Anda di halaman 1dari 4

TUGAS RANCANGAN ANGGARAN BIAYA

OLEH: FEBRIANTA LENGGOGENI 0910942023

DOSEN:

Ir. ELIM HASAN M.Ars

JURUSAN TEKNIK LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2013

Lingkup Kegiatan Manajemen Proyek proyek adalah kegiatan yang melibatkan berbagai sumber daya yang terhimpun dalam suatu wadah (organisasi) tertentu dalam jangka waktu tertentu untuk melakukan kegiatan yang telah ditetapkan sebelumnya atau untuk mencapai sasaran tertentu. Kegiatan proyek biasanya dilakukan untuk berbagai bidang antara lain sebagai berikut: 1. Pembangunan fasilitas baru. Artinya merupakan kegiatan yang benar-benar baru dan belum pernah ada sebelumnya, sehingga ada penambahan usaha baru. 2. Perbaikan fasilitas yang sudah ada. Merupakan kelanjutan dan usaha yang sudah ada sebelumnya. Artinya sudah ada kegiatan sebelumnya, namun perlu dilakukan tambahan atau perbaikan yang diinginkan. 3. Penelitian dan pengembangan. Merupakan kegiatan penelitian yang dilakukan untuk suatu fenomena yang muncul di masyarakat, lalu dikembangkan sedemikian rupa sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Ruang Lingkup Proyek Ruang lingkup proyek meliputi, tata cara untuk menentukan waktu proyek dimulai, perencanaan lingkup proyek yang akan dikerjakan, pendefinisian ruang lingkup proyek, verifikasi proyek serta kontrol atas perubahan yang mungkin terjadi saat proyek tersebut dimulai. macam-macam proyek antara lain: Proyek Kapital Proyek ini biasanya berupa pengeluaran biaya untuk pembebasan tanah, pembelian peralatan, pemasangan fasilitas dan konstruksi gedung Proyek Penelitian dan Pengembangan Proyek ini bisa penemuan produk baru, temuan alat baru dll. proyek ini dapat Proyek muncul yang dilembaga berhubungan komersial dengan maupun manajemen pemerintah. service

Proyek ini sering muncul dalam perusahaan maupun instansi pemerintah. Proyek ini bisa berupa perancangan struktur organisasi, pembuatan sistem informasi manajemen, peningkatan produktifitas perusahaan.

Tahap Perencanaan Proyek Ini adalah tahap awal sebuah project. Keberhasilan suatu project sangat ditentukan dalam tahap perencanaan. Tahap ini meliputi: data assessment, pembentukan organisasi dan alokasi SDM, dan penyusunan proposal. Data Assessment Langkah ini meliputi inventarisasi semua permasalahan, termasuk ketersediaan data inti dan data pendukung, software/ hardware dan sumber daya manusia (SDM), sampai kepada target yang ingin dicapai. Pada langkah ini perlu dibuat format terinci semacam checklist (seperti pada Lampiran) sebagai pegangan (guidance) dalam menginventarisasi permasalahan. Penyusunan Planning (Proposal) Yang dimaksud dengan planning adalah mengorganisasikan semua pekerjaan yang akan dilakukan pada project yang bersangkutan. Hal ini termasuk menentukan siapa mengerjakan apa, kapan, bagaimana, dan sejauh mana pekerjaan tersebut menjadi tanggung jawab seseorang. Menyusun planning Mengkomunikasikan semua lingkup project kepada semua fihak yang terlibat dalam project tersebut, dan mengkordinasikan semua aktivitas beserta personel yang akan menanganinya. Beberapa hal yang terpenting dari langkah ini adalah bagimana cara mengontrol kemajuan project nantinya, mengestimasi waktu penyelesaiannya, biaya, serta antisipasi (langkah apa yang harus diambil) bila terjadi perubahan-perubahan yang tidak diharapkan. Di dalam penyusunan planning, langkah-langkah, yang ditempuh antara lain sebagai berikut: 1. Menentukan secara umum lingkup dan sasaran project yang hendak dicapai. 2. Menentukan strategi yang akan ditempuh. 3. Menentukan semua kegiatan beserta orangnya yang akan terlibat dalam project tersebut. 4. Menentukan urutan kegiatan dan hubungannya satu sama lain. 5. Menentukan waktu yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan tersebut. 6. Menentukan sumber daya (manpower dan equipments).

7. Menentukan kapan suatu kegiatan harus dan/atau dapat dilakukan. 8. Menentukan Presentasi Seperti telah disinggung di atas, bahwa tujuan diadakannya presentasi project oleh masing-masing Project Leader adalah untuk memberikan arahan yang paling realistik berupa masukan dan saran dari forum (khususnya Tim Manajement) Prioritasi Berdasarkan kondisi saat implementasi, telah dilakukan re-prioritasi untuk lebih memfokuskan target Pelaksanaan Pekerjaan Rencana pekerjaan-pekerjaan yang dituangkan dalam proposal rencana dan target produksi yang ingin dicapai. Contoh : proyek yang ada disekitar daerah saya yaitu seperti pembangunan perumahan, perbaikan jalan dan pembanguan mesjid. pembangunan gedung,dll
yang telah dicanangkan.

estimasi

biaya

untuk

masing-masing

kegiatan.

sebelum

project

ini

diimplementasikan.