P. 1
2012mar_Daftar Pustaka

2012mar_Daftar Pustaka

|Views: 26|Likes:
Dipublikasikan oleh Jo Mahameru

More info:

Published by: Jo Mahameru on Feb 14, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2014

pdf

text

original

87 

 

DAFTAR PUSTAKA [Anonim]. 2011. Khasiat temulawak, kandungan tanaman temulawak bermanfaat untuk kesehatan dan pengobatan tradisional. [terhubung berkala] http://indonesia-liek.blogspot.com/2011/07/khasiat-temulawak-kandungan -tanaman.html [ 26 Juli 2011]. Abbas AK & Lichtman AH. 2004. Basic Immunology: Functions and dissorders of the immune system. Second edition. Philadelphia: Saunders, an imprint of Elsevier, Artanti GD. 2009. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan (acceptance) petani terhadap Produk Rekayasa Genetika. [Tesis]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Aziz N. 1995. Hubungan karakteristik petani dan aktivitas komunikasi dengan tingkat pengetahuan mereka tentang dampak perladangan dan pola pertanian menetap di Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat. [Tesis]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. [Balitbangkes] Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2008. Laporan Riset Kesehatan Dasar Nasional (RISKESDAS) 2007. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. . 2010. Laporan Riset Kesehatan Dasar Nasional (RISKESDAS) 2010. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Baratawidjaja KG dan Rengganis I. 2009. Imunologi Dasar Edisi ke-8. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Barus M. 2011. Human immunodefeciency. [terhubung berkala] http://repository. usu.ac.id/bitstream/123456789/30152/4/Chapter%20II.pdf [2 Februari 2012]. Bercault N, Boulain T, Kuteifan K, Wolf M, Runge I, & Fleury JC. 2004. Obesity-related excess mortality rate in an adult intensive care unit: a riskadjusted matched cohort study. Crit Care Med, 32:998-1003. Boynton A, Neuhouser ML, Wener MH, Wood B, Sorensen B, Chen-Levy Z, Kirk EA, Yasui Y, LaCroix K, McTiernan A, & Ulrich CM. 2007. Associations between healthy eating patterns and immune function or inflammation in overweight or obese postmenopausal women. Am J Clin Nutr, 86:1445–55. [terhubung berkala] http://www.ajcn.org. [7 Agustus 2011]

 

& Park KK. Nutrition and the immune system form birth to old age.pdf [3 Februari 2011] Chandra RK. Quek CK. Dhaliwal JS.88    Briawan D. 2004.2006.12. Xanthorrhizol inhibits 12-O-tetradecanoylphorbol-13-acetate-induced acute inflammation and two-stage mouse skin carcinogenesis by blocking the expression of ornithine decarboxylase. Calder PC & Kew S. 1992.id/slhi/22-%20Bab%2010_268_271. Balasubramaniam T.menlh. . Darwis SN.   . Kim HO. Institut Pertanian Bogor. p. 1996. 28(6):1224–1231 Commission Regulation EU. 9 Damayanti R.go. SNI 01-4320-1996. on nutrition and health claims made on foods. 30. 2008. cyclooxygenase-2 and inducible nitric oxide synthase through mitogen-activated protein kinases and/or the nuclear factor-kB. 2004. Reference range for lymphocyte subsets in a defined Malaysian population. Bogor: Sekolah Pascasarjana. OJ L 404. 2006. 17 Tahun 1992. 56. & Nasuruddin BA. Park JH. Bahan Tambahan Makanan. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional. . Kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kim MJ. Carcinogenesis. Seri Pengembangan No. Lee SK. 36:288-291. [Skripsi]. SNI 01-6993-2004. Tanaman Obat Famili Zingiberaceae. 1995. Efikasi suplementasi besi-multivitamin terhadap perbaikan status besi remaja wanita. Surakarta: Fakultas Farmasi. & Hasiyah S. 88. 2002. [Disertasi]. Bahan Tambahan Pangan Pemanis Buatan dalam Produk Pangan. Uji efek sediaan serbuk instan rimpang temulawak (curcuma xanthorrhiza roxb) sebagai tonikum terhadap mencit jantan galur Swiss Webster. 2007. 10: 268-71. Cermin Dunia Kedokteran. Regulation (EC) No 1924/2006 of The European Parliament and of the Council. S73 – S76. [terhubung berkala] http://www. [BSN] Badan Standardisasi Nasional. 1995. The immune system: a target for functional food? British Journal of Nutrition. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Status lingkungan hidup Indonesia 2005. European Journal of Clinical Nutrition. 2009. Suppl 3. Madjo Indo ABD. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional. Singapore Med J. Hwang JK. Chung WY. 2002. SNI 010222-1995. S165-S176. 2008. Gill HK. Minuman Serbuk Tradisional.

