Anda di halaman 1dari 6

BAB II METODOLOGI PERCOBAAN II.1 Variabel Percobaan 1. Larutan : KOH 2. Konsentrasi larutan: 0,012N; 0,09N; 0,06N; 0,06N. 3.

Inhibitor : NaNO3 1 N 4. Logam : Seng berbentuk segitiga siku-siku II.2 Bahan yang Digunakan 1. KOH 2. NaNO3 3. Aquadest II.3 Alat yang Digunakan 1. Spatula 2. Beaker Glass 3. Gelas Arloji 4. Labu Ukur 5. Gelas Ukur 6. Timbangan Elektrik 7. Botol Air Mineral II.4 Prosedur Percobaan 1. Menyiapkan sampel logam seng berbentuk segitiga siku-siku.

II-1

II-2 Bab II Metodologi Percobaan

2. Membersihkan

permukaan berbentuk segitiga siku-siku.

logam

seng

3. Mengukur dimensi logam seng berbentuk


segitiga siku-siku yaitu diameter (D), tinggi (t) dan tebal (t).

4. Menimbang

masing-masing logam berbentuk segitiga siku-siku tersebut.

seng

5. Membuat larutan KOH dengan konsentrasi


yang telah ditentukan yaitu 0,012 N; 0,09 N; 0,06 N; 0,03N.

6. Memasukan

empat sampel logam seng berbentuk segitiga siku-siku tersebut ke dalam masing-masing larutan, dengan cara merendam seluruh bagian logam dalam botol yang mengandung larutan KOH sesuai dengan masing-masing konsentrasi dengan penambahan 3 tetes inhibitor. empat sampel logam seng berbentuk segitiga siku-siku sisanya ke dalam masing-masing larutan, dengan cara merendam seluruh bagian logam dalam botol yang mengandung larutan KOH sesuai dengan masing-masing konsentrasi tanpa penambahan inhibitor. berbentuk segitiga siku-siku dan larutan KOH saat 24 jam dan 96 jam setelah percobaan.

7. Memasukan

8. Mengamati perubahan visual dari logam seng

9. Mengangkat logam seng berbentuk segitiga


siku-siku dari larutan KOH saat 24 jam dan 96 jam setelah percobaan, kemudian
Laboratorium Teknik Korosi Program studi DIII Teknik Kimia FTI-ITS

II-3 Bab II Metodologi Percobaan

mengeringkan dan mengukur kembali dimensi logam serta menimbang beratnya. 10.Menghitung MPY logam tersebut.

II.5 Diagram Alir Mulai Menyiapkan sampel logam seng berbentuk segitiga siku siku Membersihkan permukaan logam seng berbentuk segitiga siku-siku Mengukur dimensi logam seng berbentuk segitiga siku-siku yaitu diameter (D), tinggi (t) dan tebal (t). Menimbang masing-masing logam seng berbentuk segitiga siku-siku tersebut Membuat larutan KOH dengan konsentrasi yang telah ditentukan yaitu 0,03 N; 0,06 N;

Laboratorium Teknik Korosi Program studi DIII Teknik Kimia FTI-ITS

II-4 Bab II Metodologi Percobaan

Memasukan empat sampel logam seng berbentuk segitiga siku-siku tersebut ke dalam masing-masing larutan, dengan cara merendam seluruh bagian logam dalam botol yang mengandung larutan KOH sesuai dengan masing-masing konsentrasi dengan penambahan 3 tetes inhibitor A

Memasukan empat sampel logam seng berbentuk segitiga siku-siku sisanya ke dalam masing-masing larutan, dengan cara merendam seluruh bagian logam dalam botol yang mengandung larutan KOH sesuai dengan masing-masing konsentrasi tanpa penambahan Mengamati perubahan visual dari logam dan KOH saat 24 jam dan 96 jam setelah percobaan Mengangkat logam dari larutan KOH saat 24 jam dan 96 jam setelah percobaan, kemudian mengeringkan dan mengukur kembali dimensi logam serta menimbang beratnya

Laboratorium Teknik Korosi Program studi DIII Teknik Kimia FTI-ITS

II-5 Bab II Metodologi Percobaan

Seles ai

II.6 Gambar Alat

Beaker Glass

Gelas Arloji

Spatula
Laboratorium Teknik Korosi Program studi DIII Teknik Kimia FTI-ITS

Gelas Ukur

II-6 Bab II Metodologi Percobaan

Keterangan: 1. Penunjuk massa 2. Tempat menimbang 3. Tombol onoff Timbangan Elektrik Labu Ukur Botol Air Mineral Botol Air Mineral

Laboratorium Teknik Korosi Program studi DIII Teknik Kimia FTI-ITS