Anda di halaman 1dari 4

KUIS PRAKTEK BK KARIER INDIKATOR Perkembangan Kognitif (Piaget) Kekhasan pada tahap perkembangan Kognitif Tersebut Perkembangan PshycoSosial

(Erikson) Kekhasan Tahap Perkembangan Kognitif Tersebut Perkembangan Moral (Kohlberg) Kekhasan Tahap Perkembangan Tersebut Perkembangan Karier Menurut Donald Super Tugas Perkembangan Perkembangan Karier Krumboltz Tugas Perkembangan Perkembangan Karier SD 5-12 tahun SMP 12-15 tahun Perkembagan kognitif adalah hasil dari hubungan perkembangan otak dan sistem saraf dengan pengalaman-pengalaman yang membantu individu untuk beradaptasi dengan lingkungan. Pada tahap ini anak termasuk dalam tahapan operasional formal. Mereka sudah memiliki kemampuan untuk memisahkan antara kenyataan dengan kemungkinan. (anak mampu berfikir secara abstrak, pemikiran dan penalarannya semakin logis tanpa harus menghadapi hal-hal yang sifatnya rill) Merupakan tahap kelima dalam perkembangan psikososial. Di tahap ini mereka mulai dihadapkan pada pencarian siapa mereka, bagaimana mereka nanti, dan kemana mereka akan menuju masa depannya( identitas vs kebingungan identitas). Berjuang untuk mencari jati diri. Kekacauan identitas (terbagi gambaran diri, ketidakmampuan membina persahabatan, yang akrab, kurang memahami pentingnya waktu,tidak bisa konsentrasi pada tugas, dan menolak standart keluarga dan masyarakat). Contohnya, anak mulai menjalin pertemanan lebih baik lagi bahkan sampai membuat geng tersendiri dimana mereka merasakan nyaman jika berada dalam geng itu Pekembangan moral adalah berkembangnya moral sejalan dengan bekembangnya pemahaman atau pengertian. Pada tahapan ini anak memasuki tahap yang kedua yaitu pra-konvensional. Perilaku yang benar di definisikan dengan apa yang diminatinya. Tahap pertumbuhan (Growth) Perencanaan garis besar masa depan (Crystalization) yang terutama bersifat kognitif dengan meninjau diri sendiri dan situasi hidupnya. Menekankan bahwa pengalaman belajar yang unik dari masing-masing individu selama hidupnya menyebabkan berkembangnya pengaruh-pengaruh primer yang mengarahkan pilihan karirnya. Atribut pembawaan, seperti ras, gender hal lainnya serta kemampuan bawaan seperti keterampilan, keintelektualan serta perilaku. (usia 14 +). Sampai titik ini batasan telah terutama menjadi sadar proses. Seperti masuk ke dunia SMA 15-18 tahun SMK 15-18 tahun PT 19-25 tahun PEKERJA 25-40 tahun

Lynda Gottfredson

orang dewasa mendekati anak muda terlibat dalam pencarian sadar peran masih yang tersisa dalam ruang sosial mereka. Dalam proses ini mereka menggunakan konsep semakin kompleks seperti minat, kemampuan nilai, keseimbangan kehidupan kerja dan kepribadian untuk mengecualikan pilihan yang tidak sesuai dengan citra diri mereka dan mengidentifikasi sesuai bidang pekerjaan. Orientasi ke internal, keunikan diri Tahap minat terjadi pada usia 11-12 tahun. Individu membuat keputusan yang lebih definitif tentang suka atau tidak suka. Individu cenderung melakukan pekerjaan/kegiatan hanya yang sesuai minat dan kesukaan mereka saja. Tahap kapasitas yaitu individu menjadi sadar akan kemampuan sendiri yang terkait dengan aspirasi vokasional. Tahap ini berlangsung antara pada usia 13-14 tahun yakni masa dimana individu mulai melakukan pekerjaan/kegiatan didasarkan pada kemampuannya masing-masing. Orientasi pilihan pekerjaan juga pada masa ini berbentuk upaya mencocokkan kemampuan yang dimiliki dengan minat dan kesukaannya. Mempersempit dan menetapkan pilihan-pilihan vokasional sekaligus menolak pilihan-pilihan yang lain yang tidak cocok. Dari umur 11 hingga 17 tahun, remaja ada dalam tahap tentative dari perkembangan karir, sebuah transisi dari tahap pengambilan keputusan realistis dari masa dewasa muda. Ginzberg percaya bahwa kemajuan remaja terlihat mulai dari mengevaluasi minat mereka (11 hingga 12 tahun) lalu mengevaluasi kemampuan mereka (13 hingga 14 tahun) sampai mengevaluasi nilai mereka (15 hingga 16 tahun).

Tugas Perkembangan Perkembangan Karier Ginzberg

Tugas Perkembangan

Berdasarkan teori-teori perkembangan diatas maka dapat disimpulkan bahwa tugas perkembangan karir pada tingkat tersebut adalah Sumbangan Pandangan Anne Roe Sumbangan Pandangan Career Information-

Hubungan dini di dalam keluarga dan pengaruhnya kemudian terhadap arah karir merupakan fokus utama. Pola asuh orangtua mempengaruhi pemilihan karir anak dikemudian hari Aplikasi praktis dari teori CIP telah berkembang sejak tahun 1971 menjadi pendekatan biayaefektif, self-directed untuk pengiriman layanan karir yang sedang digunakan di Career Center

Processing Model (CIP) -Peterson, sampson, Reardon)

FUS dan pengaturan lain baik secara nasional maupun global. Pendekatan CIP dimaksudkan untuk menerjemahkan teori ke dalam praktek untuk membantu individu membuat pilihan yang tepat karir saat ini, dan belajar pemecahan masalah-perbaikan dan pengambilan keputusan keterampilan yang diperlukan untuk pilihan masa depan. Pendekatan CIP untuk karir-layanan pengiriman mencakup sejumlah elemen kunci yang dapat dimasukkan oleh pusat karir atau karirprogram pelayanan selama asumsi tertentu terpenuhi (beberapa anggota staf, berbagai sumberdaya yang tersedia, dll). Remaja mengalami kemajuan dari menilai minat mereka. Kemajuan pada menilai kemampuan dan sampai menilai nilai-nilai mereka 1. Merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karir serta kehidupan-nya di masa yang akan datang. 2. Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki peserta didik secara optimal. 3. Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, dan lingkungan kerjanya. 4. Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam studi, penyesuaian dengan

Sumbangan pandangan A Sosial Cognitive Perspective -Lent, Brown, Hackett Tujuan Layanan Karier

Kompetensi Yang Perlu dicapai

lingkungan study dan lingkungan kerja. 1. Siswa mampu merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karir serta kehidupan-nya di masa yang akan datang.
2. Siswa mampu mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki peserta didik

secara optimal.
3. Siswa mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, dan

lingkungan

kerjanya.
4. Siswa Mampu mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam studi, penyesuaian

Strategi yang digunakakan

dengan lingkungan study dan lingkungan kerja. 1. Layanan dasar dengan menggunakan strategi klasikal dan dinamika kelompok. 2. Perencanaan individual dengan menggunakan pengharapan, pertimbangan, rencana peralihan, serta tindak lanjut dari dirinya sendiri. 3. Dukungan sistem dengan menggunakan penelitian dan pengembangan, pengembangan profesional, dan pengelolaan program