2005. French SA. Kelder SH. 2009. Nilai Antioksidan. dan PW Miniard. Jakarta: Binarupa Aksara. Dalam Prosiding Simposium Nasional Temulawak. 2006. Prospek Pemanfaatan Temulawak.php?option=com_content&task=view&id =139&Itemid=63 [16 Oktober 2011] Gomez R. Uji Klinis. Predictors of weight change over two years among a population of working adults: the Healthy Worker Project. Gomez-Reino J. Associations between physical activity and fat mass in adolescents: the Stockholm Weight Development Study. Kesehatan. dan Indeks Glikemik serta Pengaruh Stamina dari Konsumsi Sari dan Buah Kurma. Gie L. 1994. 11(3): 283 . Jakarta: CV Sagung Seto. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjajaran. Neovius M. & Sastroasmoro S. Adipokines in the skeleton: influence on cartilage function and joint degenerative diseases. 43. Pengantar Filsafat Ilmu. Jeffery RW. 2009.) Berbahan aktif xanthorrhizol (0. Harun SR. 1985. 1991.   . Engel JF. Int J Obes Relat Metab Disord. Forster JL. Am J Clin Nutr. & Januwati M. [terhubung berkala] http://apotekputer. Bulletin Penelitian Sistem Kesehatan. MAKARA. & Gualillo O. 1995.288. Lago F. 2008. Fakultas Ekologi Manusia. & Baxter JE. Linné Y. 2010. Sulaeman A. RD Blackwell.05%) untuk meningkatkan populasi limfosit t (>10%) pada orang dewasa obes. Dieguez C. Fatmah. Gitawati R & Handayani RS. penerjemah). Rimbawan. Perilaku Konsumen Jilid 2 (2nd ed. 11–18 Hardinsyah. 2000. Profil konsumen obat tradisional terhadap ketanggapan akan adanya efek samping obat tradisional. Dwiriani CM. Brage S. Briawan D.& Rössner S. McGovern PG. 10(1): 47-53. Efikasi ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). IPB. Journal of Molecular Endocrinology. 18:145–54. Yogyakarta: Liberty. 2008. Mattes RD. 81:355– 60. Dewi M. Respon imunitas yang rendah pada tubuh manusia usia lanjut. Putra ST.com/ma/index. 24:794–800. Int J Obes Relat Metab Disord. Hargono D. Eds). Dalam Dasardasar Metodologi Penelitian Klinis Edisi ke-3 (Sastroasmoro S dan Ismael S. Ekelund U. Uji Preferensi. Chair I. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat. (FX Budiyanto. Wareham NJ. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Liquid versus solid carbohydrate: effects on food intake and body weight.89    DiMeglio DP. & Aries M.

