Anda di halaman 1dari 4

NAMA NIM

: :

ABDUL ARIF 0906103030043

Lembar Kerja Siswa (LKS)


Judul Mata Pelajaran Kelas/Semester : CAHAYA : FISIKA : XI/1

A. Standar Kompetensi : 6. Memahami konsep dan prinsip gelombang elektromagnetik B. Kompetensi Dasar 6.1 Menjelaskan aplikasi gelombang elektromagnetik pada kehidupan sehari-hari C. Indikator Siswa dapat menghitung intensitas sumber cahaya dari berbagai jarak. Siswa dapat menjelaskan perbedaan hasil yang didapatkan pada sensor berbeda.

D. Materi dan Percobaan Intensitas cahaya adalah besaran pokok fisika untuk mengukur daya yang dipancarkan oleh suatu sumber cahaya pada arah tertentu per satuan sudut. Satuan SI dari intensitas cahaya adalah Candela (Cd). Dalam bidang optika dan fotometri (fotografi), kemampuan mata manusia hanya sensitif dan dapat melihat cahaya dengan panjang gelombang tertentu (spektrum cahaya nampak) yang diukur dalam besaran pokok Candela. Adapun untuk Intensitas cahaya monokromatik pada panjang gelombang adalah: di mana: intensitas cahaya dalam satuan Candela, intensitas radian dalam unit W/sr, fungsi intesitas standar.

Intensitas cahaya total untuk semua panjang gelombang menjadi:

Laju energi cahaya [lumen] yang dipancarkan suatu lampu Menunjukkan banyaknya cahaya yang dapat dihasilkan suatu sumber cahaya (lampu), untuk mengukurnya, maka digunakan Lux Meter. Alat ukur cahaya (lux meter) adalah alat yang digunakan untuk mengukur besarnya intensitas cahaya di suatu tempat. Besarnya intensitas cahaya ini perlu untuk diketahui karena pada dasarnya manusia juga memerlukan penerangan yang cukup. Untuk mengetahui besarnya intensitas cahaya ini maka diperlukan sebuah sensor yang cukup peka dan linier terhadap cahaya. Sehingga cahaya yang diterima oleh sensor dapat diukur dan ditampilkan pada sebuah tampilan digital. Lux meter digunakan untuk mengukur tingkat iluminasi. Hampir semua lux meter terdiri dari rangka, sebuah sensor dengan sel foto, dan layer panel. Sensor diletakkan pada sumber cahaya. Cahaya akan menyinari sel foto sebagai energi yang diteruskan oleh sel foto menjadi arus listrik. Makin banyak cahaya yang diserap oleh sel, arus yang dihasilkan lebih besar. Kunci untuk mengingat tentang cahaya adalah cahaya selalu membuat beberapa jenis perbedaan warna pada panjang gelombang yang berbeda. Oleh karena itu, pembacaan merupakan kombinasi efek dari semua panjang gelombang. Standar warna dapat dijadikan referensi sebagai suhu warna dan dinyatakan dalam derajat Kelvin. Standar suhu warna untuk kalibrasi dari hampir semua jenis cahaya adalah 2856 derajat Kelvin, yang lebih kuning dari pada warna putih. Berbagai jenis dari cahaya lampu menyala pada suhu warna yang berbeda. Pembacaan lux meter akan berbeda, tergantung variasi sumber cahaya yang berbeda dari intensitas yang sama. Hal ini menjadikan, beberapa cahaya terlihat lebih tajam atau lebih lembut dari pada yang lain. 1. ALAT DAN BAHAN 1. Luxmeter 2. Illumination light sensor 3. Solar light sensor 4. Sumber cahaya

2. PERTANYAAN : 1. Apakah ada perbedaan intensitas yang didapat dari suatu sumber cahaya saat meletakkan sumber pada jarak yang berbeda-beda ? 2. Apakah sensor yang berbeda menghasilkan hasil yang sama? 3. LANGKAH PERCOBAAN : 1. 2. 3. 4. Masuklah ke ruang gelap. Siapkan Luxmeter. Ukur dan tetapkan jarak untuk 5 cm, 10cm, 15cm, 20cm, dan 25 cm. Gunakan ilumination sensor kemudian letakkan sumber cahaya pada jarak 5cm didepannya, lihat nilai yang tertera pada luxmeter, ulangi sampai jarak 25 cm, masukkan nilai di tabel yang sudah disediakan. 5. Kemudian gunakan solar light sensor kemudian letakkan sumber cahaya pada jarak 5cm didepannya, lihat nilai yang tertera pada luxmeter, ulangi sampai jarak 25 cm, masukkan nilai di tabel yang sudah disediakan. 4. PETUNJUK ANALISIS DATA : 1. Catat masing-masing nilai intensitas. 2. Bandingkan nilai intensitas masing-masing percobaan . 5. HASIL/INTERPRETASI DATA : 1. Tabel Pengamatan Tabel 1. menggunakan ilumination sensor Jarak (cm) 5 10 15 20 25 1138 336,5 187 118,5 80 Intensitas (w/m2)

Tabel 2. menggunakan solar light sensor Jarak (cm) 5 10 15 20 25 1138 336,5 187 118,5 80 Intensitas (w/m2)

2. Analisis data Berdasarkan data pengamatan maka analisis data dapat dilakukan sebagai berikut : Membandingkan nilai masing-masing intensitas cahaya pada berbagai jarak Menjelaskan pengaruh jarak terhadap kuat intensitas cahaya dan beda intensitas untuk sensor yang berbeda E. Kesimpulan Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, maka dapat diperoleh kesimpulan: Intensitas cahaya yang dihasilkan oleh suatu sumber tertentu pada jarak tertentu adalah berbeda-beda, semakin jauh sumbernya maka intensitas yang dihasilkan semakin rendah, begitu juga sebaliknya. Untuk sensor yang berbeda menghasilkan hasil intesitas yang berbeda, karena setiap sensor memiliki sensitifitas tersendiri pada jenis spektrum yang tentunya digunakan pada karakteristik intensitas sinar yang diukur. Jadi, pembacaan intensitas yang dilakukan sensor merupakan kombinasi efek dari semua panjang gelombang. Jadi intensitas yang dihasilkan cahaya matahari(menggunakan solar light sensor) dengan cahaya lampu tabung(menggunakan ilumination sensor) adalah berbeda walaupun terang yang terlihat mata. Dan mengukurnya harus menggunakan sensor masing-masing tergantung jenis sumber cahaya yang mau diukur.

Anda mungkin juga menyukai