Anda di halaman 1dari 22

TUGAS TERSTRUKTUR PERENCANAAN UNIT PENGOLAHAN INDUSTRI TEMPE BERSKALA NASIONAL

Dosen Pengampu: Dr. Ir. Sudarminto Setyo Yuwono, M App.Sc.

Disusun oleh: Miptakhul Hudha 105100101111027 ( Kelas D )

JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012

BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Indonesia merupakan negara produsen dan konsumen tempe terbesar di dunia. Sebanyak 50% dari konsumsi kedelai Indonesia diperoleh dalam bentuk tempe. Konsumsi tempe rata-rata pertahun di Indonesia saat ini sekitar 6,45 kg/orang. Sebagai sumber bahan pangan, tempe merupakan salah satu makanan pokok yang dibutuhkan oleh tubuh. Tempe merupakan bahan makanan hasil fermentasi kacang kedelai atau jenis kacangkacangan lainnya menggunakan jamur Rhizopus oligosporus dan Rhizopus oryzae. Tempe umumnya dibuat secara tradisional dan merupakan sumber protein nabati. Tempe

mengandung berbagai nutrisi yang diperlukan oleh tubuh seperti protein, lemak, karbohidrat, dan mineral. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat gizi tempe lebih mudah dicerna, diserap, dan dimanfaatkan tubuh(Kasmidjo, 1990). Tempe memiliki beberapa keunggulan dibandingkan kacang kedelai. Pada tempe, terdapat enzim-enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe selama proses fermentasi, sehingga protein, lemak dan karbohidrat menjadi lebih mudah dicerna. Kapang yang tumbuh pada tempe mampu menghasilkan enzim protease untuk menguraikan protein menjadi peptida dan asam amino bebas (Astawan, 2008). Tabel Komposisi kimia tempe Komposisi Air (wb) Protein kasar (db) Minyak kasar (db) Karbohidrat (db) Abu (db) Serat kasar (db) Nitrogen (db) Sumber : Cahyadi (2006). Jumlah 61,2 % 41,5 % 22,2 % 29,6 % 4,3 % 3,4 % 7,5 %

Dengan demikian melihat kebutuhan masyarakat akan tempe serta kandungan nutrisi tempe sangat tinggi. Maka usaha tempe menjadi salah satu peluang bisnis yang sangat berpotensi untuk di kembangkan.

BAB II TAHAP TEKNIS PERENCANAAN A. Pengembangan Konsep dan Definisi Pemilihan Product yang ingin di buat : 1. Tempe, Tahu, Kecap, Susu Kedelai. 2. Daftar Parameter : - Pasar - Daya Tahan - Biaya - Keuntungan - Kebutuhan Tenaga Kerja - Bahan Baku - Limbah

TABEL KEPUTUSAN Parameter Bobot Pasar 20 % Daya Tahan 14 % Biaya 16 % Keuntungan 22 % Kebtuhan 15 % Tenaga Kerja Limbah 13 % Jumlah 100 % *Rentang Nilai 1 10 Tempe 180 126 128 132 105 9 9 8 6 7 Tahu 120 98 128 132 120 6 7 8 6 8 Kecap 100 140 96 198 135 5 10 6 9 9 Susu Kedelai 140 7 84 6 144 9 154 7 105 7

117 788

78 676

78 747

104 731

Dari Tabel Keputusan di atas terlihat Tempe memiliki nilai yang tertinggi yaitu 788 sehingga dapat di putuskan Produk yang akan di buat adalah Tempe. Karena, produk tempe merupakan produk pangan yang selama ini di gemari masyarakat namun selama ini proses produksi dan pemasarannya hanya bersifat tradisional. Pemilihan Lokasi Pendirian Pabrik/ Tempat Produksi. 1. Lokasi : Perkotaan, tengah sawah, kampung. 2. Daftar Parameter - Ketenangan - Pembuangan Limbah - Transportasi - Ketersediaan Air, BBM & Listrik - Bahan Baku - Pasar - Kebutuhan Tenaga Kerja

