAL DI BAWAH PENYUSUTAN/AMORTISASI FISKAL

3b

c.

PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF LAINNYA

3c

d.

JUMLAH (3a s.d. 3c)

3d

4.

JUMLAH BAGIAN A (1e + 2l - 3d)

444.700.000

Pindahkan Jumlah Bagian A (angka 4) ke Formulir 1770 Angka 1

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-I)


HALAMAN 2 FORMULIR 1770 - I h PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI YANG MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO TAHUN PAJAK LAMPIRAN - I SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

0 BL

1 TH

0 s.d. 1 BL X

1 TH

KEMENTERIAN KEUANGAN RI h PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK h PENGHASILAN DALAM NEGERI LAINNYA PERHATI AN SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU h PETUNJUK PENGISIAN ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK h DENGAN TINTA HITAM

NORMA

PEMBUKUA N

BERI TANDA "X" h DALAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPWP
NAMA WAJIB PAJAK BAGIAN B :

:
:

0
R

4
O N

6
Y

9
W I

0
J

6
A

4
Y A

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS (BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO) JENIS USAHA PEREDARAN USAHA (Rupiah) (3) NORMA (%) (4) PENGHASILAN NETO (Rupiah) ('5) -

NO. (1) 1 2 3 4 5

(2) DAGANG INDUSTRI JASA PEKERJAAN BEBAS USAHA LAINNYA JUMLAH BAGIAN B

JBB

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-I)


BAGIAN C : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh BERSIFAT FINAL)

NO. (1)

NAMA DAN NPWP PEMBERI KERJA (2)

PENGHASILAN BRUTO (Rupiah) (3) 11.000.000

PENGURANGAN PENGHASILAN BRUTO/BIAYA (Rupiah)


(4) 598.000

PENGHASILAN NETO (Rupiah) (5) 10.402.000

PT CITRA 1. 01.234.567.8-077.000 2. 3. 4. 5. 6. JUMLAH BAGIAN C

11.000.000

JBC

10.402.000

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-I)


BAGIAN D : PENGHASILAN DALAM NEGERI LAINNYA (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh BERSIFAT FINAL) JUMLAH PENGHASILAN (Rupiah) (3) JUMLAH BAGIAN D JBD Pindahkan Jumlah Bagian D ke Formulir 1770 Angka 3 JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

NO. (1) 1 2 3 4 5 6 BUNGA ROYALTI SEWA PENGHARGAAN DAN HADIAH

JENIS PENGHASILAN (2)

KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN / PENGALIHAN HARTA PENGHASILAN LAINNYA

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-Induk)


SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI FORMULIR 2 0 1 0

1770
TAHUN PAJAK

MEMPUNYAI PENGHASILAN : h DARI USAHA/PEKERJAAN BEBAS YANG MENYELENGGARAKAN PEMBUKUAN ATAU NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO KEMENTERIAN KEUANGAN RI h DARI SATU ATAU LEBIH PEMBERI KERJA DIREKTORAT JENDERAL h YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL PAJAK h DARI PENGHASILAN LAIN

0 BL

1 TH

s.d.

1 BL X

1 TH

NORMA

PEMBUKUA N

SPT PEMBETULAN KE -

PERHATI AN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU h PETUNJUK PENGISIAN 0 R P 6 4 O E 4

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK h DENGAN TINTA HITAM 6 N R 9 Y D 7 A 7 7 9 W G 6 4 I 0 J E 6 A L 4 Y E A K T R 9

BERI TANDA "X" h DALAM 0 3 5 0 0

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI 0

NPWP IDENTITAS NAMA WAJIB PAJAK JENIS USAHA / PEKERJAAN BEBAS

: : :

N KLU :

NO. TELEPON / FAKSIMILI PERUBAHAN DATA

: :

/ x TIDAK ADA

LAMPIRAN TERSENDIRI

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-Induk)

*) Pengisian kolom-kolom yang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat buku petunjuk hal. 3) 1. PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS [Diisi dari Formulir 1770-I Halaman 1 Jumlah bagian A atau Formulir 1770-I Halaman 2 Jumlah Bagian B Kolom 5] 2. PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN [Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah Bagian C Kolom 5] 3. PENGHASILAN DALAM NEGERI LAINNYA [Diisi dari Formulir 1770-I Halaman 2 jumlah Bagian D Kolom 3] 4. PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI [Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar diisi dari Lampiran Tersendiri, lihat buku petunjuk] 5. JUMLAH PENGHASILAN NETO (1 + 2 + 3 + 4)

