Anda di halaman 1dari 21

TERJADINYA API DAN KEBAKARAN

JENIS KEBAKARAN

SUMBER PENYEBAB KEBAKARAN


-LISTRIK -KELALAIAN -KOMPOR -ROKOK -LAMPU MINYAK JUMLAH 175 117 26 20 4 242 KASUS KASUS KASUS KASUS KASUS KASUS

*) Sumber: Dinas Kebakaran DKI per 1 Juli 2003

NOTE: Penyebab utama kebakaran adalah listrik 60%.

INSTALASI LISTRIK & POTENSI KEBAKARAN

SALAH

BENAR

BENAR

SALAH

SALAH

3 SARANA PROTEKSI KEBAKARAN:

1. PROTEKSI AKTIF 2. PROTEKSI PASIF 3. PENGENDALIAN OLEH UNSUR PENGELOLA DAN PENGGUNA BANGUNAN

PROTEKSI AKTIF
Antara Lain: -Sprinkler -Smoke Detector -Head Detector -Alarm Bell -Hydrant -APAR -dll

PROTEKSI PASIF
Antara Lain: -Pintu/Tangga Darurat -Rambu Petunjuk -Gambar Denah -dll

PENGENDALIAN OLEH PENGELOLA DAN PENGGUNA GEDUNG


Antara Lain: -Pembentukan Balakar -Training atau pelatihan -Pemeliharaan dan perawatan
Adalah sistem yang paling lemah karena berkaitan dengan faktor kesadaran dan tanggung jawab.

Gedung tinggi sangat bergantung pada sistem proteksi ini, karena armada dinas pemadam kebakaran hanya mampu menjangkau max. 8 lantai.

TINDAKAN PEMADAMAN DAN PENYELAMTAN KEBAKARAN


-PENCARIAN SUMBER API

-PENGENDALIAN PENJALARAN API


-PEMADAMAN SUMBER API

-PENYELAMATAN JIWA

CARA MENGGUNAKAN APAR


1 2

CARA BEREVAKUASI
1. Secara Horizontal (Horizontal Evacuation) 2. Secara Vertical (Stairway Evacuation) 3. Tetap berdiam di dalam ruangan (Stay in Place)

TIPS BEREVAKUASI
-Segera menuju tangga darurat -Jangan pergunakan lift

-Tutup pintu dan jendela


-Pergunakan lampu senter -Berjalan cepat dan tertib -Dahulukan yang memiliki hambatan -Jangan pergunakan sepatu berhak tinggi

-Perhatikan rambu petunjuk


-Terus bergerak dan jangan berkerumun -Jangan masuk kembali kedalam gedung

SKENARIO LATIHAN EVAKUASI KEBAKARAN


-AWAL PERISTIWA KEBAKARAN -KEBAKARAN TIDAK TERTANGGULANGI -BANTUAN BARISAN PEMADAM KEBAKARAN (BPK) -SETELAH API PADAM

SKENARIO AWAL TERJADINYA KEBAKARAN


No. RENCANA TINDAKAN 1 Bp. . Pertama kali melihat adanya kebakaran di Lantai 7: - Segera mencari & menekan tombol alarm (Bel alarm berbunyi hanya terbatas pada lantai yang bersangkutan) - Melapor ke petugas ruang kontrol alarm di Ext. 6055/6032/6666. - Melakukan pemadaman dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang ada (bila mampu) 2 - Operator ruang kontrol alarm setelah menerima laporan kebakaran, segera melapor ke Chief W arden/Deputy Chief W arden (Bp. Abdilah) di Ext. 6035. - Kemudian mengecek lokasi kebakaran, dan membawa alat komunikasi (HT, Heat Set, dll) (Untuk di distribusikan kepada yang dianggap berkepentingan) 3 - Captain Floor lantai 7 melakukan koordinasi dengan anggotanya, dan - Memberi instruksi petugas Extinguisher untuk melakukan pemadaman. (Extinguisher Lantai 7 melakukan pemadaman dan petugas lainnya siaga) 4 - Chief W arden/Dep. Chief W arden memberi instruksi kepada Operator Sound System untuk: - Mengumumkan keseluruh penghuni gedung, bahwa telah terjadi kebakaran di lantai 7. (Menggunakan Sound System gedung yang ada di lantai 2/Ruang Teknisi) - Membacakan petunjuk praktis dalam menghadapi bahaya darurat kebakaran I, dan (Seluruh penghuni mendengarkan & mengikuti petunjuk) - Menginstruksikan kepada seluruh Captain Floor dan seluruh petugas lantai untuk menjalankan fungsinya masing-masing, kecuali Extinguisher langsung membantu pemadaman ke sumber api di lantai 7. (Seluruh petugas peran kebakaran dalam keadaan siaga penuh)

