Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik

Oleh abdibiof Senin, 16 Juli 2012 00:00 - Terakhir Diupdate Rabu, 21 November 2012 02:24

Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik

Dilaksanakan pada tanggal 12-14 Juli 2012 di Hotel Inna Kuta Beach, Denpasar, Bali. Peserta pertemuan ini berjumlah 34 orang yang terdiri dari peserta pusat dan daerah yang berasal dari dinas pertanian provinsi dan kabupaten, serta petani/pelaku usaha di sentra cabai merah.

Kegiatan ini diawali dengan ucapan selamat datang dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Pascapanen dan Pemasaran Hasil, Ir. I Ketut Lihadnyana, MMA. Dalam sambutannya disampaikan tentang kondisi dan perkembangan pertanian organik di Provinsi Bali. Provinsi Bali dengan luas wilayah yang mencapai 5634 km2, dengan delapan kabupaten dan satu kota, memiliki jumlah penduduk sebesar 3,8 juta jiwa, dengan pertumbuhan 1,28 %. Bali memiliki keterbatasan dalam hal sumberdaya alam, namun berkembang dalam pariwisata, dengan kekhasan budaya daerah dan lingkungan alamnya. Prioritas pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah Bali adalah pembangunan di bidang ekonomi dengan mengusung konsep Hindu Trinita Karana yaitu tiga aspek yang arus berjalan harmonis satu sama lainya. Yakni, hubungan manusia dengan pencipta, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seiring dengan gaya hidup sehat, back to nature, permintaan terhadap produk organik meningkat. Tujuan yang ingin dicapai adalah mewujudkan Bali sebagai Organic Island. Namun ada kendala dan hambatan yang ditemui di lapangan yaitu: 1) masih adanya perbedaan persepsi terhadap pertumbuhan budidaya organik, 2) kurangnya apresiasi terhadap komoditas organik, 3) banyaknya klaim organik tanpa adanya kejelasan.

Pertanian organik diawali tahun 2009 dengan pertanian terintegrasi ramah lingkungan, yang dikenal dengan nama SIMANTRI (Sistem Pertanian Terintegrasi) yaitu upaya terobosan dalam mempercepat adopsi teknologi pertanian karena merupakan pengembangan model percontohan dalam percepatan alih teknologi kepada masyarakat perdesaan. Simantri mengintegrasikan kegiatan sektor pertanian dengan sektor pendukungnya baik secara vertikal maupun horizontal sesuai potensi masing-masing wilayah dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya lokal yang ada. Kegiatan integrasi yang dilaksanakan juga

1 / 37

Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik
Oleh abdibiof Senin, 16 Juli 2012 00:00 - Terakhir Diupdate Rabu, 21 November 2012 02:24

berorientasi pada usaha pertanian tanpa limbah (zero waste) dan menghasilkan 4 F (food, feed, fertilizer and fuel). Kegiatan utama adalah mengintegrasikan usaha budidaya tanaman dan ternak, dimana limbah tanaman diolah untuk pakan ternak dan cadangan pakan pada musim kemarau dan limbah ternak (feses, urin) diolah menjadi bio gas, bio urine, pupuk organik dan bio pestisida.

Dalam rangka program “Indonesia Go Organik” tahun 2010, Pemerintah Bali menyambutnya dengan melakukan pengurangan subsidi pupuk kimia. Dari 4 M subsidi setengahnya diperuntukkan untuk pupuk organik. Sedangkan tahun 2012 seluruh subsidi digunakan untuk pupuk organik. Penggunaan pupuk organik ini dapat meningkatkan penghasilan petani menjadi dua kali lipat.

Pencanangan pertanian organik akan dilakukan tahun 2013 bertepatan dengan adanya pertemuan APEC. Dalam kegiatan itu akan disuguhkan komoditas organik bagi para tamu. Untuk mewujudkan Bali menjadi Pulau Organik tidaklah mudah, perlu kerjasama yang baik dengan semua pihak.

Kegiatan selanjutnya adalah pengarahan sekaligus membuka pertemuan secara resmi oleh Direktur Budidaya dan Pascapanen Sayuran dan Tanaman Obat (BPSTO). Setelah itu acara berikutnya adalah pemaparan materi Pengembangan Pangan Organik di Indonesia dan Institusi Pendukung oleh Siti Noorjannah, SP dari Direktorat Mutu dan Standardisasi-Ditjen PPHP yang dilanjutkan dengan materi Program dan Kebijakan Pengembangan Sayuran dan Tanaman Obat oleh Direktur (BPSTO). Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan diskusi.

Kegiatan hari kedua adalah pemaparan materi-materi yang berlangsung dari pagi hingga malam hari yang diselingi dengan istirahat, yaitu: 1) Replication of Agribusiness Development Center at Pasir Sarongge-Cianjur-West Java oleh Anas D. Susila, PhD (Ketua ADC- University Farm-IPB), 2) Pengalaman Pengelolaan Sayuran Organik di Bali oleh Dr. Ir. Ni Luh Kartini, MS (Ketua Bali Organic Association/BOA-Univ. Udayana), 3) Budidaya Pemasaran dan Permasalahan Sayuran Organik di Bali oleh I Wayan Runca Wijaya (Ketua Gapoktan Giri Kerta Lestari, Tabanan, Bali), 4) Pengembangan Sayuran Organik Ekspor ke Singapura oleh Pitoyo (Ketua Kelompoktani Tranggulasi, Kabupaten Semarang), 5) AgroEcoBusiness Berbasiskan Sistem Pertanian Terpadu oleh I Wayan Alit Artha Wiguna (Lembah Hijau Multifarm), 6) Membangun Kelembagaan Petani yang Kuat melalui Kemitraan oleh Ir. Soekam Parwadi (PT. Pasar Komoditi Nasional Indonesia). Setelah pemaparan enam materi, kegiatan hari kedua diakhiri dengan pemaparan yang disampaikan oleh Dinas Pertanian provinsi/kabupaten/kota yang hadir tentang perkembangan sayuran organik yang sudah dilakukan dinas/petugas/petani di masing-masing daerah.

2 / 37

Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik
Oleh abdibiof Senin, 16 Juli 2012 00:00 - Terakhir Diupdate Rabu, 21 November 2012 02:24

Kegiatan hari ketiga adalah pemaparan materi Tatacara Sertifikasi Pangan Organik oleh Ketut Sunarka (Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman/LeSOS), yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penutupan.

Adapun Rumusan kegiatan selama tiga hari adalah sebagai berikut:

a. Pengembangan Pangan Organik di Indonesia dan Institusi Pendukung oleh Siti Noorjannah, SP ( Otoritas Kompeten Pangan Organik/OKPO-Ditjen. PPHP).

Pangan organik adalah pangan yang berasal dari sebuah sistem pertanian organik yang menerapkan praktek-praktek manajemen yang bertujuan untuk memelihara ekosistem dan mencapai produktivitas yang berkelanjutan, dan melakukan pengendalian gulma, hama dan penyakit, melalui berbagai cara seperti daur ulang residu tumbuhan dan ternak, seleksi dan pergiliran tanaman, manajemen pengairan, pengolahan lahan dan penanaman serta penggunaan bahan hayati (SNI No. 6729- 2010).

Pangan organik memiliki ciri khusus yaitu: 1) Ramah lingkungan, dimana dapat meningkatkan jumlah mikroorganisme tanah, terbentuknya keseimbangan musuh alami, keseimbangan ekosistedan pertanian berkelanjutan, 2) Lebih kaya nutrisi, dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa sayuran yang ditanam secara organik mengandung kalsium jauh lebih banyak dari penanaman secara non organik. Selain itu t omat dan sayuran organik punya kandungan vitamin A 25-50% lebih tinggi dibandingkan yang non organik .

