Anda di halaman 1dari 12

RANCANGAN UKDI DENGAN KEWAJIBAN INTRENSHIP DAN REMEDIAL

Irawan Yusuf KOLEGIUM DOKTER INDONESIA

PENDAHULUAN
Menurut SK Mendiknas No. 045/U/2002 kompetensi adalah 'seperangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugastugas di bidang pekerjaan tertentu. Competency is a complex set of behaviors built on the components of knowledge, skills, attitude and competence as personal ability (Carraccio, et.al. 2002). Standar Kompetensi Dokter adalah standar output atau keluaran dari program studi dokter.

LANDASAN UKDI
Landasan filosofis: setiap kompetensi harus dinilai pencapaiannya. Landasan hukum: Undang-Undang RI Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Landasan operasional:
Menjadi ukuran pencapaian kompetensi bagi lulusan dokter, Menjadi acuan bagi institusi pendidikan untuk meningkatkankan mutu pendidikan.

PELAKSANAAN UKDI SAAT INI


Mulai dilaksanakan sejak tahun 2007. Dilaksanakan oleh KDI melalui Komite Bersama Uji Kompetensi Dokter Indonesia. Dilaksanakan diberbagai institusi yang mempunyai sarana dan prasarana yang memadai untuk menampung peserta.

PELAKSANAAN UKDI SAAT INI


Mulai dilaksanakan sejak tahun 2007. Dilaksanakan oleh KDI melalui Komite Bersama Uji Kompetensi Dokter Indonesia. Dilaksanakan diberbagai institusi yang mempunyai sarana dan prasarana yang memadai untuk menampung peserta. Positive impact: individual capacity (91%), institutional capacity (85%).

PERMASALAHAN DALAM PELAKSANAAN


Success rate masih rendah (65%). Nilai batas lulus (52) walaupun telah mengalami peningkatan masih perlu diperbaiki. Banyaknya jumlah dokter yang belum lulus UKDI yang perlu mendapat perlakuan khusus. Belum semua institusi pendidikan dokter menggunakan hasil UKDI untuk menata pengelolaan pendidikan di institusinya.

PENANGANAN MASALAH
Jangka pendek:
Menata pelaksanaan UKDI (kualitas dan jumlah soal, pelatihan, manajemen), Remedial.

Jangka panjang:
Menata penyelenggaraan pendidikan (misalnya melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan KBK), Ditjen Dikti menyelenggarakan HPEQ.

REMEDIAL
Tujuannya untuk menangani jumlah lulusan dokter yang belum lulus uji kompetensi. Dilakukan TOT bagi staf pendidik di FK untuk melakukan bimbingan bagi re-taker dengan mengacu kepada hasil UKDI masing-masing institusi. Telah diuji coba pada UKDI bulan Februari 2010. Hasilnya meningkatkan jumlah re-taker yang lulus dari <20% menjadi 48%. Diharapkan paling lambat akhir 2011 seluruh retaker akan selesai.

UKDI DIMASA DEPAN


UKDI akan mengalami berbagai perubahan dimasa depan dengan pertimbangan:
Hasil UKDI yang telah berlangsung sampai saat ini, Adanya internship, Penambahan penilaian pencapaian keterampilan klinik dengan Objective Structured Clinical Examination (OSCE), Ujian tulis berbasis komputer (Computer-based Testing (CBT)

UKDI PADA INSTITUSI


Tujuannya untuk pembinaan yang lebih intensif bagi lulusan yang tidak lulus UKDI. UKDI dilaksanakan setelah ujian tahap profesi selesai. Pelaksana oleh KDI (seperti ujian PPDS). Sertifikat kompetensi diberikan bersamaan dengan ijasah dokter. Beberapa permasalahan teknis dan administrasi akademik dan keuangan pada institusi harus menjadi perhatian. Perlu dukungan legal dari KKI sebelum pelaksanaan.

UKDI DENGAN KEWAJIBAN INTERNSHIP


Oleh karena keharusan bagi semua lulusan untuk mengikuti internship, maka KDI memberikan sertifikat kompetensi hanya untuk menjalankan internship. KKI mengeluarkan STR internship. Setelah internship KDI mengeluarkan sertifikat kompetensi untuk mendapat STR. Perlu dukungan legal dari KKI

TERIMA KASIH