Anda di halaman 1dari 17

FUNGSI NON LINIER

Matematika Ekonomi , by Agus Sukoco, ST, MM. 2008

9/16/2008

Fungsi non linier


FUNGSI LINIER DAPT BERUPA FUNGSI KUADRAT DAN FUNGSI RASIONAL (FUNGSI PECAH)

slide Mat. Ekonomi Unnar 2

GRAFIK FUNGSI KUADRAT BERUPA PARABOLA GRAFIK FUNGSI RASIONAL BERUPA HIPERBOLA

9/16/2008

FUNGSI KUADRAT FUNGSI UMUM


TITK PUNCAK
DISKRIMINAN (D)

slide Mat. Ekonomi Unnar

Titik potong dg sumbu X, atau Y=0

MACAM-MACAM PARABOLA
I II

III

KARAKTERISTIK I a > 0 ; D>0 II a> 0 ; D = 0 III a> 0 ; D < 0 IV a < 0 ; D > 0 V a<0;D=0 VI a< 0 ; D < 0

IV

VI

Case 01 Fungsi Kuadrat Y = X2 8X + 12

Koordinat Titik Puncak

X = - -8/2*1 = 4

Carilah koordinat titik puncak dan Gambarkan Parabolanya

Y =-((-8)2 4*1*12)/4*1 = -(64 48)/4 = -4 Titik puncak (4, -4) Untuk X=0 , Y = 12

Titik Potong dengan sumbu X, Y = 0

0,12

(2,0)

4 (6,0)

X1 = 12/2 = 6 dan X2 = 4/2 =2

Latihan 1. Y = X2

FUNGSI PANGKAT TIGA


FUNGSI POLINOMIAL PANGKAT TIGA DENGAN SATU VARIABEL BEBAS DISEBUT FUNGSI KUBIK KURVA MEMPUNYAI DUA LENGKUNG (CONCAVE) YAITU LENGKUNG KEATAS DAN LENGKUNG KE BAWAH BENTUK UMUM

Y = a0 + a1X + a2X2 + a3X3

Contoh Grafik Fungsi Kubik

FUNGSI RASIONAL
KURVA FUNGSI RASIONAL BERBENTUK HIPERBOLA DAN MEMPUNYAI SEPASANG SUMBU ASIMTOT SUMBU ASIMTOT ADALAH SUMBU YANG DIDEKATI KURVA HIPERBOLA TETAPI TIDAK PERNAH MENYINGGUNG FUNGSI RASIONAL ISTIMEWA NG SERING DIPAKAI DALAM EKONOMI

FUNGSI XY = a KURVANYA ADALAH HIPERBOLA SEGIEMPAT DAN MEMPUNYAI SUMBU ASIMTOT, YANG SATU TEGAK BERIMPIT DENGAN SUMBU Y DAN SATU DATAR BERIMPIT DENGAN SUMBU X FUNGSI (X-h)(Y-k) = C MAKA h = SUMBU ASIMTOT TEGAK k = SUMBU ASIMTOT DATAR (h,k) = PUSAT HIPERBOLA C = KONSTANTA POSITIF

LINGKARAN
DEFINISI : TEMPAT KEDUDUKAN TITIK TITIK PADA SUATU BIDANG YANG MEMPUNYAI JARAK TERTENTU DARI SUATU TITIK YANG DISEBUT PUSAT. JARAK TITIK-TITIK TERSEBUT DARI PUSAT DISEBUT JARI-JARI LINGKARAN BENTUK UMUM AX2 + CY2+DX+EY+F=0 DIMANA A=C DAN TIDAK SAMA DENGAN NOL. A DAN C TANDANYA SAMA

BENTUK STANDAR PERSAMAAN LINGKARAN


(X-h)2 + (Y-k)2 = r2 DIMANA: (h,k) = pusat lingkaran r = jari-jari lingkaran Jika (h=0,k=0) maka pusat lingkaran berimpit dengan titik asal (0,0), Persamaan lingkaran menjadi X2 + Y2 = r2

Jari-jari lingkaran
Jika r2 < 0 , tidak ada lingkaran , jari-jari imajiner Jika r2 = 0, terdapat lingkaran berupa satu titik (jari-jari = nol) Jika r2 > 0, terdapat lingkaran

contoh
X2 + Y2-6X-8Y+16=0 1. Ubahlah ke dalam bentuk standar 2. Tentukan titik pusat dan jari-jari lingkaran 3. Gambarkan lingkaran tersebut

X2 + Y2-6X-8Y+16=0
7
(3,7)

a) Bentuk standar lingkaran (X-h)2 + (Y-k)2 = r2


X2 + Y2-6X-8Y+16=0 (X2 -6X+9) + (Y2-8Y+16)= 16+9+16 (X-3) 2 + (Y-4) 2 = 9

(3,4)

(3,1)

b) Titik pusat (3,4) dan Jari jari r2 =9, r = 3

FUNGSI ELIPS