Data BPS menunjukkan bahwa peningkatan dosis pemupukan yang dilakukan dari tahun 1980 sampai 1999 tidak meningkatan hasil.

3 / 37

supermarket dan restoran yang menjual produk organik. Fenomena ini mendorong munculnya berbagai organisasi organik misalnya Asosiasi pecinta organik. hal ini ditandai dengan terjadinya peningkatan dalam hal: jumlah petani organik. 2) Secara sosial merupakan lapangan kerja yang potensial dan aman bagi kesehatan. spices dan herbs ke Eropa. Singapura dan Belanda). Tahun 2010 dicanangkan program Go Organik: • Visi menjadikan Indonesia sebagai produsen pangan organik terbesar di dunia. 16 Juli 2012 00:00 .Terakhir Diupdate Rabu. Dalam hal ini peran pemerintah menjadi sangat penting. Malaysia. • Penyusunan kebijakan dan sosialisasi Sistem Pangan Organik 4 / 37 . Bisnis pangan organik berkembang pesat di Indonesia. dan ekspor produk organik (kopi. sayuran ke Singapura. Untuk itu upaya yang perlu dilakukan diantaranya: 1) C ustomer education : bahwa “sertifikasi pangan organik bukan sertifikasi produk tapi sertifikasi proses” dan 2) Customer trust: adanya penjaminan mutu dan sertifikasi. dan beras ke Jepang. 21 November 2012 02:24 Ada tiga keuntungan pertanian organik. • Penyusunan SNI 6729-2010 tentang Sistem Pangan Organik. Kendala pemasaran pangan organik adalah consumer confidence.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. pencemaran menurun dan adanya biodiversitas. US. Jaringan kerja organik. yaitu: 1) Secara ekonomi memiliki daya saing dan pendapatan. dan 3) Dalam hal lingkungan. Lembaga sertifikasi Organik dan LSM sebagai pembina organik.

peternakan lebah. 21 November 2012 02:24 • Penyiapan infrastruktur sistem pangan organik.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. 16 Juli 2012 00:00 . Tugas Sekretariat Otoritas Kompeten Pangan Organik adalah: 5 / 37 .140/G/3/06 tentang Penunjukkan Direktorat Mutu dan Standardisasi sebagai Sekretariat Otoritas Kompeten Pangan Organik. pengangkutan. pengolahan dan pengemasan. Ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya SK Dirjen PPHP No. sistem pembinaan dan pengawasan.Terakhir Diupdate Rabu. Untuk itu diperlukan s osialisasi. Keputusan Menteri Pertanian No. penyimpanan. • Penyiapan kelembagaan • Penyiapan tenaga fasilitator/pembina • Penyiapan inspektor organik • Fasilitasi akses pasar bagi produk organik berkualitas. 380/Kpts/OT. produk ternak dan hasil peternakan. penerapan. penanganan. Dalam Standar Nasional Indonesia Sistem Pangan Organik (SNI 6729-2010) diatur tentang: tanaman dan produk tanaman.130/10/2005 tentang ditunjuknya Direktorat Jenderal Pengolahan d an Pemasaran Hasil Pertanian sebagai Otoritas Kompeten Pangan Organik (OKPO). 88/KPTS/OT.

¨ Mengkoordinasikan dan memfasilitasi penyusunan konsep kebijakan dan ketentuan teknis yang terkait dengan pengembangan pasar organik di Indonesia. menyusul diharapkan anggota perwakilan dari Dephut. konsumen.Terakhir Diupdate Rabu. ¨ Memfasilitasi diseminasi kebijakan. 297/Kpts/OT. DKP dan Dep. program serta ketentuan teknis lainnya yang terkait dengan pangan organik ¨ Memfasilitasi terlaksananya pertemuan reguler kelompok kerja Otoritas Kompeten Pangan Organik merupakan Kelompok Kerja (task force) berdasarkan SK Dirjen PPHP/Ketua OKPO No 470/Kpts/OT. Badan Standardisasi Nasional. 16 Juli 2012 00:00 . ¨ Memfasilitasi kegiatan identifikasi dan verifikasi terhadap lembaga sertifikasi organik. praktisi. Badan POM. Ditjen Peternakan. Anggota OKPO berdasarkan Kepmentan No. inspektor. pakar teknis. swasta. yang terdiri dari Pemerintah. perguruan tinggi. lembaga swadaya masyarakat.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. produsen. 6 / 37 . Ditjen Perkebunan. organisasi profesi.160/5/2007 adalah: Perwakilan dari Departemen Perindustrian. ¨ Menyusun database lembaga sertifikasi.130/G/4/07. 21 November 2012 02:24 ¨ Membantu kelancaran tugas OKPO dalam merumuskan konsep Kebijakan pengaturan pengawasan pangan organik. Ditjen Tanaman Pangan. Perdagangan. produsen pangan organik serta lahan dan produk organik di Indonesia. ¨ Membantu kelancaran pelaksanaan pembinaan sistem pangan organik. Ditjen Hotikultura. Komite Akreditasi Nasional.

Mutu Agung Lestari. LSPO Sumbar.PB-05/OKPO/09/ 2007) 2) Pengawasan Penerapan sistem pangan organik: · Registrasi lembaga sertifikasi organik asing yang beroperasi di Indonesia · Rekomendasi jaminan integritas produk organik impor 3) Penelitian bahan input produk organik (Indonesian National list) 7 / 37 . Hal-hal yang perlu ditindaklanjuti adalah: 1) Pengawasan Kompetensi SDM · Kriteria inspektor sertifikasi pangan organik (KAN 904-2006) · Kriteria verifikator lembaga sertifikasi organik (KAN 903-2006) · Panduan pelatihan inspektor sistem pangan organik (Dok. Sucofindo. 3) Tahun 2008 : LSPO Persada dan LSPO Biocert. LSPO Inofice dan LSPO Lesos. 2) Tahun 2007 : LSPO PT. 16 Juli 2012 00:00 .Terakhir Diupdate Rabu. Jumlah sertifikasi yang sudah dikeluarkan 7 LSO adalah sebanyak 95 sertifikat.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. 21 November 2012 02:24 Lembaga Sertifikasi Organik yang sudah diverifikasi OKPO dan diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) adalah: 1) tahun 2004: LSPO PT.

Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. 21 November 2012 02:24 · Penelitian bahan penyubur tanah. · Penelitian bahan perlindungan tanaman dan produk organik · Penelitian bahan aditif dan alat bantu produk olahan organik 4) Harmonisasi standar terkait dengan kesetaraan standar sistem pangan organik di Indonesia dan implementasinya. 8 / 37 . 16 Juli 2012 00:00 .Terakhir Diupdate Rabu. Ir. 5) Akses pasar terkait dengan fasilitasi promosi di dalam negeri maupun luar negeri Kendala yang ditemui di lapangan adalah mahalnya biaya sertifikasi dimana Sertifikasi Kelompok menerapkan Internal Control System (ICS)/Sistem Kendali Internal (SKI). Program dan Kebijakan Pengembangan Sayuran dan Tanaman Obat oleh Dr. ICS adalah suatu cara menjamin dan mengelola mutu proses produksi organik melalui sistem dokumentasi yang rapi yang memungkinkan LSO menyerahkan inspeksi tahunan setiap petani anggota kepada unit khusus (ICS) yang ada dalam organisasi tani dan yang mengelola kesesuaian dengan standar organik (dan mutu yang diharapkan). Yul Harry Bahar (Direktur Budidaya dan Pascapanen Sayuran dan Tanaman Obat). b.