SKENARIO KEBAKARAN TIDAK TERTANGGULANGI


No. RENCANA TINDAKAN

1 Captain Floor lantai 7 melaporkan kepada Chief Warden/Dep. Chief Warden, bahwa api atau kebakaran tidak dapat ditanggulangi. 2 Chief Warden/Dep. Chief Warden menginstruksikan: - Operator R. Kontrol menghubungi Barisan Penanggulangan Kebakaran (BPK), Polisi, dan PLN untuk meminta bantuan. - Membacakan petunjuk praktis menanggulangi bahaya darurat kebakaran II. - Operator Ruang Kontrol Alarm untuk membunyikan General Alarm . (Saat General Alarm berbunyi, lift tidak berfungsi (dimatikan), aliran listrik dimatikan. Penerangan hanya di tangga darurat/emergency lamp menyala, seluruh penghuni bersiap berevakuasi) 3 Captain Floor di masing-masing lantai memimpin tugas anggotanya dan selalu berkomunikasi dengan Chief Warden/Dep. Chief Warden. (Seluruh petugas peran kebakaran lantai bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing) 4 Para Stair W arden dan Captain Floor memandu penghuni lantainya berevakuasi melalui tangga darurat, sambil menghitung jumlah penghuni dari lantainya yang berevakuasi. (Seluruh penghuni gedung mengikuti instruksi dari Stair W arden dan Captain Floor di tiap lantai) 5 Para Searcher di tiap lantai melaksanakan tugas memeriksa seluruh ruangan di lantainya. (Memeriksa jangan sampai ada orang yang tertinggal atau terkurung) 6 Para Petugas Evaluasi menghitung jumlah orang/penghuni dari lantainya masing-masing yang berada di tempat berhimpun, untuk dicocokkan dengan hasil penghitungan Stair W arden. (Seluruh penghuni bekerjasama dengan Petugas Evaluasi dalam proses penghitungan)

SKENARIO MENDAPAT BANTUAN BARISAN PEMADAM KEBAKARAN


No. RENCANA TINDAKAN

1 Pada saat BPK datang ke lokasi, Chief Warden/Dep. Chief Warden menyerahkan komando pemadaman kepada Pimpinan BPK. (Komando operasi pemadaman dipegang oleh pimpinan BPK).

SKENARIO SETELAH API PADAM


No. RENCANA TINDAKAN

1 Masing-masing petugas tiap lantai melapor kepada Captain Floornya. (Kebakaran sudah dapat dipadamkan) 2 Masing-masing Captain Floor melapor kepada Chief Warden/Dep. Chief Warden (Laporan berdasarkan data dari masing-masing anggotanya) 3 Chief Warden/Dep. Chief Warden membuat rekapitulasi laporan dari tiap Captain Floor. (Sebagai bahan pelaporan) 4 Chief Warden/Dep. Chief Warden menginstruksikan seluruh penghuni yang berada di tempat berhimpun untuk kembali ke tempat kerjanya atau membubarkan diri. (Operasi pemadaman dan penyelamatan telah selesai)

JOB DESC. FIRE WARDEN


CAPTAIN FLOOR
-Memimpin operasi pemadaman dan penyelamatan jiwa di lantainya. -Menerima perintah dan melaporkan jalannya operasi kepada Chief Warden/Deputy.

EXTINGUISHER
Memadamkan kebakaran pada tingkat awal dengan menggunakan APAR atau Hydrant yang ada di lantainya.

STAIR WARDEN
Memandu pelaksanaan evakuasi lewat tangga darurat setelah mendapat perintah dari Captain Floor.

SEARCHER
Memeriksa seluruh ruangan di lantainya, untuk memastikan seluruh penghuni telah Berevakuasi dan melaporkan kepada Captain Floor.

PETUGAS EVALUASI
Menghitung jumlah orang yang berevakuasi dari lantainya, kemudian meneliti ulang di tempat berhimpun.