P. 1
Leukemia Limfoblastik Akut

Leukemia Limfoblastik Akut

|Views: 19|Likes:
Dipublikasikan oleh NajmiLaily

More info:

Published by: NajmiLaily on Feb 11, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/19/2014

pdf

text

original

LEUKEMIA LIMFOSITIK AKUT ( LLA / ALL

)

Keganasan klonal dari sel-sel prekursor limfoid

1

000 Leukemia subleukemik : 10 – 25.000 Leukemia leukemik : Leukosit > 25.000 2 .000 Hiperleukositosis : Leukosit > 50.DIKENAL ADANYA : • • • • Leukemia aleukemik : leukosit < 10.

British ) dibagi dalam L1. T Cell ALL ) • Sitogenetik 3 . L3 • Imunologik ( B Cell ALL. America. L2.KLASIFIKASI BERDASARKAN : • Morfologi & sitokimia ( menurut FAB ( french.

ETIOLOGI • BELUM JELAS • Diduga : – Virus ( virus onkogenik ) – Faktor eksogen sperti : sinar x. sinar radioaktif. infeksi (virus . arsen. herediter ( kakak beradik / kembar identik) 4 . hormon. preparat sulfat). bakteri) – Faktor endogen : ras. bahan kimia ( benzol.konstitusi (sindr down>).

MANIFESTASI KLINIK • Terdesaknya sistim eritropoetik. granulopoetik dan trombopoetik oleh sel leukemia • Infiltrasi sel-sel leukemia ke organ non hemapoetik 5 .

dan penglihatan kabur. purpura. dan dispenia. muntah. infeksi mulut. infeksi perafasan. • Limfadenopati. • Rasa lelah • Nyeri tulang dan sendi • Penurunan berat badan 6 . dan infeksi perianal. • Demam. • Kadang-kadang terjadi pembengkakan testis. letargi. • Splenomegali sedang. mual. • Hepatomegali. gusi berdarah dan menorhagia. infeksi kulit. • Memar spontan. malaise.MANIFESTASI KLINIK • Pucat. infeksi tenggorok. • Sakit kepala.

granulopoetik & trombopoetik 7 .LABORATORIUM • Akibat terdesaknya sist. Hemopoetik normal di SS tulang – Anemia – Trombositopenia – Granulositopenia • KHAS :Terdapatnya sel leukemia ( limfoblast ) pada pemeriksaan darah tepi • BMP :dominan limfoblast terdesaknya sis eritropoetik.

sel leukemia dalam Liquor 8 .DIAGNOSIS • Keluhan • Pemeriksaan fisik • Ditemukannya limfoblast pada sediaan darah tepi • Limfoblast dominan pada pemeriksaan sumsum tulang • Bila menyerang SSP.

yang dapat menunjukkan kelainan hematologi. apakah terdapat kelainan atau tidak. . • Immunophenotyping mengidentifikasi jenis sel dan tingkat maturitasnya dengan antibodi yang spesifik terhadap antigen yang terdapat pada permukaan membran sel. • Apusan darah tepi digunakan untuk mengetahui morfologi sel darah. berupa bentuk. • Aspirasi dan biopsi sumsum tulang digunakan untuk mengetahui kondisi sumsum tulang. ukuran. • Karyotipik digunakan untuk mengetahui keadaan kromosom dengan metode FISH (Flurosescent In Situ Hybridization).Pemeriksaan Penunjang • Hematologi rutin dan Hitung darah lengkap digunakan untuk mengetahui kadar Hberitrosit. dan trombosit. maupun warna sel-sel darah. leukosit.

• Sitokimia merupakan metode pewarnaan tertentu sehingga hasilnya lebih spesifik daripada hanya menggunakan morfologi sel blas pada apus darah tepi atau sumsum tulang. . • Analisis sitogenetik digunakan untuk mengetahui kelainan sitogenetik tertentu. yang pada leukemia dibagi menjadi 2: kelainan yang menyebabkan hilang atau bertambahnya materi • kromosom dan kelainan yang menyebabkan perubahan yang seimbang tanpa menyebabkan hilang atau bertambahnya materi kromosom. dan digunakan untuk menggantikan analisis sitogenetik rutin apabila gagal. • Biologi molekuler mengetahui kelainan genetik.

PENATALAKSANAAN • Suportif – Isolasi – Makanan adekuat – Mengatasi infeksi – Transfusi komoponen darah • Pengobatan Khusus – Sitostatika – Radioterapi • Transplantasi SST 11 .

gejala klinik menghilang • Tidk ditemukan “blast” pada pemeriksaan darah tepi • “Blast” di sumsum tulang < 5% 12 .Remisi komplit • Keadaan umum membaik.

LA sparaginase. Adriamicin. Deksametason. dll 13 . Metotreksat. 6 mercaptopurin.REGIMEN PENGOBATAN • • • • Induksi Konsolidasi ( + radiasi ) Maintenance Re induksi • Sitostatik yg digunakan : Vincristin.

L2. L3 ) Kadar Hb.FAKTOR PROGNOSIS • • • • • • • • Umur Jumlah leukosit Morfologi sel ( L1. Trombosit Pembesarn kelejar mediastinum Hepatosplenomegali Ada tidak leukemia SSP Ras / bangsa 14 .

L3 lebih buruk ) RISIKO: »Baik / biasa »Tinggi / buruk 15 .PROGNOSIS • Kematian masih >> • Dengan sitostatika baru ( kombinasi ). prognosa lebih baik • Brdasarkan tipe ( L1 lebih baik .

RESIKO TINGGI Bila terdapat 1 atau lebih: Hiperleukositosis Pembesaran kel mediatinum Morfologi : L3 Terdapat sel leukemia di LCS 16 .

umumnya meninggal • Ditemukan sitostatika tunggal .ERA PENGOBATAN LEUKEMIA • Sebelum sitostatik ditemukan. dapat hidup bbrp minggu / bulan • Sitpstatika kombinasi • Sitostatika kombinasi + radiasi. penyembuhan 60% • Transplantasi sum sum tulang 17 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->