2) Penyebaran sentra produksi dan dekat dengan pasar (kota. 16 Juli 2012 00:00 . Manajemen Dampak Iklim/Lingkungan).Terakhir Diupdate Rabu. kosmetika. obat-obatan. 3) Impor sayuran cukup besar dan cenderung meningkat. bermutu. keasrian dan kenyamanan lingkungan. GHP. sehingga bermasalah dalam distribusi. SL-PHT. 5) Sentra produksi yang jauh dari pasar dan meskipun dekat akses jalan bermasalah. ramah lingkungan dan berkelanjutan. 9 / 37 . SOP. Tujuan dan harapan dalam pengembangan sayuran dan tanaman obat adalah: 1) Peningkatan produksi dan budidaya yang baik (bermutu. serta membangun kemandirian (daerah/pulau-pulau). 4) Ketergantungan pada sentra produksi konvensional (terutama Jawa). aman konsumsi dan ramah lingkungan) melalui penerapan GAP. Jadi perlu dikembangkan sentra organik dari Barat sampai ke Timur Indonesia. termasuk sayuran organik.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. 2) Gerakan gaya hidup sehat “back to nature” untuk sayuran. peri-urban). 21 November 2012 02:24 Isu dan tantangan pengembangan sayuran dan tanaman obat saat ini antara lain: 1) Paradigma kegiatan budidaya dan produksi yang aman konsumsi. atau ada upaya luar untuk meningkatkan dan membuat ketergantungan.

Pasar Indonesia merupakan sasaran bagi negara lain. 16 Juli 2012 00:00 . berlaku 28 September 2012. Pengawasan Keamanan pangan terhadap Pemasukan dan Pengeluaran Pangan Segar Asal Tumbuhan . pembinaan dan penyediaan sarana. 4) Penanganan pascapanen secara baik dan mengurangi kehilangan hasil dengan pelatihan. dirubah menjadi Permendag No 38/M-DAG/PER/5/2012 tanggal 14 Juni 2012. dengan menghasilkan komoditas-komoditas yang dibutuhkan oleh pasar dan mampu bersaing dengan produk-produk lain yang ada di negeri kita sendiri. Harusnya Indonesia mampu mengembangkan pasar domestiknya sendiri.Terakhir Diupdate Rabu. Penanganan Pascapanen Produk Asal Tanaman yang Baik ( Good Handling Practices ). Persyaratan dan tindakan karantina tumbuhan untuk pemasukan hasil tumbuhan hidup berupa sayuran umbi lapis segar ke dalam wilayah Negara Republik Indonesia (empat kali dirubah). impor sayuran empat kali lebih besar dari nilai ekspor. 10 / 37 . industri. Tata Cara Penerapan dan Registrasi Kebun/Lahan Usaha dalam Budidaya Buah dan Sayur yang Baik. supplier). Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan. Diantaranya yang mengatur tentang Hortikultura. Penduduk Indonesia dan wisatawan yang ada di Indonesia merupakan potensi pasar domestik yang perlu diisi lebih dahulu.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. yang sekarang akan dirubah lagi (dalam proses hukum). Eksport terbesar Indonesia adalah Jamur. berlaku 28 September 2012. eksportir. Ketentuan Impor Produk Hortikultura. 5) Pengembangan kelembagaan melalui kerjasama dan kemitraan usaha dengan pelaku usaha (supermarket. Jika dilihat dari data ekspor impor sayuran Indonesia. Pedoman Budidaya Buah dan Sayur yang Baik ( GAP for Fruits and Vegetables ). 21 November 2012 02:24 3) Produksi untuk pemenuhan kebutuhan domestik dan merangsang peningkatan ekspor. Ada beberapa peraturan perundangan sebagai pengungkit produksi dan bisnis hortikultura. Rekomendasi Impor Produk Hortikultura. Tindakan karantina tumbuhan untuk pemasukan buah-buahan dan/atau sayuran buah segar ke dalam wilayah Negara Republik Indonesia (empat kali dirubah.

paprika. yaitu: 1) Perbaikan budidaya untuk peningkatan produktifitas dan efisiensi 2) Peningkatan performan dan mutu produk 11 / 37 .Terakhir Diupdate Rabu. 5) Menangani produksi dalam skala luas dan memberikan bantuan hanya sebagai pengungkit. pengelola Bangsal Pascapanen. sementara untuk pascapanen pada Gapoktan.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. 3) Penyebaran kawasan dan sentra produksi ke beberapa daerah baru potensial (menyebar) dan kemandirian petani. kentang). tanaman obat) dan komoditas bermasalah (bawang putih). 4) Pengembangan produksi pada daerah yang dekat pasar/kota (peri urban). 2) Dukungan pengembangan komoditas penting (jamur. Program dan kegiatan yang dilakukan Direktorat Budidaya Sayuran dan Tanaman Obat adalah Peningkatan Produksi. 21 November 2012 02:24 Beberapa kebijakan pengembangan sayuran dan tanaman obat antara lain: 1) Fokus pada pengembangan komoditas utama nasional (cabe. Produktifitas dan Mutu Produk Sayuran dan Tanaman Obat Berkelanjutan baik dalam budidaya maupun pascapanen. temulawak. bawang merah. 6) Pembinaan dan fasilitasi budidaya di tingkat kelompok dan Gapoktan. Koperasi dan Asosiasi. 16 Juli 2012 00:00 .

dll) 4) Penekanan kehilangan hasil pascapanen (post harvest losses 40 – 50%) 5) Penguatan dan konsolidasi kelembagaan agribisnis hortikultura. pengendalian OPT. ¨ Pemanfaatan sumberdaya setempat yang dikembangkan sesuai kebutuhan dengan teknologi ramah lingkungan. 21 November 2012 02:24 3) Penerapan teknologi maju dan tepat guna (antisipasi anomali iklim. Hal ini dilakukan melalui pendekatan: ¨ Pemilihan komoditas dan lokasi pengembangan harus yang strategis. ¨ Sistem Manajemen Produksi Terpadu dan Holistik yang menjaga kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan. menguntungkan.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. ¨ Mempertahankan kearifan dan budaya lokal dalam pengelolaan sumberdaya alam. seperti pupuk dan pestisida.Terakhir Diupdate Rabu. ¨ Menghindari atau meminimalkan penggunaan Bahan Kimia Sintetis (agrochemical). Pilihan terhadap pertanian organik dikarenakan alasan sebagai berikut: ¨ Antisipasi langka dan tingginya harga pupuk dan pestisida kimia serta pemalsuan sarana 12 / 37 . pengenalan wilayah baru. tidak melanggar aturan. 16 Juli 2012 00:00 .