RUPIAH *) 444.700.000

A. PENGHASILAN NETO

10.402.000 455.102.000

4 5

6. ZAKAT / SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG BERSIFAT WAJIB


7. JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT / SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG SIFATNYA WAJIB (5 - 6)

2.500.000
452.602.000

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-Induk)


B. PENGHASILAN KENA PAJAK 8. KOMPENSASI KERUGIAN 9. JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH KOMPENSASI KERUGIAN (7 - 8) 8 9 452.602.000

10. PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK


11. PENGHASILAN KENA PAJAK (9 - 10)

TK/

K/

K/I/ 3

PH/

HB/

10
11

36.960.000
415.642.000 73.910.500 73.910.500

C. PPh TERUTANG

12. PPh TERUTANG (TARIF PASAL 17 UU PPh X ANGKA 11) 13. PENGEMBALIAN PENGURANGAN PPh PASAL 24 YANG TELAH DIKREDITKAN 14. JUMLAH PPh TERUTANG (12 + 13)

12 13 14

PPh YANG DIPOTONG/DIPUNGUT OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR/DIPOTONG DI LUAR 15. NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH [Diisi dari formulir 1770-II Jumlah Bagian A Kolom 7] D. KREDIT PAJAK 16. X a. PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI (14 - 15) b. PPh YANG LEBIH DIPOTONG / DIPUNGUT

15

16

73.910.500

17. PPh YANG DIBAYAR SENDIRI

a.
b. c.

PPh PASAL 25 BULANAN


STP PPh PASAL 25 (HANYA POKOK PAJAK) FISKAL LUAR NEGERI

a
b c 18 2.500.000 2.500.000

18. JUMLAH KREDIT PAJAK (17a + 17b + 17c)

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-Induk)

19. a. E. PPh KURANG/ LEBIH BAYAR

X PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh PASAL 29)

TGL 3 1 LUNAS TGL (16 18)

2 19 71.410.500

BLN

THN

b. 20.

PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh PASAL 28 A) a. DIRESTITUSIK AN DIPERHITUNGKAN DENGAN UTANG PAJAK c. DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17 C (WP PATUH) DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17 D (WP TERTENTU)

PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 19.b mohon

b.

d.

F. ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA

21. ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA DIHITUNG SEBESAR DIHITUNG BERDASARKAN : a. X 1/12 X JUMLAH PADA ANGKA 16 PERHITUNGAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TERTENTU c.

21

6.159.208

PERHITUNGAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI

b,

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Formulir 1770-Induk)


SELAIN FORMULIR 1770-I SAMPAI DENGAN 1770-IV (BAIK YANG DIISI MAUPUN YANG TIDAK DIISI) HARUS DILAMPIRKAN PULA :
PERHITUNGAN ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA

a. SURAT KUASA KHUSUS (BILA DIKUASAKAN)

g.

b. G. LAMPIRAN

x SSP LEMBAR KE-3 PPh PASAL 29

h.

FOTOKOPI TANDA BUKTI PEMBAYARAN FISKAL LUAR NEGERI x (TBPFLN)

c.

x NERACA DAN LAP. LABA RUGI / REKAPITULASI BULANAN PEREDARAN BRUTO DAN BIAYA

i.

PERHITUNGAN PPh TERUTANG BAGI WAJIB PAJAK KAWIN PISAH HARTA DAN/ATAU MEMPUNYAI NPWP SENDIRI

d.

PERHITUNGAN KOMPENSASI KERUGIAN FISKAL

j.

DAFTAR JUMLAH PENGHASILAN DAN PEMBAYARAN PPh PASAL 25 (KHUSUS UNTUK ORANG PRIBADI PENGUSAHA TERTENTU)

e.

BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN 0LEH PIHAK LAIN/DITANGGUNG PEMERINTAH DAN YANG DIBAYAR/DIPOTONG DI LUAR NEGERI x FOTOKOPI FORMULIR 1721-AI DAN/ATAU 1721-A2 (1 LEMBAR)

k.

..

f.

l.

PERNYATAAN Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran-lampirannya adalah benar, lengkap dan jelas.

X WAJIB PAJAK NAMA LENGKAP : NPWP F.1.1.32.16 : R 0 O 4 N Y 6 7 W 9 I

3 KUASA J 0 A 6 Y 4 TANGGAL A 9 0