Anda di halaman 1dari 2

RELAKSASI SOLUSI SEHAT TANPA OBAT

APAKAH NYERI ?!

Nyeri adalah suatu keadaan yang tidak menyenangkan akibat terjadinya rangsangan fisik maupun dari serabut saraf dalam tubuh ke otak dan diikuti oleh reaksi fisik, fisiologis, dan emosional. (Alimul, 2006) Tujuan teknik relaksasi napas dalam adalah untuk meningkatkan ventilasi alveoli, memelihara pertukaran gas, APAKAH RELAKSASI ITU?! mencegah atelektasi paru, meningkatkan efesiensi batuk, mengurangi stress baik stress fisik Teknik relaksasi merupakan suatu bentuk asuhan keperawatan, yang dalam hal ini perawat mengajarkan maupun emosional yaitu menurunkan intensitas nyeri dan menurunkan kecemasan. (Smeltzer & Bare, 2002 APA TUJUAN RELAKSASI ?!

Disusun oleh:

kepada klien bagaimana cara melakukan napas dalam, napas lambat (menahan inspirasi secara maksimal) dan bagaimana menghembuskan napas secara perlahan. (Smeltzer & Bare, 2002)

Program Profesi Ners


T.A 2012/2013 PSIK STIKes Cirebon

Apa manfaat relaksasi ?

BAGAIMANA RELAKSASI DILAKUKAN ?

BAGAIMANA RELAKSASI DILAKUKAN ?

Dapat menurunkan intensitas nyeri melalui mekanisme yaitu : a. Dengan merelaksasikan otot-otot skelet yang mengalami spasme yang disebabkan oleh peningkatan prostaglandin sehingga terjadi vasodilatasi pembuluh darah dan akan meningkatkan aliran darah ke daerah yang mengalami spasme dan iskemic. b. Teknik relaksasi napas dalam dipercayai mampu merangsang tubuh untuk melepaskan opioid endogen yaitu endorphin dan enkefalin (Smeltzer & Bare, 2002) c. Mudah dilakukan dan tidak memerlukan alat d Relaksasi melibatkan sistem otot dan respirasi dan tidak membutuhkan alat lain sehingga mudah dilakukan kapan saja atau sewaktu-waktu. Ciptakan lingkungan yang tenang b. Usahakan tetap rileks dan tenang c. Menarik nafas dalam dari hidung dan mengisi paruparu dengan udara melalui hitungan 1,2,3 d. Perlahan-lahan udara dihembuskan melalui mulut sambil merasakan ekstrimitas atas dan bawah rileks e. Anjurkan bernafas dengan irama normal 3 kali f. Menarik nafas lagi melalui hidung dan menghembuskan melalui mulut secara perlahan-lahan a.

g. Membiarkan telapak tangan dan kaki rileks h. Usahakan agar tetap konsentrasi / mata sambil terpejam i. Pada saat konsentrasi pusatkan pada daerah yang nyeri j. Anjurkan untuk mengulangi prosedur hingga nyeri terasa berkurang k. Ulangi sampai 15 kali, dengan selingi istirahat singkat setiap 5 kali. l. Bila nyeri menjadi hebat, seseorang dapat bernafas secara dangkal dan cepat.

SETIAP PENYAKIT PASTI ADA OBATNYA ERUS BERUSAHA JANGAN PERNAH MENYERAH

Sumber: Kader Kesehatan Masyarakat, ED.2, Jakarta: EGC, 2011.

Anda mungkin juga menyukai