¨ Beberapa negara pakai standar produk impor. dengan jumlah sentra produksi: 1) Tahun 2009: 11 provinsi. MRL. 16 Juli 2012 00:00 .Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin.Terakhir Diupdate Rabu. 01-6729-2002. Permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan sentra produksi sayuran organik ini antara lain: ¨ Keterpaksaan memenuhi standar sayuran organik untuk pasar khusus (kecurigaan pada pihak asing) à Sudah bagus dan dibina khusus tetap tidak boleh disebut organik à masuk area LN yang sebetulnya tidak organik. dll (juga kita banyak standar tapi tidak ap plicable ) à MRL di Singapura. standar oleh LSO mahal (sedangkan Malaysia gratis). sangat bersifat saintifik. LSO belum tentu credible and competence (AMDAL) 13 / 37 . 21 November 2012 02:24 produksi ¨ Perbaikan kualitas SDA dan pelestarian lingkungan (lahan. udara) ¨ Tuntutan masyarakat akan produk aman konsumsi dan ramah lingkungan ¨ Pemenuhan pasokan permintaan pasar dalam negeri dan ekspor Kegiatan pengembangan sentra produksi sayuran organik dilakukan sejak tahun 2009. atau MRA Permentan No 88/2011. 2) tahun 2010: 9 provinsi. sudah lama dan bersifat volunteer à menyulitkan petani. adopsi langsung dari pedoman internasional. ¨ SNI Pangan Organik No. 3) tahun 2011: 13 provinsi dan 4) tahun 2012: 8 provinsi. air.

mungkin tidak harus judulnya produk sayuran organik à Sayur Sehat. mengacu kepada Permentan 48/2009. 62/2010). bersinergi antar daerah dan antar institusi (dependency bahkan interdependency ) 14 / 37 . 16 Juli 2012 00:00 . Sayur Raling à Promosikan aktif ¨ Penerapan GAP dengan Registrasi Lahan Usaha. sehingga leave the organic vegetable program. kegiatan lain.Terakhir Diupdate Rabu. dan kerjasama. jangan terjebak dengan provokasi ¨ Tetap laksanakan sayuran organik meskipun tidak ada program dari pusat (APBD. Dukungan dan kemitraan: ¨ Perlu kerjasama. koordinasi. 21 November 2012 02:24 ¨ Satuan output yang harus jenis komoditas. pembinaan intensif. Solusi dan rekomendasi: ¨ Penekanan pada semi organik. Permentan no 88/2011 à Membuat aturan khusus mengacu pada Peraturan yang ada ¨ UU Hortikultura tidak mengenal sayuran atau produk organik.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin.

16 Juli 2012 00:00 . Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai penyandang dana. Taiwan ICDF: Technical Asistance for ADC development. 21 November 2012 02:24 ¨ Perlu fasilitasi dan dukungan kemitraan semua pihak dan lapisan. Tantangan bagi kita adalah adanya kenaikan impor produk hortikultura selama lima tahun terakhir meningkat rata-rata 21.97% untuk sayur. Apresiasi & Cinta) ¨ Advokasi dan edukasi masyarakat dimulai semenjak dini. Ph. petani dan swasta (industri) ¨ Promosi dan kampanye intensif untuk meningkatkan CAC (Citra. semenjak kanak-kanak ¨ Selesaikan masalah. dan Department of Agriculture RI (Directorate General Horticulture): farmer association. (dari University Farm-IPB). Tujuan membangun ADC adalah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani dan sekaligus tetap memelihara lingkungan terutama tanah dan air. Susila.Terakhir Diupdate Rabu. University Farm memiliki kebun untuk uji coba dalam membangun GAP SOP dengan luas 10 15 / 37 .6 % untuk buah dan 14. Replication of Agribusiness Development Center (ADC) at Pasir Sarongge-Cianjur-West Java oleh Anas D. pemerintah masyarakat.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. cari solusi jangan mencari masalah atau mengagungkan masalah c. Dalam melakukan kegiatannya ADC bekerjasama dengan: IPB sebagai a host institution.D.

tapi membeli bibit. Tapi untuk sayuran buah.Terakhir Diupdate Rabu. pupuk organik 100% saja tidak cukup. 16 / 37 . Kegiatan ADC dimulai dari awal budidaya yaitu persemaian. Kegiatan pasar terdiri dari: packing place. Perencanaan produksi petani menggunakan software yang bisa mensimulasikan perencanaan produksi yang sangat membantu petani. Ke depannya bisnis pembibitan ini menjadi prospek yang bagus. farmer market. 16 Juli 2012 00:00 . Ada 43 pasar yang siap menampung hasil panen petani yang berjumlah sekitar 20 orang yang dibina di bawah ADC-IPB. Dalam uji coba sayuran yang ada di lahan uji coba. ADC juga akan dibangun di daerah Cianjur. dimana petani di masa yang akan datang tidak membeli benih lagi. d. karena nitrogen disuplai dari air hujan yang sering turun di daerah Bogor. Ni Luh Kartini.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. MS dari Bali Organic Association /BOA-Universitas Udayana. petani harus melakukan budidaya sesuai GAP SOP. Pengalaman Pengelolaan Sayuran Organik di Bali oleh Dr. Ir. terminal market. ADC membantu petani mulai dari budidaya sampai pemasaran. Sekitar 30% untuk ADC dari luasan lahan 2000m2 yang dimiliki petani. Dalam operasionalnya ADC juga mengambil keuntungan dari kegiatan tersebut sebatas untuk membiayai operasional ADC. 21 November 2012 02:24 ha. Sayuran daun di daerah Bogor dapat terus berkembang tanpa pupuk organik.

budidaya pertanian organik lebih fokus pada sosial–budaya dan ekologis. belum bagusnya pemahaman konsumen terhadap komoditas organik. yang dapat dijadikan modal sebagai lahan organik. 21 November 2012 02:24 Pertanian organik di Bali lebih merupakan sebuah gerakan moral. belum adanya trust. menyumbang racun bagi bayi yang disusui sebesar 20%. Permasalahan terbesar yang ditemui dalam membangun budidaya organik adalah membangun kesadaran atau karakter baik produsen. Kadar bahan organik yang terdapat di tanah secara alami sebesar 2-3%. padahal bukan. Di lapangan masih banyak masalah yang ditemui dalam melaksanakan budidaya organik. 17 / 37 . Sekarang ini pembangunan sejumlah kolam renang di Bali menggunakan air tanah. Untuk membangun kesadaran agar semua lapisan masyarakat mau menerima dan mendukung pertanian organik adalah memberikan pembelajaran bagi semua pihak. 16 Juli 2012 00:00 .Terakhir Diupdate Rabu. distributor dan konsumen. salah satu dampaknya adalah sungai-sungai di Bali banyak yang kering. Dijadikannya Bali sebagai Pulau Organik ditujukan untuk pelestarian sumber daya alam pertanian dan untuk tetap memegang teguh kearifan lokal Bali. banyaknya tuntutan konsumen. dimana jika kedua hal tersebut sudah dilakukan dengan baik maka bidang ekonomi akan terbangun dengan sendirinya.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. konsumen maupun stakeholder yaitu dengan mensosialisasikan dampak budidaya pertanian konvensional yang masih menggunakan pupuk sintetis dan pestisida terhadap kesehatan tubuh. belum adanya jaminan dalam hal kualitas. dan kontinuitas. baik produsen. masih banyak produsen dan distributor yang mengklaim produknya organik. yang menginformasikan bahwa penggunaan pestisida. padahal itu merupakan sumberdaya alam yang dibutuhkan untuk mengembangkan pertanian. diantaranya sulitnya petani beralih ke budidaya pertanian organik. Sosialisasi dilakukan di media massa. kuantitas. Sesuai dengan budaya Bali yang diturunkan dari dulu.