Imono AD.ugm. Bogor: Sekolah Pascasarjana. Laskin JD. Mufrod. Fakultas Pertanian. Visibility studi minuman instan ekstrak temulawak dan ekstrak mengkudu sebagai minuman kesehatan. Biosci. Abidi TF. Catur E. Boston. [Tesis]. USA: Little Brown and Company. 1997. 2007. 2009. J. Kennedy J. 71 (6). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk pengobatan sendiri dan pengembangan usaha di Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan. Rahardjo P. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjajaran. Immunostimulating Activity of Crude Polysaccharide Extract Isolated from Curcuma xanthorrhixa Roxb. Jakarta: Balai Pustaka. [Skripsi]. Herb and supplement use in the US adult population. 1985. Huang MT. 16(3):155 . 2005. & Hwang JK. Persepsi masyarakat terhadap manfaat kesehatan dan pengembangan produk minuman fungsional dari ekstrak daun hantap (Sterculia oblongata R. Pengaruh pemberian kombinasi minyak atsiri temulawak dan ekstrak kunyit dibandingkan dengan piroksikam terhadap angka leukosit cairan sendi penderita dengan osteoartritis lutut._16-3-2005-sudarsono. Universitas Negeri Semarang. Institut Pertanian Bogor.pdf [4 Maret 2011] Khomsan A. Istafid W. Kim YO. Cancer Research.farmasi. Universitas Sumatera Utara. ac. 1991.id/files/news/5.Clinthera. Kim AJ. 1428-1438   . Biotechnol. Epidemiology in Medicine. [terhubung berkala] http://linkinghub. Majalah Farmasi Indonesia. & Conney AH. 2011. Ferraro T. Inhibitory effects of kurkumin on in vitro lipoxygenase and cyclooxygenase activities in mouse epidermis. 2006. Semarang: Fakultas Teknik. Institut Pertanian Bogor. Dalam Prosiding Simposium Nasional Temulawak. Bogor: Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga. [terhubung berkala] http://mfi. 1985. Kertia N. Berbagai Macam Penggunaan Temulawak dalam Makanan dan Minuman. Herman AS. Sudarsono.elsevier.Brown) [Tesis]. 27(11): 1847-58. 813-9. Metode Pengukuran Pengetahuan Gizi. 2005. Karo-Karo U. 2000. Shim JS. & Asdie AH.com [20 Oktober 2011] Ketaren S. Lysz T. Pengantar Teknologi Minyak Atsiri. 51(3): p.161. Hennekens CH & Buring JE.90    Hendarini AT. Medan: Sekolah Pascasarjana. Biochem.

Komisi Penaggulangan AIDS. Bogor) [Skripsi]. Tanaka S.nih.gov/pubmed/ 12086400 [27 April 2011]. S66–S69. Min HY. Yamakawa T & Sekihara H. Priosoeryanto BP. 1243 – 1250. Andersen LF. 2. Suppressive effect of natural sesquiterpenoids on inducible cyclooxygenase (COX-2) and nitric oxide synthase (iNOS) activity in mouse macrophage cells. & Purwakusumah ED. Materia Medika Indonesia/MMI. Park KK. Marti A. Materia Medika Indonesia Jilid III. 2002. 56. J Environ Pathol Toxicol Oncol. 1998. Lee SK. [4 Maret 2011] Kosim L. The stability of soft drinks intake from adolescence to adult age and the association between long-term consumption of soft drinks and lifestyle factors and body weight. 2007. 62. OUTLINE-Analisis%20Situasi%20HIV%20dan%20AIDS%20di%20Indo nesia. BIOSCIENTIAE. T lymphopenia in obese diabetic (db/db) mice is nonselective and thymus independent. Laporan penelitian.icaap9. 2005. Bogor: Jurusan Teknologi Industri Pertanian. Marcos A. 2003. 2009. Lamas O. Fakultas Teknologi Pertanian. obesity reviews. & Martínez JA. Kvaavik E.tripod. Nomor 1. & Hwang JK. Kuntorini EM. Changes in the immune system are conditioned by nutrition. Sekigawa K. Suppl 3. [27 April 2011] Kurniawan DA. & Klepp KI. Chung WY. [terhubung berkala] http://www. S42–S45. Situasi HIV dan AIDS di Indonesia. Hong CH. Huh SK. Januari 2005 [terhubung berkala] http://bioscientiae. 2002. Nova E & Montero A.91    Kimura M. Volume 2. Obesity and immune function relationships. Suppl 1. 21(2):141-8. [terhubung berkala] http://www. Potensi Temulawak Testandar Untuk Menanggulangi Flu Burung. 131–140   . Martí A. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.org/uploads/200907281232220. 2001. LPPM IPB. Obessity and immunocompetence. 2005. Isoda F. Institut Pertanian Bogor. European Journal of Clinical Nutrition.com.) (Studi kasus di PD Nanjung. Bogor: Pusat Studi Biofarmaka. Analisis perilaku dan preferensi konsumen minuman ringan temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.ncbi. Public Health Nutr. & Martinez JA. Kim SS. 1979. Oh OJ. 2002. 57. Botani ekonomi suku zingiberaceae sebagai obat tradisional oleh masyarakat di Kotamadya Banjarbaru. European Journal of Clinical Nutrition. 8:149 –57. Marcos A.nlm.pdf. Life Sci.

Rahardjo M & Rostiana O.92    Matarese G. kunyit dan temulawak. Diet. 11(1): 7– 14. Institut Pertanian Bogor. Natural killer cells in obesity: Impaired function and increased susceptibility to the effects of cigarette smoke. Cawood TJ. SOP budidaya jahe. Lynch L. Astrup A. Leptin and the immune system: how nutritiomal status influences the immune response. 1999. Moller AC. 2003. Fakultas Teknologi Pangan. 1989. [26 Juli 2011].unpad.16.id/moelyono/2007/09/21/temulawak-ikon-obatherbal -indonesia/. 2010. O’Farrelly C. Sucrose compared with artificial sweeteners: different effects on ad libitum food intake and body weight after 10 wk of supplementation in overweight subjects. dan ukuran bahan terhadap rendemen dan mutu oleoresin temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb. Essential Immunology Tenth Edition. dan pengaruh susu probiotik (Enterococcus faecium IS-27526) (MEDP) terhadap respon imun IgA lansia [Disertasi]. 1999. Circular Balittro. kencur. Rahmat ES dan Setianingrum. 2000. Pengaruh jumlah pelarut. Ria EB. 43h. 2008. 2002. Bogor: Jurusan Teknologi Industri Pertanian. 99. lama ekstraksi.litbang. No. ikon obat herbal Indonesia? [terhubung berkala] http://blogs. Obesity. PLoS ONE. 5(1): e8660. Bogor: Sekolah Pascasarjana. Obesity and mortality in critically ill adults: A systematic review and meta-analysis.id/Buku%20laporan%20penelitian%201997-2006/21pengaruh_ekstrak_temu_lawak. Am. 2007.go. Nieman DC. European Cytokine Network. Butterworth DE & Fagoaga OR. status gizi. konsumsi makanan. O’Shea D. aktivitas fisik. Massachusets. Ekkens M. 2006. 76:721–9.) [Skripsi].risbinkes. [26 Desember 2011]. Aspek psiko social. J. Oliveros H & Villamor E. Henson DA. Bogor. Temulawak. Pengaruh Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) untuk Meningkatkan Nafsu Makan pada Penderita Anoreksia Primer [terhubung berkala] http://www. Moelyono.   . Assoc. 16(3). Institut Pertanian Bogor. Influence of obesity on immune function. Utter AC. 515 – 521. Vasilaras TH.ac. Roitt IM & Delves PJ. 2001.depkes. 294 – 299.htm. Am J Clin Nutr. Nehlsen-Cannarella SL. Raben A. Rusilanti. USA: Blackwell Publishing Inc.

1997.doc [13 Agustus 2010] Sumarwan U. Ginting EI.). 2008. Sayed DM. 34–40. Interactions between nutrition. The Sahlgrenska Academy at the University of Gothenburg. Eds). Studi validasi indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap profil lipid pada pasien rawat jalan di Poli Jantung RSUP Dr. Cytopathol. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 1985. & Hussein AARM. Mulayono MW. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Septina T. & Hartriyanti Y. obesity. Suwiah A. 2007.com/. 17(2)./efek-sinar-ultraviolet-terhadap-kandungan-total-mikroba-dan-vita min-c-sari-buah-jeruk-nipis. Bul. Purba M. 2010.wordpress. Sumiaty. Lampung: Jurusan Teknologi Pasca Panen. & Muhatdi A. Pengaruh perlakuan bahan dan jenis pelarut yang digunakan pada pembuatan temulawak instan (Curcuma xanthorrhiza Roxb.. 53–58. EL-Attar MM. Pengaruh kehalusan bahan dan lama ekstraksi terhadap mutu ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) [Skripsi]. Minuman berkhasiat dari temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb. Department of Physiology. 2009. Suharyono AS. Pemilihan Subyek Penelitian.. Bogor: Jurusan Teknologi Industri Pertanian. Strandberg L. 2006. Jakarta: CV Sagung Seto. 1995. Institut Pertanian Bogor.files. Fakultas Teknologi Pertanian. Efek Sinar Ultraviolet terhadap Kandungan Total Mikroba dan Vitamin C Sari Buah Jeruk Nipis. 1991. Suryati HA. 2009. Ma’mun. Institut Pertanian Bogor. Jakarta: Ghalia Indonesia. Gothenburg. Universitas Lampung. 7(1). Sembiring BB. Jakarta: Yayasan Pengembangan dan Pemanfaatan Obat Bahan Alam. Sidik. Fakultas Teknologi Pertanian. Fakultas Pertanian.93    Sastroasmoro S. Evaluation of flow cytometric immunophenotyping and DNA analysis for detection of malignant cells in serosal cavity fluids.) terhadap rendemen dan mutunya [Skripsi].   . Berbagai macam penggunaan temulawak dalam makanan dan minuman. 2003. Sardjito Yogyakarta. Dalam Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis Edisi ke-3 (Sastroasmoro S dan Ismael S. Littro. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjajaran. [terhubung berkala] uppmpolinela. and the immune system [Doctoral thesis].). institute of Neuroscience and Physiology. Bogor: Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi. Sweden: Section of Endocrinology. 37 (7) : 498-504. Dalam Prosiding Simposium Nasional Temulawak.

Kementerian Pertanian RI. Threats to validity of research design. Bacon MC. Tien PC. Feldman J.int/csr /disease/swineflu/notes/h1n1_clinical_features_20091016/en/index. Fennie K. 1990. 2002. Cohen MH. 51:963–9. 1987. Fakultas Teknologi Pertanian. Tordoff MG & Alleva AM. Jakarta: PT Mediyatama Sarana Perkasa. Pengaruh nisbah bahan baku-pelarut dan suhu ekstraksi terhadap kandungan xanthorrhizol dalam oleoresin temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb. Metabolism. . Clinical features of severe cases of pandemic influenza Pandemic (H1N1) 2009 briefing note 13 [terhubung berkala] http://www. Vander A. NL Nisly & RB Wallace.com/teaching/WBI/threat. Jakarta: Gramedia Pustaka. Am J Clin Nutr. Womack J.who. Tanaka MJ.shtml [1 November 2011] Yulianti NP. 2007. dan Sardina A. Zimmerman MB. Rachmat S. Human Physiology: The Mechanism of Body Function. & Minkoff H. Institut Pertanian Bogor. Massachusetts: McGraw-Hill Companies Inc. Said G. 2010. Sherman J. & Luciano D.creative-wisdom.html [1 Agustus 2011] Winarno FG.  Yu Ch dan Ohlund B.) [Skripsi]. 2008. [terhubung berkala] http://www. Obesity and immune cell counts in women. 56(7): 998–1004. [WHO] World Health Organization. Effect of drinking soda sweetened with aspartame or high-fructose corn syrup on food intake and body weight. 7th Edition. Bogor: Departemen Teknologi Industri Pertanian. 2010. Boston. 1987.94    Taib G. WHO guidelines on good agricultural and collection practices (GACP) for medicinal plants. Shin JH. Patterns of natural herb use by Asian and Pacific Islanders. & Wiraatmadja S. Ethnicity & Health. Geneva: WHO. 2003. Bogor: Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. 2010.   . Gryzlak BM. Operasi Pengeringan pada Pengolahan Hasil Pertanian. Plasma nutfah Tanaman Temutemuan dalam Pengembangan Penelitian Plasma Nutfah Tanaman Rempah dan Obat. Anastos K. Kimia Pangan dan Gizi. 1998. 13(2): 93-108 Taryono ME.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->