Anda di halaman 1dari 10

Modul 10 Fisika Dasar II I. GELOMBANG Tujuan Instruksional Khusus Mahasiswa diharapkan dapat menganalisis Karakteristik gelombang mekanik II.

Materi : GELOMBANG 2.1 Persamaan Gelombang 2.2 Kecepatan Gelombang 2.3 Rapat Energi, daya dan Intensitas Gelombang 2.4 Superposisi Gelombang dan Efek Doppler

III. Pembahasan Gelombang memiliki sifat dualisme, yaitu dapat bersifat sebagai partikel dan gelombang. Oleh karenanya kita dapat membahasnya secara mekanik terlebih dahulu, agar mudah memahami kondisi fisis dari gerakan gelombang. Karakteristik gerak osilasi atau gerak yang berulang-ulang tersebut merupakan gerak yang bersifat periodik. Gerak gelombang sangat erat kaitannya dengan gerak osilasi. Gerakan gelombang hanya dapat diamati dari kondisi fisis yang terjadi. Kondisi fisis yang diakibatkan pada suatu titik menjalar dalam ruang, dan kemudian dapat dirasakan pada bagian lain, merupakan proses gerakan gelombang. Sifat fisis dapat berupa medan Elektromagnet, deformasi pada pegas, tekanan dalam gas, regangan pada benda padat dan lainnya. Ditinjau dari arah rambatnya gelombang dibedakan menjadi dua jenis ; a. Gelombang Transversal : arah rambatnya tegak lurus arah getar. b. Gelombang Longitudinal : arah rambatnya sama dengan arah getarnya. 2.1 Persamaan Gelombang Gelombang sering dinyatakan dalam bentuk fungsi sinusoida ( gambar 10.1 ), yaitu :

y = ASin
berubah dari 0 sampai 2 dalam waktu satu periode T. dimana

(10.1 )

=2 ft
NURHASANAH FISIKA II

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

= t dimana = 2 f atau dinyatakan sebagai berikut :

y = ASin

2 t = A sin 2ft T

( 10.2 )

y +A x

-A Gambar 10.1 Fungsi gelombang sinusoida

Frekuensi getaran adalah jumlah getaran yang dilakukan dalam setiap detik, maka ; f = 1/ T ( Hertz )

Amplitudo gelombang merupakan nilai maksimum simpangan suatu getaran. Dalam gelombang selain didefinisikan pula besaran yang disebut bilangan gelombang ( k ), dengan hubungan sebagai berikut :

k=

( 10.3 )

Gelombang yang merambat ke arah kanan sepanjang tali, dinyatakan sebagai berikut :

( x, t ) = A sin k (vt x )
dan yang bergerak ke kiri dinyatakan :

( 10.4 )

( x, t ) = A sin k (vt + x)
dapat ditulis sebagai berikut :

( 10.5 )

Panjang gelombang adalah jarak yang ditempuh gelombang selama satu periode,

= vT
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB NURHASANAH

( 10.6 )

FISIKA II

Dari persamaan ( 8.3 ) dan ( 8.6 ) diperoleh fungsi gelombang ke kiri sebagai berikut :

( x, t ) = A sin( +kx ) t
Dimana = kv 2.2 Kecepatan Gelombang

( 10.7 )

Berdasarkan perlu tidaknya medium untuk merambatkan gelombang, maka dibedakan menjadi dua jenis gelombang, yaitu gelombang elastik ( gelombang mekanik ) dan gelombang medan. Gelombang mekanik hanya dapat merambat dalam medium sedangkan gelombang medan tidak perlu medium untuk merambat, tetapi dapat juga tanpa medium. Beberapa persamaan kecepatan gelombang pada beberapa medium adalah sebagai berikut : 2.2.1 Kecepatan gelombang pada tali V= F/

Dimana = m / L Contoh 1 : Gelombang dengan amplitude 5 cm merambat ke kanan sepanjang tali yang memiliki rapat massa linier 15 gram/m dan gaya tegangan 20 Newton. Jika frekuensi gelombang 200 Hz pada saat mulainya titik yang dipilih sebagai pusat koordinat dengan simpangan 4 cm dan bergerak naik. Tentukan kecepatan gelombang dan fungsi gelombang Penyelesaian :

v=

F =

20 N = 36,5m / det 0,015

Fungsi gelombang

= A sin(t kx) , dimana k =

2f 2 (200 Hz ) = = = 10,96rad / m v 36,5 36,5m / det

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

NURHASANAH

FISIKA II

maka

= 5 sin( 400 t 10 ,96x )cm


RT M

2.2.2 Kecepatan pada medium Gas

v=
R T M

( 10.8 )

= tetapan gas = 8,314.103 J/mol.K = temperature dalam Kelvin = berat molekul rata-rata gas dalam satuan kg/mol

Contoh 2 : Gelombang bunyi dengan frekuensi 500 Hz melalui udara pada suhu 30 bertekanan 10
5 o