Dari 133 KK di Desa Kerta. Pendapatan petani salad dengan lahan seluas 50 m2 setelah didampingi oleh BOA-UNUD adalah sebesar Rp 30-40 juta rupiah/bulan. e. 90 KK sudah mendapatkan kompor gas dengan bahan bakar dari biogas. Persemaian menggunakan media tanam berupa pupuk kandang sapi/kompos yang sudah difermentasi. Kemandirian lokal petani Bali sangat diperhatikan dalam membangun pertanian organik di Bali. Budidaya sayuran organik yang dilakukan Gapoktan Giri Kerta Lestari dimulai dari penyiapan bibit dimana bibit yang digunakan adalah benih sayur organik.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. Pemasaran dan Permasalahan Sayuran Organik di Bali oleh I Wayan Runca. Pupuk yang digunakan berasal dari kotoran hewan (feses dan urin) yang difermentasi dan memberikan hasil sampingan berupa biogas. Bibit yang sudah disemai. Petani menanam sekitar 50 jenis tanaman salad dalam satu hamparan. Pemeliharaan Bibit. Tabanan Bali. dan air bekas cuciannya dibuang jauh di luar kebun organik). ditutup dengan pelepah batang pisang untuk menjaga kelembaban. yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik dan bahan bakar gas untuk memasak.Terakhir Diupdate Rabu. Budidaya. Namun jika tidak tersedia maka bisa menggunakan bibit unggul dengan perlakuan khusus (dicuci terlebih dahulu. Ketua Gapoktan Giri Kerta Lestari. Setelah bibit berkecambah tutupnya dibuka dan dilakukan penyiraman 18 / 37 . 21 November 2012 02:24 Sayuran yang sudah dibudidayakan oleh petani yang didampingi BOA diantaranya salad. 16 Juli 2012 00:00 . dengan tempat semai menggunakan belahan bambu.

baik untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. dimana hama menyerang daun muda. bibit siap dipindah ke lapangan (ditanam). merica. cair. Setelah bibit memiliki 4–5 lembar daun. fungisida dan bakterisida. jeringau dan wangenan. karena jika gulma tidak ada sama sekali. 16 Juli 2012 00:00 . sarana dan prasarana pemanenan yang digunakan harus bersih dari kontaminasi yang dapat menghilangkan nilai keorganikannya. 21 November 2012 02:24 seperlunya. dan sebaiknya dilakukan pada sore hari. maka tanaman jadi mudah terserang hama. 2) Cara biologis yaitu dengan memaanfaatkan musuh alami baik predator. sereh. pestisida hayati. ketumbar. kemiri. Dalam pertanian organik. 3) Menggunakan tanaman perangkap dan tanaman penolak hama. supermarket. Pembersihan lahan tidak dilakukan dengan cara pembakaran atau pun menggunakan bahan kimia. hotel maupun restoran dengan jumlah yang banyak sekali di Pulau Bali. cabe rawit.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. antara lain: 1) masih banyaknya sumberdaya lahan yang masih dapat dikembangkan menjadi pertanian organik. kencur. berbeda halnya dengan pertanian konvensional. Pembersihan dilakukan minimal dua kali dengan cara mekanik menggunakan tangan. kunir. asal jangan sampai mengganggu tanaman. Pengendalian hama dan penyakit dilaksanakan secara terpadu dengan menggunakan semua elemen pengendalian yaitu: 1) Cara mekanis yaitu dengan mengambil hama yang menyerang tanaman dan membersihkan bagian tanaman yang terserang penyakit. Selanjutnya sisa-sisa tanaman hasil pembersihan lahan bisa dijadikan sebagai bahan untuk pembuatan kompos. jahe. dan cangkul yang khusus dipergunakan di lahan organik (semua alat yang digunakan tidak boleh yang sudah digunakan di lahan non organik). dan 4) Menggunakan pestisida nabati bumbu dapur. Pelaksanaan panen sebaiknya dilakukan pada sore hari karena cahaya matahari tidak terlalu panas sehingga tanaman masih tetap segar. 2) Teknologi untuk mendukung pertanian organik sudah cukup tersedia seperti pembuatan pupuk organik padat. bawang putih. Bila kondisi lahan agak kering maka perlu dilakukan penyiraman terlebih dahulu sebelum penanaman. Peluang pasar pertanian organik di Bali cukup potensial. lengkuas. hama hanya menyerang daun tua saja. Pestisida nabati dapat berfungsi sebagai insektisida. Bumbu yang digunakan antara lain: bawang merah. Kondisi ini memberikan peluang bagi petani organik di Bali. 19 / 37 . Musuh alami sangat diperlukan dalam pertanian organik untuk mengendalikan hama selain pemanfaatan perangkap dan pestisida nabati. Saat panen. Namun adakalanya gulma yang tumbuh di sekitar tanaman perlu dibiarkan tetap tumbuh.Terakhir Diupdate Rabu. parasit maupun patogen. sabit. dengan berbagai keunggulan komparatif yang dimiliki petani.

Tahun 2000 akhir berganti nama menjadi Tranggulasi. Dan sejak tahun 2004 mulai beralih menjadi pertanian organik sampai sekarang. Dusun Selongisor. 4) Masih banyak petani beranggapan bahwa pertanian organik tidak akan bisa berproduksi dengan baik (hasilnya sedikit) sehingga dianggap belum menguntungkan. kalau perlu pestisida harus dibuat dulu. dll. Desa Batur. dan lain-lainya.1999 Kelompoktani Tranggulasi bernama Kelompoktani Ngudi Makmur. pupuk organik. Ketua Kelompoktani Tranggulasi. 21 November 2012 02:24 nabati. Kecamatan Getasan.Terakhir Diupdate Rabu. karena mereka menganggap pertanian organik tidak praktis karena kalau perlu pupuk harus dibuat dulu. 20 / 37 . 3) Jarak angkut dari produsen ke konsumen relatif dekat. 5) Petani masih banyak berfikiran yang serba praktis dan serba cepat. Kabupaten Semarang. diperlukan perencanaan dan implementasi yang baik secara bersamaan dengan melibatkan pemerintah dan pelaku usaha . Untuk memajukan pertanian organik. 3) Belum sadarnya petani akan bahaya zat kimia yang mereka gunakan baik terhadap dirinya. sehingga s inergisme aktivitas dan pelaku usaha dapat mempercepat pencapaian tujuan . Tahun 1998. f. karena harus menyediakan bahan dan membuat pestisida. konsumen maupun lingkungan. 16 Juli 2012 00:00 . dan pengadaan hewan ternak. Pengembangan Sayuran Organik Eksport ke Singapura oleh Pitoyo.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. baik untuk pemenuhan kebutuhan pasar pangan organik di Bali maupun untuk pencapaian Bali menjadi “Pulau Organik ” Beberapa masalah yang ditemui dalam pertanian organik antara lain: 1) sudah tercemarnya lahan-lahan pertanian oleh zat-zat kimia yang digunakan dalam proses budidaya sebelumnya. 2) dibutuhkan biaya dan waktu yang cukup banyak untuk mengembalikan pertanian konvensional menjadi pertanian organik.

2) Menjalin kerjasama dengan kelompok-kelompok lain yang sudah melakukan sertifikasi organik guna memenuhi permintaan pasar Singapura. beberapa hal yang dilakukan adalah: 1) Mengidentifikasi kelompok tani sayuran di sekitar. bermitra dengan kelompok lain dan melakukan promosi hasil pertanian organik. Tahun 2011 kelompoktani ini mulai mengembangkan pasar ke Malaysia dengan 12 jenis sayur organik. Namun ketersediaan benih masih sangat terbatas. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain: peningkatan SDM. AgroEcoBusiness Berbasiskan Sistem Pertanian Terpadu oleh I Wayan Alit Artha Wiguna (Lembah Hijau Multifarm) Bisnis: 21 / 37 . Kondisi ini tidak membuat anggota kelompoktani Tranggulasi patah semangat. Dan tahun 20 sudah menerima sertifikasi Pangan Organik. Dan tahun 2012 menuju harmonisasi standar sertifikasi internasional.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin.Terakhir Diupdate Rabu. 21 November 2012 02:24 Kelompoktani ini mulai ekspor sayuran ke Singapura sejak tahun 2009 sampai sekarang. g. melakukan jejaring pasar. 16 Juli 2012 00:00 . Dalam perluasan lahan. 3) Membentuk gapoktan kelompok tani organik untuk memperluas jaringan produksi sayuran Permintaan pasar Singapura meningkat dengan komoditas yang variatif.

