P. 1
Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera

Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera

|Views: 177|Likes:
Dipublikasikan oleh romeoenny4154
Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera
Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera

More info:

Published by: romeoenny4154 on Feb 12, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/25/2015

pdf

text

original

Sections

  • Dana Bergulir Untuk Modal Usaha Kecil dan Mikro
  • Parade Kisah Sukses
  • Bila Keberlanjutan Koperasi Adalah Penentu Kejayaan
  • If the Cooperation Sustainability is the Determinant of Glory
  • Barek Samo Dipikua, Ringan Samo Dijinjiang
  • Tetap Eksis Setelah Enam Dekade
  • Still Exists After Six Decades
  • Kiprah Trisula di “Kota Angin”
  • The Progress of Trisula in “The Wind City”
  • If there is no Lie Betrween us is the Key to Success
  • Jati Diri Kebersamaan di Bumi Kartini
  • Tangan-tangan Dingin di Ujung Timur Pantura
  • Sukses dengan Sistem Tanggung Renteng
  • Maju Bersama Petani Tembakau dan Rumput Laut
  • Sahabat Petani di Lereng Rinjani
  • Dari Guru untuk Masyarakat
  • Berani Tampil Beda
  • Berkawan ala Surya Sekawan
  • Mitra Petani Cengkeh
  • Clove Farmers Partner
  • Buka Peluang Lebar-lebar, Ketat Bersyarat
  • Providing Wide Open opportunities, Tight Requirements
  • Maju Bersama Petani Rumput Laut
  • Moving Forward Together With Seaweed Farmers
  • Bertindak Cermat di Masa Sulit
  • Mandiri di Usia Muda

Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera
COOPERATIVE CARE ON PROSPEROUS PEOPLE
Kisah Sukses Koperasi Simpan Pinjam Peserta Program Perkuatan Permodalan Agribisnis/Sektoral

Success Stories of Save and Loan Cooperative Participants of Capitalization Strengthening for Agribusiness / Sectoral

Buku ini merupakan output dari pekerjaan/kegiatan “Penyusunan Kisah Sukses KSP/USP Koperasi Peserta Program Agribisnis/ Sektoral pada Satuan Kerja Unit Deputi Pembiayaan Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia pada Tahun Anggaran 2009 This book is the output of the work / activities "Composing of Success Stories of Incorporation KSP/USP participants OF Agribusiness Cooperatives / Sector on Work Unit of Financing Unit Deputy State Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises of the Republic of Indonesia in Fiscal Year 2009

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

1

SAMBUTAN

P

rogram Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Program Perkuatan Permodalan Koperasi Simpan Pinjam merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan Pemerintah melalui Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk memberdayakan pengusaha mikro dan kecil yang mempunyai usaha produktif. Program tersebut merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan ekonomi rakyat melalui Gerakan Koperasi di tanah air yang semakin menunjukkan kemajuan dari waktu ke waktu. Kemajuan itu semakin membangkitkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan koperasi sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dalam menciptakan lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan pengentasan rakyat dari kemiskinan. Program Perkuatan Permodalan tersebut juga merupakan bagian dari perjuangan untuk mewujudkan imej koperasi yang mampu tampil sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan. Akhirnya, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan penerbitan Buku Kisah Sukses Koperasi Simpan Pinjam Peserta Program Perkuatan Permodalan ini. Kiranya berbagai kesuksesan yang telah dituliskan di dalam buku ini bisa menjadi inspirasi bagi segenap bangsa Indonesia.

Jakarta, Agustus 2009 Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

Suryadharma Ali

2 ii

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

Such program is an inseparable part of the people’s economy development through Cooperation Movement in this country that shows more and more progress from time to time. R a k y a t S e j a h t e r a 3 iii . revenue increase. Hopefully various successes that have been written in this book could be inspiration for all Indonesian people.FOREWORD M icro and small Entrepreneurs Development Program through Save Loan Cooperation Capi talization Strengthening is a series of activities conducted by the Government Program trough State Ministry of Cooperation and Small and Middle Business to empower micro and small entrepreneurs having productive business. Such progress lives up the trust of the community to use cooperation as economic empowerment instrument in creating work field. Such capitalization strengthening is also a part of the struggle to create cooperation image that is able to appear as community partner in creating prosperity. I’m expressing my highest appreciation to all sides that have worked hard to create the issuance of this Book of Success Stories of Save Loan Cooperation Participant of Capitalization Strengthening Program. Finally. and pulling out the people from poverty. Jakarta. August 2009 State Minister of Small and Middle Business Suryadharma Ali K o p e r a s i P e d u l i .

saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan dedikasi dan kontribusi dalam merealisasikan catatancatatan penting ke dalam buku ini. Disadari bahwa tidak jarang kegigihan dan keberhasilan dari KSP/USP-Koperasi peserta program dengan keragaman kiat yang mereka tempuh. Mudah-mudahan buku ini akan memberikan arti dan motivasi yang lebih tinggi kepada kita dikemudian hari. Agus Muharram. programprogram sejenis yang sangat mengandung tujuan mulia kelak akan menjadi suatu kontribusi penting dalam menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran yang berkeadilan bagi Bangsa Indonesia. tingkat Provinsi dan masyarakat sekitar penerima manfaat untuk mengungkapkan peran KSP/USP-Koperasi dalam peningkatan perekonomian di wilayahnya. Hal pertama yang ingin kami sampaikan kepada hadirin pembaca yang budiman sehubungan dengan penerbitan Buku Kisah Sukses KSP/USP Koperasi Peserta Program Agribisnis/Sektoral adalah. dapat dijadikan contoh bagi KSP/USP-Koperasi lainnya. bahwa perkuatan permodalan bagi KSP/USP-Koperasi yang telah disalurkan oleh Kementerian Negara Koperasi dan UKM cq. Akhirnya. MSP. R a k y a t S e j a h t e r a . Deputi Bidang Pembiayaan sejak tahun 2003 sampai dengan 2005 dan tahun 2007 yang bersumber dari dana APBN sepatutnya diketahui secara luas oleh masyarakat. karena dengan rahmat dan ridho-Nya Buku Kisah Sukses KSP/USP Koperasi Peserta Program Agribisnis/Sektoral ini dapat diselesaikan. Untuk itu. P Jakarta. Agustus 2009 Deputi Menteri Bidang Pembiayaan Ir. Hal kedua yang ingin kami sampaikan adalah buku ini merupakan parade ekspose tentang manfaat dari program perkuatan permodalan serta menampilkan perjuangan mereka untuk menjadi sejahtera dan kiat-kiat keberhasilan yang telah dilaksanakan oleh KSP/USP-Koperasi peserta program. 4 iv K o p e r a s i P e d u l i .KATA PENGANTAR uji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. Semoga. Penulisan buku ini menggunakan suatu pendekatan jurnalisme dimana kami mengajak partisipasi Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM selaku Pembina di tingkat Kabupaten/Kota. saya secara pribadi maupun sebagai Deputi Menteri Bidang Pembiayaan menyambut baik penerbitan buku ini yang menggambarkan dinamika positif dari KSP/USP-Koperasi peserta program dan para anggotanya yang memanfaatkan bantuan dana dari Pemerintah.

The first thing that we would like to convey to or readers with regard to the issuance of Success Stories of KSP/USP of Agribusiness/Sector Program Participating Cooperation is that capitalization strengthening for KSP/USP-Cooperation that has been distributed by State Ministry of Cooperation and UKM through Funding Division Deputy since 2003 up to 2005 and 2007 derived from State Revenue and Expenditure Budget should be announced to the public. since with His blessing and sincerity. I would like to convey my highest gratitude and honor to all sides who have provided their dedication and contribution in realizing important notes into this book. I hope similar programs that very much contain noble purposes will in the future become a significant contribution in creating fair prosperity and welfare for Indonesia as a nation. I personally or as Deputy Minister of Funding Field welcome the issuance of this book which describes the positive dynamic of program participating KSP/USP-Cooperation and its members who utilize fund aid from the Government. Agus Muharram. O Jakarta. R a k y a t S e j a h t e r a 5 v . MSP. It is realized that the persistence and success of program participating KSP/USP-Cooperation with the various tricks that they have achieved can be set as an example for any other KSP/USPCooperation. For that purpose. August 2009 Deputy Ministry of Funding Field Ir.PREFACE ur gratitude is addressed to Allah SWT. Finally. Province and the surrounding community as beneficiaries to express the role of KSP/ USP-Cooperation in increasing economic matters in their areas. The composing of this book uses a journalism approach in which we asked the participation of Service that is in charge of Cooperation and UKM as the actor of Founder in the level of Regency/City. these success stories of KSP/USP as Agribusiness/Sector Program Participating Cooperation could be com pleted. K o p e r a s i P e d u l i . The second thing that we would like to convey is that this book is the exposure parade on the benefit of capitalization strengthening program as well as presenting their struggles to become prosperous and the tricks of success that have been implemented by program participant KSP/USPCooperation. I hope this book could provide higher meaning and motivation to us in the future.

...DAFTAR ISI Sambutan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.................. 2 0 Propinsi Sumatera Barat Bila Keberlanjutan Koperasi Adalah Penentu Kejayaan ..... ii Pengantar Deputi Menteri Bidang Pembiayaan ................................................................................................... iv Bab I Bab II Bab III Prolog .... 4 0 Kiprah Trisula di “Kota Angin” .............................................................. 130 Propinsi Maluku Mandiri di Usia Muda ....... 9 4 Berani Tampil Beda ............ 6 2 Tangan-tangan Dingin di Ujung Timur Pantura ................................... R a k y a t S e j a h t e r a ............................................................................................. 4 4 Bila Tak Ada Dusta di Antara Kita adalah Kunci Sukses .......................................................... 124 Bertindak Cermat di Masa Sulit ...................................................................... 144 Bab IV 6 vi K o p e r a s i P e d u l i ............................... 5 7 Jati Diri Kebersamaan di Bumi Kartini . 2 6 Barek Samo Dipikua.................................................. Ketat Bersyarat ....................................................... 138 E p i l o g............................................................................... Ringan Samo Dijinjiang ............................................................................................................................................................................................. 112 Buka Peluang Lebar-lebar.................................................................... 5 0 Propinsi Jawa Tengah Agribisnis di Antara Lereng Merapi ......................................................................................................................................... 1 Dana Bergulir Untuk Modal Usaha Kecil dan Mikro .......................................................................................... 9 8 Propinsi Kalimantan Tengah Berkawan ala Surya Sekawan ....................... 8 4 Sahabat Petani di Lereng Rinjani ............ 116 Propinsi Sulawesi Tenggara Maju Bersama Petani Rumput Laut ................................................................................................ 6 8 Propinsi Jawa Timur Sukses dengan Sistem Tanggung Renteng ........................ 104 Propinsi Sulawesi Utara Mitra Petani Cengkeh ......................... 8 8 Propinsi Nusa Tenggara Timur Dari Guru untuk Masyarakat ...... 8 Senyum dari Mereka yang Terbaik Parade Kisah Sukses ..................................................................................................... 7 6 Propinsi Nusa Tenggara Barat Maju Bersama Petani Tembakau dan Rumput Laut ............................ 3 2 Propinsi Jawa Barat Tetap Eksis Setelah Enam Dekade ........................................................................

....................................... 115 Providing Wide Open opportunities..................................................................... 4 3 The Progress of Trisula at “The Wind City” .................................................................................................. 53 Central Java Province Agribusiness in Between the Slope of Merapi ................................................................................ 7 0 West Nusa Tenggara Province Progressing Together With Tobacco and Seawees Farmers........................................... 3 0 Barek Samo Dipikua...................................................... 3 2 (We Bare Heavy Matters Together and Carry Light Matters Together) West Java Province Still Exist After Six Decades………………................................... iii Preface from Deputy Minister of Funding Field ..................... 6 4 East Java Province Success with Joint Responsibility System ........ 4 9 If there is no Lie Betrween us is the Key to Success .... 6 0 Cold Hands at the East Tip of North Beach ....................................... Tight Requirements ............. 5 4 Togetherness Identity in the Land of Kartini ....................................... 9 8 South Sulawesi Province Clove Farmers Partner.... 7 8 Farmers Best Friend at the Slope of Rinjani........ 8 8 Dare to be Different ... 134 Chapter IV K o p e r a s i P e d u l i ............................................................................................ 134 Maluku Province Independent at a Young Age ................................................................ v Chapter I Chapter II Chapter III Prologue .............................. 9 2 Central Kalimantan Province Being Friends like Surya Sekawan ................................................................................................................... 128 Acting Thoroughtly in Difficult Times .................INDEX Froeword from State Minister of Cooperation and Small and Middle Scale ......... 120 Southeast Sulawesi Tenggara Province Moving Forward Together With Seaweed Farmers ................................................................................................................................ R a k y a t S e j a h t e r a 7 vii ................. Ringan Samo Dijinjiang .............................................................. 8 2 Nusa Tenggara Timur Province Life Light at Bukit Sikka .................................................... 130 E p i l o g u e .............................................................................................................. 1 6 Smiles of the Best A Parade of Success Stories................................. 2 4 West Sumatera Province If the Cooperation Sustainability is the Determinant of Glory ……....... 6 Scroling Fund For Small and Micro Business Capuital .......................

R a k y a t S e j a h t e r a .8 K o p e r a s i P e d u l i .

R a k y a t S e j a h t e r a 1 .Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera COOPERATIVE CARE ON PROSPEROUS PEOPLE Kisah Sukses Koperasi Simpan Pinjam Peserta Program Perkuatan Permodalan Agribisnis/Sektoral Success Stories of Save and Loan Cooperative Participants of Capitalization Strengthening for Agribusiness / Sectoral K o p e r a s i P e d u l i .

bertradisikan kebersamaan dan kekeluargaan. petambak. dan lain-lain. Siapa mereka itu? Siapa lagi jika bukan para petani. bila mereka diberi suntikan modal untuk memperbesar omzet usahanya? Dugaan yang paling dekat adalah omzet bisnis mereka berangsur membesar. atau pedagang yang modal dan ruang lingkup bisnisnya terbatas. proses pengolahan. R a k y a t S e j a h t e r a . pendapatan menggelembung. keuntungan meningkat. jumlah mereka K o p e r a s i P e d u l i . hingga tahap pemasarannya. dan mereka menuai sukses sebagai pengusaha. pada akhirnya kesejahteraan mereka akan semakin membaik. perajin. jauh dari intrik-intrik kolusi. Di negeri ini. beretos jujur dan bertindak sportif.Prolog Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera A 2 pa yang akan terjadi pada masyarakat yang selama ini tekun dan rajin bekerja: sejak dari aspek budi daya. tentu saja. pascapanen. Jawaban semacam itu sepenuhnya masuk di akal karena pada dasarnya mereka adalah pelaku ekonomi yang mandiri. Dan. sebagaimana nelayan.

Mereka yang telah menjadi anggota koperasi pada umumnya memiliki kekhasan dalam etos usahanya. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah lantas mengeluarkan kebijakan Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) untuk membiayai usaha ekonomi produktif di sektor agribisnis dan sektor usaha produktif lainnya. Tujuan Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui perkuatan permodalan KSP ini yaitu: Meningkatkan aktivitas dan pendapatan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui pelayanan pinjaman modal usaha yang berasal dari KSP.yang bergerak di usaha kecil dan mikro ini sangat banyak. Memang. Bagi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Agribisnis adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya alam untuk pemenuhan kebutuhan hidup. dan sebagian lagi di perkotaan yang bergerak dalam berbagai sektor usaha. Karena itu. dan usaha-usaha pengolahan hasil-hasil alam lainnya. Namun. Nah. yang menjadi sasaran program di atas bukan hanya anggota koperasi yang bergerak di bidang pertanian saja. Meningkatkan kemampuan dan jangkauan layanan KSP khususnya di sektor K o p e r a s i P e d u l i . tersebar di kawasan perdesaan (mayoritas). tetapi juga mereka yang mengembangkan rumput laut. Penekanan terhadap sektor agribisnis dan sektor lain itu tentu saja berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang matang. untuk mempertegas upaya pemberdayaan terhadap usaha kecil ini. tidak semua dari mereka tertampung ke dalam koperasi. R a k y a t S e j a h t e r a 3 . agribisnis juga berarti semua usaha ekonomi yang berbasis sumber daya alam. Agribisnis merupakan cara pandang ekonomi masyarakat di bidang pertanian. dinamika di atas adalah hal yang membanggakan.

Perkuatan juga ditempuh melalui programprogram peningkatan kapasitas koperasi di dalam mengelola usahanya. Bantuan Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis selanjutnya disebut Dana Bergulir KSP Agribinis adalah dana yang berasal dari Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang disalurkan kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis sebagai pinjaman dana bergulir untuk disalurkan lebih lanjut kepada anggotanya dalam bentuk pinjaman. sejak 2005 program tersebut dikenal sebagai Bantuan Perkuatan Permodalan KSP Agribisnis / Sektoral. R a k y a t S e j a h t e r a . Program ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan Pemerintah melalui Proyek Pengembangan Kebijakan Peningkatan Akses Sumberdaya Produktif yang bersumber dari dana APBN dalam bentuk pemberian bantuan perkuatan permodalan kepada KSP dengan pola dana bergulir. dan kemampuan teknis lainnya. Pelaksananaan program tersebut menggambarkan seperti yang terlukis di bagian awal tulisan itu. Pengalaman menyebutkan bahwa pembinaan akan berlanjut ke anggota. Hal ini niscaya mengingat koperasi adalah sentra usaha bagi para pengusaha kecil/ mikro. Program tersebut dimulai pada 2003 dan diteruskan pada tahun 2004. Mengingat pelaksanaan program Bantuan Perkuatan Dana Bergulir di Sektor Agribisnis di tahun 2003 dan 2004 berlangsung cukup gemilang. baik pengembalian modal dari anggota maupun angsuran koperasi ke bank pelaksana secara nasional baik. Kapasitas yang dimaksud adalah bidang manajemen. Kinerja koperasi. melalui sumber pembiayaan APBN. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia pengelola KSP. hingga wawasan kewirausahaan. Koperasi yang telah tertata dengan baik dalam berbagai aspeknya secara natural akan menularkan berbagai keterampilan dan pengetahuannya kepada anggota. 4 K o p e r a s i P e d u l i . Karena itu. Bisa dikatakan kredit macet di bawah angka 2% seperti batas maksimal yang diberlakukan. Rata-rata koperasi penerima program bantuan berhasil menyalurkan kredit penguatan modal mereka kepada para anggota. sistem pelaporan dan administrasi keuangan.Kemudahan pada Koperasi Simpan Pinjam dalam memberikan bantuan modal usaha sangat membantu petani dan pengusaha kecil agribisnis. maka pada tahun 2005 Pemerintah memperluas usaha pengembangan melalui bantuan perkuatan Dana Bergulir Sektoral guna membiayai berbagai sektor usaha produktif lainnya.

Seorang anggota Kopdit Obor Mas (NTT) sedang menerima kunjungan petugas Kopdit. Keharmonisan hubungan antara Pengurus dan Anggota Koperasi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pengelolaan Koperasi.

Nah, banyak pelajaran berharga selama pelaksanaan program-program di atas. Rasanya terlalu sayang bila momentum-momentum seperti itu lenyap begitu saja. Antara lain untuk tujuan menjawab kesanksian itulah buku ini disusun. Jauh dari kesan formal, buku ini disusun melalui proses peliputan di koperasi-koperasi terbaik yang tersebar di seluruh Indonesia. Tidak semua yang terbaik berhasil diliput. Tim penyusun membagi beberapa koperasi di 10 provinsi yang mencerminkan keterwakilan wilayah Indonesia bagian barat, tengah dan timur. Cara pemilihan kabupaten dan kota didasarkan kepada ragam jenis usaha yang dikembangkan. Namun demikian, meski buku ini jauh dari kesan formal, koperasi-koperasi yang kisah suksesnya ditampilkan dipilih berdasarkan kriteria baku. Setidaknya, ada lima kriteria sukses yang menjadi bahan pertimbangan, yakni: sukses penyaluran dana; sukses pemanfaatan dana; sukses pengembalian dana; sukses peningkatan usaha dana; dan sukses pengembangan usaha dana; Jika kemudian buku ini diberi judul Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera, itu semata karena ingin

memunculkan sebuah pesan bahwa koperasi adalah sebuah aset, sekaligus potensi, yang jika digerakkan dan dikembangkan secara optimal akan bermuara pada kesejahteraan rakyat. Tentu saja, ukuran sejahtera itu berjenjang. Rakyat, dalam konteks ini diwakili oleh para anggota koperasi penerima pinjaman bergulir, yang berhasil menaikkan taraf hidup mereka telah menuai hasil program Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agribisnis/ Sektoral. Dengan tulus, senyum mereka terkembang. Di balik senyum mereka itu ada ‘sebongkah’ kebanggaan bahwa perjuangan mereka untuk menjadi lebih sejahtera telah berada pada jalur yang benar. Di balik senyumsenyum itu pula terkandung beribu memori tentang pergulatan yang tak ringan. Pergulatan tentang mengelola sawah, kolam, tambak, bengkel, kedai makan, dan sebagainya. Di antara memori-memori itu, ada satu yang tak akan mereka lupakan—bahkan akan terwariskan kepada generasi penerus mereka kelak—yakni kepedulian insan-insan koperasi, yang sejak awal setia mendampingi pergulatan mereka itu. Melalui buku ini serempak mereka bersuara: Terima kasih Koperasi.

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

5

Prolog
Prosperous Community Care Cooperation
hat would happen to a community members who have worked dili gently: from cultural, post harvest, management process up to its marketing aspects; with honest ethos and sportive acts, far from collusion intrigues, has togetherness and family tradition, if they were provided with capital injection to enhance their business earnings? The closest assumption is that their business earnings would enhance, profit increase, income would enlarge and they would yield success as businessmen. And of course, in the end their prosperity will improve. This type of answer is fully logical since basically they are independent economic actors. Who are they? None other than farmers, fishermen, traders with limited capital and business space, such as fishermen, craftsmen, and many others. In this country, the number of those who are engaged in small and micro business is very large, scattered in village areas (majority), and some in urban areas which engage in various business sectors. For the Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Business, the dynamic above

W

is a pride. Indeed not all of them are accommodated in the cooperation. Those who have become members of cooperation generally have typical characteristics in their business ethos. Well, to expressly shows the empowerment for this small business, Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Enterprises then issued Micro and Small Development through Scrolling Fund Strengthening for Save Loan Cooperation (KSP) Program to fund productive economic business in agricultural and any other productive business sectors. The emphasizing on agricultural and other sectors is of course based on proper considerations. Agribusiness is an activity of utilizing natural resources to fulfill life needs. Agribusiness is an economic perspective in agriculture sector. However, agribusiness also means all economic business with natural resources basis. Therefore the target of program above is not only cooperation members engaged in agricultural field, but also those developing sea weed, and any other natural resources products processing business. The objective of Micro and Small Entrepreneur through KSP capital strengthening is: to increase activities and income of Micro and small Entrepreneur trough business capital service derived from KSP; to increase ability and coverage of KSP service especially in agribusiness
P e d u l i , R a k y a t S e j a h t e r a

6

K o p e r a s i

sector; to increase KSP manager Human Resources quality. This program is a series of activities conducted by the Government through Productive Resources Access Increase Development Project originating from the State Revenue and Budget of 2004 fund in the form of the granting of capital strengthening aid to KSP in the pattern of scrolling fund. Such Save and Loan Cooperation (KSP) Scrolling Fund Strengthening Aid which is further referred to as Agribusiness KSP Scrolling Fund is fund deriving from the Government through the Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Business which is distributed to Save Loan Cooperation (KSP) in Agricultural Sector as scrolling fund loan to further be distributed to its members in the form of loan. Such program was commenced in 2003 and was continued in 2004. Considering the success of Scrolling Fund Strengthening Aid in Agricultural Sector in 2003 and 2004, then in 2005 the Government extended development business through Sectoral Scrolling Fund strengthening aid to fund various other productive business sectors, through fund source from State Revenue and Budget. Therefore since 2005 such program was known as Agribusiness/Sectoral KSP Fund Strengthening Aid. The implementation of such program was described as what is illustrated in the early part of this writing. In average cooperations receiving the aid program were successful in distributing credits to strengthen their capital to their members. Cooperation performance, both in capital return from members and cooperation installment to the bank national wide is favorable. Non performing credit can be considered as below 2% as the applied limit. Strengthening was also sought through cooperation capacity increase programs in managing its business. The capacity concerned is in the field of management, reporting system, and financial administration, and any other technical abilities, up to entrepreneurial horizon. This matter will in turn make cooperation the center of business for small/micro entrepreneurs. Experience has shown that development will continue to members. Cooperations that have been ordered well in various aspects naturally will transfer their various skills and knowledge
K o p e r a s i P e d u l i , R a k y a t

to their members. Well, there are many valuable lessons during the above programs. It would be such a waste if such momentums disappear just like that. It is that reason, among other things, that underlies the objective to compose this book. Far from formal image, this book is composed through covering process in the best cooperations scattered all over Indonesia. Not all of the best were covered. The composing team divided several cooperations in 10 provices that reflect the represented ness of Indonesian area in western, central and eastern parts. The method in choosing regencies and cities was based on business types developed. However, even though this book is far from formal image, cooperations which success stories are presented were chosen based on raw characteristics. At least there are five successful criteria that became the material of consideration, namely: fund distribution success; fund utilization success; fund return success; fund business increase success; and fund business development success; If further this book was titled Prosperous Community Care Cooperation, it is merely because a message that cooperation is an asset and at the same time a potential which, if it is moved and developed, optimally will end up in community welfare, is intended to be set out. Of course, the size of welfare has its own levels. People, in this context is represented by members of cooperation receiving scrolling loan, who are successful in increasing their life standard after they have harvested the output of Scrolling Fund Strengthening For Loan Save Cooperaton (KPS) in Agribusiness/Sector program. Sincerely, their smiles bloom. Behind those smiles there is a “piece” of pride that their struggle to become more prosperous has been in the right lane. Behind those smiles there are also thousands of memories about heavy struggle. Struggle on the management of rice field, pond, embankment, workshops, restaurants, and etc. Among these memories there is one that they cannot forget-even when they inherit it to their future generation-the care of cooperation personnel, who since the beginning have been loyal assisting their struggle. Through this book together they will say: Thank you Cooperation.

S e j a h t e r a

7

juga para pengusaha kecil yang bergerak di sektor riil.Bab II Dana Bergulir Untuk Modal Usaha Kecil dan Mikro S 8 uatu ketika pada tahun 1953. Ketika itu. R a k y a t S e j a h t e r a K o p e r a s i . pesan Bung Hatta dalam penggalan pidatonya itu sangat jelas: bahwa Koperasi harus mampu membiayai para petani dalam berusaha. Berpuluh tahun kemudian. sepenggal isi pidato Bung Hatta pada perayaan Hari Koperasi yang ke-3 berbicara tentang sejauh mana manfaat koperasi bagi rakyat petani dan pengrajin. sentilan bernada P e d u l i . secara retoris Bapak Koperasi Indonesia itu bertanya: “Sudahkah berkembang peternakan di kalangan rakyat yang dibiayai dengan pinjaman koperasi? Sudahkah terlaksana di mana-mana kebun sayur dibiayai dengan pinjaman koperasinya? Bagaimana koperasi di kalangan pertukangan dan kerajinan? Sampai di manakah hasil yang diperoleh dengan koperasi untuk mengatasi ijon dengan pinjaman kecil-kecil sesuai kebutuhan dan lain-lainnya?” Meski berbentuk sebuah kalimat tanya.

Atas dasar fakta itu. Program ini memiliki tujuan yang sangat strategis. Sementara itu. Namun. R a k y a t S e j a h t e r a 9 . KUKM dianggap belum bankable. Jika mengacu pada visi Bung Hatta pada paragraf pertama tadi maka Koperasi idealnya tampil sebagai lembaga yang mampu menjawab aspek permodalan yang dibutuhkan para petani dan pengusaha kecil dan mikro tadi. kondisi sebagian besar koperasi pun setali dua uang dengan para pengusaha kecil dan mikro: sama-sama minim permodalan. Pemerintah dalam hal Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah merasa perlu membangun sebuah ‘jembatan’ yang bisa menghubungkan antara KUKM dan sumber permodalan. yang dalam konteks ini diawali dengan dana stimulan dari APBN. kemampuan KUKM untuk mengakses sumber permodalan. meski bukan segala-galanya. dalam konteks pembinaan dan pengembangan koperasi dan usaha kecil dan menengah (KUKM) tersebut. Sementara itu fakta di lapangan berbicara bahwa. setali dua uang. baik baik dari lembaga keuangan bank maupun bukan bank masih rendah. aspek permodalan merupakan sebuah aspek penting dalam pengembangan dan pembinaan usaha kecil dan menengah (UKM).introspektif itu ternyata masih relevan untuk diungkapkan: “sudahkah koperasi mampu mendampingi para petani dan pengusaha kecil dan mikro?” Begitu kira-kira bentuk pertanyaan itu di masa kini. yakni meningkatkan aktivitas dan K o p e r a s i P e d u l i . Berangkat dari visi itulah lahir Program Dana Bergulir pada Kementerian Negara Koperasi dan UKM termasuk Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang bergerak dalam pembiayaan Agribisnis/Sektoral.

meningkatkan kemampuan dan jangkauan layanan KSP yang bergerak dalam pembiayan agribisnis/sektoral. Melalui mekanisme ini transfer dana dari Pemerintah Pusat pada akhirnya bisa menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi di daerah. program ini bernama “Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil Melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis”. Jawa Timur pendapatan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui pelayanan simpan pinjam. Satu tahun kemudian.Aktivitas usaha di pabrik penggilingan padi milik anggota KSP Lestari Mandiri. Selama dua tahun. meningkatkan kualitas sumberdaya manusia pengelola KSP. Dalam kurun waktu itu. meningkatkan akses anggota dan calon anggota untuk memperoleh pelayanan pinjaman dari KSP. yakni tahun 2003 dan tahun 2004. Program ini mulai dilaksanakan oleh Kementerian Negara Koperasi dan UKM sejak tahun 2003. Setelah sempat vakum satu tahun selama 2006. Perputaran dana pinjaman bergulir itulah kemudian yang menjadi bahan bakar pertumbuhan ekonomi di daerah. pro- gram Perkuatan Dana Bergulir ini fokus pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang bergerak dalam pembiayaan agribisnis. program ini dikembangkan tak hanya untuk pengembangan usaha mikro dan kecil di sektor agribisnis tapi juga pengembangan usaha mikro dan kecil di sektor riil lainnya dengan nama “Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil Melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sektoral”. terutama di daerah perdesaan. terjadi beberapa dinamika kebijakan. program ini bernama “Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil Melalui Perkuatan Modal Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis”. Kabupaten Malang. dan membangun KSP sebagai lembaga keuangan yang handal agar dapat sejajar dengan lembaga keuangan lainnya. Kemudian pada tahun 2004. R a k y a t S e j a h t e r a . Pada tahun 2003. pada tahun 2007 program ini 10 K o p e r a s i P e d u l i . yakni pada tahun 2005.

47. b. Memiliki kantor sendiri yang telah ditempati minimal 2 (dua) tahun. Dari alokasi dana sebesar itu. Hasil monitoring dan evaluasi juga menunjukkan bahwa di tingkat nasional. 104. dan Kecil”.bagi 448 koperasi yang tersebar di 32 provinsi. Di propinsi ini. Jumlah dana yang tersalur dan hasil pengembangannya itu pun menjadi salah satu indikasi bahwa program ini telah berjalan dengan baik. kewajiban Kelompok Kerja Keuangan Kabupaten/ Kota juga dipandang belum optimal. Angka-angka pada tabel tersebut menunjukkan bahwa meskipun para koperasi peserta program sukses mengembangkan dana bergulir tersebut hingga 281 % tapi tingkat atau kinerja pengembalian angsuran pokok dan bunga masih belum sesuai target (lihat tabel). R a k y a t S e j a h t e r a 11 .688. *** Teknis Pelaksanaan Tidak semua Koperasi bisa menerima program perkuatan permodalan bagi koperasi. Dalam melayani anggota-anggota di sentra agribisnis. 321. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi Koperasi-koperasi Simpan Pinjam calon penerima dana perkuatan.99% atau berkembang dari Rp.990. Di samping itu. Catatan hasil monitoring itu memberi sinyal indikasi bahwa koperasi penerima program berhasil didalam mengelola dan menggulirkan bantuan yang diberikan. tercatat realisasi pencairan sebesar Rp.92 % atau Rp.968 anggota koperasi. Propinsi lain yang juga memiliki kinerja bagus. Syarat-Syarat Umum: a. koperasi peserta program wajib mengembalikan angsuran pokok dan bunga kepada Bank Pelaksana. Telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebanyak 3 (tiga) Tahun Buku terakhir.715.594 yang telah ditunaikan. Hingga 31 Maret 2009 kinerja pengembalian angsuran pokok dan bunga tersebut tercermin pada tabel di bawah ini.59 miliar. c. 299. Hasil penilaian kesehatan dalam 2 (dua) tahun terakhir berturut-turut “sehat”.500 baru 44. Dari yang seharusnya Rp. Itu artinya telah terjadi dinamika positif hingga sebesar 281%.980 dengan jumlah pemanfaat sebanyak 183.150.000. 167.972.000. usaha mikro dan kecil tersebut. 89. 35 miliar menjadi Rp. Selama rentang waktu 2003 sampai 2005 dan 2007 Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp. 840.076. bersedia membuat unit K o p e r a s i P e d u l i . Menurut penelusuran.609. berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan Kementerian KUKM per Maret 2009 dana pinjaman bergulir tersebut telah berkembang menjadi Rp. Demi kebersinambungan program dana bergulir ini. Kemudian. angka pengembalian angsuran pokok dan bunga yang rendah itu disebabkan karena Bank Pelaksana dipandang masih kurang aktif dalam melakukan pembinaan dan monitoring kepada koperasi peserta program. Usaha Mikro.dilanjutkan dengan nama “Program Peningkatan Permodalan Dana Bergulir Sektoral Bagi Koperasi.32%. jumlah dana pinjaman bergulir terlah berkembang dari Rp.700..797. Propinsi Jawa Timur merupakan propinsi dengan tingkat realisasi pencairan terbesar. d.81 miliar.8 miliar menjadi Rp. 39. yakni yaitu 434.000. yakni Propinsi Jawa Tengah dengan perkembangan sebesar 255.

2.000.076. serta tidak terjadi perangkapan pekerjaan untuk fungsi-fungsi yang bertentangan. KSP juga memiliki anggota minimal 100 orang yang bergerak dibidang usaha produktif yang sejenis antara lain: petani. Telah melakukan pemisahan dalam akuntansi usaha dari akuntansi Koperasinya.700 Rp. Donasi dan Sisa Hasil Usaha tahun berjalan minimal sebesar 33% dari total aset.817.000 Rp. 50. g.700 Sumber Data: Koperasi Peserta Program.146 Rp.798.483. b. i.000.653.104. 630. Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM.23.000 Rp. g.145. 2. 3.000 Rp. 25. d.000.888.798. Pengelolaan Usaha KSP sudah didelegasikan kepada manajer dan didukung karyawan-karyawan yang professional.955 Rp.580.100. c.187 Rp. KSP telah memperoleh jaminan perorangan (Personal Guarantee) dari Bupati/ Wali Kota setempat untuk mengelola Dana Bergulir KSP Agribisnis. 57.055. Kewajiban Koperasi Ke Bank Kewajiban Kepada Bank No 1 2.000 Rp.731 Rp. Mempunyai Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang telah berjalan secara efektif. dan Bank Pelaksana (diolah) 12 K o p e r a s i P e d u l i .000.731. e.903. Sedangkan persyaratan bagi Unit Simpan Pinjam (USP) Koperasi calon penerima dana perkuatan adalah sebagai berikut: a. Diutamakan bagi KSP yang para anggotanya mempunyai hubungan kerjasama kemitraan dengan perusahaan penghela. Jumlah Pinjaman yang diberikan minimal Rp. Di samping anggota secara keseluruhan. 18.10.609. Kelompok masyarakat sebagai anggota KSP sudah pernah memperoleh dukungan modal dan pembinaan dari instansi teknis.000. yang dikelola dengan pola simpan pinjam dan sudah diadministrasikan secara tertib.918.000.214.36. Merupakan lembaga koperasi primer Kabupaten/Kota yang sudah berbadan hukum minimal 4 tahun.496.538.431. Jumlah modal sendiri yang terdiri dari Simpanan Pokok.688.594 Sudah Dibayar Pokok Rp.000. b. 47.pelayanan yang berada di lokasi sentra agribisnis. Syarat-Syarat Khusus : a. Jumlah Tahun Program 2003 2004 2005 2007 Bunga Rp.699. Simpanan Wajib.228. 378. Merupakan koperasi primer kota/ kabupaten yang telah berbadan hukum minimal 4 (empat) tahun dan melaksanakan RAT 3 (tiga) Tahun Buku terakhir dan memiliki predikat “sehat” berdasarkan hasil penilaian kesehatan dalam 2 (dua) tahun berturut-turut. Ada pihak yang menjadi Jaminan Perorangan (personal guarantee) atas Dana Perkuatan yang diterima peserta program perkuatan modal KSP.000.000 Rp. peternak dan nelayan (bukan pedagang). 41.029. 1 milyar. h.000 Rp. 5.000 Rp. 4. R a k y a t S e j a h t e r a .001. Cadangan. 5. Anggota koperasi yang berhak menerima Tabel 1. f. Memiliki Komputer sendiri dan sanggup membeli komputer minimal Pentium 3. b. f. Pada tahun 2004 syarat-syarat umum tersebut diperbarui. Bersedia mengubah badan hukumnya menjadi Koperasi Simpan Pinjam (KSP).676 Rp.083 Rp. Tunggakan pinajaman macet maksimal 2%.313. Wajar Tanpa Syarat (WTS).184 Bunga Rp. c. e. USP Koperasi sudah menjadi unit otonom minimal 3 tahun. 25. Hasil audit 2 tahun terakhir.150.249.500 Rp. 68. Beberapa pembaruan tersebut di antaranya: a.000 Rp.956. 6.500 Sebelumnya Pokok Rp.986.

000. Memiliki kekayaan bersih minimal sebesar Rp.. peternakan.150. Mengajukan permohonan pinjaman kepada KSP sesuai kelayakan usaha.. Hasil audit 2 (dua) tahun terakhir berpredikat Wajar Tanpa Syarat (WTS).000. e. Memiliki saldo pinjaman (piutang) minimal Rp.000. h.. Telah berbadan hukum minimal 4 (empat) tahun dan melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) 3 (tiga) Tahun Buku terakhir dan memiliki predikat “sehat” berdasarkan hasil penilaian kesehatan dalam 2 (dua) tahun berturut-turut serta klasifikasi minimal B.(tujuh ratus lima puluh juta rupiah).000.000. f.000.000.(tiga ratus tujuh puluh lima juta rupiah).. Pada tahun 2005. 1. Jika pada tahun 2003 dan tahun 2004 fokus program lebih pada KSP yang membiayai usaha mikro dan kecil di sektor agribisnis.(lima ratus juta rupiah).(Seratus lima puluh juta rupiah). seiring dengan dinamika yang terjadi pada pelaksanaan program tahun 2003 dan 2004.000.000. Terdaftar sebagai anggota KSP/calon anggota KSP.(lima ratus juta rupiah). perdagangan dan aneka jasa lainnya. Mendapat persetujuan dari pengurus KSP atas hasil analisa kelayakan dari manajer pengelola simpan pinjam. b. i.000. Pengusaha Mikro dan Kecil calon penerima pinjaman dari KSP wajib memenuhi syarat sebagai berikut : a.000. Penyempurnaan ini dilakukan untuk mengakomodir pengembangan program. Bersedia atau telah melayani anggotaanggotanya di berbagai sektor usaha produktif dan membuka unit pelayanan yang berada di lokasi sentra.000. Sedangkan beberapa perubahan pada Syarat-syarat Khusus bagi KSP calon penerima dana bergulir sektoral itu di antaranya: a. dan memiliki simpanan pokok minimal Rp. Sepanjang aturan ini ditaati. 150.. K o p e r a s i P e d u l i .(seratus lima puluh juta rupiah). R a k y a t S e j a h t e r a 13 .. bagi KSP Calon Penerima Dana Bergulir Sektoral sebesar Rp. bagi KSP Calon Penerima Dana Bergulir Sektoral sebesar Rp.(tujuh puluh lima juta rupiah). c.000. c. Kementerian Negara Koperasi dan UKM kemudian kembali melakukan penyempurnaan teknis pelaksanaan penyaluran pinjaman dana bergulir tersebut.000. bagi KSP Calon Penerima Dana Bergulir Sektoral sebesar Rp. Memiliki saldo pinjaman (piutang) minimal Rp.000.000. b. Memiliki jumlah kekayaan bersih minimal sebesar Rp.000.000. kehutanan dan perkebunan. resiko pinjaman macet semakin kecil. industri pengolahan dan kerajinan. KSP telah memperoleh jaminan perorangan (Personal Guarantee) dari Bupati/ Wali Kota setempat untuk mengelola Dana Bergulir Sektoral.750. 375. d. KSP calon penerima diprioritaskan yang belum pernah memperoleh Dana Bergulir KSP Agribisnis. pertambangan dan galian. Total tunggakan pinjaman macet maksimal 2 % (dua persen). d.0 00.000. d. g. pada tahun 2005 sasaran KSP peserta program diperluas tak lagi terbatas pada KSP yang membiayai usaha mikro dan kecil di sektor agribisnis tapi juga KSP yang membiayai usaha mikro dan kecil di berbagao sektor riil lainnya. Diprioritaskan bagi KSP yang anggotaanggotanya mempunyai hubungan kerjasama kemitraan dengan perusahaan penghela.500. Memiliki aktivitas usaha produktif di bidang agribisnis/sektoral yang menciptakan nilai tambah sehingga berkemampuan untuk mengembalikan/ melunasi pinjaman.(tiga ratus juta rupiah).300. Tidak mempunyai tunggakan pinjaman pada KSP.000.75. dan memiliki simpanan pokok minimal Rp. c. perikanan. Beberapa perubahan itu di antaranya pada Syarat-syarat umum KSP calon penerima dana bergulir sektoral itu di antaranya: a. 500.000. Memberikan pelayanan pinjaman kepada anggota minimal 70 % (tujuh puluh per seratus) dari total pinjaman yang diberikan.. b.(satu milyar rupiah). Aturan ini dibuat sebagai pagar bagi KSP-KSP peserta program dalam menyalurkan pinjaman dana bergulir tersebut.1. KSP memiliki anggota minimal 100 (seratus) orang Pengusaha Mikro dan Kecil yang bergerak disektor usaha produktif yang sejenis antara lain: pertanian.pinjaman dana bergulir untuk membiayai usahausaha ekonomi produktif dari alokasi dana program ini juga diatur dengan seleksi ketat. bagi KSP Calon Penerima Dana Bergulir Sektoral sebesar Rp. e.(satu milyar rupiah).

Bersedia menyimpan 5 % dari pokok pinjaman di KSP dalam bentuk Simpanan Wajib Khusus milik anggota sebagai bagian dari pemupukan modal sendiri KSP dan untuk keperluan stabilitas permodalan KSP. b. c. telah melakukan pembukuan terpisah atas pengelolaan usaha simpan pinjam dari akuntansi koperasinya. c. Mempunyai aktivitas di sektor usaha produktif dan masih dapat dikembangkan serta menciptakan nilai tambah. selain syarat-syarat yang telah ditetapkan pada petunjuk teknis tahun 2003 dan 2004. pengelolaan Usaha KSP didelegasikan kepada manajer yang didukung oleh karyawan yang profesional e. 14 K o p e r a s i P e d u l i . dan siap menjadi KSP. dengan Jumlah karyawan dan manajer minimal 5 orang. Pulau Buru. Modal sendiri minimal sebesar 33 % (tiga puluh tiga per seratus) dari total aset. Terdaftar sebagai anggota KSP aktif minimal 1 (satu) tahun dan dibuktikan dengan jumlah simpanan wajib di koperasi. pada tahun 2005 Pengusaha Mikro dan Kecil calon penerima pinjaman dari KSP juga wajib memenuhi syarat sebagai berikut: a. Tidak mempunyai tunggakan pinjaman pada KSP. Beberapa persyaratan yang mengalami perubahan itu. sehingga memiliki kemampuan untuk mengembalikan/ melunasi pinjaman. R a k y a t S e j a h t e r a . Telah memiliki prosedur pemberian pinjaman ke anggota. yakni: a. g. dengan cara memisahkan unit Simpan Pinjam dari koperasi untuk menjadi Koperasi Simpan Pinjam tersendiri atau mengubah nama dan bidang usaha koperasi menjadi hanya Usaha Simpan Pinjam (KSP). Koperasi induk bersedia melakukan pembagian. Selain Syarat Umum dan Syarat Khusus tersebut di atas yang berlaku bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP). *** Pada tahun 2007. terjadi beberapa perubahan persyaratan yang harus dipenuhi Koperasi Peserta Program. d. Idealnya. manajemen USP-Koperasi telah dikelola secara otonom minimal 3 tahun. Koperasi telah berbadan hukum minimal 1 (satu) tahun dan melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dengan memiliki predikat “cukup sehat” berdasarkan hasil penilaian kesehatan yang dilakukan pejabat yang berwenang. Kemudian. b.Suasana di kantor manajemen KSP Cipta Mandiri. f. dibuktikan dengan neraca lajur 3 (tiga) tahun terakhir. sejak tahun 2005 USPKoperasi calon penerima Dana Bergulir Sektoral wajib memenuhi syarat tambahan. d. seluruh aset USP-Koperasi menjadi aset KSP yang baru dibentuk. Pengelolaan Usaha KSP sudah didelegasikan kepada manajer yang didukung oleh karyawan yang profesional dan tidak terjadi perangkapan pekerjaan. di antaranya: a.

Total tunggakan pinjaman macet maksimal 5% (lima persen) yang dibuktikan dengan K o p e r a s i P e d u l i . untuk Koperasi calon penerima dana bergulir sebesar Rp.000. Gambar menunjukkan suasana pelayanan di sebuah KSP. Belum pernah memperoleh Dana Bergulir dari Kementerian Negara Koperasi dan UKM.Sebagian besar KSP tadinya merupakan Unit Simpan Pinjam (KSP) dari sebuah koperasi induk. daerah perbatasan/terpencil.000.000. b. c. Koperasi memiliki kekayaan bersih minimal Rp. 100. 200.. yang dibuktikan dengan laporan keuangan pada tahun terakhir. Salah satu contoh..(lima ratus juta rupiah).000. 100. untuk Koperasi calon penerima dana bergulir sebesar Rp. dengan menggunakan formulir sebagaimana contoh pada lampiran 14 peraturan ini. d.000. Kementerian Koperasi dan UKM juga telah mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan khusus terutama bagi koperasi-koperasi yang berlokasi di daerah tertinggal atau di daerah yang terkena bencana alam atau koperasi yang dinilai mempunyai peran strategis pada daerah tertentu.. yakni : a.000.(seratus juta rupiah) dan memiliki jumlah anggota paling sedikit 60 orang.000.000. Sedangkan beberapa perubahan pada persyaratan khusus.. 150. b.(seratus juta rupiah) termasuk simpanan pokok dan wajib minimal Rp..000. Koperasi memiliki kekayaan bersih minimal Rp. manajemen unit usaha koperasi yang akan mengelola dana bergulir. unit usaha koperasi yang akan mengelola dana bergulir telah menyelenggarakan pembukuan secara terpisah atas pengelolaan usaha koperasinya.(dua ratus juta rupiah) dan memiliki jumlah anggota paling sedikit 100 orang.000. memiliki saldo piutang minimal Rp. 100..(lima puluh juta rupiah). 50. memiliki saldo piutang minimal Rp. Meski baru berdiri pada tahun 2004. telah dikelola secara otonom minimal 1 (satu) tahun.000. S e j a h t e r a 15 .(tiga ratus juta rupiah).000. R a k y a t laporan tahunan berjalan. Dalam konteks ini. KSP Cipta Mandiri bisa menjadi peserta program ini pada tahun 2005 berdasarkan Pasal 7 Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM No. d.000.. Pada pasal itu disebutkan bahwa “Menteri dapat menetapkan KSP/USP-Koperasi Penerima Dana Bergulir Sektoral secara khusus yang dinilai mempunyai peran strategis antara lain untuk keperluan pembinaan KSP/USPKoperasi di daerah yang sedang berkembang. Selain aturan-aturan main tadi.000.(seratus lima puluh juta rupiah) termasuk simpanan pokok dan wajib minimal Rp. 300. Pulau Buru dipandang memiliki kedudukan strategis sebagai ‘lumbung beras’ di Propinsi Maluku. 500.000.000. KSP Cipta Mandiri di Pulau Buru.. 12/2005.(seratus juta rupiah). yang profilnya ditampilkan dalam buku kisah sukses ini. Koperasi telah memperoleh jaminan perorangan (Personal guarantee) dari Kepala Dinas Kabupaten/Kota. c.

Many years later. At the time. R a k y a t S e j a h t e r a . also for small entrepreneurs who are engaged in real sectors. a piece of Bung Hatta’s speech content in the cel ebration of the 3rd Cooperation Day which discussed how far cooperation can benefit for farmers and craftsmen. rhetorically such Indonesian Cooperation Founding Father asked: “has animal farming developed in the community which is funded by cooperation loan? Has vegetable plants been funded by their cooperation loan? How are cooperations among the handicraft and craftsmen? How far is the output obtained with cooperation to overcome early crops pur- chase with small loan in accordance with needs and others?” Even though it is in the form of questions.Chapter II Scrolling Fund For Small and Micro Business Capital O ne day in 1953. such introspective in nature critic is still relevant to be expressed: “have cooperations been able to assist farmers and micro and small entrepreneurs?“ That is approximately the form of such statement in the present. Bung Hatta message in its speech part is very clear: that Cooperation must be able to fund farmers in running their business. In the mean time the facts on the field speak out 16 K o p e r a s i P e d u l i .

the ability of KUKM to access capitalization source. Meanwhile in the context of founding and development of coopera- tion and such small and middle scale entrepreneurs (KUKM). However. which in this context is initialized with stimulant fund from State Revenue and Expenditure (APBN). Based upon that fact. From that vision. KUKM is still considered as non bankable. Scrolling Fund Program on State Min- K o p e r a s i P e d u l i . then ideally Cooperation appears as an institution that is able to answer capitalization aspect needed by such farmers and small and micro entrepreneurs. R a k y a t S e j a h t e r a 17 . both from bank financial institutions and non bank is still low. same as usual. the conditions of cooperation are as bad as small and micro entrepreneurs: they lack capitalization.that even though it is not everything. If referring to the mission of Bung Hatta in the first paragraph earlier. the Government in this matter State Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Entrepreneurs feels the necessity to build a ‘bridge’ that can connect KUKM and capitalization source. capitalization aspect is the important aspect in the development and founding of small and middle scale business (UKM).

this program was named “Micro and Small Entrepreneurs Development Program through Save Loan Cooperation (KSP) Capital Strengthening in Agribusiness Sector. there have been several policy dynamics. increasing the ability and coverage of KSP services engaging in agribusiness/sector funding.” Then in 2004 this program was called “Micro and Small Entrepreneurs Development program Through Scrolling Fund Strengthening Aid For Save Loan Cooperation (KSP) in Agribusiness Sector. In 2003. Within such period. mainly in villages. Within two years. East Java istry of Cooperation and UKM was born and was incorporated in Small and Micro Entrepreneurs Development Program through Scrolling Fund Program for Save Loan Cooperation (KSP) engaging in Agribusiness/Sector funding. fund transfer from Central Government at the end of the day could be the moving engine of region economic activities. i. Such scrolling fund circle then becomes the fuel of region’s economic growth. This program has a very strategic purpose. and developing KSP as a financial institution that is reliable in order to be in the same level as any other financial institutions.e. increasing activities and revenue of Micro and Small Entrepreneurs through save loan services. 2003 and 2004 this Scrolling Fund Strengthening was focused on Save Loan Cooperation (KSP) engaging in agribusiness funding.e. increasing human resources KSP managers quality. Malang.e.” A year later. Through this mechanism. whose life standard was lifted after synergizing with KSP Lestari Mandiri. i. This program has been implemented by State Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Enterprises since 2003. R a k y a t S e j a h t e r a . Your browser may not support display of this image. i. in 2005 and in 2007 this program was developed not only to develop micro and small business in agribusiness sector but also for the development of any other real sectors with the name “Micro and Small Entrepreneurs Development Program Through Scroll- 18 K o p e r a s i P e d u l i .The economic activites at Yudi Pujianto’s rice mill.

There are requirements that must be met by Save Loan Co- operation as nominees for strengthening fund receivers. In addition. Ministry of Cooperation and UKM also has anticipated specific possibilities mainly for cooperations located in disadvantaged area or areas that have been exposed by natural disasters or cooperations that are considered as having strategic roles on some areas. in March 2009 such scrolling loan fund had increased to become Rp.715. Then.92 % or the amount of Rp. Data shows that even though participating cooperations are successful in developing such scrolling fund up to 281% however the level or performance of principal installment return has not been the same as the target.. 299.594 has been paid up.000. it is noted that the disbursement realization was in the amount of Rp. 321. Such monitoring record indicates that program receiving cooperation is successful in managing and scrolling the aid provided. In that article it is stated that “A minister may stipulate KSP/USP-Sector Scrolling Fund Receiving Cooperation in special manner which is considered as having strategic role among others for the need of the founding of KSP/USP-Cooperation is areas that are developing.” Within the period of 2003 up to 2005 and 2007 the Government allocated fund in the amount of Rp.968 cooperation members. R a k y a t S e j a h t e r a 19 .609. This perfection was conducted to accommodate program development. It means there has been positive dynamic of up to 281 %. 104.980 and was utilized by 183.972. 840. Micro and Small Business. based on the monitoring output conducted by Ministry of KUKM. Regency/City Working Group obligations are considered as non optimum.700. K o p e r a s i P e d u l i . along with the dynamic that took place in the program implementation of 203 and 2004. So long as this regulation is complied with. The amount of fund distributed and the output of its development become indicators that this program has been running well. in 2007 this program was continued with the name “Sector Scrolling Fund Capitalization Increase Program For Cooperation. which profile has been presented in this successful stories book. border/remote areas.150.797. According to investigation. Implementation Technique Not all cooperations could receive capitalization strengthening program for such cooperations. From the actual Rp.” After being non active for a year in 2006. 12/2005. in 2005 and 2007 the target of program participating KSP was extended and not only limited to KSP funding micro and small business in agribusiness sector but also KSPs that fund micro and small business in any other real sectors. This regulation is set up as fence for program participating KSPs in distributing such scrolling fund loan. For the sake of the sustainability of this scrolling fund program. participating cooperations are obligated to return principal installment with its interest to Implementing Banks.076. Cooperation members who are entitled to receive scrolling fund to fund productive economic business from this program fund allocation are also regulated with tight selection.47. In 2003 and 2004 the program was more focused to KSP that funded micro and small business in agribusiness sector. such low principal installment and interest return was due to the fact that Implementing Bank has been not active enough in conducting development and monitoring against program participating cooperations. KSP Cipta Mandiri was able to become a member of this program in 2005 based on Article 7 of Minister of Cooperation and UKM Regulation UKM No. Although it was not established until 2004.000. Pulau Buru is considered as having the strategic position as ‘rice barn’ in Maluku Province. State Ministry of Cooperation and UKM then re-perfected the implementation technique in distributing such scrolling fund implementation. micro and small business. In 2005. In this context.for 448 cooperation scattered in 32 provinces.000. non performing loan risk will become smaller.688.ing Fund Strengthening Aid For Sector Save Loan Cooperations (KSP).990. One example is KSP Cipta Mandiri in Pulau Buru.500 only 44. From such amount of fund allocation.

sebab itu dasar kita bekerja ialah: mencapai perbaikan senantiasa!” Melalui kalimatnya itu. belum ada yang sempurna. Kisah-kisah sukses yang termuat di dalam bab ini bukan ditulis untuk sekadar P e d u l i . yang dibalut dengan semangat untuk senantiasa mewujudkan perbaikan. Parade kisah sukses KSP peserta program perkuatan permodalan usaha agribisnis/ sektoral ini merupakan bagian dari geliat untuk senantiasa mewujudkan kemajuan bagi dunia perkoperasian di Indonesia. melainkan amal. Di atas jalan menuju masyarakat koperatif. R a k y a t S e j a h t e r a 20 K o p e r a s i . yang pernah diungkapkan Bung Hatta menarik untuk dicermati. yang juga Proklamator negara ini pernah berkata bahwa “bukan semboyan yang muluk-muluk yang dibutuhkan untuk mencapai masyarakat kooperasi yang ingin kita ciptakan. Bapak Koperasi Indonesia. yang berupa pendidikan atas diri sendiri dan perbuatan.Bab III Parade Kisah Sukses S ebuah kalimat bijak tentang koperasi. Bung Hatta bicara bahwa segunung konsep untuk membangun masyarakat perkoperasian tak akan cukup jika tak bermuara pada kerja nyata.

seperti upaya inisiasi. hingga kinerja pengembangan usaha dana koperasi menjadi pertimbangan penting untuk memilih KSP-KSP mana saja yang layak diprofilkan. dan orisinalitas program yang dilakukan oleh KSP peserta program. Tidak hanya itu. sekaligus sebagai sumber inspirasi dan motivasi bagi masyarakat koperasi di Indonesia. Akhirnya. selain data-data statistik tersebut. Lebih dari itu. yang profil dinamikanya ditulis dalam buku ini. Tentu saja. inovasi. kisah-kisah sukses yang ditulis diniatkan untuk bisa menjadi referensi.mengukur tingkat keberhasiloan pelaksanaan Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang bergerak dalam pembiayaan Agribisnis/ Sektoral. K o p e r a s i P e d u l i . kinerja peningkatan usaha anggota koperasi penerima pinjaman. terobosan. dalam memilih KSP dari sepuluh propinsi. kinerja pemanfaatan dana. kinerja penyaluran dana bergulir. berbagai pertimbangan dilakukan. R a k y a t S e j a h t e r a 21 . Berbagai data tentang kinerja keuangan KSP. selamat mengambil manfaat. kinerja pengembalian dana dari anggota koperasi penerima pinjaman. pertimbangan-pertimbangan kualitatif juga menentukan. serta para pelaku usaha mikro dan kecil yang selama ini menjadi mitra koperasi.

Chapter III A Parade Of Success Stories A wise sentence about cooperation. who is also the state proclaimer had also said that “it is not the pompous motto that is needed to create cooperation community that we would like to have. therefore the basis of our work is: to always seek for improvement!” Through such sentence. This Indonesian Cooperation Father. which was expressed by Bung Hatta is interesting to be analyzed. Parade of KSP success stories on this agribusiness/sector capitalization strengthening program participates is a part of the spirit to always create progress for the world of cooperation in Indonesia. R a k y a t S e j a h t e r a . but it is the deed. On the road that leads to cooperative community. in the form of self education and good deed. Success stories contained in the chapters of this book are not merely written to measure the success level of Micro and Small Entrepreneurs Development Program through Scrolling Fund Strengthening Aid For Save Loan 22 K o p e r a s i P e d u l i . nothing is perfect. Bung Hatta said that a pile of concepts to develop cooperation community will not be enough if they do not end up on real work. wrapped with the spirit to always create improvements.

K o p e r a s i P e d u l i . Of course. success stories written are intended to become references. which profile dynamics are written in this book. in selecting KSP from ten provinces. fund utilization. as well as micro and small business actors who have been partners for cooperation. More than that. and program originality efforts conducted by program participating KSP. inovation. take advantage out of them.Cooperation (KSP) engaging in Agribusiness/ Sector funding. various considerations are taken into account. and at the same time as the source of inspiration and motivation for cooperation community in Indonesia. fund return performance by loan receiver cooperation members. break through. R a k y a t S e j a h t e r a 23 . Not only that. such as initiative. At the end of the day. in addition to such statistical data. up to cooperation fund business increase perfomance become important considerations to select which KSPs are worth to be profiled. qualitative considerations also sercve as determining factors. scrolling fund distribution performance. loan receiver cooperation members business increase. Various data on KSP financial performance.

24 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .

SUMATERA BARAT West Sumatera K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 25 .

R a k y a t S e j a h t e r a K o p e r a s i . senantiasa menjadi tempat menyimpan (lumbuang) aset-aset warisan yang berharga (pusako). bila sebuah koperasi juga menginginkan para anggotanya pandai mengelola koperasi. baik untuk pengurus dan koperasi.” kata Anismar Asri. Tapi. Aset berharga itu adalah anggota yang terampil dan piawai mengelola koperasi. itulah prinsip yang diyakini pengurus KSP Lumbuang Pusako Kota Bukitinggi. “Kami selalu berusaha menjadi pengurus yang bisa menjadi panutan bagi anggota sekaligus bisa mengayomi. bisa saling mengawasi. B 26 melalui pengenalan yang memadai kepada anggota. Sumatera Barat. Bagi pengurus.Kantor KSP Lumbuang Pusako. itu hal biasa. menjalankan koperasi perlu keahlian dan pengalaman. yakni langsung menerapkan ilmunya dalam praktik pengelolaan koperasi. Provinsi Sumatera Barat Bila Keberlanjutan Koperasi Adalah Penentu Kejayaan ila pengurus koperasi piawai dan melahirkan kinerja koperasi menjadi semakin baik. Untuk itu. Namun. Tanpa itu. KSP bekerja sama dengan Dinas Koperasi dengan cara mengadakan pelatihanpelatihan. Ketua KSP Lumbuang Pusako. dan seterusnya. Bagi pengurus KSP Lumbuang Pusako. para anggota pun dituntut untuk memahami bahkan berkemampuan mengelola koperasi. KSP LUMBUANG PUSAKO Kota Bukittingi. Tapi bagaimana dengan anggota? Mereka akan dimagangkan di P e d u l i . keberhasilan anganangan belaka. Sebab. koperasi menjadi lebih dinamis. maka hal itu menjadi luar biasa. Bukan hanya pengurus. follow up pelatihan jelas.

anggota relatif siap menerima estafeta kepengurusan. keberlanjutan misi koperasi pun terjamin. kegiatan magang ini menjadi ajang pendidikan dan pelatihan bagi anggota untuk mengetahui bagaimana proses mengurus koperasi. ini setidaknya telah mengantongi sebelas penghargaan. Dan. Lumbuang Pusako. membentuk sebuah organisasi yang mampu menampung hasil karya para perajin.Salah satu usaha kecil menengah yang memanfaatkan modal usaha dari KSP Lumbung Pusako koperasi. mulai tingkat kabupaten/ kota. Kelak. KSP Lumbuang Pusako menjadi salah satu koperasi unggulan di Kota Bukittinggi. 9A – Kec. Tarok Bungo No. 1702/XVII/ 1988 ini kemudian mengubah bentuknya menjadi Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Pihak KSP sendiri berharap. *** Dua dasawarsa lalu. Bukittinggi. sebuah koperasi industri kerajinan sulaman dan konveksi. sulaman dan konveksi yang ada di Kota Bukittinggi. 188. koperasi K o p e r a s i P e d u l i . Bahkan. bukanlah hisapan jempol belaka.45 – 385 – 2006. Tujuannya. hingga tingkat nasional. dan berganti nama menjadi KSP Lumbuang Pusako. Melalui prosedur ini. Pola regenerasi semacam ini jelas menguntungkan sebab banyak anggota yang sudah mengerti bagaimana mengurus koperasi. R a k y a t S e j a h t e r a 27 . Selama ini. melalui Surat Keputusan Menteri Negara Koperasi dan UKM No. koperasi ini dikenal dengan nama KOPINKRA. Ide pembentukannya dicetuskan sejumlah pengusaha dan perajin border. Koperasi berakta notaris No. Seperti namanya. Guguak Panjang. provinsi. setiap bulan dipilih lima orang anggota untuk mengikuti kegiatan magang tersebut. Jumlah asetnya telah mencapai Rp 5 miliar. jika ada regenerasi pengurus. koperasi yang beralamat di Jl. keyakinan itu. Di usianya yang baru dua tahun. Aset berharga itu adalah anggota yang terampil dan piawai mengelola koperasi. koperasi ini senantiasa menjadi tempat menyimpan (lumbuang) aset-aset warisan yang berharga (pusako).

KSP Lumbuang Pusako pernah menerima anugerah sebagai Koperasi Terbaik I Tingkat Kota Bukittinggi 1992. Jika bicara prestasi. Dari tahun ke tahun.Peran KSP Lumbung Pusako sangat besar dalam membantu mengembangkan usaha ini telah mendapat perhatian dari pemerintah. perkembangan KSP Lumbuang Pusako menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. R a k y a t S e j a h t e r a . berkat kegigihan dan perjuangan para pengelola. Ada beberapa KSP lain di Sumatera Barat yang dianggap punya prestasi lebih membanggakan. misalnya. kini KSP Lumbuang Pusako menjadi koperasi unggulan di Kota Bukittingi. Pengurus akan memberikan pembinaan secara tidak langsung. Koperasi Sehat Tingkat Kota Bukittinggi 2002. Jika ada anggota yang mengalami kesulitan. total aset KSP ini telah mencapai Rp5 miliar. seperti bertanya tentang perkembangan usaha anggota dan kendala yang dihadapi. termasuk kiat-kiat sukses dalam melakukan berbagai usaha. kesetiaan dan jumlah tabungannya. Kemudian. jumlah anggota KSP pun terus bertambah. Misalnya dalam hal pembinaan terhadap anggota. pada tahun 2001 KSP ini dinobatkan sebagai Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional. 28 K o p e r a s i P e d u l i . Namun. Misalnya. Selain aset yang makin menggelembung. Jika dalam keanggotaan KSP terkesan blak-blakan. Pengurus menggunakan pendekatan persuatif yang biasanya dilakukan pada saat anggota menabung atau menyetor. pengurus tidak segan-segan memberikan solusi. sebaliknya dalam hal pinjaman KSP tetap selektif. Jumlah itu sudah termasuk tambahan dana pinjaman bergulir sektoral sebesar Rp 1 miliar yang diterima pada tahun 2005. tetapi melalui upaya keras para pengurusnya. Pengurus koperasi memberlakukan beberapa ketentuan. modal koperasi ini hanya Rp 2.5 miliar. Dalam dinamikanya. KSP Lumbuang Pusako memang bukanlah yang terbaik. beberapa tahun lalu. jumlah dana pinjaman yang akan diberikan kepada para anggota disesuaikan masa keanggotaan. Dari sisi aset. Padahal. Hingga pertengahan tahun 2009 jumlah anggota mencapai 178 orang. Keberhasilan-keberhasilan itu tidak datang begitu saja. Koperasi Berprestasi Tingkat Kota Bukittingi 2002.

sebagai lembaga perbankan yang membina administrasi penyaluran pinjaman dana bergulir sektoral. Jika pun itu baru bisa dilunasi setelah ia tak lagi menjabat sebagai Ketua KSP. yang penting. Berdasarkan catatan dari Bank Nagari Bukittinggi. Hal itu dapat dilihat dari tingkat keberhasilan pengembalian pinjaman anggota mengalami peningkatan. “Jadi anggota tersebut bisa mendapat pinjaman sekitar Rp 50 jutaan. Guguak Panjang.45 – 385 – 2006 : Tahun 2005 : Rp1 miliar : Hj. Ia juga yakin bahwa dana bergulir itu akan terus bergulir memberdayakan para anggota Lumbuang Pusako. Keberhasilan anggota dalam mengembangkan usahanya akan berdampak positif bagi perkembangan KSP. Sebagai Ketua KSP. Tarok Bungo No. R a k y a t S e j a h t e r a 29 . Boleh dikatakan tingkat kemacetan penyetoran angsuran kurang dari 1%. Anismar yakin para penerusnya akan melakukan itu. Salah satu usaha konveksi anggota KSP Lumbuang Pusako KSP Lumbuang Pusako Alamat Berdiri Badan Hukum Tahun Perkuatan Modal Jumlah Perkuatan Modal Ketua Jumlah Anggota : Jl. Asnimar yakin bahwa sisa pinjaman pokok yang masih sebesar Rp 700 juta akan bisa dilunasi. Kab.” kata Anismar Asri. 9A. Bukittinggi. Dan. Anismar Asri : 178 orang K o p e r a s i P e d u l i . KSP Lumbuang Pusako telah mengembalikan pokok pinjaman sebesar Rp 300 juta.Sekadar contoh. tentu saja. Provinsi Sumatera Barat : 2 Januari 1988 : No:188. dengan tingkat suku bunga 12% per tahun. ada anggota yang bisa mendapat pinjaman sebesar Rp 50 juta karena ia telah menjadi anggota sejak tahun 1986 dan simpanannya sudah mencapai Rp 20 juta. Kec.

as the banking institution that develops sector scrolling distribution administration. Then in 2001 this KSP was crowned as Achiever Cooperation for National Level.e. The amount of loan to be provided to members is adjusted to the membership period. Healthy Cooperation for Bukittingi City Level in 2002. From one year to another. At its tender age of tw. This patter of regeneration is obviously profitable since there are many members who have already understood how to administer the cooperation. For that purpose. In its dynamic. R a k y a t S e j a h t e r a . KSP Lumbuang Pusako has returned principal loan in the amount of Rp 300 million.KSP LUMBUANG PUSAKO Bukittingi City . to directly apply the knowledge in cooperation management practice. In the future. if regeneration takes place. For administrators. and so forth. success is only a fantasy. Each month five members are chosen to participate in such apprenticeship. Cooperation administrators set out several conditions. this cooperation was known with the name KOPINKRA. Without those elements.” said Anismar Asri. starting from regency/ city. It may be concluded that the installment deposit nonperformance is less than 1%. This cooperation with Rp 5 billion asset has even re- ceived eleven awards. In terms of asset.5 billion. Two decades ago. 30 K o p e r a s i P e d u l i . KSP in cooperation with Cooperation Services holds trainings. The success of members in developing their business will have positive impact for the development of KSP. both for administrators and cooperation. the total asset of this KSP has reached Rp 5 billion. an embroidery handicraft and convection industrial cooperation. loyalty and amount of savings. Based on the record of Nagari Bukittinggi Bank. A couple of years ago this cooperation capital was only Rp 2. running a cooperation re quires skills and experience. KSP Lumbuang Pusako is one of superior cooperations in Bukittingi City. This can be seen from the loan return success increase rate. province up to national level. the follow up of trainings is obvious. Not only administrators. members are ready to accept the administration handover. KSP development has shown a significant increase. Due to proper introduction to the members cooperation becomes more dynamic. Achiever Cooperation for Bukittinggi City level in 2002. KSP itself hopes that this apprenticeship activity will become educational and training event for members to discover the process of cooperation administration. What about the members? They will participate in cooperation apprenticeship. of course. for instance. “We always try to be administrators who could also be a role model for members and at the same time protect the members. this cooperation has attracted attention of the government. KSP Lumbuang Pusako received an achievement award as the Best Cooperation I for Bukittinggi City Level in 1992. they can supervise each other. members are also required to understand and even have the ability to manage the cooperation.West Sumatera If the Cooperation Sustainability is the Determinant of Glory F or administrators of KPS Lumbuang Pusako. i. Chairman of KSP Lumbuang Pusako. In loan affairs KSP applies effective ways.

R a k y a t S e j a h t e r a 31 .Kantor KSP Lumbuang Pusako K o p e r a s i P e d u l i .

P e d u l i . N Kini. Sumatera Barat. tapi kegesitan para pengurus KSP Sungai Kamuyang tetap merupakan sebab terpenting mengapa badan usaha tersebut layak disebut bila membicarakan koperasi di wilayah Provinsi Sumatera Barat. Kinerja KSP Sungai Kamuyang yang baik selama ini adalah alasan bagi Dinas Koperasi Kabupaten Limapuluhkota merekomendasikan badan usaha ini sebagai penerima bantuan Perkuatan Permodalan Dana Bergulir Sektoral pada tahun 2006 senilai Rp 500 juta. Ringan Samo Dijinjiang ama KSP Sungai Kamuyang memang tidak bisa dilepaskan dari nama besar Nagari Sungai Kamuyang. sebuah nagari di Kecamatan Luak. Najmul Irfan. nama KSP Sungai Kamuyang cukup dikenal masyarakat di nagari yang berada di kaki Gunung Sago itu. Provinsi Sumatera Barat Barek Samo Dipikua. Tak heran jika nama koperasi yang didirikan pada tahun 1996 ini begitu mudah dihafal. Selain memiliki nama yang sama. Kabupaten Limapuluh Kota KSP Sungai Kamuyang Kabupaten Limapuluh Kota. lokasi KSP pun berada di wilayah kenagarian yang juga dikenal dengan nama Sei Kamuyang. selain karena kisah historisnya juga karena nama Sungai Kamuyang sudah dikenal masyarakat. “Kita menggunakan nama Sungai Kamuyang.” kata ketua KSP Sungai Kamuyang. R a k y a t S e j a h t e r a 32 K o p e r a s i .Kantor KSP Sungai Kamuyang. Kabupaten Limapuluhkota. Sungai Kamuyang boleh menjadi sumber inspirasi bahkan dijadikan nama koperasi.

karena selama ini proses pengembalian pinjamannya lancar. Kini. sebagian besar nasabah KSP berprofesi di bidang agibisnis. Raya Payakumbuh Lintau Sungai Kamuyang ini mampu mempekerjakan 42 orang karyawan. Leni Marlina. Yuniarti dan Kurnia hanya dua dari sekian K o p e r a s i P e d u l i . Kini. Awalnya. “Kalau bisa di masa depan pinjaman bagi anggota bisa lebih besar karena usaha kami semakin berkembang. ia hanya mempunyai usaha kue kecil-kecilan. anggota cukup membayar Simpanan Wajib sebesar Rp 5 ribu. Sedangkan untuk sektor perdagangan dan industri kecil. Berdasarkan catatan. Raya Batang Tabik. Pengalaman serupa juga dialami Kurnia dan Leni Marlina. warga Jl. Yurniati membayar cicilannya Rp 650 ribu per bulan. kehadiran KSP Sungai Kamuyang disambut baik oleh masyarakat. usaha kerupuk yang beralamat Jl. seperti bertani dan beternak. Seperti sebuah sungai. Jumlah itu sebagian besar merupakan masyarakat yang berdomisili di Nagari Sungai Kamuyang. usahanya semakin berkembang dan kini ia telah mempunyai sebuah toko grosir. Sebut saja salah satunya Yurniati Ura. usaha Kerupuk Sanjai ‘’MARISA” semakin berkembang dan telah dipasarkan hingga ke luar daerah. sehingga jumlah anggota yang bergabung semakin bertambah. Dengan modal pinjaman sebesar Rp 15 juta dari KSP. hanya dibantu 15 orang karyawan.Usaha kecil yang mendapat bantuan modal usaha dari KSP Sungai Kamuyang Dalam perkembangannya. Sampai saat ini jumlah anggota KSP mencapai 350 orang.” kata pengusaha yang kini juga memiliki perkebunan kopi. Pada bulan selanjutnya. Bagi setiap anggota baru diwajibkan menyetor dana Simpan Pokok sebesar Rp 10 ribu dan Simpanan Wajib Rp 5 ribu. pemilik usaha Kerupuk Sanjai ‘’MARISA”. jumlahnya tidaklah sebesar sektor agribisnis. Kurnia dan Leni mulai mengembangkan usahanya. Sungai Kamuyang. Kurnia dan isterinya. sementara istrinya baru pada tahun 2007. Kondisi geografis Sungai Kamuyang yang berada di kaki Gunung Sago ternyata cukup berpengaruh terhadap unit layanan usaha KSP. Kurnia bergabung pada KSP Sungai Kamuyang pada tahun 2006. Semenjak bergabung dengan KSP Sungai Kamuyang tahun 2006 dan mendapat pinjaman dana sebesar Rp 10 juta. Pihak manajemen KSP tak sulit memberi dia pinjaman kedua sebesar Rp10 juta. R a k y a t S e j a h t e r a 33 . coklat dan jeruk itu. KSP Sungai Kamuyang mengalirkan banyak manfaat yang bisa dimanfaatkan siapa saja (baca: anggota). Awalnya.

“ kata Najmul Irfan. bukan berarti sanksi itu merupakan harga mati.5% dari pokok pinjaman untuk setiap keterlambatan. di mana nasabah sanggup melunasi seluruh hutang dan jasa pada tanggal yang telah disepakati tanpa dikenai denda. Berdasarkan laporan terakhir. “Bukan berarti pengurus pilih kasih. Selain itu KSP juga telah membayar bunga pinjaman sebesar Rp 88 juta. Pertama. membuat kesepakatan baru. Jika melewati tanggal yang telah ditetapkan. Ketiga. Kedua. Cara 34 K o p e r a s i P e d u l i .Usaha pembuatan kue milik Yuniarti. sementara untuk usaha mikro besarnya disesuaikan dengan kemampuan pengembalian anggota. nanti dia akan kesulitan dalam pengembaliannya. Kalau anggota dengan usaha kecil kita berikan pinjaman yang besar. Jenis usaha yang telah mapan biasanya bisa memperoleh pinjaman hingga Rp10 juta. Besarnya pinjaman ini didasarkan pada besar kecilnya jenis usaha dan agunan yang dijaminkan. *** Sampai saat ini. pinjaman tertinggi yang diberikan kepada anggota sebesar Rp 10 juta. Ketua KSP Sungai Kamuyang. Keberhasilan itu juga dapat dilihat dari pengembalian pinjaman KSP ke bank. R a k y a t S e j a h t e r a . yang sudah sejumlah Rp 100 juta melalui Bank Sumbar. Meski demikian. dengan besaran jasa pinjaman sebesar 18% per tahun. KSP masih memberikan tiga pilihan bagi anggota yang kesulitan mengembalikan pinjaman ke KSP. Kemampuan pengembalian anggota menjadi pertimbangan kami. memilih cara meregulasi hutang pokok dengan melunasi seluruh jasa dan denda. dana KSP sudah berkembang menjadi Rp 1. Masih banyak anggota lain yang memiliki kisah sukses serupa di bidang yang berbeda berkat dana pinjaman dari KSP Sungai Kamuyang. salah seorang anggota KSP Sungai Kamuyang banyak masyarakat yang telah memanfaatkan dana pinjaman dari KSP Sungai Kamuyang untuk mengembangkan usaha mereka. KSP menerapkan sanksi denda sebesar 1. Terhadap semua jenis pinjaman. Setiap tahun pundi-pundi KSP pun terus bertambah. KSP menetapkan batas pengembalian pada tanggal 10 setiap bulan. peminjam menyerahkan jaminan ke koperasi untuk menyelesaikan tunggakan.6 miliar.

telah dipasarkan hingga ke luar daerah ini dilakukan dengan mencicil hutang setiap bulannya hingga lunas pada akhir tahun. ringan samo dijinjiang’. R a k y a t S e j a h t e r a 35 . Kearifan pengurus KSP Sungai Kamuyang patut menjadi catatan. KSP Sungai Kamuyang Alamat Berdiri Badan Hukum Tahun Perkuatan Modal Jumlah Perkuatan Modal Ketua Jumlah Anggota : : : : : : : : Batang Tabit.Usaha kerupuk Sanjai Marisa anggota KSP Sungai Kamuyang. Kab. tidak sedikit pengurus lembaga usaha sejenis yang tidak legowo ketika mengetahui kegagalan usaha anggotanya.” kata Najmul. hanya dilakukan dalam bentuk konsultasi saja terutama dalam bidang usaha dan administrasi. Kec. yakni anggota senantiasa mematuhi prosedur yang telah ditetapkan. ‘Barek samo dipikua. Pasalnya. melalui pemberian saran atau pandangan. Lima Puluh Kota 23 Juli 1987 No: 097/BH/LEMB-3/2006 Tahun 2006 Rp 500 juta Najmul Irfan 350 orang K o p e r a s i P e d u l i . Lantas. setelah si penunggak mampu membayar pinjaman itu dia tak bisa lagi memperoleh kredit dari KSP? Rumus seperti itu tidak berlaku di KSP Sungai Kamuyang. Sungai Kamuyang. Kebersamaan yang terjalin. Luak. seperti kata pepatah Minang. “Ada yang kita berikan pinjaman lagi agar bisa memulai kembali usahanya. Pembinaan anggota tidak dilakukan secara kontiniu. Justru model pembinaan seperti ini banyak yang mencapai sasaran. Pembinaan dalam pengertian tidak langsung justru diberikan pada saat terjadi transaksi antara manajemen dan anggota/ nasabah. artinya berat sama dipikul ringan sama dijinjing.

Geographical condition of Kamuyang River which is located on the foot of Sago Mountain is quite affecting for business service unit of KSP. No wonder the name of this cooperation established in 1996 is easy to remember. Favorable performance of KSP Sungai Kamuyang all this time has been the reason for Cooperation Service of Limapuluhkota Regency to recommend this business entity as receiver of Sector Fund Capitalization Strengthening in 2006 in the amount of Rp 500 million. the location of KSP is in the state area also known by the name Sei Kamuyang. Limapuluhkota Regency. West Sumatera We bear heavy matters together and carry small matters together he name KSP Sungai Kamuyang can not be separated from the big name of Nagari Sungai Kamuyang. such as plant and 36 K o p e r a s i P e d u l i . a state in Lunak District. the name KSP Sungai Kamu yang is quite known by the community of this state located in the foot of Sago Mountain. R a k y a t S e j a h t e r a . since many similar business institution administrators do not have big hearts when discovering the failure of their members’ business. The wisdom of Sungai Kamuyang KSP administrators worth becoming a note. Kamuyang river may be the muse and even becomes the name of the cooperation. KSP Sungai Kamuyang Limapuluh Kota. Now. Besides having the same name. Based on the record. West Sumatera. however the nimbleness of the administrators of T KSP Sungai Kamuyang is the main reason why such business entity worth mentioning when discussing cooperations in the area of West Sumatera Province. most of KPS customers work in agribusiness field.KSP Sungai Kamuyang Management provides three options for members facing difficulties in returning loan to KSP.

To all loan types. Whereas as to trading sector and small industry. The wisdom of Sungai Kamuyang KSP administrators worth becoming a note. in which customers are able to pay up all debts and services on the agreed date without being imposed with penality. This method is conducted by paying installment each month untill all are paid up at the end of the year. Nevertheless. KSP Sungai Kamuyang flows many benefits that can be utilized by anyone.animal farmings. KSP fund had developed to become Rp 1. The type of business that is already settled usually obtains loan up to Rp 10 million. whereas for micro business the amount is adjusted to the returning ability of its members. with the amount of loan service 18% per year. Up to date. “There are customers that are provided with loan so that they can restart their business. ringan samo dijinjiang’. artinya berat sama dipikul ringan sama dijinjing’ (We bear heavy matters together and carry small matters together). KSP sets out returning limit on the 10th each month. ‘Barek samo dipikua. the number is not as large as agribusinees sector. K o p e r a s i P e d u l i . after the customer in arrears is able to pay up his/her loan. mainly its members. R a k y a t S e j a h t e r a 37 . the highest loan provided to the members has been in the amount of Rp 10 million. KSP applies penalty in the amount of 1. Just like a river. it does not mean that such penalty is a dead end. First. opting the method of regulating principal loan by paying up all services and penalties. Second. since many similar business institution administrators do not have big hearts when discovering the failure of their members’ business. Each year KSP’s pots keeps adding. can he/she obtain credit from KSP? Such formula does not apply in Sungai Kamuyang KSP. The amount of loan is based on the size business type and the collateral secured. If exceeding the stipulated date. which is in the amount of 88 million through Sumbar Bank. borrower delivers security to cooperation to settle arrears. This policy is the form of Minang proverb.” said Najmul.6 billion. KSP still provides three options for members facing difficulties in return- ing loan to KSP. Based on the last report. So. This save loan cooperation has returned its KSP loan to the bank.5% from the principal loan for each delay. Third drafting a new agreement.

38

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

JAWA BARAT West Java
K o p e r a s i P e d u l i , R a k y a t S e j a h t e r a

39

KSP Rukun Ikhtiar, tetap eksis dan semakin berkembang setelah enam dekade

KSP RUKUN IKHTIAR,
Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat

Tetap Eksis Setelah Enam Dekade
erdirinya koperasi di Indonesia tidak lepas dari sejarah koperasi itu sendiri. Banyak koperasi dengan berbagai bentuk tumbuh dan berkembang di Indonesia. Kondisinya pun bermacam-macam. Ada yang tetap eksis bahkan menjadi badan usaha unggulan, namun ada juga yang dalam perjalanannya harus tumbang karena tidak bisa mengimbangi labilnya kondisi ekonomi. Salah satu koperasi yang masih eksis itu adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Rukun Ikhtiar Bandung. KSP Rukun Ikhtiar merupakan salah satu koperasi tertua di Jawa Barat. Koperasi ini berdiri

B
40

pada tahun 1930, lebih tua dari Koperasi Susu di Pangalengan yang berdiri pada tahun 1949 oleh Gabungan Petani Peternak Sapi Indonesia Pangalengan (Gappsip). Sejarah KSP Rukun Ikhtiar dimulai dari sebuah perkumpulan di unit perbengkelan milik Angkatan Udara (dulu AURI) Husein Sastranegara. Kelahiran KSP Rukun Ikhtiar Bandung ini jelas tidak bisa dilepaskan dari unit perbengkelan milik Angkatan Udara (AURI), yang kemudian membidani pendirian sebuah perkumpulan yang diberi nama Spaar Vereeniging Luchtvaart Afdeeling, sebagai cikal bakal Koperasi Simpan Pinjam Rukun Ikhtiar. Perkumpulan itu

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

Suasana ketika salah seorang anggota KSP Rukun Ikhtiar menyetor uang di kas koperasi. Selain memberikan pinjaman modal usaha, KSP RI juga menggalakkan program tabungan berhadiah.

sendiri lahir berawal dari rasa solidaritas antarpegawai. Ketika itu, salah seorang buruh bengkel terjerat hutang rentenir. Karena tidak mampu membayar, maka sang rentenir memenjarakannya. Tiga sekawan yakni R. Sukardi, Rum Affandi dan Kartawiria kemudian membentuk suatu perkumpulan yang bersifat menghimpun modal guna membantu rekan yang terjerat hutang tadi. Perkumpulan ini kemudian tumbuh dan berkembang menjadi sebuah badan usaha ekonomi yang kemudian dikenal dengan nama KSP Rukun Ikhtiar. Perjalanan KSP ini tidaklah semulus yang dibayangkan: penuh tantangan. Kondisi pasang surut mewarnai perjalanan koperasi ini hingga akhirnya menjadi salah satu badan usaha ekonomi yang cukup diperhitungkan. Berbekal umur dan pengalaman yang panjang (selama 79 tahun) tersebut, wajar jika KSP Rukun Ikhtiar mampu tumbuh dan terus berkembang, meskipun harus bersaing dengan

badan-badan usaha lain yang sejenis. Di tangan dingin H. Suryana, yang sejak 1999 memimpin KSPRI ini, Rukun Ikhtiar ini mampu bertahan, bahkan semakin menampakkan eksistensinya. Dari sisi keanggotaan, misalnya, dari tahun ke tahun jumlah anggota KSPRI semakin bertambah. Pada tahun 2008, jumlah anggota KSP ini sebanyak 9.521 orang. Pada bulan Juli 2009 jumlah anggota meningkat menjadi 10.072 orang. Pertambahan jumlah anggota ini tentu saja berpengaruh pada jumlah permodalan koperasi. Simpanan Pokok anggota pada tahun 2008 bertambah menjadi Rp 42.435.900 dan simpanan wajib sebesar Rp 1.756.449.460 serta simpanan khusus sebesar Rp 161.157.250. Menurut Ketua KSP Rukun Ikhtiar, Suryana, total aset KSP Rukun Ikhtiar saat ini telah berada pada level Rp 20 miliar. Peningkatan juga terjadi pada kualitas neraca pinjaman, yang mengalami kenaikan hingga 5,35%. Pinjaman yang diberikan pada tahun 2008 kepada 4.270 orang anggota

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

41

643 miliar.66 miliar.01 miliar. Untuk setiap pinjaman dikenakan jasa pinjaman sebesar 3%. Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan Kota Bandung memberi nilai 87. Otto Iskandardinata.072 orang Jumlah Karyawan : 20 orang 42 K o p e r a s i P e d u l i . tanggal 2 Mei 2007 Tahun Perkuatan Modal : 2005 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Total Aset : Rp 20 miliar Ketua : H. Ada agunan yang disyaratkan seperti sertifikat tanah. 435. manajemen KSP sangat selektif. No.mencapai jumlah Rp12. mulai dari yang terkecil Rp 1 juta dan maksimal Rp 20 juta. Jumlah itu lebih besar daripada jumlah pinjaman pada tahun 2007 yang diberikan kepada 3. KSP Rukun Ikhtiar Bandung memberikan hadiah bagi anggotanya yang berprestasi. Drs. Pada tahun 2008 KSP ini mencatat laba sebesar Rp 1. KSP Rukun Ikhtiar merupakan salah satu koperasi dengan predikat Koperasi Sehat. Jawa Barat Berdiri : 7 Agustus 1997 Badan Hukum : No: 581/PAD/20. Terbukti sistem ini cukup efektif menekan angka kredit macet. Artinya. Pada tahun 2005. M.487 miliar. “KSP Rukun Ikhtiar adalah koperasi kebanggaan Kota Bandung” kata H. Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) dan Perindustrian Perdagangan Kota Bandung. Atas prestasi itu.Si. Jumlah ini meningkat dari laba tahun 2007 yang Rp 1. KSP ini juga telah dinobatkan sebagai Koperasi Simpan Pinjam Berprestasi tahun 2008 oleh Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. yang dikhususkan untuk membiayai kebutuhan permodalan anggotanya yang bergerak di bidang usaha agribisnis dan sektor riil lainnya. Berbagai rapor biru tadi akhirnya bermuara pada perolehan laba. Dalam konteks penyaluran pinjaman. Besarnya pinjaman yang diberikan bervariasi.2 (delapan puluh tujuh koma dua) kepada KSP Rukun Ikhtiar. Meivy Adha Krisnan. Bandung. Sistem ini dimaksudkan untuk menekan jumlah kredit macet. Suryana Jumlah Anggota : 10. di antaranya berupa sepeda motor KSP Rukun Ikhtiar Alamat : Jl. Besarnya tabungan peminjam dan tingkat pengembaliannya pun turut menjadi penentu besarnya pinjaman yang diberikan. Hingga saat ini. misalnya.991 anggota.DISKOP/2007. KSP Rukun Ikhtiar menjadi salah satu koperasi penerima bantuan dana bergulir sektoral Rp 1 miliar. R a k y a t S e j a h t e r a . yakni sejumlah Rp12. jumlah kredit macet di KSP Rukun Ikhtiar tidak lebih dari 1%.

Meivy Adha Krisnan. Such various favorable reports finally ended up in profit gaining. In the cold hand of H. M.KSP RUKUN IKHTIAR BANDUNG Still Exists After Six Decades T he establishment of cooperation in In donesia is inseparable from the history of cooperation itself. This system is proven to be effective in pressing non performing credit.643 billion.991 members i. The loan provided in 2008 to 4. which increased by up to 5. From its membership point of view. R a k y a t S e j a h t e r a 43 . Rp 12.01 billion. K o p e r a s i P e d u l i . In 2005. It means KSP Rukun Ikhtiar is one of cooperations with the predicate Healthy Cooperation. Secretary of Cooperation Service of Small Middle Scale Enterprises (KUKM) and Industry and Trading of Bandung City. One of the cooperations that still exist is Save Loan Cooperation (KSP) of Rukun Ikhtiar Bandung. The amount of loan provided varies from the smallest Rp 1 million to a maximum of Rp 20 million. Equipped with such old age and long experience (79 years).270 members reached the amount of Rp12. Increase also occurs to the loan balance quality.487 billion. That amount is higher than the loan amount in 2007 provided to 3. it is obvious that KSP Rukun Ikhtiar is able to grow and keep developing. In 2008 this KSP noted a profit of Rp 1. This system is intended to press the amount of non performing loan. In July 2009 the number of members increased to become 10. Drs. In the context of fund distribution. Cooperation Service of Small Middle Scale Enterprises (UKM) and Industry and Trading of Bandung City gave the score of 87. from one year to another the number of members of KSPRI has become larger and larger. who since 1999 has led this KSPRI .35%. KSP Rukun Ikhtiar became one of sector scrolling fund aid receiver cooperations in the amount of Rp 1 billion. For each loan. In 2008. This amount increased from the profit gained in 2007 which was Rp 1. however there are also some that had to fall in their journeys since they could not balance with the unstable economic condition. the total asset of KSP Rukun Ikhtiar at this time is at the level of Rp 20 billion. This cooperation was established in 1930. “KSP Rukun Ikhtiar is the pride cooperation of Bandung City” said H. They require collaterals such as land certificate. which was focused to fund capitalization need to its members who are engaged in agribusiness field and any other real sectors.e. There are some that still exist and even become superior business entities. Suryana.521. The increase of this number of members of course affects the amount of cooperation capitalization amount and volume of asset. this Rukun Ikhtiar is able to survive and even show more of its existence. Many cooperations of various types are developing in Indonesia. The amount of borrower’s savings amount and the level of its return also determine the amount of loan granted. for example. KSP management is very selective.66 billion. older than the Milk Cooperation in Pangalengan that was established in 1949 by the Indonesian Cow Farmers Association of Pangalengan (Gappsip). According to Chairman of KSP Rukun Ikhtiar. Their conditions also vary. This KSP was also crowned as the Achiever Save Loan Cooperation in 2008 by State Minister of Cooperation and Small Middle Scale Enterprises. the amount of non performing loan in KSP Rukun Ikhtiar has been less than 1%. On such achievement. Up to now. KSP Rukun Ikhtiar is one of the oldest cooperations in West Java. although it has to compete with other similar business entities.Si. Suryana. loan service is charged in the amount of 3%. the number of KSP members was 9.072.2 (eighty seven point two) to KSP Rukun Ikhtiar.

Karena belum memiliki tempat untuk kegiatan. Subani. Majalengka KSP TRISULA Kabupaten Majalengka. jumlah anggota terdaftar berjumlah 139 orang dengan total modal simpanan sebesar Rp 298. para peserta rembug pun sepakat terhadap usulan Subani. atau KUD Trisula. tepatnya tahun 1983. Dalam pertemuan rutin kelompok tani tersebut.175. R a k y a t S e j a h t e r a . baik dalam menyediakan berbagai kebutuhan pertanian maupun menampung hasil panen mereka. Trisula. mengusulkan untuk mendirikan sebuah lembaga usaha yang bisa menaungi para petani. Subani pun dipilih sebagai Ketua KUD Trisula. namun KUD Trisula 44 K o p e r a s i P e d u l i . Secara aklamasi. sang ketua kelompok. termasuk kepastian harga jual hasil panen. Provinsi Jawa Barat Kiprah Trisula di “Kota Angin” ua puluh enam tahun lalu. Nama itu dipilih karena mereka ingin koperasi yang mereka dirikan itu kelak bisa menjadi Kala itu. Mereka tergabung dalam Kelompak Tani Tegal Simpur. D mereka inginkan sebuah koperasi. Karena masalah tersebut selama bertahun-tahun selalu mereka hadapi. separuh rumah milik Subani dijadikan sebagai kantor sekaligus tempat pelayanan bagi anggota. begitulah nama yang mereka pilih untuk badan usaha yang berazaskan kekeluargaan dan gotong royong yang mereka dirikan itu. Satu tahun berjalan.Suasana di Kantor Pelayanan KSP Trisula. sebuah perkumpulan petani tiga desa di Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka berembug. Konkretnya.

K o p e r a s i P e d u l i . tidak mungkin kelompok tani bisa mengelola sebuah KUD. Maka.Kelompok belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dikelola oleh KSP Trisula. termasuk statusnya ditingkatkan menjadi badan hukum tersendiri terpisah dari KUD. Anggota yang mendirikan KSP Trisula adalah juga anggota KUD Trisula. nama Trisula pun semakin tenar. Maka.58/Kop.518/Kep. Awal Ekspansi Sekitar tahun 2004.UKM dan PM. Misalnya dalam sisi keanggotaan. Justru era itu mereka jadikan sebagai sebuah tantangan. badan usaha harus berbentuk Koperasi Simpan Pinjam (KSP). “Meminjam istilah pemerintahan tempo dulu. Masa-masa awal KUD ini berdiri adalah saat-saat sulit dalam mendapatkan suntikan modal. tetapi atas inisiatif pihak luar. Maka. Kendati terpisah. tawaran dana pun mengalir bukan atas permohonan pengurus koperasi. mereka tak berputus asa. KUD Trisula mampu menjual pupuk kepada anggota dan masyarakat luas dengan omzet yang luar biasa. yaitu dwi-tunggal. Memanfaatkan dana-dana tersbut. Untuk bisa mendapatkan dana itu. KUD Trisula mendapatkan kepercayaan PT Taman Sari Cirebon sebagai penyalur pupuk. Nilainya Rp 1 miliar. KUD Trisula mendapat kucuran dana dari pemerintah berupa kredit program agribisnis. Bahkan pengelolanya pun sebagian besar direkrut dari KUD Trisula. Majalengka belum juga mendapatkan pinjaman dana dari Departemen Koperasi. berdirilah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Trisula pada tanggal 5 Agustus 2004 dengan Badan Hukum No. Kinerja KUD Trisula semakin mantap. Berbekal semangat tinggi namun kemampuan keuangan terbatas KUD belum bisa bergerak cepat melayani berbagai kebutuhan anggota. Subani pun mencoba menggandeng lembaga usaha lain. Pada tahun 1986 KUD ini mendapat penghargaan dari BPPT Jawa Barat atas keberhasilannya memproduksi benih unggul. Akhirnya. R a k y a t S e j a h t e r a 45 . pada dasarnya dua lembaga ini tetap satu. Kerja sama pertama kali itu sukses. Sejak itu berbagai penghargaan pun diperoleh baik atas nama KUD maupun atas nama Subani. Namun. Unit Simpan Pinjam (USP) yang ada di KUD Trisula pun dikembangkan menjadi koperasi baru berbasis usaha simpan pinjam. Alasanya. berbagai usaha anggota di bidang usaha pengadaan pangan terutama penanaman padi unggul bisa terbiayai. Kas KUD menggelembung.

begitulah sistem yang dijalankan oleh KSP Trisula dalam menyalurkan pinjaman.Usaha perikanan milik Kelompok Tani Tegal Simpur anggota KSP Trisula maka kurang lebih begitulah pola keberadaan kedua koperasi ini. Jawa Barat. Bahkan. Misalnya dalam hal penyaluran pupuk dan pengadaan beras yang dikelola KUD. juga mengalami peningkatan. Itulah H. per Juni 2009 sudah melonjak jadi 1. Jika dulu permodalannya berdasarkan modal kerja. Demikian pula dari sisi keanggotaan. Pertambahan jumlah anggota ini juga berpengaruh terhadap ruang lingkup pelayanan. Majalengka.” jelas Susilowati. Subani ke Khoeruman. Ambil contoh dengan total aset yang dimiliki.6 miliar. dari H. Menggunakan pola tanggung renteng (kebersamaan) dengan pendekatan kelompok. berkantor di tempat yang sama. Jika sebelumnya (saat masih USP) hanya beroperasi di seputar Kecamatan Palasah. tercatat Rp 6. Kedua koperasi itu memang saling mengisi dan bersinergi. kini menjadi urusan KSP Trisula. Subani (72). Dua-duanya sama-sama menggunakan nama Trisula.541 orang. Maka tak heran bila 46 K o p e r a s i P e d u l i . Pertumbuhannya tetap menunjukkan kenaikan cukup signifikan. manajer KSP Trisula. Seperti dikatakan oleh Khoeruman. yaitu di komplek KUD Trisula. maka kini pembiayaannya dipasok oleh KSP Trisula. Adapun pinjaman yang disalurkan pada 2008. yang sejak 5 Mei 2009 lalu diangkat menjadi Ketua KSP Trisula. ketua yang memimpin adalah juga orang yang sama. yang akrab dipanggil Abah. Padahal. jika pada 2005 jumlah anggota baru 468 orang. modal awal tak lebih dari Rp 300 juta. Tak tanggung-tanggung. R a k y a t S e j a h t e r a . ternyata tidak mempengaruhi minat masyarakat untuk menjadi nasabah/ anggota KSP Trisula. atau orang yang dituakan. sudah tercatat lebih dari Rp 7 miliar. Perubahan bentuk dari USP menjadi KSP. pada neraca Juni 2009. kini KSP Trisula menjangkau beberapa kecamatan lain di kabupaten Majalengka. Bahkan menurut Susi. Termasuk adanya pergantian pucuk pimpinan di Trisula. Begitu pula dengan urusan pinjam meminjam uang untuk anggota KUD. Desa Cisambang. meliputi 26 kecamatan dan 331 desa. juga menjadi semakin luas. Jl Raya Palasah. jumlah asset sudah berada di level Rp 9 miliar. seperti dilansir Majalah PIP edisi Agustus 2009.

manajemen Trisula juga menerapkan persyaratan kualifikatif. KSP Trisula mendapatkan anugerah sebagai Koperasi Terbaik Tingkat Nasional tahun 2009 dengan kategori Koperasi Wirausaha Mandiri. Saya berharap banyak koperasi seperti ini. provinsi maupun tingkat nasional. Menurut catatan Bank Jabar Banten Cabang Majalengka. pembina Koperasi Trisula. Besarnya pinjaman bervariasi mulai dari yang terkecil Rp 1 juta hingga 150 juta dengan suku bunga 2 persen. misalnya. Selain syarat administrasi. Prestasi ini membuat pihak bank tertarik bekerja sama dengan KSP Trisula. yang merupakan salah satu binaan KSP Trisula dan permodalannya dibiayai dari dana bergulir Agribisnis/ Sektoral KSP Trisula saat ini sudah mempunyai anggota mencapai 1.541 orang yang tersebar di beberapa kecamatan di “Kota Angin” ini. seperti Juara Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Simpan Pinjam Tingkat Kabupaten Majalengka. R a k y a t S e j a h t e r a 47 . H Subani dinobatkan sebagai tokoh koperasi tingkat nasional dan mendapatkan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. KSP Trisula merupakan koperasi yang tingkat pengembalian pinjaman ke bank cukup bagus. Pada pertengahan 2009. Yakni. Koperasi Simpan Pinjam Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2006. KSP Trisula ini telah meraih beberapa penghargaan baik di tingkat kabupaten. Meskipun baru berusia 5 tahun. Kini jalan lempang bagi KSP Trisula telah terbentang di depan mata. Kepala Cabang Bank Jabar Banten Cabang Majalengka. Tanpa itu. Pada neraca 2008. Pola penyaluran seperti ini mampu menekan risiko kemacetan pengembalian pinjaman. Penyerahan anugerah tertinggi bidang koperasi itu diberikan pada 15 Juli 2009 lalu.Peternakan kambing milik Kelompok Tani Tegal Simpur. “Kami melihat KSP Trisula punya potensi.” kata Budi Heryanto. setiap peminjam harus mendapat rekomendasi dari satuan kelompok yang terdiri dari 20 hingga 50 orang. pinjaman tidak dapat dicairkan walaupun secara administrasi telah memenuhi persyaratan. Pada Hari Koperasi Ke-62. Pikiran-pikiran kreatif K o p e r a s i P e d u l i . pinjaman bermasalah atau nonperforming loan (NPL) KSP Trisula di bawah lima persen. Selain itu. tingkat pengembalian pinjaman dana bergulir 1 miliar telah mencapai 50% atau sebesar Rp 500 juta. Salah satunya pinjaman dari Bank BNI sebesar Rp 20 miliar yang semuanya dialokasikan untuk sektor agribisnis.

KUD Lingga Setra. UKM dan PM. Apa yang diperankan para pionir Koperasi Trisula jelas inspiratif. KUD Mekar Jaya. yang dalam mitos yunani adalah senjata para perwira yang berpenampilan seperti petani atau nelayan. Gagasan pendirian perseroan terbatas tersebut pada awalnya merupakan inisiatif H. Kec. Palasah. Perusahaan ini antara lain menjadi mitra PT. kemudian secara gradual menata sebuah lembaga koperasi hingga eksis. Mereka itulah perwira-perwira itu. Kab. semangat mereka untuk terus maju terus membara. Hasil kesepakatan seluruh pengurus dan anggota ketujuh koperasi tersebut menghasilkan sebuah lembaga baru yang bernama PT. KUD Karya Sejati. KUD Bakti Jaya. PLN (Persero) dalam pelayanan pembayaran rekening listrik. tanggal 5 Agustus 2004 Tahun Perkuatan Modal : 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp 1 miliar Total Aset : Rp 9 miliar Ketua : Khoeruman Jumlah Anggota : 1. Tak puas sukses di ‘rumah’ sendiri mereka menjajaki kesuksesan bersama koperasi-koperasi lain. Di antaranya membikin sebuah perusahaan dengan nama PT. Tak berlebihan jika mereka menyandang nama Trisula. Trisula Mandiri itu. Beranjak dari kebersahajaan. Kolam tempat budidaya ikan air tawar milik salah seorang anggota KSP Trisula. Jawa Barat Berdiri : 1 Juli 1988 Badan Hukum : 518/Kep. Subani bersama 6 pengurus koperasi lain—KUD Trisula. KUD Mitra Tani. Trisula Mandiri yang bergerak di bidang perdagangan umum serta jasa. R a k y a t S e j a h t e r a .541 orang Jumlah Karyawan : 15 orang 48 K o p e r a s i P e d u l i .58/KOP. Di perusahaan itu H. KUD Sumber Harapan.para pengurusnya pun senantiasa menelorkan ide-ide baru pengembangan usaha. yang permodalannya dibiayai dana bergulir agribisnis/sektoral KSP Trisula Alamat : Desa Cisambeng. Majalengka. Subani duduk sebagai komisaris sedangkan Khoeruman sebagai direktur.

such as Achiever Cooperation Champion for Save Loan Cooperation Group Majalengka Regency Level. both in providing various needs of farmers and accomodating their harvest output. In principal. In such regular farmers meeting. non performing loan (NPL) of KSP Trisula was under 5%. In 2008 balance. the business entity must be in the form of Save Loan Cooperation (KSP). The save distributed in 2008 was noted at Rp 6. This type of distribution pattern is able to press non performing credit risk. In order to be able to obtain such fund. KUD Trisula was programmed to become a participant of scrolling fund strenghtening program from the government in the form of agribusiness program credit with a value of Rp 1 billion. Fantastic numbers! In addition to administrative requirements. Previously (when it was still in the form of USP) the operation only covered Palasah District. the group leader. Achiever Save Loan Cooperation West Java Province Level in 2006. for instance. Service scope became wider. KSP Trisula reached the achievement as The Best Cooperation for National Level in the year 2009 with the category of Independent Business Cooperation. including 26 districts and 331 village with number of members up to 1. On the 62th Cooperation Day. including the price certainty of crops sale proceeds. Subani. could not attract the interest of the community to become a customer/member of KSP Trisula. R a k y a t S e j a h t e r a 49 . The joint responsibility (togetherness) with group aproach pattern is the system used by KSP Trisula in distributing loan. the existing Save Loan Unit (USP) in KUD Trisula was then developed to become Save Loan Cooperation (KSP) of Trisula. a farmer organization in three villages in the district of Palasah Majalengka Regency had a discussion. it has achieved several awards in regency. Without such recommendation. In 2004.541. now T KSP Trisula covers several other districts in Majalengka Regency. KSP Trisula is the cooperation with quite favorable level of loan return. proposed to establish a business entity that could protect farmers. Therefore. According to the record of Jabar Banten Bank Majalengka Branch. Each of the borrower must obtain recommendation from a group unit comprising 20 up to 50 persons. the amount of asset was on the level of Rp 9 billion. According to June 2009 balance. Even though KSP Trisula is only 5 years old. K o p e r a s i P e d u l i . KSP performance kept showing a significant increase. or KUD Trisula. they wanted to have a cooperation. loan could not be liquidated even if administratively the borrower has met the requirements. the level of loan return of scrolling fund in the amount of 1 billion had reached 50% or in the amount of Rp 500 million. They were united under Tegalsipur Farmers Group. is the name they picked for the business entity that they tried to establish based on kindship and working together spirit. In mid 2009. The amount of loan varies from the smallest amount Rp 1 million up to 150 million with interest rate of 2 percent. Trisula management also applies qualification requirements. Trisula. precisely in 1983. province and national levels.6 billion.KSP Trisula Majalengka The Progress of Trisula in “The Wind City” wenty Six years ago. The formation change from USP to become KSP. Neverthelessm.

Koperasi Jasa. Satu di antaranya Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Wahana Arta Mukti (WAM) Kecamatan Dawuan Subang.Provinsi Jawa Barat Bila Tak Ada Dusta di Antara Kita adalah Kunci Sukses i Kabupaten Subang. Kisah sukses koperasi yang tumbuh dan berkembang di kabupaten yang dikenal sebagai penghasil nanas madu ini layak disimak. pada tanggal 2 Oktober 2004. pada 2004. Koperasi Serba Usaha (KSU).Suasana di Kantor Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Wahana Arta Mukti (WAM) Kecamatan Dawuan. Karena itu. KSP WAM tumbuh dan berkembang di antara koperasi lainnya. Mereka bersepakat untuk membentuk Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan diberi nama Wahana Arta K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a . D 50 Syahdan. Koperasi Pemasaran. setidaknya terdapat 828 unit koperasi dengan berbagai bentuk usaha mulai dari Koperasi Unit Desa (KUD). Koperasi Pondok Pesantren hingga Koperasi Simpan Pinjam (KSP). pengurus dan 29 anggota aktif KUD Wahana Arta Mukti bermusyawarah untuk mengembangkan Usaha Simpan Pinjam (USP) yang merupakan unit usaha otonom KUD Wahana Arta Mukti menjadi badan usaha yang mandiri. Syaratnya penerima dana ini tentu saja koperasi simpan pinjam. Badan usaha yang disebut terakhir jumlahnya 46 unit. Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UMKM menggulirkan dana bantuan agribisnis Rp 1 miliar. Pada waktu itu KSP Wahana Arta Mukti masih berbentuk KUD Wahana Arta Mukti. Subang KSP Wahana Arta Mukti Kabupaten Subang . Jawa Barat.

ia juga mampu menampung tenaga kerja di sekitarnya. penghala hasil pertanian). Ukanda hanya mempunyai satu blok kandang yang mampu menampung 5. manajemen KSP juga selektif dalam menerima anggota baru. usaha sektor pengadaan (bahan bangunan. dengan jasa pinjaman sebesar 2. kadang. KSP Wahan Arta Mukti didukung 14 orang karyawan dengan kualifikasi pendidikan SMA dan 1 orang sarjana.198 miliar. Untuk bisa menjadi anggota KSP pengelola menetapkan beberapa syarat.000 ekor ayam. Kalijati. Jangka waktu pengembalian pinjaman bervariasi antara 10 bulan – 18 bulan. Tingkat perputaran uang yang cukup tinggi telah menjadikan aset KSP Wahana Arta Mukti bertambah besar dari hari ke hari. pedagang kaki lima). KSP Wahana Arta Mukti : Desa Dawuan Kaler RT.000. usaha peternakan ayam miliknya telah mengalami kemajuan cukup pesat. Hingga kini jumlah anggota KSP WAM berjumlah 130 orang. dan nasabah sebanyak Rp 700 orang. usaha sektor niaga (warung. dengan jasa pinjaman sebesar 2. Hali Natapermana.Mukti.266. Cara ini dinilai cukup berhasil. Kecamatan Dawuan.10.5%. Mereka tidak hanya pedagang kecil seperti padagang asongan.5%. Awalnya. sebagian lagi dikembalikan ke nasabah yakni sebesar 0. Selain itu.11/X/2004 tanggal 5 Oktober 2004. Jika syarat di atas belum terpenuhi. 553/BH 10. peternakan. Pendirian KSP Wahana Arta Mukti berbadan hukum No.1 miliar Ketua : H. Jawa Barat Berdiri : 14 Juli 1997 Badan Hukum : 553/BH/KDK. di antaranya nasabah telah meminjam minimal 3 kali. mebeler). Berdasarkan catatan. Program ini dimaksudkan untuk memacu kesadaran peminjam untuk selalu mengembalikan kredit tepat pada waktunya. nasabah dapat mengajukan menjadi calon anggota. jagung dan sebagainya. yang menekuni usaha ternak ayam. pengembalian pinjaman harus tepat waktu. 08/03. Kini total asetnya mencapai Rp 2. maka KSP belum akan memproses menjadi anggota. Selain meningkatkan taraf hidupnya. Pola usaha yang diterapkan adalan pinjaman pola bulanan (konvensional) dan pinjaman pola mingguan. Subang. Bukan hanya dalam hal pinjaman. Biasanya besar pinjaman tahap awal ini tidak lebih dari Rp 2 juta. Kec. Syaratnya. ia bisa mengantongi laba Rp 10-20 juta Ukanda merupakan salah satu anggota masyarakat yang berhasil membangun usahanya dengan memanfaatkan dana pinjaman dari KSP Wahana Arta Mukti. Namun dalam praktiknya tidak semua laba itu masuk ke kas KSP.11/X/2004. usaha kecil mikro (kerajinan. Saat ini.000 ekor ayam. Pinjaman tertinggi yang ditetapkan sebesar Rp 20 juta. hampir 90% warga di Kecamatan Dawuan Subang dalam kehidupan kesehariannya masih mengandalkan sektor agro seperti padi. Spd Jumlah Anggota : 130 orang Jumlah Karyawan : 14 orang K o p e r a s i P e d u l i . Pengurus senantiasa beruisaha meningkatkan kinerja para pengurus dengan cara mengikutsertakan para karyawannya ke berbagai kegiatan pengembangan kapasitas. Kini. Yang tak kalah penting adalah upaya pengurus dan manajemen di dalam membangun mental kerja karyawan melalui internalisasi motto KSP Wahan Arta Mukti: “Tidak ada dusta di antara kita” dan “Tidak ada dendam di antara kita”. warga Kampung Buah Dua Desa Margasari. Kab. dengan modal dan kekayaan bersih Rp 663. R a k y a t S e j a h t e r a 51 . Jika selama 3 kali berturut-turut tingkat pengembaliannya bagus. Dalam melayani nasabah. perikanan). Usaha yang dibiayai oleh KSP Sahana Arta Mukti meliputi usaha sektor agribisnis (pertanian.5% per bulan. Subang. Ia mempekerjakan tiga orang karyawan dengan gaji rata-rata Rp 700 ribu per bulan. Pontensi inilah yang dinilai menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan. ia telah mempunyai tiga kandang yang mampu menampung 15. Sekali panen. Salah satunya adalah Ukanda. tanggal 5 Oktober 2004 Tahun Perkuatan Modal : 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Total Aset : Rp2. tingkat pengembalian pinjaman di KSP mencapai lebih 99%. tetapi juga Alamat pengusaha menengah.

Kecamatan Dawuan. yakni kebersamaan. dan selanjutnya mampu mengembalikan pinjamannya ke koperasi. Dengan begitu. Bisanya ayam-ayam ini bisa dipanen pada usia antara umur 28-35 hari. Ukanda mulai meminjam dana dari KSP Wahana Arta Mukti sebesar Rp 10 juta pada tahun 2005 untuk modal usaha peternakan ayam. Ia lupa entah yang keberapa pinjaman kali ini. Setelah dipotong biaya operasional. dengan biaya operasional per musim sebesar Rp 10 juta. Ia membayangkan akan memperoleh untung yang cukup besar.500. karena begitu sering ia meminjam dana dari KSP Wahana Arta Mukti. saat berada di kandang ayam.4. Ya. ia bisa mempe- Ukanda dan usaha peternakan ayam yang ia kelola roleh laba hingga Rp 10-20 juta sekali panen. “Alhamdulillah. dijual dengan harga Rp 3. Setidaknya. ia telah meminjam uang ke KSP Wahana Arta Mukti sebesar Rp 20 juta. apalagi bila menjelang panen tiba. 52 K o p e r a s i P e d u l i . Mereka bergaji Rp 700 ribu per bulan. ditambah uang saku mingguan sebesar Rp 25 ribu per orang. Warga Kp. Ia bisa menampung tenaga kerja lebih banyak lagi. Dengan performa bisnisnya yang cukup bagus. Subang. Kepercayaan dari koperasi pun bertambah. Modal tersebut besar maknanya bagi pengembangan usahanya. tiga orang karyawan bisa merasakan hal ini. bahkan pinjaman bisa ia dikembalikan sebelum jatuh tempo. pakan dan obat-obatan. Keuntungan tambahan juga Ukdanda dapatkan dari hasil menjual kotoran ayam.” tutur ayah dua anak ini sembari senyum simpul. Berkat insting kejelian dalam pengelolaan usahanya. sebentar lagi panen. Sekali panen Ukanda biasanya mendapat 800-1000 karung kotoran ayam.000 per karung Nilai-nilai koperasi.Kisah Sukses Peternak Ayam di Buahdua. Ukanda acap memberi mereka bonus bila mendapatkan keuntungan besar. Kegembiraan semakin tergambar di raut mukanya karena harga ayam di pasaran cukup tinggi. anggota KSP Wahana Artha Mukti Sekali Panen Bisa Untung Rp10-20 Juta A dalah saat-saat paling membahagiakan Ukanda. kekeluargaan dna kegotongroyongan ia terapkan juga dalam pengelolaan usahanya. Karena itu Ia bernazar akan memberi bonus kepada tiga karyawannya. Agustus 2009 silam. Ia tak segan-segan memberikan bonus kepada karyawan hingga Rp 1 juta per orang. Kini ia telah mempunyai tiga blok kandang yang mampu menampung 15. Buahdua Desa Margasari. dan sebagai bentuk reward koperasi memberi Ukanda kelonggaran peminjaman hingga Rp 20 juta. Modal kerja tersebut dipergunakan untuk biaya bibit. Para karyawannya mengemas kotoran ke dalam karung. R a k y a t S e j a h t e r a . ia sukses.000 ekor ayam. Ukanda berharap dapat meminjam modal lebih besar untuk mengembangkan usahanya.

They are not only small traders such as peddlers. animal farming. S Not only in terms of loan. and micro small business (handicraft. This way was considered as quite successful. Up to now the number of members of KSP WAM has been 130.e. among others is that the customer has borrowed at least 3 times. KSP management is also selective in accepting new members. trading sector business (hardware store. The high level of money circulation has made KSP Wahana Arta Mukti’s asset to increase. Now its total asset reaches Rp 2.5%. some was returned to the customers i.11/X/2004 dated 5 October 2004.5%. Save Loan Cooperation (KSP) was born with legal entity No. such as rice. This program was intended to drive the awareness of borrowers to always return credits in timely maner. Based on the record. (kadang?). In addition. with loan service in the amount of 2. commerce sector business (shops. The highest loan was stipulated at Rp 20 million. R a k y a t S e j a h t e r a 53 . The applied business pattern was monthly pattern loan (conventional) and weekly pattern loan. but are also middle scale businessmen.KSP WAHANA ARTA MUKTI If there is no Lie Betrween us is the Key to Success ave Loan Cooperation (KSP) of Wahana Arta Mukti (WAM) Dawuan Subang District grows and develops in Subang Regency. Business funded by KSP Sahana Arta Mukti includes agribusiness sector (agriculture. This save loan was formerly in the form of Save Loan Unit from KUD Wahana Arta Mukti. The requirements are that such return must be made in timely manner. furniture). corn. However in practice not all profit went to KSP petty cash. To be able to become a member of KSP the manager applies several requirements. In October 2004. fishery). It was this potential that was considered as quite promising. nearly 90% of denizens in Dawuan Subang District depended on agricultural sector in their daily lives.. The amount of loan at this early stage is not more than Rp 2 million. the customer may apply to become a member. 553/BH 10. KSP Wahan Arta Mukti is supported by 14 staff who are high school graduates and 1 university graduate. pavement sellers). In 2004. If the return has been favorable 3 times consecutively.198 billion. crops processors) .5% per month. with loan service in the amount of 2. The term for return varied between 10 – 18 months. the Government through Ministry of Cooperation and UMKM scrolled agribusiness aid fund in the amount of Rp 1 billion. in the amount of 0. In providing service to customers.” K o p e r a s i P e d u l i . and the number of customers has been 700. the regency that used to be known as honey pineapple producer is worth paying attention to. etc. Another important thing is the effort of the administrators and managemewnt in developing the working mental of their staff through the internalization of KSP Wahan Arta Mukti motto: “There is no lie between us” and “There is no grudge between us. the level of return at KSP reached up to more than 99%.

R a k y a t S e j a h t e r a .54 K o p e r a s i P e d u l i .

R a k y a t S e j a h t e r a 55 .JAWA TENGAH Central Java K o p e r a s i P e d u l i .

077 orang atau naik sebanyak 7. Pemerintah Kabupaten Magelang sejak 2004 silam telah mengeluarkan kebijakan pengembangan agropolitan. Demikian juga pada pengolahan hasil atau agroindustri telah menghasilkan kesempatan kerja tahun 2003 sebanyak 23. Provinsi Jawa Tengah Agribisnis di Antara Lereng Merapi barat perangko ketemu amplop. yang terletak di di lereng dan kaki Gunung Merapi KSP KARYA USAHA DANA GRABAG Kabupaten Magelang. atau campuran. Betapa tidak. Pada tahun 2006 jumlahnya meningkat menjadi 26. Demikian kisah pengembangan usaha agribisnis/ sektoral yang diupayakan melalui KSP Karya Usaha Dana Grabag di Kabupaten Magelang.79%. angkanya meningkat menjadi 132. Bila kegiatan budi daya tanaman. Artinya.56% dari Wilayah Propinsi Jawa Tengah) itu mendapat perhatian serius pemerintah daerah.231 orang atau naik 10. pengembangan agribisnis di wilayah Kabupaten Magelang yang terbentang di antara Gunung Merapi dan Merbabu (seluas 1. R a k y a t S e j a h t e r a . ternak. Kebijakan tersebut I 56 telah menaikkan antusiasme masyarakat petani dalam kegiatan budi daya pertanian.Suasana kawasan agropolitan di perdesaan di Kecamatan Grabag.085. pada tahun 2006.527 orang. Gayung pun bersambut.47%. pada 2003 berjumlah 122.743 orang.73 km² atau setara 9. Tentu saja bukan semata lantaran kebijakan tersebut bila KSP Karya Usaha Dana Grabag sukses menjalankan Program Pengem- K o p e r a s i P e d u l i .

Meski baru berdiri pada 2004. “Hubungan kami dengan para tokoh desa di Grabag cukup akrab dan saling mengenal satu sama lain.” tutur Kelik Murtandiya. angkanya tentu saja telah meningkat.922. “Sebagai badan usaha berbasis budaya kekeluargaan dan kebersamaan. Yang bisa dikatakan adalah bahwa sukses KSP Karya Usaha Dana Grabag berada dalam arus besar keberhasilan Kabupaten Magelang dalam mengembangkan sektor agribisnisnya. Perindustrian dan Perdagangan Kab. Benar. KSP ini dinilai telah memenuhi persyaratan yang diwajibkan.255. kami saling memberikan rekomendasi. Keberhasilan pengelolaan dana tentu saja merupakan wilayah yang berbeda dari gambaran agropolitan secara umum. Yang jelas. Hubungan kerja sama yang harmonis antara koperasi dan Dinas Koperasi Dinas Koperasi. Magelang menambah nilai tersendiri.” tambah Kelik.bangan Pengusaha Mikro dan Kecil Melalui Perkuatan Modal Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis dari Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. kesuksesan itu merupakan cerminan dari keseriusan dan kepiawaian para pengurus dan manajemen Kesuksesan KSP Karya Usaha Dana Grabag dalam mengelola dana. Jumlah anggota per 31 Desember 2008 sebanyak 481 orang.274. Setidaknya Kepala Desa Lebak mengakui hal ini. R a k y a t S e j a h t e r a 57 . manajemen KSP Karya Usaha Dana Grabag berusaha selalu dekat dengan anggota. misalnya dalam hal pengajuan Anggota KSP Dana Grabag memasarkan berbagai komoditas agribisnis di pasar agropolitan Grabag K o p e r a s i P e d u l i . dan peternak. sebelum KSP ini dibentuk KUD Grabag telah melakukan otonomisasi pengelolaan usaha simpan pinjam selama lebih dari tiga tahun. Hingga buku ini disusun. Gambaran sekilas tersebut melukiskan dinamika yang tercipta selama ini. Sebagai catatan. KUD Grabag juga terkenal bukan hanya di seantero Kabupaten Magelang. KSP ini langsung menjadi peserta Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir bagi KSP di Sektor Agribisnis pada tahun itu juga. atau dalam hal ini para petani. KSP Karya Usaha Dana Grabag ini termasuk koperasi sehat. tetapi juga Provinsi Jawa Tengah. “Sebagai kepala desa. Jadi. dengan jumlah perkuatan sebesar Rp 1 miliar. Kultur ini menurun juga kepada KSP Karya Usaha Dana Grabag yang tumbuh–pada awalnya— sebagai bagian dari KUD Grabag itu. perajin. saya memberikan dorongan kepada warga untuk menjadi atau aktif di KSP Karya Usaha Dana Grabag. Kini KSP Karya Usaha Dana Grabag telah membukukan asetnya sekitar Rp Rp 2. Harmoni Pengurus dan Anggota Grabag sebagai wilayah kecamatan—di lereng dan kaki Gunung Merapi— memang telah lama dikenal daerah yang memiliki “kultur berkoperasi” yang baik.

Doni Riskiyanto, anggota KSP Dana Grabag membiayai usaha pembuatan aneka kerupuk singkong dari dana pinjaman bergulir agribisnis/ sektoral sebesar Rp 30 juta, yang dikucurkan dalam beberapa tahap

kredit,” aku Budi Solikin Kepala Desa Lebah, kecamatan Grabag. Kedekatan semacam itu menjadi kunci dari keberhasilan penyaluran sekaligus kontrol terhadap pemanfaatan dana koperasi. Ciri dari asas kekeluargaan dan kegotongroyongan koperasi semacam itu dirasakan seorang anggota KSP Karya Usaha Dana Grabag, Doni Riskianto (48 th), warga Dusun Kaligandu, Grabag. Ia mendapatkan pinjaman koperasi hingga Rp 30 juta untuk melancarkan usaha pembuatan aneka krupuk singkong. Ia yang memiliki keahlian di dalam pengolahan berbagan baku singkong itu bekerja sama dengan para petani. Hasil yang diserahkan kepada Doni berupa bahan setengah jadi untuk kemudian dibumbui hingga barang jadi (mentah). Berkat pinjaman dari koperasi, ia bisa membayar puluhan petani serta mengangsur setelah produk-produknya terbeli. Doni tidak mengalami kesulitan lantaran ia telah memiliki sejumlah pelanggan, seperti dari Jakarta, Malang, dan Kabupaten Banyumas. “Kami menerapkan sistem kontan. Pada saat memesan, saya meminta para pelanggan untuk mentransfer uang pemesanan, setelah itu

barang dikirim sesuai pesanan yang sudah dibayar,” ujar Dodi menceritakan mekanisme bisnisnya. Kelik sendiri mengaku bangga memiliki nasabah seperti Doni ini. “Ia adalah prototipe nasabah yang berani dalam mengambil risiko, namun jujur dan sportif. Kami tak pernah terganggu bila, misalnya, terjadi terlambatan angsuran, sebab alasannya masuk akal. Inilah salah satu seni berkoperasi. Ada prinsip fleksibilitas tanpa harus mengorbankan risiko besar,” kata Kelik. Bahkan, untuk ukuran nasabah yang kemampuannya jauh di bawah Doni, KSP tetap memberikan pelayanan dan kesempatan untuk meminjam modal. Pengalaman Mardi, 60 tahun, membuktikan hal itu. Mardi, yang seorang petani itu, mengajukan pinjaman uang sebesar Rp 700.000. Dana tersebut dipergunakan sebagai biaya untuk membesarkan seekor sapi Australia yang ia miliki, seperti yang dilakukan para petani di lingkungannya. Maklum, untuk membesarkan sapi membutuhkan waktu beberapa bulan hingga hewan piaraan tersebut layak dijual ke pasar. Ia juga mendapatkan tambahan berupa pupuk dari pengelolaan kotoran piaraannya itu.

58

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

Mardi hanya mengambil untung beberapa persen dari nilai jual seekor sapi (sekitar Rp 4-7 juta). “Saya berani pinjam ke koperasi karena ada yang bisa saya hasilkan. Saya takut ngutang. Saya baru bisa kembalikan pinjaman setelah sapi ini dijual. Karena saya dipercaya, dan saya bersedia dengan persyaratan yang berlaku, ya saya mau,” tutur Mardi lugu namun tegas. Tingkatkan Kinerja Penyaluran dan hasil Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir bagi KSP di Sektor Agribisnis yang dilakukan melalui KSP Karya Usaha Dana Grabag cukup berhasil dan tepat sasaran. Namun, jajaran manajemen tak berbangga hati, sebagaimana jajaran dewan pengurus dan pengawas KSP Karya Usaha Dana Grabag tak berpangku tangan terhadap prestasi yang telah mereka raih. Pasalnya, mereka masih “gelisah” terhadap kurang optimalnya penggalangan dana dari anggota. Mereka mengakui, selama ini pemanfaatan dana yang sampai ke anggota, meskipun sudah

cukup berhasil, masih mengandalkan modal dari luar. Hal itu mengemuka pada saat Rapat Anggota Tahunan di akhir 2008 silam. Oleh karena itu, mari kita upayakan secar bersamasama peran aktif nyata anggota,” tutur Sutaryono, ketua Pengawas KSP Karya Usaha Grabag pada kesempatan hajatan puncak itu. Kelik Murtandiya mengakui kelemahan koperasi yang ia pimpin. “Kami masih terus belajar dari kekurangan-kekurangan itu, meski kami sudah mencoba berbuat yang terbaik. Kami, misalnya, tak bosan untuk mengirimkan beberapa karyawan ke berbagai forum pelatihan peningkatan kompetensi,” aku Kelik merendah. “KSP Karya Usaha Dana Grabag di mata kami sudah cukup bagus. Karyanya nyata dan bisa dibuktikan di lapangan. Kami berharap ke depan KSP ini bisa berkinerja lebih baik,” kata Menurut Anik Indaryanti, Kasi Bina Usaha dan Permodalan Dinas Koperasi Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kab. Magelang. “Bukan melulu soal besarnya aset, tetapi jangan lupa bahwa mengelola koperasi itu juga membutuhkan semangat. Nah, dari sisi itulah KSP Karya Usaha Dana Grabag harus dilihat,” simpul Kelik.

Mardi anggota KSP Dana Grabag dan usaha penggemukan sapi yang ia kelola

KSP Karya Usaha Dana Grabag
Alamat Berdiri Badan Hukum ber 2004 Tahun Perkuatan Modal Jumlah Perkuatan Modal Total Aset Manager Jumlah Anggota Jumlah Karyawan : Jl. Stadion No 1 Grabag, Kab. Magelang, Provinsi Jawa Tengah : 1 Maret 1997 : No: 227/GH/II/2004, tanggal 22 Novem: : : : : : Tahun 2004 Rp1 miliar Rp2.255.922.274 Kelik Murtandiya Ph 327 orang 5 orang

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

59

KSP KARYA USAHA DANA GRABAG
Magelang Regency – Central Java

Agribusiness Between Merapi Slopes

J

ust like a stamp that meets an enve lope, this is the story of agribusiness/ sector business development sought through KSP Karya Usaha Dana Grabag in Magelang Regency. The government of Magelang Regency since 2004 has issued a policy of agropolitan development. It means, such agribusiness development in Magelang Regency area stretched between Merapi and Merbabu Mountains obtains a serious attention from regional government. Of course, the government attention is not the only factor that makes KSP Karya Usaha Dana Grabag successful in running Micro and Small Entrepreneurs Development Through Capital Save Loan Cooperation (KSP) Strengthening in Agribusiness Sector from State Ministry of Cooperation and Small Middle Scale Enterprises. It would be more precise to say that the success of KSP Karya Usaha Dana Grabag is in the large wave of Magelang Regency success in developing its agribusiness sector. Such success is obviously the reflection of the seriousness and expertise of the administrators and management of KSP Karya Usaha Dana Grabag in managing fund. There is a harmonious cooperative relation among Cooperation Services, Industry and Trading of Magelang Regency. Magelang has added specific value. Grabag as a district area – on the slope of Merapi Mountain – has been known for a long time as an area that has a good “cooperation culture.” KUD Grabag is also known not only throughout Magelang Regency, but also Central Java Province. This culture also descended to the staff of KSP Karya Usaha Dana Grabag who grew–initially— as parts of such KUD Grabag.

This KSP Karya Usaha Dana Grabag is quite a healthy cooperation. Even thought it was not established until 2004, this KSP immediately became participant of Micro and Small Entrepreneurs Development Program through Strengthening Scrolling Fund Aid for KSP in Agribusiness Sector in the same year, with strengthening fund in the amount of Rp 1 billion. This KSP is considered as having met the compulsory requirements. As a note, before this KSP was established, KUD Grabag had conducted save loan business management autonomy for more than three years. Now KSP Karya Usaha Dana Grabag has accounted its asset which is around Rp 2,255,922,274. The number of members as per 31 December 2008 is 481. Until this book was composed, the number of course has increased. The brief description provides clear dynamic that has been created all this time. “As a business entity with kinship and togetherness basis, management of KSP Karya Usaha Dana Grabag always tries to be close to members, or in this matter farmers, craftsmen, and animal farmers,” said Kelik Murtandiya, Chairman of this KSP. Such closeness becomes the key to success in distribution and control of cooperation fund utilization. These characteristics of kinship and mutual assistance are felt by a member of KSP Karya Usaha Dana Grabag, Doni Riskianto (48), a Kaligandu Village denizen, in Grabag. He obtained cooperation loan up to Rp 30 million to smoothen his cassava chips business. Thanks to the loan from cooperation, he could pay many farmers and pay his own installment after all his products are sold.

60

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

Pasar agropolitan Grabag. R a k y a t S e j a h t e r a 61 . tempat para anggota KSP Karya Usaha Dana Grabag memasarkan hasil tani mereka K o p e r a s i P e d u l i .

Sekilas. Anda akan menjumpai sebuah gedung dua lantai berarsitektur modern-minimalis. KSP UTAMA KARYA Kabupaten Jepara. Ada apa dengan bangunan tersebut? Bangunan tersebut adalah kantor pusat J Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Utama Karya. Tidak salah bila Anda menyimpulkan bahwa penampilan bangunan tersebut mewakili performa koperasi yang berdiri pada 2004 itu. Raya Bakalan No. dan manajemen KSP Utama Karya. di dalam mengembangkan usahanya. terkesan bahwa bangunan itu milik perusahaan swasta nasional. dan tampak menonjol bila dibanding beberapa bangunan di sekitarnya. Logikanya sederhana. Halaman samping hingga ke belakang luas. Kemegahan bangunan tersebut sekaligus menggambarkan dedikasi para pengurusnya. sempatkan pergi ke Jl. 21 Kalinyamatan. Provinsi Jawa Tengah Jati Diri Kebersamaan di Bumi Kartini ika Anda pergi ke Kabupaten Jepara. atau kantor perwakilan perusahaan besar swasta. seperti 62 K o p e r a s i P e d u l i . Jawa Tengah. Penampilan gedung ini bersih. R a k y a t S e j a h t e r a . dan terdapat sebuah toko grosiran ala supermarket.Suasana dialog antara pengurus dan anggota KSP Utama Karya yang sedang mengajukan kredit. bagaimana mungkin sebuah koperasi—atau badan usaha apa saja— mampu membangun gedung perkantoran untuk aktivitas sehari-hari bila para pengelolanya tidak memiliki dedikasi untuk maju? Motto KSP Utama Karya: Bersama Membangun Jati Diri.

Dan. Induknya adalah Koperasi Serba Usaha (KSU) Utama Karya yang berdiri sejak 1993. “KSP Utama Karya memang salah satu koperasi terbaik yang kami miliki di sini. UMKM dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Jepara memiliki peranan besar dalam menentukan koperasi mana yang berhak dan dapat dipercaya untuk mengelola pemanfaatan dana tersebut. kesempatan itu tidak disia-siakan. puluhan karyawannya.” tutur Zaenal Arief. kerajinan. Sutomo. Sebagai catatan.telah tertransformasi ke dalam etos kerja para pengurusnya. Dari sinilah. Koperasi Simpan Pinjam Utama Karya memang terpisah secara otonomi dari Koperasi Utama Karya sebagai induk. anggota KSP Utama Karya memamerkan hasil kerajinan tenun hasil usaha tenun yang ia kelola K o p e r a s i P e d u l i . karena KSP Utama Karya selama ini bekerja secara profesional. bahkan para nasabahnya. Dinas Koperasi. Sebagai holding. Utama Karya masih berusia muda. Utama Karya adalah pihak yang pas menjalankan program perkuatan modal di bidang agribnisnis-sektoral itu. dan progam agribisnis-sektoral itu kebetulan sama dengan misi kami di sini. bagaimanapun juga dana tersebut adalah uang negara yang harus dipertanggungjawabkan. tentu pertimbangannya adalah kinerja. yang merupakan Kepala Pembukuan KSP Utama Karya tersebut. Sebab. bila pilihan jatuh kepada KSP Utama Karya. R a k y a t S e j a h t e r a 63 . memang. UMKM dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Jepara Bagi jajaran pengurus KSP Utama Karya kepercayaan tersebut bukan tanpa konsekuensi. Keberadaan KSP Utama Karya memang relevan dengan potensi Kabupaten Jepara yang memiliki banyak jenis usaha agribisnis. pergerakan modal koperasi melejit. Memfasilitasi Agribisnis Keputusan Dinas Koperasi dan Pengelolaan Pasar itu sangat beralasan. Kami percaya.” kata Sujarot. Kepala Dinas Koperasi. Koperasi Utama Karya bergerak di bidang perdagangan. yang kini memiliki 7 cabang yang tersebar di sejumlah kabupaten/ kota di Jawa Tengah (baca: Cita-Cita Kaum Kaki Lima). Sebagai koperasi simpan pinjam. seperti pertanian. dan termasuk bersinar di antara koperasi-koperasi terbaik di Jawa Tengah. Kini aset Koperasi ini secara keseluruhan sekitar Rp 80 miliar. Namun. Kinerja koperasi ini adalah yang terbaik di Kabupaten Jepara. “Kami menjalankan kepercayaan tersebut sebagai amanah. kemauan saja tak cukup. Tak heran begitu ada Program Perkuatan Modal Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis.

Jepara. Kecamatan Pecangakan. seorang perajin tenun di Desa Troso. KSP Utama Karya Alamat : Jl. Hal ini memang bukan tanpa kesengajaan. R a k y a t S e j a h t e r a .” aku Sutomo. Penyaluran dana perkuatan sebesar Rp 1 miliar (diterima pada tahun 2004) kepada para anggota yang bergerak di bidang agribisnis dan sektor riil lainnya bukan hal sulit bagi KSP Utama Karya. 21 Kalinyamatan. “Saya jelas beruntung bisa dapatkan modal usaha itu dengan persyaratan yang memudahkan saya.” tutur Ibnu Zaenuri. Desa ini memang dikenal sebagai penghasil tenun sejak 1935. perintis Koperasi Utama Karya. anggota KSP Utama Karya Jepara 64 K o p e r a s i P e d u l i .” tutur Mahali bangga. mekanisme dan tradisi koperasi telah terbangun dengan baik. Jawa Tengah Berdiri : 31 Januari 1996 Badan Hukum : No: 12047a/BH/PAD/KWK-II/1/1996 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : H. Salah satu anggota koperasi yang mendapatkan manfaat dari program di atas adalah Sutomo.Koperasi Utama Karya kini memiliki Toko Grosir terbesar di Kabupaten Jepara. Dan. kepercayaan para senior dalam mendorong kader-kader koperasi yang muda telah membuahkan hasil. tenaga-tenaga utama di manajemen Koperasi Simpan Pinjam Utama Karya adalah anak-anak muda. “Kami tutwuri handayani (mendorong dari belakang). kalem. benar. Kembali ke KSP Utama Karya. Raya Bakalan No. Ahmad Zaeni Usaha tenun kain milik Sutomo. Ya. perajin yang produknya telah banyak dipasarkan hingga ke Bali itu. Pencanggihan Manajemen Kini. kini menjabat sebagai Manajer KSP Utama Karya. Teman-teman senantiasa berlomba-lomba untuk mendapatkan sertifikat yang proses ujiannya ternyata nggak mudah. sebab. Paling tidak. Generasi perintis hanya berada di jajaran kepengurusan. Kab. 48 tahun. demikian namanya. Mahali. “Kami ingin mengelola koperasi ini secara profesional. Laporan dari pihak Bank Jateng Cabang Jepara yang berperan sebagai mitra dari program perkuatan modal dana bergulir sektor agribisnis ini menyebutkan bahwa KSP Utama Karya telah menjalankan kewajibannya dengan baik dan tidak pernah menunggak. pada saat ini di jajaran manajemen koperasi telah memiliki seorang manajer yang telah mengantongi sertifikat kompetensi di bidang manajemen.

A K o p e r a s i P e d u l i . jati diri pun terlahir. pada 1993. di tahun 1993 juga keinginan bersama itu terwujud. rapat anggota pun terselenggara. Sejumlah pionir. Kini. Gagasan tersebut segera menyebar di kalangan PKL. Omset per hari mencapai puluhan juta rupiah.Pusat Grosir. lantas melobi Dinas Koperasi setempat. termasuk KSU Utama Karya yang kini mengelola Pusat Perbelanjaan Grosir yang tidak pernah sepi pembeli itu. di antaranya Ibnu Zaenuri. Mereka bersepakat untuk membangun membangun ekonomi bersama melalui sebuah koperasi. seperti di Pati. Maka. total aset Koperasi Utama Karya mencapai Rp 80 miliar. dan lahirlah Koperasi Utama Karya. seperti motto Koperasi Utama Karya. salah satu jenis usaha milik KSU Utama Karya Jepara Cita-Cita Kaum Kaki Lima walnya. Pada tahap pertama berkumpul 35 orang. Ibnu Zaenuri dan beberapa kawannya pernah mengelola sebuah koperasi. R a k y a t S e j a h t e r a 65 . “Maju Bersama Membangun Jati Diri”. Kebetulan. Maka. Berkat keuletan para pengurusnya. sekitar 6 orang pedagang berinisiatif mendirikan sebuah paguyuban untuk menghimpun para pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Jepara. Itu melingkupi semua jenis usaha yang ada. kini Koperasi Utama Karya telah memiliki 7 cabang di berbagai kota di sekitar Jepara. Demikian bila kebersamaan dibangun. bahkan hingga ke arah barat Banjarnegara.

R a k y a t S e j a h t e r a . such as agriculture and handicraft. scattered in a number of regencies/cities in Central Java. there is an impression that such building belongs to national private company. Utama Karya is still young. Now this Cooperation asset in total is around Rp 80 billion. The presence of KSP Utama Karya is indeed relevant with Jepara Regency potential that has many types of agribusiness business. Pecangakan District. Raya Bakalan No. there is a grocery store just like a supermarket. No wonder when an opportunity such as Capital Strengthening Program for Save Loan Cooperation (KSP) in Agribusiness came. Utama Karya Cooperation is engaged in trading. Now. the craftsman whose products have been marketed up to Bali. the distribution of strengthening fund in the amount of Rp 1 billion (received in 2004) to members who are engaged in agribusiness and any other real sectors was not a difficult matter for KSP Utama Karya. principal powers in Utama Karya Save Loan Cooperation management are youngsters. You will meet a two-storey building with modern-minimalist architectural design. Its chief is Various Business Cooperation (KSU) of Utama Karya that was established in 1993. a weaving craftsman in Troso Village. 21 Kalinyamatan. As a holding company. It wouldn’t be incorrect if we concluded that the building appearance represents the performance of the cooperation that was established in 2004.KSP UTAMA KARYA Jepara. in developing their business. Small Middle Scale Enterprises and Jepara have a large role in determining which cooperation is en- I titled and can be trusted to manage such fund utilization. Performance of this cooperation is the best in Central Java. Such decision of Cooperation Service and Market Management is reasonable since KSP Utama Karya has worked professionally. Cooperation. One of cooperation members who obtain benefit from the above program is Sutomo. As a record. Central Java Togetherness Identity on the Earth of Kartini f you go to Jepara Regency. Reports from Jateng Bank Jepara Branch who acts as a partner in this agribusiness scrolling fund capital strengthening program say that KSP Utama Karya has fulfilled its obligation well and it is never in arrears. 66 K o p e r a s i P e d u l i . it did not go to waste. 48 year. Going back to KSP Utama Karya. Pioneer generation is only at administrator array. Utama Karya Cooperation now owns the Largest Grocery Store in Jepara Regency. Central Java. The greatness of such building is at the same describes the dedication of the administrators and management of KSP Utama Karya. Save Loan Cooperation of Utama Karya is separate in terms of autonomy from Utama Karya Cooperation as the chief. This village is indeed has been famous for its weaving products since 1935. Such building is the head office of Save Loan Cooperation (KSP) of Utama Karya. This building looks clean and more prominent compared to the surrounding buildings. which now owns 7 branches. At a glance. “I am obviously very lucky to be able to obtain such business capital with requirements that facilitate me. As a save loan cooperation. cooperation capital movement rocketed. stop by at Jl.” admit Sutomo. indeed. On the side yard up to backyard. or it is a private large company representative office. From here.

Kantor KSP Utama Karya K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 67 .

pengajuan pinjaman saya dan teman-teman disetujui. dan proses mengurus kredit di bank pun tak mudah. kalau dihitung-hitung. Saya dan teman-teman kan baru panen setelah menunggu 11 bulan.Kantor KSP Bina Ummat Sejahtera. Kabupaten Rembang. “Alhammdulillah. R a k y a t S e j a h t e r a . selama masa itu kami makan apa?” ucap Haji Saleh. Provinsi Jawa Tengah Tangan-tangan Dingin di Ujung Timur Pantura K 68 ening Haji Saleh berkerut ketika menghadapi jalan buntu untuk mendapatkan dana secara cepat bagi sekitar 40 hektar lahan tebu miliknya dan sembilan petani di kelompoknya. Panen pertama itu baru untuk menutupi ongkos produksi. Rembang KOPERASI SIMPAN PINJAM BINA UMMAT SEJAHTERA (BUS) Lasem. guratan-guratan di dahinya segera berubah ketika telepon genggamnya berdering.” ucap Saleh usai membaca sebuah pesan pendek dari seorang petugas koperasi simpan pinjam yang dikelola dengan sistem Syariah: Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Bina Umat Sejahtera (BUS) Lasem atau juga dikenal sebagai Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Bina Umat Sejahtera. K o p e r a s i P e d u l i . Jadi. Namun. Petani pada umumnya tidak bankable. Ia sadar betul soal ini. Kenangan itu terjadi pada tahun 2005. Kesulitan kami terutama untuk membeli pupuk. “Pinjaman seperti ini sungguh sangat membantu kami.

” tutur Martono. maka antara anggota dan KSP BUS lalu membuat akad kredit. biaya tanam tebu pada saat ini sekitar Rp 4. Saleh dan kawan-kawan sendiri telah lama menjadi anggota koperasi tersebut. Jika dirata-rata. per satu ha lahan menghasilkan 60 ton batang tebu. Dan. para petani tebu juga harus mengeluarkan biaya tebang dan angkut Rp 3. Hitung-hitungannya sederhana. masing-masing pemanfaat pinjaman akan menjadi tanggung jawba bersama kelompok.000 per kg.” tutur Martono menambahkan. seperti membalikkan tanah (dangir) dan membikin tangkep (gundukan tanah memanjang untuk ditanamani tebu). Pendapatan petani sekitar Rp 3. Manajer Kredit KSP BUS Lasem. Sebab. ia dan temanteman memang telah mendengar tentang adanya dana pinjaman Rp 1 miliar dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang akan diterima KJKS BUS Lasem untuk pengembangan usaha agribisnis/ sektoral.000 per hektar. R a k y a t S e j a h t e r a 69 .500. dan biaya giling Rp 1. Namun.300. pemanfaatan dana tersebut dibagi sesuai kebutuhan masing-masing anggota. Berdasarkan hitung-hitungan seperti itu.000. Mereka merasa cocok karena sistem diterapkan KJKS BUS itu menggunakan sistem syariah. Nilai pinjaman tersebut memang atas nama kelompok. maka total biaya yang harus ditanggung petani sekitar Rp 5. maka kelompok tani yang ia pimpin mendapat pinjaman sebesar Rp 150 juta. melainkan kepada anggota lain dalam satu kelompok yang memiliki mesin produksi gula.280. Mereka bersepakat untuk memberikan keuntungan kepada Koperasi setara dengan nilai 2%.810.000. Selain untuk pupuk. Sistem Bagi Hasil Hatta. Dengan rendemen 7.000. “Anggota kami di sini sudah akrab dengan akad kredit seperti ini.000. Jika direkapitulasi.000 per hektar per musim tanam (11 bulan) dengan perhitungan jangka waktu hanya tiga kali panen.5% dan harga gula Rp 3. setiap orang mendapat pinjaman sebesar Rp 15 juta. Gula tebu ini. “Kelebihan dari sistem kelompok ini adalah pertanggungjawaban terhadap kami lebih terjamin. selain bisa langsung Pabrik gula tebu milik salah satu anggota KSP BUS Lasem K o p e r a s i P e d u l i . Rata-rata. Sepuluh orang dalam kelompok petani tebu itu paling tidak harus membeli 30 sampai 40 ton pupuk. berdasarkan pengalaman selama ini cukup efektif. Belum lagi untuk ongkos pengelolaan lahan. Anggota kelompok petani tebu tak lagi menjual kepada pabrik gula dalam bentuk batang tebu.Beberapa bulan sebelumnya.

Ia bahkan mempekerjakan 30 pembatik. KSP juga menawarkan pemanfaatan dana Rp 1 miliar tersebut kepada sejumlah penggiat agri-industri. Haji Saleh memproduksi kecap dari bahan dasar gula tebu itu untuk memenuhi pasar di Kabupaten Rembang dan sekitarnya. karya anggota koperasi KSP BUS Lasem dijual ke pasar. Joyo Kasmita (50). Peningkatan kemampuan sumber daya manusia memang menjadi prioritas di koperasi ini. Manajemen Solid dan Inovatif Faktor penting keberhasilan KSP BUS dalam mengelola dana koperasi adalah manajemen yang solid. KSP BUS Lasem juga tidak mengalami kesulitan dalam menyalurkan dana agribisnis/ sektoral ini. pengusaha kecil/ perajin batik di Desa Ngemplak. Lasem. Pada umumnya. Selain disalurkan kepada petani tebu. misalnya. Pengelolaannya bertangan dingin. Menjadi Mitra Usaha Kecil-Menengah KSP BUS Lasem memang memiliki kepedulian cukup tinggi dalam menumbuhkan sektor agrobisnis/ sektoral. Nurhidayah. perajin terasi biasanya membutuhkan modal untuk membeli bahan baku berupa udang kering dan ongkos produksi. keuntungan tidak pergi ke mana-mana. Seperti pada kisah petani tebu. “Jadi. Mereka membawa kain dan semua kelengkapan dari sini untuk kemudian mengolahnya sesuai desain dari saya. juga dibeli perusahaan pembuat kecap. para manajer dan staf mendapat berbagai training. R a k y a t S e j a h t e r a 70 K o p e r a s i . kami akan membayar lebih mahal ketimbang batik yang modelnya biasa. Di Lasem pada khususnya. Industri rumahan ini memiliki 7 karyawan yang dibayar dengan sistem borongan. seorang pengelola usaha batik tulis Lasem. Bahkan BMT BUS P e d u l i . para perajin yang telah memiliki pelanggan itu tidak mengalami kesulitan untuk mengembalikan pinjaman mereka. bisa menghabiskan 7 kwintal udang kering dalam satu pekan. “Saya membayar karyawan berdasarkan hasil pekerjaan per potong. Ini bisa dimengerti bila melihat usia koperasi yang hampir dua puluh tahun sukses mengelola dana masyarakat dengan sistem syariah (Bank Muamalat Takaful-BMT). Bahkan. Secara berkala.” tutur Nurhidayah.Batik Lasem. dan Rembang pada umumnya.” kata Haji Saleh. terdapat sejumlah anggota yang telah bergerak di bidang yang dimaksud. Demikian juga pengalaman anggota Koperasi. Jika desainnya rumit.

Kinerja yang baik lantaran didukung sumber daya berkemampuan memadai telah mengantarkan Koperasi ini sebagai salah satu koperasi terbaik di Jawa Tengah.” kata Martono. secara bergiliran. satu unit. yakni dengan disekolahkan. setingkat kasi dan manajer diberikan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas atau kompetensi. Koperasi sudah memiliki ATM sendiri. Kab. Salah satu inovasi yang langka bagi sebuah koperasi adalah penyediaan anjungan tunai mandiri (ATM).” kata Martono. lancar. Selain manajemen. Bagaimana dengan cicilan pinjaman Rp 1 miliar untuk agribisnis? “Alhamdulillah. KSP juga senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada anggota. Beberapa telah bersertifikat. bahkan mungkin di Indonesia. “Di kami. R a k y a t S e j a h t e r a 71 . Provinsi Jawa Tengah Berdiri : Tahun 1996 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : H. salah satu produk usaha anggota KSP BUS Lasem sendiri juga membuka jasa konsultasi-pelatihan pengelolaan lembaga keuangan nonbank secara modern. Pelayanan ini sudah setara dengan lembaga perbankan di tingkat unit atau kantor cabang pembantu.” tutur Martono menantang setengah bercanda. Bahkan. katakan begitu. Abdullah Yazid Jumlah Karyawan : 200 orang K o p e r a s i P e d u l i . Kita dapat fasilitas beasiswa. Rembang.Terasi udang. KSP Bina Ummat Sejahtera Alamat : Jl Raya No. kami tak kesulitan menyalurkan dana tersebut. 1 Lasem. Kalau ada lagi. 50% biaya kuliah dari Koperasi.

Sugar cane farmers group members no longer sell to the sugar factory in the form of sugar cane. However. Central Java Cold Hands at the East Tip of Pantura H aji Saleh frowned when he faced a dead end to obtain fund quickly for around 40 hectares of sugar cane land of his and nine farmers of his group. Particularly in Lasem. possibly even in Indonesia. since each loan utilization will be the joint responsibility of the group. we will not face any difficulty in distributing such fund. the facial wrinkles of his forehead soon changed when his cellular phone rang. and generally in Rembang. The favorable performance due to the support of appropriate resources has delivered this Cooperation as one of the best cooperations in Central Java. it is based on the effective experience that we have had. If there is another fund granted. One group may obtain loan in the amount of Rp 150 million. KSP BUS Lasem applies farmer group system. This sugar cane. Becoming Small-Middle Scale Business Partner KSP BUS Lasem indeed has high level of care in growing agribusiness /sector. KSP BUS Lasem also does not experience difficulties in distributing this agribusiness/sector fund.” challenged Martono jokingly. R a k y a t S e j a h t e r a .” said Martono. Generally farmers are not bankable.PROSPEROUS BUSINESS DEVELOPMENT SAVE LOAN COOPERATION Lasem.” said Martono. such fund utilization was distributed in accordance with each member’s needs. However. 72 K o p e r a s i P e d u l i . each person obtains loan in the amount of Rp 15 million. Rembang. In addition. “The advantage of this group system is that the accountability towards us is more secured. “Thank God. instead they sell their crops to other members in one group who have sugar producer machines. He was fully aware of this fact. Farmers group and KSP BUS then draw up a credit contract. In addition to distributing to sugar cane farmers. The important factor of KSP BUS success in managing its cooperation fund is its solid management. They agreed to provide profit for the Cooperation which is equivalent to 2% value. it may also be bought by soy bean sauce manufacturer companies. The managers have cold hands. In average. there are members who have engaged in the concerned field. This could be understood considering the age of the cooperation which has nearly twenty years managed community fund using sharia system (Bank Muamalat Takaful-BMT). the load submission from me and my friends is approved. KSP also offers fund utilization of such Rp 1 billion to a number of agribusiness-industry activators. In its operation. in addition to be able to be sold directly at the market. “ said Saleh after reading a short message from an official of save loan cooperation managed using Sharia system: Sharia Financial Service Cooperation (KJKS) Prosperous Community Development (BUS) of Lasem or also known as Save Loan Cooperation (KSP) of Bina Umat Sejahtera. Such loan value was indeed on behalf of the group. and the process of credit administration at the bank is not an easy matter either. What about the installment of Rp 1 billion for agribusiness? “Thank God it has gone well.

Aktivitas produksi batik pada sebuah worksop yang dikelola oleh anggota KSP BUS Lasem K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 73 .

74 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .

R a k y a t S e j a h t e r a 75 .JAWA TIMUR East Java K o p e r a s i P e d u l i .

Ketika itu tahun 2000. Provinsi Jawa Timur Sukses dengan Sistem Tanggung Renteng asanya tidak berlebihan jika Yudi Pujianto punya rasa fanatisme yang besar terhadap eksistensi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Lestari Mandiri. dalam hal ini KSP Lestari Mandiri. Jawa Timur KSP LESTARI MANDIRI Kota Malang. Dan. Usaha yang ia kelola pun selamat dari kebangkrutan. yang dulu bernama USP Lestari Mandiri. lagi-lagi ia mendapatkan pinjaman dari KSP Lestari Mandiri. Kabupaten Malang. ia meminjam modal dari koperasi. “”Di saat R 76 aku jatuh. Ketika usaha penggilingan padi yang ia kelola perlu pengembangan modal. hanya koperasi yang setia membantuku.Kantor KSP Lestari Mandiri. Pada tahun 2003. Koperasi Simpan Pinjam Lestari Mandiri merupakan salah satu koperasi peserta Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Perkuatan Modal KSP di sektor Agribisnis. pemilik usaha penggilingan gabah (selep) di kawasan Singosari. ketika usahanya sempat mengalami gonjang-ganjing karena ditipu mitra kerja pada tahun 2008. Yudi Pujianto merupakan salah satu contoh warga masyarakat di Kabupaten Malang yang taraf hidupnya terangkat setelah bersinergi dengan koperasi. koperasi ini menerima pinjaman dana bergulir dari Pe- K o p e r a s i P e d u l i .” ungkap Yudi Pujianto. R a k y a t S e j a h t e r a . Kota Malang. ia meminjam sejumlah dana dari Usaha Simpan Pinjam (USP) Lestari Mandiri.

dari pinjaman dana bergulir senilai Rp 1 miliar itu. Jika diukur dari profil keuangan KSP ini siapapun akan sepakat untuk menyatakan bahwa KSP Lestari Mandiri adalah koperasi berkinerja bagus. setiap anggota KSP Lestari Mandiri otomatis menjadi anggota kelompok tanggung renteng.2 miliar. Pada tahun 2004. melainkan secara kelompok. yang salah satu pasalnya menyebutkan bahwa USP Koperasi penerima dana perkuatan bersedia mengubah badan hukumnya menjadi Koperasi Simpan Pinjam. salah satu kunci keberhasilan para pengurus dalam mengelola KSP ini adalah penerapan sistem tanggung renteng. salon.8 miliar pada tahun 2008 lalu.” jelas Khulsum Hidayati. Tidak hanya membiayai permodalan bagi usaha anggotanya di sektor agribisnis.KUKM/XI/2003.012/2004 tanggal 11 November 2004. Masih menurut Khulsum Hidayati. hingga saat ini jumlah pengembalian yang telah dilakukan oleh KSP Lestari Mandiri sudah mencapai Rp 500 juta.Suasana kantor pelayanan KSP Lestari Mandiri merintah melalui Kementerian Negara Koperasi dan UKM sebesar Rp 1 miliar.1/Kep/M. Satu kelompok terdiri dari 15 hingga 30 orang anggota koperasi. K o p e r a s i P e d u l i . Menurut Ketua KSP Lestari Mandiri. koperasi tidak memberikan pinjaman secara perorangan. kemudian aset mencapai Rp 7. Dengan jumlah anggota sudah mencapai 4. USP Lestari Mandiri berubah status menjadi KSP Lestari Mandiri. sistem itu berhasil menekan pinjaman yang macet.268 orang. “Sistem tanggung renteng sebagai tujung tombak keberhasilan kami. sedangkan angsuran simpanan pokok kami lakukan pada setiap tahun. Dalam sistem itu. berdasarkan SK Bupati Malang nomor SK 180/ 863/ KOP/KEP/ 421. 143.” ungkap perempuan sarjana ekonomi ini. R a k y a t S e j a h t e r a 77 . dan percetakan. perputaran simpan pinjam pada KSP ini mencapai Rp 10. Dengan cara ini. Koperasi simpan pinjam ini merupakan reinkarnasi dari Unit Simpan Pinjam (USP) Koperasi Citra Lestari Mandiri. seperti jasa katering. KSP ini juga membiayai permodalan di sektor jasa. Perubahan ini merupakan amanat dari Keputusan Menteri Negara Koperasi dan UKM No. Khulsum Hidayati. “Kami melakukan pengangsuran bunga setiap bulan.

Dengan demikian potensi pinjaman macet bisa ditekan. Sebagai catatan. para anggota koperasi pun ikut menikmati hasil kerja keras mereka.Dengan cara ini maka jika ada anggota yang kesulitan melakukan pengangsuran pinjaman maka anggota lain dalam satu kelompok ikut menanggung resiko. Salah satu bentuk kerja keras itu di antaranya bangunan dua lantai seluas 400 m² yang kini menjadi Kantor KSP Lestari Mandiri. Selain untuk saling bertukar informasi. R a k y a t S e j a h t e r a .” ujar Khulsum Hidayati. Bagi anggota yang memerlukan jumlah pinjaman lebih dari ketentuan itu maka KSP mensyaratkan jaminan baginya. Mekanisme tanggung renteng ini oleh para pengurus dan anggota KSP dianggap sangat ‘Indonesia’. para anggota biasanya melakukan penyetoran angsuran pinjaman. Hasil setoran angsuran yang terkumpul itu kemudian dibawa oleh perwakilan kelompok untuk disetorkan ke kantor KSP Lestari Mandiri. “Lebih mudah mengatur jadwal kunjungan ke 267 kelompok ketimbang ke empat ribuan anggota. meskipun pinjaman itu dialokasikan untuk anggota tertentu. pengurus koperasi pun lebih mudah melakukan pembinaan terhadap anggota koperasi yang tergabung dalam 267 kelompok itu. Tak hanya para pengurus. yang memiliki usaha konsultan jasa pesta pernikahan (wedding consultant) itu. “Kebersamaan. dan kekeluargaan adalah semangat dari tanggung renteng. Cara seperti ini merupakan konsekwensi dari sistem pinjaman yang disalurkan melalui kelompok. salah seorang anggota KSP Lestari Mandiri.” ungkap Julia Maris Herdiyanti. Bangunan itu dibeli dari hasil Mekanisme tanggung renteng oleh para pengurus dan anggota KSP dianggap sangat ‘Indonesia’. *** Saat ini keluarga besar KSP Lestari Mandiri mulai bisa menikmati hasil kebersamaan mereka mengelola koperasi. pada forum bulanan itu. kegotongroyongan. Setiap kelompok memiliki jadwal rutin pertemuan bulanan. Kelebihan lain. besar bunga pinjaman ditetapkan maksimal 2%. Besar pinjaman permodalan yang diberikan melalui kelompok itu maksimal Rp 8 juta per anggota dengan jangka waktu pengembalian selama 24 bulan. 78 K o p e r a s i P e d u l i .

juga menjadi tantangan tersendiri. Kehadiran bank-bank perkreditan rakyat. yang menjanjikan bunga rendah. Bagaimana kelanjutan cerita KSP Lestari Mandiri kelak. jawabannya ada pada seluruh pemangku kepentingan KSP Lestari Mandiri. KSP Lestari Mandiri Alamat : Jl. KSP Lestari Mandiri terus berusaha menambah jumlah anggota dengan menerapkan cara member get member.Contoh-contoh kartu undangan produk wedding consultant yang dikelola Julia Maris Herdiyanti. kesuksesan itu tak lantas menyilaukan para pengurus dan anggota KSP Lestari Mandiri. Cara itu ditempuh untuk melebarkan sayap pelayanan KSP Lestari Mandiri di antara derap kompetisi 600-an koperasi di seantero Malang. “Yang jelas. Provinsi Jawa Timur Berdiri : 31 Juli 1999 Badan Hukum : 180/863/KUP/KEP/421. akhirnya kami bisa membangun sebuah kantor yang layak. SE Jumlah Anggota : 4. anggota KSP Lestari Mandiri urunan (patungan) anggota selama 18 bulan. Lawang Kab.” ungkap Khulsum. R a k y a t S e j a h t e r a 79 .000 per orang per bulan. yang artinya anggota merekrut anggota baru. “Dari urunan yang hanya Rp 2. Malang.012/2004 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2003 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : Khulsum Hidayati.24 Kec. Apalagi. Namun.268 orang K o p e r a s i P e d u l i .” kata Khulsum Hidayati seraya tersenyum. tingkat kompetisi antarkoperasi di Malang cukup tinggi. kami bekerja keras untuk melayani anggota dengan pelayanan seoptimal mungkin. Dr. Cipto No. Bahkan.

Usaha selep atau penggilingan gabah yang ia kelola kini telah mempekerjakan 12 orang dengan produksi rata-rata sebesar 8 ton per hari. Bahkan.Yudi Pujianto anggota KSP Lestari Mandiri. 80 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .” lanjut Puji. ketika ia rugi hingga Rp 1 miliar karena ditipu mitra bisnisnya. “Uang habis. Yang membuat bebannya semakin berat. Betapa tidak. Orang pun tidak berani menjual gabahnya kepada saya karena takut tak dibayar. saya tak mampu membeli gabah. Yudi Pujianto adalah salah satu anggota yang telah menjadikan KSP Lestari Mandiri sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kisah hidupnya. pemilik usaha penggilingan padi Bangkit Bersama Koperasi S eperti tulisan pembuka pada profil sukses KSP Lestari Mandiri.” kenang Puji. usaha selep yang ia kelola pun kembali eksis. waktu itu Ibu Khulsum menelpon saya menawarkan bantuan. Puji pun bercerita tentang masa-masa sulit yang pernah dihadapinya ketika ia harus menghadapi jurang kebangkrutan akibat penipuan yang dilakukan mitra bisnisnya. usaha penggilingan gabahnya bisa maju seiring dengan perkuatan modal yang ia terima dari KSP Lestari Mandiri. Kini. “Saya ingat betul. Dalam sebulan ia bisa menghasilkan laba kotor hingga Rp 50 juta perbulan. KSP Lestari Mandiri kembali hadir sebagai ‘dewa penyelamat’. ketika itu tak satu pihak pun yang mau membantunya hingga akhirnya sebuah telpon datang dari kantor KSP Lestari Mandiri.

One group consists of 15 up to 30 cooperation members. cooperation administrators will find it easier to develop cooperation members who are united in such 267 groups. The amount of capital provided through such groups is at a maximum of RP 8 million per member with the term of 24 months. this cooperation received scrolling fund from the Government through State Ministry of Cooperation and Small Middle Scale Enterprises in the amount of Rp 1 billion. R a k y a t S e j a h t e r a 81 . The collected installment deposit is then carried by group representatives to be deposited to KSP Lestari Mandiri. KSP will require security for them. With number of members of up to 4. “Joint responsibility system as the tip of the spear of our success has been successful also in terms of pressing the non performing loan. the amount of loan interest is stipulated at a maximum of 2%. This save loan cooperation is the reincarnation of Save Loan Unit (USP) of Citra Lestari Mandiri Cooperation.268.2 bil- lion. Another advantage. For members who need more than the stipulated amount of loan. In addition to exchanging information. one of the keys to the success of administrators in managing this KSP is the application of joint responsibility system. Khulsum Hidayati. East Java Success with Joint Responsibility System I t wouldn’t be exaggerating if Yudi Pujianto had the feeling of huge fanaticism towards the presence of Save Loan Cooperation (KSP) of Lestari Mandiri.8 billion last year (2008). the circulation of save loan in this KSP reached Rp 10. up to now the amount of return that has been paid by KSP Lestari Mandiri has reached Rp 500 million.KSP Lestari Mandiri Malang. in this matter KSP Lestari Mandiri. K o p e r a s i P e d u l i . In 2003. instead it is provided for groups. only cooperation that was there to help me. again he obtained loan from KSP Lestari Mandiri. As a note. This way each member of KSP Lestari Mandiri automatically becomes a member of joint responsibility. With this method if there is a member who faces difficulties in paying the loan installment. “When I fell. members usually make loan installment deposit in such monthly forum. from such scrolling fund loan in the amount or Rp 1 billion. At the time it was 2000. According to Chairman of KSP Lestari Mandiri. Each group has a regular schedule of monthly meeting. he borrowed fund from Save Loan Business (USP) of Lestari Mandiri. he borrowed capital from cooperation. In such system. The business that he managed was saved from bankruptcy. whose life standard was lifted after synergizing with cooperation. the cooperation does not provide individual loan. which used to be known as USP Lestari Mandiri. When his business went through ups and downs since he was deceived by his business partner in 2008. business owner of rice mill.” said Yudi Pujianto. Still according to Khulsum Hidayati. Lestari Mandiri Save Loan Cooperation is one of cooperations participating in Micro and Small Entrepreneur Development Program through KSP Capital Strengthening in Agribusiness sector. When rice mill that he managed needed capital development. then the asset reached Rp 7.” described Khulsum Hidayati. Therefore the potential non performing loan can be pressed. other members within the group will also bare the risk.

82 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .

NUSA TENGGARA BARAT West Nusa Tenggara K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 83 .

sejumlah nelayan yang kini beralih profesi menjadi petani rumput laut tampak bergairah. Sebagai gambaran. para petani rumput laut itu sebagian di antaranya adalah anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Karya Mandiri. bisa mengembangkan usaha budidaya rumput laut setelah memperoleh suntikan modal usaha kecil dari KSP tersebut.Petani tembakau anggota KSP Karya Mandiri ketika hasil panen tembakau yang sudah siap untuk dikeringkan KSP KARYA MANDIRI Kec. yang datang langsung ke dusun mereka agar harga rumput laut dinaikan. Saat musim kemarau rumput laut cukup dikeringkan selama dua hari. Harga rumput laut yang sejak beberapa terakhir ini terus naik membuat para nelayan di wilayah pesisir Lombok Timur mengaku menjadi petani rumput laut lebih menguntungkan daripada nelayan.7.000 rupiah per kilogram. harga komoditi rumput laut yang kini menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan itu harganya terus meningkat.000 per kilogram. sedangkan yang kering harganya bisa mencapai Rp. R a k y a t S e j a h t e r a . harga rumput laut basah dijual Rp 1. Sebagian besar dari mereka. bahkan. Lombok Timur Nusa Tenggara Barat Maju Bersama Petani Tembakau dan Rumput Laut K 84 omoditas rumput laut tak hanya sedang naik daun. Di Jerowaru. Padahal para petani rumput laut di wilayah tersebut tidak pernah menuntut kepada pengepul. Kab. Di sepanjang kawasan pantai di Kecamatan Jerowaru. Jerowaru.400 s/d Rp. K o p e r a s i P e d u l i .6. Betapa tidak.

Tinggal hitung jika harganya mencapai Rp. Dalam setiap rakit rata-rata bisa menghasilkan tiga kwintal rumput laut basah. seperti di Kecamatan Praya. Simpanan Wajib. Permodalan KSP Karya Mandiri berasal dari Simpanan Pokok.7. Perubahan tersebut dilakukan dengan pertimbangan agar usaha yang dikelola terfokus pada satu bidang usaha yakni memberikan layanan Simpan Pinjam. Padahal. Koperasi ini semula merupakan KSU. KSP Surya Mandiri merupakan satu dari 14 KSP berbasis agribisnis penerima kucuran dana perkuatan sebesar Rp 1 miliar tersebut.000 rupiah per kilogram. setelah KSP ini membuka cabang di luar Lombok Timur. Apalagi. Koperasi yang diketuai Ahmad Zulyadaen ini memperoleh kucuran dana perkuatan modal tersebut pada tahun 2004. Lombok Tengah. akte pendirian KSP Karya Mandiri pun mengalami perubahan. R a k y a t untuk membiayai satu rakit hanya berkisar Rp 150 ribu. ada juga petani padi yang menerima pinjaman bergulir dari KSP Surya Mandiri. Perluasan wilayah layanan itu jelas memerlukan pengesahan dari Dinas Koperasi dan UKM Propinsi NTB. Kelebihan yang bisa dinikmati para petani atau nelayan anggota KSP ini adalah: “Bila pinjam di bank bisa sebulan baru cair. modal K o p e r a s i P e d u l i .” Tak sulit bagi mereka untuk mengembalikan pinjaman modal usaha tersebut. jumlah anggota KSP Karya Madiri berjumlah 445 orang. Di koperasi cepat cair. setiap petani rumput laut rata-rata memiliki lima rakit. Seiring dengan perubahan status tersebut.Anggota KSP Karya Mandiri ketika memanen rumput laut terutama melalui perkuatan modal dana bergulir Program Agribisnis/Sektoral. Menurut Ahmad Zulyadaen. Dana bergulir itu kemudian disalurkan kepada 80 petani untuk menghidupkan kebun tembakau dan budidaya rumput laut.6. Padahal pada saat berdiri pada tahun 2000 jumlah anggotanya hanya 21 orang. *** Koperasi Simpan Pinjam Karya Mandiri berdiri sejak 11 September 2000. Selain dua jenis usaha agribisnis itu. Bayangkan. seminggu setelah disurvai. dan Dana S e j a h t e r a 85 .400 s/d Rp. Menurut Ahmad Zulyadaen. setiap peminjam dikenai biaya bunga rata-rata sebesar 2 % per bulan. yang berdasarkan Rapat Anggota kemudian berubah menjadi KSP pada tahun 2003. hingga akhir tahun 2008.

Dan. “Mudah dan cepat. 1. Kab. selain bunga yang relatif rendah. yang petani tembakau di Desa Jerowaru. Beberapa tahun silam.564 miliar. Yang jelas. R a k y a t S e j a h t e r a .704 juta. yang otomatis mendorong semua sendi Koperasi Simpan Pinjam Karya Mandiri.980 miliar setelah mendapat bantuan dana bergulir sektor Agrobisnis dari Kementerian Negara Koperasi dan UKM RI sebesar Rp 1 milyar. yakni hanya 1. KSP Karya Mandiri Alamat : : Berdiri : Badan Hukum : Tahun Perkuatan Modal : Jumlah Perkuatan Modal : Ketua : Jumlah Anggota : Kecamatan Jerowaru. program perkuatan modal sektoral membuat para petani di Jerowaru semakin mudah mengakses pinjaman modal usaha.796 miliar.592 miliar.14. Di mata mereka.1. banyak di antara petani di desanya yang terjerat renternir.” simpul Lalu Jumairi.6. Permodalan KSP Karya Mandiri yang bersumber dari luar meningkat drastis pada tahun 2004 yakni menjadi senilai Rp. hingga tahun 2008 jumlah permodalan sudah mencapai angka Rp. Bandingkan dengan program bantuan dana bergulir. Lalu Jumairi pun mengenang masa-masa ketika para petani tembakau di desanya harus berhubungan dengan para rentenir. Menurut ia. Lombok Timur. Eskalasi volume usaha tersebut kini telah berkembang pesat. Lalu Jumairi berhasil meningkatkan skala produksi tembakaunya hingga 50 persen dari sebelumnya. kemajuan pesat yang dialami KSP Karya Mandiri itu berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan anggotanya. Jika pada akhir tahun 2001 volume Usaha KSP Karya Mandiri berbentuk pinjaman yang diberikan kepada masyarakat sebesar baru senilai Rp.5 % prosedur peminjaman pun tak berbelit-belit. sejak saat itu pula dilakukan ekspansi besar-besaran dalam pelayanan pinjaman.Cadangan dan Modal Penyertaan. dengan bunga hingga 50 % per 40 hari kerja. misalnya. yang saat berdirinya pada November 2000 tercatat Modal Awal sebesar Rp 21 juta.125. Kemudian. yang paling tinggi hanya mengeluarkan 5% hingga 6% dari hasil usaha untuk mengembalikan angsuran ke koperasi. Selanjutnya per 31 Desember 2001 jumlah modal meningkat menjadi menjadi Rp 36. Lalu Jumairi. Sedangkan modal dari luar yang bersumber dari Tabungan Sukarela Anggota/Calon Anggota dan Pinjaman yang diterima hingga 31 Desember 2008. tercatat sebesar Rp. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 11 September 2000 No: 518/31/BH/DISKOP DAN UKM/X/2004 Tahun 2004 Rp1 miliar Ahmad Zulyadaen 445 orang Seorang anggota KSP Karya Mandiri merawat tanaman rumputlaut yang sudah hampir siap panen 86 K o p e r a s i P e d u l i .000. Sebagai penerima pinjaman modal usaha. maka per 31 Desember 2008 lalu sudah melonjak menjadi sebesar Rp.

Such scrolling fund was then distributed to 80 farmers to revive tobacco plantation and seaweed cultivation business. the loan procedures are not complicated. who is a tobacco farmer in Jerowaru Village opines that in addition to its relatively low interest. mainly through scrolling fund strengthening of Agribusiness/ Sector Program. East Lombok are members of KSP Karya Mandiri. Lalu Jumairi.KSP KARYA MANDIRI JEROWARU DISTRICT East Lombok Regency Progressing Together With Tobacco and Seaweed Farmers eaweed is not only a hot commodity at the market. In addition to those two agribusiness types. When it was established in 2000 the number of members was only 21. 1. Central Lombok. K o p e r a s i P e d u l i . Each loan is imposed with interest in the average amount of 2 % per month. which then changed to become KSP in 2003. The price of seaweed for the last couple of years has been increasing and made farmers in East Lombok coastal area admit that it is more profitable to be seaweed farmers than to be fishermen. Initially this cooperation was a KSU. such as in Praya District. sector capital strengthening program makes farmers in Jerowaru find it easier to access business capital loan. providing Save Loan services.e.” concluded Lalu Jumairi. Karya Mandiri Save Loan Cooperation was established on 11 September 2000. Some of seaweed farmers in Jerowaru District. Volume escalation of KSP Karya Mandiri business keeps developing fast.5% up to [?]%. the number of members of KSP Karya Madiri had been 445. Until the end of 2008. To them. This cooperation led by Ahmad Zulyadaen obtained such capital strengthening fund in 2004.592 billion. At the end of 2001 Business Volume of KSP Karya Mandiri business in the form of loan provided to the community was only in the amount of Rp 704 million. Obviously. KSP Karya Mandiri establishment deed was also amended. such vast progress experienced by KSP Karya Mandiri is parallel with the increase of its members’ prosperity. are members of Save Loan Cooperation (KSP) of Karya Mandiri. for example. “Easy and fast. then as per 31 December 2008 it went up to become Rp. i. S Seaweed farmers in Jerowaru. based on Members Resolution. there are also rice farmers who obtain scrolling loan from KSP Surya Mandiri.e. Along with such status change.14. Lalu Jumairi has been successful in increasing his tobacco production scale up to 50 percent from previous production. East Lombok. As a business capital loan receiver. after this KSP opened a branch outside East Lombok. Such change was conducted with the consideration to make the business managed focused on one field. Such area expansion obviously needed ratification from Cooperation Service and UKM of NTB Province. KSP Surya Mandiri is one of KSP with agribusiness basis receiver of strengthening fund in the amount of Rp 1 billion. Most of them even develop seaweed cultivation business after obtaining business capital fund aid from such cooperation. i. Moreover. R a k y a t S e j a h t e r a 87 .

hingga pemasaran. Sebaliknya. yakni seluas 29.Lombok Timur.Kesibukan di KSP Rinjani Perkasa. Lombok Timur KSP RINJANI PERKASA Kec. Nusa Tenggara Barat Sahabat Petani di Lereng Rinjani L ombok Timur identik dengan banyak hal. Separuh potensi tanaman tembakau virginia di pulau Lombok yang seluas 58. saat ini 15 perusahaan pengelola dan pabrikan rokok besar dari Jawa yang membeli tembakau dari Lombok. Dari fakta yang ada. Rata-rata tiap hektar ladang tembakau bisa menghasilkan dua ton. Karena potensinya itu.000 hektare. Selong. berupa hambatan permodalan. teknologi pengolahan yang minim. Mereka yang 70% ini relatif tidak mengalami hambatan baik dalam aspek permodalan maupun pemasaran. Jelas. Salah satunya adalah tembakau virginia. Kab. yang 30% petani tembakau swadaya cukup sering mengalami hambatan dalam berproduksi. para petani tembakau swadaya itu terpaksa mengetuk pintu rumah para rentenir dengan bunga pinjaman hingga sebesar 50% per 40 hari kerja. Berangkat dari keprihatinan itu KSP Rinjani 88 K o p e r a s i P e d u l i . Fakta tentang hal itu juga dialami oleh para petani tembakau di Kecamatan Selong. sekitar 70 persen petani tembakau di Lombok Timur telah menjadi binaan para perusahaan pengelola Intensifikasi Tembakau Virginia itu. suku bunga pinjaman yang sebesar itu sangat mencekik petani. Untuk kebutuhan modal. R a k y a t S e j a h t e r a .000 hektar itu separuhnya ada di Lombok Timur.

sejak tahun 2004 hingga tahun 2008 perputaran pinjaman. R a k y a t dibebani biaya bulanan. suku bunga pinjaman di KSP ini sangat rendah. Model pinjaman ini juga dikenal sebagai model pinjaman yarnen (bayar panen). KSP ini menerima pinjaman dana bergulir agribisnis senilai Rp 1 miliar. Betapa tidak. KSP tersebut merupakan unit simpan pinjam Koperasi Rinjani Perkasa yang telah berdiri sejak tahun 1995. Para petani peminjam cukup mengeluarkan rata-rata 5% sampai 5% dari hasil panen untuk membayar angsuran pinjaman ke koperasi atau dengan bunga pinjaman yang hanya berkisar 1% hingga 2 %. serta warga masyarakat yang bukan anggota KSP. Selain suku bunga yang rendah. seperti sektor perdagangan. proses pencairan pinjaman pun tak serumit jika petani meminjam dari bank. KSP Rinjani Perkasa menyiapkan sebuah paket pinjaman musiman.4 miliar. Sesuai dengan prinsip koperasi. Selain paket pinjaman konvensional. Sejak mulai menggulirkan dana senilai Rp 1 miliar tersebut. Dari beberapa aspek. karena mereka tidak K o p e r a s i P e d u l i . Besarnya jasa pinjaman dihitung sekaligus berdasarkan jangka waktu pinjaman dan dikembalikan bersama besarnya pinjaman. Pada paket pinjaman musiman ini para petani mengangsur pinjamannya pada setiap musim panen dengan kisaran masa panen antara empat sampai tujuh bulan.Lahan pertanian padi yang dikelola oleh para anggota KSP Rinjani Perkasa dan permodalannya dibiayai melalui paket pinjaman musiman bagi para petani Perkasa didirikan. restoran dan warung kecil. dana bergulir itu juga sudah dimanfaatkan untuk membiayai permodalan berbagai usaha sektor riil. bahkan mencapai Rp 7 miliar. hingga buku ini disusun. Koperasi Simpan Pinjam Rinjani Perkasa merupakan salah satu koperasi peserta program perkuatan permodalan pengusaha kecil dan mikro melalui dana bergulir agribisnis. KSP Rinjani S e j a h t e r a 89 . yang dialokasikan sebagai pinjaman permodalan untuk membiayai berbagai sektor usaha anggotanya. Pada awalnya. jumlah outstanding pinjaman bergulir tersebut sudah mencapai Rp 1. Selain untuk membiayai usaha kecil dan mikro sektor agribisnis. pinjaman model ini sangat meringankan petani. Pada tahun 2003. Cara pengembaliannya pun lebih mudah. Sementara itu. Koperasi simpan pinjam yang berkantor di Desa Sandubaya ini pun segera menjadi solusi bagi para petani tembakau yang hampir tiap tahun mengaku kesulitan modal tadi.

peternakan. Idus. memuji kinerja KSP yang kini telah memiliki aset senilai Rp3.718 Ir. M.Perkasa melayani kebutuhan permodalan usaha di berbagai sektor yang dikelola masyarakat. kelautan hingga perdagangan.H. Harapan besar pun dipikul KSP ini.485. kami ingin sahabatsahabat kami juga perkasa. “Kami adalah sahabat para petani. Muhammad Idrus. seperti nama koperasi ini. mulai dari sektor pertanian. Namun. Manfaat yang ditebarkan koperasi ini akhirnya menuai hasil. Pada musim penghujan mereka bertani padi.” kata Ketua Koperasi Rinjani Perkasa. Sebagian besar warga di Selong. “Kami berusaha membantu masyarakat dengan memberikan kemudahan mendapatkan modal usaha.a/BH/PAD/.5/XI/2004 Tahun 2003 Rp1 miliar Rp3. MM 209 orang 15 orang 90 K o p e r a s i P e d u l i . Para petani Selong berharap KSP Rinjani Perkasa adalah bagian penting dari perwujudan mimpi-mimpi mereka untuk menjadi petani-petani perkasa di lereng Rinjani. NTB 29 Desember 1998 No: 11.” simpul Muhammad Idrus. terutama yang pernah berhubungan dengan KSP Rinjani Perkasa.196. R a k y a t S e j a h t e r a . sedangkan pada musim kemarau berkebun tembakau. pembiayaan sektor agrobisnis memang yang terbesar karena mayoritas penduduk Selong yang bermatapencaharian petani.5 miliar itu. dari semua sektor itu. Lombok Timur.DKP/08. Tanaman tembakau yang dikelola para petani tembakau KSP Rinjani Perkasa KSP Rinjani Perkasa Alamat Berdiri Badan Hukum Tahun Perkuatan Modal Jumlah Perkuatan Modal Total Aset Ketua Jumlah Anggota Jumlah Karyawan : : : : : : : : : Kecamatan Selong.

minimum processing technology. R a k y a t S e j a h t e r a 91 . However. Since commencing such fund scrolling in the amount of Rp 1 billion. borrower farmers only spend 5% of the harvest proceeds to pay loan installment to such cooperation or with loan interest of only approximately 1% up to 2%. One of them is Virginian to bacco. The return method is also easier. i. Chairman of KSP Rinjani Perkasa. approximately 70% of tobacco farmers in East Lombok have become the developed personnel by managing companies engaging in such Virginian Tobacco Intensification.5 billion. Due to such potential. High hopes are carried by this KSP. “We are farmers’ best friends. This loan model is also known as yarnen loan model (harvest payment). agribusiness sector funding is the largest. With very low loan interest rate in this KSP. Besides the low interest rate. Selong farmers hope that KSP Rinjani Perkasa is an important part of the realization of their dreams to become powerful farmers at the slope of Rinjani. In 2003. Benefits spread by this cooperation finally resulted in output. compliment such KSP performance. mainly those who have had relations with this cooperation.e. In average. the 30% of independent tobacco farmers often face obstacles in production. In accordance to cooperation principal. This 70% does not face any obstacles both in capitalization and marketing aspects. the amount of outstanding of such scrolling loan has been Rp 1.000 hectare. starting from agriculture. Farmers can also pay their loan installment in each harvest season with approximately harvest period of four up to seven months. such independent tobacco farmers had to borrow from loan sharks with loan interest of 50% per 40 working days. until this book is composed. From such concern KSP Rinjani Perkasa was established in 1995. loan disbursement process is also not as complicated as if the farmers borrow from the bank. Rinjani Perkasa Save Loan Cooperation is one of participating cooperations in small and micro entrepreneurs capitalization strengthening program participants through agribusiness scrolling fund. KSP Rinjani Perkasa provides service in business capitalization need in various sectors managed by the community. having an asset of Rp 3. It is obvious that such large loan interest made it more difficult for farmers. covering an area of 29. in the form of capitalization. In raining season they plant rice. K o p e r a s i P e d u l i . up to trading sectors. whereas in hot season they plant tobacco. From the present facts. This Save Loan Cooperation with its office at Sandubaya Village then became the solution for tobacco farmers who almost each year had difficulties in capitalization matters. each tobacco plantation can produce up to two tons. Most of denizens in Selong. up to marketing obstacles.KSP RINJANI PERKASA AT SELONG REGENCY East Lombok – Nusa Tenggara Barat Farmers Best Fried at the Slope of Rinjani E ast Lombok is identical with many things. marine. at this time there are 15 managing companies and large cigarette factories in Java that purchase tobacco from Lombok. from all such factors. since majority of Selong denizens work as farmers. animal farming. we wish our best friends could also be powerful. For capital need.4 billion. On the contrary. this KSP received agribusiness scrolling fund loan in the amount of Rp 1 billion.” concluded Muhammad Idrus. Half of the potential of Virginian tobacco plants in Lombok island is in East Lombok.

R a k y a t S e j a h t e r a .92 K o p e r a s i P e d u l i .

NUSA TENGGARA TIMUR East Nusa Tenggara K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 93 .

rentenir menjadi satu pemecahan soal dana. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sikka bersama Ramiggus S. Di sisi lain. hingga tiga bulan sekali baru menerima gaji. dll. pendapatan sebagai PNS sangat tidak berlebih. Yosef Doing. Walaupun para guru ini mendapat penghasilan tetap. Bermula dari kesulitan yang dialami para guru SD Kabupaten Sikka di tahun 1972 koperasi ini dibentuk. Walaupun. dalam 94 K o p e r a s i P e d u l i . Akhirnya. Maumere. Namun. namun kenyataannya sering terlambat menerima gaji. mereka menyadari bahwa terlibat dengan rentenir sangat tidak menguntungkan. Ketua Kelompok Kerja Guru di Sikka.Kantor Koperasi Kredit Obor Mas. Kabupaten Sikka KOPERASI KREDIT OBOR MAS Kabupaten Sikka. kini Koperasi tersebut justru menjadi salah satu koperasi kredit yang cukup maju di Sikka. R a k y a t S e j a h t e r a . Yosef. Parera. membentuk arisan di kalangan guru SD. perbaikan rumah. Alih-alih membentuk organisasi yang membantu para guru dalam mendapatkan pinjaman. kesehatan. Menyadari hal tersebut. begitu Ia biasa disapa. Bahkan. Provinsi Nusa Tenggara Timur Dari Guru untuk Masyarakat M endirikan koperasi mungkin bukan citacita Yosef Doing saat itu. adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sikka yang merasa prihatin melihat nasib para guru SD yang sering telat menerima gaji bulanan mereka. Kondisi ini menyebabkan para guru di Kabupaten Sikka mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga yang serba mendesak dan mendasar seperti kebutuhan biaya pendidikan.

Unit ini dibentuk dengan modal awal bersumber dari pinjaman lunak Kementerian Negara Koperasi Republik Indonesia sebesar Rp1miliar. Sampai akhir 2008. Unit Agrobisnis ini juga menekankan agar anggota yang berhasil dapat menabung di SIMANIS (Simpanan Masyarakat Agrobisnis) yang akan bermanfaat untuk dapat membantu Usaha penjahitan baju yang dikelola oleh salah satu anggota Kopdit Obor Mas K o p e r a s i P e d u l i . Lalu muncul pemikiran untuk membentuk sebuah kelompok usaha bersama simpan pinjam. Kewapante. pertama kali pemberian pinjaman diberikan kepada salah seorang guru dari Desa Nele. Selain itu juga dibuka Unit Agribisnis di Jl.5% IOB atau 1. Nelle. Kemudian ditahun 1974. dengan suku bunga 2. Alok Timur. Karena jumlah nasabah yang semakin banyak dan jangkauan yang semakin luas. atas inisiatif Yosef Doing. dengan rincian 4. Kopdit Obormas telah memiliki 6. peternakan. sebesar Rp100. nama CU Obormas diganti dengan nama Koperasi Kredit Obormas atau Kopdit Obormas. Kala itu.312 orang (69%) adalah Pegawai Negeri Sipil dan 1. Nelayan dalam bentuk pinjaman bulanan dan triwulan.267 anggota. pemberian modal kerja bagi anggota Kopdit Obormas yang bergerak di bidang usaha Pertanian. tepatnya pada tanggang 04 November. peternakan dan nelayan. yang dikenal sebagai Credit Union. R a k y a t S e j a h t e r a 95 . jumlah anggota berjumlah 98 orang.955 orang (31%) adalah masyarakat umum. Kec. Tepatnya pembentukan unit ini pada tanggal 1 April 2005. Kangae dan Kec. Kini koperasi ini telah menempati gedung mewah lantai tiga.25 flat/bulan. sebagai pusat layanan anggota di bidang perdagangan. Kesehatan No 04 Maumere lantai II. Kec. dengan jumlah simpanan anggota yang berhasil dihimpun sebesar Rp105. sarana prasarana yang dimiliki oleh Koperasi Kredit Obormas tergolong mewah.000 untuk biaya pernikahan. Untuk ukuran sebuah kabupatan. Dari modal sebesar tersebut. pertanian. Kopdit Obormas membuka Kantor cabang di komplek pasar tingkat sebagai tempat layanan simpan pinjam bagi Kec. didirikan sebuah Koperasi untuk kalangan Guru SD dan Pegawai TU Dinas P dan K dengan nama Credit Union Obormas. pada tanggal 29 Oktober 1994. Tujuannya. Dengan Harapan modal ini dapat meningkatkan produktifitas usaha mereka.perjalanannya disadari bahwa kelompok arisan ini tidak mampu mengakomodasi keinginan para peserta untuk menjadi lembaga yang permanen. Setelah berkiprah selama 20 tahun.500.

Dengan sistem ini akan terbentuk semangat solidaritas tolong-menolong diantara pelaku agrobisnis yang menjadi binaan Kopdit Obormas. Koperasi Kredit Obormas terlibat aktif sebagai anggota Puskopdit Swadaya Utama. Lembaga ini juga selalu menjalin dan memelihara hubungan kerjasama yang baik dengan sesame gerakan koperasi maupun dengan instansi pemerintah. sang Manajer Kopdit Obormas kebijakan itu ditempuh karena Unit Agrobisnis hanya melayani angsuran pinjaman bulanan atau triwulan. Sebagai badan usaha keuangan.anggota lain yang juga membutuhkan modal usaha. Menurut Fredianto. di Kecamatan Kawapante. Sebagai sebuah badan usaha yang bergerak di jasa keuangan. koperasi ini selalu Aktivitas petani cengkeh anggota Kopdit Obor Mas membangun kerjasama dengan berbagai pihak dalam nuansa saling mendukung dan saling menyelamatkan. Kesehatan No. Koperasi Kredit Obor Mas Alamat : Jl. Dengan adanya dana agrobisnis Kopdit Obormas. sedangkan budaya nelayan. sebagai anggota Dekopinda Kabupaten Sikka. khususnya suku Bajo yang tinggal di kawasan pantai masih suka menyimpan uang di rumah daripada di lembaga keuangan. Nusa Tenggara Timur Berdiri : 29 Oktober 1994 Badan Hukum : Nomor: 716/BH/XIV/X/1994 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : Remius Noang Jumlah Anggota : 6.267 anggota 96 K o p e r a s i P e d u l i . 04 Maumere. R a k y a t S e j a h t e r a . menurut Abraham penghasilannya lebih meningkat. Sikka-Maumere-NTT. Maka. Dengan dana pinjaman terakhir sebesar Rp60 juta dengan jangka waktu 1 tahun. salah seorang Guru SMK 1 Sikka. Ada Keunikan lain dalam pemberian pinjaman kepada masyarakt agrobisnis di sektor nelayan. Seperti halnya Abraham. ia dapat meningkatkan produksi rata-rata hasil ternak ayam potong setiap 3 bulan sehingga bisa menghasilkan Rp30 juta. kiprah Kopdit Obormas dinilai cukup berhasil. untuk memudahkan dibuatlah kotak yang mereka isi setiap memperoleh uang dari hasil penjualan ikan atau dari usaha dagang ikan asin yang menjadi andalan pendapatan rata-rata keluarga di kawasan ini. Pengurus menggunakan boks yang kuncinya dipegang oleh petugas dari koperasi. Banyak anggota yang meningkat taraf hidupnya. dengan keuntungan bersih rata-rata Rp 6-7 juta per bulan. yang mempunyai usaha sampingan peternakan ayam potong.

Sikka Regency also has coastal water area which is potential for fishermen. on October 29.KOPDIT OBOR MAS Sikka Life Light at Bukit Sikka E stablishing a cooperation may not be the goal of Yosef Doing. However. Kopdit Obor Mas services have also been expanded to provide services in agribusiness/ sector capitalization funding since 1 April 2005. Agribusiness sector development is the accurate step considering the topography of Sikka Regency. Up to 2008. who is the Head of Educational and Cultural Services of Sikka Regency felt concerned for the fate of Primary School teachers who were often delayed in receiving their monthly pay checks. as Civil Servants. Yosef. to seek for alternative solution.955 members (31%) are the public. and others. The story of Yosef concern took place in 1972. There is uniqueness in loan granting to agribusiness community. especially Bajo tribe who lives in coastal area. After operating for 20 years. they still like to save their money in their homes rather than in financial institutions.25 flat/month. Fantastic. Now this cooperation inhibits a threestorey luxurious building. as the resource of produce such as variety of vegetable such as chilly. the manager of Kopdit Obor Mas.312 members (69%) are State Civil Servants and 1. 1994 CU Obor Mas changed its name to become Credit Cooperation of Obor Mas or Kopdit Obor Mas. Meanwhile. Once they even received pay checks once in three months. From there. many Civil Servants and teachers in Sikka Regency utilized loan sharks’ service as short term solution for daily life needs. According to Fredianto. Teachers in Sikka Regency were often delayed in receiving their pay checks. Parera. That method was also adopted without the awareness of the fact that getting involved with loan shark was actually a non profitable act. Consequently. Yosef with his friends then established an institution to manage save loan with members who are Primary School teachers. This has been the largest expansion ever done by Kopdit Obor Mas within several decades since it was established. mainly who are engaged in agriculture and animal farming business fields. Kopdit Obor Mas was given the trust to manage Micro and Small Entrepreneur Development Program through Save Loan Cooperation capitalization strengthening from State Ministry of Cooperation of the Republic of Indonesia in the amount of Rp 1 billion.5% IOB or 1. On the other hand their daily needs had to be fulfilled. mainly to fishermen in Kawapante District. the teachers. They. Kopdit Obor Mas created a product in the form of monthly and quarterly loan with interest rate of 2. Further. The administrators use a box which key is held by a special cooperation officer. to be exact on November 4. This fact encouraged Yosef Doing together with Ramiggus S. a Cooperation for Primary School teachers and Administrative employees of Educational and Cultural Services with the name of Obor Mas Credit Union was established. vanilla. K o p e r a s i P e d u l i . which mostly is hilly. Chairman of Teacher Working Group in Sikka Regency. These two men then established an “arisan” ( monthly meeting with the purpose of saving money) for Primary School teachers. Along with the establishment of such unit.267 members. upon Yosef Doing’s initiative. This institution is the embryo of cooperation that later will become ‘the light” of the community of Sikka Regency. R a k y a t S e j a h t e r a 97 . Kopdit Obor had had 6. In 1974. pecan. meanwhile in fishermen culture. such program entrusted Kopdit Obor Mas to distribute working capital for members who are engaged in agribusiness sector. his nick name. had less than enough income. such policy is adopted since Agribusiness Unit only serves monthly or quarterly installment. For fishermen. with the following details: 4.

R a k y a t S e j a h t e r a . Karena mampu merangkul kalangan ‘akar rumput’ tersebut. Seperti koperasi kredit pada umumnya. Jika lembaga keuangan mematok bunga minimal sebesar 2%.Kesibukan di Kantor Kopdit Swasti Sari.000 pada tahun 2008. Ada satu trik unik yang diterapkan Daniel. mencapai Rp27. Kopdit Swasti Sari mampu 98 K o p e r a s i P e d u l i . Namun jika diorganisir dengan benar. Provinsi Nusa Tenggara Timur Berani Tampil Beda apisan ‘akar rumput’ memang lapisan masyarakat ekonomi bawah. Jumlahnya cukup besar.” kata Ketua Kopdit L Swasti Sari.825. dkk dalam merekrut nasabah.058. Daniel Tapobali sedikit berpromosi. bahkan cukup diperhitungkan di Kota Kupang. Drs. kegiatan koperasi yang didirikan pada 10 April 1997 ini difokuskan pada pemberian bantuan permodalan kepada para petani dan nelayan di pantai Kupang. “Sesuai dengan visi Kopdit Swasti Sari bahwa koperasi harus dapat diakses oleh masyarakat pada tingkat ‘akar rumput’. Kopdit Swasti Sari menjadi lembaga jasa keuangan yang cukup maju. Salah satunya dengan memberikan bunga pinjaman yang lebih rendah dari unit jasa keuangan lainnya. ternyata mereka mempunyai potensi yang luar biasa. Kota Kupang KOPERASI KREDIT SWASTI SARI Kota Kupang. artinya harus mampu melayani masyarakat miskin atau masyarakat lapisan bawah. kini. Hal itu telah dibuktikan oleh Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari.

maka surplus Hasil Usaha (HU) yang bisa dikantongi sebesar Rp 989. Hingga Maret 2009. Trik ‘tampil beda’ ini tergolong berani.memberikan bunga pinjaman hanya 1.383. grafik neraca keuangan juga menunjukkan peningkatan. Kebersamaan dengan anggota diantaranya diwujudkan dengan rutin melakukan kunjungan ke anggota.” kata Daniel. Berdasarkan hasil audit dari Puskopdit Bekatigade Timor. Jumlah anggota Kopdit Swasti Sari dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Beralih Ke Sektor Agribisbis Awalnya.974.334.000 orang. mereka akan kesulitan. lebih banyak berkosentrasi pada bidang perdagangan. Drs. Daniel Tapobali yang dibantu oleh 8 karyawan selalu menekankan pentingnya kebersamaan. R a k y a t S e j a h t e r a 99 . Dalam hal pengelolaan. selalu kita pecahkan bersama. Rapor Kopdit Sawti Sari berhiaskan angka biru. Kopdit Swasti Sari mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Berdasarkan hasil Laporan Rapat Angota Tahunan (RAT) 2008 yang dilaksanakan Maret 2009.676. Kopdit Swasti Sari telah membukukan omzet senilai Rp5.” tambah Daniel beralibi. Sekadar catatan. Hasilnya pun dapat dirasakan.701 orang.670. Di bawah kendali tangan dingin Daniel Tapobali. “Jika ada anggota yang mengalami kesulitan berusaha. “Kalau mereka diberikan bunga yang tinggi.536. Koperasi Kredit (Kopdit) yang berdiri pada 10 April 1997. kelebihan ini yang justru menarik minat masyarakat. menyatakan bahwa Koperasi Kredit Swasti Sari Kupang dinyatakan Sehat dan Layak. Misalnya dari sisi keanggotaan. Baik kebersamaan antara sesama pengurus maupun kebersamaan pengurus dengan anggota. Bukan hanya sisi keanggotaan saja yang mengalami kenaikan.867.345. Namun.5% saja.409.052. Selain menyampaikan informasi tentang sejauhmana efektivitas penggunaan dana pinjaman terhadap usaha anggota. Jika kurangi biaya bunga dan operasional yang harus dikeluarkan senilai Rp4. anggota Kopdit berjumlah 4.617. sementara jumlah total nasabah yang sudah dilayani oleh Kopdit Swasti Sari mencapai 8. deviden/BJP yang dibagikan kepada anggota pada tahun 2008 sebesar Rp1. Inkopdit dan Akuntan Publik BWP dan Rekan Registerred Public Accountants Jakarta-Indonesia pada Pebruari 2009. Salah Toko serba ada milik Kopdit Swasti Sari K o p e r a s i P e d u l i .

701 orang 100 K o p e r a s i P e d u l i . di antaranya bersumber dari Simpanan Saham sebesar Rp17. sumber dana koperasi yang kini memiliki asset lebih Rp29 M ini. juga didukung oleh dana swadaya.448.214.153.598.020. “Karena ini dana program agribisnis. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Berdiri : 10 April 1997 Badan Hukum : Nomor: 10/PAD/KWK/IV/1997 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2005 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : Drs. dengan memberikan bantuan permodalan para petani jagung dan nelayan di pantai Kupang.058. KSP Swasti Sari kemudian banting stir.000. Selain modal pinjaman dari pemerintah.762 orang. Pada tahun 2008. Kota Kupang. R a k y a t S e j a h t e r a . Daniel Tapobali Jumlah Anggota : 4. ya kita jalankan sesuai prosedur. Pinjaman Beredar sebesar Rp26. Cengkeh hasil dari petani anggota Kopdit Swasti Sari Koperasi Kredit Swasti Sari Alamat : Jl.852. jumlah pinjaman yang dicairkan untuk sektor ini sebesar Rp 27.351.702.” kata Daniel Tapobali.297.825.satu alasannya karena base camp koperasi yang berada di jantung Kota Kupang. dan Dana Cadangan Rp960. Cakupan layannya kini lebih banyak ke sektor agribisnis. ketika koperasi ini mendapat bantuan dana bergulir agribisnis melalui Kementerian Negara Koperasi dan UKM Rp1 miliyar pada tahun 2005. Namun. Thamrin Oepoi. Simpanan Non Saham sebesar Rp4. dengan rincian 65% sebagai pinjaman Kesra dan sisanya sebesar 35% merupakan pinjaman produktif. Jumlah ini dialokasikan untuk 1.650.709.

in the amount of Rp 1 billion. Different from KSP. Kopdit of Swasti Sari is able to provide loan interest in the amount of only 1. However. KSP of Swasti Sari service scale was extended by opening credit services for agricultural sector. Up to March 2009. that is the meaning of togetherness in cooperation basis. K o p e r a s i P e d u l i . The number of Kopdit of Swasti Sari members increased from one year to another. L In terms of management.” said Daniel.058. both with administrators. it is even quite prominent in the City of Kupang. “I think.KOPDIT SWASTI SARI Kupang. both as members and non members. If a financial institution sets a minimum interest in the amount of 2%. In addition to loan capital from the government. of course crucial question arises: What is the secret behind the success of that Kopdit of Swasti Sari? There is one strategy applied by Daniel and partners administrators of Kopdit in recruiting customers.000. will show outstanding potential. One of the reasons is that the cooperation base camp which is located in the heart of the City of Kupang is the busiest transaction center throughout such NTT capital city. Indeed.” concluded Daniel.701. R a k y a t S e j a h t e r a 101 . they will face difficulties. One of which is by ways of providing lower loan interest than any other financial services. Kopdit of Swasti Sari also scrolled their own fund to strengthen such capitalization for farmers. Their wishes were granted. while the total number of customers serviced by Kopdit of Swasti Sari reached 8. which is to sit together to solve problems faced by the members or otherwise. Meanwhile farmers and fishermen in the area of sub-urban in the city of Kupang expected that they could also obtain capital aid service. Kopdit of Swasti Sari actively distributes credit fund that is normally utilized as working capital for farmers and fishermen in Kupang beach. Just like any other cooperation in general. now Kopdit of Swasti Sari—established on April 10. and with members. NTT. not only strengthening fund in the amount of Rp 1 billion that was scrolled. the number of members of Kopdit was 4. The number is quite large during 2008 which reached Rp 27. then it harvested the interests of those who wish to become customers and members. if “handled” properly. Such experience has been proven by Credit Cooperation (Kopdit) of Swasti Sari in the city of Kupang. East Nusa Tenggara Dare to be Different ow class community.” added Daniel Tapobali. “Innovation is important. This “appear differently” trick is quite daring.000. especially corn farmers and fishermen in Kupang beach. in 2005 this cooperation was participated in capital strengthening program through sector scrolling fund aid through State Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Business in the amount of Rp 1 billion. Initially Swasti Sari Credit Cooperation concentrated in trading field. Since it was able to put its hands around the “grass root” class. “If they are given high interest. one thing that can be modeled is the innovative nature adopted by the administrators. Chairman of Kopdit of Swastisari providing alibis. who generally has low income. 1997— becomes an advanced financial service institution. indeed. fund source of the cooperation that now owns asset worth more than Rp 29 billion is also supported by independent fund.5%. even though for that we are considered as different. Considering the favorable track record of Kopdit of Swasti Sari that shows this Kopdit has successfully managed scrolling loan fund. Kopdit service scale is more open.825. With such large scrolling loan fund. that only services members. Daniel Tapobali together with eight staff always emphasize the important meaning of togetherness. Tracing back the story of Kopdit Swasti of Sari.

R a k y a t S e j a h t e r a .102 K o p e r a s i P e d u l i .

KALIMANTAN TENGAH Central Kalimantan K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 103 .

yang kemudian disebut-sebut sebagai kata sifat yang wajib diperankan oleh segenap pribadi yang berkiprah di koperasi ini. Amanah.Muhammad Nasir di Kantor KSP Surya Sekawan di Jl Barito no. Kalimantan Tengah KSP SURYA SEKAWAN Kab. menjadi satu kata. berkawan dengan perbankan. menjadi satu kata. Dana bergulir sebesar Rp1 miliar pun mengucur ke kas koperasi ini. dan berkawan dengan pengusaha. Amanah. R a k y a t S e j a h t e r a . 26 Kuala Kapuas. Kinerja positif itu akhirnya menghantarkan Surya Sekawan terpilih sebagai koperasi peserta Program Agribisnis/Sektoral pada periode tahun 20042005. Provinsi Kalimantan Tengah Berkawan ala Surya Sekawan Berkawan dengan anggota. berkawan dengan pemerintah. Jika sekarang ini KSP Surya Sekawan mendapat label sebagai koperasi berprestasi hal itu tentu saja tak diperoleh tanpa sebab. K operasi Simpan Pinjam Surya Sekawan dibentuk pada tahun 1997 dengan modal awal tak lebih dari Rp 10 juta itu. tapi juga para 104 K o p e r a s i P e d u l i . status KSU pun dinaikkan menjadi Koperasi Simpan Pinjam. Tak hanya para pengurus. Tak hanya para pengurus. tapi juga para anggota. Kapuas. yang kemudian disebutsebut sebagai kata sifat yang wajib diperankan oleh segenap pribadi yang berkiprah di koperasi ini. Pada tahun 2003.

Hj. Meski hingga tulisan ini disusun ia belum pernah memanen karet dari 3. seiring dengan skala layanan yang telah berkembang hingga ke beberapa kecamatan tetangga di sekitar Kecamatan Selat. tapi siapapun bisa menjadi anggota koperasi ini. wajar jika kemudian Surya Sekawan dipilih sebagai nama koperasi yang kini telah mengelola dana pinjaman bergulir senilai Rp 2. berkawan dengan pemerintah. seperti Kecamatan Kapuas Hilir. saat ini tersebar 225 orang anggota KSP ini. “Memang. dan Kecamatan Kapuas Timur. “Amanah bukan sekadar dalam makna jujur. tapi juga konsisten dan kerja keras. Tidak sedikit dari para anggota itu kini berada pada taraf hidup yang jauh lebih baik sejak bergabung dengan KSP Surya Sekawan. Kecamatan Kapuas Hilir. kelahiran koperasi ini tak bisa dilepaskan dari peran Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kapuas. dan berkawan dengan pengusaha.9 miliar itu. KSP Surya Sekawan tak lagi milik warga Muhammadiyah. berkawan dengan perbankan. seorang pensiunan PNS Dinas Pertanian yang sudah beberapa periode terakhir dipercaya sebagai Ketua KSP Surya Sekawan. Naji Maturpah.” jelasnya. yang pada tahun 2006 memperoleh pinjaman bergulir sebesar Rp20 juta dari KSP Surya Sekawan. Nasir akan segera menikmati hasilnya (lihat boks: Mereka yang Tersenyum di Bibir Kapuas). Juga. Pandih juga menyebut sebuah strategi yang menurut ia menjadi simpul kesuksesan KSP yang kini ia pimpin: perkawanan.anggota. Muhammad Nasir. namun empat tahun mendatang. Di beberapa daerah.000 pohon karet yang bibitnya ia beli dari dana pinjaman bergulir. Sebut saja. Di empat kecamatan itu. R a k y a t S e j a h t e r a 105 . *** Sedikit kilas balik.” lanjut Pandih.” tegas Pandih. petani kebun karet di areal tanah hutan rakyat di Desa Barimba. koperasi yang dikelola oleh lembaga berlatar belakang Muhammadiyah pun diberi nama serupa. Kecamatan Pulau Petak. Beberapa figur anggota koperasi penerima pinjaman bergulir bahkan telah mampu mengembangkan usahanya pada level yang tidak pernah mereka duga sebelumnya. Pengurus dan karyawan KSP Surya Sekawan K o p e r a s i P e d u l i . koperasi ini awalnya didirikan oleh para pengurus Muhammadiyah. Selain amanah. Kini. “Berkawan dengan anggota. Menilik latar belakangnya itu. seorang pengusaha peternakan burung puyuh.

ia mengajukan pinjaman permodalan sebesar Rp 15 juta pada tahun 2008 dan Rp20 juta pada tahun 2008.Hj. KSP jelas pantang pilih kasih.9 miliar. Memang.” lanjut Pandih. Kini dengan omset Rp1. menurut laporan keuangan per bulan Juli 2009. Itulah salah satu bentuk berkawan dengan anggota tadi. tak semua anggota yang menerima pinjaman permodalan itu disiplin menunaikan angsuran. R a k y a t S e j a h t e r a . Bayangkan. koperasi ini juga dianggap memiliki strategi yang efektif dalam memilih anggota penerima pinjaman. ia bisa menabung sebesar Rp200 ribu per hari. justru kedatangan tim tersebut untuk membantu mencari solusi masalah. Anggotaanggota yang baru akan memulai usaha pun tetap mendapatkan pinjaman. dari total pinjaman bergulir Program Agribisnis/Sektoral yang pernah diterima KSP Surya Sekawan. “Meski dinamai tim buser.5 juta per hari. Pada tahun 2006. anggota-anggota yang telah memiliki basis usaha kuat memang mendapat semacam kemudahan untuk menerima pinjaman. anggota KSP Surya Sekawan di peternakanan burung puyuh miliknya Selain dua pengusaha di bidang agribisnis tadi. Dari jumlah pinjaman pokok sebesar Rp1 miliar tersebut. Selain disiplin melakukan angsuran pinjaman. Menurut Pandih. nama Umi Suyatmi juga pantas dimunculkan sebagai profil anggota yang sukses mengelola usaha berkat dana pinjaman dari KSP Surya Sekawan. soto babat dan rawon ini memang memulai usaha rumah makannya dengan modal sendiri pada tahun 2006. “Setidaknya. pengurus KSP membentuk sebuah “tim buser” yang secara intensif melakukan pendekatan persuasif kepada anggota yang menunggak tersebut. untuk mengantisipasi kredit macet semacam ini. setidaknya Umi bisa menambah pundi-pundi tabungannya hingga Rp 6 juta per bulan. *** Sebagai koperasi peserta Program Perkuatan Modal KSP Agribisnis/Sektoral.5 juta hingga Rp2. tapi dalam praktiknya tidak sesangar namanya. Saat ini. oleh BPD Kalteng KSP Surya Sekawan memiliki reputasi terpuji. Besaran dana pinjaman berupa suntikan modal usaha tadi memang bervariasi antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta dengan bunga pinjaman sebesar Rp 16 % per tahun. Pemilik usaha restoran bakso. Naji Maturpah. KSP telah menunaikan kewajiban pengembalian 106 K o p e r a s i P e d u l i . dana tersebut telah berkembang hingga mencapai Rp 2. Namun demikian. peluang menjadi kredit macet semakin kecil. Nah.” ungkap Pandih menjabarkan kebijakan itu.

ada pengawas yang ahli di bidang Alamat akuntansi dan perbankan. Sederet rapor biru tadi. Kepala Cabang BRI Kuala Kapuas didaulat sebagai Pengawas pada struktur kepengurusan KSP Surya Sekawan. program jejaring kemitraan dengan komunitas pengusaha di wilayah itu.Sp Jumlah Anggota : 225 orang Jumlah Karyawan : 12 orang K o p e r a s i P e d u l i . “Setidaknya. “Kami pasti bisa mewujudkan itu.26. tanggal 9 Februari 2006 Tahun Perkuatan Modal : 2005 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : Pandih M. “Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami kerjakan. Di masa mendatang. Sekretaris KSP.Pengurus KSP Surya Sekawan mengunjungi salah seorang anggota KSP yang mengelola usaha perkebunan karet senilai Rp280 juta. KSP Surya Sekawan juga telah menunaikan kewajiban bunga pinjaman sebesar Rp120 juta.S. Salah satunya.” lanjut Zulianto. telah dibuat sebuah program tabungan khusus bagi para anggota KSP. KSP Surya Sekawan : Jl. Bahkan. R a k y a t S e j a h t e r a 107 . Profil kinerja yang semacam itu tak terlepas dari strategi manajemen yang diterapkan para pengampu koperasi ini. Yang unik. pengurus lain pun mendapat giliran tugas serupa. Provinsi Kalimantan Tengah Berdiri : Tahun 1997 Badan Hukum : No: 333/PAD/DPPK/KOP-1/II/2006. Kuala Kapuas. terutama dalam jejaring pemasaran hasil produksi anggota koperasi.” ungkap Zulianto melengkapi. Surya Sekawan akan terus menjalin perkawanan dengan siapapun. Barito No. Pandih. Selain itu. rutin melakukan safari kunjungan ke rumah-rumah anggota koperasi. Selain itu. para pengurus KSP Surya Sekawan mengimpikan sebuah sinergi yang saling menguntungkan antara KSP dan para pengusaha itu. Selain Pandih. selama dua tahun. misalnya. Kab. komunikasi dengan BPD Kalteng pun terbina dengan baik. tentu saja tak membuat para pengurus KSP Surya Sekawan berpuas diri.” simpul Pandih mengakhiri.

10. Helmi. Ia telah dua kali mendapatkan pinjaman suntikan modal usaha masing-masing senilai Rp 20 jt rupiah pada tahun 2006 dan tahun 2008. “Setidaknya. jika telah menuai panen.000 butir per hari. anggota KSP Surya Sekawan pemilik usaha toko pakaian di Pasar Sari Mulya.” ungkap ia. Penerima pinjaman lain bernama Hj. Kuala Kapuas. tersebut seorang petani karet bernama Muhammad Nasir. yang seluruhnya dipergunakan untuk membeli bibit pohon karet sebanyak 3. ia kemudian mengajukan suntikan modal sebesar 20jt pada tahun 2008. Kelak. Ia. Ia juga penerima pinjaman dana bergulir. Kecamatan Kapuas Hilir. Kuala Kapuas H. seorang warga Kelurahan Umbulau. tempat para pengurus KSP Surya Sekawan berkantor memang tak berada di bibir sungai Kapuas. senyum-senyum anggota lain mengembang mengiringi asa yang kian benderang. R a k y a t S e j a h t e r a . bahkan. Namun. Kini. Hj. Alhasil. Usaha peternakan puyuhnya saat ini telah berkembang hingga sekitar 3. misalnya. Sementara itu. Dengan skala usaha yang seperti itu ia bisa mengantongi laba bersih senilai Rp 8 jt per bulan. Di Desa Barimba. Nama-nama tadi. senyum yang ditebar oleh keberhasilan KSP Surya Sekawan ini pun merambat hingga ke bibir Kapuas. berhasil melunasi pinjaman itu sebelum tenggat akhir pinjaman. anggota koperasi ini tersebar hingga ke bibir sungai yang membentang hingga ke Propinsi Kalimantan Selatan itu. dengan usaha ini saya sudah bisa mempekerjakan penduduk kampung. Di luar sana. pemilik usaha toko pakaian di Pasar Sari Mulya. 108 K o p e r a s i P e d u l i . di Kecamatan Kapuas Hilir. sekitar empat tahun mendatang. Helmi. menambah skala usaha distribusi pupuk produksi Petrokimia Gresik dari suntikan modal usaha sebesar Rp20 juta pada tahun 2007. total asset yang dikelola telah mencapai Rp 200 jt. Memulai usaha penanaman pohon karet dengan modal awal sebesar Rp 60 jt di atas lahan kelola seluas 4 hektar. hanyalah segelintir nama yang senyumnya terabadikan dalam buku ini.000 bibit karet.000 per kg maka omset usaha kebun karet miliknya itu akan mencapai Rp 20 jt per bulan.000 ekor. Naji Maturpah.Hj. H. Suryadarma. Nasir akan bisa memanen setidaknya 500 kg getah karet per satu hektar atau sekitar 2 ton getah karet per bulan. Dengan asumsi harga getah karet itu Rp. Suryadarma. seorang anggota KSPSurya Sekawan di gudang pupuk miliknya Mereka yang Tersenyum di Bibir Kapuas J arak Desa Selat Hulu. dengan rata-rata produksi telur sebanyak 4.

However. administrators apply trusteeship philosophy. Pandih. along with this KSP financial ability. being friends with the government. Many of them have now been living in better living standards since they joined with KSP Surya Sekawan. for two years. R a k y a t S e j a h t e r a 109 . K o p e r a s i P e d u l i . Hj. the service scale has also been developed up to several neighboring districts that surround Selat Regency. The unique thing is Branch Head of BRI Kuala Kapuas is assigned to become the Supervisor in KSP Surya Sekawan administrative structure. this cooperation is also considered as having effective strategy in selecting loan receiver members. regularly visits the cooperation members’ homes. “At least there is an expert in accounting and banking as a supervisor. KSP has fulfilled its obligations to return the loan in the amount of Rp 280 million. Now. KSP administrators established what is so called as an “ambush team” which intensively conducts intensive approach to such members who are in arrears. In addition. namely: “Being friends with the members. for example.” continued Zulianto. being friends with banking. KSP is not allowed to apply favoritism. This type of performance profile is inseparable from management strategy applied by these cooperation administrators. Well. In addition to trusteeship. an entrepreneur of quail farm.9 billion. KSP Surya Sekawan has also fulfilled its obligation in returning the loan interest in the amount of Rp 120 million. From the principal loan in the amount of Rp 1 billion. In 2003. has developed to up to Rp 2. Some of members of scrolling loan receiver cooperation have even been able to develop their business to the level that they had never expected before. in 2006 obtained scrolling loan in the amount of Rp 20 million from KSP Surya Sekawan. to anticipate this type of non performing credit. KSU status was promoted to become Save Loan Cooperation. The new members who are just commencing their business will also obtain loan. members who have strong business basis indeed have some sort of facility in receiving loan. the communication with BPD has also been favorable. As a cooperation that is a member of Agribusiness/Sector KSP Strengthening Program. Besides that. not all members who have received such capitalization loan are discipline in paying installment. At this time. according to BPD Kalteng. and being friends with entrepreneurs”. the total amount of Agribusiness/Sector program scrolling that was received by KSP Surya Sekawan. Secretary of KSP. there is a strategy that is believed to the knot of this KSP Surya Sekawan success. A special savings for KSP members has even been established.KSP SURYA SEKAWAN Kapuas Being Friends like Surya Sekawan urya Sekawan Save Loan Coopera tion was established in 1997 with working capital of not more than Rp 10 million. Indeed. In ad- S dition to being discipline in paying for loan installment. In managing KSP Surya Sekawan. Naji Maturpah. Pulau Petak District. According to Pandih. In these four regencies at this time there are 225 members of this KSP. Just to name one. and East Kapuas District. Scrolling fund in the amount of Rp 1 billion was distributed to this cooperation treasury. such as Kapuas Hilir District. KSP Surya Sekawan has a remarkable reputation. Such positive performance finally brought Surya Sekawan to be selected as participating cooperation in Agribusiness Sector KSP Capitalization Strengthening Program for the period of 2004. according to financial report per July 2009.

R a k y a t S e j a h t e r a .110 K o p e r a s i P e d u l i .

R a k y a t S e j a h t e r a 111 .SULAWESI UTARA South Sulawesi K o p e r a s i P e d u l i .

berharap panen kali ini menuai hasil melimpah. Alfi juga bergantung dari hasil budi daya cengkeh. Letak geografi Kombi yang berada di daereh pegunungan sangat cocok untuk budi daya jenis tanaman ini. bahkan seantero Provinsi Sulawesi Utara.5 hektar. Tak lama lagi musim petik tiba. Kabupaten Minahasa KSP AYAMEN MANDIRI Kabupaten Minahasa. Bukan 112 K o p e r a s i P e d u l i . 35 th. ia selalu sibuk merawat kebun cengkeh miliknya. ia menghidupi istri dan dua orang anaknya. Kecamatan Kombi. Ia senantiasa tersenyum setiap kali melihat kebun cengkeh miliknya mulai berbuah. Nama Kombi bagi sebagian orang memang sudah tak asing lagi. cengkeh dari Kombi terkenal karena mempunyai kualitas yang bagus. Peran lembaga keuangan sebagai mitra petani terjalin baik di sini. Dari hasil kebun seluas 1. Jika harga sedang bagus. Provinsi Sulawesi Utara Mitra Petani Cengkeh W ajah Alfi Waleleng. tak heran jika sebagian besar masyarakat Kombi tertarik untuk mengembangkan jenis komoditas cengkeh. Setiap menjelang musim panen. Alfi bisa mengantongi untung yang lumayan besar. Kecamatan baru hasil pemekaran dari Kecamatan Eris sejak tahun 1962 ini dikenal sebagai salah salah satu produsen cengkeh terbesar di Minahasa. R a k y a t S e j a h t e r a . Bentuk hubungan yang dimaksud adalah pemanfaatan fasilitas pinjaman modal usaha yang disediakan lembaga keuangan oleh para petani cengkeh. sumringah pada hari-hari belakangan ini (akhir Juli 2009 lalu). Seperti kehidupan petani cengkeh pada umumnya. Selain hasilnya yang melimpah. Maka. ia akan panen cengkeh. Alfi adalah salah satu petani cengkeh di Desa Kombi.Suasana Kantor Pelayanan KSP Ayamen Mandiri. Kabupaten Minahasa.

“Pada musim tanam banyak anggota yang mengajukan pinjaman. Sejurus dengan itu. kepercayaan masyarakat menjadi vitamin-suplemen tersendiri bagi pengurus KSP Ayamen Mandiri untuk terus berkiprah. koperasi ini telah menunjukkan pola kinerjanya yang baik. interaksi yang baik telah tercipta sejak KPS itu masih berbentuk Koperasi Unit Desa (KUD)— berubah menjadi KSP pada tanggal 6 Januari 2005 lalu.” kata Ketua KSP Ayamen Mandiri. dan cakupan layanannya pun semakin meluas. namun kesulitan mengembalikan karena harus menyetor tiap hari. jumlahnya bertambah dari waktu ke waktu. Hesky Z. misalnya. R a k y a t S e j a h t e r a 113 . Salah satunya adalah Koperasi Simpan Pinjam Ayamen Mandiri. Meski baru berusia empat tahun.hanya dari bank milik pemerintah dan swasta. KSP Ayamen Mandiri dipercaya untuk mengelola Progran Dana Bantuan Perkuatan KSP Agribisnis/ Sektoral pada tahun 2006. Dari sisi keanggotaan. Wajar jika KSP Ayamen Mandiri telah dikenal luas masyarakat. Alfi adalah salah satu nasabah KSP Ayamen Mandiri yang paling aktif. Layanan KSP Ayamen Mandiri bagi warga mendorong warga lain yang belum menjadi anggota mengajukan aplikasi permohonan Alfri Waleleng merasa lebih mudah dan nyaman mengajukan kredit di koperasi untuk modal bertani cengkeh K o p e r a s i P e d u l i . yakni Bank Sulut dan Bank Prisma Dana.P Montong. “Koperasi ini sangat membantu kami. Ketika itu. Hubungan antara KPS Ayamen Mandiri dan masyarakat cukup harmonis. KSP Ayamen Mandiri tak hanya sebatas berkiprah di Desa Kombi.” kata Alfi. Biasanya kami kekurangan dana. Bank Sulut merupakan bank penyalur dana bergulir agribisnis Rp1 miliar. Lantaran program ini pula. sementara Bank Prisma Dana berperan menjadi pensuplai dana bagi KSP kekurangan dana untuk memenuhi permintaan pinjaman. bahkan berinovasi. Kini kami memilih koperasi karena bisa bayar setelah panen. khususnya pada momen-momen tertentu. namun juga telah merambah ke beberapa desa di Kecamatan Kombi. Hingga tahun 2008 jumlah anggota KSP telah mencapai 120 orang. KPS Ayamen Mandiri adalah alasan senyum Alfi di atas. Bahkan. KSP Ayamen Mandiri menjalin kerja sama dengan dua bank di Sulawesi Utara. Puncak kinerja pada empat tahun usianya. Koperasi yang berkantor di Desa Kombi ini telah lama menjadi mitra masyarakat di Kecamatan Kombi. bantuan modal usaha itu pun terkucur dari lembaga keuangan seperti koperasi. Dulu kami pinjam uang dari bank harian.

tak ada gading yang tak retak.323. tambah Hesky. kebijakan sanksi tersebut ditempuh untuk mendewasakan anggota. Semua langkah tadi. R a k y a t S e j a h t e r a . Meskipun telah mencapai beberapa prestasi dinamika positif KSP Ayamen Mandiri tadi sesekali tersandung kendala. jumlah SHU senilai Rp 27.” simpul Hesky. Bagi KSP. Tapi yang jelas.354.000. Ia berharap kerja sama antara koperasi dan masyarakat tetap terjalin secara harmonis. *** Memang. Angka Sisa Hasil Usaha (SHU) pun naik dari tahun ke tahun. Meskipun hubungan demikian dekat.865. Kabupaten Minahasa. tetapi menarik jika dilihat dari kontribusinya terhadap kekayaan koperasi. Menurut Hesky Z. Provinsi Sulawesi Utara Berdiri : 10 Mei 1997 Badan Hukum : No: 2499/BH-KOP. 2008. pada dua tahun berikutnya.256. yakni mencapai Rp 45. tanggal 6 Januari 2005 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2006 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Total Aset : Rp1.” kata Hesky Z. omzet koperasi mencapai Rp 1. Hesky Z.718. Bila pada 2006. jumlah kekayaan KSP pada tahun 2008 berada pada level Rp 1. “Kami berusaha mengenal lebih dekat para anggota maupun calon anggota. kunjungan dan pembinaan rutin terhadap anggota pun dilakukan. Montong Jumlah Anggota : 120 orang 114 K o p e r a s i P e d u l i . ulah nasabah ‘nakal’ yang enggan mengembalikan pinjaman tepat waktu. menjadi salah satu koperasi unggulan di Minahasa.menjadi anggota.000 Ketua : Drs. kini.000. Salah satunya. Untuk meminimalir angka kemacetan itu.575. KSP tetap bisa menerapkan sistem sanksi berupa denda sebesar 30% dari besarnya pinjaman terhadap setiap kasus keterlambatan pengembalian pinjaman. kedewasaan anggota adalah modal bagi sebuah pola kemitraan yang sehat. Angka ini cukup fantastik jika dibandingkan dengan jumlah kekayaan awal ketika berdiri yang hanya Rp 40 juta. pertambahan jumlah anggota itu berimplikasi pada necara keuangan koperasi. tambah Hesky. Lahan perikanan nmilik anggota KSP Ayamen Mandiri KSP Ayamen Mandiri Alamat : Desa Kombi. Pada tahun 2008. Dalam bermitra perlu ada pola kemitraan yang sehat di antara koperasi dan petani. Tak berlebihan jika KSP Ayamen Mandiri.575. Angka-angka tersebut tidak terlalu besar. tak semua aplikasi serta merta dikabulkan. Kecamatan Kombi.P Montong. Memang.354.P. merupakan upaya untuk membantu para petani yang rata-rata kesulitan mendapatkan pinjaman modal kerja. “Kami hadir sebagai mitra bagi para petani. Bagaimanapun.701. Bahkan tak jarang Ketua KSP turun langsung untuk berdialog dan mendengar keluh kesah anggota. jumlah HSU melonjak hingga dua kali lipat.000.P Montong.

Alfi is one of the most active customers of KSP Ayamen Mandiri. KPS Ayamen Mandiri is the reason of Alfi’s smile above. Usually we are lack of fund. Sulut Bank is the distributing bank for agribusiness scrolling fund in the amount of Rp 1 billion. T Until 2008. Due to this program also. In addition to its abundance produce. The Cooperation that has its office at Kombi Village has been the partner of the community in Kombi Regency for a long time. The service of KSP Ayamen Mandiri for denizens. has become one of superior cooperations in Minahasa.” said Alfi.354. who is also one of the farmers there. KSP Ayamen Mandiri cooperated with two banks in North Sulawesi. the trust of the community becomes a supplement vitamin for KSP Ayamen Mandiri administrators to keep acting. the number increases from time to time. Not only from state and private owned banks.P Montong. The financial institution as farmers’ partner plays a very good role here. In terms of membership. To minimize the amount of non performing loan. KSP Ayamen Mandiri was trusted to manage Agribusiness/Sector KSP Aid Fund Program in 2006. Now we choose cooperation because we can pay after the harvest. to apply for membership. now. Then.P Montong. It is also quite often that Chairman of KSP directly participates and has dialogs as well as listens to the grievances of members. KSP Ayamen Mandiri was not limited to only operate in Kombi Village. even in the entire North Sulawesi Province. this cooperation has shown its favorable performance pattern. K o p e r a s i P e d u l i .KSP AYAMEN MANDIRI Clove Farmers Partner he name “Kombi” for some people does not sound strange anymore.000. R a k y a t S e j a h t e r a 115 . This number is quite fantastic if it it is compared to the number when the cooperation was first established which was only Rp 40 million. The peak performance of its fourth year. Geographic location of Kombi which is on the mountain range is suitable for the cultivation of this type of plant. but also had spread to several villages in Kombi Regency. It will not be exaggerating to say that KSP Ayamen Mandiri.575. and its service coverage became wider. Even though it is only four years old. not all applications could merely be granted. the value of asset of KSP in 2008 was at the level of Rp 1. The favorable interaction that has been created since such KPS was still in the form of Village Unit Cooperation (KUD)— changed to become KSP on 6 January 2005. Indeed. In line with that. No wonder if most of Kombi communities are interested in developing clove commodity type.” said Chairman of KSP Ayamen Mandiri. The intended form of relationship is the utilization of business capital loan provided by financial institution by clove farmers. “In the planting season there are many members who apply for loan. According to Hesky Z. The new district as a result of Eris District extension since 1962 has been known as one of the largest clove producers in Minahasa. It is obvious that KSP Ayamen Mandiri has been widely known. such business capital is also provided by financial institution such as cooperation. meanwhile Prisma Dana Bank has the role of fund supplier for KSPs that are lack of fund to fulfill loan request. Hesky Z. for example. namely Sulut Bank and Prisma Dana Bank. but we found it difficult to return the money because we had to deposit every day. and even innovating. the clove from Kombi is famous for its good quality. the number of KSP members reached up to 120 people. We used to borrow money from daily bank. encourages other denizens who are non members. regular visits and development on members are conducted. One of such cooperations is Save Loan Cooperation Ayamen Mandiri. The relation between KPS Ayamen Mandiri and the community is quite harmonious. “This cooperation helps us a lot. especially on specific moments. However it is clear that such number of members increase implicates the cooperation financial balance.

yang masing-masing berukuran 10 x 20 meter. perempuan yang kini berusia 38 tahun itu mengawali bisnisnya dengan sebuah kolam ikan. dan mujair. yang kelak ia suplai ke rumah-rumah makan di Minahasa. Ketika usahanya mulai berbuah hasil. Sumiati pun mendaftar menjadi anggota KSP. Minahasa Utara. Uang sebesar itu ia gunakan untuk untuk membeli bibit K o p e r a s i P e d u l i . Kolam-kolam itu ia gunakan untuk membesarkan ikan-ikan mas. penerima perkuatan modal dari dana bergulir Program Agribisnis/Sektoral. Ketat Bersyarat S 116 umiati adalah sosok wanita bersahaja. dan beberapa lagi di Manado. Provinsi Sulawesi Utara Buka Peluang Lebar-lebar. Sumiati adalah pengelola usaha kecil sektor perikanan darat. Bantuan modal sejumlah Rp 5 juta pun ia peroleh. Sumiati mengajukan perkuatan modal usaha perikanan yang ia kelola. Kecamatan Dimembe. Di balik kebersahajaannya itu sesungguhnya ia adalah perempuan pengusaha tangguh. R a k y a t S e j a h t e r a .Suasana pelayanan di KSP Tamporok Timampas KSP TAMPOROK TIMAMPAS Kab. Ia tinggal di Desa Tatelu. Ketika KSP Tamporok Timampas terbentuk pada tahun 2003. “Jika mengingat masa-masa itu penghasilan torang pas-pasan. Tahun 2005. gurami. Sejak tahun 2001 silam.” kenang Sumiati. yang kelak melahirkan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tamporok Timampas. Sebuah kolam tambahan pun ia sewa. Beruntung Sumiati adalah anggota KUD Tamporok. Bersama sang suami.

Beruntung. Sumiati juga berjualan ikan di Pasar KUD Tamporok pada setiap hari Minggu.5 juta.Sumiati dan usaha budidaya ikan air tawar ikan dan pakan. R a k y a t yang sudah siap panen itu tiba-tiba mati. Terkadang. Awalnya. “Semua uang itu torang gunakan untuk modal usaha. terselip juga kisah duka dalam mengelola usaha miliknya. Kini. Penuh onak dan duri. kini Sumiati kembali meminjam perkuatan modal sebesar Rp 15 juta. warga desa-desa di sekitar Tatelu. Pinjaman modal itu ternyata efektif menaikkan skala usaha kolam ikan miliknya. Ratusan warga desa-desa itu kini antri menunggu persetujuan untuk menjadi anggota KSP Tamporok Timampas. aplikasi pinjaman tahap kedua yang ia ajukan diterima. bahkan kegagalan. KUD Tamporok S e j a h t e r a 117 . satu dari sekian anggota KSP Tamporok Timampas yang berhasil menaikkan taraf hidupnya. seperti Desa Pinilih. dalam sebulan kini ia bisa memperoleh laba bersih senilai Rp 4. Lantaran termasuk anggota KSP yang disiplin menunaikan angsuran pinjaman. Selain menyuplai ikan untuk kebutuhan rumah-rumah makan di Minahasa dan Manado. Keberhasilan Sumi mengelola dana bergulir permodalan jelas menginspirasi warga lain di Desa Tatelu. berkat kegigihannya mengelola usaha. Bahkan. Memang. kini Sumiati telah memiliki enam kolam ikan. Kali ini sebesar Rp 10 juta. bukan untuk membeli barangbarang kebutuhan rumah tangga. Sumiati pernah mengalami kerugian besar akibat ikan-ikan yang ia biakkan terserang penyakit. aral seperti itu tak lantas menyurutkan semangatnya untuk maju. Bahkan. grafik usaha Sumiati tak selamanya meniti jalan mendaki. dan Desa Klabat. Delapan tahun berselang. Desa Wassian. Itulah sekelumit kisah tentang Sumiati. Sumiati tipe pengusaha gigih. Kelahiran KSP ini memiliki sejarah erat dengan eksistensi KUD Tamporok. *** Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tamporok Timampas berdiri pada tahun 2003. Suatu ketika.” tegas Sumiati. Desa Warukapas. Desa Lumpias. Ikan-ikan mas K o p e r a s i P e d u l i .

Hasilnya. Keberhasilan KSP Tamporok Timampas menggali berbagai potensi permodalan efektif menggerakkan grafik aset dan neraca keuangan KSP ke level yang lebih baik. Modal awal KSP ini tentu saja berasal dari kas USP yang menjadi cikal bakal kelahirannya. terbentuklah Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Hanya berselang tiga tahun. tempat para anggota KSP Tamporok Timampas memasarkan hasil panen 118 K o p e r a s i P e d u l i . sebagai penyalur dana bergulir agribisnis Rp 1 miliar. Untuk ukuran sebuah koperasi simpan pinjam. Seiring dengan dinamika USP itu. R a k y a t S e j a h t e r a . dana senilai itu jelas tergolong minim. Berkat disiplin mengelola sistem. Keberhasilan itu juga mempengaruhi tingkat pengembalian dana pinjaman ke bank. Pasar tradisional milik KUD Tamporok. Berdasarkan track record Bank Sulsel. Permodalan Nasional Madani (PNM). Berkaca dari jejak rekam KSP Tamporok Timampas tadi wajar jika kemudian proposal mereka untuk bantuan perkuatan modal Program Agribisnis/Sektoral sebesar Rp 1 miliar terkabul pada tahun 2005. KSP Tamporok Timampas kembali mendapat suntikan modal serupa sebesar Rp500 juta. tepatnya pada akhir 2004. KSP Temporok pada 2008 telah menyetor dana sebesar Rp 100 juta ditambah bunga. baik swasta maupun lembaga pemerintah dilakukan. yang baru saja berdiri itu. Hanya Rp. empat tahun kemudian. Bayang-bayang KSP yang gulung tikar karena seret modal sempat menghantui para pengurus KSP Tamporok Timampas.509. Juliantje Kaunang. yang selanjutnya diberi nama KSP Tamporok Timampas.147. Menurut data KSP. Singkat cerita. telah berkembang menjadi lebih dari Rp 2 miliar.” ungkap Ketua KSP Tamporok Timampas. KSP Tamporok Timampas berhasil menjalin kerjasama dengan PT. Jumlahnya tidak besar. saat ini aset yang dimiliki sudah bernilai Rp 800 juta. para pengurus KSP baru itu pun mulai menyusun strategi. dana bergulir sebesar Rp1 miliar itu kini. Tahun demi tahun neraca keuangan menunjukkan peningkatan yang cukup untuk membuat para pengurus KSP ini tersenyum puas. Grafik neraca keuangan pun setali dua uang. seluruh pinjaman dari PT PNM tersebut berhasil dilunasi. Tak ingin bernasib serupa.mengelola sebuah unit simpan pinjam (USP). Beberapa penjajakan kerjasama dengan badan usaha lain. “Peningkatan itu diperoleh dari laba usaha simpan pinjam yang dijalankan.230. Setahun kemudian. berdasarkan hasil Rapat Anggota Tahunan Tahun 2003. Bantuan permodalan sebesar Rp 250 juta pun mengucur pada akhir tahun 2003. beberapa tokoh KUD Tamporok kemudian mengusulkan agar unit usaha simpan pinjam itu dikukuhkan saja menjadi sebuah koperasi tersendiri yang memiliki badan hukum.

yang kemudian menghasilkan laba usaha senilai Rp24. R a k y a t S e j a h t e r a 119 . yang tersebar tidak hanya di Desa Tatelu tapi juga desa- desa sekitarnya. Wassian. semakin bergulir semakin kuat koperasi kami. KSP menerapkan sistem open house. Menyikapi pertanyaan nakal atas fakta itu. Sedangkan tingkat suku bunga yang digunakan adalah sebesar 20. Juliantje Kaunang.998. bisa berpengaruh terhadap besar kecilnya pinjaman yang dikeluarkan. jumlah pinjaman dana bergulir Program Agribisnis Sektoral yang sebesar Rp 1 miliar yang diterima KSP Tamporok Timampas. Hingga tahun 2009 calon anggota KSP mencapai 1. jumlah kredit yang tersalur meningkat menjadi Rp1. Juliantje Kaunang. namun melalui perjuangan keras yang cukup panjang dari para pengurus. Sebagai catatan. “Kami harus selektif dalam menerima anggota.199. Namun.300 dengan laba usaha juga meningkat menjadi Rp27. Pertimbangan utamanya tetap pada kinerja koperasi itu sendiri. mulai dari yang terkecil Rp500 ribu hingga Rp20 juta dengan berbagai program pilihan. ternyata membuahkan hasil. Sebagai bentuk dukungan Pemda. Misalnya keberhasilan pengurus KSP dalam menembus birokrasi lembaga usaha yang selama ini terkesan enggan bekerja sama dengan koperasi. Wajar jika sampai waktu tertentu. Lumpias.” kata Ketua KSP Tamporok Timampas. Pemerintah Daerah mulai mempertimbangkan keberadaan KSP.” KSP Tamporok Timampas Alamat Berdiri Badan Hukum Tahun Perkuatan Modal Jumlah Perkuatan Modal Peningkatan Dana Perkuatan Modal Ketua Jumlah Anggota Jumlah Karyawan : Desa Tatelu. Kab. Setidaknya. Keca.925. Dalam hal keanggotaan. Untuk syarat yang satu ini pengurus tidak memberi toleransi. Rondor dan Klabat. “Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi calon anggota untuk menjadi anggota KSP. Satu tahun kemudian. Hasilnya adalah jumlah anggota yang banyak dan selektif.Minahasa Utara : 10 Mei 1997 : No: 2473/BH-KOP/IX-2003 : Tahun 2004 : Rp1 miliar : Lebih dari Rp2 miliar : Juliantje Kaunang : 25 orang : 23 orang K o p e r a s i P e d u l i . di masing-masing desa ditempatkan seorang manajer. Warukapas. Salah satunya prestasi pengembalian yang tidak boleh cacat selama dua kali pengajuan kredit.604 orang. Tapi.” jelas Juliantje Kaunang. Sedangkan untuk memudahkan pembinaan. sang Ketua KSP Tamporok Timampas.4% per tahun.967. bisa dilihat dari jumlah kredit yang dikeluarkan. Track record bagus itu tidak datang begitu saja. besaran pinjaman atau kredit yang disalurkan bervariasi. Artinya.181. Pada tahun 2007 jumlah kredit yang disalurkan mencapai senilai Rp1. KSP Tamporok Timampas baru mempunyai anggota tetap sebanyak 25 orang. membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat atau calon anggota yang ingin menjadi anggota KSP. Menurut Data Bank Sulut. Dimembe. ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi anggota KSP. Di sana kepiawaian pengurus teruji. bukan hanya alasan lobi kenapa KSP pantas untuk menjalankan program dari Kementerian Negara Koperasi dan usaha Kecil dan Menengah. Kredibilitas calon anggota dan jenis usaha yang dilakukan menjadi pertimbangan KSP untuk meluncurkan kredit. KSP Tamporok Timampas terpilih sebagai koperasi penerima bantuan dana bergulir perkuatan modal bidang agribisnis dari Pemerintah sebesar Rp 1 miliar pada tahun 2005/ 2006.507. hanya bisa berujar: “kami masih prioritas pada perguliran dana. seperti Pinilih. Sayang. seorang kasir dan seorang juru tagih berstatus karyawan KSP.278. Kebijakan pintu dibuka lebar-lebar di satu pihak.300. baru Rp 100 juta yang dikembalikan. Bahkan. dan pemberlakuan ketat di dalam persyaratannya di pihak lain.Salah satu indikator. Kinerja keuangan yang kinclong tersebut merupakan buah dari sistem penyaluran dana bergulir yang relatif ketat. T.808. misalnya. sinar kinerja KSP Tamporok Timampas terganggu oleh sebuah catatan kaki dari Bank Sulut.

Lumpias. Wassian. Juliantje Kaunang.998. In 2008 Temporok returned such scrolling loan fund in the amount of Rp 100 million plus interest. “We provide opportunities wide open for future members to become members of KPS.278.808. Because of the discipline in system management. can be seen from the amount of credit issued. In addition she also supplies fish for restaurants in Minahasa and Manado. In terms of membership. then the third one in the amount of Rp 15 million. the amount of credit distributed increased to become Rp1. not for purchasing household goods. A year later. financial balance also shows enough increase to make all administrators smile in satisfaction. Sumiati is a member of Loan Save Cooperation (KSP) of Tamporok Timampas. Norht Sulawesi Providing Wide Open opportunities. T. their proposal to obtain scrolling fund aid for Sector KSP in the amount of Rp 1 billion was granted in 2005.967. Dimembe District. now Sumiati has had six fish ponds.” said Chairman of KSP Tamporok Timampas. Capital aid with the value of Rp 5 million was obtained by her. Rondor and Klabat. She lives in Tatelu Village. It means. in a month she can obtain a net profit of Rp 4. Sumiati submitted a proposal on capital strengthening for fishery business that she managed. and the tight enactment in its requirements are actually fruitful. thanks to her hard work in managing her business.” said Sumiati expressly.KSP TAMPOROK TIMAMPAS North Minahasa. and then she applied for the second stage loan. The output is the large and selective number of members. Now. currently asset that is owned has reached the amount of Rp 800 million. Such sparkling financial performance is the fruit of scrolling fund distribution system which is relatively tight. With that much money. In 2007 the amount of credit distributed reached the amount of Rp1.300.5 million. In 2005. any hindrances do not stop her spirit from progressing. Tight Requirements S Sector umiati is a simple woman. 120 K o p e r a s i P e d u l i . On of the indicators. Since 2001.604 scattered not only in Tatelu Village but also the surrounding villages such as Pinilih. Juliantje Kaunang. As a discipline member of KSP she paid back the loan installment. Sumiati is a hard work type of business woman. developed to become Rp 2 billion. in the amount of 10 million. Such success also affects the return level of loan fund to the bank. According to KSP data. “I used all that money for business capital. scrolling fund in the amount of Rp 1 billion has now four years later. Eight years later. Meanwhile. R a k y a t S e j a h t e r a . Loan Save Cooperation (KSP) Tamporok Timampas was established in 2003. Be hind her simplicity she is actually a strong business woman. Because of its good recording system.199.925. for example. receiver of scrolling fund strengthening for Sector KSP.300 with business profit that also increased to become Rp27.181. The wide open door policy by one side. Up to 2009 members of KSP have reached 1. Sumiati is the manager of land fishery small business sector. it opens the door widely for communities or future members who wish to become KSP members. KSP applies the open house system.507. she bought fish seed and food.” said Chairman of KSP Tamporok Timampas. Warukapas. which then produced business profit in the amount of Rp24. “Such increase was obtained from profit of the managed loan save business.

Lahan persawahan di Kabupaten Minahasa K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 121 .

R a k y a t S e j a h t e r a .122 K o p e r a s i P e d u l i .

R a k y a t S e j a h t e r a 123 .SULAWESI TENGGARA Southeast Sulawesi K o p e r a s i P e d u l i .

Tanpa modal yang cukup. Meskipun harga rumput laut tergolong labil dianggap tetapi usaha ini dianggap lebih prospektif daripada menjadi nelayan kecil. permintaan pasar terhadap rumput laut semakin tinggi. Secara geografis masyarakat Desa Labone terletak di tepi selat Buton yang memang cocok untuk budidaya rumput laut. “Seperti ada tembok besar di hadapan kami. R a k y a t S e j a h t e r a . Padahal. Keresahan itu akhirnya bermuara di forum pertemuan anggota Koperasi Simpan Pinjam Tunas Sari. para petani rumput laut itu jelas tak bisa berbuat banyak.” kenang La Saimuna. Untuk meminjam modal ke bank. Awalnya. Sulawesi Tenggara Maju Bersama Petani Rumput Laut M 124 asyarakat Labone terkenal sebagai masyarakat pembudidaya rumput laut. Lagi-lagi alasan minim modal membuat para petani rumput laut itu sulit melakukan eskalasi usaha mereka. Ketua sekaligus Manager K o p e r a s i P e d u l i . Namun. mereka berprofesi sebagai nelayan. seiring dengan perkembangan usaha budidaya rumput laut yang dianggap lebih potensial. Para petani rumput laut mengeluh.Aktivitas anggota KSP Tunas Sari dalam melakukan pemilihan bibit rumput laut KSP TUNAS SARI Kabupaten Muna. satu demi satu mereka beralih profesi menjadi petani rumput laut. terlalu banyak persyaratan administratif yang tak bisa mereka penuhi.

padahal jumlah pinjaman tertinggi kami hanya Rp. Satu tahun kemudian. para pengurus KSP Tunas Sari sepakat untuk mengajukan proposal. Berbekal neraca keuangan yang stabil.000. modal awalnya hanya sebesar Rp 8 juta rupiah dengan jumlah pengurus sebanyak 3 orang. pada tahun 2003. mereka yakin bahwa proposal itu akan dikabulkan. berbelas tahun kemudian. KSP Tunas Sari telah mengembangkan usaha simpan pinjamnya. Kecamatan Lasalepa.276. S e j a h t e r a 125 . “Dengan anggota sebanyak itu.275. Karena USP dari KUD Tunas sari ini tumbuh dengan pesat dan menjadi unit usaha primadona maka pada 1995 diputuskan untuk berdiri sendiri dengan nama KSP Tunas Sari. kami masih membutuhkan perkuatan modal untuk membiayai usaha mikro para petani rumput laut yang menjadi anggota KSP. doa para petani rumput laut Lasalepa terkabul. Begitu mendengar bahwa Kementerian KUKM meluncurkan program perkuatan permodalan bagi KSP yang membiayai UKM sektor agribisnis. Kini. R a k y a t Sedikit kilas balik. “Dengan anggota sebanyak itu modal kami habis berputar.5 persen. jumlah anggotanya sudah relatif banyak: 200 orang. K o p e r a s i P e d u l i . koperasi simpan pinjam berkembang dari sebuah unit usaha Simpan Pinjam pada KUD Tunas sari yang telah berdiri sejak tahun 1992 di Desa Labone.” ungkap La Saimuna. yang harus lunas selama 5-10 bulan dengan bunga rata-rata 2. 100. berkat sentuhan tangan dingin dari para pengurusnya. Sebagai catatan. selain pengawas sebanyak 3 orang.” kenang La Saimuna. Ketika itu. Proposal KSP untuk memperoleh perkuatan permodalan sebesar Rp 1 miliar melalui Perkuatan Modal KSP Sektor Agribisnis disetujui.Rumput laut hasil produksi usaha tambak rumput laut milik anggota KSP Tunas Sari KSP Tunas Sari menggambarkan suasana hati para petani rumput laut yang menjadi anggotanya. Ketika itu tahun 2003. satu orang karyawan.092. Memang. KSP Tunas Sari telah memiliki anggota hampir 2000 orang dengan modal mencapai Rp 3. Sejak menerima perkuatan modal bergulir Program Agribisnis/Sektoral.

Pertambahan anggota yang cukup pesat itu tak mengherankan. Cabang KSP Tunas Sari di Kendari (kanan) Kondisi KSP Tunas Sari 2007-2008 2007 Volume usaha Hasil Usaha (HU) Jumlah anggota 2008 Peningkatan (Rp) 3. Ketua KSP Tunas Sari (kiri).050 14. Pada tahun 2004 jumlah anggotanya telah mencapai 2.214. Lasalepa.84 miliar dengan volume usaha sebesar Rp 14.468 orang dengan total modal yang mencapai senilai Rp 5.450.920. R a k y a t S e j a h t e r a .511. KSP Tunas Sari telah menunaikan kewajiban pengembalian sebesar Rp 450 juta.9 juta (lihat tabel).347. Hingga akhir 2008. Dari hasil penyaluran pinjaman selama Tahun Buku 2008 tersebut. jumlah pinjaman yang digulirkan kepada para anggota mencapai Rp 11.981.023.jumlah anggota KSP ini merangkak naik.150 34.830 KSP TUNAS SARI Alamat 823. menyetor simpanan pokok sebesar Rp10.097 -14 Peningkatan (%) 28 4. KSP Tunas Sari meraih pendapatan Hasil Usaha (HU) senilai Rp823.000 dan membayar simpanan wajib yang besarnya 5% dari total pinjaman.67 miliar. Menurut data Bank Sultra KSP Tunas Sari tergolong koperasi yang disiplin melakukan pengangsuran. Kinerja keuangan yang baik itu juga diiringi dengan kinerja pengembalian dana bergulir yang sebesar Rp 1 miliar. Sekadar menampilkan data statistik. yang mesti lunas dalam kurun waktu 10 tahun. Provinsi Sulawesi Tenggara Berdiri : 21 Juli 1995 Badan Hukum : No: 16/BH/KWK.624. Pencapaian itu meningkat 28 persen jika dibandingkan prestasi keuangan pada tahun 2007 dengan volume usaha sebesar Rp 11. karena KSP Tunas Sari memberikan persyaratan yang mudah.473.901.628 Ketua : La Saimuna Jumlah Anggota : 2000 orang Jumlah Karyawan : 32 orang 126 K o p e r a s i P e d u l i . Kec.49 11.134.21 miliar. Cukup dengan mengisi formulir pendaftaran. Sepanjang calon anggota tersebut disiplin melunasi pinjamannya selama dua kali putaran. La Saimuna.816 : Desa Labone.34 miliar.21/XI/1995 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Total Aset : Rp1.200 788. Kab. mereka berhak menjadi anggota.4 -0. pada tahun 2008 lalu.658 2.561 2.Muna.

Untuk membeli bibit ia terpaksa menggunakan uang simpanan yang masih sedikit tersisa.500/kg.” ujarnya. “Sempat terpikir untuk meminjam uang di Bank. hasil panennya berkualitas baik. Namun. Dalam satu tahun ia bisa memanen hingga lima sampai enam kali panen.5 juta yang ia gunakan untuk menambah luas area budidaya rumput laut miliknya. Pinjaman kedua sebesar Rp 2. Di saat panen. Kini. Sementara itu. Memang harga rumput laut kering sering tidak stabil. La Rimu telah beberapa kali mengajukan pinjaman. Akhirnya dengan tekad bulat La Rimu datang ke kantor KSP Tunas Sari untuk mendaftar menjadi anggota koperasi sekaligus mengajukan pinjaman modal sebesar Rp 1 juta.000/ kg. La Rimu bekerja sebagai pedagang kelontong sekaligus bertani di ladang.” kenang La Rimu. suatu waktu bisa melambung hingga Rp 15. Kadang turun hingga kisaran Rp 4.000/kg. “Selain menanam sendiri. naluri dagang La Rimu menyeruak. Setiap 45 hari sekali ia bisa memanen rumput laut rata-rata 1 ton rumput laut kering. Bahkan ia telah mempunyai deposito puluhan juta rupiah di KSP Tunas Sari. K o p e r a s i P e d u l i . Pinjaman kedua ini pun bisa ia kembalikan tepat waktu. La Rimu kembali mengajukan pinjaman sebesar Rp 10 juta untuk modal menjadi pengepul rumput laut kering. Uang simpanannya hampir habis untuk biaya sekolah anak-anaknya. Di satu sisi ia memerlukan biaya untuk kedua anaknya.Harga rumput laut kering saat ini Rp 8. ketika itu harga rumput laut juga sedang tinggi. La Rimu terbentur sebuah situasi sulit. saya juga ingin menjadi pengepul. Uang itu ia gunakan untuk membeli tambang sebagai media tanam rumput laut seluas 100 m x 50 m. tetapi saya pikir kenapa tak pinjam di Koperasi saja yang persyaratannya ternyata lebih mudah. Sebagian uang tersebut ia gunakan untuk membangun gudang penampungan rumput laut kering. Kini ia mampu membiayai kedua anaknya kuliah di Unhalu Kendari. Sebelum membudidaya rumput laut. yang kebetulan bersiap melanjutkan ke jenjang SMA dan SMP secara bersamaan. La Rimu pun akhirnya bisa membayar hutangnya ke koperasi dengan lancar.Suatu ketika. Saat usaha budidaya rumput lautnya mengalami kemajuan.Inspirasi La Rimu M enjadi petani rumput laut sudah menjadi pilihan hidup La Rimu. Hal itulah yang membuat La Rimu tetap setia dengan usaha budidaya rumput laut. Usahanya berjalan lancar. Pria 49 tahun ini memiliki sebidang lahan seluas 400 x 300 meter persegi yang ia manfaatkan sebagai arena budidaya rumput laut. Rata-rata para petani rumput laut bisa mengantongi untung setidaknya 200% hingga 300% dari modal yang mereka keluarkan. Ternyata usaha La Rimu La Rimu menuai hasil bagus. R a k y a t S e j a h t e r a 127 .

in 2003. Lasalepa District. KSP Tunas Sari has developed its save loan business. Since receiving scrolling capital strengthening for Agribusinees/Sector Program.67 billion. According to Sultra Bank data KSP Tunas Sari is a discipline cooperation in paying the installment.21 billion. they were certain that such proposal will be granted. Chairman and Manager of KSP Tunas Sari describing the feeling of seaweed farmers who were his members. “There seems to be a great wall in front of us. in 2008. From the output of loan distribution during such Financial Year of 2008. On the other hand. Labone Village community is on the edge of Buton strait which is suitable for seaweed cultivation.KSP OF TUNAS SARI Southeast Sulawesi Moving Forward Together With Seaweed Farmers L abone Community is famous as sea weed cultivator community. the prayers of Lasalepa seaweed farmers were granted. Initially. this business is considered as more prospective compared to being small fishermen. minimum capital becomes the reason for the seaweed farmers as the difficulties in escalating their business. due to the touch of the administrators’ cold hands.276. Such achievement increased by 28 percent if compared to the financial achievement in 2007 with a business volume of Rp 11. In 2004 the number of members had reached 2. market demand for seaweed increased.34 billion. KSP Tunas Sari obtained a business revenue (HU) with a value of Rp823. that must be paid up wihtin 10 years. Such favorable financial performance was also in line with scrolling fund return performance in the amount of Rp 1 billion. there are too many administrative requirements that thay could not meet. KSP Tunas Sari had fulfilled its obligation in returning loan in the amount of Rp 450 million. As a note. A year later. Seaweed farmers complained. KSP Tunas Sari had had members up to 2.275. R a k y a t S e j a h t e r a .092. However. Geographically. one by one the community members changed jobs to become seaweed farmers. Just to present a statistic data. administrators of KSP Tunas Sari agreed to submit a proposal. such seaweed farmers obviously could not gain much. Again. Since this USP from KUD of Tunas Sari grew fast and became the main business unit.468 people with a total capital value of Rp 5. Even though the price of seaweed is rather unstable.9 million (see table). KSP Proposal to obtain capital strengthening in the amount of Rp 1 billion through Capital Strenghtening for KSP Agribusiness Sector Program was approved.84 billion with a business volume of Rp 14. To apply for loan from the bank. In 2003. 128 K o p e r a s i P e d u l i .000 people with capital that reached Rp 3. then in 1995 it was decided to become independent with the name KSP Tunas Sari. they were fishermen. save loan cooperation developed from a business unit of Save Loan in KUD of Tunas Sari that has been established since 1992 in Labone Village. Such anxiety finally ended up in meeting forum of Tunas Sari Save Loan Cooperation members. along witht the development of seaweed cultivation that is considered as more potential. when there was news that Ministry of KUKM launched capital strengthening program for KSPs that have UKM in agribusiness sector.” said La Saimuna. the amount of loan scrolled to the members reached Rp 11. the number of KSP members has begun to go up. Now. Up to the end of 2008. A little flash back. Equiped with stable financial balance. Without enough capital. years later.

R a k y a t S e j a h t e r a 129 .Aktivitas petani rumput laut anggota KSP Tunas Sari K o p e r a s i P e d u l i .

dan pada akirnya mempengaruhi kelancaran pengembalian pinjaman kepada koperasi. R a k y a t S e j a h t e r a . Keadaan yang tak menguntungkan ini berimbas terhadap penurunan tingkat pendapatan anggota. “Anggota yang sedang sulit usahanya saya ajak untuk bekerja menyadap dan mengolah getah pinus bekerja sama dengan Dinas Kehutanan. ketika usaha budi daya rumput laut dan teripang yang ditekuni sebagian anggota KSP sedang mengalami kelesuan. Ketua KSP Mina Sejahtera. Begitulah pesan yang bisa ditangkap dari kisah perjalanan KSP Mina Sejahtera Kabupaten Kolaka. Pengurus KSP ini senantiasa belajar kepada pengalaman mereka sendiri di masa lalu sehingga bekerja lebih cermat pada masa-masa berikutnya. Di kepalanya tercetus gagasan untuk mengajak sejumlah anggota yang sebelumnya bergerak di bidang budi daya rumput lut dan teripang itu untuk beralih sementara bekerja menyadap getah pinus bahkan sampai ke pengolahan. Provinsi Sulawesi Tenggara Bertindak Cermat di Masa Sulit P “ engalaman adalah guru terbaik”. Muhammad Jaya.Kantor KSP Mina Sejahtera di Kabupaten Kolaka KSP MINA SEJAHTERA Kabupaten Kolaka. Ia lantas mencarikan alternatif usaha bagi anggota yang mengalami kesulitan. Meskipun masa-masa sulit juga dialami badan usaha serupa. Sulawesi Tenggara.” kata Jaya. KSP 130 K o p e r a s i P e d u l i . Dalam kerja sama tersebut. Misalnya. tidak tinggal diam. KSP Mina Sejahtera mampu keluar dari ujian tersebut. Ujian demi ujian telah menempa KDP Mina Sejahtera.

mereka pun mengajukan pinjaman modal ke koperasi Mina sejahtera yang pada saat itu masih berbentuk Koperasi Serba Usaha (KSU). warga Tanggetada ramairamai membudidayakan rumput laut dan teripang.” tambah Jaya. yang ketika itu masih berbentuk KSU. koperasi ini telah melakukan berbagai kegiatan usaha. sebagian besar dari mereka tidak mempunyai modal cukup untuk memulai usaha budi daya tersebut.” tambah Jaya. terutama bagi anggota dan calon anggota di lingkungan Tanggetada yang sebagian besar merupakan petani dan nelayan. Kehadiran KSP ini sangat membantu masyarakat Tanggetada dalam mendapatkan modal usaha. Bagi mereka. Para pengurus pun akhirnya menjalin kata sepakat: meningkatkan status Mina Mandiri dari KSU menjadi Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Menurut Jaya. Manfaat program simpan pinjam ini sungguh besar. yang berpengaruh terhadap pola usaha masyarakat. menampung dan menyalurkan hasil berbagai budi daya pertanian dan perkebunan. sementara Dinas Kehutanan menyediakan lahannya.Aktivitas KSP Mina Sejahtera dalam memberikan pelayanan bagi para anggotanya menyediakan jasa tenaga. “Hasilnya nanti akan kita sepakati bersama. lebih mudah memperoleh pinjaman modal dari koperasi daripada lembaga keuangan lainnya. Ketika skala usaha budidaya rumput laut masyarakat Tanggetada meningkat. Satu contoh terjadi pada saat booming budi daya rumput laut dan teripang beberapa waktu lalu. koperasi ini juga melayani simpan pinjam. Mina Mandiri. Saat itu. Sebagai solusi. kebutuhan modal usaha pun ikut meningkat. R a k y a t S e j a h t e r a 131 . upaya itu dilakukan agar pinjaman dana yang telah dikucurkan dapat dikembalikan oleh masyarakat. menampung hasil budi daya kelautan seperti teripang dan rumput laut dan warung serba ada (waserba). Hanya saja. Bahkan ketika masih berbentuk Koperasi Serba Usaha (KSU) Mina Sejahtera pada tahun 1998. di antaranya sebagai penyalur pupuk saprodi (sarana produksi padi). tak mampu mengakomodasi peningkatan kebutuhan modal usaha itu. K o p e r a s i P e d u l i . “Sekarang kita berusaha untuk memperlancar pengembalian pinjaman. Selain itu. *** Kehadiran KSP Mina Sejahtera telah banyak membantu masyarakat.

“Mungkin karena laut kami mulai tercemar. Setelah mendapatkan bantuan dana dana bergulir perkuatan modal sektor agribisnis sebesar Rp 1 miliar pada tahun 2004. Kini. Pasalnya.372 dibandingkan SHU pada tahun 2007 yang hanya sebesar Rp 5. Ketersendatan pengembalian pinjaman itu terjadi. dialami Pelampang yang di masa lalu bisa menghasilkan 1 ton rumput laut dari lahan berukuran 100 m x 50 m. Sementara. Dari tahun ke tahun neraca KSP menunjukkan peningkatan. “Kami sempat kerepotan melayani permintaan anggota karena keterbatasan modal yang ada di kas koperasi.345. tingkat pengembalian pinjaman dana bergulir agribisnis yang pernah disalurkan KSP Mina Sejahtera tergolong lancar. pengajuan pinjaman ternyata lebih besar dari stok dana yang ada di koperasi. misalnya. Kini. jika pinjam ke rentenir. salah seorang anggota KSP Mina Sejahtera yang hingga kini menggeluti budi daya rumput laut demi untuk menghidupi keluarganya.250 orang. KSP Mina Mandiri mulai bisa mencukupi kebutuhan pinjaman anggota. kisah kekurangan dana itu menjadi cerita masa lalu. karena hasil bisnis budidaya teripang dan rumput laut yang dikelola anggota sedang menurun alias tak sebagus dulu. KSP Mina Sejahtera mempunyai anggota sebanyak 126 orang dan calon anggota 1. Saat ini. di lahan yang sama.“Persyaratan peminjaman ke bank itu repot. jelas kami tak sanggup dengan bunga dan sistem pengembalian pinjaman. Dari situlah kemudian KSP Mina Sejahtera mulai fokus pada kegiatan usaha simpan pinjam. termasuk KSP Mina Sejahtera. Fenomena ini. Pelampang hanya bisa memanen paling banyak 600 kg rumput laut. R a k y a t S e j a h t e r a . Meski mengalami kelesuan. Arus surat pengajuan pinjaman dari masyarakat yang begitu deras membuat pengurus KSP kelabakan. salah satunya. Sebagai contoh. Hal itu dihadapi oleh hampir seluruh KSP.” tambah Jaya.” kata Jaya.033. Dalam kurun waktu empat Usaha pengepulan rumput laut yang mendapat suntikan modal dari KSP Mina Sejahtera 132 K o p e r a s i P e d u l i . adanya peningkatan SHU pada tahun 2008 sebesar Rp 194. Dinamika Koperasi Problem pengembalian pinjaman adalah masalah klasik.450.” tutur Palampang (53).

723.316.Aktivitas anggota KSP Mina Sejahtera dalam proses produksi rumput laut tahun. dan magang adalah upaya untuk mengasah kecermatan itu. KSP Mina Sejahtera Alamat : Desa Tanggetada. KSP Mina Sejahtera tak segan untuk mengirim karyawan atau pengurus mengikuti berbagai pelatihan/kursus yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan PKM Provinsi Sulawesi Tenggara serta instansi terkait atau mengikuti magang di koperasi lain yang telah mapan. Para pengurus koperasi ini yakin kecermatan dalam bertindak perlu diasah. kursus. Untuk menutupi hutang ini. Kec. KSP Mina Sejahtera telah mengembalikan pinjaman dana bergulir agribisnis/ sektoral sebesar Rp 400 juta melalui Bank BPD Sultra. R a k y a t S e j a h t e r a 133 .3. Artinya. karena aturannya memang demikian. KSP menerapkan subsidi silang. Provinsi Sulawesi Tenggara Berdiri : 5 Oktober 1998 Badan Hukum : No: 359/BH/DKPPM/II/05 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Total Aset : Rp. Di balik kemampuan KSP Mina Sejahtera menghadapi berbagai situasi sulit di atas adalah kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam kepengurusan.078 Ketua : Muhammad Jaya Jumlah Anggota : 126 orang Jumlah Karyawan : 10 orang K o p e r a s i P e d u l i . Kolaka. Pelatihan. Tanggetada. Kab. KSP Mina Sejahtera tak pernah menunggak.

He then sought business alternatives for members who faced difficulties. KSP Mina Sejahtera has returned agribusiness/sector scrolling fund loan in the amount of Rp 400 million through BPD Sultra Bank. The presence of KSP Mina Sejahtera in the vicinity of seaweed farmers is considered as something quite large. since it is regulated that way. Tanggetada denizens together cultivated seaweed and trepang. The unfavorable circumstance had affected the level decrease of members’ revenue and in the end would affect the smoothness of loan return to the cooperation.KSP MINA SEJAHTERA Kolaka. KSP Mina Sejahtera has 126 members and 1. Chairman of KSP Mina Sejahtera. According to Jaya. KSP provided manpower. The stagnation of loan return occurs. among others. R a k y a t S e j a h t e r a . At this time. most of them did not have enough capital to start such cultivation. “The production will be jointly agreed upon later. when seaweed and trepang (sea cucumber) cultivation was elaborated members of KSP experienced listlessness. The loan application turned out to be larger than the fund reserve in the cooperation. Southeast Sulawesi Acting Carefully in a Difficult Period O ne ordeal after another has shaped KSP Mina Sejahtera. “Now we are thriving to smoothen out the return of loan.” Jaya added. When the scale of seaweed cultivation business of Tanggetada community increased. did not stand still.” said Jaya. Within four years. Muhammad Jaya. loan application demand was so high that KSP administrators became overwhelmed. especially for members and future members in Tanggetada area. meanwhile Forestry Services provided the land. the need of business capital also increased. the level of agribusiness scrolling fund loan return distributed by KSP Mina Sejahtera was rather high. For example. However. which affected the business pattern of the community. One example was when seaweed and trepang cultivation went booming a couple of years ago. One day.” Jaya added. The issue of loan return is classical. KSP Mina Mandiri began to be able to fulfill the needs of loan for the members. 134 K o p e r a s i P e d u l i . now the story of fund shortage becomes the story of the past. It is faced by nearly all KSPs including KSP Mina Sejahtera. In his head there was an idea to ask a number of members who previously were engaged in seaweed and trepang cultivation to shift jobs temporarily and worked as pine gum tapers and even involved up to the processing stage. due to the production of trepang and seaweed cultivation managed by the members that decreased or in other words that was not as good as it used to. such effort was made in order for fund loan that has been distributed to be returned by the community. However. At the time. “Members who were experiencing difficulties were invited by me to work as tapers and process pine gum in cooperation with Forestry Service. they applied for loan to KSP Mina Sejahtera. As a solution. It means KSP Mina Sejahtera has never been in arrears.250 future members. In such cooperation. To pay up this debt KSP applies cross subsidize. After receiving agribusiness sector capital strengthening scrolling fund aid in the amount of Rp 1 billion in 2004. Even though it went through listlessness.

Para pengurus KSP Mina Sejahtera K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 135 .

136 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .

R a k y a t S e j a h t e r a 137 .MALUKU Maluku K o p e r a s i P e d u l i .

Sebuah buku berjudul “Cerita dari Pulau Buru” menulis bahwa mereka telah mengubah Pulau Buru yang tandus menjadi pulau yang mengalirkan ‘emas putih’ (istilah untuk sagu) dan ‘emas merah’ (istilah untuk kayu meranti). yang pada akhir dekade 1960-an menjadi pulau ‘tefaat’ (baca: tempat pemanfaatan) para tahanan politik. Provinsi Maluku Mandiri di Usia Muda M 138 ereka itu para pendatang dari tanah Jawa. pulau Buru kini menjadi lumbung padi wilayah Maluku. Citra suram itu jelas fakta. Kabupaten Buru KSP CIPTA MANDIRI Kabupaten Buru. yang berhasil meneruskan mimpi para pendatang awal di pulau ini untuk menjadikan pulau Buru sebagai pulau lumbung beras. pulau ini memasok padi sebanyak 2. masih ada citra dari masa lampau yang masih melekat pada pulau Buru.Suasana di Kantor KSP Cipta Mandiri. Bersama penduduk asli. Memang. Mereka adalah para transmigran. Itulah yang dilakukan warga Buru. ketimbang menghapus citra lama itu. yang juga sebagian besar pendatang dari tanah Jawa. R a k y a t S e j a h t e r a K o p e r a s i . yang sebagian besar bekerja sebagai penyuling minyak kayu putih. Pertanian dan P e d u l i . bagi warga Buru. mereka juga mengubah hutan dan savana menjadi beras dan palawija. Setiap tahun.500 ton. membangun citra baru dianggap lebih bijak. Namun. sebagian lagi menyebutnya sebagai pulau pangan. yang tak bisa dihapus begitu saja.

mereka tak bisa mendirikan koperasi karena amanat Inpres No. pada tahun 2003 berdirilah Koperasi Serba Usaha Cipta Mandiri. Impian lama para petani di Pulau Buru untuk memiliki sebuah koperasi akhirnya terwujud. yang K o p e r a s i P e d u l i . Koperasi Simpan Pinjam Cipta Mandiri. Ketika berdiri pada tahun 2003. *** Sejarah KSP Cipta Mandiri bermula dari sebuah Koperasi Serba Usaha Cipta Mandiri. Ketika Inpres No. juga lahir dari dinamika kedua sektor tadi. anda akan menjumpai bangunan Rice Milling Unit (RMU) milik KSPCM. ada 23 orang yang menjadi anggota pertama.4/1984 yang menyebutkan bahwa dalam satu wilayah kecamatan hanya boleh ada satu koperasi. pertumbuhan koperasi di Indonesia meningkat pesat. Konsisten mengkawal jati dirinya. termasuk dinamika perkoperasian. R a k y a t S e j a h t e r a 139 . Koperasi ini hadir diantara kelesuan usaha perkoperasian di Waeapo. Dari mereka terkumpul modal awal sebesar Rp6 juta. Dua sektor ini menyumbang 70% devisa dari total devisa yang dihasilkan pulau ini. enam tahun kemudian. Sayang. salah satu koperasi terkemuka di Propinsi Maluku. jika anda berjalan-jalan ke Waeapo. KSP Citra Mandiri (KSPCM) tumbuh sebagai koperasi multiprestasi. Bangunan itu menjulang tinggi di antara bangunan-bangunan lain di sekitarnya. sebuah kecamatan di pulau ini. Ketika itu tahun 1980an. 18/1998. 4/1984 dicabut. seiring dengan pemberlakuan Inpres No.Aktivitas usaha penggilingan gabah milik anggota KSP Cipta Mandiri di Pulau Buru perkebunan adalah nafas pulau Buru. Bahkan. KSPCM masih berbentuk KSU dengan usaha pengadaan beras sebagai andalan utama. tidak berlebihan jika ada pihak yang menyebut Koperasi ini sebagai salah satu dinamo aktivitas bisnis di pulau Buru. Meski agak terlambat. Bertolak dari karakteristik yang demikian itu berbagai dinamika kehidupan di pulau ini pun tak jauh-jauh dari urusan kedua sektor tersebut. Sebagai gambaran. yang juga berkembang sebagai penopang aktivitas masyarakat Pulau Buru dalam menggerakkan aktivitas mereka dalam bertani dan berkebun. Ketika berdiri pada tahun 2003.

Mbok Sutinah. Para petani Waeapo pun tertarik untuk bergabung. Tak puas. Melihat jejak rekam KSU Cipta Mandiri dan konsistensi para pengurusnya. Tantangan itu dijawab dengan akhir memuaskan. KSP Cipta Mandiri telah memberi contoh kepada masyarakat di Pulau Buru bahwa kerja keras adalah awal dari kesuksesan. yang merupakan ‘anak kandung’ dari KSU Cipta Mandiri. sekaligus menantang. setia pada KSP Cipta Mandiri berasal dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Koperasi ini pun menerima pinjaman perkuatan permodalan sebesar Rp 500 juta. Pulau Buru dipandang memiliki kedudukan strategis sebagai ‘lumbung beras’ di Propinsi Maluku. Di bawah kepemimpinan Slamet. daerah perbatasan/terpencil. KSP Cipta Mandiri kini memiliki kekayaan senilai Rp 1. Cerita sukses itu tersiar luas. Isi kontrak itu. Slamet Haryono terus mencari peluang dan terobosan bisnis lain. berdirilah KSP Cipta Mandiri. sebagai ketua KSU. Anton Suparman. Dalam usia yang masih relatif muda. di warung kelontongnya. empat tahun. misalnya. Pemerintah pun mulai melirik kinerja apik KSUCM tersebut. Kebijakan ini didasarkan pada Pasal 7 Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM No. jumlah anggota KSU KCM melonjak hingga tiga kali lipat menjadi 67 orang. Meski berumur muda. 12/2005 yang menyebutkan bahwa “Menteri dapat menetapkan KSP/USP-Koperasi Penerima Dana Bergulir Sektoral secara khusus yang dinilai mempunyai peran strategis antara lain untuk keperluan pembinaan KSP/USP-Koperasi di daerah yang sedang berkembang. *** Cerita sukses KSP Cipta Mandiri tadi tampaknya berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan para anggotanya. Ia telah beberapa kali memperoleh pinjaman permodalan 140 K o p e r a s i P e d u l i . Warung serba ada (waserba) merupakan usaha pertama yang dirintis KSU Cipta Mandiri (KSU-CM). KSU-CM mendapat peluang kontrak kerjasama dengan Divisi Regional Bulog Provinsi Maluku. pada tahun itu juga (tahun 2005) KSP Cita Mandiri mendapat kepercayaan sebagai peserta program perkuatan permodalan dana bergulir sektoral dari Kementerian Negara Koperasi dan UKM. Pada tahun 2005. KSU-CM dilibatkan dalam pengadaan beras dengan kuantitas pasokan sebanyak 50 ton pada setiap musim panen. Dalam tempo singkat.5 miliar—yang di dalamnya sudah termasuk dana pinjaman bergulir sebesar Rp 500 juta. Akhirnya. Sebuah tawaran yang sangat menggiurkan. Dalam konteks ini. 67 th. serta nilai strategis koperasi ini pada pertumbuhan ekonomi kawasan. KSU-CM berhasil menggandeng 14 kelompok penggilingan padi untuk memasok beras 50 ton per musim. Tak hanya apresiasi dari masyarakat. R a k y a t S e j a h t e r a . petani asal Banyuwangi yang hijrah ke Buru tahun 1981.

Dari usaha ini ia mampu menghidupi sembilan orang anaknya. 56 tahun. bagi Mbok Sutinah. Anton kembali dipercaya untuk memperoleh pinjaman permodalan senilai Rp10 juta. Dari usaha pembuatan tempe itu. Kec.Lahan pertanian yang dikelola oleh salah satu anggota KSP Cipta Mandiri dari KSP. Anton mampu membiayai pendidikan dua anaknya hingga ke jenjang perguruan tinggi: seorang di Akper Ambon dan seorang lagi di Universitas Siliwangi Tasikmalaya.” ungkap nenek 13 orang cucu ini. dengan jumlah pinjaman yang tidak terlalu besar. tanggal 04 Mei 2006 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2005 Jumlah Perkuatan Modal : Rp500 juta Ketua : Slamet Haryono Jumlah Anggota : 67 orang Jumlah Karyawan : 11 orang K o p e r a s i P e d u l i . karena seringnya ia meminjam modal ke KSP. Mbok Sutinah. Ketika pinjaman telah lunas. permodalan sempat menjadi masalah. Buru. hanya Rp500 ribu. Modal usaha itu digunakan untuk memperbesar skala usaha usaha penggilingan padi miliknya dan biaya pengolahan tanah seluas 1 ha. Sutinah tidak ingat lagi berapa kali telah meminjam modal ke koperasi. Provinsi Maluku Berdiri : 29 November 2002 Badan Hukum : No: 518-80/BH/DK-UKM/V/2006. kini ia telah memiliki sebuah toko kelontong yang cukup besar. Bahkan. Setelah berhasil melunasi pinjaman pertamanya. yang senilaiRp5 juta. Jawa Barat. ia pun kembali mengajukan pinjaman. transmigran asal Banyuwangi juga bisa menjadi sisi terang dinamika anggota KSP Cipta Mandiri. Dari usahanya tersebut. “Uang itu untuk biaya beli bahan-bahan. ia membuka usaha pembuatan tempe. Berbekal keahlian membuat tempe. Ia pun lalu mengajukan pinjaman ke koperasi. R a k y a t S e j a h t e r a 141 . “Karena sering minjem jadi nggak ingat sudah berapa kami minjem ke koperasi. Kab. Begtulah seterusnya hingga usahanya berkembang. Seperti kebanyakan pengusaha mikro lainnya. Selain Anton. KSP Cipta Mandiri Alamat : Desa Waekasar.” katanya seraya tersenyum. Waeapo.

R a k y a t S e j a h t e r a . Looking at the track record of KSU Cipta Mandiri and the consistency of its administrators as well as the strategic value of this cooperation on the area economic growth. In its relatively young age. they also turned forests and deserts to become rice and crops. 12/2005 which states that “Minister may stipulate KSP/USP-Sector Scrolling Fund Receiver Cooperation particularly which is considered as having strategic role among others for the need of development of KSP/USP-Cooperation in the developing areas and border/remote areas. deriving from main savings and members’ compulsory savings. various life dynamics in this island are not far from the two sectors’ affairs. in the same year (2005) KSP Cipta Mandiri was granted a trust to become a member of sector scrolling fund strengthening program from Ministry of Cooperation and Small Middle Scale Enterprises.KSP CIPTA MANDIRI Buru. From such characteristics. These two sectors contribute 70% of the total revenue produced by this island. who are successful in continuing the dreams of the early pilgrims in this island who turned Buru island into rice barn. Even tough it is still young. now Buru Island has become rice barn for Maluku area. KSP Cipta Mandiri has given examples to the community in Buru Island that hard work is the beginning of success. Cipta Mandiri Save Loan Cooperation. KSPCM was still in the form of KSU with rice trading business as its mainstay. this island supplies 2. who mostly work as sandal wood oil refiners. This policy is based on Article 7 of State Minister of Cooperation and Small Middle Scale Business Regulation No. Agriculture and plantation are the breath of Buru island. and this KSP is the “biological son” of KSU Cipta Mandiri. In this context. They are the transmigrated people. From them working capital in the amount of Rp 6 million was collected. In 2005. including the dynamics of cooperation matters. Each year. KSP Cipta Mandiri was established. For the natives. A book titled “A Story from Buru Island” says that they have converted the dry land of Buru Island to become an island where ‘white gold’ (the term for sago palm) and ‘red gold’ (the term for timber tree wood) flow.500 tons of rice. Buru Island is considered as having the strategic position as ‘rice barn’ in Maluku Province. four years. This cooperation was present among the resistance of cooperation business in Waeapo.5 billion—in which scrolling fund in the amount of Rp 500 million is included. It was a convenient store (waserba) that was first managed by KSU Cipta Mandiri (KSU-CM). was also born from the dynamics of those two sectors. Maluku Independent at a Young Age T hey are pilgrims from Java land. and some other people call it as the food island. When it was established in 2003. KSP Cipta Mandiri now owns asset with a value of Rp 1. This cooperation then received a capital strengthening loan in the amount of Rp 500 million. there were 23 first members. *** 142 K o p e r a s i P e d u l i . one of prominent cooperations in Maluku Province. which also developed as Buru island community activities supporter in motoring their activities of farming and gardening. The history of KSP Cipta Mandiri started from a Various Business Cooperation Cipta Mandiri. When it was established in 2003.

Para pengurus KSP Cipta Mandiri K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 143 .

memenuhi amanah konstitusi Undang-Undang Dasar 1945. kebersamaan serta kegotongroyongan. Meningkatkan kapasitas koperasi secara kelembagaan maupun permodalan otomatis berarti memberikan ruang yang luas bagi berkembangnya pengusaha kecil / mikro.Epilog Epilog Demi Amanah Konstitusi U paya pembinaan koperasi memiliki dua makna penting dalam waktu bersamaan. Pertama. Aktivitas penting itu misalnya penyediaan modal jangka pendek bagi usaha kecil / mikro. koperasi merupakan titik simpul penting bagi pengusaha kecil yang tergabung ke dalam badan usaha tersebut dalam melakukan berbagai kegiatan bisnis sehari-hari. Kedua. apalagi didukung tradisi kekeluargaan. upaya pembinaan terhadap koperasi tersebut jelas memiliki makna P e d u l i . Sebab. nasional maupun global. Titik tekan pembinaan paling tidak terfokus kepada upaya peningkatan kemampuan produksi serta kapasitas usaha. yang di dalamnya melibatkan warga negara terbesar dan merupakan bagian penting dari perekonomian nasional. Melalui komunikasi dan interkasi yang intensif. yang mengutamakan kompetisi. Dalam situasi iklim usaha baik di tingkat lokal. Koperasi bisa menyediakan modal yang dibutuhkan dengan persyaratan yang lebih ringan ketimbang lembaga perbankan. R a k y a t S e j a h t e r a 144 K o p e r a s i . memperkuat pilar ekonomi kerakyatan. proses pembinaan terhadap para pengusaha kecil/ mikro sudah otomatis berlangsung.

pada masa krisis ekonomi Indonesia pada 2007 yang masih terasa dampaknya hingga pada saat ini. bahkan kekuatan yang memberikan kontribusi kepada angka pertumbuhan ekonomi nasional tidak anjlok atau bertahan di angka 4%. ketika membina koperasi berarti negara telah memberikan jaminan bagi pewujudan keadilan sosial. yang dilaksanakan sejak tahun 2003. Amanah konstitusi tersebut merupakan hal prinsip karena Indonesia penganut paradigma negara kesejahteraan (welfare state). Dalam perspektif demikian. R a k y a t tidak kecil bagi kekuatan perekonomian nasional. merupakan langkah nyata yang diperlukan bagi usaha perkuatan ekonomi kerakyatan yang dimaksud. dan tentu saja juga kesuksesan pengusaha kecil di dalam memanfaatkan kredit. Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil Melalui Perkuatan Modal Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang membiayai kegiatan ekonomi di sektor Agribisnis maupun sektoral lainnya. Artinya. S e j a h t e r a 145 . mereka–bersama usaha menengah— pada umumnya masih eksis. tetapi juga meringankan tugas negara mengingat mereka adalah bagian terbesar dari bangsa ini. Keberhasilan yang ditunjukan ratusan koperasi simpan pinjam koperasi penerima Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Perkuatan Modal Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di bidang Agribisnis/ Sektoral.besar tidak hanya bagi peningkatan kapasitas pengusaha kecil/ mikro yang tergabung dalam berbagai jenis usaha koperasi. adalah penjelasan terang benderang bahwa pembangunan ekonomi kerakyatan di negeri ini memiliki prospek yang cerah di masa mendatang. Buktinya. Dari sisi ini. Perhatian pemerintah kepada usaha kecil dan mikro tak boleh berhenti karena peranannya K o p e r a s i P e d u l i . koperasi sebagai wadah pembinaan usaha bagi masyarakat senantiasa relevan.

togetherness and mutual cooperation. to fulfill The 1945 Constitution mandate. Development emphasizing point at least is focused on the effort of production as well as business ca- 146 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a . Through interactive and intensive communications. Cooperation is able to provide the needed capital with more lenient requirements compared to banking institutions. to strengthen populist economic pillars. in which the largest citizens are being involved and which constitute the important part of the national economic and Second. Cooperation is the point of important knot for T small entrepreneurs as members of such business entities in running daily business. Such important activities are long term capital supply for small/micro business. the process of development of small/micro entrepreneurs has automatically taken place.Epilog Epilog For The Sake of Constitutional Mandate he effort of cooperation development has two important meanings simulta neously: First. Increasing the cooperation capacity both in institutional and capitalization manners automatically means providing wide space for the development of small/micro business. more over if they are supported by family.

As evidence. which has been implemented since 2003. The government attention to small and mi- cro business cannot be ceased since its role is not insignificant for the national economic power. In the favorable business climate either in local. development effort on such cooperation clearly has large meaning not only for the increase of small/micro entrepreneurs who are members of various types of cooperation. they-together with middle scale business-generally still existed. It meas. national or global levels. in the Indonesian economic crisis period of 2007 which effect is still felt until today. by developing cooperation a country has provided security for the creation of social welfare. and of course the success of small entrepreneurs in benefiting from credits. From this perspective. R a k y a t S e j a h t e r a 147 . Such constitutional mandate is a principal matter since Indonesia adopts the welfare state paradigm. even the power that provides contribution to the number of national economic growth did not plumet or otherwise it remained stable at the level of 4%.pacity increase. is the real step required for the concerned populist economic. cooperation as the accomodation for business develpoment for the community has always been relevant. but also to lighten the state duties in reminding them as the largest part of this nation. Within this perspective. are crystal clear descriptions that this country’s populist economic development has bright prospect in the future. K o p e r a s i P e d u l i . The sucess shown by hundreds of save loan cooprations or cooprations the receivers of Micro and Small Entrepreneurs Development Program through the Strengthening of Safe and Loan Cooperation Capital (KSP) in Agricultural/ Sectoral fields. Micro and Small Entrepreneurs Development Program through the Strengthening of Safe and Loan Cooperation Capital (KSP) which funds the economic activities in Agricultural or any other sectors. which emphasize in competition.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->