Anda di halaman 1dari 42

CAIRAN SEREBROSPINAL

oleh: Putro S.M. 406102047

PENDAHULUAN
Cairan serebrospinal yang berada di ruang subarakhnoid merupakan salah satu proteksi untuk melindungi jaringan otak dan medula spinalis terhadap trauma atau gangguan dari luar.

Produksi
Rate 0.35 mL/minute ~ 500 mL/day oleh:
Choroid plexuses at :
Floor of each lateral ventricles (largest and most important) Roofs of the third and fourth ventricles (smaller)

Capillary beds that supply the pia and arachnoid (smaller) Ependyma and subjacent glial elements (smaller)
3

Sirkulasi Bersirkulasi antara 130-150 mL , setiap 24 jam dihasilkan 400-500 mL , Seluruh vol LCS diganti 3-4x perhari Kepekatan carian yang sama dimanapun berada Resorpsi Diresorpsi melalui
Villi granulasiones arakhnoideae (SSS) Vena diploica cranii Selubung perineural saraf kranialis & spinalis

ANATOMI & FISIOLOGI


Sistem ventrikuler
Tdd 4 ventrikel, yaitu dua ventrikel lateral (I & II), ventrikel III (diencephalon) dan ventrikel IV (pons & med.oblongata). Ventrikel lateral terdapat di bagian dalam serebrum, masing2 ventrikel terdiri dari 5 bagian yaitu kornu anterior, kornu posterior, kornu inferior, badan dan atrium. Kedua ventrikel lateral berhubungan dgn ventrikel III melalui foramen interventriculare (Monro) yang terletak di depan thalamus pd masing2 sisi. Ventrikel III berhubungan dengan ventrikel IV melalui suatu lubang kecil, yaitu aquaductus cerebri (aquaductus sylvii).

Meningen dan ruang subarakhnoid


Meningen adalah selaput otak yang merupakan bagian dari susunan saraf yang bersifat non neural. Meningen terdiri dari 3 lapisan, yaitu Piamater, arakhnoid dan duramater. Piameter merupakan selaput tipis yang melekat pada permukaan otak yang mengikuti setiap lekukan-lekukan pada sulkus-sulkus dan fisura-fisura

Arakhnoid

mempunyai

banyak

trabekula

halus

yang

berhubungan dengan piameter, tetapi tidak mengikuti setiap


lekukan otak. Diantara arakhnoid dan piameter disebut ruang subrakhnoid, yang berisi cairan serebrospinal dan pembuluh-pembuluh darah. Durameter terdiri dari lapisan luar durameter dan lapisan dalam durameter.

Cairan Serebrospinal (CSS)


1. Fungsi
- CSS menyediakan keseimbangan dalam sistem saraf. - CSS mengakibatkann otak dikelilingi cairan, mengurangi berat otak dalam tengkorak dan menyediakan bantalan mekanik, melindungi otak dari keadaan/trauma yang mengenai tulang tengkorak - CSS mengalirkan bahan-bahan yang tidakdiperlukan dari otak, seperti CO2, laktat, dan ion Hidrogen.

- Bertindak sebagai saluran untuk transport intraserebral. Hormonhormon dari lobus posterior hipofise, hipothalamus, melatonin dari fineal dapat dikeluarkan ke CSS dan transportasi ke sisi lain melalui intraserebral. - Mempertahankan tekanan intrakranial. Dengan cara pengurangan CSS dengan mengalirkannya ke luar rongga tengkorak, baik dengan mempercepat pengalirannya melalui berbagai foramina, hingga mencapai sinus venosus, atau masuk ke dalam rongga subarakhnoid lumbal yang mempunyai kemampuan mengembang sekitar 30%.

2. Komposisi CSS
Cairan serebrospinal dibentuk dari kombinasi filtrasi kapiler dan sekresi aktif dari epitel. CSS hampir meyerupai ultrafiltrat dari plasma darah tapi berisi konsentrasi Na, K, bikarbonat, Cairan, glukosa yang lebih kecil dan konsentrasi Mg dan klorida yang lebih tinggi. Ph CSS lebih rendah dari darah.

Perbandingan komposisi normal CSS lumbal dan serum


Osmolaritas Na pH Cl Glukosa Total protein Albumin Ig G CSS 295 mOsm/L 138 mM 119 mM 7,33 3,4 mM 0,35 g/L 0,23 g/L 0,03 g/L Serum 295 mOsm/L 138 mM 102 mM 7,41 (arterial) 5,0 mM 70 g/L 42 g/L 10 g/L

3. Tekanan
Tekanan rata-rata cairan cerebrospinal yang normal adalah 70120 cmH2O Tekanan CSS tergantung pada posisi, bila posisi berbaring maka tekanan normal cairan serebrospinal antara 8-20 cmH2O sedangkan jika penderita duduk tekanan cairan serebrospinal akan meningkat 10-30 cm H2O. Tekanan CSS jg dipengaruhi peningkatan volume intrakranial, volume darah, volume cairan serebrospinal.

4. Sirkulasi CSS

Lateral ventricles Monroe foramina 3rd ventricle Sylvii aqueduct 4th ventricle Luschka and Magendie foramina Subarachnoid space (cysternal system) Superior and lateral convexity of brain hemispheres Arachnoid villi Venous sinuses Venous blood flow to the heart

Lateral ventricles Monroe foramina 3rd ventricle Sylvii aqueduct 4th ventricle Luschka and Magendie foramina Subarachnoid space (cysternal system) Superior and lateral convexity of brain hemispheres Arachnoid villi Venous sinuses Venous blood flow to the heart

Yang mempengaruhi alirannya adalah: metabolisme otak, kekuatan hidrodinamik aliran darah dan perubahan dalam tekanan osmotik darah.

23

5. Pemeriksaan LCS

Lumbar Puncture
Indication :

Measure CSF pressure Obtain sample for cell count, chemical work-up, bacteriology Intrathecal treatment/procedure : spinal anesthesia chemotherapies for cancer antibiotics Other diagnostic procedure : myelography, pneumoencephalography, scintigraphic cysternography

Lumbar Puncture
Contraindications: Infection at the site of LP Use of anticoagulants Increased intra-cranial pressure Severe hemorrhagic diathesis CNS mass lesion in posterior fossa Suspect venous sinus occlusion

NORMAL

Color Clear, colorless Opening Pressure 70-120 mmH2O Cell 0-5/mm3 (lymphocyte or MN cell) Glucose 45-80 mg% Protein 5-15 mg% (intraventricular) 10-25 mg% (cysternal) 15-45 mg% (lumbar) -globulin 5-22 % of total protein Osmolarity 295 mOsmol/L pH 7.31 Sodium (Natrium) 142-150 mEq/L Potassium (Kalium) 2.2-3.3 mEq/L Chloride 120-130 mEq/L Magnesium 2.7 mEq/L

6.Kelainan LCS
Gangguan aliran Penyebab seperti:
Tumor Infeksi Perdarahan subarachnoid Stenosis akuaduktus

TERIMA KASIH