Tabel Keputusan Parameter Pasar Pembuangan Limbah Transportasi Ketenangan Kebtuhan Tenaga Kerja Bahan Baku Ketersediaan Air, BBM & Listrik Jumlah *Rentang Nilai 1 10 Bobot 13 % 10 % 14 % 16 % 10 % 19 % 18 % 100 % Perkotaan 104 50 84 80 70 114 162 664 8 5 6 5 7 6 9 Tengah Sawah 78 90 70 128 60 152 90 668 Perkampungan 6 9 5 8 6 8 5 91 80 84 112 70 133 144 714 7 8 6 7 7 7 8

Dari Tabel Keputusan di atas menunjukan Lokasi Produksi Tempe di Perkampungan meiliki nilai tertinggi yaitu 714. Sehingga dapat di putuskan lokasi pendirian pabrik di perkampungan. Lokasi di perkampungan memiliki suasana yang tenang sehingga sangat sesuai untuk di jadikan tempat Industri Tempe, namun dalam pemasaran Tempe tetap menyeluruh yaitu meliputi perkampungan/ pedesaan dan perekotaan.

B. Pengembangan Diagram Alir Proses 1. Diagram Alir Proses (1 Kali produksi)

Kedelai 500 Kg

Di Rendam (1 malam) 562,5 kg Kg Kedelai Rendaman Di Rebus (900C) Kedelai Rebus 818,18 Kg (Selama 2 jam dengan 5 Drum (150 Kg) ) Air Untuk Pemisah Limbah Di Kupas Kulit Arinya (Selama 3 jam dengan 7 mesin) Di Kering anginkan ( selama 1 jam ) 1,95 Kg Ragi Tempe Di campurkan (menjadi 691,95 kg) (Proses selama 1 jam dengan 7 mesin mixer) Di Cetak/ Di Bungkus (2768 bungkus@250 gr) (Proses 1 menit @ bungkus jadi 6 jam dengan 8 pekerja) Di tata di Rak (1 jam) Di Ragikan/ fermentasi (2 malam) ( 450C) Kulit + Air 65,45 kg

2768 bungkus Tempe @ 250 gr

2. Neraca Massa 1. Perendaman Air 100% (900kg) Kedelai 500 Kg K.Air 10% Rendam Kedelai Rendaman K.A 20%

Air Sisa Rendaman 181.25 kg N. Air : 500x0.1+A = 0.2 Kedelai Rendam 50 + A = 0.2 kedelai Rendam NT :K +A = K.Rendam 150 + A = K.Rendam A = K.Rendam 500 50 + K.Rendam500 = 0.2 K.Rendam -450 = - 0.8 K.Rendam K.Rendam= 562,5 Kg Masuk Keluar - Kedelai 500 kg - Kedelai Rendaman 562,5 kg - Air 900 kg - Sisa Air Rendaman 837,5 kg Total 1400 kg 2. Perebusan Air 100% 300 kg Kedelai Rendam 562,5 kg K.A 20% Perebusan Kedelai Rebus K.A 45 % Total 450 kg

Air Sisa Rebusan N. Air : 562,5 x0.2+A = 0.45 Kedelai Rendam 112,5 + A = 0.45 kedelai Rendam NT :K +A = K.Rendam 562,5 + A = K.Rendam A = K.Rendam 562,5 112,5 + K.Rendam562,5 = 0.45 K.Rendam -450 = - 0.55 K.Rendam K.Rebus = 818,18 Kg Masuk Kedelai Rendam 562,5 Kg Air 900 kg Total 1462,5 kg Keluar Kedelai Rebus 818,18 kg Sisa Air Rebusan 644,32 kg Total 1462,5 kg

3.

