Anda di halaman 1dari 6

Metode Romberg

Metode integral Romberg didasarkan pada perluasan ekstrapolasi Richardson untuk memperoleh nilai integral yang semakin baik. Perlu diketahu bahwa setiap penerapan ekstrapolasi Richardson akan menaikkan order galat pada hasil solusi sebesar dua:

misalnya, bila I(h) dan I(2h) dihitung dengan kaidah trapesium yang berorde galat O(h2), maka ekstrapolasi Richardson menghasilkan kaidah Simpson yang berorde O(h4), selanjutnya I(h)

dan I(2h) dihitung dengan kaidah Simpson , ekstrapolasi Richardson menghasilkan kaidah Boole, yang berorde alat O(h6). Tinjau kembali persamaan ekstrapolasi Richardson :

Misalkan I adalah nilai integral sejati yang dinyatakan sebagai :

Yang dalam hal ini,

Ak = perkiraan nilai integral dengan kaidah trapesium dan jumlah segmen n= 2k. Orde galat Ak adalah O(h2). Sebagai contoh, selang [a, b] dibagi menjadi 64 segmen :

Arti dari setiap Ak adalah sebagai berikut : A0 = taksiran nilai integral dengan menggunakan kaidah trapesium dan

pembagian daerah integrasi menjadi n = 20 = 1 buah segmen A1 = taksiran nilai integral dengan menggunakan kaidah trapesium dan

pembagian daerah integrasi menjadi n = 21 = 2 buah segmen A2 = taksiran nilai integral dengan menggunakan kaidah trapesium dan

pembagian daerah integrasi menjadi n = 22 = 4 buah segmen

= taksiran nilai integral

dengan menggunakan kaidah trapesium dan

pembagian daerah integrasi menjadi n = 26 = 64 buah segmen Tiga Ak pertama dilukiskan oleh gambar seperti di bawah ini

A0

A1

A2

Gunakan A0, A 1, A 2, ., Ak pada persamaan ekstrapolasi Richardson untuk mendapatkan runtunan B 1, B 2, ., Bk yaitu :

Jadi nilai I (yang lebih baik) sekarang adalah I = Bk + Dh4 + Eh6 + . . . dengan orde galat Bk adalah O(h4). Selanjutnya gunakan B1, B2,
. ,

Bk pada persamaan ekstrapolasi Richardson untuk

mendapatkan runtunan C1, C2, . , Ck, yaitu :

Jadi nilai I (yang lebih baik) sekarang adalah I = Ck + Eh6 + . . . dengan orde galat Ck adalah O(h6) Selanjutnya gunakan C2, C3,
. ,

Ck pada persamaan ekstrapolasi Richardson untuk

mendapatkan runtunan D3, D4, . , Dk, yaitu :

Jadi nilai I (yang lebih baik) sekarang adalah I = Dk + Eh8 + . . . dengan orde galat Dk adalah O(h8). Demikian seterusnya. Dari runtunan tersebut diperoleh table disebut table Romberg, sebagai berikut :

Contoh soal : 1. Hitung integral koma. Jawab : Jarak antar titik : h = (1-0)/ 8 = 0,125 Table titik titik didalam selang [ 0,1 ] dengan h = 0,125: dengan metode Romberg (n = 8). Gunakan 5 angka di belakang