Terakhir Diupdate Rabu. Peluang: · Menyediakan bahan mentah (acquiring raw materials) à bisa dilakukan · Merubah bahan mentah menjadi products (manufacturing raw materials into products) à belum dilakukan · Menyalurkan produk ke tangan konsumen (distributing products to consumers) à belum dilakukan Integrasi dan Peluang Agribisnis Berkelanjutan 22 / 37 . 16 Juli 2012 00:00 .Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. · Merubah bahan mentah menjadi products (manufacturing raw materials into products). · Menyalurkan produk ke tangan konsumen (distributing products to consumers). 21 November 2012 02:24 · Keuntungan (tujuan utama) · Sangat berbeda dengan konsep “bekerja” à mengharapkan upah atau gaji · Menyediakan bahan mentah (acquiring raw materials).

urin. sekam à pakan ternak. sekam) · Limbah ternak (feses. bio-ethanol 23 / 37 . 21 November 2012 02:24 Integrasi tanaman ternak à Entry Point: l Menyediakan bahan mentah (acquiring raw materials): · Padi (Gabah) · Ternak sapi · Limbah padi (jerami. 16 Juli 2012 00:00 . tulang.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. dedak. dedak. darah · Jerami. kulit.Terakhir Diupdate Rabu. sisa pakan) · View ekosistem subak l Merubah bahan mentah menjadi products (manufacturing raw materials into products): · Padi (Gabah) à beras dan produk olahannya · Ternak sapi àdaging.

urin. 21 November 2012 02:24 · Feses. sisa pakan à pupuk organik · View ekosistem subak à tourism l Menyalurkan produk ke tangan konsumen (distributing products to consumers): · Direct distributing: Konvensional dan Community Supported Agriculture (CSA) · Indirect distributing: Pedagang pengumpul dan pedagang pengecer · Penjualan langsung di lokasi usaha : konsumen yang datang ke lokasi usaha dan View subak sebagai non-marketable goods Integrasi dan peluang agribisnis berkelanjutan memandang sistem pertanian tidak hanya dari aspek produktivitas lahan dalam bentuk market goods dan diistilahkan sebagai AgroEcoBussiness. 16 Juli 2012 00:00 . dan business adalah usaha untuk mengubah bahan mentah menjadi sebuah produk yang didistribusikan kepada konsumen.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. 24 / 37 .Terakhir Diupdate Rabu. yang menghasilkan keuntungan yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha yang berkelanjutan. eco berarti ramah lingkungan (berkelanjutan) dalam sebuah ekosistem alam (mikro dan makro). dimana agro berarti pertanian.

dimana yang tadinya dalam proses produksi dilakukan berdasarkan 25 / 37 . 21 November 2012 02:24 h. Situasi perdagangan internasional hortikultura sampai tahun 2014. ketersediaannya bersifat musiman dan produknya kurang kompetitif. 16 Juli 2012 00:00 .Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. Pasar Induk Jakabaring Palembang. maka perlu dilakukan perubahan. dengan pelaku usaha lain harus dapat bermitra. dihasilkan dari dua bentuk produsen yakni yang sudah berbentuk korporasi dan non korporasi yang akan berkompetisi satu dengan yang lainnya. yaitu mendukung petani untuk melakukan usahatani secara “beradab”. Kondisi ini akan membawa produk dari produsen non korporasi ini kalah bersaing dengan produk korporasi. Saat ini pasar yang sudah beroperasi ada tiga pasar induk. dimana produk lebih bermutu. dengan kegiatan pada bidang jasa akses pasar dari produsen ke pedagang.Terakhir Diupdate Rabu. tepo seliro dan ramah. BEP rendah dan ketersediaanya lebih kontinyu. Produsen non korporasi memiliki ciri: mutu produk seadanya. Maksud dan tujuan keberadaan Paskomnas adalah untuk memfasilitasi akses pasar dari produsen ke pedagang. Untuk menjadi petani korporasi. memiliki pola masuknya komoditas import dari luar negeri dengan produk yang kompetitif. BEP tinggi. Namun mulai tahun 2015 situasi perdagangan hortikultura tidak lagi memiliki pola masuknya komoditas impor secara langsung tapi masuk lewat investasi hortikultura. Pasar Komoditi Nasional Indonesia/Paskomnas). yaitu: Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang. Produk yang beredar di pasar hortikultura Indonesia mulai tahun 2015. dengan petani di sekitarnya harusnya bisa bekerjasama. Dan yang akan beroperasi segera adalah Pasar Induk Semarang. Soekam Parwadi. petani harus mampu merubah paradigma. Direktur Pengembangan Agribisnis PT. dan dengan fasilitator harus mampu berbagi peran. yang akan mengembangkan produk yang kompetitif. dan Pasar Induk Osowilangun Surabaya. Membangun Kelembagaan Petani yang Kuat melalui Kemitraan oleh Ir. Lebih lanjut dijelaskan bahwa dalam menjalankan usahanya petani harus tetap memelihara dan merawat sumberdaya alam. yakni: 1) Dalam hal produksi. yaitu dilakukan dengan bersama-sama/be rkorporasi. Agar petani Indonesia dapat bersaing.

2) Proses produksi. dan posisi yang selama ini hanya sebagai pemasok. bankable. nilai keuntungan jangan dilihat semata-mata berdasarkan jumlahnya tapi keberkahannya. serta hubungan dengan pasar yang lemah sesaat harus dijadikan kuat dan berkelanjutan.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. diawali dengan membuat paguyuban yang dapat dijadikan sebagai sarana media belajar dalam hal pengetahuan. keterampilan. serta adalanya masalah dalam hal tidak jelasnya informasi mengenai kebutuhan dan tidak adanya jaminan bagi pemasok dalam hal pembayaran. Dalam proses produksi menerapkan GAP-GHP-GMP-GTP sehingga menghasilkan produk yang spesifik (sulit disaingi). suasana yang penuh “akal-akalan” dalam pasar harus dirubah menjadi jujur. Dengan inovator. 16 Juli 2012 00:00 . menempatkan posisi tidak lagi sebagai “lawan” tapi sebagai mitra. efisien dan BEP rendah. berkualitas (aman dan standard).Terakhir Diupdate Rabu. inovatif. pemodal dan pasar. boros dan BEP tinggi harus diubah menjadi usaha dengan suasana korporasi. akuntable. 26 / 37 . petani bisa berlatih bekerjasama. sikap. 21 November 2012 02:24 budaya harus beralih pada orientasi pasar. 3) Memiliki mitra. Petani secara bertahap harus bisa menjadi lembaga korporasi. Terakhir unit usaha korporasi yang bersifat formal. harus bisa menjadi pemain pasar. Setelah itu masuk ke tahap berikut yaitu pra korporasi dimana pada tahap ini. Ada tiga kunci utama dalam melakukan agibisnis korporasi. konvensional. yaitu: 1) Lembaga usaha. serta memiliki jaminan kontinuitas. dan menguntungkan. berkembang. suasana yang individualistis. 2) Dalam melihat pasar. Kondisi pasar induk yang ada sekarang ini menunjukkan kurangnya fasilitas. dan pola pikir. proses transaksi dilakukan atas dasar spiritualitas bukan aktualitas semata. kuantitas sesuai kontrak dan terukur. produk yang selama ini dihasilkan karena tradisi harus beralih pada permintaan pasar.

Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. sehingga harga tidak jatuh 4) Suasana pasar induk nyaman bagi pemasok. yakni: 1) Petani sebagai pemasok senang.Terakhir Diupdate Rabu. wortel. bawang daun. cabe. Perkembangan penggunaan dana Tugas Pembantuan (TP) untuk Pengembangan Sayuran Organik TA 2012. dengan tujuan memfasilitasi akses pasar dari produsen ke pedagang dengan menawarkan beberapa keunggulan pola pemasaran. 1) Pengembangan Sayuran Organik di Kabupaten Agam Agam mendapatkan dana TP sebesar Rp 260 juta. 2) Petani sebagai pemasok memperoleh harga pasar induk dan jaminan keamanan pembayaran dari produk yang dikirim. dan mendirikan beberapa pasar induk. dimana semua dananya sudah berada di rekening kelompoktani. Sayuran yang dikembangkan adalah bawang merah. karena ada kepastian pengiriman barang. pedagang dan konsumen. caisin. tinggal pelaksanaan fisik. dan slada air. seledri. i. 16 Juli 2012 00:00 . Tidak ada tipu muslihat diantara pelaku perdagangan. Para petani tenang berproduksi. 21 November 2012 02:24 Paskomnas hadir. 27 / 37 . Modal aman dan berkembang karena bebas kemplang 3) Pasokan terukur.

Direncanakan akan didirikan 4 STA senilai Rp 40 juta /unit. Dana Rp 100 juta sudah masuk dalam rekening kelompok. Sebagian besar dibuat benih dan sisanya dikonsumsi. Ada dua kelompoktani yang sudah diproses sertifikasi. Direncanakan Juli 2012 realisasi 90%. 2) Pengembangan Sayuran Organik di Kabupaten Tanah Datar Pengembangan sayuran organik tahun 2012 seluas 21 ha dengan 20 kelompok.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. Bibit bawang merah tahun 2011 sebanyak 500 kg sudah cocok ditanam di Kabupaten Agam. 3) Pengembangan Sayuran Organik di Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2011 terdapat 10 ha lahan sayuran organik. 16 Juli 2012 00:00 . Petani di Kabupaten Agam belum ada yang mampu mengeringkan bawang merah. Di Tanah Datar terdapat tiga Sub Terminal Agribisnis (STA). 4) Pengembangan Sayuran Organik di Provinsi Sumatera Barat Pemasyarakatan pertanian organik dilakukan bulan Februari – Desember 2012. yang dilaksanakan oleh 10 kelompok. 21 November 2012 02:24 Bibit bawang merah sebanyak 750 kg tahun 2012 sudah ditanam. Sudah melakukan CPCL dan SL-GAP.Terakhir Diupdate Rabu. dengan 28 / 37 . yang mengirimkan produk ke supermarkter sekitar termasuk Dumai dan Pekanbaru. Untuk itu ketua kelompoktani dikirim ke Brebes untuk belajar cara bertani bawang merah. Kegiatan yang belum dilakukan adalah pengadaan sarana prasarana pascapanen.

600 ton) e) Pameran (2 kali) f) Perjalanan Tenaga Ahli Pertanian Organik Rencana lokasi Sekolah Lapang Pertanian Organik ada 6 unit yaitu 1) Kelompoktani Giat Sejahtera Kec. Agam .000 batang) d) Penghargaan Produksi Tanaman Hasil Produk Organik (1. 21 November 2012 02:24 beberapa kegiatan. 16 Juli 2012 00:00 . Kamang Magek Kab.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. 3) Kel tan Dahlia N agari Tabek Patah Kec. 2) Kel tan Limbuti 1 kota Padang Panjang .Terakhir Diupdate Rabu. yaitu: a) Sekolah Lapang Pertanian Organik (Slapo 6 unit) b) Demplot Pertanian Organik (6 unit) c) Penyediaan bibit pestisida nabati (7. T anah Datar . Salimpaung Kab. 4) Kel 29 / 37 .

Terakhir Diupdate Rabu. 16 Juli 2012 00:00 . Dana untuk pengembangan sayuran organik sebesar Rp 650 juta. Lembaga Sertifikasi Organik (LSO) memiliki visi tersertifikasinya pertanian organik di Sumbar dengan target 10 sertifikat . Agam . 21 November 2012 02:24 tan Sederhana Nagari Kasang Kec. Pasbar .258 Milyar. B a t an g Anai Kab. dan 6) Kel tan Kubang Nan Duo Kec. Talu Kab. Baso Kab.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. P adang P a r ia man . 5) Kel tan Sumber Daya Nagari Kajai Kec. 5) Pengembangan Sayuran Organik di Kabupaten Dumai Dana bantuan tahun 2012 sebesar Rp 1. Sisanya adalah untuk pengembangan melon. 30 / 37 . Sertifikasi diberikan secara gratis dengan sumber dana dari APBN dan APBD.

21 November 2012 02:24 Kegiatan tahun 2012 dengan sumber dana dari APBD II (Kota Dumai) adalah: Pengembangan sayuran dan pembangunan shading net seluas 4 ha. 7) Pengembangan Sayuran Organik di Kabupaten Semarang 31 / 37 . Sarana prasarana sebanyak Rp 320 juta untuk 8 unit. 16 Juli 2012 00:00 . Kegiatan pengembangan sayuran melalui APBN Kota Dumai tahun 2012 adalah Pengembang an sayuran organik (2 ha). dan sudah mulai melakukan pencairan tahap I.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. masih dalam proses lelang (belum mendapat keputusan pihak ketiga). Dana bantuan sudah berada di rekening kelompoktani. SL sudah berjalan empat minggu dan sekarang masih berjalan. fasilitasi prasarana budidaya sayuran organik (1 unit) dan fasilitasi bantuan sarana prasarana pascapanen sayuran (8 unit).Terakhir Diupdate Rabu. Kegiatan Pengembangan Hortikultura melalui APBD I Provinsi Riau Tahun 2012 adalah Peng embangan sayuran organik dengan luas 2 ha. Perkembangan kegiatan tahun 2012 adalah: a) Pembangunan shading net dalam proses pengadaan barang dan jasa b) Pelaksanaan CPCL kelompok pelaksana pengembangan sayuran organik yaitu: Kelompoktani Bukit Mekar dan Maju Bersama 6) Pengembangan Sayuran Organik di Kabupaten Bintan Kegiatan pengembangan sayuran organik tahun 2012 adalah seluas 27 ha untuk lima kelompok dengan jumlah anggota 54 anggota/petani.

8) Pengembangan Sayuran Organik di Kabupaten Malang Tahun 2012 mendapat bantuan sebesar Rp 623. Ditargetkan akhir bulan Juli 2012 realisasi sebesar 91%. kacang panjang 4 ha dan bawang daun 2 Ha. yaitu tomat 4 ha. Realisasi fisik sudah mencapai 60%. Pengadaan yang dilakukan antara lain: motor roda tiga. 32 / 37 . Direncanakan bulan Oktober 2012 selesai dilakukan. Pelaksan aan kegiatan sayuran organik terdiri atas 3 komoditas.5 juta untuk areal seluas 20 ha yang berada di dua kecamatan yaitu Garang Ploso dan Krucon.-. 16 Juli 2012 00:00 . Wonggeduku. timbangan. Lokasi kegiatan adalah lahan konvensional. Fasilitasi sarana prasarana pascapanen sebanyak 9 unit yang masih dalam proses. Kelompoktani penerima kegiatan adalah “Suka Maju” yang berada di Desa Duriaasi Kec. target seluas 10 Ha dengan alokasi anggaran Bansos sebesar Rp. 9) Pengembangan Sayuran Organik di Kabupaten Konawe Tahun 2012 .Terakhir Diupdate Rabu. 100.000. packing house di kelompoktani Tranggulasi.000. dengan jumlah anggota 31 orang. Jenis usaha tani kelompoktani ini padi sawah dan sayuran. 21 November 2012 02:24 Pengembangan sayuran organik dilaksanakan oleh 10 kelompok yang saat ini sedang dalam proses tanam. dan berpengairan teknis. Kegiatan SL sudah dilaksanakan untuk komoditas sayuran sawi sendok. topografi datar. APBD turut mendukung pengembangan sayuran organik.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin.

