Anda di halaman 1dari 2

Perawat Bisa Praktek Mandiri

Wajib Pasang Plang Nama dan Miliki STR-SIPP TARAKAN Pada awal 2010, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengeluarkan peraturan tentang izin dan penyelenggaraan praktek perawat di Indonesia. Permenkes nomor HK.02.02/MENKES/148/2010 tersebut merupakan penjabaran dari ketentuan pasal 23 Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dijelaskan Dr Nursalam M Nurs (Hons), Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya yang juga Manajemen Keperawatan Rumah Sakit Universitas Airlangga, Permenkes tersebut merupakan rincian umum dari aturan main untuk pelaksanaan praktek yang dilakukan seorang perawat di fasilitas pelayanan kesehatan di luar praktik mandiri. Ada legalitas hukum yang mendasar bagi perawat untuk melakukan praktek mandiri, namun harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya berpendidikan minimal Diploma III (DIII) Keperawatan. Lalu, wajib memiliki SIPP (Surat Izin Praktek Perawat), terkecuali bagi perawat yang menjalankan praktek pada fasilitas pelayanan kesehatan di luar praktek mandiri, kata Nursalam. SIPP dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota. Masa berlaku SIPP berbanding lurus dengan masa berlaku STR (Surat Tanda Registrasi) praktek tersebut. Nah, untuk mendapatkan STR tersebut, seorang perawat harus mengikuti uji kompetensi dan kelaikan di Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi atau Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia. Di Kalimantan, sepertinya belum ada MTKP maka STR dapat diambil di MTKI, tandasnya. Sebelum adanya Permenkes ini, untuk melakukan praktek, seorang perawat membutuhkan tiga jenis perizinan yakni SIT, Surat Izin Kerja (SIK) dan SIPP (Keputusan Menkes RI No. 1239/MENKES/SK/XI/2001).

Buku Tamu

Index Hari Ini

Nah, saat membuka praktek, perawat juga harus memasang plang seperti praktek dokter atau bidan. Jika tidak dipasang, maka bakal dikenai sanksi. Tak perlu khawatir untuk pasang karena sudah dilindung secara hukum negara, terang Nursalam di sela kegiatan Seminar Keperawatan HUT ke-37 PPNI bertema Aspek Etik dan Legal Dalam Keperawatan: Meningkatkan Kemandirian Berita Sebelumnya

Dari Gelaran Gowes dan Jalan Sehat Ceria 2013 TNI AU Gelar Ops Hanud Tameng Petir

dan Profesionalisme Perawat di gedung Serbaguna Setkot Tarakan, kemarin (20/3). Dikatakan, agar Permenkes tersebut dapat optimal diterapkan, maka dibutuhkan sebuah aturan main operasional dalam bentuk peraturan daerah (Perda). Pada Perda tersebut, kata Nursalam, dipaparkan berbagai rincian kegiatan terkait pelaksanaan praktik mandiri keperawatan di suatu daerah. Mulai dari jenis praktik, obat-obatan yang dapat digunakan, batas tindakan yang dapat dilakukan dan lainnya. Pada dasarnya, praktik keperawatan dilaksanakan pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, tingkat kedua, dan tingkat ketiga yang ditujukan kepada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat, tandasnya. Pelaksanaannya dipaparkan melalui kegiatan, asuhan keperawatan, upaya promotif, preventif, pemulihan dan pemberdayaan masyarakat. Lalu, tindakan keperawatan komplementer yang meliputi pelaksanaan prosedur keperawatan, observasi keperawatan, pendidikan, dan konseling kesehatan. Perawat dalam menjalankan asuhan keperawatan dapat memberikan obat bebas dan/atau obat bebas terbatas, singkatnya. Tapi, kata Nursalam, perawat juga bisa melakukan tindakan yang lebih dari kewenangannya, pada kondisi khusus. Seperti dalam keadaan darurat untuk penyelamatan nyawa seseorang / pasien dan tidak ada dokter di tempat kejadian. Lalu, bagi perawat yang menjalankan praktik di daerah yang tidak memiliki dokter dalam rangka melaksanakan tugas pemerintah. Tapi harus tetap mempertimbangkan kompetensi, tingkat kedaruratan dan kemungkinan untuk dirujuk, paparnya. Terpisah, Sulidah SKep NSsalah seorang pengajar Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan mengatakan, melalui organisasi profesi perawatPPNI Kota Tarakan sudah melakukan pertemuan dengan pihak Dinkes Kota Tarakan untuk membahas soal penetapan Perda tentang keperawatan di Tarakan. Namun, belum ada kata sepakat hingga sekarang.(ndy)

Persyaratan Kaltara Mesti Dibereskan KTP