C dan

N/m2. Udara sebagai gas ideal memiliki berat molekul rata-rata 30

kg/mol dan = 1,4. Tentukan kecepatan dan panjang gelombang tersebut . Penyelesaian :

RT v= = M

(1,4)(8,314.103 (30 + 273) = 342,9m / det 30

v 342,9m / det = = 0,686m f 500 det 1

2.2.3 Kecepatan dalam medium padat

v=

Y
= = Modulus Elastisitas Kerapatan bahan

( 10.9 )

2.2.4 Kecepatan dalam medan elektromegnetik

v=

1
= permitivitas gelombang elektromagnetik

( 10.10 )

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

NURHASANAH

FISIKA II

permeabilitas medium gelombang elektromagnetik

2.3 Rapat Energi,Daya dan Intensitas Gelombang Rapat energi merupakan rapat energi linier (energi /satuan panjang ), rapat energi permukaan ( energi/satuan luas ), dan lainnya rapat energi volume ( energi/satuan volume ). Gelombang sering disebut sebagi getaran yang merambat dan energi gelombang adalah energi yang dimiliki getaran. Persamaan energi gelombang : Pada tali

1 2 A2 2

( 10.11 )

Pada bunyi

1 2 A2 2

( 10.12 )

Daya gelombang merupakan energi gelombang yang merambat tiap satuan waktu ( P ). Daya gelombang untuk satu dimensi

P = V =

1 2 A2 2 1 V 2 A 2 2

( 10.13 )

Daya gelombang tiga dimensi

P = V =

( 10.14 )

Contoh : Gelombang dengan panjang gelombang 30 cm dan amplitudo 1,5 cm bergerak sepanjang tali 20 m yang memiliki massa 100 gram dengan tegangan 15 newton. ( a ) Berapa energi total pada tali ? ( b ) Hitung daya yang ditransmisikan melalui suatu titik tertentu pada tali. Penyelesaian : = m / L = 0,01 kg / 20 m = 5 x 10 -4 kg/m.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

NURHASANAH

FISIKA II

V= =

F/ 15 N / 5 x 10 -4 kg/m = 173,2 m / dtk

Frekuensi sudut gelombang = 2 f = 6,28 ( v/ ) = 6,28 (173,2 m / dtk / 0,30 m) = 3625, 65 rad/dtk a. Energi gelombang total pada tali = 2 A2 x = (5 x 10 -4 kg/m)( 3625, 65 rad/dtk)2 (0,015 m ) 2( 20m ) = 14,79 joule b. Daya yang ditrasmisikan = 2 A2 v = (5 x 10 -4 kg/m)( 3625, 65 rad/dtk)2 (0,015 m ) 2 (173,2 m / dtk ) = 128,1 W

Pada gelombang tiga dimensi didefinisikan intensitas gelombang yaitu energi yang dirambatkan gelombang tiap satuan waktu tiap satuan luas yang dinyatakan sebagai berikut : I =P / A P = Daya gelombang A = Luas daerah yang dilalui gelobang Intensitas gelombang bunyi merupakan rasio terhadap intensitas bunyi ambang, yaitu Intensitas minimum gelombang bunyi yang masih terdengar jelas dan dinyatakan dengan besaran yang disebut Taraf Intensitas ( TI ). ( 10.15 )

I TI = 10 log dB Io
atau

( 10.16 )

I TI = log bell Io
Contoh 3 :

( 10.17 )

Gelombang bunyi dengan frekuensi 1500 Hz dari sebuah speaker dengan Intensitas di suatu titik sebesar 0,6 watt/m2. Jika rapat massa udara 1,6 kg/m3 dan temperature udara 30 o C, = 1,4 dan M = 30 kg/mol.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

NURHASANAH

FISIKA II

Tentukan : a. Amplitudo simpangan b. Taraf Intensitas di titik tersebut Penyelesaian : a. v =

RT (1,4)(8,314.103 )(303) = = 342,9 M 30

I =

1 2 A2 v 2 1 (1,6)( 342 ,9)( 2.1500 ) 2 A 2 2

0,6 =

A = 5 x10 6 meter
b. Taraf Intensitas

0,6 TI = 10 log 12 dB = 117,8dB 10


2.4 Superposisi Gelombang dan Efek Doppler Superposisi gelombang atau interferensi gelombang merupakan perpaduan dua atau lebih gelombang . Interferensi geombang bergantung pada beda fase antara gelombang-gelombang. Fungsi dua gelombang sebagai berikut : y1 = A sin ( kx t) dan maka y1 + y2 = A sin ( kx t) + A sin ( kx t + ) y2 = A sin ( kx t + ) dimana = beda fase

Jika beda fase nol, maka gelombang disebut sefase dan akan menghasilkan gelombang yang amplitudonya sebesar dua kali amplitudo masing-masing gelombang sebagai berikut : y1 + y2 = 2A sin ( kx t) , dimana = 0 ( 10.18 )