Pengupasan Kulit Ari Kedelai Matang Di Kupas 818,18 kg K.A 45% Kedelai Kupas K.A 45%

Kulit Ari 8 % NT = Kedelai Matang = Kulit Ari + Kedelai Kupas 818,18 kg = 0.08 x 818,18 kg + Kedelai Kupas Kedelai Kupas = 818,18 kg 65,45 kg = 752,72 kg

Masuk Kedelai Matang 818,18 kg

Keluar Kedelai Kupas 752,72 kg Kulit Ari 65,45 kg Total 818,18 kg

Totsl 818,18 kg
4. Kering Anginkan/ Pendinginan Uap + air Hilang

Kedelai Kupas 752,72 kg K.A 45%

Di Kering Anginkan Kedelai Kering Anginkan K.A 40%

NT

: Kedelai Kupas = Uap + Kedelai Kering Anginkan 752,72 kg = Uap + Kedelai Kering Anginkan Uap = 752,72 kg - Kedelai Kering Anginkan

N. Air : 752,72 kg x0.45 =Uap x 1+ 0.4 x Kedelai Kering Anginkan 338,72 kg = 752,72 kg - KKA +0.4 x KKA 414 = 0,6 KKA KKA = 690 Kg Masuk Kedelai Kupas 752,72 kg Keluar KKA 690 kg Uap Air 62,72 kg

Total 752,72 kg
5. Pencampuran Ragi Ragi atau 1,95 Kg KKA Mixing Kedelai Ragi + Ragi = Kedelai Ragi

Total 752,72 kg

690 kg
NT : KKA

690 kg+1,95 kg = 691,95 kg

Masuk KKA 690 Kg Ragi 1,95 kg

Keluar Kedelai Ragi 691.95 kg

Totsl 691,95 kg
6. Fermentasi Kedelai Ragi Fermentasi Tempe

Total 691,95 kg

Masuk - Kedelai Ragi 691,95 kg 691,95 kg Total 691,95 kg

Keluar - Tempe 691,95 kg

691,95 kg

Total 691,95 kg

3. Neraca Panas 1. Perebusan


Uap Kedelai Rebus kedelai Matang 168.75 kg

Panas Yang di berikan 90 C Masuk (KJ) Keluar (KJ)

Entalpi Kedelai Rebus Panas di berikan Total

45562,5

Entalpi Kedelai Matang

99407,25

700206 745768.5

Entalpi panas yang hilang Total

646361,25

745768.5

Panas In : a. Entalpi Kedelai Rebus= m. c . T = (168,75) x (4,5) x (90-30) = 45562,5 KJ b. Panas yang diberikan = mair . = mair . (Hg-Hf) = 300 x (2627-292,98) = 700206 KJ Panas out : a. Entalpi Kedelai Matang = m. c . T = (245.45) x (4,5) x (90) = 99407,25 KJ b. ntalpi Panas Hilang = Entalpi Total Entalpi Kedelai Rebus = 745768.5 99407,25 KJ = 646361,25 KJ

C. Perencaan Utilitas Perairan dan Listrik Perusahaan 1. Perencaan Pemenuhan Kebutuhan Air Dalam pemenuhan kebutuhan air dalam Industri Tempe yang di pergunakan untuk proses, Sanitasi, dan lain lain menggunakan Air dari sumber sendiri atau Pompa Listrik. Kedalaman Pengeboran = 35 meter Diameter pipa 0,3 meter Ketinggian pada penampungan 10 meter 3 belokan Total pipa keseluruhan 70 meter 0,5 meter

10 meter

24,5 meter

Kedalaman Pipa ke tanah 35 meter. Perhitungan : K. Sambungan : 0,12 x 26 = 3,38 K. Knee : 0,74x4 =2,96

Total 6,34 = 7

V= Q/A = 0,0001 m3 / s = 7x 10-6 m/s (0,15)2 m2 EK = K.V2/2 = 7. 7x10-6 m/s / 2 = 2.45 x 10-5 EP = g.h = 10 m/s2 x 45 m = 450 m2/s2 Suhu Air 20 0 C = 998 kg/m3 , = 0.001 Ns/m2 Re = 211576 Turb Fe 2300 Rasio Re = 0,0005 EF = (4.F.V2 /2) (L/D) = (4 x 0,004 x (7x 10-6 m/s)2 / 2) x( 70/0,3) = 6.4 x 10-10 E total = EP + EK + EF

