Anda di halaman 1dari 22

*

CHRISTY SURYANDARI FK TRISAKTI Pembimbing: Dr. Purwito N. Sp.An, MM.

*Fisiologi persalinan
Fase Laten Kala I Fase Aktif Pembukaan lengkap Kala II Bayi Lahir Bayi Lahir Kala III Plasenta Lahir Plansenta Lahir Kala IV 2 jam setelahnya

* Mekanisme Nyeri Pada Persalinan

Kala I

Kontraksi Uterus Peregangan Mulut Rahim Peregangan Dasar Panggul Robekan Jalan Lahir Kontraksi Uterus

Kala II
Kala III Kala IV

Penjahitan Robekan Jalan Lahir

Painless Labour

ILA WELA

* Painless Labour/ Persalinan Bebas Nyeri

*Persalinan pervaginam *Bebas nyeri *Kontraksi kuat *Motorik tidak terganggu *Aman untuk ibu dan bayi

* Syarat dilakukan Persalinan Bebas


Nyeri

Atas Permintaan Pasien Panggul tidak Sempit

Tidak ada Bekas Sectio Caesarea


Inform Consent

*Dimana dilakukan ILA atau


WELA??
Kamar bersalin yang dilengkapi dengan alat-alat resusitasi dan alat emergency.

*Indikasi ILA dan WELA

Ibu Janin

Permintaan Pasien Nyeri hebat saat proses persalinan Cemas dan Takut Pre Eklampsia atau Eklampsia Kehamilan dengan penyakit sistem pernafasan

Prematur

*Kontraindikasi ILA dan WELA


Pasien Menolak Infeksi Lokal Di Daerah Suntikan Panggul Sempit Bekas Sectio Caesarea

Bleeding Disorder
Alergi terhadap obat analgetik

Proses persalinan pervaginam bebas nyeri dengan cara memasukkan obat kedalam ruang Intrathecal/ Subarachnoid dengan cara seperti anestesi spinal.

* ILA (Intrathecal Labour


Analgesia)

*Teknik ILA
Pasien Masuk Kamar Bersalin Pasang Patient Monitor Posisikan Pasien duduk/miring

Identifikasi Ruang Subarachnoid

Pungsi Jarum Spinal ke Interspace L2-3 atau L3-4

Disinfeksi daerah tusukan

Masukkan Obat ke dalam Ruang Subarachnoid

*Obat- obatan yang dipakai


*Fentanyl inj *Catapres inj *Marcain 0,5% heavy/ Bucain spinal

*Kebutuhan oksigen *Memperbaiki aliran darah uteroplasenta *Menstabilkan sistem kardiovaskuler *Penekanan pada kepala janin minimal *Mengurangi curah
jantung

*Komplikasi ILA
Hipotensi High Blokade

Menggigil
Mual dan Muntah

Proses persalinan pervaginam bebas nyeri dengan cara memasukkan obat ke dalam ruang epidural menggunakan teknik seperti anestesi epidural

* WELA (Walking Epidural Labour


Analgesia)

* Teknik WELA
Pasien Masuk ke Kamar bersalin

Identifikasi Ruang Epidural dengan uji hilang tahanan


Pungsi Jarum Epidural pada Interspace L2-3 atau L3-4

Pasang Kateter Epidural

Pasang patient Monitor

Test Dose

Posisikan Pasien duduk/miring

Disinfeksi daerah Tusukan

Masukkan Campuran Obat ke Ruang Epidrual

Naropin/ Ropivacain 2mg/ml

Bolus epidural injection: 13ml


Continous epidural infusion 6-8ml/jam Parturient Controlled Epidural Analgesia (PCEA)

*Obat- obatan

*Komplikasi
Hipotensi High Blokade

Menggigil
Mual dan Muntah
Penyuntikkan Obat di luar Ruang Epidural

Terima Kasih