Jenis interferensi ini disebut interferensi konstruktif


PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB NURHASANAH

FISIKA II

Dan jika beda fase = 180 o , maka gelombang akan menjadi tidak sefase. Persamaan gelombang yang tidak sefase sebagai berikut : y1 + y2 = A sin ( kx t) + A sin ( kx t + ) = A sin ( kx t) - A sin ( kx t ) Atau y1 + y2 =0 = rad = 180 o

Jika gelombang berbeda fase sebesar 180 , maka gelombang akan saling meniadakan. Jenis interferensi ini disebut interferensi destruktif. y y

2A

Gambar 10.1 a. Kurva gelombang Interferensi destruktif 2.4.1 Gelombang Diam oleh Pemantul Bebas

Gambar 10.1.b. Kurva gelombang interferensi konstruktif

Medium pertama yang berbatasan dengan medium kedua dengan rapat massa nol dinamakan pemantul bebas. Jika kedua persamaan gelombang tersebut dinyatakan sebagai berikut : Jika dua gelombang dengan persamaan sebagai berikut : y1 = A sin ( kx t) dan y1 + y2 y2 = A sin ( kx + t ) maka jumlah kedua persamaan tersebut menjadi : = A sin ( kx t) + A sin ( kx + t ) ( 10.19 ) dan 2 = kx - t t dan Jika sin 1 + sin 2 = 2 cos (1 - 2 ) sin (1 + 2 ) 1 = kx + t maka diperoleh (1 + 2 ) = kx Jika disubtitusikan ke persamaan ( 10.19 ), maka diperoleh sebagai berikut :
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB NURHASANAH

(1 - 2 ) =

FISIKA II

Y (x,t ) = 2 cos t sin

kx

( 10.20 )

Dari persamaan tersebut menyatakan bahwa untuk titik sepanjang medium yang tidak bergetar memiliki amplitude nol atau disebut simpul, sedangkan titik yang bergetar dengan amplitude maksimum ( 2A ) disebut perut. Jika pada x = 0 dan sebagai berikut : Y ( x, t ) = 0 yaitu : Sin k L = 0 dimana nilai kn yang memenuhi adalah : kn L = n dimana n = 1,2,3,..............dst atau n n / 2 = L n = 1, 3 , 5 , ....... dst n = 1,3 ,5,........ dst ( 10.21 ) Jjika = 2 / k maka diperoleh persamaan : ( 2 / ) L = n Y menjadi maksimum atau minimum pada x = L . jadi nilai x = L merupakan perut. Terjadi , jika sin kn L = +1 atau kn L = n / 2 ( 2 L / n ) Contoh : Sebuah tali yang diikat pada ujungnya yang lain bergetar pada harmonik ke tiga. Fungsi gelombang adalah y ( x, t ) = 0,015 cos 189 t sin 0,262 x ( x= meter dan t = detik ). a. Berapa frekuensi getaran ? b. Berapa panjang tali ? Penyelesaian : a. b. = 189 rad/dtk L= f = / 2 = 189 rad/dt / 6,28 = 30,1 Hz 24 m, maka k = 0,262 m-1 , = 2 / k = 6,28 / 0,262 m-1= n n / 4 = 3 ( 24 m / 4 ) = 18 m =n/2 atau L= n n / 4 Bila dinyatakan dengan panjang gelombang, maka : pada x = 0 dan x = L Syarat tersebut hanya dipenuhi oleh nilai-nilai gelombang tertentu yang memenuhi , x = L maka diperoleh syarat batas pada fungsi gelombang

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

NURHASANAH

FISIKA II

Tugas-tugas 1. Gelombang transversal dengan laju 150 m/dtk pada kawat sepanjang 80 cm yang mengalami tegangan 550 N. Berapakah massa kawat . 2. Gelombang dengan frekuensi 200 Hz dan amplitudo 1 cm bergerak sepanjang tali 20 m yang memiliki massa 0,06 kg dan tegangan 50 N. a. Berapa energi gelombang total pada tali b. Hitunglah daya yang ditransmisikan pada tali. 3. Tali yang terikat hanya pada satu ujungnya bergetar dalam modus dasarnya. Fungsi gelombangnya y ( x, t ) = 0,02 sin 2,3 x cos 377 t ( x = meter dan t = detik ) a. Berapa panjang gelombang b. Berapa panjang tali

c. Berapa laju gelombang transversal pada tali.

Daftar Pustaka 1. Giancoli, Fisika 2 , Penerbit Erlangga,edisi ke lima, Jakarta,2001 2. Drs.Soeharto, Fisika Dasar II , Pt Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1995 3. Frederick J.Bueche,Fisika, Edisi ke delapan, Erlangga,1997 1. Sutrisno dan Tan Ik Gie, Seri Fisika, Fisika Dasar ITB, Bandung , 1979

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

NURHASANAH

FISIKA II

10