Anda di halaman 1dari 3

Step 3 1. untuk mengganti cairan elektrolit yang hilang 2.

peranan air: Sebagai pelicin(lubricant) Sebagai pelarut ion dan molekul Sebagai media transport pada proses intrasel dan ekstrasel Untuk mengatur suhu tubuh

3.mengukur laju peredaran darah dengan cara input lebih besar dari output atau sebaliknya 4.intake dan output harus seimbang 5.input : Metabolisme oksidatif Makanan Minuman (performed Output : Keringat Feses Urine Pada respirasi Muntah

6. Natrium : 135-145 mEq/l (dalam darah) 100-160 mEq/h (dalam urine) Kalium : 3.5-5 mEq/l (dalam darah) 25-100 mEq/h (dalam urine) Klorida : 98-106 mEq/l (dalam darah) 110-250 mEq/h (dalam urine) Fungsi natrium : Mengatur keseimbangan asam basa, mempertahankan tekanan osmotik pada cairan tubuh apabila kehilangan cairan yang berlebihan.

Fungsi kalium : Depolarisasi, kontraksi pada jantung metabolisme sel ,fungsi sel saraf dan otot Fungsi klorida :

7. mekanisme haus

8. penanganan dehidrasi: Memberikan minuman oralit Minum yang banyak

9. faktor faktor yang mempengaruhi dehidrasi : Suhu Aktivitas Pakaian yang dipakai Osmolaritas CES Permeabilitas kapiler Volume CES Tekanan hidrostatik kapiler 10. ciri ciri dehidrasi : Lemas Mata cekung Kencing pekat dan sedikit Bibir kering Nadi cepat apabila natrium rendah dan nadi lambat apabila natrim berlebih

Suhu tinggi 11. hormon yang berperan : ADH Angiostensin Aldosteron ANP 12.