Anda di halaman 1dari 14

TEKNIK NEGOSIASI

M. SOLEH
PUK TOPLA HYMOLD

Definisi Negosiasi
suatu cara untuk menetapkan keputusan yang dapat disepakati dan diterima oleh dua pihak dan menyetujui apa dan bagaimana tindakan yang akan dilakukan di masa mendatang

Kapan Negosiasi ?
ketika kita melihat bahwa orang lain memiliki atau menguasai sesuatu yang kita inginkan

Dimana ?
rumah, sekolah, kantor, dan semua aspek kehidupan kita

Dengan Siapa ?
siapa saja, mulai dari isteri atau suami, anak, orang tua, bos kita, teman dan relasi bisnis

Karakteristik Negosiasi
Melibatkan orang Individu, Perwakilan Organisasi/Perusahaan, sendiri/kelompok; Memiliki ancaman yang mengandung konflik dari awal sampai terjadi kesepakatan Pertukaran sesuatu tawar menawar, tukar menukar Tatap-muka menggunakan lisan, gerak tubuh maupun ekspresi Menyangkut hal-hal di masa depan/belum terjadi dan kita inginkan terjadi Kesepakatan

Manajemen Konflik
Kuadran Kalah-Kalah (Menghindari konflik) Kuadran Menang-Kalah (Persaingan) Kuadran Kalah-Menang (Mengakomodasi) Kuadran Menang-Menang (Kolaborasi)

Langkah-langkah Bernegosiasi
Menentukan Tujuan Jelas apa yang ingin dicapai dan terukur Persiapan mental Usahakan dalam kondisi relaks, tidak tegang dan percaya diri

Sikap dalam Bernegosiasi


pleasant (menyenangkan) assertive (tegas, tidak plin-plan) firm (teguh dalam pendirian)

Tahapan Mengawali Negosiasi


Jangan memegang apa pun di tangan kanan anda ketika memasuki ruangan negosiasi Ulurkan tangan untuk berjabat tangan terlebih dulu Jabat tangan dengan tegas dan singkat Berikan senyum dan katakan sesuatu yang pas untuk mengawali pembicaraan.

Proses Penyampaian Tujuan


Tunggu saat yang tepat Sampaikan pokok-pokok keinginan atau tuntutan secara jelas, singkat dan percaya diri Tekankan bahwa anda berkeinginan untuk mencapai suatu kesepakatan Sediakan ruang untuk manuver atau tawar-menawar dalam negosiasi mendengarkan dengan efektif apa yang ditawarkan

Zona Tawar Menawar


Suatu wilayah ruang yang dibatasi oleh target dan penawaran. Di antara kedua titik tersebut terdapat Penawaran Ideal/Real/Maksimum dan Target Ideal/Real/Minimum

Membangun Kesepakatan
Membangun kesepakatan bahwa kedua pihak memiliki komitmen untuk melaksanakannya. Tidak akan tercapai kesepakatan jika sejak awal masing-masing atau salah satu pihak tidak memiliki niat. Penting dalam awal negosiasi memahami sikap pihak lain, melalui lisan/gerak tubuh/ekspresi. Karena jika sejak awal tidak memiliki niat, maka membuang waktu. Untuk itu perlu dicari jalan lain, seperti conciliation, mediation dan arbitration melalui pihak ketiga.

SEKIAN TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai