Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera
COOPERATIVE CARE ON PROSPEROUS PEOPLE
Kisah Sukses Koperasi Simpan Pinjam Peserta Program Perkuatan Permodalan Agribisnis/Sektoral

Success Stories of Save and Loan Cooperative Participants of Capitalization Strengthening for Agribusiness / Sectoral

Buku ini merupakan output dari pekerjaan/kegiatan “Penyusunan Kisah Sukses KSP/USP Koperasi Peserta Program Agribisnis/ Sektoral pada Satuan Kerja Unit Deputi Pembiayaan Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia pada Tahun Anggaran 2009 This book is the output of the work / activities "Composing of Success Stories of Incorporation KSP/USP participants OF Agribusiness Cooperatives / Sector on Work Unit of Financing Unit Deputy State Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises of the Republic of Indonesia in Fiscal Year 2009

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

1

SAMBUTAN

P

rogram Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Program Perkuatan Permodalan Koperasi Simpan Pinjam merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan Pemerintah melalui Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk memberdayakan pengusaha mikro dan kecil yang mempunyai usaha produktif. Program tersebut merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan ekonomi rakyat melalui Gerakan Koperasi di tanah air yang semakin menunjukkan kemajuan dari waktu ke waktu. Kemajuan itu semakin membangkitkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan koperasi sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dalam menciptakan lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan pengentasan rakyat dari kemiskinan. Program Perkuatan Permodalan tersebut juga merupakan bagian dari perjuangan untuk mewujudkan imej koperasi yang mampu tampil sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan. Akhirnya, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan penerbitan Buku Kisah Sukses Koperasi Simpan Pinjam Peserta Program Perkuatan Permodalan ini. Kiranya berbagai kesuksesan yang telah dituliskan di dalam buku ini bisa menjadi inspirasi bagi segenap bangsa Indonesia.

Jakarta, Agustus 2009 Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

Suryadharma Ali

2 ii

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

Finally. and pulling out the people from poverty. Jakarta. August 2009 State Minister of Small and Middle Business Suryadharma Ali K o p e r a s i P e d u l i . Such program is an inseparable part of the people’s economy development through Cooperation Movement in this country that shows more and more progress from time to time. revenue increase.FOREWORD M icro and small Entrepreneurs Development Program through Save Loan Cooperation Capi talization Strengthening is a series of activities conducted by the Government Program trough State Ministry of Cooperation and Small and Middle Business to empower micro and small entrepreneurs having productive business. Such progress lives up the trust of the community to use cooperation as economic empowerment instrument in creating work field. R a k y a t S e j a h t e r a 3 iii . I’m expressing my highest appreciation to all sides that have worked hard to create the issuance of this Book of Success Stories of Save Loan Cooperation Participant of Capitalization Strengthening Program. Hopefully various successes that have been written in this book could be inspiration for all Indonesian people. Such capitalization strengthening is also a part of the struggle to create cooperation image that is able to appear as community partner in creating prosperity.

saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan dedikasi dan kontribusi dalam merealisasikan catatancatatan penting ke dalam buku ini. Semoga. Hal kedua yang ingin kami sampaikan adalah buku ini merupakan parade ekspose tentang manfaat dari program perkuatan permodalan serta menampilkan perjuangan mereka untuk menjadi sejahtera dan kiat-kiat keberhasilan yang telah dilaksanakan oleh KSP/USP-Koperasi peserta program. Disadari bahwa tidak jarang kegigihan dan keberhasilan dari KSP/USP-Koperasi peserta program dengan keragaman kiat yang mereka tempuh.KATA PENGANTAR uji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. 4 iv K o p e r a s i P e d u l i . karena dengan rahmat dan ridho-Nya Buku Kisah Sukses KSP/USP Koperasi Peserta Program Agribisnis/Sektoral ini dapat diselesaikan. tingkat Provinsi dan masyarakat sekitar penerima manfaat untuk mengungkapkan peran KSP/USP-Koperasi dalam peningkatan perekonomian di wilayahnya. saya secara pribadi maupun sebagai Deputi Menteri Bidang Pembiayaan menyambut baik penerbitan buku ini yang menggambarkan dinamika positif dari KSP/USP-Koperasi peserta program dan para anggotanya yang memanfaatkan bantuan dana dari Pemerintah. P Jakarta. Akhirnya. Deputi Bidang Pembiayaan sejak tahun 2003 sampai dengan 2005 dan tahun 2007 yang bersumber dari dana APBN sepatutnya diketahui secara luas oleh masyarakat. Agustus 2009 Deputi Menteri Bidang Pembiayaan Ir. bahwa perkuatan permodalan bagi KSP/USP-Koperasi yang telah disalurkan oleh Kementerian Negara Koperasi dan UKM cq. Agus Muharram. MSP. Untuk itu. Hal pertama yang ingin kami sampaikan kepada hadirin pembaca yang budiman sehubungan dengan penerbitan Buku Kisah Sukses KSP/USP Koperasi Peserta Program Agribisnis/Sektoral adalah. Mudah-mudahan buku ini akan memberikan arti dan motivasi yang lebih tinggi kepada kita dikemudian hari. dapat dijadikan contoh bagi KSP/USP-Koperasi lainnya. programprogram sejenis yang sangat mengandung tujuan mulia kelak akan menjadi suatu kontribusi penting dalam menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran yang berkeadilan bagi Bangsa Indonesia. Penulisan buku ini menggunakan suatu pendekatan jurnalisme dimana kami mengajak partisipasi Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM selaku Pembina di tingkat Kabupaten/Kota. R a k y a t S e j a h t e r a .

I hope this book could provide higher meaning and motivation to us in the future. Agus Muharram. I would like to convey my highest gratitude and honor to all sides who have provided their dedication and contribution in realizing important notes into this book. O Jakarta. K o p e r a s i P e d u l i . MSP. The second thing that we would like to convey is that this book is the exposure parade on the benefit of capitalization strengthening program as well as presenting their struggles to become prosperous and the tricks of success that have been implemented by program participant KSP/USPCooperation. Province and the surrounding community as beneficiaries to express the role of KSP/ USP-Cooperation in increasing economic matters in their areas.PREFACE ur gratitude is addressed to Allah SWT. Finally. It is realized that the persistence and success of program participating KSP/USP-Cooperation with the various tricks that they have achieved can be set as an example for any other KSP/USPCooperation. For that purpose. R a k y a t S e j a h t e r a 5 v . since with His blessing and sincerity. The composing of this book uses a journalism approach in which we asked the participation of Service that is in charge of Cooperation and UKM as the actor of Founder in the level of Regency/City. I personally or as Deputy Minister of Funding Field welcome the issuance of this book which describes the positive dynamic of program participating KSP/USP-Cooperation and its members who utilize fund aid from the Government. August 2009 Deputy Ministry of Funding Field Ir. these success stories of KSP/USP as Agribusiness/Sector Program Participating Cooperation could be com pleted. I hope similar programs that very much contain noble purposes will in the future become a significant contribution in creating fair prosperity and welfare for Indonesia as a nation. The first thing that we would like to convey to or readers with regard to the issuance of Success Stories of KSP/USP of Agribusiness/Sector Program Participating Cooperation is that capitalization strengthening for KSP/USP-Cooperation that has been distributed by State Ministry of Cooperation and UKM through Funding Division Deputy since 2003 up to 2005 and 2007 derived from State Revenue and Expenditure Budget should be announced to the public.

..................................................................................................................................................................................................................................................................... 5 7 Jati Diri Kebersamaan di Bumi Kartini ........ 1 Dana Bergulir Untuk Modal Usaha Kecil dan Mikro ............................................................................................... 5 0 Propinsi Jawa Tengah Agribisnis di Antara Lereng Merapi ......................................................... 9 8 Propinsi Kalimantan Tengah Berkawan ala Surya Sekawan .................................................. 124 Bertindak Cermat di Masa Sulit ....... 4 0 Kiprah Trisula di “Kota Angin” ............................... 112 Buka Peluang Lebar-lebar.......................................... ii Pengantar Deputi Menteri Bidang Pembiayaan ......... 7 6 Propinsi Nusa Tenggara Barat Maju Bersama Petani Tembakau dan Rumput Laut ................... 6 2 Tangan-tangan Dingin di Ujung Timur Pantura ... 2 0 Propinsi Sumatera Barat Bila Keberlanjutan Koperasi Adalah Penentu Kejayaan .............. 6 8 Propinsi Jawa Timur Sukses dengan Sistem Tanggung Renteng ................................................. R a k y a t S e j a h t e r a ....................... 2 6 Barek Samo Dipikua............ 130 Propinsi Maluku Mandiri di Usia Muda .... Ringan Samo Dijinjiang .......................................................................................................DAFTAR ISI Sambutan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.................................................................................................................................................. 9 4 Berani Tampil Beda ..................................................................... iv Bab I Bab II Bab III Prolog ..................................................................... 4 4 Bila Tak Ada Dusta di Antara Kita adalah Kunci Sukses .......... 8 4 Sahabat Petani di Lereng Rinjani .......................................................................................................................................................................................... Ketat Bersyarat ...................................... 116 Propinsi Sulawesi Tenggara Maju Bersama Petani Rumput Laut ............................................................................................................... 8 Senyum dari Mereka yang Terbaik Parade Kisah Sukses ....................... 104 Propinsi Sulawesi Utara Mitra Petani Cengkeh ....................................................... 138 E p i l o g....... 3 2 Propinsi Jawa Barat Tetap Eksis Setelah Enam Dekade ........................... 144 Bab IV 6 vi K o p e r a s i P e d u l i ........................ 8 8 Propinsi Nusa Tenggara Timur Dari Guru untuk Masyarakat .

........................ 4 3 The Progress of Trisula at “The Wind City” ..................... 128 Acting Thoroughtly in Difficult Times ....................................................... 130 E p i l o g u e .......................................... 8 2 Nusa Tenggara Timur Province Life Light at Bukit Sikka ................ 115 Providing Wide Open opportunities.... 4 9 If there is no Lie Betrween us is the Key to Success ....................................... 5 4 Togetherness Identity in the Land of Kartini .......... 3 0 Barek Samo Dipikua................................................. 3 2 (We Bare Heavy Matters Together and Carry Light Matters Together) West Java Province Still Exist After Six Decades………………......... iii Preface from Deputy Minister of Funding Field ...................................................................... 7 0 West Nusa Tenggara Province Progressing Together With Tobacco and Seawees Farmers..................................................................... 7 8 Farmers Best Friend at the Slope of Rinjani.............. 120 Southeast Sulawesi Tenggara Province Moving Forward Together With Seaweed Farmers ................................................. Ringan Samo Dijinjiang ............................................................ 9 2 Central Kalimantan Province Being Friends like Surya Sekawan ................................................ R a k y a t S e j a h t e r a 7 vii ............................................................................................................................................................................................................................................ 6 4 East Java Province Success with Joint Responsibility System ..................................................................... Tight Requirements ......... 134 Maluku Province Independent at a Young Age ..... 6 Scroling Fund For Small and Micro Business Capuital ........................................................................................................ 134 Chapter IV K o p e r a s i P e d u l i ..................................................... v Chapter I Chapter II Chapter III Prologue ..................................INDEX Froeword from State Minister of Cooperation and Small and Middle Scale .......................................................... 6 0 Cold Hands at the East Tip of North Beach ......... 9 8 South Sulawesi Province Clove Farmers Partner.......................... 1 6 Smiles of the Best A Parade of Success Stories........................................... 8 8 Dare to be Different .......... 53 Central Java Province Agribusiness in Between the Slope of Merapi ........................... 2 4 West Sumatera Province If the Cooperation Sustainability is the Determinant of Glory ……......................................................

8 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .

Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera COOPERATIVE CARE ON PROSPEROUS PEOPLE Kisah Sukses Koperasi Simpan Pinjam Peserta Program Perkuatan Permodalan Agribisnis/Sektoral Success Stories of Save and Loan Cooperative Participants of Capitalization Strengthening for Agribusiness / Sectoral K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 1 .

bila mereka diberi suntikan modal untuk memperbesar omzet usahanya? Dugaan yang paling dekat adalah omzet bisnis mereka berangsur membesar. petambak.Prolog Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera A 2 pa yang akan terjadi pada masyarakat yang selama ini tekun dan rajin bekerja: sejak dari aspek budi daya. dan mereka menuai sukses sebagai pengusaha. R a k y a t S e j a h t e r a . hingga tahap pemasarannya. jumlah mereka K o p e r a s i P e d u l i . atau pedagang yang modal dan ruang lingkup bisnisnya terbatas. tentu saja. Siapa mereka itu? Siapa lagi jika bukan para petani. pendapatan menggelembung. jauh dari intrik-intrik kolusi. pada akhirnya kesejahteraan mereka akan semakin membaik. Dan. dan lain-lain. pascapanen. sebagaimana nelayan. Jawaban semacam itu sepenuhnya masuk di akal karena pada dasarnya mereka adalah pelaku ekonomi yang mandiri. bertradisikan kebersamaan dan kekeluargaan. Di negeri ini. perajin. proses pengolahan. beretos jujur dan bertindak sportif. keuntungan meningkat.

dinamika di atas adalah hal yang membanggakan. untuk mempertegas upaya pemberdayaan terhadap usaha kecil ini. Memang. R a k y a t S e j a h t e r a 3 . Mereka yang telah menjadi anggota koperasi pada umumnya memiliki kekhasan dalam etos usahanya. Bagi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.yang bergerak di usaha kecil dan mikro ini sangat banyak. dan usaha-usaha pengolahan hasil-hasil alam lainnya. agribisnis juga berarti semua usaha ekonomi yang berbasis sumber daya alam. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah lantas mengeluarkan kebijakan Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) untuk membiayai usaha ekonomi produktif di sektor agribisnis dan sektor usaha produktif lainnya. tersebar di kawasan perdesaan (mayoritas). Agribisnis merupakan cara pandang ekonomi masyarakat di bidang pertanian. Meningkatkan kemampuan dan jangkauan layanan KSP khususnya di sektor K o p e r a s i P e d u l i . dan sebagian lagi di perkotaan yang bergerak dalam berbagai sektor usaha. Agribisnis adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya alam untuk pemenuhan kebutuhan hidup. Nah. Namun. tidak semua dari mereka tertampung ke dalam koperasi. tetapi juga mereka yang mengembangkan rumput laut. yang menjadi sasaran program di atas bukan hanya anggota koperasi yang bergerak di bidang pertanian saja. Karena itu. Penekanan terhadap sektor agribisnis dan sektor lain itu tentu saja berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang matang. Tujuan Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui perkuatan permodalan KSP ini yaitu: Meningkatkan aktivitas dan pendapatan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui pelayanan pinjaman modal usaha yang berasal dari KSP.

Koperasi yang telah tertata dengan baik dalam berbagai aspeknya secara natural akan menularkan berbagai keterampilan dan pengetahuannya kepada anggota. Mengingat pelaksanaan program Bantuan Perkuatan Dana Bergulir di Sektor Agribisnis di tahun 2003 dan 2004 berlangsung cukup gemilang. R a k y a t S e j a h t e r a .Kemudahan pada Koperasi Simpan Pinjam dalam memberikan bantuan modal usaha sangat membantu petani dan pengusaha kecil agribisnis. Kapasitas yang dimaksud adalah bidang manajemen. Bantuan Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis selanjutnya disebut Dana Bergulir KSP Agribinis adalah dana yang berasal dari Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang disalurkan kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis sebagai pinjaman dana bergulir untuk disalurkan lebih lanjut kepada anggotanya dalam bentuk pinjaman. maka pada tahun 2005 Pemerintah memperluas usaha pengembangan melalui bantuan perkuatan Dana Bergulir Sektoral guna membiayai berbagai sektor usaha produktif lainnya. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia pengelola KSP. Hal ini niscaya mengingat koperasi adalah sentra usaha bagi para pengusaha kecil/ mikro. Kinerja koperasi. Program ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan Pemerintah melalui Proyek Pengembangan Kebijakan Peningkatan Akses Sumberdaya Produktif yang bersumber dari dana APBN dalam bentuk pemberian bantuan perkuatan permodalan kepada KSP dengan pola dana bergulir. Pelaksananaan program tersebut menggambarkan seperti yang terlukis di bagian awal tulisan itu. hingga wawasan kewirausahaan. 4 K o p e r a s i P e d u l i . Rata-rata koperasi penerima program bantuan berhasil menyalurkan kredit penguatan modal mereka kepada para anggota. Karena itu. sistem pelaporan dan administrasi keuangan. Pengalaman menyebutkan bahwa pembinaan akan berlanjut ke anggota. Perkuatan juga ditempuh melalui programprogram peningkatan kapasitas koperasi di dalam mengelola usahanya. sejak 2005 program tersebut dikenal sebagai Bantuan Perkuatan Permodalan KSP Agribisnis / Sektoral. dan kemampuan teknis lainnya. baik pengembalian modal dari anggota maupun angsuran koperasi ke bank pelaksana secara nasional baik. Program tersebut dimulai pada 2003 dan diteruskan pada tahun 2004. melalui sumber pembiayaan APBN. Bisa dikatakan kredit macet di bawah angka 2% seperti batas maksimal yang diberlakukan.

Seorang anggota Kopdit Obor Mas (NTT) sedang menerima kunjungan petugas Kopdit. Keharmonisan hubungan antara Pengurus dan Anggota Koperasi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pengelolaan Koperasi.

Nah, banyak pelajaran berharga selama pelaksanaan program-program di atas. Rasanya terlalu sayang bila momentum-momentum seperti itu lenyap begitu saja. Antara lain untuk tujuan menjawab kesanksian itulah buku ini disusun. Jauh dari kesan formal, buku ini disusun melalui proses peliputan di koperasi-koperasi terbaik yang tersebar di seluruh Indonesia. Tidak semua yang terbaik berhasil diliput. Tim penyusun membagi beberapa koperasi di 10 provinsi yang mencerminkan keterwakilan wilayah Indonesia bagian barat, tengah dan timur. Cara pemilihan kabupaten dan kota didasarkan kepada ragam jenis usaha yang dikembangkan. Namun demikian, meski buku ini jauh dari kesan formal, koperasi-koperasi yang kisah suksesnya ditampilkan dipilih berdasarkan kriteria baku. Setidaknya, ada lima kriteria sukses yang menjadi bahan pertimbangan, yakni: sukses penyaluran dana; sukses pemanfaatan dana; sukses pengembalian dana; sukses peningkatan usaha dana; dan sukses pengembangan usaha dana; Jika kemudian buku ini diberi judul Koperasi Peduli Rakyat Sejahtera, itu semata karena ingin

memunculkan sebuah pesan bahwa koperasi adalah sebuah aset, sekaligus potensi, yang jika digerakkan dan dikembangkan secara optimal akan bermuara pada kesejahteraan rakyat. Tentu saja, ukuran sejahtera itu berjenjang. Rakyat, dalam konteks ini diwakili oleh para anggota koperasi penerima pinjaman bergulir, yang berhasil menaikkan taraf hidup mereka telah menuai hasil program Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agribisnis/ Sektoral. Dengan tulus, senyum mereka terkembang. Di balik senyum mereka itu ada ‘sebongkah’ kebanggaan bahwa perjuangan mereka untuk menjadi lebih sejahtera telah berada pada jalur yang benar. Di balik senyumsenyum itu pula terkandung beribu memori tentang pergulatan yang tak ringan. Pergulatan tentang mengelola sawah, kolam, tambak, bengkel, kedai makan, dan sebagainya. Di antara memori-memori itu, ada satu yang tak akan mereka lupakan—bahkan akan terwariskan kepada generasi penerus mereka kelak—yakni kepedulian insan-insan koperasi, yang sejak awal setia mendampingi pergulatan mereka itu. Melalui buku ini serempak mereka bersuara: Terima kasih Koperasi.

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

5

Prolog
Prosperous Community Care Cooperation
hat would happen to a community members who have worked dili gently: from cultural, post harvest, management process up to its marketing aspects; with honest ethos and sportive acts, far from collusion intrigues, has togetherness and family tradition, if they were provided with capital injection to enhance their business earnings? The closest assumption is that their business earnings would enhance, profit increase, income would enlarge and they would yield success as businessmen. And of course, in the end their prosperity will improve. This type of answer is fully logical since basically they are independent economic actors. Who are they? None other than farmers, fishermen, traders with limited capital and business space, such as fishermen, craftsmen, and many others. In this country, the number of those who are engaged in small and micro business is very large, scattered in village areas (majority), and some in urban areas which engage in various business sectors. For the Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Business, the dynamic above

W

is a pride. Indeed not all of them are accommodated in the cooperation. Those who have become members of cooperation generally have typical characteristics in their business ethos. Well, to expressly shows the empowerment for this small business, Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Enterprises then issued Micro and Small Development through Scrolling Fund Strengthening for Save Loan Cooperation (KSP) Program to fund productive economic business in agricultural and any other productive business sectors. The emphasizing on agricultural and other sectors is of course based on proper considerations. Agribusiness is an activity of utilizing natural resources to fulfill life needs. Agribusiness is an economic perspective in agriculture sector. However, agribusiness also means all economic business with natural resources basis. Therefore the target of program above is not only cooperation members engaged in agricultural field, but also those developing sea weed, and any other natural resources products processing business. The objective of Micro and Small Entrepreneur through KSP capital strengthening is: to increase activities and income of Micro and small Entrepreneur trough business capital service derived from KSP; to increase ability and coverage of KSP service especially in agribusiness
P e d u l i , R a k y a t S e j a h t e r a

6

K o p e r a s i

sector; to increase KSP manager Human Resources quality. This program is a series of activities conducted by the Government through Productive Resources Access Increase Development Project originating from the State Revenue and Budget of 2004 fund in the form of the granting of capital strengthening aid to KSP in the pattern of scrolling fund. Such Save and Loan Cooperation (KSP) Scrolling Fund Strengthening Aid which is further referred to as Agribusiness KSP Scrolling Fund is fund deriving from the Government through the Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Business which is distributed to Save Loan Cooperation (KSP) in Agricultural Sector as scrolling fund loan to further be distributed to its members in the form of loan. Such program was commenced in 2003 and was continued in 2004. Considering the success of Scrolling Fund Strengthening Aid in Agricultural Sector in 2003 and 2004, then in 2005 the Government extended development business through Sectoral Scrolling Fund strengthening aid to fund various other productive business sectors, through fund source from State Revenue and Budget. Therefore since 2005 such program was known as Agribusiness/Sectoral KSP Fund Strengthening Aid. The implementation of such program was described as what is illustrated in the early part of this writing. In average cooperations receiving the aid program were successful in distributing credits to strengthen their capital to their members. Cooperation performance, both in capital return from members and cooperation installment to the bank national wide is favorable. Non performing credit can be considered as below 2% as the applied limit. Strengthening was also sought through cooperation capacity increase programs in managing its business. The capacity concerned is in the field of management, reporting system, and financial administration, and any other technical abilities, up to entrepreneurial horizon. This matter will in turn make cooperation the center of business for small/micro entrepreneurs. Experience has shown that development will continue to members. Cooperations that have been ordered well in various aspects naturally will transfer their various skills and knowledge
K o p e r a s i P e d u l i , R a k y a t

to their members. Well, there are many valuable lessons during the above programs. It would be such a waste if such momentums disappear just like that. It is that reason, among other things, that underlies the objective to compose this book. Far from formal image, this book is composed through covering process in the best cooperations scattered all over Indonesia. Not all of the best were covered. The composing team divided several cooperations in 10 provices that reflect the represented ness of Indonesian area in western, central and eastern parts. The method in choosing regencies and cities was based on business types developed. However, even though this book is far from formal image, cooperations which success stories are presented were chosen based on raw characteristics. At least there are five successful criteria that became the material of consideration, namely: fund distribution success; fund utilization success; fund return success; fund business increase success; and fund business development success; If further this book was titled Prosperous Community Care Cooperation, it is merely because a message that cooperation is an asset and at the same time a potential which, if it is moved and developed, optimally will end up in community welfare, is intended to be set out. Of course, the size of welfare has its own levels. People, in this context is represented by members of cooperation receiving scrolling loan, who are successful in increasing their life standard after they have harvested the output of Scrolling Fund Strengthening For Loan Save Cooperaton (KPS) in Agribusiness/Sector program. Sincerely, their smiles bloom. Behind those smiles there is a “piece” of pride that their struggle to become more prosperous has been in the right lane. Behind those smiles there are also thousands of memories about heavy struggle. Struggle on the management of rice field, pond, embankment, workshops, restaurants, and etc. Among these memories there is one that they cannot forget-even when they inherit it to their future generation-the care of cooperation personnel, who since the beginning have been loyal assisting their struggle. Through this book together they will say: Thank you Cooperation.

S e j a h t e r a

7

sepenggal isi pidato Bung Hatta pada perayaan Hari Koperasi yang ke-3 berbicara tentang sejauh mana manfaat koperasi bagi rakyat petani dan pengrajin. secara retoris Bapak Koperasi Indonesia itu bertanya: “Sudahkah berkembang peternakan di kalangan rakyat yang dibiayai dengan pinjaman koperasi? Sudahkah terlaksana di mana-mana kebun sayur dibiayai dengan pinjaman koperasinya? Bagaimana koperasi di kalangan pertukangan dan kerajinan? Sampai di manakah hasil yang diperoleh dengan koperasi untuk mengatasi ijon dengan pinjaman kecil-kecil sesuai kebutuhan dan lain-lainnya?” Meski berbentuk sebuah kalimat tanya. pesan Bung Hatta dalam penggalan pidatonya itu sangat jelas: bahwa Koperasi harus mampu membiayai para petani dalam berusaha. Berpuluh tahun kemudian.Bab II Dana Bergulir Untuk Modal Usaha Kecil dan Mikro S 8 uatu ketika pada tahun 1953. R a k y a t S e j a h t e r a K o p e r a s i . sentilan bernada P e d u l i . Ketika itu. juga para pengusaha kecil yang bergerak di sektor riil.

Sementara itu. dalam konteks pembinaan dan pengembangan koperasi dan usaha kecil dan menengah (KUKM) tersebut. kemampuan KUKM untuk mengakses sumber permodalan. yakni meningkatkan aktivitas dan K o p e r a s i P e d u l i . Pemerintah dalam hal Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah merasa perlu membangun sebuah ‘jembatan’ yang bisa menghubungkan antara KUKM dan sumber permodalan. R a k y a t S e j a h t e r a 9 . aspek permodalan merupakan sebuah aspek penting dalam pengembangan dan pembinaan usaha kecil dan menengah (UKM). yang dalam konteks ini diawali dengan dana stimulan dari APBN. Berangkat dari visi itulah lahir Program Dana Bergulir pada Kementerian Negara Koperasi dan UKM termasuk Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang bergerak dalam pembiayaan Agribisnis/Sektoral. setali dua uang. kondisi sebagian besar koperasi pun setali dua uang dengan para pengusaha kecil dan mikro: sama-sama minim permodalan. Namun.introspektif itu ternyata masih relevan untuk diungkapkan: “sudahkah koperasi mampu mendampingi para petani dan pengusaha kecil dan mikro?” Begitu kira-kira bentuk pertanyaan itu di masa kini. Atas dasar fakta itu. KUKM dianggap belum bankable. meski bukan segala-galanya. Sementara itu fakta di lapangan berbicara bahwa. baik baik dari lembaga keuangan bank maupun bukan bank masih rendah. Jika mengacu pada visi Bung Hatta pada paragraf pertama tadi maka Koperasi idealnya tampil sebagai lembaga yang mampu menjawab aspek permodalan yang dibutuhkan para petani dan pengusaha kecil dan mikro tadi. Program ini memiliki tujuan yang sangat strategis.

R a k y a t S e j a h t e r a . program ini bernama “Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil Melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis”. meningkatkan kualitas sumberdaya manusia pengelola KSP. terutama di daerah perdesaan. yakni pada tahun 2005. Melalui mekanisme ini transfer dana dari Pemerintah Pusat pada akhirnya bisa menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi di daerah. Selama dua tahun. program ini dikembangkan tak hanya untuk pengembangan usaha mikro dan kecil di sektor agribisnis tapi juga pengembangan usaha mikro dan kecil di sektor riil lainnya dengan nama “Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil Melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sektoral”. Perputaran dana pinjaman bergulir itulah kemudian yang menjadi bahan bakar pertumbuhan ekonomi di daerah. Satu tahun kemudian.Aktivitas usaha di pabrik penggilingan padi milik anggota KSP Lestari Mandiri. yakni tahun 2003 dan tahun 2004. Kabupaten Malang. dan membangun KSP sebagai lembaga keuangan yang handal agar dapat sejajar dengan lembaga keuangan lainnya. pada tahun 2007 program ini 10 K o p e r a s i P e d u l i . terjadi beberapa dinamika kebijakan. Setelah sempat vakum satu tahun selama 2006. meningkatkan kemampuan dan jangkauan layanan KSP yang bergerak dalam pembiayan agribisnis/sektoral. meningkatkan akses anggota dan calon anggota untuk memperoleh pelayanan pinjaman dari KSP. Jawa Timur pendapatan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui pelayanan simpan pinjam. Pada tahun 2003. program ini bernama “Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil Melalui Perkuatan Modal Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis”. Kemudian pada tahun 2004. Program ini mulai dilaksanakan oleh Kementerian Negara Koperasi dan UKM sejak tahun 2003. Dalam kurun waktu itu. pro- gram Perkuatan Dana Bergulir ini fokus pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang bergerak dalam pembiayaan agribisnis.

000.980 dengan jumlah pemanfaat sebanyak 183. Propinsi lain yang juga memiliki kinerja bagus. Propinsi Jawa Timur merupakan propinsi dengan tingkat realisasi pencairan terbesar. 299. Jumlah dana yang tersalur dan hasil pengembangannya itu pun menjadi salah satu indikasi bahwa program ini telah berjalan dengan baik. jumlah dana pinjaman bergulir terlah berkembang dari Rp.. 104. yakni yaitu 434.92 % atau Rp. Menurut penelusuran.700.688. Angka-angka pada tabel tersebut menunjukkan bahwa meskipun para koperasi peserta program sukses mengembangkan dana bergulir tersebut hingga 281 % tapi tingkat atau kinerja pengembalian angsuran pokok dan bunga masih belum sesuai target (lihat tabel). dan Kecil”.bagi 448 koperasi yang tersebar di 32 provinsi. Di propinsi ini.59 miliar.dilanjutkan dengan nama “Program Peningkatan Permodalan Dana Bergulir Sektoral Bagi Koperasi.500 baru 44.076. 89. angka pengembalian angsuran pokok dan bunga yang rendah itu disebabkan karena Bank Pelaksana dipandang masih kurang aktif dalam melakukan pembinaan dan monitoring kepada koperasi peserta program. kewajiban Kelompok Kerja Keuangan Kabupaten/ Kota juga dipandang belum optimal.000.000. 840.609.715.972. b. yakni Propinsi Jawa Tengah dengan perkembangan sebesar 255. berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan Kementerian KUKM per Maret 2009 dana pinjaman bergulir tersebut telah berkembang menjadi Rp. Demi kebersinambungan program dana bergulir ini. c. 167. 35 miliar menjadi Rp. koperasi peserta program wajib mengembalikan angsuran pokok dan bunga kepada Bank Pelaksana.594 yang telah ditunaikan. Di samping itu. d. Kemudian. Dari alokasi dana sebesar itu. Selama rentang waktu 2003 sampai 2005 dan 2007 Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp.150. usaha mikro dan kecil tersebut. Usaha Mikro.81 miliar.99% atau berkembang dari Rp.32%. Memiliki kantor sendiri yang telah ditempati minimal 2 (dua) tahun. Itu artinya telah terjadi dinamika positif hingga sebesar 281%. Syarat-Syarat Umum: a. *** Teknis Pelaksanaan Tidak semua Koperasi bisa menerima program perkuatan permodalan bagi koperasi. Dalam melayani anggota-anggota di sentra agribisnis. Dari yang seharusnya Rp.990.8 miliar menjadi Rp. bersedia membuat unit K o p e r a s i P e d u l i . tercatat realisasi pencairan sebesar Rp. Hasil penilaian kesehatan dalam 2 (dua) tahun terakhir berturut-turut “sehat”. Catatan hasil monitoring itu memberi sinyal indikasi bahwa koperasi penerima program berhasil didalam mengelola dan menggulirkan bantuan yang diberikan. Telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebanyak 3 (tiga) Tahun Buku terakhir. 321.968 anggota koperasi.47.797. Hasil monitoring dan evaluasi juga menunjukkan bahwa di tingkat nasional. R a k y a t S e j a h t e r a 11 . Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi Koperasi-koperasi Simpan Pinjam calon penerima dana perkuatan. 39. Hingga 31 Maret 2009 kinerja pengembalian angsuran pokok dan bunga tersebut tercermin pada tabel di bawah ini.

000.000 Rp.888. 57. 25.pelayanan yang berada di lokasi sentra agribisnis.000. b. Memiliki Komputer sendiri dan sanggup membeli komputer minimal Pentium 3. g. Jumlah Pinjaman yang diberikan minimal Rp. 2. Mempunyai Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang telah berjalan secara efektif. Tunggakan pinajaman macet maksimal 2%. e. h.500 Rp.699.249. Merupakan lembaga koperasi primer Kabupaten/Kota yang sudah berbadan hukum minimal 4 tahun.903.955 Rp. 3.313. Ada pihak yang menjadi Jaminan Perorangan (personal guarantee) atas Dana Perkuatan yang diterima peserta program perkuatan modal KSP.817.029.700 Rp.431. Telah melakukan pemisahan dalam akuntansi usaha dari akuntansi Koperasinya. 41. 630.731.000 Rp. 68. Diutamakan bagi KSP yang para anggotanya mempunyai hubungan kerjasama kemitraan dengan perusahaan penghela. Cadangan. Donasi dan Sisa Hasil Usaha tahun berjalan minimal sebesar 33% dari total aset.000. USP Koperasi sudah menjadi unit otonom minimal 3 tahun. Beberapa pembaruan tersebut di antaranya: a.798.986.000. yang dikelola dengan pola simpan pinjam dan sudah diadministrasikan secara tertib.076. Di samping anggota secara keseluruhan.000.214.000. Anggota koperasi yang berhak menerima Tabel 1. dan Bank Pelaksana (diolah) 12 K o p e r a s i P e d u l i .676 Rp.184 Bunga Rp.000 Rp. f. Pada tahun 2004 syarat-syarat umum tersebut diperbarui. Kewajiban Koperasi Ke Bank Kewajiban Kepada Bank No 1 2.000 Rp. c.594 Sudah Dibayar Pokok Rp. Bersedia mengubah badan hukumnya menjadi Koperasi Simpan Pinjam (KSP). 1 milyar. Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM. 2. Merupakan koperasi primer kota/ kabupaten yang telah berbadan hukum minimal 4 (empat) tahun dan melaksanakan RAT 3 (tiga) Tahun Buku terakhir dan memiliki predikat “sehat” berdasarkan hasil penilaian kesehatan dalam 2 (dua) tahun berturut-turut. b.36.483. 6. KSP juga memiliki anggota minimal 100 orang yang bergerak dibidang usaha produktif yang sejenis antara lain: petani.580.700 Sumber Data: Koperasi Peserta Program. 5.104.150. Hasil audit 2 tahun terakhir.083 Rp.000. 18. 50.798.001. KSP telah memperoleh jaminan perorangan (Personal Guarantee) dari Bupati/ Wali Kota setempat untuk mengelola Dana Bergulir KSP Agribisnis.688. i. 25.918. d.055. c.956.000. Kelompok masyarakat sebagai anggota KSP sudah pernah memperoleh dukungan modal dan pembinaan dari instansi teknis. Sedangkan persyaratan bagi Unit Simpan Pinjam (USP) Koperasi calon penerima dana perkuatan adalah sebagai berikut: a.538.653.000 Rp.609.000 Rp.731 Rp.146 Rp. g.496.000 Rp. 5. Jumlah modal sendiri yang terdiri dari Simpanan Pokok. f. Pengelolaan Usaha KSP sudah didelegasikan kepada manajer dan didukung karyawan-karyawan yang professional.23. 378. Jumlah Tahun Program 2003 2004 2005 2007 Bunga Rp. Simpanan Wajib.500 Sebelumnya Pokok Rp.10.187 Rp. e.000 Rp. R a k y a t S e j a h t e r a . Syarat-Syarat Khusus : a. b.145.100. serta tidak terjadi perangkapan pekerjaan untuk fungsi-fungsi yang bertentangan. peternak dan nelayan (bukan pedagang). 4.228. 47. Wajar Tanpa Syarat (WTS).

h. pada tahun 2005 sasaran KSP peserta program diperluas tak lagi terbatas pada KSP yang membiayai usaha mikro dan kecil di sektor agribisnis tapi juga KSP yang membiayai usaha mikro dan kecil di berbagao sektor riil lainnya. Memiliki kekayaan bersih minimal sebesar Rp. c.500.(lima ratus juta rupiah). c..1. R a k y a t S e j a h t e r a 13 .000. peternakan.000.. 375.000.. Memiliki aktivitas usaha produktif di bidang agribisnis/sektoral yang menciptakan nilai tambah sehingga berkemampuan untuk mengembalikan/ melunasi pinjaman. KSP telah memperoleh jaminan perorangan (Personal Guarantee) dari Bupati/ Wali Kota setempat untuk mengelola Dana Bergulir Sektoral. KSP memiliki anggota minimal 100 (seratus) orang Pengusaha Mikro dan Kecil yang bergerak disektor usaha produktif yang sejenis antara lain: pertanian. perikanan. Memiliki jumlah kekayaan bersih minimal sebesar Rp. Memiliki saldo pinjaman (piutang) minimal Rp. dan memiliki simpanan pokok minimal Rp. Bersedia atau telah melayani anggotaanggotanya di berbagai sektor usaha produktif dan membuka unit pelayanan yang berada di lokasi sentra.000. Beberapa perubahan itu di antaranya pada Syarat-syarat umum KSP calon penerima dana bergulir sektoral itu di antaranya: a.000. bagi KSP Calon Penerima Dana Bergulir Sektoral sebesar Rp. c.(seratus lima puluh juta rupiah).000. Aturan ini dibuat sebagai pagar bagi KSP-KSP peserta program dalam menyalurkan pinjaman dana bergulir tersebut. f. b..000.000. Jika pada tahun 2003 dan tahun 2004 fokus program lebih pada KSP yang membiayai usaha mikro dan kecil di sektor agribisnis.0 00.000. i.300.000. Sepanjang aturan ini ditaati. Telah berbadan hukum minimal 4 (empat) tahun dan melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) 3 (tiga) Tahun Buku terakhir dan memiliki predikat “sehat” berdasarkan hasil penilaian kesehatan dalam 2 (dua) tahun berturut-turut serta klasifikasi minimal B. e. 500.000.000. pertambangan dan galian. resiko pinjaman macet semakin kecil. KSP calon penerima diprioritaskan yang belum pernah memperoleh Dana Bergulir KSP Agribisnis. b.000. Tidak mempunyai tunggakan pinjaman pada KSP.(tujuh puluh lima juta rupiah). K o p e r a s i P e d u l i .(tiga ratus tujuh puluh lima juta rupiah). e. 150.. seiring dengan dinamika yang terjadi pada pelaksanaan program tahun 2003 dan 2004.150.000.000.(satu milyar rupiah). Pada tahun 2005. Memiliki saldo pinjaman (piutang) minimal Rp.(tiga ratus juta rupiah). Kementerian Negara Koperasi dan UKM kemudian kembali melakukan penyempurnaan teknis pelaksanaan penyaluran pinjaman dana bergulir tersebut. d. perdagangan dan aneka jasa lainnya. bagi KSP Calon Penerima Dana Bergulir Sektoral sebesar Rp. d.(satu milyar rupiah). dan memiliki simpanan pokok minimal Rp..000. Pengusaha Mikro dan Kecil calon penerima pinjaman dari KSP wajib memenuhi syarat sebagai berikut : a.750. Memberikan pelayanan pinjaman kepada anggota minimal 70 % (tujuh puluh per seratus) dari total pinjaman yang diberikan. Mendapat persetujuan dari pengurus KSP atas hasil analisa kelayakan dari manajer pengelola simpan pinjam. Sedangkan beberapa perubahan pada Syarat-syarat Khusus bagi KSP calon penerima dana bergulir sektoral itu di antaranya: a. d.000.75. Mengajukan permohonan pinjaman kepada KSP sesuai kelayakan usaha.(Seratus lima puluh juta rupiah).000.(tujuh ratus lima puluh juta rupiah). 1. g. bagi KSP Calon Penerima Dana Bergulir Sektoral sebesar Rp. bagi KSP Calon Penerima Dana Bergulir Sektoral sebesar Rp. b. kehutanan dan perkebunan. Total tunggakan pinjaman macet maksimal 2 % (dua persen).000. Penyempurnaan ini dilakukan untuk mengakomodir pengembangan program..000. Terdaftar sebagai anggota KSP/calon anggota KSP.pinjaman dana bergulir untuk membiayai usahausaha ekonomi produktif dari alokasi dana program ini juga diatur dengan seleksi ketat.(lima ratus juta rupiah). industri pengolahan dan kerajinan.000. Diprioritaskan bagi KSP yang anggotaanggotanya mempunyai hubungan kerjasama kemitraan dengan perusahaan penghela. Hasil audit 2 (dua) tahun terakhir berpredikat Wajar Tanpa Syarat (WTS).

di antaranya: a. telah melakukan pembukuan terpisah atas pengelolaan usaha simpan pinjam dari akuntansi koperasinya. b. Telah memiliki prosedur pemberian pinjaman ke anggota. Pengelolaan Usaha KSP sudah didelegasikan kepada manajer yang didukung oleh karyawan yang profesional dan tidak terjadi perangkapan pekerjaan. Mempunyai aktivitas di sektor usaha produktif dan masih dapat dikembangkan serta menciptakan nilai tambah. Beberapa persyaratan yang mengalami perubahan itu. Modal sendiri minimal sebesar 33 % (tiga puluh tiga per seratus) dari total aset. Koperasi induk bersedia melakukan pembagian.Suasana di kantor manajemen KSP Cipta Mandiri. c. pada tahun 2005 Pengusaha Mikro dan Kecil calon penerima pinjaman dari KSP juga wajib memenuhi syarat sebagai berikut: a. g. Bersedia menyimpan 5 % dari pokok pinjaman di KSP dalam bentuk Simpanan Wajib Khusus milik anggota sebagai bagian dari pemupukan modal sendiri KSP dan untuk keperluan stabilitas permodalan KSP. selain syarat-syarat yang telah ditetapkan pada petunjuk teknis tahun 2003 dan 2004. Kemudian. Koperasi telah berbadan hukum minimal 1 (satu) tahun dan melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dengan memiliki predikat “cukup sehat” berdasarkan hasil penilaian kesehatan yang dilakukan pejabat yang berwenang. 14 K o p e r a s i P e d u l i . *** Pada tahun 2007. Pulau Buru. manajemen USP-Koperasi telah dikelola secara otonom minimal 3 tahun. Terdaftar sebagai anggota KSP aktif minimal 1 (satu) tahun dan dibuktikan dengan jumlah simpanan wajib di koperasi. seluruh aset USP-Koperasi menjadi aset KSP yang baru dibentuk. d. pengelolaan Usaha KSP didelegasikan kepada manajer yang didukung oleh karyawan yang profesional e. sehingga memiliki kemampuan untuk mengembalikan/ melunasi pinjaman. terjadi beberapa perubahan persyaratan yang harus dipenuhi Koperasi Peserta Program. dengan cara memisahkan unit Simpan Pinjam dari koperasi untuk menjadi Koperasi Simpan Pinjam tersendiri atau mengubah nama dan bidang usaha koperasi menjadi hanya Usaha Simpan Pinjam (KSP). d. sejak tahun 2005 USPKoperasi calon penerima Dana Bergulir Sektoral wajib memenuhi syarat tambahan. Tidak mempunyai tunggakan pinjaman pada KSP. b. dan siap menjadi KSP. R a k y a t S e j a h t e r a . c. yakni: a. Idealnya. f. Selain Syarat Umum dan Syarat Khusus tersebut di atas yang berlaku bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP). dibuktikan dengan neraca lajur 3 (tiga) tahun terakhir. dengan Jumlah karyawan dan manajer minimal 5 orang.

dengan menggunakan formulir sebagaimana contoh pada lampiran 14 peraturan ini.000. KSP Cipta Mandiri bisa menjadi peserta program ini pada tahun 2005 berdasarkan Pasal 7 Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM No.000.000.000.000.000.000. untuk Koperasi calon penerima dana bergulir sebesar Rp. Kementerian Koperasi dan UKM juga telah mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan khusus terutama bagi koperasi-koperasi yang berlokasi di daerah tertinggal atau di daerah yang terkena bencana alam atau koperasi yang dinilai mempunyai peran strategis pada daerah tertentu.(dua ratus juta rupiah) dan memiliki jumlah anggota paling sedikit 100 orang.000.000.. 200. memiliki saldo piutang minimal Rp. 12/2005.Sebagian besar KSP tadinya merupakan Unit Simpan Pinjam (KSP) dari sebuah koperasi induk. b.(seratus juta rupiah) termasuk simpanan pokok dan wajib minimal Rp.(lima puluh juta rupiah).(seratus juta rupiah) dan memiliki jumlah anggota paling sedikit 60 orang.000.000.. 100. yang profilnya ditampilkan dalam buku kisah sukses ini.(seratus lima puluh juta rupiah) termasuk simpanan pokok dan wajib minimal Rp. Salah satu contoh. daerah perbatasan/terpencil..000.(lima ratus juta rupiah). manajemen unit usaha koperasi yang akan mengelola dana bergulir. Pada pasal itu disebutkan bahwa “Menteri dapat menetapkan KSP/USP-Koperasi Penerima Dana Bergulir Sektoral secara khusus yang dinilai mempunyai peran strategis antara lain untuk keperluan pembinaan KSP/USPKoperasi di daerah yang sedang berkembang..000. 100. untuk Koperasi calon penerima dana bergulir sebesar Rp. Koperasi memiliki kekayaan bersih minimal Rp. 150.000.. Koperasi telah memperoleh jaminan perorangan (Personal guarantee) dari Kepala Dinas Kabupaten/Kota. Selain aturan-aturan main tadi.. c. unit usaha koperasi yang akan mengelola dana bergulir telah menyelenggarakan pembukuan secara terpisah atas pengelolaan usaha koperasinya. telah dikelola secara otonom minimal 1 (satu) tahun.000. Gambar menunjukkan suasana pelayanan di sebuah KSP. yakni : a. d. Pulau Buru dipandang memiliki kedudukan strategis sebagai ‘lumbung beras’ di Propinsi Maluku.(seratus juta rupiah). Total tunggakan pinjaman macet maksimal 5% (lima persen) yang dibuktikan dengan K o p e r a s i P e d u l i .. Sedangkan beberapa perubahan pada persyaratan khusus. 100. Dalam konteks ini. KSP Cipta Mandiri di Pulau Buru. Koperasi memiliki kekayaan bersih minimal Rp. yang dibuktikan dengan laporan keuangan pada tahun terakhir. c. Meski baru berdiri pada tahun 2004. 500.000. 50. memiliki saldo piutang minimal Rp.. 300. b.(tiga ratus juta rupiah). Belum pernah memperoleh Dana Bergulir dari Kementerian Negara Koperasi dan UKM. d. S e j a h t e r a 15 . R a k y a t laporan tahunan berjalan.

such introspective in nature critic is still relevant to be expressed: “have cooperations been able to assist farmers and micro and small entrepreneurs?“ That is approximately the form of such statement in the present. In the mean time the facts on the field speak out 16 K o p e r a s i P e d u l i . also for small entrepreneurs who are engaged in real sectors. rhetorically such Indonesian Cooperation Founding Father asked: “has animal farming developed in the community which is funded by cooperation loan? Has vegetable plants been funded by their cooperation loan? How are cooperations among the handicraft and craftsmen? How far is the output obtained with cooperation to overcome early crops pur- chase with small loan in accordance with needs and others?” Even though it is in the form of questions. a piece of Bung Hatta’s speech content in the cel ebration of the 3rd Cooperation Day which discussed how far cooperation can benefit for farmers and craftsmen. R a k y a t S e j a h t e r a . Bung Hatta message in its speech part is very clear: that Cooperation must be able to fund farmers in running their business. Many years later. At the time.Chapter II Scrolling Fund For Small and Micro Business Capital O ne day in 1953.

R a k y a t S e j a h t e r a 17 . However. the Government in this matter State Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Entrepreneurs feels the necessity to build a ‘bridge’ that can connect KUKM and capitalization source. the ability of KUKM to access capitalization source. same as usual. then ideally Cooperation appears as an institution that is able to answer capitalization aspect needed by such farmers and small and micro entrepreneurs. Based upon that fact.that even though it is not everything. which in this context is initialized with stimulant fund from State Revenue and Expenditure (APBN). If referring to the mission of Bung Hatta in the first paragraph earlier. Scrolling Fund Program on State Min- K o p e r a s i P e d u l i . capitalization aspect is the important aspect in the development and founding of small and middle scale business (UKM). From that vision. Meanwhile in the context of founding and development of coopera- tion and such small and middle scale entrepreneurs (KUKM). the conditions of cooperation are as bad as small and micro entrepreneurs: they lack capitalization. both from bank financial institutions and non bank is still low. KUKM is still considered as non bankable.

whose life standard was lifted after synergizing with KSP Lestari Mandiri. Within two years. and developing KSP as a financial institution that is reliable in order to be in the same level as any other financial institutions. i. in 2005 and in 2007 this program was developed not only to develop micro and small business in agribusiness sector but also for the development of any other real sectors with the name “Micro and Small Entrepreneurs Development Program Through Scroll- 18 K o p e r a s i P e d u l i . This program has a very strategic purpose. increasing activities and revenue of Micro and Small Entrepreneurs through save loan services. i. increasing human resources KSP managers quality. i. In 2003. mainly in villages. Malang. Within such period. R a k y a t S e j a h t e r a . Your browser may not support display of this image. 2003 and 2004 this Scrolling Fund Strengthening was focused on Save Loan Cooperation (KSP) engaging in agribusiness funding. this program was named “Micro and Small Entrepreneurs Development Program through Save Loan Cooperation (KSP) Capital Strengthening in Agribusiness Sector.e.” A year later. increasing the ability and coverage of KSP services engaging in agribusiness/sector funding. Through this mechanism. This program has been implemented by State Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Enterprises since 2003.” Then in 2004 this program was called “Micro and Small Entrepreneurs Development program Through Scrolling Fund Strengthening Aid For Save Loan Cooperation (KSP) in Agribusiness Sector. East Java istry of Cooperation and UKM was born and was incorporated in Small and Micro Entrepreneurs Development Program through Scrolling Fund Program for Save Loan Cooperation (KSP) engaging in Agribusiness/Sector funding. fund transfer from Central Government at the end of the day could be the moving engine of region economic activities.e. there have been several policy dynamics.e. Such scrolling fund circle then becomes the fuel of region’s economic growth.The economic activites at Yudi Pujianto’s rice mill.

715.797.for 448 cooperation scattered in 32 provinces. State Ministry of Cooperation and UKM then re-perfected the implementation technique in distributing such scrolling fund implementation.688. it is noted that the disbursement realization was in the amount of Rp.92 % or the amount of Rp. participating cooperations are obligated to return principal installment with its interest to Implementing Banks. in 2007 this program was continued with the name “Sector Scrolling Fund Capitalization Increase Program For Cooperation. Then. From the actual Rp. along with the dynamic that took place in the program implementation of 203 and 2004.” Within the period of 2003 up to 2005 and 2007 the Government allocated fund in the amount of Rp. K o p e r a s i P e d u l i . For the sake of the sustainability of this scrolling fund program. So long as this regulation is complied with. border/remote areas. It means there has been positive dynamic of up to 281 %. 299.972.968 cooperation members.ing Fund Strengthening Aid For Sector Save Loan Cooperations (KSP). Pulau Buru is considered as having the strategic position as ‘rice barn’ in Maluku Province.000. which profile has been presented in this successful stories book. Data shows that even though participating cooperations are successful in developing such scrolling fund up to 281% however the level or performance of principal installment return has not been the same as the target.. in March 2009 such scrolling loan fund had increased to become Rp. based on the monitoring output conducted by Ministry of KUKM. non performing loan risk will become smaller. Regency/City Working Group obligations are considered as non optimum. This regulation is set up as fence for program participating KSPs in distributing such scrolling fund loan. KSP Cipta Mandiri was able to become a member of this program in 2005 based on Article 7 of Minister of Cooperation and UKM Regulation UKM No.609. Cooperation members who are entitled to receive scrolling fund to fund productive economic business from this program fund allocation are also regulated with tight selection. Although it was not established until 2004. In 2005. 104. 840. Such monitoring record indicates that program receiving cooperation is successful in managing and scrolling the aid provided.47.” After being non active for a year in 2006. In 2003 and 2004 the program was more focused to KSP that funded micro and small business in agribusiness sector.000. such low principal installment and interest return was due to the fact that Implementing Bank has been not active enough in conducting development and monitoring against program participating cooperations.500 only 44. In addition.594 has been paid up.990.076. Implementation Technique Not all cooperations could receive capitalization strengthening program for such cooperations. in 2005 and 2007 the target of program participating KSP was extended and not only limited to KSP funding micro and small business in agribusiness sector but also KSPs that fund micro and small business in any other real sectors. In this context. Micro and Small Business.150. The amount of fund distributed and the output of its development become indicators that this program has been running well. There are requirements that must be met by Save Loan Co- operation as nominees for strengthening fund receivers. 321. This perfection was conducted to accommodate program development. From such amount of fund allocation. In that article it is stated that “A minister may stipulate KSP/USP-Sector Scrolling Fund Receiving Cooperation in special manner which is considered as having strategic role among others for the need of the founding of KSP/USP-Cooperation is areas that are developing.000. According to investigation. 12/2005. R a k y a t S e j a h t e r a 19 . One example is KSP Cipta Mandiri in Pulau Buru.980 and was utilized by 183. micro and small business.700. Ministry of Cooperation and UKM also has anticipated specific possibilities mainly for cooperations located in disadvantaged area or areas that have been exposed by natural disasters or cooperations that are considered as having strategic roles on some areas.

yang dibalut dengan semangat untuk senantiasa mewujudkan perbaikan. yang berupa pendidikan atas diri sendiri dan perbuatan. yang pernah diungkapkan Bung Hatta menarik untuk dicermati. Parade kisah sukses KSP peserta program perkuatan permodalan usaha agribisnis/ sektoral ini merupakan bagian dari geliat untuk senantiasa mewujudkan kemajuan bagi dunia perkoperasian di Indonesia.Bab III Parade Kisah Sukses S ebuah kalimat bijak tentang koperasi. yang juga Proklamator negara ini pernah berkata bahwa “bukan semboyan yang muluk-muluk yang dibutuhkan untuk mencapai masyarakat kooperasi yang ingin kita ciptakan. Kisah-kisah sukses yang termuat di dalam bab ini bukan ditulis untuk sekadar P e d u l i . Bung Hatta bicara bahwa segunung konsep untuk membangun masyarakat perkoperasian tak akan cukup jika tak bermuara pada kerja nyata. R a k y a t S e j a h t e r a 20 K o p e r a s i . belum ada yang sempurna. Bapak Koperasi Indonesia. Di atas jalan menuju masyarakat koperatif. melainkan amal. sebab itu dasar kita bekerja ialah: mencapai perbaikan senantiasa!” Melalui kalimatnya itu.

inovasi. sekaligus sebagai sumber inspirasi dan motivasi bagi masyarakat koperasi di Indonesia. K o p e r a s i P e d u l i . Berbagai data tentang kinerja keuangan KSP.mengukur tingkat keberhasiloan pelaksanaan Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang bergerak dalam pembiayaan Agribisnis/ Sektoral. Lebih dari itu. pertimbangan-pertimbangan kualitatif juga menentukan. kinerja pemanfaatan dana. berbagai pertimbangan dilakukan. Tentu saja. kinerja penyaluran dana bergulir. hingga kinerja pengembangan usaha dana koperasi menjadi pertimbangan penting untuk memilih KSP-KSP mana saja yang layak diprofilkan. terobosan. dan orisinalitas program yang dilakukan oleh KSP peserta program. kinerja pengembalian dana dari anggota koperasi penerima pinjaman. Akhirnya. R a k y a t S e j a h t e r a 21 . dalam memilih KSP dari sepuluh propinsi. seperti upaya inisiasi. serta para pelaku usaha mikro dan kecil yang selama ini menjadi mitra koperasi. kinerja peningkatan usaha anggota koperasi penerima pinjaman. Tidak hanya itu. selain data-data statistik tersebut. kisah-kisah sukses yang ditulis diniatkan untuk bisa menjadi referensi. yang profil dinamikanya ditulis dalam buku ini. selamat mengambil manfaat.

Bung Hatta said that a pile of concepts to develop cooperation community will not be enough if they do not end up on real work. Success stories contained in the chapters of this book are not merely written to measure the success level of Micro and Small Entrepreneurs Development Program through Scrolling Fund Strengthening Aid For Save Loan 22 K o p e r a s i P e d u l i . therefore the basis of our work is: to always seek for improvement!” Through such sentence. which was expressed by Bung Hatta is interesting to be analyzed. but it is the deed. R a k y a t S e j a h t e r a . in the form of self education and good deed. This Indonesian Cooperation Father. On the road that leads to cooperative community. wrapped with the spirit to always create improvements.Chapter III A Parade Of Success Stories A wise sentence about cooperation. who is also the state proclaimer had also said that “it is not the pompous motto that is needed to create cooperation community that we would like to have. nothing is perfect. Parade of KSP success stories on this agribusiness/sector capitalization strengthening program participates is a part of the spirit to always create progress for the world of cooperation in Indonesia.

success stories written are intended to become references. loan receiver cooperation members business increase. K o p e r a s i P e d u l i . Of course. such as initiative. take advantage out of them. scrolling fund distribution performance. in addition to such statistical data. and program originality efforts conducted by program participating KSP. fund return performance by loan receiver cooperation members. At the end of the day. fund utilization. which profile dynamics are written in this book. Various data on KSP financial performance. inovation.Cooperation (KSP) engaging in Agribusiness/ Sector funding. qualitative considerations also sercve as determining factors. up to cooperation fund business increase perfomance become important considerations to select which KSPs are worth to be profiled. in selecting KSP from ten provinces. More than that. R a k y a t S e j a h t e r a 23 . break through. as well as micro and small business actors who have been partners for cooperation. Not only that. and at the same time as the source of inspiration and motivation for cooperation community in Indonesia. various considerations are taken into account.

24 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .

SUMATERA BARAT West Sumatera K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 25 .

R a k y a t S e j a h t e r a K o p e r a s i . Bagi pengurus KSP Lumbuang Pusako. Untuk itu. Sumatera Barat. Bagi pengurus. Tanpa itu. maka hal itu menjadi luar biasa. Sebab. senantiasa menjadi tempat menyimpan (lumbuang) aset-aset warisan yang berharga (pusako). keberhasilan anganangan belaka. baik untuk pengurus dan koperasi. Aset berharga itu adalah anggota yang terampil dan piawai mengelola koperasi. follow up pelatihan jelas. Tapi bagaimana dengan anggota? Mereka akan dimagangkan di P e d u l i . Provinsi Sumatera Barat Bila Keberlanjutan Koperasi Adalah Penentu Kejayaan ila pengurus koperasi piawai dan melahirkan kinerja koperasi menjadi semakin baik. yakni langsung menerapkan ilmunya dalam praktik pengelolaan koperasi. itu hal biasa. Ketua KSP Lumbuang Pusako. bisa saling mengawasi.Kantor KSP Lumbuang Pusako. itulah prinsip yang diyakini pengurus KSP Lumbuang Pusako Kota Bukitinggi. B 26 melalui pengenalan yang memadai kepada anggota. dan seterusnya. “Kami selalu berusaha menjadi pengurus yang bisa menjadi panutan bagi anggota sekaligus bisa mengayomi. Bukan hanya pengurus. KSP LUMBUANG PUSAKO Kota Bukittingi. Namun. para anggota pun dituntut untuk memahami bahkan berkemampuan mengelola koperasi.” kata Anismar Asri. KSP bekerja sama dengan Dinas Koperasi dengan cara mengadakan pelatihanpelatihan. bila sebuah koperasi juga menginginkan para anggotanya pandai mengelola koperasi. Tapi. koperasi menjadi lebih dinamis. menjalankan koperasi perlu keahlian dan pengalaman.

Koperasi berakta notaris No. dan berganti nama menjadi KSP Lumbuang Pusako. melalui Surat Keputusan Menteri Negara Koperasi dan UKM No. koperasi ini dikenal dengan nama KOPINKRA. 188. Dan. *** Dua dasawarsa lalu. Guguak Panjang. Aset berharga itu adalah anggota yang terampil dan piawai mengelola koperasi. Pola regenerasi semacam ini jelas menguntungkan sebab banyak anggota yang sudah mengerti bagaimana mengurus koperasi. keberlanjutan misi koperasi pun terjamin. koperasi K o p e r a s i P e d u l i .Salah satu usaha kecil menengah yang memanfaatkan modal usaha dari KSP Lumbung Pusako koperasi. sebuah koperasi industri kerajinan sulaman dan konveksi. sulaman dan konveksi yang ada di Kota Bukittinggi. Melalui prosedur ini. 1702/XVII/ 1988 ini kemudian mengubah bentuknya menjadi Koperasi Simpan Pinjam (KSP). setiap bulan dipilih lima orang anggota untuk mengikuti kegiatan magang tersebut. Ide pembentukannya dicetuskan sejumlah pengusaha dan perajin border. koperasi ini senantiasa menjadi tempat menyimpan (lumbuang) aset-aset warisan yang berharga (pusako). ini setidaknya telah mengantongi sebelas penghargaan. Seperti namanya. provinsi. Lumbuang Pusako. Di usianya yang baru dua tahun. Jumlah asetnya telah mencapai Rp 5 miliar. jika ada regenerasi pengurus. kegiatan magang ini menjadi ajang pendidikan dan pelatihan bagi anggota untuk mengetahui bagaimana proses mengurus koperasi. keyakinan itu. Kelak. mulai tingkat kabupaten/ kota. bukanlah hisapan jempol belaka. anggota relatif siap menerima estafeta kepengurusan. R a k y a t S e j a h t e r a 27 . membentuk sebuah organisasi yang mampu menampung hasil karya para perajin. Bahkan.45 – 385 – 2006. Selama ini. KSP Lumbuang Pusako menjadi salah satu koperasi unggulan di Kota Bukittinggi. hingga tingkat nasional. koperasi yang beralamat di Jl. Tujuannya. Tarok Bungo No. Pihak KSP sendiri berharap. 9A – Kec. Bukittinggi.

KSP Lumbuang Pusako memang bukanlah yang terbaik. Dari tahun ke tahun. 28 K o p e r a s i P e d u l i . sebaliknya dalam hal pinjaman KSP tetap selektif. total aset KSP ini telah mencapai Rp5 miliar. Jika ada anggota yang mengalami kesulitan.Peran KSP Lumbung Pusako sangat besar dalam membantu mengembangkan usaha ini telah mendapat perhatian dari pemerintah. jumlah dana pinjaman yang akan diberikan kepada para anggota disesuaikan masa keanggotaan. perkembangan KSP Lumbuang Pusako menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Padahal. R a k y a t S e j a h t e r a . pada tahun 2001 KSP ini dinobatkan sebagai Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional. Pengurus koperasi memberlakukan beberapa ketentuan. tetapi melalui upaya keras para pengurusnya. Misalnya. misalnya. Dalam dinamikanya. Hingga pertengahan tahun 2009 jumlah anggota mencapai 178 orang. jumlah anggota KSP pun terus bertambah. Namun. Pengurus menggunakan pendekatan persuatif yang biasanya dilakukan pada saat anggota menabung atau menyetor. berkat kegigihan dan perjuangan para pengelola.5 miliar. Misalnya dalam hal pembinaan terhadap anggota. Pengurus akan memberikan pembinaan secara tidak langsung. Koperasi Berprestasi Tingkat Kota Bukittingi 2002. seperti bertanya tentang perkembangan usaha anggota dan kendala yang dihadapi. Dari sisi aset. Ada beberapa KSP lain di Sumatera Barat yang dianggap punya prestasi lebih membanggakan. Jumlah itu sudah termasuk tambahan dana pinjaman bergulir sektoral sebesar Rp 1 miliar yang diterima pada tahun 2005. kini KSP Lumbuang Pusako menjadi koperasi unggulan di Kota Bukittingi. Selain aset yang makin menggelembung. Keberhasilan-keberhasilan itu tidak datang begitu saja. termasuk kiat-kiat sukses dalam melakukan berbagai usaha. Jika dalam keanggotaan KSP terkesan blak-blakan. beberapa tahun lalu. modal koperasi ini hanya Rp 2. KSP Lumbuang Pusako pernah menerima anugerah sebagai Koperasi Terbaik I Tingkat Kota Bukittinggi 1992. Jika bicara prestasi. kesetiaan dan jumlah tabungannya. pengurus tidak segan-segan memberikan solusi. Koperasi Sehat Tingkat Kota Bukittinggi 2002. Kemudian.

yang penting. Keberhasilan anggota dalam mengembangkan usahanya akan berdampak positif bagi perkembangan KSP.” kata Anismar Asri. tentu saja.Sekadar contoh. Anismar yakin para penerusnya akan melakukan itu. Sebagai Ketua KSP. Kec. Salah satu usaha konveksi anggota KSP Lumbuang Pusako KSP Lumbuang Pusako Alamat Berdiri Badan Hukum Tahun Perkuatan Modal Jumlah Perkuatan Modal Ketua Jumlah Anggota : Jl. Kab. Jika pun itu baru bisa dilunasi setelah ia tak lagi menjabat sebagai Ketua KSP. R a k y a t S e j a h t e r a 29 . Ia juga yakin bahwa dana bergulir itu akan terus bergulir memberdayakan para anggota Lumbuang Pusako. Dan. Bukittinggi.45 – 385 – 2006 : Tahun 2005 : Rp1 miliar : Hj. Asnimar yakin bahwa sisa pinjaman pokok yang masih sebesar Rp 700 juta akan bisa dilunasi. Hal itu dapat dilihat dari tingkat keberhasilan pengembalian pinjaman anggota mengalami peningkatan. Provinsi Sumatera Barat : 2 Januari 1988 : No:188. ada anggota yang bisa mendapat pinjaman sebesar Rp 50 juta karena ia telah menjadi anggota sejak tahun 1986 dan simpanannya sudah mencapai Rp 20 juta. Anismar Asri : 178 orang K o p e r a s i P e d u l i . dengan tingkat suku bunga 12% per tahun. “Jadi anggota tersebut bisa mendapat pinjaman sekitar Rp 50 jutaan. sebagai lembaga perbankan yang membina administrasi penyaluran pinjaman dana bergulir sektoral. Tarok Bungo No. Guguak Panjang. 9A. KSP Lumbuang Pusako telah mengembalikan pokok pinjaman sebesar Rp 300 juta. Berdasarkan catatan dari Bank Nagari Bukittinggi. Boleh dikatakan tingkat kemacetan penyetoran angsuran kurang dari 1%.

starting from regency/ city.e. Based on the record of Nagari Bukittinggi Bank. Without those elements. both for administrators and cooperation. From one year to another. KSP Lumbuang Pusako is one of superior cooperations in Bukittingi City. KSP itself hopes that this apprenticeship activity will become educational and training event for members to discover the process of cooperation administration. At its tender age of tw. R a k y a t S e j a h t e r a . This can be seen from the loan return success increase rate. “We always try to be administrators who could also be a role model for members and at the same time protect the members. as the banking institution that develops sector scrolling distribution administration. the total asset of this KSP has reached Rp 5 billion. In the future. success is only a fantasy. It may be concluded that the installment deposit nonperformance is less than 1%. In loan affairs KSP applies effective ways. KSP in cooperation with Cooperation Services holds trainings. This patter of regeneration is obviously profitable since there are many members who have already understood how to administer the cooperation. for instance. they can supervise each other. Chairman of KSP Lumbuang Pusako. running a cooperation re quires skills and experience. Healthy Cooperation for Bukittingi City Level in 2002.KSP LUMBUANG PUSAKO Bukittingi City . The amount of loan to be provided to members is adjusted to the membership period. KSP Lumbuang Pusako received an achievement award as the Best Cooperation I for Bukittinggi City Level in 1992. loyalty and amount of savings. if regeneration takes place. the follow up of trainings is obvious. For that purpose. Cooperation administrators set out several conditions.” said Anismar Asri. i. members are also required to understand and even have the ability to manage the cooperation.West Sumatera If the Cooperation Sustainability is the Determinant of Glory F or administrators of KPS Lumbuang Pusako. and so forth. to directly apply the knowledge in cooperation management practice. Then in 2001 this KSP was crowned as Achiever Cooperation for National Level. The success of members in developing their business will have positive impact for the development of KSP. Due to proper introduction to the members cooperation becomes more dynamic. A couple of years ago this cooperation capital was only Rp 2.5 billion. Achiever Cooperation for Bukittinggi City level in 2002. Not only administrators. KSP development has shown a significant increase. In terms of asset. Two decades ago. Each month five members are chosen to participate in such apprenticeship. province up to national level. In its dynamic. KSP Lumbuang Pusako has returned principal loan in the amount of Rp 300 million. This cooperation with Rp 5 billion asset has even re- ceived eleven awards. members are ready to accept the administration handover. this cooperation was known with the name KOPINKRA. of course. an embroidery handicraft and convection industrial cooperation. For administrators. 30 K o p e r a s i P e d u l i . this cooperation has attracted attention of the government. What about the members? They will participate in cooperation apprenticeship.

Kantor KSP Lumbuang Pusako K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 31 .

” kata ketua KSP Sungai Kamuyang. Sungai Kamuyang boleh menjadi sumber inspirasi bahkan dijadikan nama koperasi. “Kita menggunakan nama Sungai Kamuyang. nama KSP Sungai Kamuyang cukup dikenal masyarakat di nagari yang berada di kaki Gunung Sago itu. Kabupaten Limapuluhkota. R a k y a t S e j a h t e r a 32 K o p e r a s i . Ringan Samo Dijinjiang ama KSP Sungai Kamuyang memang tidak bisa dilepaskan dari nama besar Nagari Sungai Kamuyang. lokasi KSP pun berada di wilayah kenagarian yang juga dikenal dengan nama Sei Kamuyang.Kantor KSP Sungai Kamuyang. N Kini. Provinsi Sumatera Barat Barek Samo Dipikua. tapi kegesitan para pengurus KSP Sungai Kamuyang tetap merupakan sebab terpenting mengapa badan usaha tersebut layak disebut bila membicarakan koperasi di wilayah Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Limapuluh Kota KSP Sungai Kamuyang Kabupaten Limapuluh Kota. Tak heran jika nama koperasi yang didirikan pada tahun 1996 ini begitu mudah dihafal. selain karena kisah historisnya juga karena nama Sungai Kamuyang sudah dikenal masyarakat. sebuah nagari di Kecamatan Luak. Kinerja KSP Sungai Kamuyang yang baik selama ini adalah alasan bagi Dinas Koperasi Kabupaten Limapuluhkota merekomendasikan badan usaha ini sebagai penerima bantuan Perkuatan Permodalan Dana Bergulir Sektoral pada tahun 2006 senilai Rp 500 juta. Sumatera Barat. P e d u l i . Selain memiliki nama yang sama. Najmul Irfan.

Leni Marlina. Yurniati membayar cicilannya Rp 650 ribu per bulan. sementara istrinya baru pada tahun 2007.Usaha kecil yang mendapat bantuan modal usaha dari KSP Sungai Kamuyang Dalam perkembangannya. Kondisi geografis Sungai Kamuyang yang berada di kaki Gunung Sago ternyata cukup berpengaruh terhadap unit layanan usaha KSP. Raya Batang Tabik. Pada bulan selanjutnya. Sedangkan untuk sektor perdagangan dan industri kecil. warga Jl. kehadiran KSP Sungai Kamuyang disambut baik oleh masyarakat. Yuniarti dan Kurnia hanya dua dari sekian K o p e r a s i P e d u l i . Awalnya. Seperti sebuah sungai. Kini. Bagi setiap anggota baru diwajibkan menyetor dana Simpan Pokok sebesar Rp 10 ribu dan Simpanan Wajib Rp 5 ribu. Berdasarkan catatan. Kurnia bergabung pada KSP Sungai Kamuyang pada tahun 2006. Dengan modal pinjaman sebesar Rp 15 juta dari KSP. Raya Payakumbuh Lintau Sungai Kamuyang ini mampu mempekerjakan 42 orang karyawan. usaha kerupuk yang beralamat Jl. jumlahnya tidaklah sebesar sektor agribisnis. Pengalaman serupa juga dialami Kurnia dan Leni Marlina. Sebut saja salah satunya Yurniati Ura. pemilik usaha Kerupuk Sanjai ‘’MARISA”. sehingga jumlah anggota yang bergabung semakin bertambah. seperti bertani dan beternak. Kini. Kurnia dan Leni mulai mengembangkan usahanya. Awalnya. KSP Sungai Kamuyang mengalirkan banyak manfaat yang bisa dimanfaatkan siapa saja (baca: anggota). anggota cukup membayar Simpanan Wajib sebesar Rp 5 ribu. usaha Kerupuk Sanjai ‘’MARISA” semakin berkembang dan telah dipasarkan hingga ke luar daerah. karena selama ini proses pengembalian pinjamannya lancar. hanya dibantu 15 orang karyawan. R a k y a t S e j a h t e r a 33 . usahanya semakin berkembang dan kini ia telah mempunyai sebuah toko grosir. Sungai Kamuyang. Jumlah itu sebagian besar merupakan masyarakat yang berdomisili di Nagari Sungai Kamuyang. Semenjak bergabung dengan KSP Sungai Kamuyang tahun 2006 dan mendapat pinjaman dana sebesar Rp 10 juta. Pihak manajemen KSP tak sulit memberi dia pinjaman kedua sebesar Rp10 juta. ia hanya mempunyai usaha kue kecil-kecilan.” kata pengusaha yang kini juga memiliki perkebunan kopi. Sampai saat ini jumlah anggota KSP mencapai 350 orang. “Kalau bisa di masa depan pinjaman bagi anggota bisa lebih besar karena usaha kami semakin berkembang. sebagian besar nasabah KSP berprofesi di bidang agibisnis. Kurnia dan isterinya. coklat dan jeruk itu.

KSP masih memberikan tiga pilihan bagi anggota yang kesulitan mengembalikan pinjaman ke KSP. memilih cara meregulasi hutang pokok dengan melunasi seluruh jasa dan denda. KSP menerapkan sanksi denda sebesar 1. yang sudah sejumlah Rp 100 juta melalui Bank Sumbar. pinjaman tertinggi yang diberikan kepada anggota sebesar Rp 10 juta. bukan berarti sanksi itu merupakan harga mati. Ketua KSP Sungai Kamuyang. “Bukan berarti pengurus pilih kasih. KSP menetapkan batas pengembalian pada tanggal 10 setiap bulan.Usaha pembuatan kue milik Yuniarti. Setiap tahun pundi-pundi KSP pun terus bertambah. Jenis usaha yang telah mapan biasanya bisa memperoleh pinjaman hingga Rp10 juta. Keberhasilan itu juga dapat dilihat dari pengembalian pinjaman KSP ke bank. Ketiga. Kedua. Kemampuan pengembalian anggota menjadi pertimbangan kami.6 miliar. Terhadap semua jenis pinjaman. *** Sampai saat ini. Berdasarkan laporan terakhir. nanti dia akan kesulitan dalam pengembaliannya. Cara 34 K o p e r a s i P e d u l i . Besarnya pinjaman ini didasarkan pada besar kecilnya jenis usaha dan agunan yang dijaminkan. R a k y a t S e j a h t e r a . sementara untuk usaha mikro besarnya disesuaikan dengan kemampuan pengembalian anggota. salah seorang anggota KSP Sungai Kamuyang banyak masyarakat yang telah memanfaatkan dana pinjaman dari KSP Sungai Kamuyang untuk mengembangkan usaha mereka. Meski demikian. membuat kesepakatan baru. dengan besaran jasa pinjaman sebesar 18% per tahun. di mana nasabah sanggup melunasi seluruh hutang dan jasa pada tanggal yang telah disepakati tanpa dikenai denda.5% dari pokok pinjaman untuk setiap keterlambatan. Pertama.“ kata Najmul Irfan. dana KSP sudah berkembang menjadi Rp 1. Kalau anggota dengan usaha kecil kita berikan pinjaman yang besar. Masih banyak anggota lain yang memiliki kisah sukses serupa di bidang yang berbeda berkat dana pinjaman dari KSP Sungai Kamuyang. Jika melewati tanggal yang telah ditetapkan. Selain itu KSP juga telah membayar bunga pinjaman sebesar Rp 88 juta. peminjam menyerahkan jaminan ke koperasi untuk menyelesaikan tunggakan.

Kab. hanya dilakukan dalam bentuk konsultasi saja terutama dalam bidang usaha dan administrasi. R a k y a t S e j a h t e r a 35 . Pasalnya.Usaha kerupuk Sanjai Marisa anggota KSP Sungai Kamuyang. tidak sedikit pengurus lembaga usaha sejenis yang tidak legowo ketika mengetahui kegagalan usaha anggotanya. ringan samo dijinjiang’. ‘Barek samo dipikua.” kata Najmul. Pembinaan anggota tidak dilakukan secara kontiniu. telah dipasarkan hingga ke luar daerah ini dilakukan dengan mencicil hutang setiap bulannya hingga lunas pada akhir tahun. Pembinaan dalam pengertian tidak langsung justru diberikan pada saat terjadi transaksi antara manajemen dan anggota/ nasabah. Justru model pembinaan seperti ini banyak yang mencapai sasaran. artinya berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Kebersamaan yang terjalin. Kec. yakni anggota senantiasa mematuhi prosedur yang telah ditetapkan. Lima Puluh Kota 23 Juli 1987 No: 097/BH/LEMB-3/2006 Tahun 2006 Rp 500 juta Najmul Irfan 350 orang K o p e r a s i P e d u l i . seperti kata pepatah Minang. melalui pemberian saran atau pandangan. KSP Sungai Kamuyang Alamat Berdiri Badan Hukum Tahun Perkuatan Modal Jumlah Perkuatan Modal Ketua Jumlah Anggota : : : : : : : : Batang Tabit. Kearifan pengurus KSP Sungai Kamuyang patut menjadi catatan. Luak. “Ada yang kita berikan pinjaman lagi agar bisa memulai kembali usahanya. setelah si penunggak mampu membayar pinjaman itu dia tak bisa lagi memperoleh kredit dari KSP? Rumus seperti itu tidak berlaku di KSP Sungai Kamuyang. Sungai Kamuyang. Lantas.

KSP Sungai Kamuyang Limapuluh Kota. Favorable performance of KSP Sungai Kamuyang all this time has been the reason for Cooperation Service of Limapuluhkota Regency to recommend this business entity as receiver of Sector Fund Capitalization Strengthening in 2006 in the amount of Rp 500 million. Limapuluhkota Regency. Besides having the same name. the location of KSP is in the state area also known by the name Sei Kamuyang. No wonder the name of this cooperation established in 1996 is easy to remember. Geographical condition of Kamuyang River which is located on the foot of Sago Mountain is quite affecting for business service unit of KSP.KSP Sungai Kamuyang Management provides three options for members facing difficulties in returning loan to KSP. The wisdom of Sungai Kamuyang KSP administrators worth becoming a note. West Sumatera. since many similar business institution administrators do not have big hearts when discovering the failure of their members’ business. most of KPS customers work in agribusiness field. Kamuyang river may be the muse and even becomes the name of the cooperation. a state in Lunak District. such as plant and 36 K o p e r a s i P e d u l i . however the nimbleness of the administrators of T KSP Sungai Kamuyang is the main reason why such business entity worth mentioning when discussing cooperations in the area of West Sumatera Province. R a k y a t S e j a h t e r a . Now. the name KSP Sungai Kamu yang is quite known by the community of this state located in the foot of Sago Mountain. West Sumatera We bear heavy matters together and carry small matters together he name KSP Sungai Kamuyang can not be separated from the big name of Nagari Sungai Kamuyang. Based on the record.

Second. after the customer in arrears is able to pay up his/her loan. This method is conducted by paying installment each month untill all are paid up at the end of the year. “There are customers that are provided with loan so that they can restart their business. borrower delivers security to cooperation to settle arrears. KSP fund had developed to become Rp 1. K o p e r a s i P e d u l i . with the amount of loan service 18% per year. The amount of loan is based on the size business type and the collateral secured. If exceeding the stipulated date. KSP sets out returning limit on the 10th each month. This save loan cooperation has returned its KSP loan to the bank. mainly its members. First. ‘Barek samo dipikua. the number is not as large as agribusinees sector. artinya berat sama dipikul ringan sama dijinjing’ (We bear heavy matters together and carry small matters together). KSP Sungai Kamuyang flows many benefits that can be utilized by anyone. the highest loan provided to the members has been in the amount of Rp 10 million. Just like a river.6 billion. Up to date. it does not mean that such penalty is a dead end. So. KSP still provides three options for members facing difficulties in return- ing loan to KSP. Third drafting a new agreement. This policy is the form of Minang proverb. can he/she obtain credit from KSP? Such formula does not apply in Sungai Kamuyang KSP. whereas for micro business the amount is adjusted to the returning ability of its members. Each year KSP’s pots keeps adding.” said Najmul. Whereas as to trading sector and small industry. ringan samo dijinjiang’. The type of business that is already settled usually obtains loan up to Rp 10 million. To all loan types. which is in the amount of 88 million through Sumbar Bank. opting the method of regulating principal loan by paying up all services and penalties. R a k y a t S e j a h t e r a 37 . in which customers are able to pay up all debts and services on the agreed date without being imposed with penality.animal farmings. since many similar business institution administrators do not have big hearts when discovering the failure of their members’ business. KSP applies penalty in the amount of 1. The wisdom of Sungai Kamuyang KSP administrators worth becoming a note. Nevertheless. Based on the last report.5% from the principal loan for each delay.

38

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

JAWA BARAT West Java
K o p e r a s i P e d u l i , R a k y a t S e j a h t e r a

39

KSP Rukun Ikhtiar, tetap eksis dan semakin berkembang setelah enam dekade

KSP RUKUN IKHTIAR,
Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat

Tetap Eksis Setelah Enam Dekade
erdirinya koperasi di Indonesia tidak lepas dari sejarah koperasi itu sendiri. Banyak koperasi dengan berbagai bentuk tumbuh dan berkembang di Indonesia. Kondisinya pun bermacam-macam. Ada yang tetap eksis bahkan menjadi badan usaha unggulan, namun ada juga yang dalam perjalanannya harus tumbang karena tidak bisa mengimbangi labilnya kondisi ekonomi. Salah satu koperasi yang masih eksis itu adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Rukun Ikhtiar Bandung. KSP Rukun Ikhtiar merupakan salah satu koperasi tertua di Jawa Barat. Koperasi ini berdiri

B
40

pada tahun 1930, lebih tua dari Koperasi Susu di Pangalengan yang berdiri pada tahun 1949 oleh Gabungan Petani Peternak Sapi Indonesia Pangalengan (Gappsip). Sejarah KSP Rukun Ikhtiar dimulai dari sebuah perkumpulan di unit perbengkelan milik Angkatan Udara (dulu AURI) Husein Sastranegara. Kelahiran KSP Rukun Ikhtiar Bandung ini jelas tidak bisa dilepaskan dari unit perbengkelan milik Angkatan Udara (AURI), yang kemudian membidani pendirian sebuah perkumpulan yang diberi nama Spaar Vereeniging Luchtvaart Afdeeling, sebagai cikal bakal Koperasi Simpan Pinjam Rukun Ikhtiar. Perkumpulan itu

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

Suasana ketika salah seorang anggota KSP Rukun Ikhtiar menyetor uang di kas koperasi. Selain memberikan pinjaman modal usaha, KSP RI juga menggalakkan program tabungan berhadiah.

sendiri lahir berawal dari rasa solidaritas antarpegawai. Ketika itu, salah seorang buruh bengkel terjerat hutang rentenir. Karena tidak mampu membayar, maka sang rentenir memenjarakannya. Tiga sekawan yakni R. Sukardi, Rum Affandi dan Kartawiria kemudian membentuk suatu perkumpulan yang bersifat menghimpun modal guna membantu rekan yang terjerat hutang tadi. Perkumpulan ini kemudian tumbuh dan berkembang menjadi sebuah badan usaha ekonomi yang kemudian dikenal dengan nama KSP Rukun Ikhtiar. Perjalanan KSP ini tidaklah semulus yang dibayangkan: penuh tantangan. Kondisi pasang surut mewarnai perjalanan koperasi ini hingga akhirnya menjadi salah satu badan usaha ekonomi yang cukup diperhitungkan. Berbekal umur dan pengalaman yang panjang (selama 79 tahun) tersebut, wajar jika KSP Rukun Ikhtiar mampu tumbuh dan terus berkembang, meskipun harus bersaing dengan

badan-badan usaha lain yang sejenis. Di tangan dingin H. Suryana, yang sejak 1999 memimpin KSPRI ini, Rukun Ikhtiar ini mampu bertahan, bahkan semakin menampakkan eksistensinya. Dari sisi keanggotaan, misalnya, dari tahun ke tahun jumlah anggota KSPRI semakin bertambah. Pada tahun 2008, jumlah anggota KSP ini sebanyak 9.521 orang. Pada bulan Juli 2009 jumlah anggota meningkat menjadi 10.072 orang. Pertambahan jumlah anggota ini tentu saja berpengaruh pada jumlah permodalan koperasi. Simpanan Pokok anggota pada tahun 2008 bertambah menjadi Rp 42.435.900 dan simpanan wajib sebesar Rp 1.756.449.460 serta simpanan khusus sebesar Rp 161.157.250. Menurut Ketua KSP Rukun Ikhtiar, Suryana, total aset KSP Rukun Ikhtiar saat ini telah berada pada level Rp 20 miliar. Peningkatan juga terjadi pada kualitas neraca pinjaman, yang mengalami kenaikan hingga 5,35%. Pinjaman yang diberikan pada tahun 2008 kepada 4.270 orang anggota

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

41

Si. yakni sejumlah Rp12. Ada agunan yang disyaratkan seperti sertifikat tanah. jumlah kredit macet di KSP Rukun Ikhtiar tidak lebih dari 1%. 435. Pada tahun 2008 KSP ini mencatat laba sebesar Rp 1. M. “KSP Rukun Ikhtiar adalah koperasi kebanggaan Kota Bandung” kata H. Pada tahun 2005. mulai dari yang terkecil Rp 1 juta dan maksimal Rp 20 juta. Suryana Jumlah Anggota : 10. Untuk setiap pinjaman dikenakan jasa pinjaman sebesar 3%. Drs. Berbagai rapor biru tadi akhirnya bermuara pada perolehan laba. Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) dan Perindustrian Perdagangan Kota Bandung.2 (delapan puluh tujuh koma dua) kepada KSP Rukun Ikhtiar. KSP Rukun Ikhtiar menjadi salah satu koperasi penerima bantuan dana bergulir sektoral Rp 1 miliar. misalnya.mencapai jumlah Rp12. Atas prestasi itu. Besarnya pinjaman yang diberikan bervariasi. Besarnya tabungan peminjam dan tingkat pengembaliannya pun turut menjadi penentu besarnya pinjaman yang diberikan. KSP ini juga telah dinobatkan sebagai Koperasi Simpan Pinjam Berprestasi tahun 2008 oleh Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan Kota Bandung memberi nilai 87. tanggal 2 Mei 2007 Tahun Perkuatan Modal : 2005 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Total Aset : Rp 20 miliar Ketua : H.487 miliar. Sistem ini dimaksudkan untuk menekan jumlah kredit macet. Jawa Barat Berdiri : 7 Agustus 1997 Badan Hukum : No: 581/PAD/20.643 miliar. di antaranya berupa sepeda motor KSP Rukun Ikhtiar Alamat : Jl. Otto Iskandardinata.DISKOP/2007. Hingga saat ini. Dalam konteks penyaluran pinjaman. No.072 orang Jumlah Karyawan : 20 orang 42 K o p e r a s i P e d u l i . yang dikhususkan untuk membiayai kebutuhan permodalan anggotanya yang bergerak di bidang usaha agribisnis dan sektor riil lainnya. R a k y a t S e j a h t e r a . Artinya. Meivy Adha Krisnan. KSP Rukun Ikhtiar Bandung memberikan hadiah bagi anggotanya yang berprestasi. Bandung. KSP Rukun Ikhtiar merupakan salah satu koperasi dengan predikat Koperasi Sehat. manajemen KSP sangat selektif.991 anggota. Jumlah itu lebih besar daripada jumlah pinjaman pada tahun 2007 yang diberikan kepada 3. Jumlah ini meningkat dari laba tahun 2007 yang Rp 1.01 miliar. Terbukti sistem ini cukup efektif menekan angka kredit macet.66 miliar.

In 2008 this KSP noted a profit of Rp 1. This KSP was also crowned as the Achiever Save Loan Cooperation in 2008 by State Minister of Cooperation and Small Middle Scale Enterprises. According to Chairman of KSP Rukun Ikhtiar. Their conditions also vary.35%. In the cold hand of H. Suryana. “KSP Rukun Ikhtiar is the pride cooperation of Bandung City” said H. There are some that still exist and even become superior business entities. Rp 12. from one year to another the number of members of KSPRI has become larger and larger. Increase also occurs to the loan balance quality. This amount increased from the profit gained in 2007 which was Rp 1. On such achievement. the total asset of KSP Rukun Ikhtiar at this time is at the level of Rp 20 billion.521. In July 2009 the number of members increased to become 10. Equipped with such old age and long experience (79 years). R a k y a t S e j a h t e r a 43 . Meivy Adha Krisnan. In 2008. loan service is charged in the amount of 3%. One of the cooperations that still exist is Save Loan Cooperation (KSP) of Rukun Ikhtiar Bandung. This system is proven to be effective in pressing non performing credit. That amount is higher than the loan amount in 2007 provided to 3. M. Many cooperations of various types are developing in Indonesia. KSP Rukun Ikhtiar is one of the oldest cooperations in West Java. In the context of fund distribution. who since 1999 has led this KSPRI . For each loan. the amount of non performing loan in KSP Rukun Ikhtiar has been less than 1%.01 billion. The amount of borrower’s savings amount and the level of its return also determine the amount of loan granted. older than the Milk Cooperation in Pangalengan that was established in 1949 by the Indonesian Cow Farmers Association of Pangalengan (Gappsip). the number of KSP members was 9.991 members i. The increase of this number of members of course affects the amount of cooperation capitalization amount and volume of asset. The amount of loan provided varies from the smallest Rp 1 million to a maximum of Rp 20 million. In 2005.66 billion.2 (eighty seven point two) to KSP Rukun Ikhtiar. Up to now. this Rukun Ikhtiar is able to survive and even show more of its existence. K o p e r a s i P e d u l i . The loan provided in 2008 to 4. KSP Rukun Ikhtiar became one of sector scrolling fund aid receiver cooperations in the amount of Rp 1 billion. Suryana.e. Secretary of Cooperation Service of Small Middle Scale Enterprises (KUKM) and Industry and Trading of Bandung City. however there are also some that had to fall in their journeys since they could not balance with the unstable economic condition. although it has to compete with other similar business entities.487 billion. From its membership point of view. it is obvious that KSP Rukun Ikhtiar is able to grow and keep developing. They require collaterals such as land certificate.270 members reached the amount of Rp12. This system is intended to press the amount of non performing loan. which was focused to fund capitalization need to its members who are engaged in agribusiness field and any other real sectors.Si. This cooperation was established in 1930.KSP RUKUN IKHTIAR BANDUNG Still Exists After Six Decades T he establishment of cooperation in In donesia is inseparable from the history of cooperation itself. It means KSP Rukun Ikhtiar is one of cooperations with the predicate Healthy Cooperation. Drs. Such various favorable reports finally ended up in profit gaining. Cooperation Service of Small Middle Scale Enterprises (UKM) and Industry and Trading of Bandung City gave the score of 87.072. which increased by up to 5.643 billion. for example. KSP management is very selective.

Subani pun dipilih sebagai Ketua KUD Trisula. termasuk kepastian harga jual hasil panen. Mereka tergabung dalam Kelompak Tani Tegal Simpur. Nama itu dipilih karena mereka ingin koperasi yang mereka dirikan itu kelak bisa menjadi Kala itu. Satu tahun berjalan. tepatnya tahun 1983. Konkretnya. Dalam pertemuan rutin kelompok tani tersebut. Majalengka KSP TRISULA Kabupaten Majalengka.175. para peserta rembug pun sepakat terhadap usulan Subani. Provinsi Jawa Barat Kiprah Trisula di “Kota Angin” ua puluh enam tahun lalu. R a k y a t S e j a h t e r a . D mereka inginkan sebuah koperasi. baik dalam menyediakan berbagai kebutuhan pertanian maupun menampung hasil panen mereka. Secara aklamasi.Suasana di Kantor Pelayanan KSP Trisula. sang ketua kelompok. begitulah nama yang mereka pilih untuk badan usaha yang berazaskan kekeluargaan dan gotong royong yang mereka dirikan itu. Subani. Trisula. sebuah perkumpulan petani tiga desa di Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka berembug. Karena masalah tersebut selama bertahun-tahun selalu mereka hadapi. atau KUD Trisula. jumlah anggota terdaftar berjumlah 139 orang dengan total modal simpanan sebesar Rp 298. mengusulkan untuk mendirikan sebuah lembaga usaha yang bisa menaungi para petani. Karena belum memiliki tempat untuk kegiatan. namun KUD Trisula 44 K o p e r a s i P e d u l i . separuh rumah milik Subani dijadikan sebagai kantor sekaligus tempat pelayanan bagi anggota.

Unit Simpan Pinjam (USP) yang ada di KUD Trisula pun dikembangkan menjadi koperasi baru berbasis usaha simpan pinjam.58/Kop. Kerja sama pertama kali itu sukses. Sejak itu berbagai penghargaan pun diperoleh baik atas nama KUD maupun atas nama Subani.Kelompok belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dikelola oleh KSP Trisula. pada dasarnya dua lembaga ini tetap satu. Namun. Nilainya Rp 1 miliar. nama Trisula pun semakin tenar. termasuk statusnya ditingkatkan menjadi badan hukum tersendiri terpisah dari KUD. berdirilah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Trisula pada tanggal 5 Agustus 2004 dengan Badan Hukum No. Bahkan pengelolanya pun sebagian besar direkrut dari KUD Trisula. Maka. KUD Trisula mendapatkan kepercayaan PT Taman Sari Cirebon sebagai penyalur pupuk. berbagai usaha anggota di bidang usaha pengadaan pangan terutama penanaman padi unggul bisa terbiayai. Pada tahun 1986 KUD ini mendapat penghargaan dari BPPT Jawa Barat atas keberhasilannya memproduksi benih unggul. tidak mungkin kelompok tani bisa mengelola sebuah KUD. Memanfaatkan dana-dana tersbut. Akhirnya. Subani pun mencoba menggandeng lembaga usaha lain. Maka. KUD Trisula mampu menjual pupuk kepada anggota dan masyarakat luas dengan omzet yang luar biasa. Alasanya. Justru era itu mereka jadikan sebagai sebuah tantangan. badan usaha harus berbentuk Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Kinerja KUD Trisula semakin mantap. “Meminjam istilah pemerintahan tempo dulu. KUD Trisula mendapat kucuran dana dari pemerintah berupa kredit program agribisnis. Misalnya dalam sisi keanggotaan. tawaran dana pun mengalir bukan atas permohonan pengurus koperasi. Awal Ekspansi Sekitar tahun 2004. tetapi atas inisiatif pihak luar. K o p e r a s i P e d u l i . Kas KUD menggelembung.UKM dan PM. mereka tak berputus asa. Maka. Berbekal semangat tinggi namun kemampuan keuangan terbatas KUD belum bisa bergerak cepat melayani berbagai kebutuhan anggota. Anggota yang mendirikan KSP Trisula adalah juga anggota KUD Trisula. yaitu dwi-tunggal. Kendati terpisah. R a k y a t S e j a h t e r a 45 . Majalengka belum juga mendapatkan pinjaman dana dari Departemen Koperasi.518/Kep. Untuk bisa mendapatkan dana itu. Masa-masa awal KUD ini berdiri adalah saat-saat sulit dalam mendapatkan suntikan modal.

Subani (72). Pertambahan jumlah anggota ini juga berpengaruh terhadap ruang lingkup pelayanan. yang sejak 5 Mei 2009 lalu diangkat menjadi Ketua KSP Trisula. dari H. juga mengalami peningkatan. atau orang yang dituakan. jumlah asset sudah berada di level Rp 9 miliar. kini menjadi urusan KSP Trisula. Jika dulu permodalannya berdasarkan modal kerja. Perubahan bentuk dari USP menjadi KSP. yaitu di komplek KUD Trisula. modal awal tak lebih dari Rp 300 juta. Jika sebelumnya (saat masih USP) hanya beroperasi di seputar Kecamatan Palasah. juga menjadi semakin luas. tercatat Rp 6. Maka tak heran bila 46 K o p e r a s i P e d u l i . Bahkan.6 miliar. ketua yang memimpin adalah juga orang yang sama. Tak tanggung-tanggung.” jelas Susilowati. Seperti dikatakan oleh Khoeruman. Termasuk adanya pergantian pucuk pimpinan di Trisula. Adapun pinjaman yang disalurkan pada 2008. Menggunakan pola tanggung renteng (kebersamaan) dengan pendekatan kelompok. Padahal. yang akrab dipanggil Abah. meliputi 26 kecamatan dan 331 desa. sudah tercatat lebih dari Rp 7 miliar. ternyata tidak mempengaruhi minat masyarakat untuk menjadi nasabah/ anggota KSP Trisula. maka kini pembiayaannya dipasok oleh KSP Trisula. per Juni 2009 sudah melonjak jadi 1. berkantor di tempat yang sama.Usaha perikanan milik Kelompok Tani Tegal Simpur anggota KSP Trisula maka kurang lebih begitulah pola keberadaan kedua koperasi ini. Ambil contoh dengan total aset yang dimiliki. Dua-duanya sama-sama menggunakan nama Trisula. Demikian pula dari sisi keanggotaan. Majalengka. Desa Cisambang. Kedua koperasi itu memang saling mengisi dan bersinergi. Subani ke Khoeruman. Misalnya dalam hal penyaluran pupuk dan pengadaan beras yang dikelola KUD. Pertumbuhannya tetap menunjukkan kenaikan cukup signifikan. Bahkan menurut Susi. seperti dilansir Majalah PIP edisi Agustus 2009.541 orang. Jl Raya Palasah. R a k y a t S e j a h t e r a . kini KSP Trisula menjangkau beberapa kecamatan lain di kabupaten Majalengka. begitulah sistem yang dijalankan oleh KSP Trisula dalam menyalurkan pinjaman. Itulah H. manajer KSP Trisula. jika pada 2005 jumlah anggota baru 468 orang. Jawa Barat. Begitu pula dengan urusan pinjam meminjam uang untuk anggota KUD. pada neraca Juni 2009.

Salah satunya pinjaman dari Bank BNI sebesar Rp 20 miliar yang semuanya dialokasikan untuk sektor agribisnis. R a k y a t S e j a h t e r a 47 . KSP Trisula mendapatkan anugerah sebagai Koperasi Terbaik Tingkat Nasional tahun 2009 dengan kategori Koperasi Wirausaha Mandiri. Koperasi Simpan Pinjam Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2006. Meskipun baru berusia 5 tahun. yang merupakan salah satu binaan KSP Trisula dan permodalannya dibiayai dari dana bergulir Agribisnis/ Sektoral KSP Trisula saat ini sudah mempunyai anggota mencapai 1. Pada Hari Koperasi Ke-62. Kini jalan lempang bagi KSP Trisula telah terbentang di depan mata. Yakni. setiap peminjam harus mendapat rekomendasi dari satuan kelompok yang terdiri dari 20 hingga 50 orang.” kata Budi Heryanto. H Subani dinobatkan sebagai tokoh koperasi tingkat nasional dan mendapatkan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. Penyerahan anugerah tertinggi bidang koperasi itu diberikan pada 15 Juli 2009 lalu. Selain syarat administrasi.Peternakan kambing milik Kelompok Tani Tegal Simpur. pinjaman bermasalah atau nonperforming loan (NPL) KSP Trisula di bawah lima persen. Pola penyaluran seperti ini mampu menekan risiko kemacetan pengembalian pinjaman. Tanpa itu. KSP Trisula ini telah meraih beberapa penghargaan baik di tingkat kabupaten. Selain itu. tingkat pengembalian pinjaman dana bergulir 1 miliar telah mencapai 50% atau sebesar Rp 500 juta. Pikiran-pikiran kreatif K o p e r a s i P e d u l i . manajemen Trisula juga menerapkan persyaratan kualifikatif. misalnya.541 orang yang tersebar di beberapa kecamatan di “Kota Angin” ini. provinsi maupun tingkat nasional. KSP Trisula merupakan koperasi yang tingkat pengembalian pinjaman ke bank cukup bagus. “Kami melihat KSP Trisula punya potensi. Saya berharap banyak koperasi seperti ini. Menurut catatan Bank Jabar Banten Cabang Majalengka. Kepala Cabang Bank Jabar Banten Cabang Majalengka. Pada neraca 2008. Besarnya pinjaman bervariasi mulai dari yang terkecil Rp 1 juta hingga 150 juta dengan suku bunga 2 persen. pinjaman tidak dapat dicairkan walaupun secara administrasi telah memenuhi persyaratan. Pada pertengahan 2009. pembina Koperasi Trisula. Prestasi ini membuat pihak bank tertarik bekerja sama dengan KSP Trisula. seperti Juara Koperasi Berprestasi Kelompok Koperasi Simpan Pinjam Tingkat Kabupaten Majalengka.

Hasil kesepakatan seluruh pengurus dan anggota ketujuh koperasi tersebut menghasilkan sebuah lembaga baru yang bernama PT. Trisula Mandiri itu. Kab. Tak berlebihan jika mereka menyandang nama Trisula. kemudian secara gradual menata sebuah lembaga koperasi hingga eksis. Mereka itulah perwira-perwira itu.541 orang Jumlah Karyawan : 15 orang 48 K o p e r a s i P e d u l i . UKM dan PM. tanggal 5 Agustus 2004 Tahun Perkuatan Modal : 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp 1 miliar Total Aset : Rp 9 miliar Ketua : Khoeruman Jumlah Anggota : 1. Kec. Tak puas sukses di ‘rumah’ sendiri mereka menjajaki kesuksesan bersama koperasi-koperasi lain. Perusahaan ini antara lain menjadi mitra PT.para pengurusnya pun senantiasa menelorkan ide-ide baru pengembangan usaha. R a k y a t S e j a h t e r a . Palasah. Di antaranya membikin sebuah perusahaan dengan nama PT. Di perusahaan itu H. KUD Karya Sejati. semangat mereka untuk terus maju terus membara. Gagasan pendirian perseroan terbatas tersebut pada awalnya merupakan inisiatif H. Subani bersama 6 pengurus koperasi lain—KUD Trisula. KUD Lingga Setra. PLN (Persero) dalam pelayanan pembayaran rekening listrik. KUD Mekar Jaya. Kolam tempat budidaya ikan air tawar milik salah seorang anggota KSP Trisula. Subani duduk sebagai komisaris sedangkan Khoeruman sebagai direktur. yang permodalannya dibiayai dana bergulir agribisnis/sektoral KSP Trisula Alamat : Desa Cisambeng. Trisula Mandiri yang bergerak di bidang perdagangan umum serta jasa. Majalengka. Beranjak dari kebersahajaan.58/KOP. KUD Mitra Tani. Apa yang diperankan para pionir Koperasi Trisula jelas inspiratif. KUD Sumber Harapan. KUD Bakti Jaya. yang dalam mitos yunani adalah senjata para perwira yang berpenampilan seperti petani atau nelayan. Jawa Barat Berdiri : 1 Juli 1988 Badan Hukum : 518/Kep.

In such regular farmers meeting. Therefore. Fantastic numbers! In addition to administrative requirements.541. the existing Save Loan Unit (USP) in KUD Trisula was then developed to become Save Loan Cooperation (KSP) of Trisula. On the 62th Cooperation Day. In 2004. In order to be able to obtain such fund. could not attract the interest of the community to become a customer/member of KSP Trisula. This type of distribution pattern is able to press non performing credit risk. such as Achiever Cooperation Champion for Save Loan Cooperation Group Majalengka Regency Level. Previously (when it was still in the form of USP) the operation only covered Palasah District. In mid 2009. non performing loan (NPL) of KSP Trisula was under 5%. loan could not be liquidated even if administratively the borrower has met the requirements. or KUD Trisula. Trisula management also applies qualification requirements. The joint responsibility (togetherness) with group aproach pattern is the system used by KSP Trisula in distributing loan. The amount of loan varies from the smallest amount Rp 1 million up to 150 million with interest rate of 2 percent. In principal. the business entity must be in the form of Save Loan Cooperation (KSP). province and national levels. both in providing various needs of farmers and accomodating their harvest output. K o p e r a s i P e d u l i . for instance. precisely in 1983. Each of the borrower must obtain recommendation from a group unit comprising 20 up to 50 persons. KSP Trisula reached the achievement as The Best Cooperation for National Level in the year 2009 with the category of Independent Business Cooperation. Service scope became wider. including 26 districts and 331 village with number of members up to 1. Subani. The formation change from USP to become KSP. proposed to establish a business entity that could protect farmers. now T KSP Trisula covers several other districts in Majalengka Regency.KSP Trisula Majalengka The Progress of Trisula in “The Wind City” wenty Six years ago. According to June 2009 balance.6 billion. including the price certainty of crops sale proceeds. According to the record of Jabar Banten Bank Majalengka Branch. they wanted to have a cooperation. The save distributed in 2008 was noted at Rp 6. In 2008 balance. a farmer organization in three villages in the district of Palasah Majalengka Regency had a discussion. R a k y a t S e j a h t e r a 49 . is the name they picked for the business entity that they tried to establish based on kindship and working together spirit. KSP Trisula is the cooperation with quite favorable level of loan return. Trisula. the level of loan return of scrolling fund in the amount of 1 billion had reached 50% or in the amount of Rp 500 million. Neverthelessm. They were united under Tegalsipur Farmers Group. KSP performance kept showing a significant increase. Achiever Save Loan Cooperation West Java Province Level in 2006. the group leader. it has achieved several awards in regency. KUD Trisula was programmed to become a participant of scrolling fund strenghtening program from the government in the form of agribusiness program credit with a value of Rp 1 billion. Without such recommendation. Even though KSP Trisula is only 5 years old. the amount of asset was on the level of Rp 9 billion.

Subang KSP Wahana Arta Mukti Kabupaten Subang . Mereka bersepakat untuk membentuk Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan diberi nama Wahana Arta K o p e r a s i P e d u l i . pengurus dan 29 anggota aktif KUD Wahana Arta Mukti bermusyawarah untuk mengembangkan Usaha Simpan Pinjam (USP) yang merupakan unit usaha otonom KUD Wahana Arta Mukti menjadi badan usaha yang mandiri. Koperasi Jasa. Syaratnya penerima dana ini tentu saja koperasi simpan pinjam. pada tanggal 2 Oktober 2004.Provinsi Jawa Barat Bila Tak Ada Dusta di Antara Kita adalah Kunci Sukses i Kabupaten Subang. Koperasi Serba Usaha (KSU). Koperasi Pemasaran. R a k y a t S e j a h t e r a . Karena itu. setidaknya terdapat 828 unit koperasi dengan berbagai bentuk usaha mulai dari Koperasi Unit Desa (KUD). KSP WAM tumbuh dan berkembang di antara koperasi lainnya. Jawa Barat. Satu di antaranya Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Wahana Arta Mukti (WAM) Kecamatan Dawuan Subang.Suasana di Kantor Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Wahana Arta Mukti (WAM) Kecamatan Dawuan. pada 2004. D 50 Syahdan. Koperasi Pondok Pesantren hingga Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UMKM menggulirkan dana bantuan agribisnis Rp 1 miliar. Badan usaha yang disebut terakhir jumlahnya 46 unit. Kisah sukses koperasi yang tumbuh dan berkembang di kabupaten yang dikenal sebagai penghasil nanas madu ini layak disimak. Pada waktu itu KSP Wahana Arta Mukti masih berbentuk KUD Wahana Arta Mukti.

Yang tak kalah penting adalah upaya pengurus dan manajemen di dalam membangun mental kerja karyawan melalui internalisasi motto KSP Wahan Arta Mukti: “Tidak ada dusta di antara kita” dan “Tidak ada dendam di antara kita”. Spd Jumlah Anggota : 130 orang Jumlah Karyawan : 14 orang K o p e r a s i P e d u l i . maka KSP belum akan memproses menjadi anggota.000 ekor ayam. Bukan hanya dalam hal pinjaman. Jika selama 3 kali berturut-turut tingkat pengembaliannya bagus. jagung dan sebagainya. usaha kecil mikro (kerajinan. KSP Wahana Arta Mukti : Desa Dawuan Kaler RT. ia telah mempunyai tiga kandang yang mampu menampung 15. 553/BH 10.10. Subang. pengembalian pinjaman harus tepat waktu. mebeler). Jawa Barat Berdiri : 14 Juli 1997 Badan Hukum : 553/BH/KDK. Tingkat perputaran uang yang cukup tinggi telah menjadikan aset KSP Wahana Arta Mukti bertambah besar dari hari ke hari. 08/03. Selain itu. warga Kampung Buah Dua Desa Margasari. Biasanya besar pinjaman tahap awal ini tidak lebih dari Rp 2 juta. Sekali panen. Subang. manajemen KSP juga selektif dalam menerima anggota baru. yang menekuni usaha ternak ayam. R a k y a t S e j a h t e r a 51 .5%. Namun dalam praktiknya tidak semua laba itu masuk ke kas KSP. Untuk bisa menjadi anggota KSP pengelola menetapkan beberapa syarat. Awalnya. Program ini dimaksudkan untuk memacu kesadaran peminjam untuk selalu mengembalikan kredit tepat pada waktunya. Ia mempekerjakan tiga orang karyawan dengan gaji rata-rata Rp 700 ribu per bulan. Hingga kini jumlah anggota KSP WAM berjumlah 130 orang. Kec. Cara ini dinilai cukup berhasil. Pola usaha yang diterapkan adalan pinjaman pola bulanan (konvensional) dan pinjaman pola mingguan. tingkat pengembalian pinjaman di KSP mencapai lebih 99%. dengan modal dan kekayaan bersih Rp 663. usaha sektor pengadaan (bahan bangunan.Mukti. Pendirian KSP Wahana Arta Mukti berbadan hukum No. dan nasabah sebanyak Rp 700 orang. dengan jasa pinjaman sebesar 2. Usaha yang dibiayai oleh KSP Sahana Arta Mukti meliputi usaha sektor agribisnis (pertanian. penghala hasil pertanian).11/X/2004 tanggal 5 Oktober 2004.000 ekor ayam. Selain meningkatkan taraf hidupnya. Kini. Berdasarkan catatan.5%. usaha peternakan ayam miliknya telah mengalami kemajuan cukup pesat. Kalijati. Salah satunya adalah Ukanda. Dalam melayani nasabah. nasabah dapat mengajukan menjadi calon anggota. Kab.198 miliar. KSP Wahan Arta Mukti didukung 14 orang karyawan dengan kualifikasi pendidikan SMA dan 1 orang sarjana. peternakan. ia juga mampu menampung tenaga kerja di sekitarnya. Ukanda hanya mempunyai satu blok kandang yang mampu menampung 5. Kecamatan Dawuan. tetapi juga Alamat pengusaha menengah.11/X/2004.000. ia bisa mengantongi laba Rp 10-20 juta Ukanda merupakan salah satu anggota masyarakat yang berhasil membangun usahanya dengan memanfaatkan dana pinjaman dari KSP Wahana Arta Mukti.5% per bulan. sebagian lagi dikembalikan ke nasabah yakni sebesar 0. Hali Natapermana. Jika syarat di atas belum terpenuhi.266. di antaranya nasabah telah meminjam minimal 3 kali. hampir 90% warga di Kecamatan Dawuan Subang dalam kehidupan kesehariannya masih mengandalkan sektor agro seperti padi. Jangka waktu pengembalian pinjaman bervariasi antara 10 bulan – 18 bulan. Pengurus senantiasa beruisaha meningkatkan kinerja para pengurus dengan cara mengikutsertakan para karyawannya ke berbagai kegiatan pengembangan kapasitas. Kini total asetnya mencapai Rp 2. Pontensi inilah yang dinilai menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan. Saat ini. pedagang kaki lima). Mereka tidak hanya pedagang kecil seperti padagang asongan. usaha sektor niaga (warung. perikanan). Pinjaman tertinggi yang ditetapkan sebesar Rp 20 juta. tanggal 5 Oktober 2004 Tahun Perkuatan Modal : 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Total Aset : Rp2. Syaratnya. kadang.1 miliar Ketua : H. dengan jasa pinjaman sebesar 2.

Dengan begitu. Kepercayaan dari koperasi pun bertambah. Buahdua Desa Margasari. Kecamatan Dawuan. Mereka bergaji Rp 700 ribu per bulan.500. Bisanya ayam-ayam ini bisa dipanen pada usia antara umur 28-35 hari. kekeluargaan dna kegotongroyongan ia terapkan juga dalam pengelolaan usahanya.000 per karung Nilai-nilai koperasi. Modal tersebut besar maknanya bagi pengembangan usahanya. Ukanda mulai meminjam dana dari KSP Wahana Arta Mukti sebesar Rp 10 juta pada tahun 2005 untuk modal usaha peternakan ayam. Kegembiraan semakin tergambar di raut mukanya karena harga ayam di pasaran cukup tinggi. “Alhamdulillah.” tutur ayah dua anak ini sembari senyum simpul. tiga orang karyawan bisa merasakan hal ini. Modal kerja tersebut dipergunakan untuk biaya bibit. Ukanda berharap dapat meminjam modal lebih besar untuk mengembangkan usahanya. Warga Kp. karena begitu sering ia meminjam dana dari KSP Wahana Arta Mukti. Setidaknya. dan selanjutnya mampu mengembalikan pinjamannya ke koperasi. Ukanda acap memberi mereka bonus bila mendapatkan keuntungan besar. Berkat insting kejelian dalam pengelolaan usahanya. dan sebagai bentuk reward koperasi memberi Ukanda kelonggaran peminjaman hingga Rp 20 juta. pakan dan obat-obatan. Sekali panen Ukanda biasanya mendapat 800-1000 karung kotoran ayam. Para karyawannya mengemas kotoran ke dalam karung. sebentar lagi panen. Dengan performa bisnisnya yang cukup bagus.Kisah Sukses Peternak Ayam di Buahdua. dengan biaya operasional per musim sebesar Rp 10 juta. Ia tak segan-segan memberikan bonus kepada karyawan hingga Rp 1 juta per orang. 52 K o p e r a s i P e d u l i . ia bisa mempe- Ukanda dan usaha peternakan ayam yang ia kelola roleh laba hingga Rp 10-20 juta sekali panen. Setelah dipotong biaya operasional. Kini ia telah mempunyai tiga blok kandang yang mampu menampung 15. dijual dengan harga Rp 3. bahkan pinjaman bisa ia dikembalikan sebelum jatuh tempo. Agustus 2009 silam.000 ekor ayam. R a k y a t S e j a h t e r a . Ia membayangkan akan memperoleh untung yang cukup besar. Ia lupa entah yang keberapa pinjaman kali ini. ia sukses. anggota KSP Wahana Artha Mukti Sekali Panen Bisa Untung Rp10-20 Juta A dalah saat-saat paling membahagiakan Ukanda. Karena itu Ia bernazar akan memberi bonus kepada tiga karyawannya. saat berada di kandang ayam.4. Ya. apalagi bila menjelang panen tiba. Keuntungan tambahan juga Ukdanda dapatkan dari hasil menjual kotoran ayam. ia telah meminjam uang ke KSP Wahana Arta Mukti sebesar Rp 20 juta. Subang. Ia bisa menampung tenaga kerja lebih banyak lagi. yakni kebersamaan. ditambah uang saku mingguan sebesar Rp 25 ribu per orang.

the level of return at KSP reached up to more than 99%.KSP WAHANA ARTA MUKTI If there is no Lie Betrween us is the Key to Success ave Loan Cooperation (KSP) of Wahana Arta Mukti (WAM) Dawuan Subang District grows and develops in Subang Regency. (kadang?). However in practice not all profit went to KSP petty cash.198 billion. The term for return varied between 10 – 18 months. commerce sector business (shops. etc.5% per month. If the return has been favorable 3 times consecutively. This way was considered as quite successful. 553/BH 10. The applied business pattern was monthly pattern loan (conventional) and weekly pattern loan. animal farming. R a k y a t S e j a h t e r a 53 . In 2004. the Government through Ministry of Cooperation and UMKM scrolled agribusiness aid fund in the amount of Rp 1 billion. Business funded by KSP Sahana Arta Mukti includes agribusiness sector (agriculture. The highest loan was stipulated at Rp 20 million.11/X/2004 dated 5 October 2004. Another important thing is the effort of the administrators and managemewnt in developing the working mental of their staff through the internalization of KSP Wahan Arta Mukti motto: “There is no lie between us” and “There is no grudge between us. The requirements are that such return must be made in timely manner.5%. nearly 90% of denizens in Dawuan Subang District depended on agricultural sector in their daily lives. fishery). and the number of customers has been 700. crops processors) . In providing service to customers.5%. Now its total asset reaches Rp 2. the regency that used to be known as honey pineapple producer is worth paying attention to. In addition. To be able to become a member of KSP the manager applies several requirements. In October 2004. among others is that the customer has borrowed at least 3 times. the customer may apply to become a member. trading sector business (hardware store. in the amount of 0. It was this potential that was considered as quite promising. They are not only small traders such as peddlers. S Not only in terms of loan. This save loan was formerly in the form of Save Loan Unit from KUD Wahana Arta Mukti. corn. but are also middle scale businessmen. Save Loan Cooperation (KSP) was born with legal entity No.” K o p e r a s i P e d u l i . and micro small business (handicraft. furniture). such as rice. with loan service in the amount of 2. The high level of money circulation has made KSP Wahana Arta Mukti’s asset to increase. KSP Wahan Arta Mukti is supported by 14 staff who are high school graduates and 1 university graduate. This program was intended to drive the awareness of borrowers to always return credits in timely maner.. KSP management is also selective in accepting new members. pavement sellers). some was returned to the customers i. Up to now the number of members of KSP WAM has been 130. The amount of loan at this early stage is not more than Rp 2 million.e. Based on the record. with loan service in the amount of 2.

R a k y a t S e j a h t e r a .54 K o p e r a s i P e d u l i .

R a k y a t S e j a h t e r a 55 .JAWA TENGAH Central Java K o p e r a s i P e d u l i .

79%.Suasana kawasan agropolitan di perdesaan di Kecamatan Grabag.077 orang atau naik sebanyak 7. Gayung pun bersambut. Artinya.743 orang. R a k y a t S e j a h t e r a .56% dari Wilayah Propinsi Jawa Tengah) itu mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Magelang sejak 2004 silam telah mengeluarkan kebijakan pengembangan agropolitan. ternak. angkanya meningkat menjadi 132. Pada tahun 2006 jumlahnya meningkat menjadi 26. Bila kegiatan budi daya tanaman. yang terletak di di lereng dan kaki Gunung Merapi KSP KARYA USAHA DANA GRABAG Kabupaten Magelang. pada tahun 2006. Provinsi Jawa Tengah Agribisnis di Antara Lereng Merapi barat perangko ketemu amplop.085. Betapa tidak. Tentu saja bukan semata lantaran kebijakan tersebut bila KSP Karya Usaha Dana Grabag sukses menjalankan Program Pengem- K o p e r a s i P e d u l i . pengembangan agribisnis di wilayah Kabupaten Magelang yang terbentang di antara Gunung Merapi dan Merbabu (seluas 1. Kebijakan tersebut I 56 telah menaikkan antusiasme masyarakat petani dalam kegiatan budi daya pertanian.231 orang atau naik 10. Demikian juga pada pengolahan hasil atau agroindustri telah menghasilkan kesempatan kerja tahun 2003 sebanyak 23.73 km² atau setara 9. atau campuran.527 orang. Demikian kisah pengembangan usaha agribisnis/ sektoral yang diupayakan melalui KSP Karya Usaha Dana Grabag di Kabupaten Magelang. pada 2003 berjumlah 122.47%.

Yang bisa dikatakan adalah bahwa sukses KSP Karya Usaha Dana Grabag berada dalam arus besar keberhasilan Kabupaten Magelang dalam mengembangkan sektor agribisnisnya. perajin.922.” tambah Kelik. kami saling memberikan rekomendasi. kesuksesan itu merupakan cerminan dari keseriusan dan kepiawaian para pengurus dan manajemen Kesuksesan KSP Karya Usaha Dana Grabag dalam mengelola dana. Benar. Hubungan kerja sama yang harmonis antara koperasi dan Dinas Koperasi Dinas Koperasi. Perindustrian dan Perdagangan Kab. dengan jumlah perkuatan sebesar Rp 1 miliar. Meski baru berdiri pada 2004. “Hubungan kami dengan para tokoh desa di Grabag cukup akrab dan saling mengenal satu sama lain. saya memberikan dorongan kepada warga untuk menjadi atau aktif di KSP Karya Usaha Dana Grabag. Magelang menambah nilai tersendiri. atau dalam hal ini para petani. Jumlah anggota per 31 Desember 2008 sebanyak 481 orang.255. Hingga buku ini disusun. “Sebagai kepala desa. Keberhasilan pengelolaan dana tentu saja merupakan wilayah yang berbeda dari gambaran agropolitan secara umum. KSP ini langsung menjadi peserta Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir bagi KSP di Sektor Agribisnis pada tahun itu juga. KUD Grabag juga terkenal bukan hanya di seantero Kabupaten Magelang. misalnya dalam hal pengajuan Anggota KSP Dana Grabag memasarkan berbagai komoditas agribisnis di pasar agropolitan Grabag K o p e r a s i P e d u l i .274. Kultur ini menurun juga kepada KSP Karya Usaha Dana Grabag yang tumbuh–pada awalnya— sebagai bagian dari KUD Grabag itu. Harmoni Pengurus dan Anggota Grabag sebagai wilayah kecamatan—di lereng dan kaki Gunung Merapi— memang telah lama dikenal daerah yang memiliki “kultur berkoperasi” yang baik. sebelum KSP ini dibentuk KUD Grabag telah melakukan otonomisasi pengelolaan usaha simpan pinjam selama lebih dari tiga tahun.” tutur Kelik Murtandiya. Setidaknya Kepala Desa Lebak mengakui hal ini. Gambaran sekilas tersebut melukiskan dinamika yang tercipta selama ini. KSP ini dinilai telah memenuhi persyaratan yang diwajibkan. Yang jelas. R a k y a t S e j a h t e r a 57 . Kini KSP Karya Usaha Dana Grabag telah membukukan asetnya sekitar Rp Rp 2. KSP Karya Usaha Dana Grabag ini termasuk koperasi sehat. Jadi. manajemen KSP Karya Usaha Dana Grabag berusaha selalu dekat dengan anggota. “Sebagai badan usaha berbasis budaya kekeluargaan dan kebersamaan. dan peternak. tetapi juga Provinsi Jawa Tengah.bangan Pengusaha Mikro dan Kecil Melalui Perkuatan Modal Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis dari Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. angkanya tentu saja telah meningkat. Sebagai catatan.

Doni Riskiyanto, anggota KSP Dana Grabag membiayai usaha pembuatan aneka kerupuk singkong dari dana pinjaman bergulir agribisnis/ sektoral sebesar Rp 30 juta, yang dikucurkan dalam beberapa tahap

kredit,” aku Budi Solikin Kepala Desa Lebah, kecamatan Grabag. Kedekatan semacam itu menjadi kunci dari keberhasilan penyaluran sekaligus kontrol terhadap pemanfaatan dana koperasi. Ciri dari asas kekeluargaan dan kegotongroyongan koperasi semacam itu dirasakan seorang anggota KSP Karya Usaha Dana Grabag, Doni Riskianto (48 th), warga Dusun Kaligandu, Grabag. Ia mendapatkan pinjaman koperasi hingga Rp 30 juta untuk melancarkan usaha pembuatan aneka krupuk singkong. Ia yang memiliki keahlian di dalam pengolahan berbagan baku singkong itu bekerja sama dengan para petani. Hasil yang diserahkan kepada Doni berupa bahan setengah jadi untuk kemudian dibumbui hingga barang jadi (mentah). Berkat pinjaman dari koperasi, ia bisa membayar puluhan petani serta mengangsur setelah produk-produknya terbeli. Doni tidak mengalami kesulitan lantaran ia telah memiliki sejumlah pelanggan, seperti dari Jakarta, Malang, dan Kabupaten Banyumas. “Kami menerapkan sistem kontan. Pada saat memesan, saya meminta para pelanggan untuk mentransfer uang pemesanan, setelah itu

barang dikirim sesuai pesanan yang sudah dibayar,” ujar Dodi menceritakan mekanisme bisnisnya. Kelik sendiri mengaku bangga memiliki nasabah seperti Doni ini. “Ia adalah prototipe nasabah yang berani dalam mengambil risiko, namun jujur dan sportif. Kami tak pernah terganggu bila, misalnya, terjadi terlambatan angsuran, sebab alasannya masuk akal. Inilah salah satu seni berkoperasi. Ada prinsip fleksibilitas tanpa harus mengorbankan risiko besar,” kata Kelik. Bahkan, untuk ukuran nasabah yang kemampuannya jauh di bawah Doni, KSP tetap memberikan pelayanan dan kesempatan untuk meminjam modal. Pengalaman Mardi, 60 tahun, membuktikan hal itu. Mardi, yang seorang petani itu, mengajukan pinjaman uang sebesar Rp 700.000. Dana tersebut dipergunakan sebagai biaya untuk membesarkan seekor sapi Australia yang ia miliki, seperti yang dilakukan para petani di lingkungannya. Maklum, untuk membesarkan sapi membutuhkan waktu beberapa bulan hingga hewan piaraan tersebut layak dijual ke pasar. Ia juga mendapatkan tambahan berupa pupuk dari pengelolaan kotoran piaraannya itu.

58

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

Mardi hanya mengambil untung beberapa persen dari nilai jual seekor sapi (sekitar Rp 4-7 juta). “Saya berani pinjam ke koperasi karena ada yang bisa saya hasilkan. Saya takut ngutang. Saya baru bisa kembalikan pinjaman setelah sapi ini dijual. Karena saya dipercaya, dan saya bersedia dengan persyaratan yang berlaku, ya saya mau,” tutur Mardi lugu namun tegas. Tingkatkan Kinerja Penyaluran dan hasil Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Bantuan Perkuatan Dana Bergulir bagi KSP di Sektor Agribisnis yang dilakukan melalui KSP Karya Usaha Dana Grabag cukup berhasil dan tepat sasaran. Namun, jajaran manajemen tak berbangga hati, sebagaimana jajaran dewan pengurus dan pengawas KSP Karya Usaha Dana Grabag tak berpangku tangan terhadap prestasi yang telah mereka raih. Pasalnya, mereka masih “gelisah” terhadap kurang optimalnya penggalangan dana dari anggota. Mereka mengakui, selama ini pemanfaatan dana yang sampai ke anggota, meskipun sudah

cukup berhasil, masih mengandalkan modal dari luar. Hal itu mengemuka pada saat Rapat Anggota Tahunan di akhir 2008 silam. Oleh karena itu, mari kita upayakan secar bersamasama peran aktif nyata anggota,” tutur Sutaryono, ketua Pengawas KSP Karya Usaha Grabag pada kesempatan hajatan puncak itu. Kelik Murtandiya mengakui kelemahan koperasi yang ia pimpin. “Kami masih terus belajar dari kekurangan-kekurangan itu, meski kami sudah mencoba berbuat yang terbaik. Kami, misalnya, tak bosan untuk mengirimkan beberapa karyawan ke berbagai forum pelatihan peningkatan kompetensi,” aku Kelik merendah. “KSP Karya Usaha Dana Grabag di mata kami sudah cukup bagus. Karyanya nyata dan bisa dibuktikan di lapangan. Kami berharap ke depan KSP ini bisa berkinerja lebih baik,” kata Menurut Anik Indaryanti, Kasi Bina Usaha dan Permodalan Dinas Koperasi Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kab. Magelang. “Bukan melulu soal besarnya aset, tetapi jangan lupa bahwa mengelola koperasi itu juga membutuhkan semangat. Nah, dari sisi itulah KSP Karya Usaha Dana Grabag harus dilihat,” simpul Kelik.

Mardi anggota KSP Dana Grabag dan usaha penggemukan sapi yang ia kelola

KSP Karya Usaha Dana Grabag
Alamat Berdiri Badan Hukum ber 2004 Tahun Perkuatan Modal Jumlah Perkuatan Modal Total Aset Manager Jumlah Anggota Jumlah Karyawan : Jl. Stadion No 1 Grabag, Kab. Magelang, Provinsi Jawa Tengah : 1 Maret 1997 : No: 227/GH/II/2004, tanggal 22 Novem: : : : : : Tahun 2004 Rp1 miliar Rp2.255.922.274 Kelik Murtandiya Ph 327 orang 5 orang

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

59

KSP KARYA USAHA DANA GRABAG
Magelang Regency – Central Java

Agribusiness Between Merapi Slopes

J

ust like a stamp that meets an enve lope, this is the story of agribusiness/ sector business development sought through KSP Karya Usaha Dana Grabag in Magelang Regency. The government of Magelang Regency since 2004 has issued a policy of agropolitan development. It means, such agribusiness development in Magelang Regency area stretched between Merapi and Merbabu Mountains obtains a serious attention from regional government. Of course, the government attention is not the only factor that makes KSP Karya Usaha Dana Grabag successful in running Micro and Small Entrepreneurs Development Through Capital Save Loan Cooperation (KSP) Strengthening in Agribusiness Sector from State Ministry of Cooperation and Small Middle Scale Enterprises. It would be more precise to say that the success of KSP Karya Usaha Dana Grabag is in the large wave of Magelang Regency success in developing its agribusiness sector. Such success is obviously the reflection of the seriousness and expertise of the administrators and management of KSP Karya Usaha Dana Grabag in managing fund. There is a harmonious cooperative relation among Cooperation Services, Industry and Trading of Magelang Regency. Magelang has added specific value. Grabag as a district area – on the slope of Merapi Mountain – has been known for a long time as an area that has a good “cooperation culture.” KUD Grabag is also known not only throughout Magelang Regency, but also Central Java Province. This culture also descended to the staff of KSP Karya Usaha Dana Grabag who grew–initially— as parts of such KUD Grabag.

This KSP Karya Usaha Dana Grabag is quite a healthy cooperation. Even thought it was not established until 2004, this KSP immediately became participant of Micro and Small Entrepreneurs Development Program through Strengthening Scrolling Fund Aid for KSP in Agribusiness Sector in the same year, with strengthening fund in the amount of Rp 1 billion. This KSP is considered as having met the compulsory requirements. As a note, before this KSP was established, KUD Grabag had conducted save loan business management autonomy for more than three years. Now KSP Karya Usaha Dana Grabag has accounted its asset which is around Rp 2,255,922,274. The number of members as per 31 December 2008 is 481. Until this book was composed, the number of course has increased. The brief description provides clear dynamic that has been created all this time. “As a business entity with kinship and togetherness basis, management of KSP Karya Usaha Dana Grabag always tries to be close to members, or in this matter farmers, craftsmen, and animal farmers,” said Kelik Murtandiya, Chairman of this KSP. Such closeness becomes the key to success in distribution and control of cooperation fund utilization. These characteristics of kinship and mutual assistance are felt by a member of KSP Karya Usaha Dana Grabag, Doni Riskianto (48), a Kaligandu Village denizen, in Grabag. He obtained cooperation loan up to Rp 30 million to smoothen his cassava chips business. Thanks to the loan from cooperation, he could pay many farmers and pay his own installment after all his products are sold.

60

K o p e r a s i

P e d u l i ,

R a k y a t

S e j a h t e r a

Pasar agropolitan Grabag. tempat para anggota KSP Karya Usaha Dana Grabag memasarkan hasil tani mereka K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 61 .

dan terdapat sebuah toko grosiran ala supermarket.Suasana dialog antara pengurus dan anggota KSP Utama Karya yang sedang mengajukan kredit. dan tampak menonjol bila dibanding beberapa bangunan di sekitarnya. Jawa Tengah. seperti 62 K o p e r a s i P e d u l i . KSP UTAMA KARYA Kabupaten Jepara. 21 Kalinyamatan. di dalam mengembangkan usahanya. Kemegahan bangunan tersebut sekaligus menggambarkan dedikasi para pengurusnya. R a k y a t S e j a h t e r a . dan manajemen KSP Utama Karya. Halaman samping hingga ke belakang luas. Penampilan gedung ini bersih. terkesan bahwa bangunan itu milik perusahaan swasta nasional. atau kantor perwakilan perusahaan besar swasta. bagaimana mungkin sebuah koperasi—atau badan usaha apa saja— mampu membangun gedung perkantoran untuk aktivitas sehari-hari bila para pengelolanya tidak memiliki dedikasi untuk maju? Motto KSP Utama Karya: Bersama Membangun Jati Diri. Tidak salah bila Anda menyimpulkan bahwa penampilan bangunan tersebut mewakili performa koperasi yang berdiri pada 2004 itu. Sekilas. Provinsi Jawa Tengah Jati Diri Kebersamaan di Bumi Kartini ika Anda pergi ke Kabupaten Jepara. Anda akan menjumpai sebuah gedung dua lantai berarsitektur modern-minimalis. Ada apa dengan bangunan tersebut? Bangunan tersebut adalah kantor pusat J Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Utama Karya. sempatkan pergi ke Jl. Raya Bakalan No. Logikanya sederhana.

Koperasi Simpan Pinjam Utama Karya memang terpisah secara otonomi dari Koperasi Utama Karya sebagai induk. bagaimanapun juga dana tersebut adalah uang negara yang harus dipertanggungjawabkan. anggota KSP Utama Karya memamerkan hasil kerajinan tenun hasil usaha tenun yang ia kelola K o p e r a s i P e d u l i . Induknya adalah Koperasi Serba Usaha (KSU) Utama Karya yang berdiri sejak 1993. Memfasilitasi Agribisnis Keputusan Dinas Koperasi dan Pengelolaan Pasar itu sangat beralasan. Kami percaya. Sutomo. UMKM dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Jepara Bagi jajaran pengurus KSP Utama Karya kepercayaan tersebut bukan tanpa konsekuensi. UMKM dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Jepara memiliki peranan besar dalam menentukan koperasi mana yang berhak dan dapat dipercaya untuk mengelola pemanfaatan dana tersebut. Sebab. puluhan karyawannya.” tutur Zaenal Arief.” kata Sujarot. Sebagai catatan. “KSP Utama Karya memang salah satu koperasi terbaik yang kami miliki di sini. Keberadaan KSP Utama Karya memang relevan dengan potensi Kabupaten Jepara yang memiliki banyak jenis usaha agribisnis. seperti pertanian. pergerakan modal koperasi melejit. Dinas Koperasi. bila pilihan jatuh kepada KSP Utama Karya. Kinerja koperasi ini adalah yang terbaik di Kabupaten Jepara. dan progam agribisnis-sektoral itu kebetulan sama dengan misi kami di sini. “Kami menjalankan kepercayaan tersebut sebagai amanah. Kepala Dinas Koperasi. Kini aset Koperasi ini secara keseluruhan sekitar Rp 80 miliar. kesempatan itu tidak disia-siakan. Koperasi Utama Karya bergerak di bidang perdagangan. Sebagai holding. Utama Karya adalah pihak yang pas menjalankan program perkuatan modal di bidang agribnisnis-sektoral itu. Tak heran begitu ada Program Perkuatan Modal Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Sektor Agribisnis. Dari sinilah. R a k y a t S e j a h t e r a 63 . Dan. yang kini memiliki 7 cabang yang tersebar di sejumlah kabupaten/ kota di Jawa Tengah (baca: Cita-Cita Kaum Kaki Lima). tentu pertimbangannya adalah kinerja. karena KSP Utama Karya selama ini bekerja secara profesional. memang. kemauan saja tak cukup. yang merupakan Kepala Pembukuan KSP Utama Karya tersebut. Namun. Utama Karya masih berusia muda. Sebagai koperasi simpan pinjam. kerajinan. dan termasuk bersinar di antara koperasi-koperasi terbaik di Jawa Tengah.telah tertransformasi ke dalam etos kerja para pengurusnya. bahkan para nasabahnya.

21 Kalinyamatan. Ahmad Zaeni Usaha tenun kain milik Sutomo. Jepara. Kembali ke KSP Utama Karya. seorang perajin tenun di Desa Troso. Generasi perintis hanya berada di jajaran kepengurusan. Kecamatan Pecangakan. KSP Utama Karya Alamat : Jl. Pencanggihan Manajemen Kini. “Kami ingin mengelola koperasi ini secara profesional. Dan. benar. “Saya jelas beruntung bisa dapatkan modal usaha itu dengan persyaratan yang memudahkan saya. “Kami tutwuri handayani (mendorong dari belakang). Ya. Jawa Tengah Berdiri : 31 Januari 1996 Badan Hukum : No: 12047a/BH/PAD/KWK-II/1/1996 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : H. perintis Koperasi Utama Karya.” tutur Ibnu Zaenuri. Paling tidak.Koperasi Utama Karya kini memiliki Toko Grosir terbesar di Kabupaten Jepara. Salah satu anggota koperasi yang mendapatkan manfaat dari program di atas adalah Sutomo. Laporan dari pihak Bank Jateng Cabang Jepara yang berperan sebagai mitra dari program perkuatan modal dana bergulir sektor agribisnis ini menyebutkan bahwa KSP Utama Karya telah menjalankan kewajibannya dengan baik dan tidak pernah menunggak.” tutur Mahali bangga. tenaga-tenaga utama di manajemen Koperasi Simpan Pinjam Utama Karya adalah anak-anak muda. Hal ini memang bukan tanpa kesengajaan. Penyaluran dana perkuatan sebesar Rp 1 miliar (diterima pada tahun 2004) kepada para anggota yang bergerak di bidang agribisnis dan sektor riil lainnya bukan hal sulit bagi KSP Utama Karya. Teman-teman senantiasa berlomba-lomba untuk mendapatkan sertifikat yang proses ujiannya ternyata nggak mudah. kini menjabat sebagai Manajer KSP Utama Karya. pada saat ini di jajaran manajemen koperasi telah memiliki seorang manajer yang telah mengantongi sertifikat kompetensi di bidang manajemen.” aku Sutomo. kalem. sebab. 48 tahun. R a k y a t S e j a h t e r a . Raya Bakalan No. Kab. mekanisme dan tradisi koperasi telah terbangun dengan baik. Mahali. Desa ini memang dikenal sebagai penghasil tenun sejak 1935. perajin yang produknya telah banyak dipasarkan hingga ke Bali itu. anggota KSP Utama Karya Jepara 64 K o p e r a s i P e d u l i . kepercayaan para senior dalam mendorong kader-kader koperasi yang muda telah membuahkan hasil. demikian namanya.

Itu melingkupi semua jenis usaha yang ada. Mereka bersepakat untuk membangun membangun ekonomi bersama melalui sebuah koperasi. dan lahirlah Koperasi Utama Karya. Pada tahap pertama berkumpul 35 orang. Ibnu Zaenuri dan beberapa kawannya pernah mengelola sebuah koperasi. “Maju Bersama Membangun Jati Diri”. lantas melobi Dinas Koperasi setempat. R a k y a t S e j a h t e r a 65 . Demikian bila kebersamaan dibangun. sekitar 6 orang pedagang berinisiatif mendirikan sebuah paguyuban untuk menghimpun para pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Jepara. di tahun 1993 juga keinginan bersama itu terwujud. jati diri pun terlahir. seperti di Pati. di antaranya Ibnu Zaenuri. Sejumlah pionir. kini Koperasi Utama Karya telah memiliki 7 cabang di berbagai kota di sekitar Jepara. pada 1993. Kini. Kebetulan. rapat anggota pun terselenggara. bahkan hingga ke arah barat Banjarnegara. termasuk KSU Utama Karya yang kini mengelola Pusat Perbelanjaan Grosir yang tidak pernah sepi pembeli itu. total aset Koperasi Utama Karya mencapai Rp 80 miliar. A K o p e r a s i P e d u l i . seperti motto Koperasi Utama Karya.Pusat Grosir. Omset per hari mencapai puluhan juta rupiah. Berkat keuletan para pengurusnya. Gagasan tersebut segera menyebar di kalangan PKL. Maka. salah satu jenis usaha milik KSU Utama Karya Jepara Cita-Cita Kaum Kaki Lima walnya. Maka.

Save Loan Cooperation of Utama Karya is separate in terms of autonomy from Utama Karya Cooperation as the chief. Utama Karya Cooperation is engaged in trading. 21 Kalinyamatan. Such decision of Cooperation Service and Market Management is reasonable since KSP Utama Karya has worked professionally. Now this Cooperation asset in total is around Rp 80 billion. No wonder when an opportunity such as Capital Strengthening Program for Save Loan Cooperation (KSP) in Agribusiness came.” admit Sutomo. cooperation capital movement rocketed. Utama Karya Cooperation now owns the Largest Grocery Store in Jepara Regency. As a holding company. 48 year. or it is a private large company representative office. Its chief is Various Business Cooperation (KSU) of Utama Karya that was established in 1993. From here. R a k y a t S e j a h t e r a . principal powers in Utama Karya Save Loan Cooperation management are youngsters. “I am obviously very lucky to be able to obtain such business capital with requirements that facilitate me. This village is indeed has been famous for its weaving products since 1935. At a glance. Central Java Togetherness Identity on the Earth of Kartini f you go to Jepara Regency. the craftsman whose products have been marketed up to Bali. Now. You will meet a two-storey building with modern-minimalist architectural design. a weaving craftsman in Troso Village. there is an impression that such building belongs to national private company. 66 K o p e r a s i P e d u l i . Pecangakan District. Utama Karya is still young. Pioneer generation is only at administrator array. Performance of this cooperation is the best in Central Java. It wouldn’t be incorrect if we concluded that the building appearance represents the performance of the cooperation that was established in 2004. such as agriculture and handicraft. Reports from Jateng Bank Jepara Branch who acts as a partner in this agribusiness scrolling fund capital strengthening program say that KSP Utama Karya has fulfilled its obligation well and it is never in arrears. the distribution of strengthening fund in the amount of Rp 1 billion (received in 2004) to members who are engaged in agribusiness and any other real sectors was not a difficult matter for KSP Utama Karya. As a save loan cooperation. which now owns 7 branches. Small Middle Scale Enterprises and Jepara have a large role in determining which cooperation is en- I titled and can be trusted to manage such fund utilization. it did not go to waste. indeed. Cooperation. scattered in a number of regencies/cities in Central Java. in developing their business. stop by at Jl. One of cooperation members who obtain benefit from the above program is Sutomo.KSP UTAMA KARYA Jepara. Raya Bakalan No. This building looks clean and more prominent compared to the surrounding buildings. The presence of KSP Utama Karya is indeed relevant with Jepara Regency potential that has many types of agribusiness business. As a record. The greatness of such building is at the same describes the dedication of the administrators and management of KSP Utama Karya. On the side yard up to backyard. Going back to KSP Utama Karya. Such building is the head office of Save Loan Cooperation (KSP) of Utama Karya. there is a grocery store just like a supermarket. Central Java.

R a k y a t S e j a h t e r a 67 .Kantor KSP Utama Karya K o p e r a s i P e d u l i .

“Pinjaman seperti ini sungguh sangat membantu kami. Kesulitan kami terutama untuk membeli pupuk. “Alhammdulillah. Saya dan teman-teman kan baru panen setelah menunggu 11 bulan. pengajuan pinjaman saya dan teman-teman disetujui. K o p e r a s i P e d u l i . Panen pertama itu baru untuk menutupi ongkos produksi.” ucap Saleh usai membaca sebuah pesan pendek dari seorang petugas koperasi simpan pinjam yang dikelola dengan sistem Syariah: Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Bina Umat Sejahtera (BUS) Lasem atau juga dikenal sebagai Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Bina Umat Sejahtera. guratan-guratan di dahinya segera berubah ketika telepon genggamnya berdering.Kantor KSP Bina Ummat Sejahtera. Rembang KOPERASI SIMPAN PINJAM BINA UMMAT SEJAHTERA (BUS) Lasem. R a k y a t S e j a h t e r a . Petani pada umumnya tidak bankable. Ia sadar betul soal ini. dan proses mengurus kredit di bank pun tak mudah. Namun. kalau dihitung-hitung. Jadi. Kenangan itu terjadi pada tahun 2005. Kabupaten Rembang. Provinsi Jawa Tengah Tangan-tangan Dingin di Ujung Timur Pantura K 68 ening Haji Saleh berkerut ketika menghadapi jalan buntu untuk mendapatkan dana secara cepat bagi sekitar 40 hektar lahan tebu miliknya dan sembilan petani di kelompoknya. selama masa itu kami makan apa?” ucap Haji Saleh.

Anggota kelompok petani tebu tak lagi menjual kepada pabrik gula dalam bentuk batang tebu.” tutur Martono. Rata-rata. dan biaya giling Rp 1. Belum lagi untuk ongkos pengelolaan lahan. Jika dirata-rata.” tutur Martono menambahkan. pemanfaatan dana tersebut dibagi sesuai kebutuhan masing-masing anggota. masing-masing pemanfaat pinjaman akan menjadi tanggung jawba bersama kelompok. “Anggota kami di sini sudah akrab dengan akad kredit seperti ini. maka total biaya yang harus ditanggung petani sekitar Rp 5.300. Sepuluh orang dalam kelompok petani tebu itu paling tidak harus membeli 30 sampai 40 ton pupuk. R a k y a t S e j a h t e r a 69 .000 per hektar. Hitung-hitungannya sederhana. per satu ha lahan menghasilkan 60 ton batang tebu.000. para petani tebu juga harus mengeluarkan biaya tebang dan angkut Rp 3. Mereka merasa cocok karena sistem diterapkan KJKS BUS itu menggunakan sistem syariah. “Kelebihan dari sistem kelompok ini adalah pertanggungjawaban terhadap kami lebih terjamin.000. Sebab.000 per kg. seperti membalikkan tanah (dangir) dan membikin tangkep (gundukan tanah memanjang untuk ditanamani tebu).Beberapa bulan sebelumnya. maka antara anggota dan KSP BUS lalu membuat akad kredit. berdasarkan pengalaman selama ini cukup efektif. Pendapatan petani sekitar Rp 3. Gula tebu ini. setiap orang mendapat pinjaman sebesar Rp 15 juta. melainkan kepada anggota lain dalam satu kelompok yang memiliki mesin produksi gula. Berdasarkan hitung-hitungan seperti itu.000.500. Dengan rendemen 7. Namun.280. maka kelompok tani yang ia pimpin mendapat pinjaman sebesar Rp 150 juta. Jika direkapitulasi. Dan. Saleh dan kawan-kawan sendiri telah lama menjadi anggota koperasi tersebut. Selain untuk pupuk.000 per hektar per musim tanam (11 bulan) dengan perhitungan jangka waktu hanya tiga kali panen. biaya tanam tebu pada saat ini sekitar Rp 4. selain bisa langsung Pabrik gula tebu milik salah satu anggota KSP BUS Lasem K o p e r a s i P e d u l i . ia dan temanteman memang telah mendengar tentang adanya dana pinjaman Rp 1 miliar dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang akan diterima KJKS BUS Lasem untuk pengembangan usaha agribisnis/ sektoral. Mereka bersepakat untuk memberikan keuntungan kepada Koperasi setara dengan nilai 2%. Nilai pinjaman tersebut memang atas nama kelompok.5% dan harga gula Rp 3.810. Sistem Bagi Hasil Hatta. Manajer Kredit KSP BUS Lasem.000.

kami akan membayar lebih mahal ketimbang batik yang modelnya biasa. Nurhidayah. Di Lasem pada khususnya. terdapat sejumlah anggota yang telah bergerak di bidang yang dimaksud. Selain disalurkan kepada petani tebu. pengusaha kecil/ perajin batik di Desa Ngemplak. Joyo Kasmita (50). Jika desainnya rumit. para manajer dan staf mendapat berbagai training. Manajemen Solid dan Inovatif Faktor penting keberhasilan KSP BUS dalam mengelola dana koperasi adalah manajemen yang solid. Mereka membawa kain dan semua kelengkapan dari sini untuk kemudian mengolahnya sesuai desain dari saya. Lasem. Bahkan. Peningkatan kemampuan sumber daya manusia memang menjadi prioritas di koperasi ini. Pengelolaannya bertangan dingin. perajin terasi biasanya membutuhkan modal untuk membeli bahan baku berupa udang kering dan ongkos produksi. KSP juga menawarkan pemanfaatan dana Rp 1 miliar tersebut kepada sejumlah penggiat agri-industri. Seperti pada kisah petani tebu.” tutur Nurhidayah. Haji Saleh memproduksi kecap dari bahan dasar gula tebu itu untuk memenuhi pasar di Kabupaten Rembang dan sekitarnya. karya anggota koperasi KSP BUS Lasem dijual ke pasar. seorang pengelola usaha batik tulis Lasem. Secara berkala. misalnya. Menjadi Mitra Usaha Kecil-Menengah KSP BUS Lasem memang memiliki kepedulian cukup tinggi dalam menumbuhkan sektor agrobisnis/ sektoral. “Saya membayar karyawan berdasarkan hasil pekerjaan per potong. juga dibeli perusahaan pembuat kecap. “Jadi.Batik Lasem. Demikian juga pengalaman anggota Koperasi. Pada umumnya. KSP BUS Lasem juga tidak mengalami kesulitan dalam menyalurkan dana agribisnis/ sektoral ini. keuntungan tidak pergi ke mana-mana. para perajin yang telah memiliki pelanggan itu tidak mengalami kesulitan untuk mengembalikan pinjaman mereka. dan Rembang pada umumnya. Ia bahkan mempekerjakan 30 pembatik. Ini bisa dimengerti bila melihat usia koperasi yang hampir dua puluh tahun sukses mengelola dana masyarakat dengan sistem syariah (Bank Muamalat Takaful-BMT). bisa menghabiskan 7 kwintal udang kering dalam satu pekan. Bahkan BMT BUS P e d u l i . Industri rumahan ini memiliki 7 karyawan yang dibayar dengan sistem borongan. R a k y a t S e j a h t e r a 70 K o p e r a s i .” kata Haji Saleh.

kami tak kesulitan menyalurkan dana tersebut. KSP Bina Ummat Sejahtera Alamat : Jl Raya No. Bagaimana dengan cicilan pinjaman Rp 1 miliar untuk agribisnis? “Alhamdulillah. Rembang. R a k y a t S e j a h t e r a 71 .Terasi udang. Bahkan. setingkat kasi dan manajer diberikan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas atau kompetensi. “Di kami. 50% biaya kuliah dari Koperasi.” kata Martono. lancar. Salah satu inovasi yang langka bagi sebuah koperasi adalah penyediaan anjungan tunai mandiri (ATM). Kab. Pelayanan ini sudah setara dengan lembaga perbankan di tingkat unit atau kantor cabang pembantu. KSP juga senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada anggota. satu unit. Koperasi sudah memiliki ATM sendiri. yakni dengan disekolahkan. secara bergiliran. Kinerja yang baik lantaran didukung sumber daya berkemampuan memadai telah mengantarkan Koperasi ini sebagai salah satu koperasi terbaik di Jawa Tengah.” tutur Martono menantang setengah bercanda. katakan begitu. 1 Lasem. Abdullah Yazid Jumlah Karyawan : 200 orang K o p e r a s i P e d u l i . Selain manajemen. salah satu produk usaha anggota KSP BUS Lasem sendiri juga membuka jasa konsultasi-pelatihan pengelolaan lembaga keuangan nonbank secara modern.” kata Martono. bahkan mungkin di Indonesia. Kalau ada lagi. Kita dapat fasilitas beasiswa. Provinsi Jawa Tengah Berdiri : Tahun 1996 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : H. Beberapa telah bersertifikat.

the facial wrinkles of his forehead soon changed when his cellular phone rang. The favorable performance due to the support of appropriate resources has delivered this Cooperation as one of the best cooperations in Central Java. In addition to distributing to sugar cane farmers. If there is another fund granted. In its operation. Becoming Small-Middle Scale Business Partner KSP BUS Lasem indeed has high level of care in growing agribusiness /sector. Central Java Cold Hands at the East Tip of Pantura H aji Saleh frowned when he faced a dead end to obtain fund quickly for around 40 hectares of sugar cane land of his and nine farmers of his group. Generally farmers are not bankable. and the process of credit administration at the bank is not an easy matter either. in addition to be able to be sold directly at the market. KSP BUS Lasem also does not experience difficulties in distributing this agribusiness/sector fund. “Thank God. However. Sugar cane farmers group members no longer sell to the sugar factory in the form of sugar cane. the load submission from me and my friends is approved. R a k y a t S e j a h t e r a . each person obtains loan in the amount of Rp 15 million. it may also be bought by soy bean sauce manufacturer companies. In average. This could be understood considering the age of the cooperation which has nearly twenty years managed community fund using sharia system (Bank Muamalat Takaful-BMT).” said Martono. and generally in Rembang. One group may obtain loan in the amount of Rp 150 million. 72 K o p e r a s i P e d u l i . In addition. we will not face any difficulty in distributing such fund. there are members who have engaged in the concerned field. it is based on the effective experience that we have had. possibly even in Indonesia. The managers have cold hands. instead they sell their crops to other members in one group who have sugar producer machines. The important factor of KSP BUS success in managing its cooperation fund is its solid management. KSP also offers fund utilization of such Rp 1 billion to a number of agribusiness-industry activators. “The advantage of this group system is that the accountability towards us is more secured. This sugar cane. They agreed to provide profit for the Cooperation which is equivalent to 2% value.PROSPEROUS BUSINESS DEVELOPMENT SAVE LOAN COOPERATION Lasem. However. Farmers group and KSP BUS then draw up a credit contract. Such loan value was indeed on behalf of the group. Rembang. Particularly in Lasem.” challenged Martono jokingly. such fund utilization was distributed in accordance with each member’s needs. “ said Saleh after reading a short message from an official of save loan cooperation managed using Sharia system: Sharia Financial Service Cooperation (KJKS) Prosperous Community Development (BUS) of Lasem or also known as Save Loan Cooperation (KSP) of Bina Umat Sejahtera. He was fully aware of this fact. since each loan utilization will be the joint responsibility of the group. What about the installment of Rp 1 billion for agribusiness? “Thank God it has gone well. KSP BUS Lasem applies farmer group system.” said Martono.

Aktivitas produksi batik pada sebuah worksop yang dikelola oleh anggota KSP BUS Lasem K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 73 .

74 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .

R a k y a t S e j a h t e r a 75 .JAWA TIMUR East Java K o p e r a s i P e d u l i .

yang dulu bernama USP Lestari Mandiri. dalam hal ini KSP Lestari Mandiri. “”Di saat R 76 aku jatuh.” ungkap Yudi Pujianto. Kota Malang. Yudi Pujianto merupakan salah satu contoh warga masyarakat di Kabupaten Malang yang taraf hidupnya terangkat setelah bersinergi dengan koperasi. pemilik usaha penggilingan gabah (selep) di kawasan Singosari. Jawa Timur KSP LESTARI MANDIRI Kota Malang. koperasi ini menerima pinjaman dana bergulir dari Pe- K o p e r a s i P e d u l i .Kantor KSP Lestari Mandiri. Koperasi Simpan Pinjam Lestari Mandiri merupakan salah satu koperasi peserta Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Perkuatan Modal KSP di sektor Agribisnis. R a k y a t S e j a h t e r a . Provinsi Jawa Timur Sukses dengan Sistem Tanggung Renteng asanya tidak berlebihan jika Yudi Pujianto punya rasa fanatisme yang besar terhadap eksistensi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Lestari Mandiri. ketika usahanya sempat mengalami gonjang-ganjing karena ditipu mitra kerja pada tahun 2008. Dan. Usaha yang ia kelola pun selamat dari kebangkrutan. ia meminjam sejumlah dana dari Usaha Simpan Pinjam (USP) Lestari Mandiri. Ketika usaha penggilingan padi yang ia kelola perlu pengembangan modal. Kabupaten Malang. Pada tahun 2003. Ketika itu tahun 2000. lagi-lagi ia mendapatkan pinjaman dari KSP Lestari Mandiri. ia meminjam modal dari koperasi. hanya koperasi yang setia membantuku.

perputaran simpan pinjam pada KSP ini mencapai Rp 10. sistem itu berhasil menekan pinjaman yang macet.268 orang. Pada tahun 2004. yang salah satu pasalnya menyebutkan bahwa USP Koperasi penerima dana perkuatan bersedia mengubah badan hukumnya menjadi Koperasi Simpan Pinjam. koperasi tidak memberikan pinjaman secara perorangan. 143. Koperasi simpan pinjam ini merupakan reinkarnasi dari Unit Simpan Pinjam (USP) Koperasi Citra Lestari Mandiri. seperti jasa katering. berdasarkan SK Bupati Malang nomor SK 180/ 863/ KOP/KEP/ 421. dari pinjaman dana bergulir senilai Rp 1 miliar itu.Suasana kantor pelayanan KSP Lestari Mandiri merintah melalui Kementerian Negara Koperasi dan UKM sebesar Rp 1 miliar. kemudian aset mencapai Rp 7. USP Lestari Mandiri berubah status menjadi KSP Lestari Mandiri. setiap anggota KSP Lestari Mandiri otomatis menjadi anggota kelompok tanggung renteng. “Sistem tanggung renteng sebagai tujung tombak keberhasilan kami. R a k y a t S e j a h t e r a 77 . Masih menurut Khulsum Hidayati. Menurut Ketua KSP Lestari Mandiri. dan percetakan. Khulsum Hidayati. Perubahan ini merupakan amanat dari Keputusan Menteri Negara Koperasi dan UKM No. Tidak hanya membiayai permodalan bagi usaha anggotanya di sektor agribisnis. salah satu kunci keberhasilan para pengurus dalam mengelola KSP ini adalah penerapan sistem tanggung renteng.8 miliar pada tahun 2008 lalu. Dalam sistem itu. Dengan cara ini. hingga saat ini jumlah pengembalian yang telah dilakukan oleh KSP Lestari Mandiri sudah mencapai Rp 500 juta. K o p e r a s i P e d u l i . sedangkan angsuran simpanan pokok kami lakukan pada setiap tahun.012/2004 tanggal 11 November 2004. KSP ini juga membiayai permodalan di sektor jasa. melainkan secara kelompok. Dengan jumlah anggota sudah mencapai 4.” ungkap perempuan sarjana ekonomi ini. Jika diukur dari profil keuangan KSP ini siapapun akan sepakat untuk menyatakan bahwa KSP Lestari Mandiri adalah koperasi berkinerja bagus.2 miliar.” jelas Khulsum Hidayati. salon. “Kami melakukan pengangsuran bunga setiap bulan.1/Kep/M. Satu kelompok terdiri dari 15 hingga 30 orang anggota koperasi.KUKM/XI/2003.

“Kebersamaan. “Lebih mudah mengatur jadwal kunjungan ke 267 kelompok ketimbang ke empat ribuan anggota. dan kekeluargaan adalah semangat dari tanggung renteng. Mekanisme tanggung renteng ini oleh para pengurus dan anggota KSP dianggap sangat ‘Indonesia’. Salah satu bentuk kerja keras itu di antaranya bangunan dua lantai seluas 400 m² yang kini menjadi Kantor KSP Lestari Mandiri. besar bunga pinjaman ditetapkan maksimal 2%. pengurus koperasi pun lebih mudah melakukan pembinaan terhadap anggota koperasi yang tergabung dalam 267 kelompok itu.Dengan cara ini maka jika ada anggota yang kesulitan melakukan pengangsuran pinjaman maka anggota lain dalam satu kelompok ikut menanggung resiko. 78 K o p e r a s i P e d u l i . salah seorang anggota KSP Lestari Mandiri. Setiap kelompok memiliki jadwal rutin pertemuan bulanan. Hasil setoran angsuran yang terkumpul itu kemudian dibawa oleh perwakilan kelompok untuk disetorkan ke kantor KSP Lestari Mandiri. yang memiliki usaha konsultan jasa pesta pernikahan (wedding consultant) itu. *** Saat ini keluarga besar KSP Lestari Mandiri mulai bisa menikmati hasil kebersamaan mereka mengelola koperasi.” ujar Khulsum Hidayati. Tak hanya para pengurus. Dengan demikian potensi pinjaman macet bisa ditekan. para anggota biasanya melakukan penyetoran angsuran pinjaman. Bagi anggota yang memerlukan jumlah pinjaman lebih dari ketentuan itu maka KSP mensyaratkan jaminan baginya. Bangunan itu dibeli dari hasil Mekanisme tanggung renteng oleh para pengurus dan anggota KSP dianggap sangat ‘Indonesia’. meskipun pinjaman itu dialokasikan untuk anggota tertentu. Kelebihan lain. Sebagai catatan. Selain untuk saling bertukar informasi. Besar pinjaman permodalan yang diberikan melalui kelompok itu maksimal Rp 8 juta per anggota dengan jangka waktu pengembalian selama 24 bulan. R a k y a t S e j a h t e r a . para anggota koperasi pun ikut menikmati hasil kerja keras mereka.” ungkap Julia Maris Herdiyanti. kegotongroyongan. pada forum bulanan itu. Cara seperti ini merupakan konsekwensi dari sistem pinjaman yang disalurkan melalui kelompok.

“Yang jelas. Bahkan.Contoh-contoh kartu undangan produk wedding consultant yang dikelola Julia Maris Herdiyanti. R a k y a t S e j a h t e r a 79 . Apalagi. Provinsi Jawa Timur Berdiri : 31 Juli 1999 Badan Hukum : 180/863/KUP/KEP/421. Cara itu ditempuh untuk melebarkan sayap pelayanan KSP Lestari Mandiri di antara derap kompetisi 600-an koperasi di seantero Malang.000 per orang per bulan. Dr. Kehadiran bank-bank perkreditan rakyat. “Dari urunan yang hanya Rp 2. anggota KSP Lestari Mandiri urunan (patungan) anggota selama 18 bulan. akhirnya kami bisa membangun sebuah kantor yang layak. kesuksesan itu tak lantas menyilaukan para pengurus dan anggota KSP Lestari Mandiri. juga menjadi tantangan tersendiri.24 Kec. Malang.” ungkap Khulsum. Lawang Kab. yang menjanjikan bunga rendah. jawabannya ada pada seluruh pemangku kepentingan KSP Lestari Mandiri. KSP Lestari Mandiri terus berusaha menambah jumlah anggota dengan menerapkan cara member get member.268 orang K o p e r a s i P e d u l i .” kata Khulsum Hidayati seraya tersenyum. kami bekerja keras untuk melayani anggota dengan pelayanan seoptimal mungkin. Cipto No.012/2004 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2003 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : Khulsum Hidayati. yang artinya anggota merekrut anggota baru. tingkat kompetisi antarkoperasi di Malang cukup tinggi. Bagaimana kelanjutan cerita KSP Lestari Mandiri kelak. KSP Lestari Mandiri Alamat : Jl. Namun. SE Jumlah Anggota : 4.

Betapa tidak.” lanjut Puji. ketika itu tak satu pihak pun yang mau membantunya hingga akhirnya sebuah telpon datang dari kantor KSP Lestari Mandiri. Yudi Pujianto adalah salah satu anggota yang telah menjadikan KSP Lestari Mandiri sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kisah hidupnya. KSP Lestari Mandiri kembali hadir sebagai ‘dewa penyelamat’. Orang pun tidak berani menjual gabahnya kepada saya karena takut tak dibayar. “Saya ingat betul. 80 K o p e r a s i P e d u l i . “Uang habis. saya tak mampu membeli gabah.” kenang Puji. Usaha selep atau penggilingan gabah yang ia kelola kini telah mempekerjakan 12 orang dengan produksi rata-rata sebesar 8 ton per hari. ketika ia rugi hingga Rp 1 miliar karena ditipu mitra bisnisnya. waktu itu Ibu Khulsum menelpon saya menawarkan bantuan. R a k y a t S e j a h t e r a . Kini. usaha selep yang ia kelola pun kembali eksis. Puji pun bercerita tentang masa-masa sulit yang pernah dihadapinya ketika ia harus menghadapi jurang kebangkrutan akibat penipuan yang dilakukan mitra bisnisnya. Yang membuat bebannya semakin berat. Bahkan.Yudi Pujianto anggota KSP Lestari Mandiri. usaha penggilingan gabahnya bisa maju seiring dengan perkuatan modal yang ia terima dari KSP Lestari Mandiri. pemilik usaha penggilingan padi Bangkit Bersama Koperasi S eperti tulisan pembuka pada profil sukses KSP Lestari Mandiri. Dalam sebulan ia bisa menghasilkan laba kotor hingga Rp 50 juta perbulan.

then the asset reached Rp 7. whose life standard was lifted after synergizing with cooperation. he borrowed fund from Save Loan Business (USP) of Lestari Mandiri. up to now the amount of return that has been paid by KSP Lestari Mandiri has reached Rp 500 million. The amount of capital provided through such groups is at a maximum of RP 8 million per member with the term of 24 months. which used to be known as USP Lestari Mandiri. “Joint responsibility system as the tip of the spear of our success has been successful also in terms of pressing the non performing loan. As a note. In such system. business owner of rice mill. For members who need more than the stipulated amount of loan. When his business went through ups and downs since he was deceived by his business partner in 2008. Lestari Mandiri Save Loan Cooperation is one of cooperations participating in Micro and Small Entrepreneur Development Program through KSP Capital Strengthening in Agribusiness sector. Khulsum Hidayati. R a k y a t S e j a h t e r a 81 . other members within the group will also bare the risk.” said Yudi Pujianto. members usually make loan installment deposit in such monthly forum.2 bil- lion. This save loan cooperation is the reincarnation of Save Loan Unit (USP) of Citra Lestari Mandiri Cooperation. only cooperation that was there to help me. With number of members of up to 4. this cooperation received scrolling fund from the Government through State Ministry of Cooperation and Small Middle Scale Enterprises in the amount of Rp 1 billion. he borrowed capital from cooperation.KSP Lestari Mandiri Malang. instead it is provided for groups. Another advantage. the cooperation does not provide individual loan. one of the keys to the success of administrators in managing this KSP is the application of joint responsibility system. With this method if there is a member who faces difficulties in paying the loan installment. Still according to Khulsum Hidayati. In addition to exchanging information. Therefore the potential non performing loan can be pressed. from such scrolling fund loan in the amount or Rp 1 billion. This way each member of KSP Lestari Mandiri automatically becomes a member of joint responsibility. the circulation of save loan in this KSP reached Rp 10. The collected installment deposit is then carried by group representatives to be deposited to KSP Lestari Mandiri. in this matter KSP Lestari Mandiri. “When I fell.268. According to Chairman of KSP Lestari Mandiri.” described Khulsum Hidayati. When rice mill that he managed needed capital development. the amount of loan interest is stipulated at a maximum of 2%. In 2003. Each group has a regular schedule of monthly meeting. K o p e r a s i P e d u l i . again he obtained loan from KSP Lestari Mandiri. KSP will require security for them. The business that he managed was saved from bankruptcy. East Java Success with Joint Responsibility System I t wouldn’t be exaggerating if Yudi Pujianto had the feeling of huge fanaticism towards the presence of Save Loan Cooperation (KSP) of Lestari Mandiri.8 billion last year (2008). cooperation administrators will find it easier to develop cooperation members who are united in such 267 groups. At the time it was 2000. One group consists of 15 up to 30 cooperation members.

82 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .

R a k y a t S e j a h t e r a 83 .NUSA TENGGARA BARAT West Nusa Tenggara K o p e r a s i P e d u l i .

Jerowaru. Di Jerowaru. bisa mengembangkan usaha budidaya rumput laut setelah memperoleh suntikan modal usaha kecil dari KSP tersebut. Lombok Timur Nusa Tenggara Barat Maju Bersama Petani Tembakau dan Rumput Laut K 84 omoditas rumput laut tak hanya sedang naik daun. bahkan.Petani tembakau anggota KSP Karya Mandiri ketika hasil panen tembakau yang sudah siap untuk dikeringkan KSP KARYA MANDIRI Kec.7. Sebagian besar dari mereka. R a k y a t S e j a h t e r a . Betapa tidak. Harga rumput laut yang sejak beberapa terakhir ini terus naik membuat para nelayan di wilayah pesisir Lombok Timur mengaku menjadi petani rumput laut lebih menguntungkan daripada nelayan.000 rupiah per kilogram. harga komoditi rumput laut yang kini menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan itu harganya terus meningkat. Saat musim kemarau rumput laut cukup dikeringkan selama dua hari. harga rumput laut basah dijual Rp 1. Padahal para petani rumput laut di wilayah tersebut tidak pernah menuntut kepada pengepul. Di sepanjang kawasan pantai di Kecamatan Jerowaru. Sebagai gambaran. Kab. para petani rumput laut itu sebagian di antaranya adalah anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Karya Mandiri.6. sedangkan yang kering harganya bisa mencapai Rp.400 s/d Rp. yang datang langsung ke dusun mereka agar harga rumput laut dinaikan. sejumlah nelayan yang kini beralih profesi menjadi petani rumput laut tampak bergairah. K o p e r a s i P e d u l i .000 per kilogram.

Dalam setiap rakit rata-rata bisa menghasilkan tiga kwintal rumput laut basah. setiap petani rumput laut rata-rata memiliki lima rakit. Koperasi ini semula merupakan KSU. Padahal pada saat berdiri pada tahun 2000 jumlah anggotanya hanya 21 orang. akte pendirian KSP Karya Mandiri pun mengalami perubahan.6. dan Dana S e j a h t e r a 85 . Bayangkan. Perubahan tersebut dilakukan dengan pertimbangan agar usaha yang dikelola terfokus pada satu bidang usaha yakni memberikan layanan Simpan Pinjam. Menurut Ahmad Zulyadaen. *** Koperasi Simpan Pinjam Karya Mandiri berdiri sejak 11 September 2000. Di koperasi cepat cair. Selain dua jenis usaha agribisnis itu.7. modal K o p e r a s i P e d u l i .400 s/d Rp. Seiring dengan perubahan status tersebut. seperti di Kecamatan Praya. Padahal.000 rupiah per kilogram.” Tak sulit bagi mereka untuk mengembalikan pinjaman modal usaha tersebut. yang berdasarkan Rapat Anggota kemudian berubah menjadi KSP pada tahun 2003. Permodalan KSP Karya Mandiri berasal dari Simpanan Pokok. R a k y a t untuk membiayai satu rakit hanya berkisar Rp 150 ribu. Perluasan wilayah layanan itu jelas memerlukan pengesahan dari Dinas Koperasi dan UKM Propinsi NTB. Dana bergulir itu kemudian disalurkan kepada 80 petani untuk menghidupkan kebun tembakau dan budidaya rumput laut. ada juga petani padi yang menerima pinjaman bergulir dari KSP Surya Mandiri. Menurut Ahmad Zulyadaen. Lombok Tengah.Anggota KSP Karya Mandiri ketika memanen rumput laut terutama melalui perkuatan modal dana bergulir Program Agribisnis/Sektoral. hingga akhir tahun 2008. Kelebihan yang bisa dinikmati para petani atau nelayan anggota KSP ini adalah: “Bila pinjam di bank bisa sebulan baru cair. seminggu setelah disurvai. Tinggal hitung jika harganya mencapai Rp. setiap peminjam dikenai biaya bunga rata-rata sebesar 2 % per bulan. Simpanan Wajib. setelah KSP ini membuka cabang di luar Lombok Timur. Apalagi. KSP Surya Mandiri merupakan satu dari 14 KSP berbasis agribisnis penerima kucuran dana perkuatan sebesar Rp 1 miliar tersebut. jumlah anggota KSP Karya Madiri berjumlah 445 orang. Koperasi yang diketuai Ahmad Zulyadaen ini memperoleh kucuran dana perkuatan modal tersebut pada tahun 2004.

000. selain bunga yang relatif rendah. yang otomatis mendorong semua sendi Koperasi Simpan Pinjam Karya Mandiri. R a k y a t S e j a h t e r a . 1. kemajuan pesat yang dialami KSP Karya Mandiri itu berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan anggotanya. yang saat berdirinya pada November 2000 tercatat Modal Awal sebesar Rp 21 juta.980 miliar setelah mendapat bantuan dana bergulir sektor Agrobisnis dari Kementerian Negara Koperasi dan UKM RI sebesar Rp 1 milyar. banyak di antara petani di desanya yang terjerat renternir.564 miliar. Lalu Jumairi berhasil meningkatkan skala produksi tembakaunya hingga 50 persen dari sebelumnya. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 11 September 2000 No: 518/31/BH/DISKOP DAN UKM/X/2004 Tahun 2004 Rp1 miliar Ahmad Zulyadaen 445 orang Seorang anggota KSP Karya Mandiri merawat tanaman rumputlaut yang sudah hampir siap panen 86 K o p e r a s i P e d u l i . dengan bunga hingga 50 % per 40 hari kerja. Di mata mereka. Dan.5 % prosedur peminjaman pun tak berbelit-belit.125. Lalu Jumairi. Yang jelas.14. hingga tahun 2008 jumlah permodalan sudah mencapai angka Rp. Permodalan KSP Karya Mandiri yang bersumber dari luar meningkat drastis pada tahun 2004 yakni menjadi senilai Rp.6. sejak saat itu pula dilakukan ekspansi besar-besaran dalam pelayanan pinjaman. Beberapa tahun silam. Kab. maka per 31 Desember 2008 lalu sudah melonjak menjadi sebesar Rp. Bandingkan dengan program bantuan dana bergulir. Lombok Timur.1.796 miliar. Sebagai penerima pinjaman modal usaha.Cadangan dan Modal Penyertaan. Sedangkan modal dari luar yang bersumber dari Tabungan Sukarela Anggota/Calon Anggota dan Pinjaman yang diterima hingga 31 Desember 2008.592 miliar. program perkuatan modal sektoral membuat para petani di Jerowaru semakin mudah mengakses pinjaman modal usaha. yakni hanya 1. Menurut ia.” simpul Lalu Jumairi. “Mudah dan cepat. tercatat sebesar Rp. Eskalasi volume usaha tersebut kini telah berkembang pesat. Lalu Jumairi pun mengenang masa-masa ketika para petani tembakau di desanya harus berhubungan dengan para rentenir. KSP Karya Mandiri Alamat : : Berdiri : Badan Hukum : Tahun Perkuatan Modal : Jumlah Perkuatan Modal : Ketua : Jumlah Anggota : Kecamatan Jerowaru.704 juta. Jika pada akhir tahun 2001 volume Usaha KSP Karya Mandiri berbentuk pinjaman yang diberikan kepada masyarakat sebesar baru senilai Rp. Kemudian. Selanjutnya per 31 Desember 2001 jumlah modal meningkat menjadi menjadi Rp 36. yang paling tinggi hanya mengeluarkan 5% hingga 6% dari hasil usaha untuk mengembalikan angsuran ke koperasi. yang petani tembakau di Desa Jerowaru. misalnya.

When it was established in 2000 the number of members was only 21. Such scrolling fund was then distributed to 80 farmers to revive tobacco plantation and seaweed cultivation business. East Lombok are members of KSP Karya Mandiri. mainly through scrolling fund strengthening of Agribusiness/ Sector Program. based on Members Resolution. KSP Karya Mandiri establishment deed was also amended. the loan procedures are not complicated. R a k y a t S e j a h t e r a 87 . Until the end of 2008. Each loan is imposed with interest in the average amount of 2 % per month. there are also rice farmers who obtain scrolling loan from KSP Surya Mandiri. Karya Mandiri Save Loan Cooperation was established on 11 September 2000. To them. the number of members of KSP Karya Madiri had been 445. The price of seaweed for the last couple of years has been increasing and made farmers in East Lombok coastal area admit that it is more profitable to be seaweed farmers than to be fishermen. after this KSP opened a branch outside East Lombok. S Seaweed farmers in Jerowaru. East Lombok. Moreover. In addition to those two agribusiness types. Volume escalation of KSP Karya Mandiri business keeps developing fast. 1. Such change was conducted with the consideration to make the business managed focused on one field. i. Initially this cooperation was a KSU. who is a tobacco farmer in Jerowaru Village opines that in addition to its relatively low interest. KSP Surya Mandiri is one of KSP with agribusiness basis receiver of strengthening fund in the amount of Rp 1 billion. As a business capital loan receiver. which then changed to become KSP in 2003.592 billion. Along with such status change. This cooperation led by Ahmad Zulyadaen obtained such capital strengthening fund in 2004. Most of them even develop seaweed cultivation business after obtaining business capital fund aid from such cooperation. such vast progress experienced by KSP Karya Mandiri is parallel with the increase of its members’ prosperity. “Easy and fast. K o p e r a s i P e d u l i . sector capital strengthening program makes farmers in Jerowaru find it easier to access business capital loan.” concluded Lalu Jumairi.e.e. Lalu Jumairi. are members of Save Loan Cooperation (KSP) of Karya Mandiri.KSP KARYA MANDIRI JEROWARU DISTRICT East Lombok Regency Progressing Together With Tobacco and Seaweed Farmers eaweed is not only a hot commodity at the market. i. Some of seaweed farmers in Jerowaru District. At the end of 2001 Business Volume of KSP Karya Mandiri business in the form of loan provided to the community was only in the amount of Rp 704 million. such as in Praya District. Lalu Jumairi has been successful in increasing his tobacco production scale up to 50 percent from previous production. Central Lombok. then as per 31 December 2008 it went up to become Rp. for example. Such area expansion obviously needed ratification from Cooperation Service and UKM of NTB Province. providing Save Loan services. Obviously.14.5% up to [?]%.

Nusa Tenggara Barat Sahabat Petani di Lereng Rinjani L ombok Timur identik dengan banyak hal. R a k y a t S e j a h t e r a . Berangkat dari keprihatinan itu KSP Rinjani 88 K o p e r a s i P e d u l i . berupa hambatan permodalan.000 hektare. para petani tembakau swadaya itu terpaksa mengetuk pintu rumah para rentenir dengan bunga pinjaman hingga sebesar 50% per 40 hari kerja.Kesibukan di KSP Rinjani Perkasa. Salah satunya adalah tembakau virginia. Separuh potensi tanaman tembakau virginia di pulau Lombok yang seluas 58. Untuk kebutuhan modal. Rata-rata tiap hektar ladang tembakau bisa menghasilkan dua ton. Kab. Jelas. yakni seluas 29. Lombok Timur KSP RINJANI PERKASA Kec. Mereka yang 70% ini relatif tidak mengalami hambatan baik dalam aspek permodalan maupun pemasaran.Lombok Timur. Karena potensinya itu. Fakta tentang hal itu juga dialami oleh para petani tembakau di Kecamatan Selong.000 hektar itu separuhnya ada di Lombok Timur. saat ini 15 perusahaan pengelola dan pabrikan rokok besar dari Jawa yang membeli tembakau dari Lombok. Sebaliknya. suku bunga pinjaman yang sebesar itu sangat mencekik petani. Selong. Dari fakta yang ada. yang 30% petani tembakau swadaya cukup sering mengalami hambatan dalam berproduksi. teknologi pengolahan yang minim. sekitar 70 persen petani tembakau di Lombok Timur telah menjadi binaan para perusahaan pengelola Intensifikasi Tembakau Virginia itu. hingga pemasaran.

Cara pengembaliannya pun lebih mudah. Sementara itu. Koperasi Simpan Pinjam Rinjani Perkasa merupakan salah satu koperasi peserta program perkuatan permodalan pengusaha kecil dan mikro melalui dana bergulir agribisnis. bahkan mencapai Rp 7 miliar. serta warga masyarakat yang bukan anggota KSP. Pada paket pinjaman musiman ini para petani mengangsur pinjamannya pada setiap musim panen dengan kisaran masa panen antara empat sampai tujuh bulan. seperti sektor perdagangan. suku bunga pinjaman di KSP ini sangat rendah. proses pencairan pinjaman pun tak serumit jika petani meminjam dari bank. karena mereka tidak K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t dibebani biaya bulanan. KSP Rinjani S e j a h t e r a 89 . Besarnya jasa pinjaman dihitung sekaligus berdasarkan jangka waktu pinjaman dan dikembalikan bersama besarnya pinjaman. KSP Rinjani Perkasa menyiapkan sebuah paket pinjaman musiman.4 miliar. Sesuai dengan prinsip koperasi. restoran dan warung kecil. hingga buku ini disusun. jumlah outstanding pinjaman bergulir tersebut sudah mencapai Rp 1. Para petani peminjam cukup mengeluarkan rata-rata 5% sampai 5% dari hasil panen untuk membayar angsuran pinjaman ke koperasi atau dengan bunga pinjaman yang hanya berkisar 1% hingga 2 %. pinjaman model ini sangat meringankan petani. Sejak mulai menggulirkan dana senilai Rp 1 miliar tersebut.Lahan pertanian padi yang dikelola oleh para anggota KSP Rinjani Perkasa dan permodalannya dibiayai melalui paket pinjaman musiman bagi para petani Perkasa didirikan. dana bergulir itu juga sudah dimanfaatkan untuk membiayai permodalan berbagai usaha sektor riil. Selain paket pinjaman konvensional. Koperasi simpan pinjam yang berkantor di Desa Sandubaya ini pun segera menjadi solusi bagi para petani tembakau yang hampir tiap tahun mengaku kesulitan modal tadi. sejak tahun 2004 hingga tahun 2008 perputaran pinjaman. Pada tahun 2003. Selain untuk membiayai usaha kecil dan mikro sektor agribisnis. KSP ini menerima pinjaman dana bergulir agribisnis senilai Rp 1 miliar. Model pinjaman ini juga dikenal sebagai model pinjaman yarnen (bayar panen). yang dialokasikan sebagai pinjaman permodalan untuk membiayai berbagai sektor usaha anggotanya. Dari beberapa aspek. KSP tersebut merupakan unit simpan pinjam Koperasi Rinjani Perkasa yang telah berdiri sejak tahun 1995. Selain suku bunga yang rendah. Pada awalnya. Betapa tidak.

“Kami berusaha membantu masyarakat dengan memberikan kemudahan mendapatkan modal usaha. Pada musim penghujan mereka bertani padi. kami ingin sahabatsahabat kami juga perkasa. mulai dari sektor pertanian.196. memuji kinerja KSP yang kini telah memiliki aset senilai Rp3. seperti nama koperasi ini.718 Ir. Muhammad Idrus. pembiayaan sektor agrobisnis memang yang terbesar karena mayoritas penduduk Selong yang bermatapencaharian petani.5 miliar itu.a/BH/PAD/. Para petani Selong berharap KSP Rinjani Perkasa adalah bagian penting dari perwujudan mimpi-mimpi mereka untuk menjadi petani-petani perkasa di lereng Rinjani. sedangkan pada musim kemarau berkebun tembakau. terutama yang pernah berhubungan dengan KSP Rinjani Perkasa. “Kami adalah sahabat para petani. Namun.485. Tanaman tembakau yang dikelola para petani tembakau KSP Rinjani Perkasa KSP Rinjani Perkasa Alamat Berdiri Badan Hukum Tahun Perkuatan Modal Jumlah Perkuatan Modal Total Aset Ketua Jumlah Anggota Jumlah Karyawan : : : : : : : : : Kecamatan Selong.DKP/08. peternakan. Manfaat yang ditebarkan koperasi ini akhirnya menuai hasil. MM 209 orang 15 orang 90 K o p e r a s i P e d u l i .” kata Ketua Koperasi Rinjani Perkasa.Perkasa melayani kebutuhan permodalan usaha di berbagai sektor yang dikelola masyarakat. Harapan besar pun dipikul KSP ini. M.H. NTB 29 Desember 1998 No: 11. kelautan hingga perdagangan. R a k y a t S e j a h t e r a .5/XI/2004 Tahun 2003 Rp1 miliar Rp3. Sebagian besar warga di Selong.” simpul Muhammad Idrus. Lombok Timur. dari semua sektor itu. Idus.

marine. Chairman of KSP Rinjani Perkasa. i. since majority of Selong denizens work as farmers. In accordance to cooperation principal. This Save Loan Cooperation with its office at Sandubaya Village then became the solution for tobacco farmers who almost each year had difficulties in capitalization matters. animal farming.KSP RINJANI PERKASA AT SELONG REGENCY East Lombok – Nusa Tenggara Barat Farmers Best Fried at the Slope of Rinjani E ast Lombok is identical with many things. up to trading sectors. KSP Rinjani Perkasa provides service in business capitalization need in various sectors managed by the community. each tobacco plantation can produce up to two tons. this KSP received agribusiness scrolling fund loan in the amount of Rp 1 billion. having an asset of Rp 3. K o p e r a s i P e d u l i . we wish our best friends could also be powerful. up to marketing obstacles. covering an area of 29. Half of the potential of Virginian tobacco plants in Lombok island is in East Lombok. starting from agriculture. One of them is Virginian to bacco.4 billion.” concluded Muhammad Idrus.5 billion. the 30% of independent tobacco farmers often face obstacles in production. Besides the low interest rate. R a k y a t S e j a h t e r a 91 . On the contrary. approximately 70% of tobacco farmers in East Lombok have become the developed personnel by managing companies engaging in such Virginian Tobacco Intensification. It is obvious that such large loan interest made it more difficult for farmers. at this time there are 15 managing companies and large cigarette factories in Java that purchase tobacco from Lombok. from all such factors. Selong farmers hope that KSP Rinjani Perkasa is an important part of the realization of their dreams to become powerful farmers at the slope of Rinjani.e. such independent tobacco farmers had to borrow from loan sharks with loan interest of 50% per 40 working days. minimum processing technology. The return method is also easier. mainly those who have had relations with this cooperation. High hopes are carried by this KSP. This 70% does not face any obstacles both in capitalization and marketing aspects. loan disbursement process is also not as complicated as if the farmers borrow from the bank. agribusiness sector funding is the largest. compliment such KSP performance.000 hectare. Due to such potential. However. Most of denizens in Selong. “We are farmers’ best friends. From the present facts. Farmers can also pay their loan installment in each harvest season with approximately harvest period of four up to seven months. From such concern KSP Rinjani Perkasa was established in 1995. Benefits spread by this cooperation finally resulted in output. This loan model is also known as yarnen loan model (harvest payment). For capital need. Since commencing such fund scrolling in the amount of Rp 1 billion. In 2003. whereas in hot season they plant tobacco. until this book is composed. in the form of capitalization. the amount of outstanding of such scrolling loan has been Rp 1. In average. borrower farmers only spend 5% of the harvest proceeds to pay loan installment to such cooperation or with loan interest of only approximately 1% up to 2%. With very low loan interest rate in this KSP. In raining season they plant rice. Rinjani Perkasa Save Loan Cooperation is one of participating cooperations in small and micro entrepreneurs capitalization strengthening program participants through agribusiness scrolling fund.

R a k y a t S e j a h t e r a .92 K o p e r a s i P e d u l i .

NUSA TENGGARA TIMUR East Nusa Tenggara K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 93 .

Namun. hingga tiga bulan sekali baru menerima gaji.Kantor Koperasi Kredit Obor Mas. kesehatan. Kabupaten Sikka KOPERASI KREDIT OBOR MAS Kabupaten Sikka. Akhirnya. Provinsi Nusa Tenggara Timur Dari Guru untuk Masyarakat M endirikan koperasi mungkin bukan citacita Yosef Doing saat itu. Yosef Doing. R a k y a t S e j a h t e r a . Ketua Kelompok Kerja Guru di Sikka. adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sikka yang merasa prihatin melihat nasib para guru SD yang sering telat menerima gaji bulanan mereka. mereka menyadari bahwa terlibat dengan rentenir sangat tidak menguntungkan. Kondisi ini menyebabkan para guru di Kabupaten Sikka mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga yang serba mendesak dan mendasar seperti kebutuhan biaya pendidikan. Maumere. namun kenyataannya sering terlambat menerima gaji. Di sisi lain. kini Koperasi tersebut justru menjadi salah satu koperasi kredit yang cukup maju di Sikka. dalam 94 K o p e r a s i P e d u l i . membentuk arisan di kalangan guru SD. Bahkan. pendapatan sebagai PNS sangat tidak berlebih. Walaupun. begitu Ia biasa disapa. Walaupun para guru ini mendapat penghasilan tetap. Parera. perbaikan rumah. Menyadari hal tersebut. Alih-alih membentuk organisasi yang membantu para guru dalam mendapatkan pinjaman. Yosef. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sikka bersama Ramiggus S. dll. rentenir menjadi satu pemecahan soal dana. Bermula dari kesulitan yang dialami para guru SD Kabupaten Sikka di tahun 1972 koperasi ini dibentuk.

Nelle. dengan suku bunga 2.000 untuk biaya pernikahan. didirikan sebuah Koperasi untuk kalangan Guru SD dan Pegawai TU Dinas P dan K dengan nama Credit Union Obormas.955 orang (31%) adalah masyarakat umum. Kewapante. Tepatnya pembentukan unit ini pada tanggal 1 April 2005. nama CU Obormas diganti dengan nama Koperasi Kredit Obormas atau Kopdit Obormas. tepatnya pada tanggang 04 November. Dari modal sebesar tersebut. yang dikenal sebagai Credit Union. Sampai akhir 2008. pertanian. Kesehatan No 04 Maumere lantai II. atas inisiatif Yosef Doing.267 anggota. pertama kali pemberian pinjaman diberikan kepada salah seorang guru dari Desa Nele.312 orang (69%) adalah Pegawai Negeri Sipil dan 1. Kec. Unit ini dibentuk dengan modal awal bersumber dari pinjaman lunak Kementerian Negara Koperasi Republik Indonesia sebesar Rp1miliar.5% IOB atau 1. Alok Timur. Tujuannya. sebesar Rp100. peternakan dan nelayan. Kangae dan Kec. sebagai pusat layanan anggota di bidang perdagangan. R a k y a t S e j a h t e r a 95 . Nelayan dalam bentuk pinjaman bulanan dan triwulan. Kopdit Obormas membuka Kantor cabang di komplek pasar tingkat sebagai tempat layanan simpan pinjam bagi Kec. peternakan. Kec. Dengan Harapan modal ini dapat meningkatkan produktifitas usaha mereka. Setelah berkiprah selama 20 tahun.25 flat/bulan. Unit Agrobisnis ini juga menekankan agar anggota yang berhasil dapat menabung di SIMANIS (Simpanan Masyarakat Agrobisnis) yang akan bermanfaat untuk dapat membantu Usaha penjahitan baju yang dikelola oleh salah satu anggota Kopdit Obor Mas K o p e r a s i P e d u l i . Kala itu. Lalu muncul pemikiran untuk membentuk sebuah kelompok usaha bersama simpan pinjam. Untuk ukuran sebuah kabupatan.perjalanannya disadari bahwa kelompok arisan ini tidak mampu mengakomodasi keinginan para peserta untuk menjadi lembaga yang permanen. dengan rincian 4. sarana prasarana yang dimiliki oleh Koperasi Kredit Obormas tergolong mewah. Kopdit Obormas telah memiliki 6.500. Selain itu juga dibuka Unit Agribisnis di Jl. Kini koperasi ini telah menempati gedung mewah lantai tiga. jumlah anggota berjumlah 98 orang. pada tanggal 29 Oktober 1994. pemberian modal kerja bagi anggota Kopdit Obormas yang bergerak di bidang usaha Pertanian. Kemudian ditahun 1974. dengan jumlah simpanan anggota yang berhasil dihimpun sebesar Rp105. Karena jumlah nasabah yang semakin banyak dan jangkauan yang semakin luas.

di Kecamatan Kawapante. 04 Maumere. Dengan dana pinjaman terakhir sebesar Rp60 juta dengan jangka waktu 1 tahun. Maka. sang Manajer Kopdit Obormas kebijakan itu ditempuh karena Unit Agrobisnis hanya melayani angsuran pinjaman bulanan atau triwulan.267 anggota 96 K o p e r a s i P e d u l i . sebagai anggota Dekopinda Kabupaten Sikka. untuk memudahkan dibuatlah kotak yang mereka isi setiap memperoleh uang dari hasil penjualan ikan atau dari usaha dagang ikan asin yang menjadi andalan pendapatan rata-rata keluarga di kawasan ini. Ada Keunikan lain dalam pemberian pinjaman kepada masyarakt agrobisnis di sektor nelayan. Banyak anggota yang meningkat taraf hidupnya. dengan keuntungan bersih rata-rata Rp 6-7 juta per bulan. Kesehatan No. menurut Abraham penghasilannya lebih meningkat. Seperti halnya Abraham. kiprah Kopdit Obormas dinilai cukup berhasil. Dengan sistem ini akan terbentuk semangat solidaritas tolong-menolong diantara pelaku agrobisnis yang menjadi binaan Kopdit Obormas.anggota lain yang juga membutuhkan modal usaha. Koperasi Kredit Obormas terlibat aktif sebagai anggota Puskopdit Swadaya Utama. Pengurus menggunakan boks yang kuncinya dipegang oleh petugas dari koperasi. salah seorang Guru SMK 1 Sikka. Sebagai badan usaha keuangan. ia dapat meningkatkan produksi rata-rata hasil ternak ayam potong setiap 3 bulan sehingga bisa menghasilkan Rp30 juta. R a k y a t S e j a h t e r a . koperasi ini selalu Aktivitas petani cengkeh anggota Kopdit Obor Mas membangun kerjasama dengan berbagai pihak dalam nuansa saling mendukung dan saling menyelamatkan. Sebagai sebuah badan usaha yang bergerak di jasa keuangan. Sikka-Maumere-NTT. khususnya suku Bajo yang tinggal di kawasan pantai masih suka menyimpan uang di rumah daripada di lembaga keuangan. Koperasi Kredit Obor Mas Alamat : Jl. Nusa Tenggara Timur Berdiri : 29 Oktober 1994 Badan Hukum : Nomor: 716/BH/XIV/X/1994 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : Remius Noang Jumlah Anggota : 6. sedangkan budaya nelayan. Menurut Fredianto. Dengan adanya dana agrobisnis Kopdit Obormas. yang mempunyai usaha sampingan peternakan ayam potong. Lembaga ini juga selalu menjalin dan memelihara hubungan kerjasama yang baik dengan sesame gerakan koperasi maupun dengan instansi pemerintah.

Kopdit Obor Mas services have also been expanded to provide services in agribusiness/ sector capitalization funding since 1 April 2005. 1994 CU Obor Mas changed its name to become Credit Cooperation of Obor Mas or Kopdit Obor Mas. Now this cooperation inhibits a threestorey luxurious building. This institution is the embryo of cooperation that later will become ‘the light” of the community of Sikka Regency. Consequently. had less than enough income. This fact encouraged Yosef Doing together with Ramiggus S. K o p e r a s i P e d u l i . Agribusiness sector development is the accurate step considering the topography of Sikka Regency. Sikka Regency also has coastal water area which is potential for fishermen. as Civil Servants. which mostly is hilly. a Cooperation for Primary School teachers and Administrative employees of Educational and Cultural Services with the name of Obor Mas Credit Union was established. R a k y a t S e j a h t e r a 97 . mainly to fishermen in Kawapante District. many Civil Servants and teachers in Sikka Regency utilized loan sharks’ service as short term solution for daily life needs. the manager of Kopdit Obor Mas. upon Yosef Doing’s initiative. Meanwhile. to seek for alternative solution. meanwhile in fishermen culture. Along with the establishment of such unit. who is the Head of Educational and Cultural Services of Sikka Regency felt concerned for the fate of Primary School teachers who were often delayed in receiving their monthly pay checks. Yosef.267 members. These two men then established an “arisan” ( monthly meeting with the purpose of saving money) for Primary School teachers. Teachers in Sikka Regency were often delayed in receiving their pay checks. Parera. vanilla. From there. Up to 2008. There is uniqueness in loan granting to agribusiness community. Once they even received pay checks once in three months.955 members (31%) are the public. as the resource of produce such as variety of vegetable such as chilly. the teachers. to be exact on November 4. They. Kopdit Obor Mas created a product in the form of monthly and quarterly loan with interest rate of 2. The administrators use a box which key is held by a special cooperation officer. Fantastic. Yosef with his friends then established an institution to manage save loan with members who are Primary School teachers.KOPDIT OBOR MAS Sikka Life Light at Bukit Sikka E stablishing a cooperation may not be the goal of Yosef Doing. Kopdit Obor had had 6. pecan. such program entrusted Kopdit Obor Mas to distribute working capital for members who are engaged in agribusiness sector. his nick name. However. The story of Yosef concern took place in 1972. This has been the largest expansion ever done by Kopdit Obor Mas within several decades since it was established. with the following details: 4. they still like to save their money in their homes rather than in financial institutions. Kopdit Obor Mas was given the trust to manage Micro and Small Entrepreneur Development Program through Save Loan Cooperation capitalization strengthening from State Ministry of Cooperation of the Republic of Indonesia in the amount of Rp 1 billion. and others. Further. especially Bajo tribe who lives in coastal area. After operating for 20 years. on October 29. For fishermen. such policy is adopted since Agribusiness Unit only serves monthly or quarterly installment.25 flat/month. According to Fredianto.5% IOB or 1.312 members (69%) are State Civil Servants and 1. On the other hand their daily needs had to be fulfilled. Chairman of Teacher Working Group in Sikka Regency. That method was also adopted without the awareness of the fact that getting involved with loan shark was actually a non profitable act. In 1974. mainly who are engaged in agriculture and animal farming business fields.

Drs. ternyata mereka mempunyai potensi yang luar biasa. Jumlahnya cukup besar.000 pada tahun 2008.Kesibukan di Kantor Kopdit Swasti Sari. mencapai Rp27. Seperti koperasi kredit pada umumnya. Jika lembaga keuangan mematok bunga minimal sebesar 2%. dkk dalam merekrut nasabah. R a k y a t S e j a h t e r a .” kata Ketua Kopdit L Swasti Sari. kegiatan koperasi yang didirikan pada 10 April 1997 ini difokuskan pada pemberian bantuan permodalan kepada para petani dan nelayan di pantai Kupang.825. artinya harus mampu melayani masyarakat miskin atau masyarakat lapisan bawah. Kopdit Swasti Sari mampu 98 K o p e r a s i P e d u l i .058. bahkan cukup diperhitungkan di Kota Kupang. Salah satunya dengan memberikan bunga pinjaman yang lebih rendah dari unit jasa keuangan lainnya. Hal itu telah dibuktikan oleh Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari. Karena mampu merangkul kalangan ‘akar rumput’ tersebut. Daniel Tapobali sedikit berpromosi. Kota Kupang KOPERASI KREDIT SWASTI SARI Kota Kupang. kini. “Sesuai dengan visi Kopdit Swasti Sari bahwa koperasi harus dapat diakses oleh masyarakat pada tingkat ‘akar rumput’. Ada satu trik unik yang diterapkan Daniel. Namun jika diorganisir dengan benar. Provinsi Nusa Tenggara Timur Berani Tampil Beda apisan ‘akar rumput’ memang lapisan masyarakat ekonomi bawah. Kopdit Swasti Sari menjadi lembaga jasa keuangan yang cukup maju.

memberikan bunga pinjaman hanya 1. Salah Toko serba ada milik Kopdit Swasti Sari K o p e r a s i P e d u l i . sementara jumlah total nasabah yang sudah dilayani oleh Kopdit Swasti Sari mencapai 8. mereka akan kesulitan. Misalnya dari sisi keanggotaan. Baik kebersamaan antara sesama pengurus maupun kebersamaan pengurus dengan anggota. Selain menyampaikan informasi tentang sejauhmana efektivitas penggunaan dana pinjaman terhadap usaha anggota. kelebihan ini yang justru menarik minat masyarakat. Rapor Kopdit Sawti Sari berhiaskan angka biru. Kopdit Swasti Sari telah membukukan omzet senilai Rp5. anggota Kopdit berjumlah 4.345. Daniel Tapobali yang dibantu oleh 8 karyawan selalu menekankan pentingnya kebersamaan.” tambah Daniel beralibi.670. Kopdit Swasti Sari mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Koperasi Kredit (Kopdit) yang berdiri pada 10 April 1997.536.974.409. R a k y a t S e j a h t e r a 99 . Namun. grafik neraca keuangan juga menunjukkan peningkatan.” kata Daniel. Berdasarkan hasil audit dari Puskopdit Bekatigade Timor. Jika kurangi biaya bunga dan operasional yang harus dikeluarkan senilai Rp4. Trik ‘tampil beda’ ini tergolong berani. “Jika ada anggota yang mengalami kesulitan berusaha.334. Inkopdit dan Akuntan Publik BWP dan Rekan Registerred Public Accountants Jakarta-Indonesia pada Pebruari 2009. selalu kita pecahkan bersama. Berdasarkan hasil Laporan Rapat Angota Tahunan (RAT) 2008 yang dilaksanakan Maret 2009.383. maka surplus Hasil Usaha (HU) yang bisa dikantongi sebesar Rp 989.617.676. Jumlah anggota Kopdit Swasti Sari dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Drs. Hingga Maret 2009. Kebersamaan dengan anggota diantaranya diwujudkan dengan rutin melakukan kunjungan ke anggota.000 orang. Bukan hanya sisi keanggotaan saja yang mengalami kenaikan. Hasilnya pun dapat dirasakan.701 orang. menyatakan bahwa Koperasi Kredit Swasti Sari Kupang dinyatakan Sehat dan Layak. deviden/BJP yang dibagikan kepada anggota pada tahun 2008 sebesar Rp1. Sekadar catatan.052.867. Dalam hal pengelolaan. Di bawah kendali tangan dingin Daniel Tapobali. lebih banyak berkosentrasi pada bidang perdagangan. “Kalau mereka diberikan bunga yang tinggi. Beralih Ke Sektor Agribisbis Awalnya.5% saja.

351. dan Dana Cadangan Rp960. sumber dana koperasi yang kini memiliki asset lebih Rp29 M ini.214. Selain modal pinjaman dari pemerintah.852. juga didukung oleh dana swadaya. dengan memberikan bantuan permodalan para petani jagung dan nelayan di pantai Kupang. Pada tahun 2008.762 orang.020.297. dengan rincian 65% sebagai pinjaman Kesra dan sisanya sebesar 35% merupakan pinjaman produktif. ya kita jalankan sesuai prosedur. “Karena ini dana program agribisnis. Cakupan layannya kini lebih banyak ke sektor agribisnis. Jumlah ini dialokasikan untuk 1. Kota Kupang.058. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Berdiri : 10 April 1997 Badan Hukum : Nomor: 10/PAD/KWK/IV/1997 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2005 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : Drs. R a k y a t S e j a h t e r a . ketika koperasi ini mendapat bantuan dana bergulir agribisnis melalui Kementerian Negara Koperasi dan UKM Rp1 miliyar pada tahun 2005. jumlah pinjaman yang dicairkan untuk sektor ini sebesar Rp 27.000. Namun.448. Simpanan Non Saham sebesar Rp4.825. KSP Swasti Sari kemudian banting stir.” kata Daniel Tapobali. Thamrin Oepoi. Daniel Tapobali Jumlah Anggota : 4.709. Pinjaman Beredar sebesar Rp26.702.650.701 orang 100 K o p e r a s i P e d u l i .153. di antaranya bersumber dari Simpanan Saham sebesar Rp17. Cengkeh hasil dari petani anggota Kopdit Swasti Sari Koperasi Kredit Swasti Sari Alamat : Jl.satu alasannya karena base camp koperasi yang berada di jantung Kota Kupang.598.

Since it was able to put its hands around the “grass root” class.701.” added Daniel Tapobali. Different from KSP.000. both as members and non members. Tracing back the story of Kopdit Swasti of Sari. Their wishes were granted. Kopdit of Swasti Sari actively distributes credit fund that is normally utilized as working capital for farmers and fishermen in Kupang beach. which is to sit together to solve problems faced by the members or otherwise. “Innovation is important. Just like any other cooperation in general. while the total number of customers serviced by Kopdit of Swasti Sari reached 8. the number of members of Kopdit was 4. fund source of the cooperation that now owns asset worth more than Rp 29 billion is also supported by independent fund. and with members. both with administrators. East Nusa Tenggara Dare to be Different ow class community. NTT. then it harvested the interests of those who wish to become customers and members. The number is quite large during 2008 which reached Rp 27. Such experience has been proven by Credit Cooperation (Kopdit) of Swasti Sari in the city of Kupang. L In terms of management. not only strengthening fund in the amount of Rp 1 billion that was scrolled. If a financial institution sets a minimum interest in the amount of 2%. This “appear differently” trick is quite daring.5%. K o p e r a s i P e d u l i . One of which is by ways of providing lower loan interest than any other financial services. However. Meanwhile farmers and fishermen in the area of sub-urban in the city of Kupang expected that they could also obtain capital aid service. “I think. Initially Swasti Sari Credit Cooperation concentrated in trading field. indeed. In addition to loan capital from the government. With such large scrolling loan fund. if “handled” properly. of course crucial question arises: What is the secret behind the success of that Kopdit of Swasti Sari? There is one strategy applied by Daniel and partners administrators of Kopdit in recruiting customers. that is the meaning of togetherness in cooperation basis. Kopdit service scale is more open.” concluded Daniel. Up to March 2009. in 2005 this cooperation was participated in capital strengthening program through sector scrolling fund aid through State Ministry of Cooperation and Small and Middle Scale Business in the amount of Rp 1 billion. Kopdit of Swasti Sari is able to provide loan interest in the amount of only 1. they will face difficulties.000.KOPDIT SWASTI SARI Kupang.” said Daniel. “If they are given high interest.058. KSP of Swasti Sari service scale was extended by opening credit services for agricultural sector. 1997— becomes an advanced financial service institution. that only services members. R a k y a t S e j a h t e r a 101 . Indeed. One of the reasons is that the cooperation base camp which is located in the heart of the City of Kupang is the busiest transaction center throughout such NTT capital city. Chairman of Kopdit of Swastisari providing alibis. who generally has low income.825. even though for that we are considered as different. especially corn farmers and fishermen in Kupang beach. will show outstanding potential. The number of Kopdit of Swasti Sari members increased from one year to another. it is even quite prominent in the City of Kupang. Considering the favorable track record of Kopdit of Swasti Sari that shows this Kopdit has successfully managed scrolling loan fund. in the amount of Rp 1 billion. one thing that can be modeled is the innovative nature adopted by the administrators. Kopdit of Swasti Sari also scrolled their own fund to strengthen such capitalization for farmers. Daniel Tapobali together with eight staff always emphasize the important meaning of togetherness. now Kopdit of Swasti Sari—established on April 10.

102 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .

KALIMANTAN TENGAH Central Kalimantan K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 103 .

tapi juga para anggota. menjadi satu kata. R a k y a t S e j a h t e r a . Tak hanya para pengurus. Kapuas. Tak hanya para pengurus. Provinsi Kalimantan Tengah Berkawan ala Surya Sekawan Berkawan dengan anggota. berkawan dengan pemerintah. tapi juga para 104 K o p e r a s i P e d u l i . Amanah. berkawan dengan perbankan. Dana bergulir sebesar Rp1 miliar pun mengucur ke kas koperasi ini. menjadi satu kata. status KSU pun dinaikkan menjadi Koperasi Simpan Pinjam. Jika sekarang ini KSP Surya Sekawan mendapat label sebagai koperasi berprestasi hal itu tentu saja tak diperoleh tanpa sebab. 26 Kuala Kapuas. Kalimantan Tengah KSP SURYA SEKAWAN Kab. Pada tahun 2003. Kinerja positif itu akhirnya menghantarkan Surya Sekawan terpilih sebagai koperasi peserta Program Agribisnis/Sektoral pada periode tahun 20042005. yang kemudian disebut-sebut sebagai kata sifat yang wajib diperankan oleh segenap pribadi yang berkiprah di koperasi ini.Muhammad Nasir di Kantor KSP Surya Sekawan di Jl Barito no. Amanah. K operasi Simpan Pinjam Surya Sekawan dibentuk pada tahun 1997 dengan modal awal tak lebih dari Rp 10 juta itu. dan berkawan dengan pengusaha. yang kemudian disebutsebut sebagai kata sifat yang wajib diperankan oleh segenap pribadi yang berkiprah di koperasi ini.

Di beberapa daerah. Di empat kecamatan itu. Selain amanah. Hj. seperti Kecamatan Kapuas Hilir. Kecamatan Kapuas Hilir. Meski hingga tulisan ini disusun ia belum pernah memanen karet dari 3. Beberapa figur anggota koperasi penerima pinjaman bergulir bahkan telah mampu mengembangkan usahanya pada level yang tidak pernah mereka duga sebelumnya. Pandih juga menyebut sebuah strategi yang menurut ia menjadi simpul kesuksesan KSP yang kini ia pimpin: perkawanan. Juga. wajar jika kemudian Surya Sekawan dipilih sebagai nama koperasi yang kini telah mengelola dana pinjaman bergulir senilai Rp 2. “Amanah bukan sekadar dalam makna jujur.anggota. “Berkawan dengan anggota. yang pada tahun 2006 memperoleh pinjaman bergulir sebesar Rp20 juta dari KSP Surya Sekawan. KSP Surya Sekawan tak lagi milik warga Muhammadiyah. seiring dengan skala layanan yang telah berkembang hingga ke beberapa kecamatan tetangga di sekitar Kecamatan Selat. Kini. dan Kecamatan Kapuas Timur. koperasi yang dikelola oleh lembaga berlatar belakang Muhammadiyah pun diberi nama serupa. tapi siapapun bisa menjadi anggota koperasi ini. seorang pensiunan PNS Dinas Pertanian yang sudah beberapa periode terakhir dipercaya sebagai Ketua KSP Surya Sekawan. koperasi ini awalnya didirikan oleh para pengurus Muhammadiyah.000 pohon karet yang bibitnya ia beli dari dana pinjaman bergulir.” lanjut Pandih. kelahiran koperasi ini tak bisa dilepaskan dari peran Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kapuas. tapi juga konsisten dan kerja keras. Tidak sedikit dari para anggota itu kini berada pada taraf hidup yang jauh lebih baik sejak bergabung dengan KSP Surya Sekawan. Menilik latar belakangnya itu. berkawan dengan perbankan. dan berkawan dengan pengusaha. “Memang. Kecamatan Pulau Petak. Sebut saja.” jelasnya. Nasir akan segera menikmati hasilnya (lihat boks: Mereka yang Tersenyum di Bibir Kapuas). Muhammad Nasir. *** Sedikit kilas balik. saat ini tersebar 225 orang anggota KSP ini. seorang pengusaha peternakan burung puyuh.9 miliar itu.” tegas Pandih. Pengurus dan karyawan KSP Surya Sekawan K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 105 . petani kebun karet di areal tanah hutan rakyat di Desa Barimba. Naji Maturpah. berkawan dengan pemerintah. namun empat tahun mendatang.

Anggotaanggota yang baru akan memulai usaha pun tetap mendapatkan pinjaman. Naji Maturpah. KSP telah menunaikan kewajiban pengembalian 106 K o p e r a s i P e d u l i . peluang menjadi kredit macet semakin kecil. dana tersebut telah berkembang hingga mencapai Rp 2. R a k y a t S e j a h t e r a . oleh BPD Kalteng KSP Surya Sekawan memiliki reputasi terpuji. Pada tahun 2006. pengurus KSP membentuk sebuah “tim buser” yang secara intensif melakukan pendekatan persuasif kepada anggota yang menunggak tersebut. KSP jelas pantang pilih kasih. Itulah salah satu bentuk berkawan dengan anggota tadi. anggota-anggota yang telah memiliki basis usaha kuat memang mendapat semacam kemudahan untuk menerima pinjaman. untuk mengantisipasi kredit macet semacam ini. ia mengajukan pinjaman permodalan sebesar Rp 15 juta pada tahun 2008 dan Rp20 juta pada tahun 2008. Saat ini. “Meski dinamai tim buser. ia bisa menabung sebesar Rp200 ribu per hari. soto babat dan rawon ini memang memulai usaha rumah makannya dengan modal sendiri pada tahun 2006.5 juta hingga Rp2. tapi dalam praktiknya tidak sesangar namanya. Memang. “Setidaknya. Besaran dana pinjaman berupa suntikan modal usaha tadi memang bervariasi antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta dengan bunga pinjaman sebesar Rp 16 % per tahun. tak semua anggota yang menerima pinjaman permodalan itu disiplin menunaikan angsuran. Pemilik usaha restoran bakso.” ungkap Pandih menjabarkan kebijakan itu.” lanjut Pandih. *** Sebagai koperasi peserta Program Perkuatan Modal KSP Agribisnis/Sektoral. koperasi ini juga dianggap memiliki strategi yang efektif dalam memilih anggota penerima pinjaman. setidaknya Umi bisa menambah pundi-pundi tabungannya hingga Rp 6 juta per bulan. menurut laporan keuangan per bulan Juli 2009. Bayangkan.Hj. justru kedatangan tim tersebut untuk membantu mencari solusi masalah. Dari jumlah pinjaman pokok sebesar Rp1 miliar tersebut. nama Umi Suyatmi juga pantas dimunculkan sebagai profil anggota yang sukses mengelola usaha berkat dana pinjaman dari KSP Surya Sekawan. Kini dengan omset Rp1.5 juta per hari. Nah. dari total pinjaman bergulir Program Agribisnis/Sektoral yang pernah diterima KSP Surya Sekawan. Selain disiplin melakukan angsuran pinjaman. anggota KSP Surya Sekawan di peternakanan burung puyuh miliknya Selain dua pengusaha di bidang agribisnis tadi. Namun demikian.9 miliar. Menurut Pandih.

Profil kinerja yang semacam itu tak terlepas dari strategi manajemen yang diterapkan para pengampu koperasi ini. rutin melakukan safari kunjungan ke rumah-rumah anggota koperasi.Sp Jumlah Anggota : 225 orang Jumlah Karyawan : 12 orang K o p e r a s i P e d u l i . Kuala Kapuas. “Kami pasti bisa mewujudkan itu. Selain itu.26. program jejaring kemitraan dengan komunitas pengusaha di wilayah itu. Selain Pandih. selama dua tahun.Pengurus KSP Surya Sekawan mengunjungi salah seorang anggota KSP yang mengelola usaha perkebunan karet senilai Rp280 juta. komunikasi dengan BPD Kalteng pun terbina dengan baik.” simpul Pandih mengakhiri. misalnya. Barito No. Di masa mendatang. Kab. “Setidaknya. ada pengawas yang ahli di bidang Alamat akuntansi dan perbankan. R a k y a t S e j a h t e r a 107 .S. Kepala Cabang BRI Kuala Kapuas didaulat sebagai Pengawas pada struktur kepengurusan KSP Surya Sekawan. Pandih. Surya Sekawan akan terus menjalin perkawanan dengan siapapun. Yang unik. tentu saja tak membuat para pengurus KSP Surya Sekawan berpuas diri. terutama dalam jejaring pemasaran hasil produksi anggota koperasi. Selain itu. Provinsi Kalimantan Tengah Berdiri : Tahun 1997 Badan Hukum : No: 333/PAD/DPPK/KOP-1/II/2006. Bahkan. telah dibuat sebuah program tabungan khusus bagi para anggota KSP.” lanjut Zulianto. Sekretaris KSP. pengurus lain pun mendapat giliran tugas serupa. para pengurus KSP Surya Sekawan mengimpikan sebuah sinergi yang saling menguntungkan antara KSP dan para pengusaha itu. Salah satunya. Sederet rapor biru tadi. tanggal 9 Februari 2006 Tahun Perkuatan Modal : 2005 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Ketua : Pandih M. KSP Surya Sekawan juga telah menunaikan kewajiban bunga pinjaman sebesar Rp120 juta.” ungkap Zulianto melengkapi. “Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami kerjakan. KSP Surya Sekawan : Jl.

Suryadarma. dengan rata-rata produksi telur sebanyak 4.000 per kg maka omset usaha kebun karet miliknya itu akan mencapai Rp 20 jt per bulan. Helmi. Di luar sana. Ia. anggota KSP Surya Sekawan pemilik usaha toko pakaian di Pasar Sari Mulya. Suryadarma. tersebut seorang petani karet bernama Muhammad Nasir. hanyalah segelintir nama yang senyumnya terabadikan dalam buku ini. total asset yang dikelola telah mencapai Rp 200 jt. Dengan skala usaha yang seperti itu ia bisa mengantongi laba bersih senilai Rp 8 jt per bulan. Nasir akan bisa memanen setidaknya 500 kg getah karet per satu hektar atau sekitar 2 ton getah karet per bulan. Kelak. Sementara itu. berhasil melunasi pinjaman itu sebelum tenggat akhir pinjaman. Penerima pinjaman lain bernama Hj. Hj. Naji Maturpah. “Setidaknya. 108 K o p e r a s i P e d u l i .10. di Kecamatan Kapuas Hilir. seorang anggota KSPSurya Sekawan di gudang pupuk miliknya Mereka yang Tersenyum di Bibir Kapuas J arak Desa Selat Hulu. Kuala Kapuas H. Ia telah dua kali mendapatkan pinjaman suntikan modal usaha masing-masing senilai Rp 20 jt rupiah pada tahun 2006 dan tahun 2008. R a k y a t S e j a h t e r a . Usaha peternakan puyuhnya saat ini telah berkembang hingga sekitar 3. Memulai usaha penanaman pohon karet dengan modal awal sebesar Rp 60 jt di atas lahan kelola seluas 4 hektar. tempat para pengurus KSP Surya Sekawan berkantor memang tak berada di bibir sungai Kapuas. senyum yang ditebar oleh keberhasilan KSP Surya Sekawan ini pun merambat hingga ke bibir Kapuas. menambah skala usaha distribusi pupuk produksi Petrokimia Gresik dari suntikan modal usaha sebesar Rp20 juta pada tahun 2007. Namun. misalnya. seorang warga Kelurahan Umbulau. Ia juga penerima pinjaman dana bergulir. H. Kini. Di Desa Barimba.000 butir per hari. Helmi. anggota koperasi ini tersebar hingga ke bibir sungai yang membentang hingga ke Propinsi Kalimantan Selatan itu. Kecamatan Kapuas Hilir. Dengan asumsi harga getah karet itu Rp.” ungkap ia. bahkan.Hj. Alhasil. Kuala Kapuas. jika telah menuai panen. yang seluruhnya dipergunakan untuk membeli bibit pohon karet sebanyak 3.000 ekor. Nama-nama tadi. senyum-senyum anggota lain mengembang mengiringi asa yang kian benderang. sekitar empat tahun mendatang. ia kemudian mengajukan suntikan modal sebesar 20jt pada tahun 2008. pemilik usaha toko pakaian di Pasar Sari Mulya. dengan usaha ini saya sudah bisa mempekerjakan penduduk kampung.000 bibit karet.

for example. and East Kapuas District. Indeed. Pandih.KSP SURYA SEKAWAN Kapuas Being Friends like Surya Sekawan urya Sekawan Save Loan Coopera tion was established in 1997 with working capital of not more than Rp 10 million. In managing KSP Surya Sekawan. according to financial report per July 2009. In ad- S dition to being discipline in paying for loan installment. At this time. In 2003. KSP has fulfilled its obligations to return the loan in the amount of Rp 280 million. In these four regencies at this time there are 225 members of this KSP. to anticipate this type of non performing credit. From the principal loan in the amount of Rp 1 billion. in 2006 obtained scrolling loan in the amount of Rp 20 million from KSP Surya Sekawan.” continued Zulianto. has developed to up to Rp 2. Pulau Petak District. the communication with BPD has also been favorable. Many of them have now been living in better living standards since they joined with KSP Surya Sekawan. Well. KSP administrators established what is so called as an “ambush team” which intensively conducts intensive approach to such members who are in arrears. As a cooperation that is a member of Agribusiness/Sector KSP Strengthening Program. this cooperation is also considered as having effective strategy in selecting loan receiver members. the service scale has also been developed up to several neighboring districts that surround Selat Regency. In addition to trusteeship. according to BPD Kalteng. Hj. there is a strategy that is believed to the knot of this KSP Surya Sekawan success. members who have strong business basis indeed have some sort of facility in receiving loan. along with this KSP financial ability. regularly visits the cooperation members’ homes. KSP Surya Sekawan has also fulfilled its obligation in returning the loan interest in the amount of Rp 120 million. According to Pandih.9 billion. This type of performance profile is inseparable from management strategy applied by these cooperation administrators. and being friends with entrepreneurs”. Naji Maturpah. administrators apply trusteeship philosophy. The new members who are just commencing their business will also obtain loan. Some of members of scrolling loan receiver cooperation have even been able to develop their business to the level that they had never expected before. being friends with banking. Secretary of KSP. Such positive performance finally brought Surya Sekawan to be selected as participating cooperation in Agribusiness Sector KSP Capitalization Strengthening Program for the period of 2004. However. Just to name one. not all members who have received such capitalization loan are discipline in paying installment. R a k y a t S e j a h t e r a 109 . for two years. A special savings for KSP members has even been established. an entrepreneur of quail farm. such as Kapuas Hilir District. being friends with the government. In addition. the total amount of Agribusiness/Sector program scrolling that was received by KSP Surya Sekawan. Now. namely: “Being friends with the members. K o p e r a s i P e d u l i . KSP is not allowed to apply favoritism. Scrolling fund in the amount of Rp 1 billion was distributed to this cooperation treasury. KSP Surya Sekawan has a remarkable reputation. The unique thing is Branch Head of BRI Kuala Kapuas is assigned to become the Supervisor in KSP Surya Sekawan administrative structure. Besides that. “At least there is an expert in accounting and banking as a supervisor. KSU status was promoted to become Save Loan Cooperation.

R a k y a t S e j a h t e r a .110 K o p e r a s i P e d u l i .

SULAWESI UTARA South Sulawesi K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 111 .

35 th. Tak lama lagi musim petik tiba. R a k y a t S e j a h t e r a . Peran lembaga keuangan sebagai mitra petani terjalin baik di sini. ia akan panen cengkeh. bahkan seantero Provinsi Sulawesi Utara. Nama Kombi bagi sebagian orang memang sudah tak asing lagi. Bukan 112 K o p e r a s i P e d u l i . Ia senantiasa tersenyum setiap kali melihat kebun cengkeh miliknya mulai berbuah. sumringah pada hari-hari belakangan ini (akhir Juli 2009 lalu). Alfi adalah salah satu petani cengkeh di Desa Kombi. Bentuk hubungan yang dimaksud adalah pemanfaatan fasilitas pinjaman modal usaha yang disediakan lembaga keuangan oleh para petani cengkeh. Dari hasil kebun seluas 1. Provinsi Sulawesi Utara Mitra Petani Cengkeh W ajah Alfi Waleleng. ia menghidupi istri dan dua orang anaknya. ia selalu sibuk merawat kebun cengkeh miliknya. Selain hasilnya yang melimpah.5 hektar. Kecamatan baru hasil pemekaran dari Kecamatan Eris sejak tahun 1962 ini dikenal sebagai salah salah satu produsen cengkeh terbesar di Minahasa. berharap panen kali ini menuai hasil melimpah. Maka. Setiap menjelang musim panen. Kabupaten Minahasa KSP AYAMEN MANDIRI Kabupaten Minahasa. Jika harga sedang bagus. Letak geografi Kombi yang berada di daereh pegunungan sangat cocok untuk budi daya jenis tanaman ini. Kabupaten Minahasa. tak heran jika sebagian besar masyarakat Kombi tertarik untuk mengembangkan jenis komoditas cengkeh. cengkeh dari Kombi terkenal karena mempunyai kualitas yang bagus. Alfi juga bergantung dari hasil budi daya cengkeh. Alfi bisa mengantongi untung yang lumayan besar. Kecamatan Kombi. Seperti kehidupan petani cengkeh pada umumnya.Suasana Kantor Pelayanan KSP Ayamen Mandiri.

namun kesulitan mengembalikan karena harus menyetor tiap hari. bantuan modal usaha itu pun terkucur dari lembaga keuangan seperti koperasi. Ketika itu. Sejurus dengan itu.” kata Ketua KSP Ayamen Mandiri.P Montong. Hesky Z. Bank Sulut merupakan bank penyalur dana bergulir agribisnis Rp1 miliar.” kata Alfi. Dari sisi keanggotaan. sementara Bank Prisma Dana berperan menjadi pensuplai dana bagi KSP kekurangan dana untuk memenuhi permintaan pinjaman. Dulu kami pinjam uang dari bank harian. Biasanya kami kekurangan dana. KPS Ayamen Mandiri adalah alasan senyum Alfi di atas. Puncak kinerja pada empat tahun usianya. R a k y a t S e j a h t e r a 113 . Meski baru berusia empat tahun. yakni Bank Sulut dan Bank Prisma Dana. “Pada musim tanam banyak anggota yang mengajukan pinjaman. KSP Ayamen Mandiri tak hanya sebatas berkiprah di Desa Kombi. dan cakupan layanannya pun semakin meluas. namun juga telah merambah ke beberapa desa di Kecamatan Kombi. kepercayaan masyarakat menjadi vitamin-suplemen tersendiri bagi pengurus KSP Ayamen Mandiri untuk terus berkiprah. Layanan KSP Ayamen Mandiri bagi warga mendorong warga lain yang belum menjadi anggota mengajukan aplikasi permohonan Alfri Waleleng merasa lebih mudah dan nyaman mengajukan kredit di koperasi untuk modal bertani cengkeh K o p e r a s i P e d u l i . bahkan berinovasi. “Koperasi ini sangat membantu kami. Koperasi yang berkantor di Desa Kombi ini telah lama menjadi mitra masyarakat di Kecamatan Kombi.hanya dari bank milik pemerintah dan swasta. Alfi adalah salah satu nasabah KSP Ayamen Mandiri yang paling aktif. jumlahnya bertambah dari waktu ke waktu. KSP Ayamen Mandiri menjalin kerja sama dengan dua bank di Sulawesi Utara. Bahkan. Kini kami memilih koperasi karena bisa bayar setelah panen. Salah satunya adalah Koperasi Simpan Pinjam Ayamen Mandiri. misalnya. KSP Ayamen Mandiri dipercaya untuk mengelola Progran Dana Bantuan Perkuatan KSP Agribisnis/ Sektoral pada tahun 2006. Hingga tahun 2008 jumlah anggota KSP telah mencapai 120 orang. khususnya pada momen-momen tertentu. Lantaran program ini pula. interaksi yang baik telah tercipta sejak KPS itu masih berbentuk Koperasi Unit Desa (KUD)— berubah menjadi KSP pada tanggal 6 Januari 2005 lalu. koperasi ini telah menunjukkan pola kinerjanya yang baik. Hubungan antara KPS Ayamen Mandiri dan masyarakat cukup harmonis. Wajar jika KSP Ayamen Mandiri telah dikenal luas masyarakat.

Bagaimanapun. *** Memang. Bagi KSP. tak semua aplikasi serta merta dikabulkan. tambah Hesky.865. “Kami hadir sebagai mitra bagi para petani. Provinsi Sulawesi Utara Berdiri : 10 Mei 1997 Badan Hukum : No: 2499/BH-KOP. R a k y a t S e j a h t e r a .323. Hesky Z. pertambahan jumlah anggota itu berimplikasi pada necara keuangan koperasi. Dalam bermitra perlu ada pola kemitraan yang sehat di antara koperasi dan petani. Memang. tak ada gading yang tak retak. Tapi yang jelas. jumlah HSU melonjak hingga dua kali lipat. kunjungan dan pembinaan rutin terhadap anggota pun dilakukan. tambah Hesky. jumlah SHU senilai Rp 27.P Montong. merupakan upaya untuk membantu para petani yang rata-rata kesulitan mendapatkan pinjaman modal kerja.P Montong. “Kami berusaha mengenal lebih dekat para anggota maupun calon anggota.575. omzet koperasi mencapai Rp 1. menjadi salah satu koperasi unggulan di Minahasa. pada dua tahun berikutnya.354. Angka ini cukup fantastik jika dibandingkan dengan jumlah kekayaan awal ketika berdiri yang hanya Rp 40 juta. Semua langkah tadi. Kecamatan Kombi. kini. tanggal 6 Januari 2005 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2006 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Total Aset : Rp1. Bila pada 2006. Angka Sisa Hasil Usaha (SHU) pun naik dari tahun ke tahun. Meskipun telah mencapai beberapa prestasi dinamika positif KSP Ayamen Mandiri tadi sesekali tersandung kendala. ulah nasabah ‘nakal’ yang enggan mengembalikan pinjaman tepat waktu. Lahan perikanan nmilik anggota KSP Ayamen Mandiri KSP Ayamen Mandiri Alamat : Desa Kombi. yakni mencapai Rp 45.000 Ketua : Drs. kedewasaan anggota adalah modal bagi sebuah pola kemitraan yang sehat.” simpul Hesky.” kata Hesky Z. Ia berharap kerja sama antara koperasi dan masyarakat tetap terjalin secara harmonis.000.000.575. Meskipun hubungan demikian dekat.354. Kabupaten Minahasa.menjadi anggota. jumlah kekayaan KSP pada tahun 2008 berada pada level Rp 1. Salah satunya. tetapi menarik jika dilihat dari kontribusinya terhadap kekayaan koperasi.P. kebijakan sanksi tersebut ditempuh untuk mendewasakan anggota. Tak berlebihan jika KSP Ayamen Mandiri. Montong Jumlah Anggota : 120 orang 114 K o p e r a s i P e d u l i . Untuk meminimalir angka kemacetan itu. 2008.256. Pada tahun 2008. Angka-angka tersebut tidak terlalu besar. Bahkan tak jarang Ketua KSP turun langsung untuk berdialog dan mendengar keluh kesah anggota. Menurut Hesky Z.701. KSP tetap bisa menerapkan sistem sanksi berupa denda sebesar 30% dari besarnya pinjaman terhadap setiap kasus keterlambatan pengembalian pinjaman.000.718.

575. In terms of membership. The favorable interaction that has been created since such KPS was still in the form of Village Unit Cooperation (KUD)— changed to become KSP on 6 January 2005. to apply for membership. K o p e r a s i P e d u l i . The intended form of relationship is the utilization of business capital loan provided by financial institution by clove farmers. In line with that. this cooperation has shown its favorable performance pattern.354. “In the planting season there are many members who apply for loan. Now we choose cooperation because we can pay after the harvest.” said Chairman of KSP Ayamen Mandiri. Sulut Bank is the distributing bank for agribusiness scrolling fund in the amount of Rp 1 billion.000. has become one of superior cooperations in Minahasa. not all applications could merely be granted. but also had spread to several villages in Kombi Regency. and even innovating. Geographic location of Kombi which is on the mountain range is suitable for the cultivation of this type of plant. KPS Ayamen Mandiri is the reason of Alfi’s smile above. No wonder if most of Kombi communities are interested in developing clove commodity type. Even though it is only four years old. In addition to its abundance produce. It is obvious that KSP Ayamen Mandiri has been widely known. the number increases from time to time. Then. encourages other denizens who are non members. Indeed. regular visits and development on members are conducted. the value of asset of KSP in 2008 was at the level of Rp 1. “This cooperation helps us a lot. KSP Ayamen Mandiri was not limited to only operate in Kombi Village. Alfi is one of the most active customers of KSP Ayamen Mandiri. namely Sulut Bank and Prisma Dana Bank. for example. The Cooperation that has its office at Kombi Village has been the partner of the community in Kombi Regency for a long time. The relation between KPS Ayamen Mandiri and the community is quite harmonious. This number is quite fantastic if it it is compared to the number when the cooperation was first established which was only Rp 40 million. especially on specific moments. However it is clear that such number of members increase implicates the cooperation financial balance. the trust of the community becomes a supplement vitamin for KSP Ayamen Mandiri administrators to keep acting. One of such cooperations is Save Loan Cooperation Ayamen Mandiri. Usually we are lack of fund. It is also quite often that Chairman of KSP directly participates and has dialogs as well as listens to the grievances of members. now. and its service coverage became wider. KSP Ayamen Mandiri was trusted to manage Agribusiness/Sector KSP Aid Fund Program in 2006. meanwhile Prisma Dana Bank has the role of fund supplier for KSPs that are lack of fund to fulfill loan request. According to Hesky Z. KSP Ayamen Mandiri cooperated with two banks in North Sulawesi. the number of KSP members reached up to 120 people.” said Alfi. but we found it difficult to return the money because we had to deposit every day. such business capital is also provided by financial institution such as cooperation. T Until 2008. It will not be exaggerating to say that KSP Ayamen Mandiri. Due to this program also. who is also one of the farmers there. R a k y a t S e j a h t e r a 115 . Not only from state and private owned banks. We used to borrow money from daily bank.P Montong.KSP AYAMEN MANDIRI Clove Farmers Partner he name “Kombi” for some people does not sound strange anymore. The financial institution as farmers’ partner plays a very good role here. The peak performance of its fourth year. The new district as a result of Eris District extension since 1962 has been known as one of the largest clove producers in Minahasa. even in the entire North Sulawesi Province. To minimize the amount of non performing loan.P Montong. the clove from Kombi is famous for its good quality. The service of KSP Ayamen Mandiri for denizens. Hesky Z.

Uang sebesar itu ia gunakan untuk untuk membeli bibit K o p e r a s i P e d u l i . yang kelak melahirkan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tamporok Timampas. dan beberapa lagi di Manado. gurami.” kenang Sumiati. penerima perkuatan modal dari dana bergulir Program Agribisnis/Sektoral. Sumiati adalah pengelola usaha kecil sektor perikanan darat.Suasana pelayanan di KSP Tamporok Timampas KSP TAMPOROK TIMAMPAS Kab. Minahasa Utara. Tahun 2005. Ketat Bersyarat S 116 umiati adalah sosok wanita bersahaja. Kecamatan Dimembe. Sejak tahun 2001 silam. Sebuah kolam tambahan pun ia sewa. Bantuan modal sejumlah Rp 5 juta pun ia peroleh. Bersama sang suami. Di balik kebersahajaannya itu sesungguhnya ia adalah perempuan pengusaha tangguh. yang masing-masing berukuran 10 x 20 meter. Beruntung Sumiati adalah anggota KUD Tamporok. Ketika KSP Tamporok Timampas terbentuk pada tahun 2003. Ia tinggal di Desa Tatelu. Sumiati pun mendaftar menjadi anggota KSP. Sumiati mengajukan perkuatan modal usaha perikanan yang ia kelola. Kolam-kolam itu ia gunakan untuk membesarkan ikan-ikan mas. R a k y a t S e j a h t e r a . “Jika mengingat masa-masa itu penghasilan torang pas-pasan. Provinsi Sulawesi Utara Buka Peluang Lebar-lebar. Ketika usahanya mulai berbuah hasil. yang kelak ia suplai ke rumah-rumah makan di Minahasa. perempuan yang kini berusia 38 tahun itu mengawali bisnisnya dengan sebuah kolam ikan. dan mujair.

Itulah sekelumit kisah tentang Sumiati. Beruntung.” tegas Sumiati. Bahkan. Sumiati tipe pengusaha gigih.5 juta. Suatu ketika. Sumiati juga berjualan ikan di Pasar KUD Tamporok pada setiap hari Minggu. Kini. warga desa-desa di sekitar Tatelu. Desa Warukapas. R a k y a t yang sudah siap panen itu tiba-tiba mati. satu dari sekian anggota KSP Tamporok Timampas yang berhasil menaikkan taraf hidupnya. Delapan tahun berselang. aplikasi pinjaman tahap kedua yang ia ajukan diterima. Keberhasilan Sumi mengelola dana bergulir permodalan jelas menginspirasi warga lain di Desa Tatelu. Memang. bahkan kegagalan. kini Sumiati kembali meminjam perkuatan modal sebesar Rp 15 juta. terselip juga kisah duka dalam mengelola usaha miliknya. Awalnya. KUD Tamporok S e j a h t e r a 117 . Desa Lumpias. Desa Wassian. Kali ini sebesar Rp 10 juta. “Semua uang itu torang gunakan untuk modal usaha. Selain menyuplai ikan untuk kebutuhan rumah-rumah makan di Minahasa dan Manado. Penuh onak dan duri. Kelahiran KSP ini memiliki sejarah erat dengan eksistensi KUD Tamporok. Bahkan. Terkadang. grafik usaha Sumiati tak selamanya meniti jalan mendaki. kini Sumiati telah memiliki enam kolam ikan. Ratusan warga desa-desa itu kini antri menunggu persetujuan untuk menjadi anggota KSP Tamporok Timampas.Sumiati dan usaha budidaya ikan air tawar ikan dan pakan. seperti Desa Pinilih. aral seperti itu tak lantas menyurutkan semangatnya untuk maju. bukan untuk membeli barangbarang kebutuhan rumah tangga. *** Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tamporok Timampas berdiri pada tahun 2003. Sumiati pernah mengalami kerugian besar akibat ikan-ikan yang ia biakkan terserang penyakit. berkat kegigihannya mengelola usaha. dan Desa Klabat. Lantaran termasuk anggota KSP yang disiplin menunaikan angsuran pinjaman. Ikan-ikan mas K o p e r a s i P e d u l i . Pinjaman modal itu ternyata efektif menaikkan skala usaha kolam ikan miliknya. dalam sebulan kini ia bisa memperoleh laba bersih senilai Rp 4.

terbentuklah Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Permodalan Nasional Madani (PNM).509. KSP Temporok pada 2008 telah menyetor dana sebesar Rp 100 juta ditambah bunga. telah berkembang menjadi lebih dari Rp 2 miliar. Grafik neraca keuangan pun setali dua uang. saat ini aset yang dimiliki sudah bernilai Rp 800 juta. sebagai penyalur dana bergulir agribisnis Rp 1 miliar. Modal awal KSP ini tentu saja berasal dari kas USP yang menjadi cikal bakal kelahirannya. Beberapa penjajakan kerjasama dengan badan usaha lain.mengelola sebuah unit simpan pinjam (USP). tepatnya pada akhir 2004. para pengurus KSP baru itu pun mulai menyusun strategi. Juliantje Kaunang. Jumlahnya tidak besar. yang baru saja berdiri itu. KSP Tamporok Timampas kembali mendapat suntikan modal serupa sebesar Rp500 juta. Tahun demi tahun neraca keuangan menunjukkan peningkatan yang cukup untuk membuat para pengurus KSP ini tersenyum puas. tempat para anggota KSP Tamporok Timampas memasarkan hasil panen 118 K o p e r a s i P e d u l i . Keberhasilan KSP Tamporok Timampas menggali berbagai potensi permodalan efektif menggerakkan grafik aset dan neraca keuangan KSP ke level yang lebih baik. Untuk ukuran sebuah koperasi simpan pinjam.” ungkap Ketua KSP Tamporok Timampas. Hasilnya.230. berdasarkan hasil Rapat Anggota Tahunan Tahun 2003. dana senilai itu jelas tergolong minim. baik swasta maupun lembaga pemerintah dilakukan. Bayang-bayang KSP yang gulung tikar karena seret modal sempat menghantui para pengurus KSP Tamporok Timampas. yang selanjutnya diberi nama KSP Tamporok Timampas. dana bergulir sebesar Rp1 miliar itu kini. seluruh pinjaman dari PT PNM tersebut berhasil dilunasi. Berdasarkan track record Bank Sulsel. “Peningkatan itu diperoleh dari laba usaha simpan pinjam yang dijalankan. KSP Tamporok Timampas berhasil menjalin kerjasama dengan PT. Berkat disiplin mengelola sistem. Seiring dengan dinamika USP itu. empat tahun kemudian. beberapa tokoh KUD Tamporok kemudian mengusulkan agar unit usaha simpan pinjam itu dikukuhkan saja menjadi sebuah koperasi tersendiri yang memiliki badan hukum. Pasar tradisional milik KUD Tamporok. Singkat cerita. Hanya berselang tiga tahun. Setahun kemudian. R a k y a t S e j a h t e r a . Tak ingin bernasib serupa. Keberhasilan itu juga mempengaruhi tingkat pengembalian dana pinjaman ke bank. Bantuan permodalan sebesar Rp 250 juta pun mengucur pada akhir tahun 2003.147. Berkaca dari jejak rekam KSP Tamporok Timampas tadi wajar jika kemudian proposal mereka untuk bantuan perkuatan modal Program Agribisnis/Sektoral sebesar Rp 1 miliar terkabul pada tahun 2005. Hanya Rp. Menurut data KSP.

” jelas Juliantje Kaunang. Tapi. “Kami harus selektif dalam menerima anggota. Track record bagus itu tidak datang begitu saja.604 orang. membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat atau calon anggota yang ingin menjadi anggota KSP. sinar kinerja KSP Tamporok Timampas terganggu oleh sebuah catatan kaki dari Bank Sulut. bisa dilihat dari jumlah kredit yang dikeluarkan. Juliantje Kaunang. Lumpias. Bahkan. Keca. seperti Pinilih.998.808. KSP Tamporok Timampas baru mempunyai anggota tetap sebanyak 25 orang. jumlah kredit yang tersalur meningkat menjadi Rp1. yang kemudian menghasilkan laba usaha senilai Rp24.300.Minahasa Utara : 10 Mei 1997 : No: 2473/BH-KOP/IX-2003 : Tahun 2004 : Rp1 miliar : Lebih dari Rp2 miliar : Juliantje Kaunang : 25 orang : 23 orang K o p e r a s i P e d u l i . T. Wajar jika sampai waktu tertentu.507.925. Namun. Hasilnya adalah jumlah anggota yang banyak dan selektif. Sedangkan untuk memudahkan pembinaan. besaran pinjaman atau kredit yang disalurkan bervariasi. sang Ketua KSP Tamporok Timampas.” kata Ketua KSP Tamporok Timampas.199.” KSP Tamporok Timampas Alamat Berdiri Badan Hukum Tahun Perkuatan Modal Jumlah Perkuatan Modal Peningkatan Dana Perkuatan Modal Ketua Jumlah Anggota Jumlah Karyawan : Desa Tatelu. Misalnya keberhasilan pengurus KSP dalam menembus birokrasi lembaga usaha yang selama ini terkesan enggan bekerja sama dengan koperasi. hanya bisa berujar: “kami masih prioritas pada perguliran dana. semakin bergulir semakin kuat koperasi kami. Di sana kepiawaian pengurus teruji. Sayang. Warukapas. Dalam hal keanggotaan. Artinya. Sebagai catatan. Pemerintah Daerah mulai mempertimbangkan keberadaan KSP. misalnya. Dimembe. di masing-masing desa ditempatkan seorang manajer.967. Untuk syarat yang satu ini pengurus tidak memberi toleransi. baru Rp 100 juta yang dikembalikan.278. Wassian. Kab. Kinerja keuangan yang kinclong tersebut merupakan buah dari sistem penyaluran dana bergulir yang relatif ketat. yang tersebar tidak hanya di Desa Tatelu tapi juga desa- desa sekitarnya. dan pemberlakuan ketat di dalam persyaratannya di pihak lain. bukan hanya alasan lobi kenapa KSP pantas untuk menjalankan program dari Kementerian Negara Koperasi dan usaha Kecil dan Menengah.4% per tahun.Salah satu indikator. Sedangkan tingkat suku bunga yang digunakan adalah sebesar 20. Sebagai bentuk dukungan Pemda. Menurut Data Bank Sulut. Pada tahun 2007 jumlah kredit yang disalurkan mencapai senilai Rp1. Salah satunya prestasi pengembalian yang tidak boleh cacat selama dua kali pengajuan kredit. “Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi calon anggota untuk menjadi anggota KSP. Kredibilitas calon anggota dan jenis usaha yang dilakukan menjadi pertimbangan KSP untuk meluncurkan kredit. Kebijakan pintu dibuka lebar-lebar di satu pihak. Setidaknya. Pertimbangan utamanya tetap pada kinerja koperasi itu sendiri. Satu tahun kemudian. KSP menerapkan sistem open house.181. ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi anggota KSP. Hingga tahun 2009 calon anggota KSP mencapai 1.300 dengan laba usaha juga meningkat menjadi Rp27. mulai dari yang terkecil Rp500 ribu hingga Rp20 juta dengan berbagai program pilihan. Rondor dan Klabat. ternyata membuahkan hasil. bisa berpengaruh terhadap besar kecilnya pinjaman yang dikeluarkan. jumlah pinjaman dana bergulir Program Agribisnis Sektoral yang sebesar Rp 1 miliar yang diterima KSP Tamporok Timampas. KSP Tamporok Timampas terpilih sebagai koperasi penerima bantuan dana bergulir perkuatan modal bidang agribisnis dari Pemerintah sebesar Rp 1 miliar pada tahun 2005/ 2006. namun melalui perjuangan keras yang cukup panjang dari para pengurus. R a k y a t S e j a h t e r a 119 . seorang kasir dan seorang juru tagih berstatus karyawan KSP. Juliantje Kaunang. Menyikapi pertanyaan nakal atas fakta itu.

KSP TAMPOROK TIMAMPAS North Minahasa. Because of its good recording system. Loan Save Cooperation (KSP) Tamporok Timampas was established in 2003. which then produced business profit in the amount of Rp24. With that much money. Tight Requirements S Sector umiati is a simple woman.507. As a discipline member of KSP she paid back the loan installment. Rondor and Klabat.” said Sumiati expressly. Since 2001. then the third one in the amount of Rp 15 million. T. the amount of credit distributed increased to become Rp1. In 2008 Temporok returned such scrolling loan fund in the amount of Rp 100 million plus interest. In terms of membership.808. Sumiati is a hard work type of business woman. KSP applies the open house system.” said Chairman of KSP Tamporok Timampas. in a month she can obtain a net profit of Rp 4. The wide open door policy by one side. Norht Sulawesi Providing Wide Open opportunities. receiver of scrolling fund strengthening for Sector KSP.925. Such success also affects the return level of loan fund to the bank. can be seen from the amount of credit issued. R a k y a t S e j a h t e r a . “We provide opportunities wide open for future members to become members of KPS.998. Such sparkling financial performance is the fruit of scrolling fund distribution system which is relatively tight.604 scattered not only in Tatelu Village but also the surrounding villages such as Pinilih. Sumiati is a member of Loan Save Cooperation (KSP) of Tamporok Timampas. Because of the discipline in system management.” said Chairman of KSP Tamporok Timampas. She lives in Tatelu Village.967. financial balance also shows enough increase to make all administrators smile in satisfaction. Juliantje Kaunang. Capital aid with the value of Rp 5 million was obtained by her. scrolling fund in the amount of Rp 1 billion has now four years later. “Such increase was obtained from profit of the managed loan save business. In 2005. Wassian. and the tight enactment in its requirements are actually fruitful. now Sumiati has had six fish ponds. It means. Now.300 with business profit that also increased to become Rp27. A year later. Eight years later. The output is the large and selective number of members. According to KSP data. Dimembe District. in the amount of 10 million. Up to 2009 members of KSP have reached 1. Meanwhile. Warukapas.199. Sumiati is the manager of land fishery small business sector. she bought fish seed and food. In addition she also supplies fish for restaurants in Minahasa and Manado.278.181.5 million. In 2007 the amount of credit distributed reached the amount of Rp1. not for purchasing household goods. and then she applied for the second stage loan. any hindrances do not stop her spirit from progressing. Lumpias. “I used all that money for business capital. Sumiati submitted a proposal on capital strengthening for fishery business that she managed.300. their proposal to obtain scrolling fund aid for Sector KSP in the amount of Rp 1 billion was granted in 2005. currently asset that is owned has reached the amount of Rp 800 million. 120 K o p e r a s i P e d u l i . developed to become Rp 2 billion. Be hind her simplicity she is actually a strong business woman. it opens the door widely for communities or future members who wish to become KSP members. Juliantje Kaunang. thanks to her hard work in managing her business. for example. On of the indicators.

Lahan persawahan di Kabupaten Minahasa K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 121 .

122 K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a .

SULAWESI TENGGARA Southeast Sulawesi K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 123 .

Keresahan itu akhirnya bermuara di forum pertemuan anggota Koperasi Simpan Pinjam Tunas Sari.Aktivitas anggota KSP Tunas Sari dalam melakukan pemilihan bibit rumput laut KSP TUNAS SARI Kabupaten Muna. satu demi satu mereka beralih profesi menjadi petani rumput laut. Untuk meminjam modal ke bank. Para petani rumput laut mengeluh. seiring dengan perkembangan usaha budidaya rumput laut yang dianggap lebih potensial. Meskipun harga rumput laut tergolong labil dianggap tetapi usaha ini dianggap lebih prospektif daripada menjadi nelayan kecil.” kenang La Saimuna. Awalnya. “Seperti ada tembok besar di hadapan kami. Namun. Tanpa modal yang cukup. Sulawesi Tenggara Maju Bersama Petani Rumput Laut M 124 asyarakat Labone terkenal sebagai masyarakat pembudidaya rumput laut. Ketua sekaligus Manager K o p e r a s i P e d u l i . terlalu banyak persyaratan administratif yang tak bisa mereka penuhi. mereka berprofesi sebagai nelayan. para petani rumput laut itu jelas tak bisa berbuat banyak. permintaan pasar terhadap rumput laut semakin tinggi. Padahal. Secara geografis masyarakat Desa Labone terletak di tepi selat Buton yang memang cocok untuk budidaya rumput laut. R a k y a t S e j a h t e r a . Lagi-lagi alasan minim modal membuat para petani rumput laut itu sulit melakukan eskalasi usaha mereka.

berbelas tahun kemudian. “Dengan anggota sebanyak itu. Sejak menerima perkuatan modal bergulir Program Agribisnis/Sektoral. kami masih membutuhkan perkuatan modal untuk membiayai usaha mikro para petani rumput laut yang menjadi anggota KSP.000.” ungkap La Saimuna. Kini. Memang. Ketika itu. doa para petani rumput laut Lasalepa terkabul.276. para pengurus KSP Tunas Sari sepakat untuk mengajukan proposal.” kenang La Saimuna.275. jumlah anggotanya sudah relatif banyak: 200 orang. “Dengan anggota sebanyak itu modal kami habis berputar. Karena USP dari KUD Tunas sari ini tumbuh dengan pesat dan menjadi unit usaha primadona maka pada 1995 diputuskan untuk berdiri sendiri dengan nama KSP Tunas Sari. koperasi simpan pinjam berkembang dari sebuah unit usaha Simpan Pinjam pada KUD Tunas sari yang telah berdiri sejak tahun 1992 di Desa Labone. KSP Tunas Sari telah memiliki anggota hampir 2000 orang dengan modal mencapai Rp 3. Berbekal neraca keuangan yang stabil. Ketika itu tahun 2003.Rumput laut hasil produksi usaha tambak rumput laut milik anggota KSP Tunas Sari KSP Tunas Sari menggambarkan suasana hati para petani rumput laut yang menjadi anggotanya. Satu tahun kemudian. 100. pada tahun 2003. Kecamatan Lasalepa. satu orang karyawan.092. Begitu mendengar bahwa Kementerian KUKM meluncurkan program perkuatan permodalan bagi KSP yang membiayai UKM sektor agribisnis. S e j a h t e r a 125 . KSP Tunas Sari telah mengembangkan usaha simpan pinjamnya. R a k y a t Sedikit kilas balik. berkat sentuhan tangan dingin dari para pengurusnya. Proposal KSP untuk memperoleh perkuatan permodalan sebesar Rp 1 miliar melalui Perkuatan Modal KSP Sektor Agribisnis disetujui.5 persen. Sebagai catatan. selain pengawas sebanyak 3 orang. K o p e r a s i P e d u l i . modal awalnya hanya sebesar Rp 8 juta rupiah dengan jumlah pengurus sebanyak 3 orang. mereka yakin bahwa proposal itu akan dikabulkan. yang harus lunas selama 5-10 bulan dengan bunga rata-rata 2. padahal jumlah pinjaman tertinggi kami hanya Rp.

658 2.624. pada tahun 2008 lalu. yang mesti lunas dalam kurun waktu 10 tahun. menyetor simpanan pokok sebesar Rp10.200 788.901. R a k y a t S e j a h t e r a . Ketua KSP Tunas Sari (kiri).67 miliar. Pada tahun 2004 jumlah anggotanya telah mencapai 2. Hingga akhir 2008.Muna.347.000 dan membayar simpanan wajib yang besarnya 5% dari total pinjaman.450.097 -14 Peningkatan (%) 28 4.84 miliar dengan volume usaha sebesar Rp 14.150 34.816 : Desa Labone.561 2.21 miliar. Kec. Pencapaian itu meningkat 28 persen jika dibandingkan prestasi keuangan pada tahun 2007 dengan volume usaha sebesar Rp 11. Provinsi Sulawesi Tenggara Berdiri : 21 Juli 1995 Badan Hukum : No: 16/BH/KWK.473. KSP Tunas Sari meraih pendapatan Hasil Usaha (HU) senilai Rp823. Sekadar menampilkan data statistik.9 juta (lihat tabel). Dari hasil penyaluran pinjaman selama Tahun Buku 2008 tersebut. KSP Tunas Sari telah menunaikan kewajiban pengembalian sebesar Rp 450 juta.920.4 -0. Kab.jumlah anggota KSP ini merangkak naik. La Saimuna. Cukup dengan mengisi formulir pendaftaran. jumlah pinjaman yang digulirkan kepada para anggota mencapai Rp 11.511.21/XI/1995 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Total Aset : Rp1. Sepanjang calon anggota tersebut disiplin melunasi pinjamannya selama dua kali putaran.134. mereka berhak menjadi anggota.050 14. Pertambahan anggota yang cukup pesat itu tak mengherankan.49 11. Cabang KSP Tunas Sari di Kendari (kanan) Kondisi KSP Tunas Sari 2007-2008 2007 Volume usaha Hasil Usaha (HU) Jumlah anggota 2008 Peningkatan (Rp) 3. Lasalepa.023.34 miliar.214. karena KSP Tunas Sari memberikan persyaratan yang mudah.628 Ketua : La Saimuna Jumlah Anggota : 2000 orang Jumlah Karyawan : 32 orang 126 K o p e r a s i P e d u l i .468 orang dengan total modal yang mencapai senilai Rp 5. Kinerja keuangan yang baik itu juga diiringi dengan kinerja pengembalian dana bergulir yang sebesar Rp 1 miliar.981.830 KSP TUNAS SARI Alamat 823. Menurut data Bank Sultra KSP Tunas Sari tergolong koperasi yang disiplin melakukan pengangsuran.

Di satu sisi ia memerlukan biaya untuk kedua anaknya. Sebelum membudidaya rumput laut. suatu waktu bisa melambung hingga Rp 15. Akhirnya dengan tekad bulat La Rimu datang ke kantor KSP Tunas Sari untuk mendaftar menjadi anggota koperasi sekaligus mengajukan pinjaman modal sebesar Rp 1 juta. Uang simpanannya hampir habis untuk biaya sekolah anak-anaknya.000/kg. ketika itu harga rumput laut juga sedang tinggi. La Rimu terbentur sebuah situasi sulit. Kini ia mampu membiayai kedua anaknya kuliah di Unhalu Kendari. yang kebetulan bersiap melanjutkan ke jenjang SMA dan SMP secara bersamaan. Saat usaha budidaya rumput lautnya mengalami kemajuan. “Sempat terpikir untuk meminjam uang di Bank. Kadang turun hingga kisaran Rp 4. naluri dagang La Rimu menyeruak. Setiap 45 hari sekali ia bisa memanen rumput laut rata-rata 1 ton rumput laut kering.500/kg. Sementara itu. Usahanya berjalan lancar. Memang harga rumput laut kering sering tidak stabil.5 juta yang ia gunakan untuk menambah luas area budidaya rumput laut miliknya. Uang itu ia gunakan untuk membeli tambang sebagai media tanam rumput laut seluas 100 m x 50 m.Harga rumput laut kering saat ini Rp 8. Dalam satu tahun ia bisa memanen hingga lima sampai enam kali panen.” ujarnya. La Rimu bekerja sebagai pedagang kelontong sekaligus bertani di ladang. Ternyata usaha La Rimu La Rimu menuai hasil bagus. La Rimu kembali mengajukan pinjaman sebesar Rp 10 juta untuk modal menjadi pengepul rumput laut kering. Bahkan ia telah mempunyai deposito puluhan juta rupiah di KSP Tunas Sari.Inspirasi La Rimu M enjadi petani rumput laut sudah menjadi pilihan hidup La Rimu. Sebagian uang tersebut ia gunakan untuk membangun gudang penampungan rumput laut kering. Di saat panen. La Rimu telah beberapa kali mengajukan pinjaman. Kini. Pria 49 tahun ini memiliki sebidang lahan seluas 400 x 300 meter persegi yang ia manfaatkan sebagai arena budidaya rumput laut. Pinjaman kedua ini pun bisa ia kembalikan tepat waktu. “Selain menanam sendiri. saya juga ingin menjadi pengepul. Pinjaman kedua sebesar Rp 2.000/ kg.” kenang La Rimu.Suatu ketika. Hal itulah yang membuat La Rimu tetap setia dengan usaha budidaya rumput laut. tetapi saya pikir kenapa tak pinjam di Koperasi saja yang persyaratannya ternyata lebih mudah. Namun. Rata-rata para petani rumput laut bisa mengantongi untung setidaknya 200% hingga 300% dari modal yang mereka keluarkan. Untuk membeli bibit ia terpaksa menggunakan uang simpanan yang masih sedikit tersisa. La Rimu pun akhirnya bisa membayar hutangnya ke koperasi dengan lancar. R a k y a t S e j a h t e r a 127 . K o p e r a s i P e d u l i . hasil panennya berkualitas baik.

Such achievement increased by 28 percent if compared to the financial achievement in 2007 with a business volume of Rp 11. A year later. Equiped with stable financial balance. save loan cooperation developed from a business unit of Save Loan in KUD of Tunas Sari that has been established since 1992 in Labone Village. due to the touch of the administrators’ cold hands. Seaweed farmers complained. Just to present a statistic data. Again. when there was news that Ministry of KUKM launched capital strengthening program for KSPs that have UKM in agribusiness sector.KSP OF TUNAS SARI Southeast Sulawesi Moving Forward Together With Seaweed Farmers L abone Community is famous as sea weed cultivator community. Labone Village community is on the edge of Buton strait which is suitable for seaweed cultivation. KSP Tunas Sari has developed its save loan business. the amount of loan scrolled to the members reached Rp 11. administrators of KSP Tunas Sari agreed to submit a proposal. 128 K o p e r a s i P e d u l i . A little flash back.” said La Saimuna. KSP Tunas Sari had fulfilled its obligation in returning loan in the amount of Rp 450 million.67 billion.000 people with capital that reached Rp 3. Even though the price of seaweed is rather unstable. this business is considered as more prospective compared to being small fishermen. along witht the development of seaweed cultivation that is considered as more potential.275.34 billion. However. To apply for loan from the bank.9 million (see table). KSP Tunas Sari obtained a business revenue (HU) with a value of Rp823. minimum capital becomes the reason for the seaweed farmers as the difficulties in escalating their business. Since receiving scrolling capital strengthening for Agribusinees/Sector Program. Such anxiety finally ended up in meeting forum of Tunas Sari Save Loan Cooperation members. they were fishermen. Up to the end of 2008. that must be paid up wihtin 10 years. “There seems to be a great wall in front of us. Geographically. Chairman and Manager of KSP Tunas Sari describing the feeling of seaweed farmers who were his members. In 2003.84 billion with a business volume of Rp 14. Without enough capital. In 2004 the number of members had reached 2. then in 1995 it was decided to become independent with the name KSP Tunas Sari. KSP Proposal to obtain capital strengthening in the amount of Rp 1 billion through Capital Strenghtening for KSP Agribusiness Sector Program was approved.092.21 billion. Since this USP from KUD of Tunas Sari grew fast and became the main business unit. KSP Tunas Sari had had members up to 2. According to Sultra Bank data KSP Tunas Sari is a discipline cooperation in paying the installment. Such favorable financial performance was also in line with scrolling fund return performance in the amount of Rp 1 billion. R a k y a t S e j a h t e r a .468 people with a total capital value of Rp 5. in 2003. there are too many administrative requirements that thay could not meet. From the output of loan distribution during such Financial Year of 2008. Initially. Now. in 2008. market demand for seaweed increased.276. years later. such seaweed farmers obviously could not gain much. they were certain that such proposal will be granted. As a note. Lasalepa District. the prayers of Lasalepa seaweed farmers were granted. the number of KSP members has begun to go up. one by one the community members changed jobs to become seaweed farmers. On the other hand.

Aktivitas petani rumput laut anggota KSP Tunas Sari K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 129 .

Misalnya. Ia lantas mencarikan alternatif usaha bagi anggota yang mengalami kesulitan. Pengurus KSP ini senantiasa belajar kepada pengalaman mereka sendiri di masa lalu sehingga bekerja lebih cermat pada masa-masa berikutnya. tidak tinggal diam. Begitulah pesan yang bisa ditangkap dari kisah perjalanan KSP Mina Sejahtera Kabupaten Kolaka. dan pada akirnya mempengaruhi kelancaran pengembalian pinjaman kepada koperasi. Di kepalanya tercetus gagasan untuk mengajak sejumlah anggota yang sebelumnya bergerak di bidang budi daya rumput lut dan teripang itu untuk beralih sementara bekerja menyadap getah pinus bahkan sampai ke pengolahan. R a k y a t S e j a h t e r a . Sulawesi Tenggara. KSP 130 K o p e r a s i P e d u l i . Ketua KSP Mina Sejahtera. Keadaan yang tak menguntungkan ini berimbas terhadap penurunan tingkat pendapatan anggota.Kantor KSP Mina Sejahtera di Kabupaten Kolaka KSP MINA SEJAHTERA Kabupaten Kolaka. Muhammad Jaya.” kata Jaya. Meskipun masa-masa sulit juga dialami badan usaha serupa. ketika usaha budi daya rumput laut dan teripang yang ditekuni sebagian anggota KSP sedang mengalami kelesuan. Dalam kerja sama tersebut. Provinsi Sulawesi Tenggara Bertindak Cermat di Masa Sulit P “ engalaman adalah guru terbaik”. “Anggota yang sedang sulit usahanya saya ajak untuk bekerja menyadap dan mengolah getah pinus bekerja sama dengan Dinas Kehutanan. KSP Mina Sejahtera mampu keluar dari ujian tersebut. Ujian demi ujian telah menempa KDP Mina Sejahtera.

Hanya saja. yang ketika itu masih berbentuk KSU.” tambah Jaya. sementara Dinas Kehutanan menyediakan lahannya. Para pengurus pun akhirnya menjalin kata sepakat: meningkatkan status Mina Mandiri dari KSU menjadi Koperasi Simpan Pinjam (KSP). warga Tanggetada ramairamai membudidayakan rumput laut dan teripang. lebih mudah memperoleh pinjaman modal dari koperasi daripada lembaga keuangan lainnya. “Sekarang kita berusaha untuk memperlancar pengembalian pinjaman. Sebagai solusi. “Hasilnya nanti akan kita sepakati bersama. mereka pun mengajukan pinjaman modal ke koperasi Mina sejahtera yang pada saat itu masih berbentuk Koperasi Serba Usaha (KSU). kebutuhan modal usaha pun ikut meningkat. Ketika skala usaha budidaya rumput laut masyarakat Tanggetada meningkat. Menurut Jaya. Satu contoh terjadi pada saat booming budi daya rumput laut dan teripang beberapa waktu lalu. terutama bagi anggota dan calon anggota di lingkungan Tanggetada yang sebagian besar merupakan petani dan nelayan.” tambah Jaya. menampung hasil budi daya kelautan seperti teripang dan rumput laut dan warung serba ada (waserba). yang berpengaruh terhadap pola usaha masyarakat. upaya itu dilakukan agar pinjaman dana yang telah dikucurkan dapat dikembalikan oleh masyarakat. R a k y a t S e j a h t e r a 131 . Kehadiran KSP ini sangat membantu masyarakat Tanggetada dalam mendapatkan modal usaha. *** Kehadiran KSP Mina Sejahtera telah banyak membantu masyarakat. Saat itu. koperasi ini telah melakukan berbagai kegiatan usaha. sebagian besar dari mereka tidak mempunyai modal cukup untuk memulai usaha budi daya tersebut. Bagi mereka. tak mampu mengakomodasi peningkatan kebutuhan modal usaha itu. Manfaat program simpan pinjam ini sungguh besar. K o p e r a s i P e d u l i .Aktivitas KSP Mina Sejahtera dalam memberikan pelayanan bagi para anggotanya menyediakan jasa tenaga. koperasi ini juga melayani simpan pinjam. menampung dan menyalurkan hasil berbagai budi daya pertanian dan perkebunan. Selain itu. Bahkan ketika masih berbentuk Koperasi Serba Usaha (KSU) Mina Sejahtera pada tahun 1998. di antaranya sebagai penyalur pupuk saprodi (sarana produksi padi). Mina Mandiri.

jika pinjam ke rentenir. dialami Pelampang yang di masa lalu bisa menghasilkan 1 ton rumput laut dari lahan berukuran 100 m x 50 m. Pelampang hanya bisa memanen paling banyak 600 kg rumput laut.345. salah seorang anggota KSP Mina Sejahtera yang hingga kini menggeluti budi daya rumput laut demi untuk menghidupi keluarganya. Fenomena ini. R a k y a t S e j a h t e r a . Arus surat pengajuan pinjaman dari masyarakat yang begitu deras membuat pengurus KSP kelabakan.” tutur Palampang (53). pengajuan pinjaman ternyata lebih besar dari stok dana yang ada di koperasi. Dari situlah kemudian KSP Mina Sejahtera mulai fokus pada kegiatan usaha simpan pinjam.“Persyaratan peminjaman ke bank itu repot. Meski mengalami kelesuan. Sementara. Ketersendatan pengembalian pinjaman itu terjadi.033. di lahan yang sama. karena hasil bisnis budidaya teripang dan rumput laut yang dikelola anggota sedang menurun alias tak sebagus dulu. Dinamika Koperasi Problem pengembalian pinjaman adalah masalah klasik. Dalam kurun waktu empat Usaha pengepulan rumput laut yang mendapat suntikan modal dari KSP Mina Sejahtera 132 K o p e r a s i P e d u l i . Kini. adanya peningkatan SHU pada tahun 2008 sebesar Rp 194. termasuk KSP Mina Sejahtera. Setelah mendapatkan bantuan dana dana bergulir perkuatan modal sektor agribisnis sebesar Rp 1 miliar pada tahun 2004. KSP Mina Sejahtera mempunyai anggota sebanyak 126 orang dan calon anggota 1. Dari tahun ke tahun neraca KSP menunjukkan peningkatan.372 dibandingkan SHU pada tahun 2007 yang hanya sebesar Rp 5.” tambah Jaya. Saat ini. tingkat pengembalian pinjaman dana bergulir agribisnis yang pernah disalurkan KSP Mina Sejahtera tergolong lancar. “Kami sempat kerepotan melayani permintaan anggota karena keterbatasan modal yang ada di kas koperasi.250 orang.450. Pasalnya. misalnya. kisah kekurangan dana itu menjadi cerita masa lalu. KSP Mina Mandiri mulai bisa mencukupi kebutuhan pinjaman anggota. Sebagai contoh. salah satunya.” kata Jaya. Kini. “Mungkin karena laut kami mulai tercemar. jelas kami tak sanggup dengan bunga dan sistem pengembalian pinjaman. Hal itu dihadapi oleh hampir seluruh KSP.

3. Untuk menutupi hutang ini.316.Aktivitas anggota KSP Mina Sejahtera dalam proses produksi rumput laut tahun. KSP Mina Sejahtera telah mengembalikan pinjaman dana bergulir agribisnis/ sektoral sebesar Rp 400 juta melalui Bank BPD Sultra. Para pengurus koperasi ini yakin kecermatan dalam bertindak perlu diasah. Pelatihan. kursus. Kolaka. Di balik kemampuan KSP Mina Sejahtera menghadapi berbagai situasi sulit di atas adalah kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam kepengurusan. KSP Mina Sejahtera tak segan untuk mengirim karyawan atau pengurus mengikuti berbagai pelatihan/kursus yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan PKM Provinsi Sulawesi Tenggara serta instansi terkait atau mengikuti magang di koperasi lain yang telah mapan. karena aturannya memang demikian. Kab.078 Ketua : Muhammad Jaya Jumlah Anggota : 126 orang Jumlah Karyawan : 10 orang K o p e r a s i P e d u l i .723. Kec. Provinsi Sulawesi Tenggara Berdiri : 5 Oktober 1998 Badan Hukum : No: 359/BH/DKPPM/II/05 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2004 Jumlah Perkuatan Modal : Rp1 miliar Total Aset : Rp. R a k y a t S e j a h t e r a 133 . KSP Mina Sejahtera tak pernah menunggak. KSP menerapkan subsidi silang. Tanggetada. Artinya. dan magang adalah upaya untuk mengasah kecermatan itu. KSP Mina Sejahtera Alamat : Desa Tanggetada.

To pay up this debt KSP applies cross subsidize. Even though it went through listlessness. KSP Mina Sejahtera has 126 members and 1. when seaweed and trepang (sea cucumber) cultivation was elaborated members of KSP experienced listlessness. loan application demand was so high that KSP administrators became overwhelmed. At the time. “Members who were experiencing difficulties were invited by me to work as tapers and process pine gum in cooperation with Forestry Service. now the story of fund shortage becomes the story of the past. did not stand still. The presence of KSP Mina Sejahtera in the vicinity of seaweed farmers is considered as something quite large. 134 K o p e r a s i P e d u l i . One day. The stagnation of loan return occurs. Southeast Sulawesi Acting Carefully in a Difficult Period O ne ordeal after another has shaped KSP Mina Sejahtera. The issue of loan return is classical. He then sought business alternatives for members who faced difficulties. among others. which affected the business pattern of the community. most of them did not have enough capital to start such cultivation. such effort was made in order for fund loan that has been distributed to be returned by the community. For example. Muhammad Jaya. KSP provided manpower.250 future members. The loan application turned out to be larger than the fund reserve in the cooperation. KSP Mina Sejahtera has returned agribusiness/sector scrolling fund loan in the amount of Rp 400 million through BPD Sultra Bank. they applied for loan to KSP Mina Sejahtera. However.” said Jaya. especially for members and future members in Tanggetada area. KSP Mina Mandiri began to be able to fulfill the needs of loan for the members. Tanggetada denizens together cultivated seaweed and trepang. It is faced by nearly all KSPs including KSP Mina Sejahtera. After receiving agribusiness sector capital strengthening scrolling fund aid in the amount of Rp 1 billion in 2004. the need of business capital also increased. Chairman of KSP Mina Sejahtera. One example was when seaweed and trepang cultivation went booming a couple of years ago. In such cooperation. “Now we are thriving to smoothen out the return of loan. The unfavorable circumstance had affected the level decrease of members’ revenue and in the end would affect the smoothness of loan return to the cooperation. the level of agribusiness scrolling fund loan return distributed by KSP Mina Sejahtera was rather high. In his head there was an idea to ask a number of members who previously were engaged in seaweed and trepang cultivation to shift jobs temporarily and worked as pine gum tapers and even involved up to the processing stage. However. due to the production of trepang and seaweed cultivation managed by the members that decreased or in other words that was not as good as it used to. Within four years. since it is regulated that way. It means KSP Mina Sejahtera has never been in arrears. At this time.” Jaya added. R a k y a t S e j a h t e r a .KSP MINA SEJAHTERA Kolaka.” Jaya added. As a solution. When the scale of seaweed cultivation business of Tanggetada community increased. meanwhile Forestry Services provided the land. “The production will be jointly agreed upon later. According to Jaya.

R a k y a t S e j a h t e r a 135 .Para pengurus KSP Mina Sejahtera K o p e r a s i P e d u l i .

R a k y a t S e j a h t e r a .136 K o p e r a s i P e d u l i .

MALUKU Maluku K o p e r a s i P e d u l i . R a k y a t S e j a h t e r a 137 .

yang berhasil meneruskan mimpi para pendatang awal di pulau ini untuk menjadikan pulau Buru sebagai pulau lumbung beras. Memang. masih ada citra dari masa lampau yang masih melekat pada pulau Buru. Setiap tahun. membangun citra baru dianggap lebih bijak. bagi warga Buru. Sebuah buku berjudul “Cerita dari Pulau Buru” menulis bahwa mereka telah mengubah Pulau Buru yang tandus menjadi pulau yang mengalirkan ‘emas putih’ (istilah untuk sagu) dan ‘emas merah’ (istilah untuk kayu meranti).500 ton. yang pada akhir dekade 1960-an menjadi pulau ‘tefaat’ (baca: tempat pemanfaatan) para tahanan politik. R a k y a t S e j a h t e r a K o p e r a s i . Mereka adalah para transmigran. Provinsi Maluku Mandiri di Usia Muda M 138 ereka itu para pendatang dari tanah Jawa. mereka juga mengubah hutan dan savana menjadi beras dan palawija. Citra suram itu jelas fakta. Namun. yang sebagian besar bekerja sebagai penyuling minyak kayu putih. Pertanian dan P e d u l i .Suasana di Kantor KSP Cipta Mandiri. yang tak bisa dihapus begitu saja. pulau ini memasok padi sebanyak 2. ketimbang menghapus citra lama itu. pulau Buru kini menjadi lumbung padi wilayah Maluku. sebagian lagi menyebutnya sebagai pulau pangan. Itulah yang dilakukan warga Buru. Bersama penduduk asli. Kabupaten Buru KSP CIPTA MANDIRI Kabupaten Buru. yang juga sebagian besar pendatang dari tanah Jawa.

Bangunan itu menjulang tinggi di antara bangunan-bangunan lain di sekitarnya. Konsisten mengkawal jati dirinya. Ketika Inpres No. Bertolak dari karakteristik yang demikian itu berbagai dinamika kehidupan di pulau ini pun tak jauh-jauh dari urusan kedua sektor tersebut. Dari mereka terkumpul modal awal sebesar Rp6 juta. yang juga berkembang sebagai penopang aktivitas masyarakat Pulau Buru dalam menggerakkan aktivitas mereka dalam bertani dan berkebun. tidak berlebihan jika ada pihak yang menyebut Koperasi ini sebagai salah satu dinamo aktivitas bisnis di pulau Buru. Dua sektor ini menyumbang 70% devisa dari total devisa yang dihasilkan pulau ini. 18/1998. sebuah kecamatan di pulau ini. Ketika itu tahun 1980an. seiring dengan pemberlakuan Inpres No. pertumbuhan koperasi di Indonesia meningkat pesat. pada tahun 2003 berdirilah Koperasi Serba Usaha Cipta Mandiri. anda akan menjumpai bangunan Rice Milling Unit (RMU) milik KSPCM.4/1984 yang menyebutkan bahwa dalam satu wilayah kecamatan hanya boleh ada satu koperasi. Sayang. Impian lama para petani di Pulau Buru untuk memiliki sebuah koperasi akhirnya terwujud. Ketika berdiri pada tahun 2003.Aktivitas usaha penggilingan gabah milik anggota KSP Cipta Mandiri di Pulau Buru perkebunan adalah nafas pulau Buru. Koperasi ini hadir diantara kelesuan usaha perkoperasian di Waeapo. Sebagai gambaran. salah satu koperasi terkemuka di Propinsi Maluku. *** Sejarah KSP Cipta Mandiri bermula dari sebuah Koperasi Serba Usaha Cipta Mandiri. 4/1984 dicabut. Koperasi Simpan Pinjam Cipta Mandiri. KSP Citra Mandiri (KSPCM) tumbuh sebagai koperasi multiprestasi. Ketika berdiri pada tahun 2003. Bahkan. yang K o p e r a s i P e d u l i . ada 23 orang yang menjadi anggota pertama. termasuk dinamika perkoperasian. jika anda berjalan-jalan ke Waeapo. juga lahir dari dinamika kedua sektor tadi. Meski agak terlambat. enam tahun kemudian. mereka tak bisa mendirikan koperasi karena amanat Inpres No. R a k y a t S e j a h t e r a 139 . KSPCM masih berbentuk KSU dengan usaha pengadaan beras sebagai andalan utama.

KSU-CM dilibatkan dalam pengadaan beras dengan kuantitas pasokan sebanyak 50 ton pada setiap musim panen. Kebijakan ini didasarkan pada Pasal 7 Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM No. Melihat jejak rekam KSU Cipta Mandiri dan konsistensi para pengurusnya. pada tahun itu juga (tahun 2005) KSP Cita Mandiri mendapat kepercayaan sebagai peserta program perkuatan permodalan dana bergulir sektoral dari Kementerian Negara Koperasi dan UKM. Pemerintah pun mulai melirik kinerja apik KSUCM tersebut. R a k y a t S e j a h t e r a . Akhirnya. Dalam konteks ini. yang merupakan ‘anak kandung’ dari KSU Cipta Mandiri. Slamet Haryono terus mencari peluang dan terobosan bisnis lain. setia pada KSP Cipta Mandiri berasal dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. serta nilai strategis koperasi ini pada pertumbuhan ekonomi kawasan. Di bawah kepemimpinan Slamet. 67 th. berdirilah KSP Cipta Mandiri. Koperasi ini pun menerima pinjaman perkuatan permodalan sebesar Rp 500 juta. Meski berumur muda. jumlah anggota KSU KCM melonjak hingga tiga kali lipat menjadi 67 orang.5 miliar—yang di dalamnya sudah termasuk dana pinjaman bergulir sebesar Rp 500 juta. Sebuah tawaran yang sangat menggiurkan. Cerita sukses itu tersiar luas. KSU-CM mendapat peluang kontrak kerjasama dengan Divisi Regional Bulog Provinsi Maluku. sebagai ketua KSU. Dalam usia yang masih relatif muda. KSU-CM berhasil menggandeng 14 kelompok penggilingan padi untuk memasok beras 50 ton per musim. Tantangan itu dijawab dengan akhir memuaskan. 12/2005 yang menyebutkan bahwa “Menteri dapat menetapkan KSP/USP-Koperasi Penerima Dana Bergulir Sektoral secara khusus yang dinilai mempunyai peran strategis antara lain untuk keperluan pembinaan KSP/USP-Koperasi di daerah yang sedang berkembang. KSP Cipta Mandiri kini memiliki kekayaan senilai Rp 1. Pulau Buru dipandang memiliki kedudukan strategis sebagai ‘lumbung beras’ di Propinsi Maluku. empat tahun. misalnya. Isi kontrak itu. di warung kelontongnya. petani asal Banyuwangi yang hijrah ke Buru tahun 1981. KSP Cipta Mandiri telah memberi contoh kepada masyarakat di Pulau Buru bahwa kerja keras adalah awal dari kesuksesan. Dalam tempo singkat. Para petani Waeapo pun tertarik untuk bergabung. Warung serba ada (waserba) merupakan usaha pertama yang dirintis KSU Cipta Mandiri (KSU-CM). Ia telah beberapa kali memperoleh pinjaman permodalan 140 K o p e r a s i P e d u l i . Pada tahun 2005. *** Cerita sukses KSP Cipta Mandiri tadi tampaknya berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan para anggotanya. Tak puas. daerah perbatasan/terpencil. sekaligus menantang.Mbok Sutinah. Anton Suparman. Tak hanya apresiasi dari masyarakat.

bagi Mbok Sutinah. 56 tahun. yang senilaiRp5 juta. KSP Cipta Mandiri Alamat : Desa Waekasar. Dari usaha pembuatan tempe itu. Provinsi Maluku Berdiri : 29 November 2002 Badan Hukum : No: 518-80/BH/DK-UKM/V/2006. hanya Rp500 ribu. kini ia telah memiliki sebuah toko kelontong yang cukup besar. Modal usaha itu digunakan untuk memperbesar skala usaha usaha penggilingan padi miliknya dan biaya pengolahan tanah seluas 1 ha. Seperti kebanyakan pengusaha mikro lainnya.Lahan pertanian yang dikelola oleh salah satu anggota KSP Cipta Mandiri dari KSP. ia membuka usaha pembuatan tempe. dengan jumlah pinjaman yang tidak terlalu besar. Ketika pinjaman telah lunas. “Uang itu untuk biaya beli bahan-bahan. Anton kembali dipercaya untuk memperoleh pinjaman permodalan senilai Rp10 juta. Dari usahanya tersebut. Berbekal keahlian membuat tempe. Kab. Dari usaha ini ia mampu menghidupi sembilan orang anaknya. ia pun kembali mengajukan pinjaman. karena seringnya ia meminjam modal ke KSP. “Karena sering minjem jadi nggak ingat sudah berapa kami minjem ke koperasi. Ia pun lalu mengajukan pinjaman ke koperasi. Waeapo. Bahkan. Jawa Barat. Begtulah seterusnya hingga usahanya berkembang. transmigran asal Banyuwangi juga bisa menjadi sisi terang dinamika anggota KSP Cipta Mandiri. Setelah berhasil melunasi pinjaman pertamanya.” ungkap nenek 13 orang cucu ini. Selain Anton. Buru. permodalan sempat menjadi masalah. Sutinah tidak ingat lagi berapa kali telah meminjam modal ke koperasi. tanggal 04 Mei 2006 Tahun Perkuatan Modal : Tahun 2005 Jumlah Perkuatan Modal : Rp500 juta Ketua : Slamet Haryono Jumlah Anggota : 67 orang Jumlah Karyawan : 11 orang K o p e r a s i P e d u l i . Mbok Sutinah. Anton mampu membiayai pendidikan dua anaknya hingga ke jenjang perguruan tinggi: seorang di Akper Ambon dan seorang lagi di Universitas Siliwangi Tasikmalaya. R a k y a t S e j a h t e r a 141 . Kec.” katanya seraya tersenyum.

The history of KSP Cipta Mandiri started from a Various Business Cooperation Cipta Mandiri. now Buru Island has become rice barn for Maluku area. They are the transmigrated people. In 2005. which also developed as Buru island community activities supporter in motoring their activities of farming and gardening. A book titled “A Story from Buru Island” says that they have converted the dry land of Buru Island to become an island where ‘white gold’ (the term for sago palm) and ‘red gold’ (the term for timber tree wood) flow. When it was established in 2003. they also turned forests and deserts to become rice and crops. Cipta Mandiri Save Loan Cooperation. and some other people call it as the food island. In this context. was also born from the dynamics of those two sectors. Looking at the track record of KSU Cipta Mandiri and the consistency of its administrators as well as the strategic value of this cooperation on the area economic growth. This cooperation then received a capital strengthening loan in the amount of Rp 500 million. In its relatively young age. For the natives. 12/2005 which states that “Minister may stipulate KSP/USP-Sector Scrolling Fund Receiver Cooperation particularly which is considered as having strategic role among others for the need of development of KSP/USP-Cooperation in the developing areas and border/remote areas. This cooperation was present among the resistance of cooperation business in Waeapo. This policy is based on Article 7 of State Minister of Cooperation and Small Middle Scale Business Regulation No. who mostly work as sandal wood oil refiners. KSP Cipta Mandiri has given examples to the community in Buru Island that hard work is the beginning of success. in the same year (2005) KSP Cipta Mandiri was granted a trust to become a member of sector scrolling fund strengthening program from Ministry of Cooperation and Small Middle Scale Enterprises. Even tough it is still young. deriving from main savings and members’ compulsory savings. From such characteristics. It was a convenient store (waserba) that was first managed by KSU Cipta Mandiri (KSU-CM). From them working capital in the amount of Rp 6 million was collected. including the dynamics of cooperation matters. one of prominent cooperations in Maluku Province. When it was established in 2003. Each year.KSP CIPTA MANDIRI Buru.5 billion—in which scrolling fund in the amount of Rp 500 million is included. there were 23 first members. Agriculture and plantation are the breath of Buru island. KSP Cipta Mandiri was established. who are successful in continuing the dreams of the early pilgrims in this island who turned Buru island into rice barn. four years. Maluku Independent at a Young Age T hey are pilgrims from Java land. this island supplies 2. various life dynamics in this island are not far from the two sectors’ affairs. KSPCM was still in the form of KSU with rice trading business as its mainstay. R a k y a t S e j a h t e r a . These two sectors contribute 70% of the total revenue produced by this island. *** 142 K o p e r a s i P e d u l i .500 tons of rice. Buru Island is considered as having the strategic position as ‘rice barn’ in Maluku Province. and this KSP is the “biological son” of KSU Cipta Mandiri. KSP Cipta Mandiri now owns asset with a value of Rp 1.

R a k y a t S e j a h t e r a 143 .Para pengurus KSP Cipta Mandiri K o p e r a s i P e d u l i .

Dalam situasi iklim usaha baik di tingkat lokal. nasional maupun global. apalagi didukung tradisi kekeluargaan. R a k y a t S e j a h t e r a 144 K o p e r a s i . Titik tekan pembinaan paling tidak terfokus kepada upaya peningkatan kemampuan produksi serta kapasitas usaha. memenuhi amanah konstitusi Undang-Undang Dasar 1945. proses pembinaan terhadap para pengusaha kecil/ mikro sudah otomatis berlangsung. Pertama. Melalui komunikasi dan interkasi yang intensif. upaya pembinaan terhadap koperasi tersebut jelas memiliki makna P e d u l i . Aktivitas penting itu misalnya penyediaan modal jangka pendek bagi usaha kecil / mikro. Koperasi bisa menyediakan modal yang dibutuhkan dengan persyaratan yang lebih ringan ketimbang lembaga perbankan. Meningkatkan kapasitas koperasi secara kelembagaan maupun permodalan otomatis berarti memberikan ruang yang luas bagi berkembangnya pengusaha kecil / mikro. Sebab. memperkuat pilar ekonomi kerakyatan. yang di dalamnya melibatkan warga negara terbesar dan merupakan bagian penting dari perekonomian nasional. Kedua. koperasi merupakan titik simpul penting bagi pengusaha kecil yang tergabung ke dalam badan usaha tersebut dalam melakukan berbagai kegiatan bisnis sehari-hari. kebersamaan serta kegotongroyongan. yang mengutamakan kompetisi.Epilog Epilog Demi Amanah Konstitusi U paya pembinaan koperasi memiliki dua makna penting dalam waktu bersamaan.

Dari sisi ini. pada masa krisis ekonomi Indonesia pada 2007 yang masih terasa dampaknya hingga pada saat ini. mereka–bersama usaha menengah— pada umumnya masih eksis.besar tidak hanya bagi peningkatan kapasitas pengusaha kecil/ mikro yang tergabung dalam berbagai jenis usaha koperasi. koperasi sebagai wadah pembinaan usaha bagi masyarakat senantiasa relevan. Keberhasilan yang ditunjukan ratusan koperasi simpan pinjam koperasi penerima Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil melalui Perkuatan Modal Bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di bidang Agribisnis/ Sektoral. S e j a h t e r a 145 . Artinya. Amanah konstitusi tersebut merupakan hal prinsip karena Indonesia penganut paradigma negara kesejahteraan (welfare state). bahkan kekuatan yang memberikan kontribusi kepada angka pertumbuhan ekonomi nasional tidak anjlok atau bertahan di angka 4%. Program Pengembangan Pengusaha Mikro dan Kecil Melalui Perkuatan Modal Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang membiayai kegiatan ekonomi di sektor Agribisnis maupun sektoral lainnya. ketika membina koperasi berarti negara telah memberikan jaminan bagi pewujudan keadilan sosial. tetapi juga meringankan tugas negara mengingat mereka adalah bagian terbesar dari bangsa ini. Dalam perspektif demikian. Perhatian pemerintah kepada usaha kecil dan mikro tak boleh berhenti karena peranannya K o p e r a s i P e d u l i . Buktinya. dan tentu saja juga kesuksesan pengusaha kecil di dalam memanfaatkan kredit. merupakan langkah nyata yang diperlukan bagi usaha perkuatan ekonomi kerakyatan yang dimaksud. yang dilaksanakan sejak tahun 2003. R a k y a t tidak kecil bagi kekuatan perekonomian nasional. adalah penjelasan terang benderang bahwa pembangunan ekonomi kerakyatan di negeri ini memiliki prospek yang cerah di masa mendatang.

Epilog Epilog For The Sake of Constitutional Mandate he effort of cooperation development has two important meanings simulta neously: First. more over if they are supported by family. R a k y a t S e j a h t e r a . Cooperation is the point of important knot for T small entrepreneurs as members of such business entities in running daily business. Development emphasizing point at least is focused on the effort of production as well as business ca- 146 K o p e r a s i P e d u l i . in which the largest citizens are being involved and which constitute the important part of the national economic and Second. Cooperation is able to provide the needed capital with more lenient requirements compared to banking institutions. togetherness and mutual cooperation. the process of development of small/micro entrepreneurs has automatically taken place. to fulfill The 1945 Constitution mandate. Through interactive and intensive communications. Such important activities are long term capital supply for small/micro business. Increasing the cooperation capacity both in institutional and capitalization manners automatically means providing wide space for the development of small/micro business. to strengthen populist economic pillars.

It meas. As evidence. In the favorable business climate either in local. From this perspective. cooperation as the accomodation for business develpoment for the community has always been relevant. development effort on such cooperation clearly has large meaning not only for the increase of small/micro entrepreneurs who are members of various types of cooperation. is the real step required for the concerned populist economic. they-together with middle scale business-generally still existed.pacity increase. are crystal clear descriptions that this country’s populist economic development has bright prospect in the future. but also to lighten the state duties in reminding them as the largest part of this nation. even the power that provides contribution to the number of national economic growth did not plumet or otherwise it remained stable at the level of 4%. by developing cooperation a country has provided security for the creation of social welfare. national or global levels. which has been implemented since 2003. Within this perspective. R a k y a t S e j a h t e r a 147 . and of course the success of small entrepreneurs in benefiting from credits. Such constitutional mandate is a principal matter since Indonesia adopts the welfare state paradigm. The sucess shown by hundreds of save loan cooprations or cooprations the receivers of Micro and Small Entrepreneurs Development Program through the Strengthening of Safe and Loan Cooperation Capital (KSP) in Agricultural/ Sectoral fields. Micro and Small Entrepreneurs Development Program through the Strengthening of Safe and Loan Cooperation Capital (KSP) which funds the economic activities in Agricultural or any other sectors. K o p e r a s i P e d u l i . in the Indonesian economic crisis period of 2007 which effect is still felt until today. which emphasize in competition. The government attention to small and mi- cro business cannot be ceased since its role is not insignificant for the national economic power.