= 450 +(2.45 x 10-5)+ (6.4 x 10-10) = 450,0000245 m2/s2 P (daya) = 450,0000245 m2/s2 x 1/60 x 998 1 HP = 746 watt Q = m3 / s p = 7393.4 Watt/746 = 10,03 HP (dalam 100 %) Rata rata kemampuan pompa air banya 80 % sehingga = 10,03 /0,8 = 12,54 HP = 7485,000408 Watt

2. Penerangan Listrik Dalam penerangan ruang Industri Tempe menggunakan lampu TL 50 watt. Luas Ruangan Industri Tempe Keseluruhan memiliki ukuran 27 x 27 meter. Terdiri dari Ruang Kantor, Musholla, Ruang Kerja/ Industri Pengolahan, Gudang, dan Kamar Mandi. Musholla 7 x 7 meter. E = 200 lux (SNI) A =7x7 meter = 49 meter QL =75 Lumen Cu =0,6 LLF =0,7 N = E.A/Cu.LLF N = 200 x 49 meter /0,6 x0,7x3750 = 6,22, Artinya menggunakan 6 lampu ukuran 50 watt. Ruang Kerja, Gudang, dan Kamar Mandi. E =700 lux (SNI) A = 15 x 15 = 225 meter QL =75 Lumen Cu =0,7 LLF =0,7 N = E.A/Cu.LLF N = 700 x 225 meter / 0,7 x0,7x3750 = 85 Artinya menggunakan 85 lampu ukuran 50 watt.

D. Perencanaan Peralatan 1. Spesifikasi Alat Alat alat yang di gunakan dalam perencanaan Industri Tempe di antaranya adalah: Mesin Pengupas Kulit Ari
Dimensi : Konstruksi : Rancangan Fungsional Tenaga penggerak adalah motor bahan bakar, atau motor listrik Rancangan Struktural : Bahan : Kapasitas : 40 kg kedelai per jam Harga : Rp. 5.000.000

Kompor Gas Quantum Tipe : QGC-202S ini spesifikasi : 2 tungku dengan pemantik elektrik, pengatur waktu otomatis, dimensi 636x370x180mm berat 4,5Kg Harga : Rp. 350.000 Rak Tempe Stainless Dimensi : --Konstruksi : --Rancangan Fungsional : --Rancangan Struktural : --Bahan : Stainless. Kapasitas : 75 - 100 kg (setara kedelai kering). Harga : 600.000 Hand Sealer Power Supply Power Consumption Max Seal Length Max Seal Thickness Adjustable Heat Time Machine Size Machine Weight Harga : 160.000

110V/220V 50-60Hz 0.18Kw 100mm 0.3mm 0.2-1.3(sec) 220x72x140mm 320x80x150mm 1.7Kg 0.33Kw 200mm 0.3mm

Dandang Stainles Bahan Stainless Bermuat 70 KG Rp 140.000

LPG 12 KG Isi 12 Kg

Harga : @ Rp 250.000 (Bukan isi Ulang)

Mixing Bahan (Ragi dan Kedelai)


Kapasitas tangki pencampur k.l. 20 kg. Lama pencampuran k.l. 10 menit (maksimum). Material tangki : stainless steel 304. Daya listrik : 750 Watt Harga : Rp. 700.000

Pompa Air Merk Grundfos


Jenis Pompa Air : Jetpump Tipe Pompa : Grundfos JD Basic 4 Grundfos JD Basic 4 Diameter Pipa Hisap : 1 & 1.25 Diameter Pipa Dorong : 1 Maksimal Level Air : 24 m Optimal Level Air : 21 m Total Head (m) : 20 25 30 Kapasitas (liter/m) : 25 20 15

Harga : Rp. 2.500.000

E. Sketsa Lokasi Perusahaan Out Dor

Mushola

KAMAR MANDI

Gudang Kantor

Pintu Pintu Gerbang Ruang Produksi

Pengolah Limbah

In Dor (Ruang Produksi)


Tempe siap di pasarkan
Pencucian & Pengupasan Kulit Ari

Perebusan Ruang Produksi Mixing & pengemasan Ruang Inokulasi/ Fermentasi

BAB III ANALISA KELAYAKAN BISNIS SECARA EKONOMI

A. Perkiraan Prospek Penjualan Tabel 3.1 Prospek dan Hasil Penjualan Tahun No Keterangan 1 1 2 3 Penjualan Total (Bungkus) Harga Per Bungkus Nilai (1x2) 332160 4000 1328640000 2 336000 4500 1512000000 3 339600 5000 1698000000

B. Modal Tetap 1. Biaya Investasi Peralatan dan Mesin Produksi Tabel 3.2 Biaya Investasi Peralatan dan Mesin Produksi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Nama Alat Mesin Kupas Kulit Ari Rak Tempe Stainless Mixing Bahan Sealer 1 set Drum Perebusan Stainless Pisau dan Talenan Tempat Penirisan Drum Perendaman Stainless Tandon Air Total Unit 7 7 7 8 5 5 4 5 2 Harga Satuan (Rp) 5000000 600000 1300000 250000 1500000 25000 200000 600000 300000 Harga Pembelian (Rp) 35000000 4200000 9100000 2000000 7500000 125000 800000 3000000 600000 62325000 Biaya Penyusutan 3% (Rp) 700000 84000 182000 40000 150000 2500 16000 60000 12000 1246500 Perkiraan Penyusutan 3 tahun 2 tahun 2 tahun 2 tahun 1 tahun 1 tahun 2 tahun 2 tahun 3 tahun

2. Peralatan Perkantoran Tabel 3.3 Biaya Peralatan Perkantoran Harga Harga Jumlah Satuan Pembelian Barang (Rp) (Rp) 4725000 135 35000 2 2 1 2 1 10 4 1 1 1 2 3000000 4500000 1300000 350000 1300000 50000 500000 40000000 50000 40000 30000000 6000000 9000000 1300000 700000 1300000 500000 2000000 40000000 50000 40000 60000000 95615000

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Nama Alat Lampu TL 50 Watt Komputer Printer Canon Printer Brother Dispenser Televisi Kursi Meja Genset 150 KVA 1 set alat kebersihan dapur 1 set alat kebersihan kantor 1 Mobil Box (bekas) Total 3. Tanah dan Bangunan

Biaya Penyusutan 2% (Rp) 94500 120000 180000 26000 14000 26000 10000 40000 800000 1000 800 1200000

Perkiraan Penyusutan 2 tahun 2 tahun 1 tahun 1 tahun 2 tahun 2 tahun 1 tahun 1 tahun 3 tahun 1 tahun 1 tahun 3 tahun

2512300

Tabel 3.4 Biaya Tanah dan Bangunan No Jenis Luas 729 225 Total Harga Satuan (Rp) 500000 750000 Total Harga (Rp) 364500000 168750000 12000000 7000000 30000000 5000000 15000000 602250000 1807500 Biaya Penyusutan 3% (Rp) 5062500 120000

1 Tanah 2 Bangunan Pengeboran dan 3 pemasangan Air 4 InstalasiListrik Kontraktor dan 5 Kosultan Instalasi Ruang 6 Inkubasi 7 Perizinan

Modal Tetap Alat dan Mesin Produksi Modal Tetap Alat Perkantoran Modal Tetap Tanah dan Bangunan Keseluruhan Modal Tetap

Rp 62325000 Rp 95615000 Rp 602250000 Rp 760190000

C. Modal Kerja 1. Biaya Bahan Baku Dalam 1 tahun (1 bulan 10 x produksi) Tabel 3.5 Biaya Bahan Baku Harga Satuan (Rp) 7000 100000 75 Harga Pembelian (Rp) 420000000 24000000 24912000 468912000

No

Nama Bahan

Jumlah 1 tahun 60000 kg 240 kg 332160 Total

1 Kedelai 2 Ragi 3 Kemasan Plastik

2. Biaya Operasional Pabrik, operasional Kantor dan Gaji Pekerja dalam 1 tahun. a. Operasional Pabrik (Biaya Tidak Tetap) Tabel 3.6 Biaya Operasional Pabrik Harga Satuan(Rp) 2% 1% 18009 720 60 Total 600 5000 55000 1246500 1687500 10805400 3600000 330000 17669400 Total Harga (Rp)

No Jenis 1 Perawatan Peralatan dan Mesin Produksi Bangunan 3 Pembayaran Listrik (KwH) 4 Bahan Bakar Bensin (Liter) Gas LPG 12 kg (Tabung)

Jumlah

b. Operasional Kantor (Biaya Tidak Tetap) Tabel 3.7 Biaya Operasional Kantor No Jenis Harga (Rp) 1 Komunikasi 2500000 Transportasi 2 4800000 Kantor 3 Administrasi 2400000 Pemasaran & 4 8000000 Publikasi Perawatan Alat 5 840000 Kantor Jumlah 18540000 c. Gaji Tetap Pekerja (Biaya Tetap) Tabel 3.8 Biaya Gaji Tetap Pekerja No Golongan Jumlah 1 1 4 2 2 2 16 Total D. Perkiraan Sumber Pembiayaan Gaji / Bulan Total Gaji dalam 1 Total Gaji dalam (Rp) bulan (Rp) 1 tahun (Rp) 3000000 36000000 3000000 2500000 30000000 2500000 10000000 120000000 2500000 2400000 28800000 1200000 2600000 31200000 1300000 2000000 24000000 1000000 15200000 182400000 950000 452400000

1 Pimpinan Perusahaan Divisi Keuangan dan 2 Administrasi 3 sales & Marketing 4 Sopir 5 Keamanan 6 Office Boy 7 Pekerja

1. Pengeluaran Dalam 1 Tahun Tabel 3.9 Pengeluaran Sumber Dana No Nama Pengeluaran Jumlah (Rp) 1 Alat dan Mesin Produksi 62325000 2 Peralatan Kantor 95615000 3 Tanah dan Bangunan 602250000 4 Biaya Bahan Baku 468912000 5 Operasional Pabrik 17669400 6 Operasional Kantor 18540000 7 Gaji Tetap Pekerja 452400000 Total 1717711400 2. Rencana Pembiayaan Tabel 3.10 Rencana Pembiayaan Sumber Pembiayaan Modal Sendiri Modal Pinjaman Bank

No 1 2 Total

Jumlah (Rp) 717711400 1000000000 1717711400

E. Perkiraan Laporan Laba Rugi Tabel 3.11 Laporan Perkiraan Laba - Rugi Keterangan Penjualan Harga Pokok Penjualan Pembelian bahan baku Laba Kotor Biaya Produksi Total Biaya Operasional Pabrik Total Biaya Operasional Kantor Total Biaya Gaji Pekerja Total Biaya Penyusutan Peralatan Total Biaya Produksi EBIT (Laba Kotor - Total Biaya Produksi) Beban Bunga (12%) EBT Pajak (10%) Laba Bersih Tahun 1 2 3 1328640000 1512000000 1698000000 468912000 474333000 479415000 859728000 1037667000 1218585000 17669400 18540000 452400000 410300 489019700 370708300 44484996 326223304 32622330,4 293600973,6 17760000 18600000 452400000 636500 489396500 548270500 65792460 482478040 48247804 434230236 17800000 18700000 452400000 2712000 491612000 726973000 87236760 639736240 63973624 575762616

G. Analisa Ekonomi 1. Avarage Rate of Retur n (ARR) Avarage Rate of Return (ARR) adalah salah satu metode dalam analisis keuangan yang digunakan untuk mengukur rata-rata tingkat investasi.

ARR =

Laba Bersih x 100 % Investasi Rata-rata = Rp. 1.717.711.400

Investasi Awal

Investasi Rata-rata =Rp.1.717.711.400+Rp.963.729.500+Rp. 971.027.000 3 tahun = Rp. 3.652.467.900 3 tahun = Rp. 1.217.489.300

Tabel 3.12 Avarage Rate of Return (ARR) Periode Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Laba Bersih Investasi Ratarata 293.600.973,6 1.217.489.300 434.230.236 1.217.489.300 575.762.616 1.217.489.300 ARR 24,11% 35,66% 47,29%

Pada perhitungan analisis Avarage Rate of Return (ARR) didapatkan angka-angka yang positif dan memiliki tren yang naik. Maka, dapat disimpulkan bahwa bisnis ini layak untuk dijalankan. 2. Payback Period (PP) Payback Period adalah periode pengembalian investasi atau periode yang dibutuhkan untuk mengembalikan suatu investasi yang dilakukan oleh suatu perusahaan.

Payback Period =

Investasi Awal ( I0 ) Net Cash Flow (NCF)

Investasi Awal (Io) Tahun ke-1

= Rp. 1.717.711.400 = Rp. 1.717.711.400 (Rp. 389.481.700)

Tahun ke-2

= Rp. 2.107.193.100 Rp. 548.270.500

Tahun ke-3

= Rp. 1.558.922.600 Rp. 726.973.000 = Rp. 831.949.600 Rp. 726.973.000

Tahun ke-4

Tahun ke-5

= Rp. 104.976.600 Rp. 726.973.000 = Rp. - 621.996.400 Rp. 104.976.600 x 12 bln = 1,73 bulan 1,8 bulan Rp. 726.973.000

Total Waktu = 4 tahun, 1 bulan, 24 hari Jadi, investasi yang ditanam oleh Industri Tempe akan kembali dalam kurun waktu selama kurang lebih 4 tahun, 1 bulan, 24 hari (Dengan asumsi tahun 4 dan 5 Net Cash Flow sama dengan tahun ke-3). 3. BEP dalam 1 tahun BEP merupakan suatu keadaan tingkat produksi tertentu yang

menyebabkan besarnya biaya produksi keseluruhan sama dengan besarnya nilai /hasil penjualan atau laba sama dengan nol. Tabel 3.12 BEP (Break Even Point) Total (Rp) Penjualan (332160 Bungkus Tempe ) Variabel Cost Contribution Margin Fix Cost (biaya tetap) EBIT (Rugi/Laba) 1328640000 505531700 823108300 452400000 370708300 Unit (Rp) 4000 1522 2478

Laba Kotor Dalam 1 Tahun Beban Bunga 12% Laba Kotor EBT

= Rp 370.708.300 = Rp 44.484.996 = Rp 370.708.300 - Rp 44.484.996 =Rp 326.223.304

Pajak Penghasilan 10% laba Kotor

= 10% x Rp 326.223.304 = Rp. 32.622.330,4 = 326223304 Rp 32.622.330,4 = Rp 293.600.973,6

Laba Bersih Dalam 1 Tahun

1.BEP dalam Unit : FC/P-VC 452.400.000 = 182566,58 Unit 4000 1522 2. BEP dalam Rupiah : a/1-bx/cx 452.400.000 = Rp. 741.639.344,3 1 505.531.700 1.328.640.000 452.400.000 0,61 = Rp. 741.639.344,3

Artinya Jika penjualan Tempe mencapai 182.566,58 Bungkus atau sebesar Rp. 741.639.344,3 maka perusahaan mencapai titik impas (Laba = 0).

4. Return Of Investment (ROI) ROI merupakana rasio antara besarnya laba per tahun dengan besarnya modal dalam 1 tahun ROI = Laba Bersih / Modal Keseluruhan (biaya produksi) x 100% = 293.600.973,6 / 489.019.700 Dalam perhitungan ini menunjukan Rasio antara besarnya laba per bulan dengan besarnya modal adalah 0,6 %

5. Pay Out Time (POT) POT ( Tanpa pajak &Bunga ) = Rp 1.717.711.400/ 370.708.300 POT = 4,6 Tahun Dari perhitungan POT diketahui waktu yang diperlukan untuk mengembalikan modal awal dengan menggunakan laba yang diperoleh adalah sebesar 4,6 tahun.

BAB IV KESIMPULAN Berdasarkan analisis dan pengkajian yang telah di jelaskan secara ekonomi dan secara manfaat Industri tempe merupakan Industri yang layak untuk di kembangkan.