P. 1
Abortus inkomplit

Abortus inkomplit

|Views: 183|Likes:
Dipublikasikan oleh Andika Metrisiawan
abortus
abortus

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Andika Metrisiawan on Feb 16, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/01/2013

pdf

text

original

Abortus inkomplit

Oleh Kadek Dewitini Suraji Adi Purwo

Laporan kasus
NNC, 28 Thn, Jln Juet sari 17 B Suwung Kauh, Ibu Rumah Tangga, Hindu, Bali Indonesia MRS: 09 September 2007 (pukul 18.54 Wita)

Anamnesis
• KU : perdarahan pervaginam • Perjalanan Penyakit: perdarahan pervaginam sejak 5 hari yang lalu (59-07) awalnya flek-flek yang warnanya merah kecoklatan  (09/07/07) gumpalan-gumpalan darah berwarna hitam, + nyeri pada perut bagian bawah, namun saat ini keluhan nyeri perut sudah berkurang. Riwayat trauma dan pingsan disangkal. PPTest urin + (29-8-2007) di bidan.

Anamnesis
Riwayat menstruasi • Menarche umur 14 tahun, siklus teratur ~ 28 hari, lamanya 3-5 hari HPHT 10/6/07 Riwayat perkawinan 1x ~ 5 thn Riwayat persalinan 1. ♀, 4 Tahun, 2800gram, spontan, bidan 2. Ini

Anamnesis
• ANC Di bidan 2x USG + 1x di poli klinik RSUP sanglah • Riwayat KB KB + IUD ~ dilepas 5 bulan yang lalu. • RPD:DM, HT, asma, pnyt jtg tidak ada • RP • 7-9-07 pasien datang ke poli klinik Dx abortus imminen

Pemeriksaan fisik
• Status present: T: 110/70 mmHg N: 94 x/menit tax: 36,7°C R: 20x/menit • Status General Mata: An -, ikt Thoraks: Cor : S1S2 tgl reg m(-) Po : Ves +/+ Rh -/Wh -/Abd: ~ status ginekologi Ext: Hangat +/+, edema -

Pemeriksaan fisik
• Abdomen: distensi (-), nyeri supra pubik (-), tanda cairan bebas (-) FUT: ttb, nyeri tekan • Vagina : flx (+) P (+), tampak jaringan • VT pkl. 19.00 (SAN) flx (+), P (+), teraba jaringan CUAF b/c ~ 10 ~ 12 minggu APCD ~ dbn

Diagnosa
Abortus Inkomplit

Px penunjang
• DL WBC: 11, 7 10-3µL RBC: 4,61 10-6 µL HGB: 13,7 g/dl HCT: 41,5 L% PLT: 346 10-3 µL • BT : 2' 00” • CT : 10' 00”

Penatalaksanaan
Tx : Kuretase dengan GA Amoxycillin 3x500 mg Asam Mefenamat 3x500 mg Metil Ergometrin 3x1 tab Rob 2x1 tab • Mx : Observasi 2 jam pasca kuretase • KIE: pasien dan keluarga

Prognosis
• Dubius ad bonam

Pembahasan
• • • • Diagnosis Faktor predisposisi/etiologi Penatalaksanaan Prognosis

Diagnosis
• Anamnesis  perdarahan, gumpalan, nyeri perut. PPT +. USG + N, Riwayat ab imminen • Px fisik status present dan general normal abdomen fut ttb, nyeri tekan -, tanda cairan bebas -, massa tidak ada. inspikulo  pembukaan OUE , jaringan+. VT: flx +, pembukaan OUE dan jaringan +.

Diagnosis
• Px penunjamg USG tdk dilakukan DL

DD
• KET • Mola Hidatidosa

Faktor predisposisi/etiologi
• abnormalitas pada ovum atau zigot • penyakit sistemik pada ibu • faktor paternal seperti translokasi kromosom • faktor nutrisi, faktor paternal, serta paparan obat-obatan dan toksin lingkungan. • Kejadian yang pertama ~ tidak jelas • Faktor etiologi ~ KIE

• Pemeriksaan yang dianjurkan TORCH, penyakit kelamin, USG.

Penatalaksanaan
• Kuretase dengan GA Medikamentosa Amoxycillin 3x500 mg Asam Mefenamat 3x500 mg Metil Ergometrin 3x1 tab Rob 2x1 tab • KIE • Kontrol poliklinik

Prognosis
dubius ad bonam

Ringkasan
• wanita 28 thn, hamil muda 12-13 minggu yang mengalami perdarahan pervaginam. • Penatalaksanaan awal pada kasus abortus penilaian KU dan tanda syok. • mengurangi resiko perdarahan dan komplikasi lain yang mungkin timbul, abortus inkomplit  pengeluaran sisa jaringan dengan kuretase, kemudian diberikan medikamentosa seperti golongan uterotonika, antibiotika dan analgetik

Ringkasan
• hasil pemeriksaan klinis didiagnosa dengan abortus inkomplit kuretase dan post kuretase baik dan dipulangkan 3 jam setelah kuretase. • Kontrol poli perkembangan • Abortus inkomplit tanpa infeksi prognosis  baik

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->