Dan TP diantaranya digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana pascapanen sebanyak 10 unit. 11) Pengembangan Sayuran Organik di Kabupaten Tabanan Dana bantuan TP yang diterima Kabupaten Tabanan untuk pengembangan sayuran organik ad alah sebesar Rp 713. slada dan paprika.075 juta. 4) Punya dokumentasi . Tatacara Sertifikasi Pangan Organik oleh Ketut Sunarka (Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman/LeSOS) Persyaratan sertifikasi adalah: 1) Paham standar yang dianut.Terakhir Diupdate Rabu. Penggunaan dana TP diantaranya digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana pascapanen sebanyak 9 unit. Komoditas sayuran organik yang dikembangkan adalah kubis.87%. Penggunaan dana TP diperuntukkan bagi dua kelompok dengan total luas lahan adalah 19ha. Kabupaten Buleleng mendapatkan dana TP tahun 2012 untuk pengembangan sayuran organik sebesar Rp 733.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. j. 21 November 2012 02:24 10) Pengembangan Sayuran Organik di Kabupaten Buleleng Pengembangan sayuran organik di Kabupaten Buleleng berlokasi di Desa Pancasari. dan 5) Mendaftarkan diri untuk disertifikasi 33 / 37 . 16 Juli 2012 00:00 .92%.5 juta. 2) Paham tentang budidaya. Dana yang sudah terserap sampai akhir Juni 2012 sebesar Rp 321. 3) Punya sistim mana j emen/sistim mutu/panduan ICS . Kecamatan Sukasada yang terbagi dalam satu kelompoktani dengan luas lahan 31ha. Penyerapan dana TP sampai akhir Juni 2012 adalah sebesar Rp 162.770 juta atau sebesar 43. atau sebesar 26.5 juta.

Terakhir Diupdate Rabu. 2) Atas permintaan.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. 3) Proses selanjutnya operator melengkapi formulir permohonan dan mengembalikannya ke 34 / 37 . Prosedur inspeksi dan sertifikasi adalah: Permohonan awal sertifikasi à Pra inspeksi à Perhitungan biaya inspeksi dan sertifikasi à Tinjauan dokumen à Initial inspeksi (optional) à Inspeksi lapangan à Keputusan sertifikasi à Naik banding à Masa berlaku sertifikat à Inspeksi tahunan/survailance à Sertifikasi ulang (re-sertifikasi) Permohonan awal sertifikasi: 1) Langkah awal untuk mendapatkan sertifikat LeSOS adalah operator (orang yang bertanggung jawab) menghubungi LeSOS. 16 Juli 2012 00:00 . LeSOS mengirimkan dokumen-dokumen permohonan yang rinci termasuk formulir permohonan dan informasi mengenai pertanian organik serta persyaratan sertifikasi. 21 November 2012 02:24 .

operator menandatangani kontrak perjanjian sertifikasi dan inspeksi di atas materai Rp. NOP. maka operator harus membayar 50% biaya awal sertifikasi. LeSOS mengirimkan surat penawaran inspeksi dan sertifikasi . adalah selama 3 tahun dan setiap tahun dilakukan pemeriksaan . 4) LeSOS memberikan penjelasan atau informasi tambahan bila diperlukan.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. 6.Terakhir Diupdate Rabu. 35 / 37 . 2) Setelah menerima surat penawaran/kontrak. 21 November 2012 02:24 LeSOS.000. Pra inpeksi: 1) Setelah menerima formulir permohonan yang telah diisi. Setelah kontrak ditandatangani Direktur Eksekutif LeSOS. biaya sidang komisi. 16 Juli 2012 00:00 . biaya inspeksi. Sedangkan u ntuk standar Internasional (EU. Biaya sertifikasi meliputi: biaya administrasi. biaya Akomodasi dan s urvailance . Demeter) masa berlaku sertifikat selama satu tahun . Bio Suisse. Masa berlaku sertifikat untuk standar SNI Indonesia. dan operator menyetujui isi perjanjian termasuk biaya sertifikasi. salinan kontrak dikirimkan ke operator. Biaya tergantung standar sertifikat yang diambil.

Perlu ditinjau ulang standar pertanian organik yang ada agar dapat diikuti oleh pelaku. Memberikan intensif dan bantuan pada proses sertifikasi organik dan produknya seperti yang dilaku kan oleh LSO. 36 / 37 . 2. 4.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. 3. 21 November 2012 02:24 LeSOS melakukan inspeksi tahunan (terjadwal atau tidak terjadwal) untuk mengetahui konsistensi penerapan sistem pertanian organik operator. Tiga bulan sebelum masa berlaku sertifikat habis.Terakhir Diupdate Rabu. Proses pengajuan re-sertifikasi. 16 Juli 2012 00:00 . karena produk sayuran organik impor yang masuk ke Indonesia tidak diketahui apakah benar-benar diproduksi dengan standar yang sesuai. Rencana Tindak Lanjut 1. Budidaya organik akan dilaksanakan secara bertahap dimulai dari pengurangan penggunaan pestisida dan pupuk anorganik hingga pembudidayaannya tanpa bahan anorganik buatan. LeSOS akan menginformasikan kepada operator untuk melakukan perpanjangan sertifikat pertanian organik LeSOS. Prosesnya sama seperti inspeksi lapangan. seperti tahap awal pengajuan sertifikasi. Perlu dilakukan promosi produk dan edukasi konsumen dan petani tentang produk dan budidaya sayuran organik sejak awal.

7. Dalam UU Hortikultura produk organik masuk dalam kategori produk yang dihasilkan melalui budidaya ramah lingkungan dan kearifan lokal. Perlu pembinaan kepada petani yang lebih serius agar dia mau mengubah sistim bertaninya dari konvensional menjadi organik 3.Terakhir Diupdate Rabu.Koordinasi Pengembangan Sayuran Organik Oleh abdibiof Senin. hal ini menurunkan semangat pelaku sayuran organik yang telah dibina dan berkembang selama ini. Untuk mempercepat perkembangan pertanian organik perlu adanya penelitian. 37 / 37 . 16 Juli 2012 00:00 . 6. PMD. 4. dll) tetap dapat dilakukan oleh Ditjen Hortikultura di masa mendatang. Perlu ada insentif harga kepada petani organik karena dia sudah bersusah payah untuk menyediakan bahan makanan yang aman dikonsumsi.penelitian yang berkesinambungan dan perlu pelatihan-pelatihan tentang pertanian organik kepada petani dan petugas. Budidaya organik akan dilaksanakan secara bertahap dimulai dari pengurangan pestisida dan pupuk anorganik hingga pembudidayaannya tanpa bahan anorganik. 5. Peserta mengharapkan kegiatan dan fasilitasi pada pengembangan sayuran organik di sentra produksi potensial dan kepada pelaku usaha (champion. Peluang pasar organik di Bali cukup besar 2. 21 November 2012 02:24 Kesimpulan 1. Mulai tahun depan tidak ada lagi fasilitasi pengembangan sayuran organik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful